October 26, 2008, 13:36
|
#181
|
|
\()")/
Join Date: Jun 2008
Posts: 55,320
WebPoint: 0 GaulPoint: 17.177
|
Intensi Kerasulan Doa Bulan November 2008
Ujud umum: Semoga kesaksian kasih yang diperlihatkan oleh para kudus memperkuat orang-orang kristiani dalam devosi kepada Allah dan pelayanan kepada sesama, seturut teladan Kristus yang datang untuk melayani bukan untuk dilayani.
Ujud khusus: Semoga, sambil menatap wajah Kristus, komunitas-komunitas kristiani di Asia menemukan cara yang paling tepat dan sungguh setia kepada Injil untuk mewartakan Kristus kepada bangsa-bangsa di benua Asia yang begitu luas dan begitu kaya dalam kebudayaan serta bentuk-bentuk spiritualitas.
Bacaan Kitab Suci
27 Oktober - 02 November 2008
27.Senin....,Hari Biasa
..................Ef 4:32-5:8; Mzm 1:1-2.3.4.6; Luk 13:10-17
28.Selasa..,Pesta S. Simon & Yudas Rasul
..................Ef 2:12-22; Mzm 19:2-3.4-5; Luk 6:12-19
29.Rabu....,Hari Biasa
..................Ef 6:1-9; Mzm 145:10-11.12-13ab.13cd-14; Luk 13:22-30
30.Kamis...,Hari Biasa
..................Ef 6:10-20; Mzm 144:1.2.9-10; Luk 13:31-35
31.Jumat...,Hari Biasa
..................Flp 1:1-11; Mzm 111:1-2.3-4.5-6; Luk 14:1-6
01.Sabtu....HARI RAYA SEMUA ORANG KUDUS
..................Why 7:2-4.9-14; Mzm 23:1-2.3-4ab.5-6; 1Yoh 3:1-3; Mat 5:1-12a
02.Minggu..,HARI MINGGU BIASA XXXI/ PERINGATAN ARWAH SEMUA ORANG BERIMAN ..................2 Mak 12:43-46.2; Mzm 130:1-2.3-4.5-6a.6-7.8; (801/965); 2 Kor 4:14-5:1 ; Luk 23:33.39-43
__________________

|
|
|
|
Recommendation
|
Sponsored Ads
|
|
|
|
October 26, 2008, 13:53
|
#182
|
|
\()")/
Join Date: Jun 2008
Posts: 55,320
WebPoint: 0 GaulPoint: 17177
|
Senin, 27 Oktober 2008
Hari Biasa
Doa Renungan
Allah Bapa yang mahabaik, hari ini Engkau memberi pengajaran kepada kami agar tidak selalu munafik dan mau membantu sesama kami yang sedang berkesusahan. Ini disebabkan karena kami terkadang tidak menyadari kemunafikan hati kami. Bimbinglah kami agar lebih mementingkan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi. Bersama Kristus, Tuhan, dan pengantara kami. Amin.
Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Efesus (4:32-5:8)
"Hiduplah dalam cinta kasih seperti Kristus."
32 Saudara-saudara hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. 1 Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih 2 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah. 3 Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut sajapun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus. 4 Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono--karena hal-hal ini tidak pantas--tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur. 5 Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah. 6 Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka. 7 Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka. 8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,
Mazmur Tanggapan
Refr. Jadilah penurut Allah sebagai anak-anak kesayangan.
(Mzm 1:1-2.3.4.6)
1.Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan kaum pencemooh; tetapi yang kesukaannya ialah hukum Tuhan, dan siang malam merenungkannya.
2. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buah pada musimnya, dan daunnya tak pernah layu; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
3.Bukan demikianlah orang-orang fasik; mereka seperti sekam yang ditiup angin. Sebab Tuhan mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.
Bait Pengantar Injil
Refr. Alleluya
Ayat. Sabdamu, ya Tuhan, adalah kebenaran; kuduskanlah kami dalam kebenaran
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (13:10-17)
"Bukankah wanita keturunan Abraham ini harus dilepaskan dari ikatannya sekalipun pada hari Sabat?
10 Pada suatu kali Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat. 11 Di situ ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak. 12 Ketika Yesus melihat perempuan itu, Ia memanggil dia dan berkata kepadanya: "Hai ibu, penyakitmu telah sembuh." 13 Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah. 14 Tetapi kepala rumah ibadat gusar karena Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat, lalu ia berkata kepada orang banyak: "Ada enam hari untuk bekerja. Karena itu datanglah pada salah satu hari itu untuk disembuhkan dan jangan pada hari Sabat." 15 Tetapi Tuhan menjawab dia, kata-Nya: "Hai orang-orang munafik, bukankah setiap orang di antaramu melepaskan lembunya atau keledainya pada hari Sabat dari kandangnya dan membawanya ke tempat minuman? 16 Bukankah perempuan ini, yang sudah delapan belas tahun diikat oleh Iblis, harus dilepaskan dari ikatannya itu, karena ia adalah keturunan Abraham?" 17 Dan waktu Ia berkata demikian, semua lawan-Nya merasa malu dan semua orang banyak bersukacita karena segala perkara mulia, yang telah dilakukan-Nya.
Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus.
Renungan
Hari Sabat adalah hari yang disucikan atau dipersembahkan secara khusus kepada Tuhan. Kiranya, persembahan tersebut tidak hanya secara liturgis atau formal, melainkan pertama-tama dan terutama terwujud dalam tindakan. Peraturan dalam rangka mengisi hari suci dibuat oleh manusia. Tujuan utamanya adalah demi keselamatan manusia dan kemulian Allah.
"Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka" (Ef 5:6), demikian peringatan Paulus. Tulisan atau kata-kata dalam peraturan menjadi hampa jika tidak dipahami dengan cinta kasih atau demi keselamatan jiwa umat manusia. Cinta kasih atau keselamatan jiwa umat manusia harus menjiwai segala peraturan yang ada. Maka, ketika ada tuntutan cinta kasih atau keselamatan jiwa, hal itu harus segera dilayani atau dilaksanakan, meskipun tampak melanggar peraturan yang berlaku. Peraturan haruslah demi manusia dan keselamatan jiwanya, bukan manusia demi peraturan.
Tuhan, Engkau datang ke dunia untuk menyelamatkan jiwa-jiwa dan membebaskan manusia dari segala bentuk perbudakan setan. Ajari dan dampingilah aku agar dalam hidup dan pelayanan, aku senantiasa mengusahakan keselamatan jiwa sesama maupun diriku sendiri. Amin.
Ziarah Batin - Renungan dan Catatan Harian
|
|
|
October 27, 2008, 12:24
|
#183
|
|
\()")/
Join Date: Jun 2008
Posts: 55,320
WebPoint: 0 GaulPoint: 17177
|
Selasa, 28 Oktober 2008
Pesta S. Simon & Yudas Rasul
Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Efesus (2:19-22)
"Kamu dibangun di atas dasar para rasul."
9 Saudara-saudari, kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, 20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. 21 Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. 22 Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.
Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
Refr. Di seluruh bumi bergemalah suara mereka.
Ayat.
1.Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan karya tangan-Nya; hari yang satu mengisahkannya kepada hari yang lain, dan malam yang satu menyampaikan pengetahuannya kepada malam berikut.
2. Meskipun tidak berbicara, dan tidak memperdengarkan suara, namun di seluruh bumi bergaunglah gemanya, dan amanat mereka sampai ke ujung bumi.
Bait Pengantar Injil
Refr. Alleluya
Ayat. Allah, Tuhan kami, Engkau kami puji dan kami muliakan. Kepada-Mu paduan para rasul bersyukur, ya Tuhan.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (6:12-19)
"Yesus memilih dari antara murid-murid-Nya dua belas orang yang disebut-Nya rasul."
