WebGaul Forum : : A ZEIN Company  

Go Back   WebGaul Forum : : A ZEIN Company > :: FORUM DISKUSI WEBGAUL > Agama dan Iman > Kristen
WebGaul Forum Gallery Register Blogs FAQ Calendar Mark Forums Read
Notices






Reply
 
Thread Tools
Old October 11, 2007, 01:33   #46
cute_charity
Registered User
 
cute_charity's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 693
WebPoint: 0
GaulPoint: 85
cute_charity belum terkenal
-= How much We need God =-

Kehadiran Yesus di tengah dunia ini selalu menjadi kontroversi dan membawa argumentasi. Orang-orang yang tidak mengerti hukum Taurat memanggil nama-Nya tapi orang-orang yang mempelajari hukum Taurat justru menghujatnya. Itulah yang terjadi dengan Nikodemus, ia datang kepada Yesus karena kontroversi itu.
Dalam kehidupan manusia saat ini, saya melihat banyak orang yang tidak mencari Tuhan tapi hanya memakai Tuhan untuk sekedar memenuhi kebutuhannya. Manusia biasanya melawan dan memberontak terhadap Tuhan. Satu hal yang harus saudara sadari, kita tidak tahu bagaimana menyelamatkan diri kita sendiri tapi kita bisa menghancurkannya!! Hanya Yesus yang bisa menyelamatkan hidup kita dari kehancuran.
Setiap kita pasti berkata kalau kita membutuhkan Tuhan tapi sebenarnya kita tidak menyadari seberapa besar kita membutuhkan Tuhan. Itulah sebabnya kita selalu membutuhkan waktu khusus untuk berdoa terutama kalau kita mempunyai kebutuhan atau keinginan khusus yang kita inginkan untuk Tuhan jawab.
Ibrani 11:6
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.
Dari ayat di atas kita bisa mengerti kalau kita membutuhkan iman untuk menyadari kebutuhan kita akan Tuhan. Tanpa iman, kita tidak akan pernah tahu seberapa besar kita membutuhkan Tuhan.
Filipi 4:13
Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
Melalui ayat ini, Paulus menekankan bahwa setiap kita dapat melakukan segala perkara. Menurut Paulus, di dalam Kristuslah kita seharusnya hidup, bergerak dan memiliki segala keberadaan kita. Kalau kita sungguh-sungguh menyadari seberapa besar kita membutuhkan Tuhan, maka yang seharusnya kita lakukan hanyalah mulai untuk meminta. Karena di dalam Kristus kita memiliki segala akses untuk segala sesuatu dengan hidup di dalam Dia.
Alkitab memberikan salah satu teladan yang luar biasa bagi setiap kita yaitu Daniel. Semenjak awal Daniel menyadari betapa besarnya dia membutuhkan Tuhan untuk melakukan segala sesuatu. Konsekuensi yang harus Daniel tanggung akibat kesetiaan dan ketekunannya adalah sesuatu yang patut kita contoh.
Kalau kita menyadari seberapa besar kita membutuhkan Tuhan, maka kita tidak akan memerlukan waktu khusus untuk datang kepada Tuhan, apalagi untuk meminta segala kebutuhan kita. Karena kita akan benar-benar menyadari di setiap saat dalam kehidupan kita, kita membutuhkan Tuhan untuk dapat melakukan segala sesuatu.
Terobosan di dalam doa membawa terobosan di dalam iman. Terobosan di dalam iman, akan membawa terobosan bersama dengan Tuhan. Jadi dengan berdoa secara konsisten akan menghasilkan iman di dalam Tuhan. Inilah yang menjadi rahasia hidup Daniel, konsistensi doanya.
Yohanes 5:14
Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk."
Ayat ini dengan jelas mengatakan, "Lihat, engkau telah sembuh. Jangan berbuat dosa lagi." Hal ini menunjukkan dengan jelas ketika kita dalam keadaan sakit, kita tetap membutuhkan Yesus setelah kita sembuh. Bahkan lebih daripada itu bahwa kita sebenarnya lebih membutuhkan Yesus ketika kita sehat daripada waktu kita sakit.
Pada waktu sakit, kita merasa lebih teraniaya daripada waktu kita sehat. Pada waktu miskin, kita merasa lebih teraniaya daripada waktu kita diberkati. Keterbatasan roh kita membuat kita percaya kalau kita membutuhkan Yesus hanya jika kita sakit atau butuh berkat. Padahal lebih daripada itu!! Yesus lebih memperdulikan ketetapan akan masa depan kita daripada kondisi kita saat ini. Kita butuh Yesus lebih lagi setelah disembuhkan. We need Thee every hour!!
Markus 10:29-30
Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya, orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.
Ayat ini menjelaskan bahwa kesembuhan dan berkat adalah bagian dari aniaya dan kebencian. Jadi sewaktu kita sembuh dan sehat, itupun merupakan bagian dari aniaya. That's why we need God more!! Jika kita sungguh-sungguh menikmati berkat yang dari Tuhan, maka kita harus menggunakan word of God sebagai standard hidup kita.
Pengampunan akan membuka jalan untuk kesembuhan. Jika kita meminta kesembuhan tanpa mengampuni atau meminta pengampunan, maka kondisi kita tidak akan berubah. Doa kita tidak akan dijawab. Karena Alkitab telah menuliskannya dengan jelas mengenai hal ini. Tuhan telah menanti kita dengan janji-Nya untuk memulihkan, melepaskan, membebaskan dan menyelamatkan kita. Datanglah dengan kerendahan hati dan dengan hati yang hancur.
So, how much we need God?
__________________
www.bluebelldiary.wordpress.com
cute_charity is offline   Reply With Quote
Recommendation Sponsored Ads
Old October 11, 2007, 02:48   #47
st_friendster
-simply'me-
 
