| HOT from the Oven Semua yang hangat-hangat disini, Diskusikan berita berita baru, isu isu, politik, pemerintahan pengembangan teknologi baru, dan sebagainya |
June 06, 2008, 12:54
|
#1
|
|
-simply'me-
Join Date: Apr 2004
Location: -SomeWhere-
Posts: 5,356
WebPoint: 0 GaulPoint: 2.290
|
Indonesia di aduk-aduk pihak asing?
Hasyim: Garis Batas Negara Hilang, Ekstrim Asing Aduk-Aduk Indonesia
Selasa, 20 Mei 2008 19:21
Rembang, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi menegaskan, saat ini telah terjadi perubahan batas negara yang cukup drastis. Akibatnya, berbagai aliran ekstrim sembrono bermunculan di negeri ini. Disisi lain, kondisi ekonominya mengakibatkan yang kaya makin kaya, dan yang miskin makin miskin.
”Selama 10 tahun terakhir ini, telah terjadi perubahan total di Indonesia,” ungkap Kiai Hasyim, saat memberikan sambutan pada acara Konfercab PCNU Rembang, Senin (19/5) kemarin, di Aula Rumah Sakit Islam (RSI) Arofah Rembang.
Perubahan mendasar yang dihadapi bangsa ini antara lain tentang perubahan garis batas negara. Dulu, kalau bertentangan dengan Pancasila dilarang masuk ke Indonesia. Begitu juga kalau ada paham atau ajaran yang bertentang dengan kepribadian bangsa dan mengancam NKRI juga ditolak masuk.
“Sekarang, garis batas negara dibuka lebar-lebar. Sehingga semua budaya, ajaran dan paham asing dapat masuk ke Indonesia tanpa ada anggeran-anggerannya (filternya),” katanya.
Aliran aneh-aneh masuk ke negeri ini dan mengaduk-aduk bangsa ini, terutama umat Islam. Setidaknya ada dua aliran asing yang mengaduk-aduk Islam. Yakni, yang datang dari Barat dan dari Timur Tengah.
Yang datang dari Barat, disebut aliran liberal. Yakni, aliran yang memahami Islam tanpa ushul, tanpa manhaj. “Mereka menafsiri kitab suci dan hadist semaunya. Karena itu, kaum liberal ini bisa disebut aliran sembrono. Karena, mereka berani mengaku jibril dan berani mengaku nabi. Mengaku Jibril dan nabi dianggap sebagai hak azasi,” katanya.
Kemudian aliran yang datang dari tengah biasaya kereng-kereng (konservatif) dalam memahami Islam. Antara lain paham Wahabiyah, Salafy, Syiah, Jaulah, Ubadiyah, dan Ahmadiyah. Kemudian ada yang bersifat politik. Yakni, Hizbut Tahrir. Kelompok ini ingin mengganti sistem yang ada dengan diganti sistem khilafah.
”Paham tersebut ada yang suka mengkafirkan orang Islam, namun mereka tidak mampu mengislamkan orang kafir,” ujar pengasuh Ponpes Al-Hikam Malang itu.
Perubahan mendasar berikutnya adalah soal politik. Saat ini jumlah parpol cukup banyak. Dari banyak parpol itu juga terjadi perpecahan. Salah satunya adalah PKB. Bahkan PKB dinilainya mengistiqomahkan perpecahan.
“Mereka pecah, karena berebut kursi. Kondisi itu dinilainya berbeda dengan NU. Karena di NU, punya ayat kursi, ayat ada tetapi tidak ada kursi. Sedangkan di parpol, ayat kursinya, ayatnya tidak ada tetapi kursinya ada,” tandasnya dengan gaya kocak.
Di bidang ekonomi, Hasyim menilai terjadi perubahan total. Yakni, yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin. Sedangkan jumlah orang kaya hanya belasan.
“Pemerintah janji tidak menaikkan BBM, tetapi BBM dinaikkan. Janji lagi tidak menaikkan BBM, ternyata menaikkan lagi. Karena itu, agar BBM tidak naik, pemerintah tidak usah berjanji tidak akan menaikkan BBM. Sebab, kalau pemerintah berjanji lagi, berarti BBM naik lagi,” tegasnya.