12 Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. 13 Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul: 14 Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus, 15 Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, 16 Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat. 17 Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon. 18 Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan. 19 Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya.
Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus
Renungan
Di negara kita ini, jumlah umat Katolik kecil. Bahkan, di beberapa tempat, entah di tempat tinggal maupun tempat kerja kita, jumlah orang Katolik mungkin tidak lebih dari satu-dua orang. Namun, tanpa menyombongkan diri, rasanya secara umum kualitas umat Katolik dapat diandalkan dalam hidup bermasyarakat, bernegara, maupun berbangsa. Sebab meskipun sedikit dalam jumlah atau bahkan sendirian, sebagai murid Yesus kita senantiasa dipanggil untuk menjadi ragi masyarakat.
Kerajaan Allah itu "seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya," sabda Yesus. Kerajaan Allah berarti Allah yang meraja, dan Dia merajai atau menguasai dunia melalui siapa pun yang beriman kepada-Nya. Sekiranya di tempat tinggal Anda hanya Anda sendiri yang beriman pada Yesus Kristus, dan dalam situasi seperti itu Anda tetap beriman sepenuhnya kepada Dia, kiranya Anda dapat menjadi ragi seperti yang digambarkan tadi. Ragi memang sangat kecil jumlahnya jika dibandingkan dengan apa yang dicampuri dengan ragi tersebut. Namun, yang kecil ini merasuk ke dalam seluruh adonan. Demikianlah panggilan kita sebagai orang Katolik: sekecil apa pun perbuatan baik kita, pasti akan mempengaruhi lingkungan hidup tempat kita tinggal. Apakah kita tetap setia menjadi ragi meskipun jiwa kita terancam?
Tuhan, anugerahilah aku kekuatan-Mu, agar aku mampu menghadapi aneka tantangan dan godaan. Jadikanlah aku ragi' bagi masyarakat yang ada di sekitarku. Amin.
ziarah batin, renungan dan catatan harian
Last edited by -glenX-; October 27, 2008 at 14:07.
|
|
|
October 28, 2008, 14:06
|
#184
|
|
\()")/
Join Date: Jun 2008
Posts: 55,320
WebPoint: 0 GaulPoint: 17177
|
Rabu, 29 Oktober 2008
Hari Biasa
Tetapi dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya --- Galatia 3:12
Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Efesus (6:1-9)
"Laksanakanlah pelayananmu seperti orang yang melayani Kristus dan bukan manusia."
1 Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. 2 Hormatilah ayahmu dan ibumu--ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: 3 supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. 4 Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan. 5 Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan tulus hati, sama seperti kamu taat kepada Kristus, 6 jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan hati orang, tetapi sebagai hamba-hamba Kristus yang dengan segenap hati melakukan kehendak Allah, 7 dan yang dengan rela menjalankan pelayanannya seperti orang-orang yang melayani Tuhan dan bukan manusia. 8 Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan. 9 Dan kamu tuan-tuan, perbuatlah demikian juga terhadap mereka dan jauhkanlah ancaman. Ingatlah, bahwa Tuhan mereka dan Tuhan kamu ada di sorga dan Ia tidak memandang muka. Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
Mzm 145:10-11.12-13ab.13cd-14
Refr. Tuhan itu setia dalam segala perkataan-Nya.
1.Segala yang Kaujadikan akan bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau. Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu. 2.Untuk memberitahukan keperkasaan-Mu kepada anak-anak manusia, dan memaklumkan kerajaan-Mu yang semarak mulia. Kerajaan-Mu ialah kerajaan abadi, pemerintahan-Mu lestari melalui segala keturunan.
3.Tuhan itu setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.Tuhan itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk.
Bait Pengantar Injil
Refr. Alleluya
Ayat.Allah telah memanggil kita untuk memperoleh kemuliaan Tuhan kita Yesus Kristus.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (13:22-30)
"Mereka datang dari timur dan barat, dan akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah."
22 Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem Yesus berjalan keliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa sambil mengajar dan meneruskan perjalanan-Nya ke Yerusalem. 23 Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: "Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?" 24 Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: "Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat. 25 Jika tuan rumah telah bangkit dan telah menutup pintu, kamu akan berdiri di luar dan mengetok-ngetok pintu sambil berkata: Tuan, bukakanlah kami pintu! dan Ia akan menjawab dan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang. 26 Maka kamu akan berkata: Kami telah makan dan minum di hadapan-Mu dan Engkau telah mengajar di jalan-jalan kota kami. 27 Tetapi Ia akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan! 28 Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi, apabila kamu akan melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi di dalam Kerajaan Allah, tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar. 29 Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. 30 Dan sesungguhnya ada orang yang terakhir yang akan menjadi orang yang terdahulu dan ada orang yang terdahulu yang akan menjadi orang yang terakhir." Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus
Renungan
Sebuah peribahasa berbunyi, "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian." Atau sebuah pepatah Jawa yang berbunyi, "Jer basuki mawa beya." Artinya, "untuk hidup mulia dibutuhkan perjuangan". Peribahasa dan pepatah ini kiranya merupakan nasihat bagus dan sesuai dengan sabda Yesus hari ini yang harus kita hayati dan laksanakan. Untuk memperoleh hidup mulia dan kegembiraan sejati memang diperlukan perjuangan dan pengorbanan, sebagaimana Yesus pernah bersabda, "Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak iu."
Pada umumnya, kesuksesan harus ditempuh melalui proses yang panjang, butuh waktu dan kesabaran. Kesuksesan dan kebahagiaan tidak diperoleh secara ‘instan' atau dengan jalan pintas. Meskipun dapat diperoleh melalui jalan pintas, kesuksesan dan kebahagiaan itu biasanya bersifat semu dan temporer. Misalnya, kita menumpuk harta dan kekayaan dengan melakukan korupsi. Kita memang tampak bahagia dan senang. Namun, sesungguhnya kebahagiaan itu bersifat semu karena batin kita dikejar-kejar oleh ketidaknyamanan karena perilaku korupsi tadi. Belum lagi kalau karena perbuatan itu kita harus menjalani proses hukum dan akhirnya dipenjara. Memalukan, bukan? Karena itu, hendaklah kita menaati segala aturan dan tatanan yang ada, terutama dengarkanlah suara Allah yang senantiasa bergema dalam hati kita.
Tuhan, anugerahilah aku kerendahan hati dan kesabaran dalam melaksanakan tugas dan pekerjaanku, agar aku setia dan taat mengikuti aturan dan tatanan kehidupan, menjauhkan segala jalan pintas yang mendatangkan kebahagiaan semu bagi jiwaku. Amin.
ziarah batin, renungan dan catatan harian
|
|
|
October 29, 2008, 14:49
|
#185
|
|
\()")/
Join Date: Jun 2008
Posts: 55,320
WebPoint: 0 GaulPoint: 17177
|
Hari Biasa 30 Oktober 2008
Doa Renungan
Tuhan Yesus, kami seringkali membuat Engkau kecewa karena tingkah laku kami. Kami mohon kiranya Engkau memberi kami hari ini kekuatan untuk senantiasa berbalik dari tingkah laku kami, yang tidak berkenan kepada-Mu. Dengan demikian, kami pun berkenan di hadirat-Mu. Demi Kristus Tuhan kami kini dan sepanjang masa. Amin.
Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Efesus (6:10-20)
"Kenakanlah perlengkapan senjata Allah agar kamu dapat bertahan."
10 Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. 11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; 12 karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. 13 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. 14 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, 15 kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; 16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, 17 dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, 18 dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus, 19 juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil, 20 yang kulayani sebagai utusan yang dipenjarakan. Berdoalah supaya dengan keberanian aku menyatakannya, sebagaimana seharusnya aku berbicara.
Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
(Mzm 144:1.2.9-10)
Refr. Terpujilah Tuhan, Gunung Batuku!