st_friendster's Avatar
 
Join Date: Apr 2004
Location: -SomeWhere-
Posts: 5,356
WebPoint: 0
GaulPoint: 2290
Blog Entries: 5
st_friendster mulai terkenal
Thread renungan saya jadikan satu yah biar tidak berantakan,
Harap yang mau nge-post renungan diberi judul di posting-an renungan tersebut

ex: renungan: Hadiah Ayah

sehingga mudah dibedakan, mana yang renungan dan mana yang komentar dari renungan tersebut,
terima kasih, Tuhan berkati
__________________
"For as the heavens are higher than the earth, so are my ways higher than your ways and my thoughts than your thoughts."
Isaiah 55:9

http://wudagreatday.blogspot.com/
st_friendster is offline   Reply With Quote
Old October 11, 2007, 04:42   #48
cute_charity
Registered User
 
cute_charity's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 693
WebPoint: 0
GaulPoint: 85
cute_charity belum terkenal
-= How much We need God =-

Kehadiran Yesus di tengah dunia ini selalu menjadi kontroversi dan membawa argumentasi. Orang-orang yang tidak mengerti hukum Taurat memanggil nama-Nya tapi orang-orang yang mempelajari hukum Taurat justru menghujatnya. Itulah yang terjadi dengan Nikodemus, ia datang kepada Yesus karena kontroversi itu.
Dalam kehidupan manusia saat ini, saya melihat banyak orang yang tidak mencari Tuhan tapi hanya memakai Tuhan untuk sekedar memenuhi kebutuhannya. Manusia biasanya melawan dan memberontak terhadap Tuhan. Satu hal yang harus saudara sadari, kita tidak tahu bagaimana menyelamatkan diri kita sendiri tapi kita bisa menghancurkannya!! Hanya Yesus yang bisa menyelamatkan hidup kita dari kehancuran.
Setiap kita pasti berkata kalau kita membutuhkan Tuhan tapi sebenarnya kita tidak menyadari seberapa besar kita membutuhkan Tuhan. Itulah sebabnya kita selalu membutuhkan waktu khusus untuk berdoa terutama kalau kita mempunyai kebutuhan atau keinginan khusus yang kita inginkan untuk Tuhan jawab.
Ibrani 11:6
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.
Dari ayat di atas kita bisa mengerti kalau kita membutuhkan iman untuk menyadari kebutuhan kita akan Tuhan. Tanpa iman, kita tidak akan pernah tahu seberapa besar kita membutuhkan Tuhan.
Filipi 4:13
Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
Melalui ayat ini, Paulus menekankan bahwa setiap kita dapat melakukan segala perkara. Menurut Paulus, di dalam Kristuslah kita seharusnya hidup, bergerak dan memiliki segala keberadaan kita. Kalau kita sungguh-sungguh menyadari seberapa besar kita membutuhkan Tuhan, maka yang seharusnya kita lakukan hanyalah mulai untuk meminta. Karena di dalam Kristus kita memiliki segala akses untuk segala sesuatu dengan hidup di dalam Dia.
Alkitab memberikan salah satu teladan yang luar biasa bagi setiap kita yaitu Daniel. Semenjak awal Daniel menyadari betapa besarnya dia membutuhkan Tuhan untuk melakukan segala sesuatu. Konsekuensi yang harus Daniel tanggung akibat kesetiaan dan ketekunannya adalah sesuatu yang patut kita contoh.
Kalau kita menyadari seberapa besar kita membutuhkan Tuhan, maka kita tidak akan memerlukan waktu khusus untuk datang kepada Tuhan, apalagi untuk meminta segala kebutuhan kita. Karena kita akan benar-benar menyadari di setiap saat dalam kehidupan kita, kita membutuhkan Tuhan untuk dapat melakukan segala sesuatu.