Hasyim juga melihat bahwa budaya masyarakat juga bergeser. Televisi isinya hanya pacaran. Sedikit sekali tayangan yang mendidik. “Tayangan televisi seperti itu, karena televisi dikenadalikan kapitalis, bukan dikendalikan norma. Dari hasil halaqoh PBNU, 80 persen tayangan televisi tidak mendidik,” paparnya.
”Mari kita membentengi akidah dari serangan aneka macam aliran mapun paham yang aneh-aneh,” ajaknya. (shn)
www.nu.or.id
__________________
"For as the heavens are higher than the earth, so are my ways higher than your ways and my thoughts than your thoughts."
Isaiah 55:9
http://wudagreatday.blogspot.com/
|
|
|
|
Recommendation
|
Sponsored Ads
|
|
|
|
June 06, 2008, 13:11
|
#2
|
|
Registered User
Join Date: Nov 2006
Location: Jakarta
Posts: 1,706
WebPoint: 0 GaulPoint: 179
|
Ttg BBM bukan cuma negara ini aja yg kena dampaknya. Ngak mungkin lah ngak naikin BBM, mao bangkrut nih negara? Lah minyak mentah aja naik nya gila2an. Seluruh dunia juga kena efeknya.
|
|
|
June 06, 2008, 13:17
|
#3
|
|
Pendulum Lokal
Join Date: Jan 2008
Posts: 3,922
WebPoint: 0 GaulPoint: 3939
|
Judulnya BBM apa tentang Indonesia di aduk2 pihak asing sih?
__________________
"Aku datang dengan pasukan pecinta kematian sedangkan kalian dengan pasukan pecinta kehidupan." Khalid ibnu Walid
|
|
|
June 06, 2008, 13:36
|
#4
|
|
Registered User
Join Date: May 2005
Posts: 275
WebPoint: 0 GaulPoint: 73
|
karena negara kita di aduk2 pihak asing harga BBM jadi naik...hehehe...gitu kali menurut mrk
__________________
My YM:stefsunyan
|
|
|
June 06, 2008, 14:12
|
#5
|
|
~ Call me Abdullah ~
Join Date: Jan 2008
Location: Numpang di kolong langit nya Allah
Posts: 5,100
WebPoint: 0 GaulPoint: 872
|
Quote:
Kemudian aliran yang datang dari tengah biasaya kereng-kereng (konservatif) dalam memahami Islam. Antara lain paham Wahabiyah, Salafy, Syiah, Jaulah, Ubadiyah, dan Ahmadiyah. Kemudian ada yang bersifat politik. Yakni, Hizbut Tahrir. Kelompok ini ingin mengganti sistem yang ada dengan diganti sistem khilafah.
”Paham tersebut ada yang suka mengkafirkan orang Islam, namun mereka tidak mampu mengislamkan orang kafir,” ujar pengasuh Ponpes Al-Hikam Malang itu.
|
itu yang bikin artikel NU yeh?
jah....pantes....
wkwkwkwk
yang manggil salafy kereng cuma NU....yang dinasehati secara dalil lebih keukeuh kepada dalil Dho'if.....yang bahkan guru ku ketika berceramah di depan kyai2 mereka....diacungin golok....hihihihi...padahal tarafnya kyai tuh
__________________
“Tidaklah mendengar (seruan) aku seorang Yahudi atau Nashrani lalu tidak beriman dengan apa yang aku diutus dengannya kecuali ia termasuk ahli neraka.” (Shahih, HR. Muslim)
|
|
|
June 06, 2008, 14:23
|
#6
|
|
What's in the name?
