WebGaul Forum : : A ZEIN Company  

Go Back   WebGaul Forum : : A ZEIN Company > :: FORUM DISKUSI WEBGAUL > Agama dan Iman > Kristen
WebGaul Forum Gallery Register Blogs FAQ Calendar Mark Forums Read
Notices






Reply
 
Thread Tools
Old April 11, 2003, 18:14   #1
Cup^Cake
Registered User
 
Cup^Cake's Avatar
 
Join Date: Feb 2003
Posts: 2,114
WebPoint: 0
GaulPoint: 106
Cup^Cake belum terkenal
Bacaan Renungan Sehari2

ayo pada pasang yuk... lumayan bacaan yg menyegarkan pikiran dan hari nih.. terserah berbentuk gimana.. pokoke renungan buat kita2 deh


**Message bagi yang sudah menikah kue perkawinan ini, perlu untuk mengingatkan & direnungkan , bagi yang belum menikah kue ini untuk bahan masukan, supaya jangan salah adonan.**

KUE PERKAWINAN

Bahan : 1 pria sehat, 1 wanita sehat, 100% Komitmen, 2 pasang restu orang tua, 1 botol kasih sayang murni.

Bumbu: 1 balok besar humor, 25 gr rekreasi, 1 bungkus ibadah, 2 sendok tea telpon-telponan, 7 Hari firman Allah / minggu (Semuanya diaduk hingga merata dan mengembang).

Tips: Pilih pria dan wanita yang benar - benar matang dan seimbang. Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya terlalu muda karena dapat mempengaruhi kelezatan (sebaiknya dibeli di toserba bernama GEREJA, walupun
agak jual mahal tapi mutunya terjamin. Jangan beli di pasar yang bernama DISKOTIK atau PARTY karena walaupun modelnya bagus dan harum baunya tapi kadang menipu konsumen atau kadang menggunakan zat pewarna yang bisa merusak kesehatan). Gunakan Kasih sayang cap "AGAPE" yang telah mendapatkan penghargaan ISO 1 Korentus 13 dari Departemen Kesehatan dan Kerohanian.

Cara Memasak: Pria dan Wanita dicuci bersih, buang semua masa lalunya dan diteteskan sehingga tersisa niat yang murni. Siapkan Form / frying pan (sebaiknya bermerek "Kasih Yesus") yang telah diolesi dengan komitmen dan restu orang tua secara merata. Masukkan niat yang murni kedalam form dan panggang dengan api merata sekitar 30 menit di depan penghulu. Biarkan di dalam form bermerek "Kasih Yesus" tadi dan sirami dengan bumbunya. Kue siap dinikmati.

Catatan: Kue ini dapat dinikmati oleh pembuatnya seumur hidup dan paling enak dinikmati dalam keadaan hangat. Tapi kalau sudah agak dingin, tambahkan lagi humor segar secukupnya, rekreasi sesuai selera, serta beberapa potong ibadah kemudian dihangatkan lagi di oven ber merek Gereja. Setelah mulai hangat, jangan lupa telepon - teleponan bila berjauhan.

Last edited by Cup^Cake; April 11, 2003 at 18:45.
Cup^Cake is offline   Reply With Quote
Recommendation Sponsored Ads
Old April 11, 2003, 18:27   #2
Cup^Cake
Registered User
 
Cup^Cake's Avatar
 
Join Date: Feb 2003
Posts: 2,114
WebPoint: 0
GaulPoint: 106
Cup^Cake belum terkenal
Proses Jalan hidup