1.Terpujilah Tuhan, Gunung Batuku! Ia mengajar tanganku bertempur, Ia melatih jari-jariku berperang!
2. Ia menjadi tempat perlindungan dan kubu pertahananku, kota bentengku dan penyelamatku; Ia menjadi perisai, tempat aku berlindung; Dialah yang menundukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasaku!
3.Ya Allah, aku hendak menyanyikan lagu baru bagi-Mu, dengan gambus sepuluh tali aku hendak bermazmur. Sebab Engkaulah yang memberikan kemenangan kepada raja-raja, dan yang membebaskan Daud, hamba-Mu!
Bait Pengantar Injil
Refr. Alleluya
Ayat.Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (13:31-35)
"Tidakkah semestinya seorang nabi dibunuh diluar Yerusalem."
31 Pada waktu itu datanglah beberapa orang Farisi dan berkata kepada Yesus: "Pergilah, tinggalkanlah tempat ini, karena Herodes hendak membunuh Engkau." 32 Jawab Yesus kepada mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada si serigala itu: Aku mengusir setan dan menyembuhkan orang, pada hari ini dan besok, dan pada hari yang ketiga Aku akan selesai. 33 Tetapi hari ini dan besok dan lusa Aku harus meneruskan perjalanan-Ku, sebab tidaklah semestinya seorang nabi dibunuh kalau tidak di Yerusalem. 34 Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau. 35 Sesungguhnya rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kamu tidak akan melihat Aku lagi hingga pada saat kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan!"
Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus
Renungan
"Tidaklah semestinya seorang nabi dibunuh kalau tidak di Yerusalem," sabda Yesus. Nabi adalah pembawa kebenaran atau suara Allah. Pada umumnya, karena begitu setia kepada kehendak Allah, ia menghadapi berbagai macam tantangan dan hambatan berat, bahkan dibunuh dengan keji.
Kita semua dipanggil untuk menghayati ciri kenabian iman kita dengan membawa kebenaran atau suara Allah di mana pun kita berada: di tengah keluarga, tempat tinggal, maupun di tempat kerja. Dalam melaksanakan tugas itu, kiranya kita akan "melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara". Untuk itu, hendaknya kita membawa bekal "seluruh perlengkapan senjata Allah", yaitu "berkasutkan kerelaan, berperisai iman, bertopong/tutup kepala keselamatan, berpedang Roh, dan berdoa".
Tuhan, sebagai orang beriman aku harus hidup dalam dan oleh Roh Kudus dalam menghadapi roh-roh jahat. Anugerahilah aku Roh Kudus agar aku mampu mengalahkan segala kejahatan yang ada di sekitarku. Amin.
Ziarah Batin Renungan dan catatan harian
Last edited by -glenX-; October 29, 2008 at 14:52.
|
|
|
October 30, 2008, 16:18
|
#186
|
|
\()")/
Join Date: Jun 2008
Posts: 55,320
WebPoint: 0 GaulPoint: 17177
|
Jumat, 31 Oktober 2008
Hari Biasa
Doa Renungan
Tuhan Yesus Kristus, kami terkadang melupakan banyak hal yang lebih penting karena terlalu terpaku pada peraturan-peraturan yang kaku. Bahkan kami pun tidak menyadari bahwa sebenarnya kami tidak mengerti apa yang dimaksudkan oleh peraturan itu. Bantulah kami hari ini agar semakin mengerti apa yang terbaik yang harus kami lakukan. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami. Amin.
Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Filipi (1:1-11)
"Allah telah memulai karya baik diantaramu; Dia akan melanjutkannya sampai akhir pada hari Kristus Yesus."
1 Dari Paulus dan Timotius, hamba-hamba Kristus Yesus, kepada semua orang kudus dalam Kristus Yesus di Filipi, dengan para penilik jemaat dan diaken. 2 Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. 3 Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat kamu. 4 Dan setiap kali aku berdoa untuk kamu semua, aku selalu berdoa dengan sukacita. 5 Aku mengucap syukur kepada Allahku karena persekutuanmu dalam Berita Injil mulai dari hari pertama sampai sekarang ini. 6 Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus. 7 Memang sudahlah sepatutnya aku berpikir demikian akan kamu semua, sebab kamu ada di dalam hatiku, oleh karena kamu semua turut mendapat bagian dalam kasih karunia yang diberikan kepadaku, baik pada waktu aku dipenjarakan, maupun pada waktu aku membela dan meneguhkan Berita Injil. 8 Sebab Allah adalah saksiku betapa aku dengan kasih mesra Kristus Yesus merindukan kamu sekalian. 9 Dan inilah doaku, semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian, 10 sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus, 11 penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah.
Mazmur Tanggapan
Refr. Besarlah perbuatan-perbuatan Tuhan.
1. Aku bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hati, dalam lingkungan orang-orang benar dan di tengah jemaat. Besarlah perbuatan-perbuatan Tuhan, layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya.
2. Agung dan semaraklah pekerjaan-nya, keadilan-Nya tetap untuk selama-lamanya. Perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib dijadikan peringatan; Tuhan itu pengasih dan penyayang.
3. Kepada orang takwa diberikan-Nya rezeki, selama-lamanya Ia ingat akan perjanjian-Nya. Kekuatan perbuatan-Nya Ia tujukan kepada umat-Nya, dengan memberikan kepada mereka milik pusaka para bangsa.
Bait Pengantar Injil
Refr. Alleluya
Ayat.Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku, sabda Tuhan; Aku mengenal mereka, dan mereka mengikuti Aku
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (14:1-6)
"Siapakah yang anak atau lembunya terperosok ke dalam sumur, tidak segera menariknya keluar meski pada hari Sabat?"
1 Pada suatu hari Sabat Yesus datang ke rumah salah seorang pemimpin dari orang-orang Farisi untuk makan di situ. Semua yang hadir mengamat-amati Dia dengan saksama. 2 Tiba-tiba datanglah seorang yang sakit busung air berdiri di hadapan-Nya. 3 Lalu Yesus berkata kepada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi itu, kata-Nya: "Diperbolehkankah menyembuhkan orang pada hari Sabat atau tidak?" 4 Mereka itu diam semuanya. Lalu Ia memegang tangan orang sakit itu dan menyembuhkannya dan menyuruhnya pergi. 5 Kemudian Ia berkata kepada mereka: "Siapakah di antara kamu yang tidak segera menarik ke luar anaknya atau lembunya kalau terperosok ke dalam sebuah sumur, meskipun pada hari Sabat?" 6 Mereka tidak sanggup membantah-Nya.
Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus
Renungan
"Inilah doaku, semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian, sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus, penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah" (Flp 1:9-11). "Memilih apa yang baik" di antara yang jahat dan baik kiranya mudah. Sebaliknya, jika kita harus memilih salah satu dari dua hal yang tampak sama-sama baik, pastilah lebih sulit. Dalam hidup sehari-hari, kita sering menghadapi kasus-kasus macam itu: harus memilih salah satu dari dua hal yang tampak sama-sama baik.
Menaati peraturan hari Sabat atau menyembuhkan orang sakit merupakan kisah yang disuguhkan Yesus kepada kita pada hari ini. Yesus memilih menyembuhkan orang sakit demi keselamatan dan kebahagiaan si penderita sakit. Dari kisah ini, kiranya kita memperoleh pedoman dalam memilih, yaitu keselamatan jiwa'. Jika kita menghadapi aneka pilihan yang tampak sama, cermati dan perhatikan mana yang lebih banyak mendatangkan keselamatan jiwa. Hal yang lebih banyak mendatangkan keselamatan jiwalah yang kita pilih, meskipun pilihan tersebut mengandung risiko yang berat, bahkan mengancam keselamatan jiwa kita sendiri. Sebab "keselamatan jiwa" itulah yang menjadi tolok ukur atau pedoman keberhasilan kita dalam menjalankan pangilan Allah di dunia ini.