Join Date: Jan 2007
Location: The Real City of Heroes
Posts: 1,279
WebPoint: 0 GaulPoint: 802
|
Quote:
Originally Posted by cobalt_6982
itu yang bikin artikel NU yeh?
jah....pantes....
wkwkwkwk
|
Shallom,
Kalo yang bikin orang negara jaran lain lagi konsepnya, mereka paling-paling nuduh zionis yang bikin perkara. Anda coba baca profil-profil teroris Indonesia itu. Ada benang merahnya kok. Bali di bom, negara mana yang untung? Jakarta rusuh, negara mana yang senang? Ponorogo dirampok, negara mana yang kaya?
|
|
|
June 06, 2008, 14:25
|
#7
|
|
~ Call me Abdullah ~
Join Date: Jan 2008
Location: Numpang di kolong langit nya Allah
Posts: 5,100
WebPoint: 0 GaulPoint: 872
|
Quote:
|
Kalo yang bikin orang negara jaran lain lagi konsepnya, mereka paling-paling nuduh zionis yang bikin perkara. Anda coba baca profil-profil teroris Indonesia itu. Ada benang merahnya kok. Bali di bom, negara mana yang untung? Jakarta rusuh, negara mana yang senang? Ponorogo dirampok, negara mana yang kaya?
|
apakah negara tetangga kita?
hihihihihi
__________________
“Tidaklah mendengar (seruan) aku seorang Yahudi atau Nashrani lalu tidak beriman dengan apa yang aku diutus dengannya kecuali ia termasuk ahli neraka.” (Shahih, HR. Muslim)
|
|
|
June 06, 2008, 14:34
|
#8
|
|
-simply'me-
Join Date: Apr 2004
Location: -SomeWhere-
Posts: 5,356
WebPoint: 0 GaulPoint: 2290
|
kalau gw liat NU lebih netral, maksud-nya Indonesia sampai terjepit konflik kepentingan, bukan hanya dari Amerika, dari China, maupun dari Timur Tengah sendiri 
Hidup Pancasila!!
__________________
"For as the heavens are higher than the earth, so are my ways higher than your ways and my thoughts than your thoughts."
Isaiah 55:9
http://wudagreatday.blogspot.com/
|
|
|
June 06, 2008, 15:37
|
#9
|
|
Registered User
Join Date: Apr 2007
Posts: 2,439
WebPoint: 0 GaulPoint: 303
|
BBM naik bukan hanya melanda Indo ko..
kemaren di tipi, ada jua unjuk rasa di India trs negara agak kaya(apa kaya yach) Belgia..
tp, mrk luchu..pake mercon..lempar polis..bukan pake kayu or balok
terus negara diaduk2 asing?? emangnya negara ini adonan donat yach??
cuba dech..jgn ada pobia ama negara asing terutama USA. yg penting mandiri sahaja lha..jgn dikit2 salahin si negara X lalu blg agama Y lalu si Z lalu bikin masalah ttg A..kan jdnya bukan dpt pemecahan msalah tp malah nambah puyeng..
harusnya kita bertepuk dada krn negara ini luas, kaya dan byk SDA..  mari bangun negeri jgn trauma ama negara asing.
ini sich pendapat ku..hihihihi..
__________________
Fuhrer
|
|
|
June 06, 2008, 16:48
|
#10
|
|
What's in the name?
Join Date: Jan 2007
Location: The Real City of Heroes
Posts: 1,279
WebPoint: 0 GaulPoint: 802
|
Quote:
Originally Posted by cobalt_6982
apakah negara tetangga kita?
hihihihihi
|
Quote:
Originally Posted by Jingkhe
harusnya kita bertepuk dada krn negara ini luas, kaya dan byk SDA..  mari bangun negeri jgn trauma ama negara asing.
ini sich pendapat ku..hihihihi.. 
|
Shallom,
Makanya, banyak orang-orang yang terpedaya oleh tipu muslihat tetangga kita itu namun yang jelas Bung Karno bukanlah orang goblok. Beliau berani declare war kepada negara antek nekolim itu (menurut beliau). Setelah jaman Soeharto (Orde Baru runtuh), hubungan Indonesia dengan antek nekolim itu juga memanas dengan dicaploknya dua pulau kita serta digesernya garis perbatasan negara kita yang luas ini dengan cara membayar orang Indonesia sekitar 3 juta rupiah (kurs rupiah) per bulan untuk menjadi Askar Wataniyah.