Terobosan di dalam doa membawa terobosan di dalam iman. Terobosan di dalam iman, akan membawa terobosan bersama dengan Tuhan. Jadi dengan berdoa secara konsisten akan menghasilkan iman di dalam Tuhan. Inilah yang menjadi rahasia hidup Daniel, konsistensi doanya.
Yohanes 5:14
Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk."
Ayat ini dengan jelas mengatakan, "Lihat, engkau telah sembuh. Jangan berbuat dosa lagi." Hal ini menunjukkan dengan jelas ketika kita dalam keadaan sakit, kita tetap membutuhkan Yesus setelah kita sembuh. Bahkan lebih daripada itu bahwa kita sebenarnya lebih membutuhkan Yesus ketika kita sehat daripada waktu kita sakit.
Pada waktu sakit, kita merasa lebih teraniaya daripada waktu kita sehat. Pada waktu miskin, kita merasa lebih teraniaya daripada waktu kita diberkati. Keterbatasan roh kita membuat kita percaya kalau kita membutuhkan Yesus hanya jika kita sakit atau butuh berkat. Padahal lebih daripada itu!! Yesus lebih memperdulikan ketetapan akan masa depan kita daripada kondisi kita saat ini. Kita butuh Yesus lebih lagi setelah disembuhkan. We need Thee every hour!!
Markus 10:29-30
Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya, orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.
Ayat ini menjelaskan bahwa kesembuhan dan berkat adalah bagian dari aniaya dan kebencian. Jadi sewaktu kita sembuh dan sehat, itupun merupakan bagian dari aniaya. That's why we need God more!! Jika kita sungguh-sungguh menikmati berkat yang dari Tuhan, maka kita harus menggunakan word of God sebagai standard hidup kita.
Pengampunan akan membuka jalan untuk kesembuhan. Jika kita meminta kesembuhan tanpa mengampuni atau meminta pengampunan, maka kondisi kita tidak akan berubah. Doa kita tidak akan dijawab. Karena Alkitab telah menuliskannya dengan jelas mengenai hal ini. Tuhan telah menanti kita dengan janji-Nya untuk memulihkan, melepaskan, membebaskan dan menyelamatkan kita. Datanglah dengan kerendahan hati dan dengan hati yang hancur.
So, how much we need God?
__________________
www.bluebelldiary.wordpress.com
cute_charity is offline   Reply With Quote
Old October 11, 2007, 09:04   #49
cubic
Registered User
 
Join Date: Oct 2005
Posts: 298
WebPoint: 0
GaulPoint: 60
cubic belum terkenal
Ada seorang laki2
paruh baya, umur 50
tahunan. Ia dipanggil A Cong (Ah Chong, ejaan inggrisnya). Miskin, tetapi jujur dan tekun. Kejujuran dan ketekunan itu mendapat perhatian seorang pemilik toko material di daerah Glodok, Pinangsia, Jakarta . A Cong diangkat menjadi CEO (chief exec.officer) atau penanggung jawab penuh toko tersebut.
Usaha material itu
meraup sukses luar biasa.

Sedemikian sibuknya A
Cong di toko itu melayani pembeli, sampai ia tak sempat makan dengan teratur. Bahkan tidak jarang ia makan sambil tetap melayani.
Tetapi, di
tengah kesibukannya, setiap jam 12 siang ia menyempatkan diri berlari ke sebuah gereja di dekat situ. Dan itu ia lakukan tiap hari, sudah lebih dari tiga setengah tahun.

Sampai pada suatu hari kecurigaan seorang pastor memuncak .. ! Ia telah memperhatikan dan mengamati fenomena aneh ini di gerejanya. A Cong datang di pintu gereja, hanya berdiri saja, membuat tanda salib, lalu segera bablas lagi.

Ritual itu setia dilakukan A Cong,
tiap-tiap hari, itu-itu saja. Adakah
udang dibalik batu??? Jangan2 .....