"Jiwa Kristus, sucikanlah aku. Tubuh Kristus, selamatkan daku. Darah Kristus, puaskan daku. Air dari lambung Kristus, bersihkan daku. Sengsara Kristus, kuatkan daku. Yesus yang manis, dengarkan daku. Dalam luka-luka-Mu, sembunyikan daku. Jangan Kaubiarkan terpisah dari pada-Mu. Melawan musuh durhaka, belalah aku. Di saat ajal, panggillah aku. Suruhlah aku datang pada-Mu, agar bersama orang kudus memuja-Mu sepanjang segala abad. Amin." (St. Ignatius Loyola)
Ziarah Batin Renungan dan catatan harian
|
|
|
October 31, 2008, 15:36
|
#187
|
|
\()")/
Join Date: Jun 2008
Posts: 55,320
WebPoint: 0 GaulPoint: 17177
|
Sabtu, 01 November 2008
Hari Raya Semua Orang Kudus
Bacaan Pertama
Pembacaan dari Kitab Wahyu (7:2-4.9-14)
"Aku melihat suatu kumpulan besar orang banyak yang tak terhitung jumlahnya, mereka terdiri dari segala bangsa, suku, kaum dan bahasa."
2 Aku, Yohanes melihat seorang malaikat lain muncul dari tempat matahari terbit. Ia membawa meterai Allah yang hidup; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada keempat malaikat yang ditugaskan untuk merusakkan bumi dan laut, 3 katanya: "Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!" 4 Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel. 9 Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka. 10 Dan dengan suara nyaring mereka berseru: "Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!" 11 Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua-tua dan keempat makhluk itu; mereka tersungkur di hadapan takhta itu dan menyembah Allah, 12 sambil berkata: "Amin! puji-pujian dan kemuliaan, dan hikmat dan syukur, dan hormat dan kekuasaan dan kekuatan bagi Allah kita sampai selama-lamanya! Amin!" 13 Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku: "Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?" 14 Maka kataku kepadanya: "Tuanku, tuan mengetahuinya." Lalu ia berkata kepadaku: "Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.
L. Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur Kepada Allah
Mazmur Tanggapan PS. 841
Refr. Berbahagialah yang mendiami rumah Tuhan
1.Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya, jagat dan semua yang diam di dalamnya. Sebab Dialah yang mendasarkan bumi di atas lautan, dan menegakkannya di atas sungai-sungai.
2.Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus? Orang-orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan diri kepada penipuan.
3.Dialah yang akan menerima berkat dari Tuhan dan keadilan dari Allah, penyelamatnya. Itulah angkatan orang-orang yang mencari Tuhan, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub.
Bacaan Kedua
Pembacaan dari Surat Pertama Yohanes (3:1-3)
"Kita akan melihat Kristus dalam keadaan-Nya yang sebenarnya."
1 Saudara-saudaraku terkasih, lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia. 2 Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya. 3 Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.
Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.
Bait Pengantar Injil
Refr. Alleluya
Datanglah pada-Ku, kamu semua yang letih dan berbeban berat. Aku akan membuat kamu lega.
Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (5:1-12a)
"Bersukacita dan bergembiralah karena besarlah ganjaranmu di surga."
1 Sekali peristiwa, ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. 2 Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: 3 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. 4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. 5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. 6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. 7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. 8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. 9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. 10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. 11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. 12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga.
I. Inilah Injil Tuhan kita!
U.Sabda-Mu sungguh mengagumkan!
Renungan
Tanggal 1 November kita merayakan pesta Semua Orang Kudus dan kita akan terus merayakan pestanya sepanjang bulan November. Pikirkan tentang semua orang kudus yang kalian ketahui. Mungkin kalian juga mempunyai seorang nenek atau kakek yang baik hati yang telah meninggal dunia. Jika mereka berada di surga, berarti mereka juga termasuk orang kudus, dan November adalah bulan yang khusus bagi mereka! Kita menghormati semua orang kudus: pria, wanita, dan anak-anak yang mengenal, mencintai dan melayani Tuhan selama di dunia dan kini telah pergi untuk menerima hadiah abadi dalam rumah mereka yang sebenarnya. Semua orang kudus di surga berdoa bagi kita dan mendorong kita untuk menjadi kudus juga, supaya kelak kita semua dapat berkumpul di surga.
Setiap orang beriman dipanggil menjadi anak-anak Allah. Menjadi orang yang memperoleh kasih karunia dari Allah. Karunia itu sudah bisa dinikmati mulai sekarang ini, namun kesempurnaannya akan terjadi di masa yang akan datang.
|
|
|
October 31, 2008, 15:40
|
#188
|
|
\()")/
Join Date: Jun 2008
Posts: 55,320
WebPoint: 0 GaulPoint: 17177
|
Renungan Hari Raya Semua Orang Kudus-bagian 1
Saudara-saudari terkasih yang dicintai oleh Tuhan,
Pada hari raya semua orang Kudus tahun ini dibacakan Mat 5:1-12a yang lazim dikenal sebagai kumpulan Sabda Bahagia. Di situ terasa dilambungkan harapan jauh ke depan tanpa meninggalkan kehidupan yang dialami sehari-hari. Di situ didapati delapan Sabda Bahagia yang ditujukan kepada semua orang (ay. 3-10) serta satu Sabda Bahagia yang khusus diucapkan bagi para murid (ay. 11) dan dilanjutkan dengan seruan agar mereka tetap bersuka cita (ay. 12a).
Disebutkan dalam ay. 1-2, ketika Yesus melihat orang banyak, ia naik ke bukit dan mengajar agar para pendengarnya semakin memahami diri mereka. Sabda Bahagia juga dapat membantu kita membaca pengalaman kita sekarang ini juga.
"BERBAHAGIALAH!"
Tiga Sabda Bahagia yang pertama (Mat 5:3-5) menegaskan bahwa orang dapat disebut berbahagia karena tumpuan harapan dalam hidupnya ialah Tuhan sendiri. Gagasan "miskin" dalam ay. 3 ialah kebersahajaan batin, oleh karenanya diberi penjelasan "di hadapan Allah". Dapat dicatat, penjelasan tambahan itu tidak terdapat di dalam Sabda Bahagia menurut Luk 6:20 karena yang ditekankan Lukas ialah orang yang betul-betul yang kekurangan secara material, orang yang tak bisa mencukupi kebutuhan hidup yang kini diperhatikan oleh para pengikut Yesus yang bersedia berbagi keberuntungan dengan mereka. Kemudian ay. 4 menyebut berbahagia orang yang "berduka cita", maksudnya orang yang hanya akan dapat terhibur oleh kesadaran bahwa Tuhan tetap berada di dekat kendati orang mengalami kesulitan. Termasuk di sini sikap tidak berpihak pada kekerasan yang terungkap dalam ay. 5 sebagai "lemah lembut".
Selanjutnya ada dua Sabda Bahagia lain (Mat 5: 6 dan 8) yang menyebut keinginan untuk menjalankan kehendak Tuhan sebagai hal yang membahagiakan, seperti terungkap dalam ay. 6 sebagai yang "lapar dan haus akan hal yang lurus" dan dalam ay. 8 sebagai yang "berhati bersih". Ungkapan terakhir ini dipetik dari gaya bahasa Ibrani (lihat misalnya Mzm 24:4) dan artinya ialah mampu berpikir secara jernih, berbudi wening. Orang yang demikian ini tidak gampang dipengaruhi keinginan-keinginan yang menjauhkannya dari Tuhan. Jadi bukan sekedar ajaran agar menjauhi nafsu-nafsu yang biasanya disebut kotor.