Proses!!!
Jalan hidup yang dilalui setiap orang tidak ada yang sama........semua
orang sudah digariskan hidupnya oleh Tuhan untuk menjalani proses yang
membentuk hidup kita untuk lebih bijaksana, dewasa & berharap hanya
kepada Tuhan.
Satu hal yang saya tahu, terkadang kita tidak pernah bersyukur buat
apa yang kita alami. Kita selalu mengeluh dan bilang Tuhan tidak
adil..Tuhan tidak sayang saya.......dan sebagainya yang intinya kita lebih banyak
menyalahkan Tuhan, tanpa melihat ada apa dibalik semua peristiwa yang
Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita.............
Kali ini saya belajar banyak untuk terus mengucap syukur apapun yang
terjadi dalam hidup saya............
Hidup saya terbelit hutang mulai dari saya menikah dua t ahun yg lalu
sampai dengan hari ini saya masih mencicil hutang-hutang
tersebut........(yang kalau saya kisahkan di sini apa yg menjadi
penyebab hutang tsb, akan sangat panjang.......)
Singkat kata saya sering mengalami stress karena hutang tersebut,
terlebih dengan penghasilan saya & suami yg pas-pasan dan habis untuk membayar
hutang, sehingga terkadang kami harus pintar-pintar gali lobang tutup
lobang istilahnya untuk membiayai hidup sehari-hari...karena
jujur....gaji kami berdua tidak bisa menutupi kebutuhan sehari-hari dengan anak
satu dan hutang yg bertumpuk...........
Hingga satu hari saya memutuskan akan meminjm uang pada perusahaan
tempat saya bekerja belum genap satu tahun. Pada saat saya menghadap
pimpinan saya dan megatakan keperluan saya ingin meminjam uang sejumlah 1 juta, beliau bicara dengan keras bahwa kantor ini bukan bank.......dan kalau dia
mulai meminjamkan kepada saya maka orang lain akan datang kepada dia untuk
melakukan hal yang sama.......dll...dll......yang isinya begitu
membuat saya malu & menangis........memang pada akhirnya dia memberikan
pinjaman tersebut, dan saya tidak menyalahkan pimpinan saya atas semua
perkatannya.......cuma saya merasakan malu yang amat sangat dan merasa
sepertinya saya gak layak menerima semua perkataan dia hanya untuk
uang 1jt.
Hampir saya membatalkan pinjaman saya kalau bukan karena teman kantor
saya yang menasehati.
Namanya kita sebut saja Lina.........begitu saya keluar dari ruang
pimpinan, saya menangis dihadapan dia karena kebetulan meja dia
berdekatan dengan saya. Dan dia cuma bilang :
" Sudah, gak usah dipikirkan.......kamu kan melakukan semua ini bukan
untuk foya-foya...toh kamu melakukan semuanya untuk keperluan keluarga
kamu......dan kamu tidak berbuat salah......mungkin ini memang
saatnya kamu harus mengalami hal seperti ini..ya sudah kamu jalanin......saya tahu
gimana perasaan kamu, tapi selama kamu merasa tidak berbuat salah,
jalanin aja............."
Saya sempat protes " Saya malu na...........emang kamu pernah
mengalami hal seperti ini ?"
" Semua orang pernah lagi mengalami PROSES seperti ini meskipun
caranya berbeda-beda.......saya pernah ngalamin dimana teman-teman saya
mengumpulkan uang untuk operasi saya karena saya sudah tidak punya
uang lagi......."
" Operasi ? Operasi apa na ?"
Dia cuma tertawa dan dia bilang " Saya pernah operasi tumor 2
kali......sampai saat ini saya tidak pernah haid.....dan tidak bisa
punya anak.......
" Memang operasinya sebelum apa sesudah nikah (karena saya tahu dia
punya anak perempuan 1)
"Sebelum nikah.......
" Loh, terus anak kamu yg sekarang ?
" Dia saya adopsi........5 tahun yg lalu saya harus menjalani semua
proses operasi & kemoterapi karena tumor tersebut.....2 kali saya harus
mengalaminya karena ternyata setelah operasi pertama tumor tersebut
tumbuh lagi & rahim saya harus diangkat.........
Masih dengan tersenyum dia melanjutkan; "Ayah saya cukup berduit
sebelum saya sakit, tapi semua habis setelah saya sakit.......malah pernah
satu hari ketika saya sakit, pagi-pagi ayah saya tanya mau makan apa, saya
bilang mau makan soto dan dia cuma bisa diam......saya tanya kenapa ?
dan dia jawab bahwa dia tidak punya uang.......ya sudah kita beli roti
aja yg suka lewat di depan rumah. Soto harga 2500 perak, ayah saya tidak bisa
membelikannya untuk saya yg lagi sakit......dan seumur hidup saya
baru hari itu saya lihat ayah saya menangis karena tidak bisa membelikan makan
anaknya yg lagi sakit.........
Saya kembali menangis, bukan karena rasa malu saya lagi...tapi karena
saya melihat ternyata ada yg pernah mengalami proses yg lebih sulit dari
yg saya alamin........saya malu......bukan karena omongan pimpinan saya, tapi
karena menjadi cengeng buat hal yg ternyata kecil sekali dibandingkan
dengan apa yang teman saya alamin.......saya tidak pernah mengira
bahwa teman saya yg selalu ceria ternyata pernah mengalami saat-saat yang
begitu sulit......
Tapi ceritanya menyadarkan saya.........bahwa memang ada proses yang
harus dijalankan oleh setiap orang di bumi ini...bukan untuk mendatangkan
kecelakaan tapi untuk mendatangkan hal-hal yang baik buat hidup kita
selanjutnya kalau kita berhasil melalui proses tersebut dengan
tegar........
Apapun yang anda alami......pandang itu sebagai proses menuju
kebaikan yg sudah Tuhan sediakan buat anda.......coba lihat orang lain, dan
mengucap syukur karena Tuhan selalu mengijinkan sesuatu terjadi tanpa melebihi
kekuatan yang kita miliki......mengucap syukur karena Tuhan masih
menyertai kita.......
Semoga kisah nyata ini bisa menjadi berkat dan memberikan kekuatan
kepada anda yang mungkin sedang mengalami masa-masa sulit.......Tuhan
memberkati........

