November 08, 2009, 03:30
|
#1
|
|
catlovers
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0 GaulPoint: 26.572
|
Persembahan kepada Tuhan (tentang Janda Miskin Markus 12:41-44)
Quote:
Persembahan kepada Tuhan
(baca:Janda miskin itu telah memberi lebih banyak daripada semua orang lain.)
Injil hari ini menyampaikan dua hal kepada kita: suatu peringatan tentang bahaya memiliki pemimpin-pemimpin religius yang hanya mencari diri mereka sendiri dan tentang persembahan sejati seorang janda yang miskin. Kedua hal itu nampaknya berbeda satu sama lain, namun sebenarnya keduanya sangat mendalam. Di satu pihak kita melihat gambaran orang-orang yang hanya mencari diri mereka sendiri dilain pihak kita melihat gambaran orang yang sama sekali melupakan dirinya. Yang pertama kebetulan adalah seorang pemimpin religius dan yang kedua kebetulan adalah seorang umat awam yang sederhana.
Mencari pujian dan kehormatan untuk mendapatkan popularitas adalah kecenderungan yang banyak menjadi godaan bagi para pemimpin atau banyak orang pandai. Kecenderungan itu pada hakekatnya berkaitan dengan keinginan untuk mendapatkan nama baik. Dalam perjalanan sejarah Gereja Katolik pernah gereja juga menghiasi dirinya dengan’ jubah yang panjang-panjang’ . Namun syukurlah pada akhirnya gereja sadar bahwa kerendahan hati mulai dilihat sebagai hal utama yang harus dimiliki oleh seseorang yang menjadi pemimpin dalam Gereja
Poin terpenting dalam Injil hari ini adalah tentang persembahan janda miskin. Hal yang mempesona dari tindakan janda miskin ini adalah bagaimana dia sanggup memberikan semua yang dimilikinya yakni semua nafkahnya. Tindakan seperti itu mungkin hampir tak pernah kita alami baik diantara orang miskin maupun diantara orang kaya. Janda miskin ini adalah contoh orang luar biasa yang sangat jarang ditemukan lagi. Ada orang luar biasa diantara orang kecil, tetapi bukan karena perbuatannya yang menurut ukuran manusia hebat, namun janda miskin ini telah melakukan hal yang luar biasa karena ia telah melakukan perbuatan kecil yang besar, yaitu berkurban demi Allah. Pemberian janda miskin ini sangat kecil dinilai dari nilai nominalnya. Dengan uang senilai itu orang tidak dapat mendirikan sebuah rumah ibadat baru, tetapi dengan pemberiaannya yang secara nominal kecil itu ia telah memberikan andil yang besar untuk membangun kehidupan umat menjadi lebih baik daripada sikap orang ahli-ahli Taurat yang dikecam oleh Tuhan Yesus dalam Injil hari ini.
Bagaimana dengan kita? Setiap hari minggu, kita pergi berdoa ke gereja untuk berdoa. Salah satu bagian dari peribadatan kita adalah liturgi persembahan. Dalam liturgi persembahan ini kita diajak untuk mempersembahkan milik kita kepada Tuhan melalui gereja-Nya. Berkaca dari Injil hari ini kita bisa bertanya kepada diri kita sendiri tentang bagaimana sikap kita memberikan persembahan kepada Tuhan hari ini: Apakah kita memberikan persembahan itu dengan uang yang kita anggarkan untuk memberikan persembahan kepada gereja ataukah kita memberikan persembahan itu dengan mengorbankan hak kita untuk mendapatkan sesuatu dengan uang tersebut dan menjadikannya sebagai persembahan kepada Tuhan? Bila persembahan kita adalah hasil dari pengorbanan kita untuk mendapatkan sesuatu dan kita rela untuk melepaskan hal itu untuk dapat mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan, maka sekecil apapun nilai nominal dari persembahan itu pastilah akan sangat berkenan kepada Tuhan. Sebaliknya sebesar apapun nilai nominal persembahan kita, kalau hal itu adalah ‘hasil dari sisa uang’ setelah kita memenuhi segala kebutuhan kita, maka persembahan itu sebenarnya kurang berkenan dihadapan Tuhan.
Rm. Yoyon CM
http://gerejafransiskus.com/news/?p=2095#more-2095
|
Homili tadi pagi juga menekankan tentang orang yang berjubah, mendapatkan tempat khusus di tengah masyarakat, romo sedang diundang dalam Misa Lingkungan selalu didahulukan terlebih dahulu ketika akan makan, namun romo tsb tidak mau, mempersilahkan anak-anak yang menyantap hidangan. Menjadi pemimpin godaannya banyak Namun yang dibahas disini bukan pemimpin yang banyak godaan namun tentang persembahan. Ikhlas tidak kita memberikan persembahan kepada Tuhan? Jangan sampai kita memberi persembahan kepada Tuhan itu seperti membayar pajak, ada orang malah sudah menyicil persembahan tersebut, untuk 12 bulan kedepan.