Di lain pihak, orang-orang Indonesia tertentu yang belajar di negara sebelah kemudian diindoktrinasi dengan Syariat Islam dan tetek bengeknya lalu dipulangkan ke Indonesia untuk memusuhi bangsa sendiri. Padahal, pemerintah negara tetangga kita yang mengaku menerapkan syariat Islam ternyata terang-terangan buka posko maksiat di Genting High Land dan jelas keuntungannya masuk ke kantong mereka. Lalu jika ada kerusuhan di Indonesia, orang Indonesia yang sudah menjadi antek negara tetangga sebarkan artikel bahwa dalang masalahnya adalah zionis.
Last edited by Your Buddy; June 06, 2008 at 17:56.
|
|
|
June 06, 2008, 18:52
|
#11
|
|
Registered User
Join Date: May 2003
Posts: 1,167
WebPoint: 0 GaulPoint: 83
|
Quote:
Originally Posted by st_friendster
Hasyim: Garis Batas Negara Hilang, Ekstrim Asing Aduk-Aduk Indonesia
Selasa, 20 Mei 2008 19:21
Rembang, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi menegaskan, saat ini telah terjadi perubahan batas negara yang cukup drastis. Akibatnya, berbagai aliran ekstrim sembrono bermunculan di negeri ini. Disisi lain, kondisi ekonominya mengakibatkan yang kaya makin kaya, dan yang miskin makin miskin.
”Selama 10 tahun terakhir ini, telah terjadi perubahan total di Indonesia,” ungkap Kiai Hasyim, saat memberikan sambutan pada acara Konfercab PCNU Rembang, Senin (19/5) kemarin, di Aula Rumah Sakit Islam (RSI) Arofah Rembang.
Perubahan mendasar yang dihadapi bangsa ini antara lain tentang perubahan garis batas negara. Dulu, kalau bertentangan dengan Pancasila dilarang masuk ke Indonesia. Begitu juga kalau ada paham atau ajaran yang bertentang dengan kepribadian bangsa dan mengancam NKRI juga ditolak masuk.
“Sekarang, garis batas negara dibuka lebar-lebar. Sehingga semua budaya, ajaran dan paham asing dapat masuk ke Indonesia tanpa ada anggeran-anggerannya (filternya),” katanya.
Aliran aneh-aneh masuk ke negeri ini dan mengaduk-aduk bangsa ini, terutama umat Islam. Setidaknya ada dua aliran asing yang mengaduk-aduk Islam. Yakni, yang datang dari Barat dan dari Timur Tengah.
Yang datang dari Barat, disebut aliran liberal. Yakni, aliran yang memahami Islam tanpa ushul, tanpa manhaj. “Mereka menafsiri kitab suci dan hadist semaunya. Karena itu, kaum liberal ini bisa disebut aliran sembrono. Karena, mereka berani mengaku jibril dan berani mengaku nabi. Mengaku Jibril dan nabi dianggap sebagai hak azasi,” katanya.
Kemudian aliran yang datang dari tengah biasaya kereng-kereng (konservatif) dalam memahami Islam. Antara lain paham Wahabiyah, Salafy, Syiah, Jaulah, Ubadiyah, dan Ahmadiyah. Kemudian ada yang bersifat politik. Yakni, Hizbut Tahrir. Kelompok ini ingin mengganti sistem yang ada dengan diganti sistem khilafah.
”Paham tersebut ada yang suka mengkafirkan orang Islam, namun mereka tidak mampu mengislamkan orang kafir,” ujar pengasuh Ponpes Al-Hikam Malang itu.
Perubahan mendasar berikutnya adalah soal politik. Saat ini jumlah parpol cukup banyak. Dari banyak parpol itu juga terjadi perpecahan. Salah satunya adalah PKB. Bahkan PKB dinilainya mengistiqomahkan perpecahan.
“Mereka pecah, karena berebut kursi. Kondisi itu dinilainya berbeda dengan NU. Karena di NU, punya ayat kursi, ayat ada tetapi tidak ada kursi. Sedangkan di parpol, ayat kursinya, ayatnya tidak ada tetapi kursinya ada,” tandasnya dengan gaya kocak.
Di bidang ekonomi, Hasyim menilai terjadi perubahan total. Yakni, yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin. Sedangkan jumlah orang kaya hanya belasan.