Last edited by Cup^Cake; April 11, 2003 at 18:49.
Cup^Cake is offline   Reply With Quote
Old April 11, 2003, 18:40   #3
Cup^Cake
Registered User
 
Cup^Cake's Avatar
 
Join Date: Feb 2003
Posts: 2,114
WebPoint: 0
GaulPoint: 106
Cup^Cake belum terkenal
Katakanlah Mengapa Kau Menangis

Katanya, semua orang memiliki kisah yang bisa meremukkan hati. Adikku Nicholas mengidap kanker. Rambutnya sudah rontok, dan ia begitu lemah sehingga sulit berjalan. Aku tak tahan lagi melihat rasa pedih dimatanya. Kenangan masa kecilnya bukanlah kenangan Natal, berkemah, atau mainan; kenangannya adalah kenangan ke rumah sakit, infus, dan transfusi darah.

Aku ingat saat semuanya dimulai, saat ia baru berusia tiga tahun.
Mula-mula ia selalu mendapat memar yang buruk dan jelek. Kami tak menyangka apa-apa sampai memar itu mulai muncul di tempat-tempat aneh, seperti di ketiak atau kepala. Kemudian hidungnya sering berdarah, yang selalu saja terjadi. Ibuku selalu harus mengingatkan kami, "Jangan bermain-main dengan Nicholas; nanti hidungnya berdarah."

Bentuk kankernya adalah acute lymphatic leukemia (ALL), yang sangat bisa disembuhkan. Tujuh puluh persen anak-anak pengidap ALL berkurang penyakitnya dalam waktu setahun, dan dari anak-anak dalam kelompok ini, lima puluh persen tak pernah terjangkit lagi. jadi, peluang Nicky sangatlah baik.

la segera mulai menjalani kernoterapi, untuk mencegah bertambah parahnya kanker itu. Kemoterapinya berjalan baik, tapi sulit. Ia ke rumah sakit setiap hari Senin, Selasa, dan Rabu untuk pengobatan, lalu pulang selama sisa minggu itu, dalam keadaan sakit dan sama sekali tak berdaya. la tidak masuk TK tahun itu, tapi penyakitnya berkurang dalam sembilan bulan, dan kami semua gembira.

Hidup kembali normal untuk beberapa lama, hingga suatu hari saat aku dikelas tiga SMP. Aku pulang sekolah dan tampak orangtuaku duduk di sofa.
Ini kejadian aneh, karena orangtuaku tak pernah di rumah saat aku pulang. Tapi saat aku melihat air mata, aku tahu bahwa rasa takutku yang paling besar telah terjadi. Kanker itu datang lagi.
Cup^Cake is offline   Reply With Quote
Old April 11, 2003, 18:42   #4
Cup^Cake
Registered User
 
Cup^Cake's Avatar
 
Join Date: Feb 2003
Posts: 2,114
WebPoint: 0
GaulPoint: 106
Cup^Cake belum terkenal
Katakanlah Mengapa Kau Menangis

Usianya lima tahun saat itu dan penyakitnya sudah berkurang selama duatahun. Kami semua menyangka ia telah berhasil menaklukkannya, tapi kemudian dokter menemukan tumor kanker di dadanya. Para dokter belum pasti seberapa besar tumor itu, jadi mereka menentukan tanggal operasi.
Mereka akan membuat irisan kecil pada dadanya dan mengevaluasi tumor itu. jika mungkin, mereka akan mengangkatnya hari itu juga.