Dua Sabda Bahagia berikutnya (Mat 5: 7 dan 9) menegaskan bahwa upaya menghadirkan Tuhan kepada sesama menjadi kegiatan yang mendatangkan kebahagiaan. Upaya ini ditegaskan dalam ay. 7 sebagai "berbelaskasihan" dan dalam ay. 9 sebagai "pencinta damai". Hasrat menghadirkan kebaikan Tuhan kepada orang lain ini karena orang sadar akan perlunya saling mendukung dan sikap pendamai.
Tidak disangkal adanya kesulitan, seperti jelas dari Mat 5:10-12. Dalam Sabda Bahagia yang kedelapan, orang yang nyata-nyata hidup dalam kerangka di atas sering menderita dimusuhi, "dikejar-kejar karena bertindak lurus" (ay. 10). Akhirnya secara khusus kepada murid-muridnya Yesus menambahkan Sabda Bahagia yang kesembilan, yakni yang menyangkut pengalaman dimusuhi orang karena menjadi muridnya (ay. 11). Pengharapan mereka dibesarkan (ay. 12a "bersuka citalah karena besar pahalamu di surga").
Tiap pengalaman di atas dapat dihayati semua orang yang memberi ruang bagi Yang Ilahi. Dapat pula dikatakan pengalaman ini juga melampaui batas-batas agama. Mereka yang mendalami makna Sabda Bahagia dapat semakin mengenali liku-liku kehidupan rohani dan pergulatan di dalamnya. Hidup yang terarah kepada Yang Ilahi itu membawa kebahagiaan. Di situlah ditemukan makna "berbahagia".
SABDA BAHAGIA DALAM INJIL
Sabda Bahagia disampaikan Matius sebagai pembukaan khotbah panjang Yesus dalam Mat 5-7. Ada lima rangkaian khotbah seperti itu, yakni Mat 5-7 (Khotbah di Bukit); 10 (pedoman hidup bagi pewarta Kerajaan Surga); 13 (penjelasan mengenai Kerajaan Surga); 18 (pengajaran bagi para murid dalam hidup bersama); 23-25 (uraian di Bukit Zaitun tentang kedatangan Kerajaan Surga pada akhir zaman). Di antara kumpulan yang satu dengan yang berikutnya ditaruh kisah mengenai tindakan Yesus, mukjizat dan peristiwa-peristiwa dalam kehidupan para murid.
Kelima kumpulan itu tersusun dengan cara yang unik. Yang terakhir berlatarkan pengajaran di bukit Zaitun. Latar ini mengingatkan pada kumpulan pertama yang berlatarkan sebuah bukit pula. Tentang ini akan dibicarakan lebih lanjut. Kemudian kumpulan keempat, yakni yang menyangkut kehidupan para murid, erat berhubungan dengan yang kedua, yakni pedoman hidup bagi para murid-murid Yesus yang akan meneruskan menjadi pewarta Kerajaan Surga. Kumpulan ketiga menyoroti Kerajaan Surga, warta paling pokok yang dibawakan Yesus. Penyusunan secara "konsentrik" seperti ini dapat menjadi pegangan mendalami masing-masing kumpulan itu. Demi mudahnya, kumpulan yang pertama (Mat 5-7) sebaiknya dilihat dalam hubungannya dengan warta pokok, yakni Kerajaan Surga (Mat 13) dan apa kenyataannya yang penuh nanti pada akhir zaman (Mat 23-25). Dan dengan demikian para murid akan siap menghayati pedoman hidup secara orang-perorangan (Mat 10) maupun dalam kebersamaan (Mat 18).
Upaya mendalami Sabda Bahagia sebagai pembukaan kumpulan yang pertama dapat menciptakan hubungan guru-murid dengan Yesus. Dan bila terjadi orang akan merasa tertuntun mendekat kepada kenyataan hadirnya Yang Ilahi di antara manusia juga. Hubungan ini akan mendekatkan orang pada kenyataan Kerajaan Surga di dunia dan kepenuhannya kelak di akhir zaman. Dengan demikian dapat juga menjadi pangkal berharap ikut menikmati kenyataan itu.
MENGAJAR DI SEBUAH BUKIT
Injil Matius ditulis bagi orang-orang yang mengenal akrab alam pikiran Perjanjian Lama. Intinya, yakni diturunkannya Taurat kepada Musa di Sinai. Bagi umat Perjanjian Lama, Taurat berisi ajaran kehidupan dalam bentuk pedoman, petunjuk, tatacara ibadat, hukum yang bila dijalani dengan jujur dan ikhlas akan membuat mereka menjadi dekat pada Tuhan dan menjadi umat yang dilindungiNya. Dengan latar inilah Matius mengisyaratkan kepada pembacanya bahwa Yesus kini menjalankan peran Musa. Yesus membawakan petunjuk, ajaran, kebijaksanaan yang bila dihayati akan membuat orang menjadi bagian dari umat yang baru pewaris Kerajaan Surga.
Memang ada beberapa perbedaan mencolok di antara penampilan Musa dan Yesus. Di Sinai dulu Musa sedemikian jauh. Awan meliputi pucuk gunung tempat Musa memperoleh Firman ilahi. Tak ada yang berani mendekat karena kebesaran ilahi sedemikian menggentarkan. Sekarang Yesus tampil sebagai tokoh yang dekat dengan orang banyak. Matius memang sengaja menampilkannya sebagai kenyataan dari "Tuhan menyertai kita" - Imanuel. Kini bukan lagi awan yang menggentarkan, melainkan kemanusiaan Yesus-lah yang menyelubungi kebesaran ilahi sehingga orang banyak dapat datang mendekat. Tempat pengajaran diturunkan tidak lagi digambarkan sebagai gunung yang tinggi yang hanya bisa didaki Musa sendirian. Bukit tempat menyampaikan pengajarannya terjangkau oleh orang banyak dan bahkan mereka dapat langsung mendengarkannya. Bagaimanapun juga, tetap ditegaskan, tempat yang mudah tercapai ini menjadi tempat keramat juga, seperti puncak Sinai dulu. Namun kekeramatan yang dekat - bukan yang sulit terjangkau. Nanti menjelang akhir kehidupannya, Yesus masih memberi pengajaran kepada murid-muridnya di sebuah bukit pula, di bukit Zaitun. Kita boleh ingat akan Musa di gunung Nebo, memandang ke barat ke Tanah Terjanji. Ia sendiri tidak akan memasukinya. Yosua-lah yang akan memimpin umat ke sana. Peristiwa ini besar maknanya bagi pembaca Injil Matius. Nama Yesus dalam bentuk Ibraninya sama persis dengan nama Yosua penerus Musa tadi. Dengan demikian disarankan bahwa Yesus bakal memimpin orang banyak memasuki negeri baru yang dijanjikan, yakni Kerajaan Surga.
|
|
|
October 31, 2008, 15:43
|
#189
|
|
\()")/
Join Date: Jun 2008
Posts: 55,320
WebPoint: 0 GaulPoint: 17177
|
Renungan Hari Raya Semua Orang Kudus-bagian 2
WARTA SABDA BAHAGIA
Sabda Bahagia dalam Injil menggambarkan apa yang nyata-nyata dialami dan terjadi di antara orang-orang yang hidup mengikuti Yesus, bukan mengajarkan hal-hal yang mesti dilakukan. Dengan perkataan lain, Sabda Bahagia itu sifatnya deskriptif, bukan preskriptif. Beberapa contoh lain dari Sabda Bahagia selain yang sedang dibicarakan ialah Mzm 1:1; 32:1-2; 144:15; Mat 11:6; 13:16; 16:17; Luk 6:20; 11:28; 12:37; Yoh 20:29; 1 Pet 4:14. Sabda Bahagia bukanlah kata-kata yang memiliki daya untuk mengadakan sesuatu, seperti "berkat", juga bukan serangkai resep hidup bahagia. Sabda Bahagia menunjukkan apa yang terjadi bila orang berada dalam keadaan yang digambarkan di situ. Pendengar diajak memikirkan lebih lanjut dan mengambil sikap-sikap baru. Dengan demikian Sabda Bahagia bukan mengajarkan "yang itu-itu" saja. Sabda itu tetap menyapa.