“Pemerintah janji tidak menaikkan BBM, tetapi BBM dinaikkan. Janji lagi tidak menaikkan BBM, ternyata menaikkan lagi. Karena itu, agar BBM tidak naik, pemerintah tidak usah berjanji tidak akan menaikkan BBM. Sebab, kalau pemerintah berjanji lagi, berarti BBM naik lagi,” tegasnya.
Hasyim juga melihat bahwa budaya masyarakat juga bergeser. Televisi isinya hanya pacaran. Sedikit sekali tayangan yang mendidik. “Tayangan televisi seperti itu, karena televisi dikenadalikan kapitalis, bukan dikendalikan norma. Dari hasil halaqoh PBNU, 80 persen tayangan televisi tidak mendidik,” paparnya.
”Mari kita membentengi akidah dari serangan aneka macam aliran mapun paham yang aneh-aneh,” ajaknya. (shn)
www.nu.or.id
|
ah si bapak ini seperti mau bilang kalo budaya islam itu punya indonesia
|
|
|
June 06, 2008, 19:02
|
#12
|
|
What's in the name?
Join Date: Jan 2007
Location: The Real City of Heroes
Posts: 1,279
WebPoint: 0 GaulPoint: 802
|
Quote:
Originally Posted by page29[39frame]
ah si bapak ini seperti mau bilang kalo budaya islam itu punya indonesia 
|
Shallom,
Karena Kiai Hasyim memberikan sambutan pada acara Konfercab PCNU Rembang, Senin (19/5), di Aula Rumah Sakit Islam (RSI) Arofah Rembang.
|
|
|
June 07, 2008, 01:51
|
#13
|
|
boing boing boing
Join Date: Feb 2004
Location: di tengah sawah
Posts: 16,708
WebPoint: 0 GaulPoint: 38509
|
10 tahun  di obok obok asingnya mah udah lebih dari itu pak, kalo asing yg bapak maksud itu yg seperti itu
__________________
JuS DuReN SuSu CokLat SluRRpppp
SuMoD BaHuL bin aNgkoNg KoNg KoNg !!!
|
|
|
June 07, 2008, 03:23
|
#14
|
|
Pengocok Perut
Join Date: Jun 2004
Location: Apa itu penting? Emang kalo gw tunjukin lokasinya elo bakal nyamperin gw? Yang realistis aja dech..!
Posts: 21,491
WebPoint: 0 GaulPoint: 7844
|
Indonesia diobok-obok? Bukan cerita baru kayaknya! Bukti CIA menjatuhkan Soekaro yg dianggap "kiri" udah jelas. Yg jelas, ada pihak yg diuntungkan dengan diobok-oboknya politik Indonesia. Pada zaman Soekarno, jelas Soeharto yang diuntungkan. Karena itu ada pihak yg menginginkan Indonesia terus diobok-obok.
__________________
Berdiri sejak tidak kebagian kursi.....
|
|
|
June 07, 2008, 04:28
|
#15
|
|
What's in the name?
Join Date: Jan 2007
Location: The Real City of Heroes
Posts: 1,279
WebPoint: 0 GaulPoint: 802
|
Quote:
Originally Posted by Mintarjo
Indonesia diobok-obok? Bukan cerita baru kayaknya! Bukti CIA menjatuhkan Soekaro yg dianggap "kiri" udah jelas. Yg jelas, ada pihak yg diuntungkan dengan diobok-oboknya politik Indonesia. Pada zaman Soekarno, jelas Soeharto yang diuntungkan. Karena itu ada pihak yg menginginkan Indonesia terus diobok-obok.
|
Shallom,
CIA mungkin berkepentingan untuk mencegah komunisme di Indonesia namun yang jelas Maling sia juga tertawa karena bisa mempermainkan orang Indonesia dengan mengaku-ngaku sebagai "Saudara Serumpun" bangsa Indonesia. Orang Jepang saat Perang Dunia kedua dulu juga mengaku sebagai "Saudara Tua" bangsa Indonesia.
|
|
|
Posting Rules
|
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts
HTML code is Off
|
|
|
All times are GMT. The time now is 03:34.
|
|