Pada hari operasi, kami semua bangun pagi untuk menemani Nicholas kerumah sakit. Kami duduk di ruang tunggu B-3 yang sernuanya berwarna putih, "ruang kanker." Aku sudah terlalu sering berada di sana, aku tak tahan lagi.

Dalam dua tahun terakhir ini, aku sudah terlalu banyak melihat ruang ini, melihat buaian yang berisi bayi yang makin jarang dikunjungi ibunya, melihat anak-anak yang tahu mereka tak akan hidup lama. Bau kernatian yang membuat mual mengembang di setiap kamar, mengisahkan cerita lama tentang anak-anak yang hidupnya terpotong singkat oleh kanker yang membunuh.

Kami duduk dan serasa menunggu berabad-abad. Akhirnya, setelah empat jam, Dr. McGuiness, spesialis dokter kanker yang menangani Nicky, keluar dari pintu yang bertulisan OPERASI. la masih mengenakan pakaian operasinya saat ia mengisyaratkan agar kami mengikutinya, yang berartikami perlu bicara. Saat kami duduk, rasa takut menyerang kami.

"Nicholas sudah selesai dioperasi sekarang, dan efek obatnya akan segera hilang," Dr. McGuiness memulai.

"Tapi saya menyesal," lanjutnya. "Tumornya sudah tumbuh terlalu besar.
Tumor itu sudah memakan salah satu paru-parunya dan telah tumbuh di satu sisi jantungnya. Tak ada yang dapat kami lakukan sekarang."

Saat aku mendengar perkataan itu, air mataku mengembang. Perkataan itu berarti sudah waktunya berhenti berjuang karena kami tak akan menang.
Aku memandang berkeliling dan aku tahu aku ingin pergi. Aku ingin lari jauh, jauh sekali, tapi aku tahu aku tak bisa melakukan hal itu. Itu tak akan membuat masalahnya lebih baik, dan itu tak akan menghidupkan Nicky.

Dokter itu pergi selama sepuluh menit supaya kami dapat menenangkan diri. Saat ia kembali, ia bertanya apakah kami ingin Nicholas menghabiskan sisa hari-harinya di rumah sakit atau di rumah. Kami ingin Nicholas pulang.

Beberapa bulan berikutnya kami sungguh tersiksa, harus melihat Nicky makin sakit dan lemah. Seraya tumor itu tumbuh, Jantungnya berhenti berdenyut secara teratur dan ia sering tersengal-sengal.

Musim panas berlalu lebih cepat dari seharusnya. Kesehatan Nicholas tetap stabil, meskipun tetap sangat rapuh. Kami bahkan bisa berjalan-jalan ke Disneyland, Permintaan Nicky yang Terakhir. Tapi sulit sekali mencoba gembira untuknya, karena kami tahu bahwa itulah liburan kami yang terakhir sebagai keluarga.

Dengan berlalunya waktu, kesibukan masa liburan menyibukkan kami. Hallowen sungguh menyenangkan dan makanmalam thanksgiving terasa lezat.
Lalu, saat kami mulai bersiap untuk merayakan Natal, kesehatan Nicky memburuk.

Pada suatu hari, saat sernua orang sedang menghias pohon Natal, aku masuk kamar untuk menjenguk Nicholas, yang sedang duduk di kursi. Lampu Natal dengan indah menerangi wajahnya dan memunculkan gernerlap lugu yang sudah lama tak kami lihat.

Saat aku mendekatinya, kusadari bahwa ia sedang menangis. Aku duduk dikursi bersamanya dan memeluknya seperti yang kulakukan saat ia masih kecil.