Kutipan dari Renungan Ziarah Batin:
Memberi adalah sesuatu yang biasa dalam hidup. Namun, memberi dari kekurangan adalah sesuatu yang luar biasa. Pemberian yang sejati datang dari hati. Pemberian yang hanya mau menunjukan kehebatan kita akan kehilangan nilai pemberiannya. Sebaliknya, pemberian dari keikhlasan kasih sungguh tidak ternilai. Yesus selalu mengajak kita untuk melakukan kewajiban agama kita, amal bhakti kita dengan hati yang ikhlas, bukan untuk dilihat dan dipuji orang.
|
|
|
|
Recommendation
|
Sponsored Ads
|
|
|
|
November 08, 2009, 03:49
|
#2
|
|
The time has come \()"•)/
Join Date: Jun 2009
Location: di belakang Nya \\()"•)//
Posts: 10,708
WebPoint: 0 GaulPoint: 15781
|
yup, menarik homilinya romo yg kedua, heru ya? 
tapi ada boso jowonya dikit2 td, jd ga ngerti.
jd ceritanya romo nya dulu ke frankfurt pake baju imam, terus dpt perlakuan khusus.
dan imam2 di jerman sana ga ky imam2 disini yang bs pake kaos, kemeja. disana pasti pada pake baju imam terus.
back to janda miskin, mantep banget nih janda. memberi disaat berkekurangan. 
td romo nya jg sempet nyinggung janda kembang
|
|
|
November 08, 2009, 03:55
|
#3
|
|
catlovers
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0 GaulPoint: 26572
|
Bukan. cuma ekaristi saja.
di frankfurt pakai baju imam dapat perlakuan khusus didahulukan, terus didekatnya ada orang yang membawa barang bawaan yg melebihi batas maksimum (30 KG) kalau lebih dari 30 KG dikenakan biaya tambahan. Nah romo ini cuma bawa tas 5 KG, dan berbaik hati kepada orang yg membawa tas seberat 50 kg, dengan mengakui orang itu kerabatnya.
Maksudnya jadi pemimpin jangan sekedar menggunakan jubah namun juga membantu mereka yang membutuhkan, bisa yang dibantu anak-anak (yang lapar setelah misa lingkungan, dengan mendahulukan anak-anak untuk makan),atau cerita diatas tentang tas seberat 50 kg. atau hal-hal lain sangat banyak.
istilah janda bagi orang-orang baik di Israel sana maupun disini selalu anggapannya negatif ya?
Last edited by glenX; November 08, 2009 at 03:58.
|
|
|
November 08, 2009, 04:08
|
#4
|
|
Let's Sing!
Join Date: Aug 2009
Posts: 3,738
WebPoint: 0 GaulPoint: 9858
|
Di alkitab byk lho ttg janda. Ada yg berupa peraturan/nasihat bgmn memperlakukan janda, ada janda yg dipakai Allah utk membantu nabi (Elisa, Elia), ada jg kisah bgmn Tuhan memelihara janda dan anaknya lewat tepung, air, minyak. Ada Hana, janda beriman di Luk 2:36.
Tergantung jandanya kali
__________________
crede ut intelligas, intellige ut credas (St. Antonius dari Hippo)
Last edited by Glass; November 08, 2009 at 04:22.
Reason: salah ketik
|
|
|
November 08, 2009, 04:14
|
#5
|
|
The time has come \()"•)/
Join Date: Jun 2009
Location: di belakang Nya \\()"•)//
Posts: 10,708
WebPoint: 0 GaulPoint: 15781
|
iya yang tepung itu kan bacaan pertama kan? raja2
|
|
|
November 08, 2009, 04:24
|
#6
|
|
catlovers
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0 GaulPoint: 26572
|
ada nggak yg ngasih persembahan lebih 50% dari yg didapat?  langka. tapi kisah nyata orang memberi persembahan banyak, tapi kurang memberi perhatian kepada keluarganya yg miskin. artinya????
|
|
|
November 08, 2009, 08:00
|
#7
|
|
Let's Sing!
Join Date: Aug 2009
Posts: 3,738
WebPoint: 0 GaulPoint: 9858
|
^
^ ga perlu dijwb, ya. Direnungkan aja, kan?
__________________
crede ut intelligas, intellige ut credas (St. Antonius dari Hippo)
|
|
|
November 08, 2009, 09:17
|
#8
|
|
catlovers
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0 GaulPoint: 26572
|
Quote:
Originally Posted by Glass
^
^ ga perlu dijwb, ya. Direnungkan aja, kan? 
|
iya. kalau ada yg bener2 ga tau bisa dijawab
|
|
|
Posting Rules
|
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts
HTML code is Off
|
|
|
All times are GMT. The time now is 04:25.
|
|