Sabda Bahagia sebaiknya juga dibaca dengan menengok ke depan, yakni ke pengajaran Yesus mengenai Penghakiman Terakhir dalam Mat 25:31-46. Kedua bahan ini membingkai seluruh pengajaran Yesus. Kedua-duanya diberikan pada sebuah bukit. Kedua-duanya membicarakan siapa-siapa yang bakal memiliki Kerajaan Surga, yang dapat memasuki kebahagiaan kekal. Dalam Mat 25:35-36 ditegaskan bahwa berbuat baik kepada sesama berarti berbuat baik kepada Tuhan sendiri. Yesus memanusiakan gambaran Penghakiman Terakhir. Diajarkan bagaimana orang bisa mengerti bahwa yang dikerjakan bagi sesama nanti dijadikan batu uji masuk surga. Kebijaksanaan dan akal sehat menjadi penuntun yang baik ke arah pertanggungjawaban terakhir nanti. Orang dihimbau sejak kini agar nanti bisa mengatakan kita juga telah memperkaya Tuhan dan telah berbuat baik kepadaNya. Sabda Bahagia menggambarkan keadaan batin dan sikap hidup mereka yang nanti pada akhir zaman akan dapat mengatakan bahwa telah berbuat banyak bagi sesama. Dan Tuhan akan mengatakan itu semua dikerjakan bagiNya. Mereka yang demikian akan betul-betul dapat disebut "Berbahagia"!
Salam hangat,
Agustinus Gianto,SJ
www.mirifica.net
|
|
|
November 01, 2008, 14:56
|
#190
|
|
\()")/
Join Date: Jun 2008
Posts: 55,320
WebPoint: 0 GaulPoint: 17177
|
Peringatan Arwah Semua Orang Beriman
Sabtu-Minggu, 01-02 November 2008
"Hari ini, Engkau akan bersama-Ku di Firdaus."
Doa Renungan
Allah yang mahakuasa dan kekal, asal dan tujuan semua yang hidup, hari ini, bersama semua umat beriman, dan bersama orang-orang yang kami kasihi dan sudah mendahului kami, kami nyatakan iman kami akan kebangkitan. Hanya dalam Yesuslah, kami menemukan hidup sejati. Hanya dengan bantuan-Nya, kami tahan dalam gelap dan derita, karena percaya akan mampu mengalahkan segala kuasa jahat untuk akhirnya hidup abadi dalam kebangkitan. Dialah yang membuat hidup kami menjadi bermakna, kini dan selama-lamanya.
Amin.
Bacaan Pertama
Pembacaan dari Kitab Kedua Makabe (12:43-46)
"Kami yakin bahwa orang yang meninggal dengan saleh akan menerima pahala yang indah."
Kemudian dikumpulkannya uang di tengah-tengah pasukan. Lebih kurang dua ribu dirham perak dikirimkannya ke Yerusalem untuk mempersembahkan korban penghapus dosa. Ini sungguh suatu perbuatan yang sangat baik dan tepat, oleh karena Yudas memikirkan kebangkitan. Sebab jika tidak menaruh harapan bahwa orang-orang yang gugur itu akan bangkit, niscaya percuma dan hampalah mendoakan orang-orang mati. Lagipula Yudas ingat bahwa tersedialah pahala yang amat indah bagi sekalian orang yang meninggal dengan saleh. Ini sungguh suatu pikiran yang mursid dan saleh. Dari sebab itu maka disuruhnyalah mengadakan korban penebus salah untuk semua orang yang sudah mati itu, supaya mereka dilepaskan dari dosa mereka. Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan PS. 801
Ref. Aku percaya kepada-Mu, Tuhanlah pengharapanku. Tuhan, pada-Mu kuberserah, dan mengharap kerahiman-Mu.
1. Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan. Tuhan dengarkanlah suaraku! Biarlah terlinga-Mu menaruh perhatian, kepada suara permohonanku.
2. Jika Engkau mengingat-ingat kesalahan, ya Tuhan, siapakah yang dapat tahan? Tetapi pada-Mu ada pengampunan, maka orang-orang takwa kepada-Mu.
3. Aku menanti-nantikan Tuhan, jiwaku menanti-nanti dan aku mengharapkan firman-Nya. Jiwaku mengharapkan Tuhan, lebih daripada pengawal mengharapkan pagi.
Bacaan Kedua
Pembacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada umat di Korintus (4:14-5:1)
"Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di surga bagi kita."
14 Saudara-saudara, kami tahu, bahwa Ia, yang telah membangkitkan Tuhan Yesus, akan membangkitkan kami juga bersama-sama dengan Yesus. Dan Ia akan menghadapkan kami bersama-sama dengan kamu kepada diri-Nya. 15 Sebab semuanya itu terjadi oleh karena kamu, supaya kasih karunia, yang semakin besar berhubung dengan semakin banyaknya orang yang menjadi percaya, menyebabkan semakin melimpahnya ucapan syukur bagi kemuliaan Allah. 16 Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. 17 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami. 18 Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. 1 Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di surga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia.
Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.
Bait Pengantar Injil PS. 965
Refr. Terpujilah Kristus Tuhan Raja, mulia dan kekal.
Ayat. Akulah yang memberi hidup dan membangkitkan orang mati, orang yang percaya kepada--Ku akan hidup, walaupun sudah mati.
Bacaan Injil Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (23:33.39-43)
"Hari ini juga Engkau akan bersama-sama Aku di dalam Firdaus."
33 Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kanan-Nya dan yang lain di sebelah kiri-Nya. 39 Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: "Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!" 40 Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama? 41 Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah." 42 Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja." 43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."
Inilah Injil Tuhan kita.
Sabda-Mu sungguh mengagumkan!
Renungan
Bulan Nopember, bulan kesebelas, kedua terakhir dari susunan kalender tahunan kita, selalu dipersembahkan untuk mendoakan arwah-arwah dari semua orang beriman yang sudah dipanggil menghadap Tuhan. Terlebih lagi, tanggal 2 November sudah menjadi hari khusus doa untuk arwah orang beriman. Kebiasaan/tradisi doa arwah ini sudah dilakukan oleh Gereja sejak ditetapkan dalam Konsili Firenze (tahun 1439) dan Konsili Trente (tahun 1563). Bahkan Konstitusi Dogmatis tentang Gereja dari Konsili Vatikan II (tahun 1965) dengan tandas menyatakan: Karena sangat mengakui persatuan seluruh Tubuh Mistik Kristus, maka Gereja musafir sejak zaman dini agama Kristen, merayakan peringatan orang-orang mati dengan amat khidmat dan karena suci serta bermanfaat. Anggapan: berdoa untuk orang yang sudah meninggal agar dibebaskan dari dosa-dosanya (2 Mak 12:46), maka Gereja juga memanjatkan doa permohonan bagi mereka (LG 50).