Last edited by Cup^Cake; April 11, 2003 at 18:48.
Cup^Cake is offline   Reply With Quote
Old April 11, 2003, 18:43   #5
Cup^Cake
Registered User
 
Cup^Cake's Avatar
 
Join Date: Feb 2003
Posts: 2,114
WebPoint: 0
GaulPoint: 106
Cup^Cake belum terkenal
Katakanlah Mengapa Kau Menangis

"Nicky, katakanlah mengapa kau menangis," kataku.

"Kak, ini tidak adil," ia berkata terbata-bata.

"Apa yang tidak adil?" tanyaku.

"Kenapa aku akan mati?"

"Kau kan tahu semua orang akan mati," jawabku, jelas-jelas menghindari topik itu. Aku tidak ingin ia tahu, dan jauh di lubuk hati aku juga tak ingin tahu.

Tapi tidak seperti aku. Kenapa aku harus mati? Kenapa begitu cepat? Lalu ia mulai menangis. Ia membenamkan kepalanya didadaku, dan aku mulai menangis juga. Kami duduk seperti itu untuk waktu yang lama sekali.
Waktu yang sangat lama, sepi dan mengerikan. Setelah itu, ada
kesepahaman di antara kami. la siap, begitu pula aku. Kami dapat
mengatasi apa pun sekarang.

Di bulan januari, ia mengalami koma dan. kami tahu kami akan kehilangan dirinya. Pada suatu hari kami duduk menggenggam tangannya, karena kami tahu itulah untuk terakhir kalinya ia-bersama kami. Tiba-tiba ada rasa damai yang mengisi ruangan itu, dan aku tahu Nicholas telah mengembuskan
napas terakhirnya.

aku melihat keluar. Salju yang baru turun entah kenapa tampak lebih cerah. Aku membenci diriku karenanya, tapi tiba-tiba aku merasa lebih baik. Semua rasa pedih dan sedih beberapa tahun terakhir ini sudah hilang, dan aku tahu nicholas telah aman. Ia tak lagi takut atau sakit, dan lebih baik begini.

Nicole Rose Patridge

(chicken soup for the teeange soul II)

Last edited by Cup^Cake; April 11, 2003 at 18:48.
Cup^Cake is offline   Reply With Quote
Old April 12, 2003, 00:14   #6
juliemathers
Registered User
 
juliemathers's Avatar
 
Join Date: Mar 2003
Location: Di depan komputer
Posts: 2,214
WebPoint: 0
GaulPoint: 1450
juliemathers belum terkenal
gue ada.. tapi maap yah kalo panjang... ini buatan gue di cerpen KG hehehe... please renungin ^^

Akhirnya aku sampai dengan kawan-kawan ke tempat itu. Kami harus melewati lapangan terbuka bekas Plaza yang sudah dihancurkan, cukup luas, dan tempat itu terletak di ujung lapangan tersebut, cukup terpencil dan sulit ditemukan.
Puing-puing plaza itu masih ada, batu-batu bata yang hancur masih berserakan.
Namun ditengah-tengah puing itu, ada sebuah pohon natal yang besar, terbuat dari sedotan-sedotan yang dibuat menyerupai bintang-bintang dan tersusun rapi membentuk pohon natal.Kreatif, pikirku.

Aku disambut dengan jabatan tangan seorang kakek. Tangannya kasar. Kalau diperhatikan, dia orang yang periang dan suka bekerja. Sapu di tangan kirinya, dan Topo di pundaknya.
Terlihat dari raut wajahnya, cukup tua untuk bekerja namun setelah aku berjabatan dengan dia, dia melanjutkan pekerjaannya, menyapu halaman tempat tersebut.
Tak lama aku melihat dia membawa mimbar ke depan, dan mengangkut bangku-bangku dari dalam, disusul oleh kawan-kawanku yang laki-laki untuk membantunya.Mungkin mereka juga iba melihatnya.

Sungguh aku sangat terpana oleh kakek tersebut. Malu juga, aku masih muda begini, tapi kalau disuruh bekerja, ah.. pasti malas.
Aku melihat-lihat sekeliling, di sana ada sebuah sumur yang sudah ditutup rapat dengan semen, mungkin agar aman untuk diduduki, dan oh.. akhirnya aku tahu nama tempat itu, di atas kepalaku ada sebuah papan bertuliskan “Selamat datang di Yayasan Panti Jompo Pniel”

Aku duduk di belakang dari bangku-bangku yang sudah tertata. Seorang nenek melambaikan tangannya padaku. “Sini, duduklah disebelahku”, katanya.
Akupun duduk di sebelahnya. Aku menyodorkan tanganku. “Elizabeth” si nenek berkata.
Ternyata berbincang-bincang dengan nenek Eli (begitu aku memanggilnya) sangat menyenangkan. Logat medok yang masih kental mengajakku untuk bertanya padanya, “Oma orang Surabaya?”

Aku bertanya sendiri.”Mengapa harus Surabaya yang terlintas di otakku?” Mungkin karena Logatnya yang sangat khas, sama seperti kakakku yang datang dari Surabaya.
“Iya” kata si nenek menyetujui pikiranku dan dia menceritakan bagaimana kisahnya sehingga dia bisa sampai di Jakarta, dan “terkurung” di tempat itu.
__________________
Dont be afraid to fail. Everybody does bad works now and then. If u never screw up, u'll never make a brilliant piece
Being a graphic Designer
juliemathers is offline   Reply With Quote
Old April 12, 2003, 00:14   #7
juliemathers
Registered User
 
juliemathers's Avatar
 
Join Date: Mar 2003
Location: Di depan komputer
Posts: 2,214
WebPoint: 0
GaulPoint: 1450
juliemathers belum terkenal
“Mertua nenek yang membawa nenek ke sini, dia sangat baik nak, setiap minggu nenek dijenguknya.”
“Oma, enak eggak tinggal di sini?”
“Oh nenek senang tinggal di sini, banyak teman, dan banyak yang memperhatikan kami, apalagi kalau lagi natal seperti ini, banyak yang mengunjungi kami. Tapi tetap saja, lebih enak kalau dekat dengan keluarga, nak.”

Iba aku mendengarnya, apalagi kata-kata “Tapi tetap saja, lebih enak kalau dekat dengan keluarga, nak”
Pikiranku langsung menerawang ke rumah, mama papa yang masih bisa bekerja, mereka yang sudah banyak berkorban untukku. Ah.. tegakah bila aku menempati mereka di sini juga?

Acara sudah dimulai, aku dan oma Eli bergandengan tangan, bertepuk tangan menyanyikan lagu-lagu natal. Aku merasa senang sekali waktu itu, aku merasa nenekku yang sudah meninggal ada di sebelahku, aku rangkul oma Eli, aku merasa sayang seperti aku sayang sama nenekku yang dulu. Aku melihat kawan-kawanku yang lain, ada rasa gembira di wajah mereka juga.

Tiba saatnya mereka mengisi acara, mereka bernyanyi sendu sekali.. aku lupa lagunya seperti apa, suara mereka yang sudah setengah serak, sudah tidak kuat untuk berteriak.. apalagi menggunakan suara perut, membuatku menitikan air mata dan tesenyum. Suara mereka seindah para penyanyi seriosa, aku tidak mendengar jeleknya suara mereka tapi aku mendengar hati mereka yang sungguh-sungguh bernyanyi.

Dalam benakku aku berkata “ah, hidup mereka sudah tidak lama lagi, seharusnya mereka bahagia di sebelah anak-anak mereka, seharusnya mereka tidak ada di sini. Seandainya saja anak-anak mereka menyadarinya. Teganya mereka, apa sih yang ada di pikiran manusia manusia itu? Apakah aku akan seperti manusia-manusia itu kelak?”
__________________
Dont be afraid to fail. Everybody does bad works now and then. If u never screw up, u'll never make a brilliant piece
Being a graphic Designer
juliemathers is offline   Reply With Quote
Old April 12, 2003, 00:14   #8
juliemathers
Registered User
 
juliemathers's Avatar
 
Join Date: Mar 2003
Location: Di depan komputer
Posts: 2,214
WebPoint: 0
GaulPoint: 1450
juliemathers belum terkenal
Kepala dari panti itu mengambil mic dan mengucapkan terima kasih kepada kami semua yang telah datang. Sebuah kalimat terlontar dari mulutnya membuatku berhenti menghirup oksigen untuk beberapa milidetik.