Ayat terakhir dari bacaan pertama hari minggu ini yang jatuh pada hari Minggu pertama bulan ini justru yang dikutipkan oleh dokumen penting dari konsili Vatikan II tadi sebagai salah satu dasar alkitabiah untuk memohonkan pengampunan dosa terutama lewat Ekaristi untuk mereka yang sudah wafat. Bacaan kedua membawa suatu peringatan iman dari St. Paulus tentang kenyataan hidup duniawi ini. Jangan kita hidup meraup segala kemungkinan dan kenikmatan seakan dunia ini milik kita dan kita akan tetap selamanya ada di atas dunia ini. Baiklah kita sadar, demikian nasihat St. Paulus, bahwa: Kemah dunia ini akan dibongkar (2Kor 5:1a), jadi kita harus berjuang untuk masuk ke dalam tempat kediaman di sorga, suatu tempat kediaman yang kekal (2kor 5:1b). Dan selagi kita masih di kemah dunia, kita pun wajib berdoa buat mereka yang sudah mendahului kita agar diizinkan masuk ke kediaman kekal itu. Doa-doa kita diarahkan kepada Yesus Sang Tersalib karena Dia pasti mendengarkan doa, mengampuni dosa dan yang berkuasa memberi tempat dalam kemah kekal, yaitu surga yang abadi. Kisah Injil sangat meneguhkan, karena pendosa yang disalibkan itu ternyata menerima pengampunan dan langsung dijamin tempat di surga, Firdaus yang kekal. Marilah kita dengan iman mendoakan semua sanak kerabat kita agar diampuni dosa dan diterima dalam hidup abadi di surga yang kekal. (Romo John Lefteuw MSC)
|
|
|
November 02, 2008, 15:01
|
#191
|
|
\()")/
Join Date: Jun 2008
Posts: 55,320
WebPoint: 0 GaulPoint: 17177
|
Bacaan Kitab Suci
03-09 November 2008
03.Senin....,Hari Biasa
..................Flp 2:1-4;Mzm 131:1.2.3; Luk 14:12-14
04.Selasa..,Pw. S. Karolus Barromeus
..................Flp 2:5-11;Mzm 22:26b-27.28-30a.31-32; Luk 14:15-24
05.Rabu....,Hari Biasa
..................Flp 2:12-18;Mzm 27:1.4.13-14; Luk 14:25-33
06.Kamis...,Hari Biasa
..................Flp 3:3-8a;Mzm 105:2-3.4-5.6-7;Luk 15:1-10
07.Jumat...,Hari Biasa
..................Flp 3:17-4:1;Mzm 122:1-2.3-4a.4b-5;Luk 16:1-8
08.Sabtu....Hari Biasa
..................Flp 4:10-19; Mzm 11:1-2.5-6.8a.9;Luk 16:9-15
09.Minggu..,HARI MINGGU BIASA XXXII/ PESTA PEMBERKATAN GEREJA BASILIK LATERAN ..................Yeh 47:1-2,8,9,12; Mzm 46:2-3,5-6,8-9; 1 Kor 3:9b-11,6-17; Yoh 2:13-22
|
|
|
November 02, 2008, 15:26
|
#192
|
|
\()")/
Join Date: Jun 2008
Posts: 55,320
WebPoint: 0 GaulPoint: 17177
|
Senin, 03 November 2008
Hari Biasa
Bacaan Pertama
Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Filipi (2:1-4)
"Lengkapilah sukacitaku, hendaklah kamu sehati sepikir."
1 Saudara-saudara, dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, 2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, 3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; 4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.
Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
Ref. Tuhan, lindungilah aku dalam damai-Mu(Mzm 131:1.2.3)
1. Tuhan, aku tidak tinggi hati, dan tidak memandang dengan sombong; aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu besar atau hal-hal yang terlalu ajaib bagiku.
2. Sungguh, aku telah menenangkan dan mendirikan jiwaku, seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya, ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku.
3. Berharaplah kepada Tuhan, hai Israel, dari sekarang sampai selama-lamanya.
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat.Jika kalian tetap dalam firman-Ku, kalian benar-benar murid-Ku, dan kalian akan mengetahui kebenaran.
Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 14:12-14
"Janganlah mengundang sahabat-sahabatmu, melainkan undanglah orang-orang miskin dan cacat."
12 Yesus bersabda kepada orang Farisi yang mengundang Dia makan: "Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapat balasnya. 13 Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta. 14 Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar."
Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus.
Renungan
Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus mengajak kita supaya memperhatikan orang lemah, cacat, dan yang tersingkir. mengusik relasi kita dengan sesama yang seringkali bersyarat dan tidak tulus. Yesus menghendaki kita membangun relasi atas dasar kasih. Dengan kasih, orang tidak memilih-milih relasi, tetapi mau turun status untuk menyapa orang-orang yang secara sosial ekonomi kurang beruntung. Sedangkan dalam bacaan pertama ditekankan agar umat beriman hidup rukun, sehati dan sesuara dalam mengakui iman mereka dalam kehidupan. Setiap orang harus memikirkan kepentingan bersama, bukan hanya kepentingannya sendiri.
Ya Bapa, ajarilah aku mengasihi-Mu. Amin.
|
|
|
November 03, 2008, 16:10
|
#193
|
|
\()")/
Join Date: Jun 2008
Posts: 55,320
WebPoint: 0 GaulPoint: 17177
|
Selasa, 04 November 2008
Pw. S. Karolus Barromeus
Doa Renungan
Allah Bapa yang mahabaik, kami bersyukur atas hari yang baru ini. Terima kasih pula ya Bapa atas keteladanan St. Karolus Borromeus yang mau hidup tidak hanya untuk membahagiakan diri sendiri tetapi juga mau berkorban bagi orang lain dan hidup sederhana. Semua ini kami sampaikan kepada-Mu demi Kristus Tuhan pengantara kami. Amin.
Bacaan Pertama
Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Filipi (2:5-11)
"Yesus telah merendahkan diri, maka Ia diagungkan oleh Allah."
5 Saudara-saudara, hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. 8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. 9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!
Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah
Mazmur Tanggapan
Ref. Aku melambungkan puji-pujian di tengah jemaat yang besar, ya Tuhan.
(Mzm 22:26b-27.28-30a.31-32)
1. Nazarku akan kubayar di depan orang-orang yang takwa. Orang miskin akan makan sampai kenyang, orang yang mencari Tuhan akan memuji-muji Dia; biarlah hati mereka hidup untuk selamanya!
2. Segala ujung bumi akan menjadi sadar, lalu berbalik kepada Tuhan; segala rumpun bangsa akan sujud menyembah di hadapan-Nya. Sebab Tuhanlah yang empunya kerajaan. Dialah yang memerintah atas bangsa-bangsa. Ya, kepada-Nya akan sujud menyembah: semua orang sombong di bumi.
3. Dan aku akan hidup bagi Tuhan, anak cucuku akan beribadah kepada-Nya. Mereka akan menceritakan hal-ikhwal Tuhan kepada angkatan yang akan datang. Dan menuturkan keadilan-Nya kepada bangsa yang akan lahir nanti. Semua itu telah dikerjakan oleh Tuhan.
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat.Datanglah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (14:15-24)
"Pergilah ke semua jalan dan persimpangan dan paksalah orang-orang yang ada di situ masuk, karena rumahku harus penuh."
15 Pada waktu itu Yesus diundang makan oleh seorang Farisi. Sementara perjamuan
berlangsung, seorang dari tamu-tamu berkata kepada Yesus, "Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Allah." 16 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang. 17 Menjelang perjamuan itu dimulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan: Marilah, sebab segala sesuatu sudah siap. 18 Tetapi mereka bersama-sama meminta maaf. Yang pertama berkata kepadanya: Aku telah membeli ladang dan aku harus pergi melihatnya; aku minta dimaafkan. 19 Yang lain berkata: Aku telah membeli lima pasang lembu kebiri dan aku harus pergi mencobanya; aku minta dimaafkan. 20 Yang lain lagi berkata: Aku baru kawin dan karena itu aku tidak dapat datang. 21 Maka kembalilah hamba itu dan menyampaikan semuanya itu kepada tuannya. Lalu murkalah tuan rumah itu dan berkata kepada hambanya: Pergilah dengan segera ke segala jalan dan lorong kota dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan orang-orang cacat dan orang-orang buta dan orang-orang lumpuh. 22 Kemudian hamba itu melaporkan: Tuan, apa yang tuan perintahkan itu sudah dilaksanakan, tetapi sekalipun demikian masih ada tempat. 23 Lalu kata tuan itu kepada hambanya: Pergilah ke semua jalan dan lintasan dan paksalah orang-orang, yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh. 24 Sebab Aku berkata kepadamu: Tidak ada seorangpun dari orang-orang yang telah diundang itu akan menikmati jamuan-Ku."
Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus.
Renungan
Hidup bersama berarti berpikir dan berperasaan seperti Kristus. Kristus yang solider dengan manusia, tidak mempertahankan apa yang ada pada diri-Nya, melainkan memberikan seluruh hidup-Nya bagi manusia. Salib menjadi tanda solidaritas Yesus yang paling nyata dengan kehidupan manusia.
Allah menawarkan keselamatan-Nya kepada semua orang, namun banyak yang menolak tawaran dan undangan-Nya. Untuk memperoleh rahmat keselamatan memang dibutuhkan kesanggupan dari pihak manusia dan berani meninggalkan segala alasan yang ada.
Yesus menceritakan sebuah perumpamaan mengenai orang-orang yang menganggap enteng undangan Allah dan karena keteledoran mereka kehilangan haknya untuk ikut berpesta, bahkan tempat mereka digantikan oleh orang lain. Apa tanggapanku terhadap undangan Yesus?
"Menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus." (Fil 2:5)
Renungan Ruah
|
|
|
November 04, 2008, 14:49
|
#194
|
|
\()")/
Join Date: Jun 2008
Posts: 55,320
WebPoint: 0 GaulPoint: 17177
|
Rabu, 05 November 2008
Hari Biasa
Bacaan Pertama
Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Filipi (2:12-18)
"Kerjakanlah keselamatanmu, Allahlah yang mengerjakan dalam dirimu, baik kemauan maupun pelaksanaan."
12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, 13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya. 14 Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, 15 supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia, 16 sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah. 17 Tetapi sekalipun darahku dicurahkan pada korban dan ibadah imanmu, aku bersukacita dan aku bersukacita dengan kamu sekalian. 18 Dan kamu juga harus bersukacita demikian dan bersukacitalah dengan aku.
Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
Ref. Tuhan adalah terang dan keselamatanku.
(Mzm 27:1.4.13-14)
1. Tuhan adalah terang dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gentar?
2. Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, satu inilah yang kuingini: diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan, dan menikmati bait-Nya.
3. Sungguh, aku percaya akan melihat kebaikan Tuhan di negeri orang-orang yang hidup! Nantikanlah Tuhan! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah Tuhan.
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat.Berbahagialah kamu, bila dinista karena nama Kristus, sebab Roh Allah ada padamu.
Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (14:25-33)
"Yang tidak melepaskan diri dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku."
25 Pada suatu kali banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. Sambil berpaling Ia berkata kepada mereka: 26 "Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. 27 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. 28 Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu? 29 Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia, 30 sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikannya. 31 Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang? 32 Jikalau tidak, ia akan mengirim utusan selama musuh itu masih jauh untuk menanyakan syarat-syarat perdamaian. 33 Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.
Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus.
Renungan
Yesus mengajukan persyaratan tegas dan jelas untuk mengikuti Dia. "... tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku." Semiskin apa pun seseorang, dia tetap saja memiliki sesuatu: baik orang-orang kecintaanya maupun hidupnya sendiri. Pada waktunya, orang harus menentukan sikapnya: orang harus melepaskan dirinya dari semua itu dan mengikuti Yesus, atau mempertahankan ikatan dengan segala miliknya dan tidak mengikut Yesus. Pilihan ini meminta komitmen yang tegas, seperti memikul salib, sebab salib adalah tanda pengabdian total.
Keputusan untuk mengikuti Yesus adalah pilihan pribadi. Orang yang mau ikut Yesus tidak bisa hanya ikut-ikutan saja (asalkan banyak dan berduyun-duyun), melainkan harus menerima tanpa kompromi persyaratan yang diajukan oleh Yesus itu. Orang yang mengikuti Yesus tidak cukup hanya bermodalkan kemauan, melainkan harus terus-menerus mengadakan perhitungan yang matang tentang kekuatan dan kerapuhan yang dimilikinya, dan menentukan sikap dan tindakan yang sepadan dengan tuntutan Sang Guru.
Ya Tuhan, ajarilah aku untuk menanggalkan dan meninggalkan segala yang tidak perlu dalam mengikuti Engkau. Bantulah aku untuk memikul salibku dengan setia. Amin.
Ziarah Batin, Renungan dan Catatan Harian
|
|
|
November 05, 2008, 13:55
|
#195
|
|
\()")/
Join Date: Jun 2008
Posts: 55,320
WebPoint: 0 GaulPoint: 17177
|
Kamis, 06 November 2008
Hari Biasa
Kasih Allah sungguh nyata dalam hidup Yesus. Dia datang untuk mencari mereka yang berdosa, mereka yang hilang. Bahkan Dia tidak mau kehilangan satu pun manusia yang dikasihi-Nya.
Bacaan Pertama
Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Filipi (3:3-8a)
"Apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap merugikan karena Kristus."
3 Saudara-saudari, karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. 4 Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku lebih lagi: 5 disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi, 6 tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat. 7 Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. 8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya.
Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
Refr. Biarlah bersukahati orang-orang yang mencari Tuhan.
(Mzm 105:2-3.4-5.6-7)
1.Bernyanyilah bagi Tuhan, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib! Bermegahlah dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari Tuhan.
2 .Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mukjizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-nya.
3. Hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, pilihan-Nya! Dialah Tuhan, Allah kita, ketetapan-Nya berlaku di seluruh bumi.
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat.Datanglah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (15:1-10)
"Akan ada sukacita di surga karena satu orang berdosa yang bertobat."
1 Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. 2 Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: "Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka." 3 Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: 4 "Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? 5 Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira; 6 dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetanggan serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan. 7 Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan." 8 "Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya? 9 Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan. 10 Aku berkata kepaadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat."
Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus.
Renungan
Tuhan mencintai manusia secara istimewa. Dia tidak sudi manusia menjauhkan diri dari-Nya, apalagi kalau manusia memalingkan diri dari Dia dengan berbuat dosa. Dia datang menghampiri pendosa dan menawarkan rahmat pertobatan.
Pertobatan itu indah karena merupakan kebutuhan utama kita sebagai manusia yang lemah. Itu menu utama yang harus kita santap kalau kita mau menjadi Anak Allah. Itu jalan satu-satunya untuk kembali ke dalam pangkuan kasih Allah. Pertobatan itu menghidupkan kembali semangat perjuangan tulen kita sebagai anak-anak Allah, agar hidup kita menjadi lebih hidup. Pertobatan itu sekaligus membahagiakan kita karena kita dibebaskan dari jeritan rasa bersalah yang terus mengusik sanubari, dan akhirnya membuat batin kita tenang.
Tuhan selalu mencari pendosa untuk bertobat sesegera mungkin dan seefektif mungkin. Jangan kita mengulur-ulur waktu untuk bertobat. Sebab sukacita di surga menjadi lengkap kalau kita bertobat, pada saat ini juga.
Ya Tuhan, bangkitkanlah dalam diriku rasa lapar dan haus akan pertobatan, agar dalam perjuangan ini aku selalu merasakan tawaran rahmat-Mu yang menyembuhkan. Amin.
Ziarah Batin, Renungan dan Catatan Harian
Last edited by -glenX-; November 06, 2008 at 01:31.
|
|
|
|
Tags
|
berkat, damai sejahtera, ekaristi, firman tuhan, hidup damai, injil, inspirasi, kasih, keajaiban karya allah, kebangkitan, kehendak allah, kemerdekaan hati, kerajaan allah, komitmen, kuasa tuhan, lectionarium, misa, pengkhianatan, pengosongan diri, penyelamatan, renungan, sabda, santapan rohani, sukacita, yesus kristus  |
Posting Rules
|
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts
HTML code is Off
|
|
|
All times are GMT. The time now is 07:22.
|
|