“Kami sangat senang adik-adik bisa datang ke sini, bertemu dengan kami para oma-opa yang sudah tua. Kami tidak bisa memberikan apa-apa selain rasa terima kasih kami, selain rasa sayang kami. Kami hanya berharap, semoga adik-adik dapat membantu kami dalam doa, Kami bingung untuk saat ini. Sebenarnya tempat ini akan lenyap sebentar lagi. Kami juga tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tempat ini sebentar lagi akan dibeli oleh seseorang, dan akan digusur, kami masih bingung akan bertempat tinggal di mana lagi. Kami sudah membawa ke pengadilan. Asal dapat diketahui, tempat ini umurnya lebih tua dari opa-oma yang disini, umurnya sudah se abad. Tapi memang manusia kadang-kadang bisa egois. Kami benar-benar butuh dukungan doa kalian.
Kami hanya bisa menunggu keputusan pengadilan.”

Tak kuasa aku menahan mataku yang sudah berkaca-kaca.Aku terenyah mendengarnya, aku melihat oma Eli, diapun meneteskan air matanya. Akupun merangkulnya dan berkata “Oma, kita sama-sama berdoa yah, Tuhan maha adil aku percaya, dia pasti memberikan jalan yang terbaik”

Mobil kijang ini melaju sama seperti pikiranku yang melayang memikirkan panti yang ada di belakangku itu.
Aku sempat berfoto dengan oma Eli, dan aku tak sabar untuk mencucinya. Akan kutaruh di dompetku. Entah apakah aku dapat bertemu lagi dengannya, apakah memang pengadilan akan seadil Tuhan.

Sudah 2 bulan aku meninggalkan tempat itu.
Aku masih belum tahu sampai sekarang, apakah tempat itu masih ada atau tidak.
Apakah Kakek yang rajin itu masih ada atau tidak.
Apakah mertua oma Eli masih dapat mengunjunginya.
Apakah aku dapat merayakan natal bersama mereka lagi.
Hanya Tuhan yang tahu
__________________
Dont be afraid to fail. Everybody does bad works now and then. If u never screw up, u'll never make a brilliant piece
Being a graphic Designer
juliemathers is offline   Reply With Quote
Old April 12, 2003, 10:04   #9
Cup^Cake
Registered User
 
Cup^Cake's Avatar
 
Join Date: Feb 2003
Posts: 2,114
WebPoint: 0
GaulPoint: 106
Cup^Cake belum terkenal
wahh.. asik ada yg mampir sering2 isi yah julie

oh iya, belom sempet baca, ntar malem deh.. skrg anakku lagi ribet
Cup^Cake is offline   Reply With Quote
Old April 13, 2003, 15:42   #10
juliemathers
Registered User
 
juliemathers's Avatar
 
Join Date: Mar 2003
Location: Di depan komputer
Posts: 2,214
WebPoint: 0
GaulPoint: 1450
juliemathers belum terkenal
heheh iyah tante ^^ tadi sih dapet renungan bagus.. tapi susah dijelasin.. Julie beresin dulu deh kata2nya hehehe
__________________
Dont be afraid to fail. Everybody does bad works now and then. If u never screw up, u'll never make a brilliant piece
Being a graphic Designer
juliemathers is offline   Reply With Quote
Old April 14, 2003, 05:23   #11
MouseCatTeer
Registered User
 
MouseCatTeer's Avatar
 
Join Date: Dec 2002
Location: Home
Posts: 3,699
WebPoint: 0
GaulPoint: 1357
MouseCatTeer belum terkenal
Cup^Cake pasang link ke thread ini di signature aja biar lebih rame
__________________
No matter how bad your situation is,
you can always make it worse.
MouseCatTeer is offline   Reply With Quote
Old April 14, 2003, 11:19   #12
Cup^Cake
Registered User
 
Cup^Cake's Avatar
 
Join Date: Feb 2003
Posts: 2,114
WebPoint: 0
GaulPoint: 106
Cup^Cake belum terkenal
Quote:
Originally posted by MouseCatTeer
Cup^Cake pasang link ke thread ini di signature aja biar lebih rame
OH IYA... bentar2 ..
Cup^Cake is offline   Reply With Quote
Old April 14, 2003, 21:06   #13
Cup^Cake
Registered User
 
Cup^Cake's Avatar
 
Join Date: Feb 2003
Posts: 2,114
WebPoint: 0
GaulPoint: 106
Cup^Cake belum terkenal
KEHADIRAN

Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado
yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga
hadir dihadapannya lewat surat,telepon, foto atau
faks. Namun dengan berada disampingnya. Anda dan dia
dapat berbagi perasaan, perhatian , dan kasih sayang secara
lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagian.

MENDENGAR

Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab,
kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketahui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu
menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia
menuntaskannya. Ini memudahkan Anda memberi tanggapan
atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan
terdengar manis baginya.

D I A M

Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan.
Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya. Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya " ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomeli.

KEBEBASAN

Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya ? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah, "Kau bebas berbuat semaumu." Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan

KEINDAHAN

Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik ? (eh..)Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari ! Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana dirumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.

TANGGAPAN POSITIF

Tanpa, sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf ), adalah kado cinta yang sering terlupakan.



KESEDIAAN MENGALAH


Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran.
Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya
Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta
dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan
itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap
memberikan kado " kesediaan mengalah". Okelah, Anda
mungkin kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut ? Kesediaan untuk mengalah sudah dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna didunia ini.

SENYUMAN

Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman,terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputus asaan. pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi ?

The glory of friendship is not the outstretched hand, not the kindly smile, not the joy of companionship; it is the spiritual inspiration that comes to one when he discovers that someone else believes in him and is willing to trust him with his friendship.
Cup^Cake is offline   Reply With Quote
Old April 14, 2003, 21:06   #14
Cup^Cake
Registered User
 
Cup^Cake's Avatar
 
Join Date: Feb 2003
Posts: 2,114
WebPoint: 0
GaulPoint: 106
Cup^Cake belum terkenal
Anak-Ku ,

Lihatlah disekitarmu. Siapakah orang yang paling tertekan dan tidak
bahagia? Apakah mereka orang-orang yang selalu mencoba mengalahkan orang
lain? Orang-orang yang menjatuhkan orang lain untuk membuat dirinya
kelihatan baik?

Biarlah Aku memberitahumu sebuah rahasia. Kamu bisa menjadi yang terbaik
tanpa menjatuhkan orang lain. Kamu dapat merangkul orang lain daripada
mencoba menjatuhkan mereka. Pertandinganmu satu-satunya hanyalah antara
dirimu senyatanya dengan dirimu sebagaimana yang kamu inginkan. Di dalam
kompetisi itu kemajuanmu merupakan hadiahmu.

Sebagaimana kamu belajar untuk selalu merangkul orang lain tanpa
menonjolkan dirimu ke muka, kamu akan menyadari bahwa Aku yang akan
mengangkatmu

Bapamu,
Tuhan

Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan dan Ia akan meninggikan kamu
(Yakobus
4:10)
Cup^Cake is offline   Reply With Quote
Old April 14, 2003, 21:07   #15
Cup^Cake
Registered User
 
Cup^Cake's Avatar
 
Join Date: Feb 2003
Posts: 2,114
WebPoint: 0
GaulPoint: 106
Cup^Cake belum terkenal
Be thankful that you don't already have everything you desire.

If you did, what would there be to look forward to?

Be thankful when you don't know something,

for it gives you the opportunity to learn.





Be thankful for the difficult times.

During those times you grow.

Be thankful for your limitations,

because they give you opportunities for improvement.

Be thankful for each new challenge,

because it will build your strength and character.




Be thankful for your mistakes.

They will teach you valuable lessons.

Be thankful when you're tired and weary,

because it means you've made a difference.





It's easy to be thankful for the good things.

A life of rich fulfillment comes to those who

are also thankful for the setbacks.

Gratitude can turn a negative into a positive.

Find a way to be thankful for your troubles,

and they can become your blessings.
Cup^Cake is offline   Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT. The time now is 06:27.

SIDEBAR
Remove This Bar
Register / Login to remove this bar and All Ads.
Image




Powered by vBulletin® Version 3.8.2
Copyright ©2000 - 2013, Jelsoft Enterprises Ltd.
Copyright ©2007, WebGaul. All Rights Reserved. A ZEIN Company. Designed, Developed, Maintained, Optimized, Operated by ZEIN.