Romo yang penasaran itu mencari kesempatan menghadang si A Cong, dan bertanya tanpa basa-basi lagi : Maaf, Cek (panggilan menghormat bagi laki2 Tionghoa), kenapa Encek saben hari datang jam 12 begini, cuman berdiri aja di pintu, bikin tanda salib, terus cepet2 pergi?" Kaget, si A Cong menjawab
tersipu: "Hah?!... Lomo, owe ini
olang sibuk, owe punya waktu seliki, tapi owe seneng dateng kemali."
Jelas, Romo belum puas dan terus mendesak:
Emangnya apa yang Encek
lakukan di pintu gereja gitu?"
Jawab A Cong
dengan polos: "Ngga ada apa2. Benel Owe cuman bilang ini
doang: Tuhan Yesus,
ini owe, A Cong.Uuudah ."

Terbengong, hanya "Oh....!" yang bisa
dilontarkan sang Romo. Dan A Cong
pun bergegas kembali ke
tokonya.

Pada suatu hari A Cong sakit parah karena super sibuk dan makan

sekenanya, tidak teratur. Komplikasi penyakitnya cukup berat sehingga ia dilarikan ke rumah sakit. A Cong bukan orang kaya, maka ia menempati kamar kelas 3, satu kamar dihuni 8 orang pasien. Sejak masuknya A Cong, kamar itu menjadi ceria, penuh canda tawa.Tak terasa 3 bulan sudah A Cong dirawat. Ia pun sembuh dan diperbolehkan pulang.

Ia gembira, tentunya, tetapi teman2
sekamarnya bersedih. Selama dirawat
itu, semua sesama pasien dihiburnya. A
Cong setiap pagi menghampiri teman2
pasiennya, satu per satu, dan menanyakan keadaan masing2. Sayang, sekarang A Cong harus pulang dan kamar itu akan kembali sunyi.

Akhirnya salah seorang sesama pasien mencoba bertanya: "Eh Cek A Cong, mau nanya nih. Kenapa sih Encek begitu gembira, dan selalu gembira, padahal penyakit Encek '
kan serius?" Acong tercenung dan menjawab "

saben ali yam lua welas, yah, ada olang laki lambut gondlong dateng,

megang kaki saya, dia bilang: A Cong, ini aku, Yesus Kristus. Gimana owe

nggak seneng, coba..."

Moral of the story :
Sesibuk-sibuknya
kita,Sisihkan waktumu, untuk bersama Tuhan, ..
cubic is offline   Reply With Quote
Old October 16, 2007, 06:14   #50
cute_charity
Registered User
 
cute_charity's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 693
WebPoint: 0
GaulPoint: 85
cute_charity belum terkenal
Michael Molinos mengatakan setiap orang dalam kehidupannya akan mengalami dua jenis pengalaman rohani. Yang pertama adalah pengalaman rohani yang menyenangkan, menyentuh jiwa dan menyegarkan. Sedangkan yang kedua adalah pengalaman-pengalaman rohani yang membawa kita dalam kegelapan, jalan yang penuh tantangan dan samar-samar.

Setiap orang tentunya akan memilih untuk mengalami pengalaman yang pertama. Namun tidak bisa dihindari, pasti kita akan mengalami pengalaman-pengalaman jenis yang kedua. Pengalaman rohani jenis yang pertama akan memberikan ketenangan dan kenyamanan dalam kehidupan kita, namun pengalaman rohani jenis yang kedua akan memurnikan iman kita. Bahkan bukan hanya itu saja, pengalaman rohani jenis yang kedua akan menjadi sangat bermanfaat bagi kita untuk menjadi berkat bagi orang lain.

Banyak orang berpikir bahwa mereka hanya bisa menjadi berkat ketika kehidupan mereka diberkati dan tidak mengalami tantangan. Namun justru sebaliknya banyak orang yang sedang menghadapi tantangan dapat menjadi berkat bagi orang lain. Misalnya saja seorang wanita yang bernama Nancy.

Nancy memasang iklan di sebuah surat kabar lokal yang berbunyi demikian: "Jika anda kesepian dan punya banyak masalah, teleponlah saya. Saya seorang wanita yang menggunakan kursi roda, namun saya dapat mendatangi anda. Kita dapat membicarakan masalah anda. Teleponlah saya, dan saya suka berbicara dengan anda."

Respon dari iklan yang dipasang oleh Nancy ini sangat luar biasa. Ada 30 telepon lebih setiap minggu yang diterima oleh Nancy. Apa yang membuat Nancy yang duduk di kursi roda ini mau menolong orang lain? Nancy menceritakan bahwa sebelum ia lumpuh, ia hidup dalam keputusasaan. Ia mencoba bunuh diri dengan jalan meloncat dari apartemennya, namun ia tidak mati, malahan menjadi lumpuh.

Di rumah sakit, ketika ia sedang berada dalam keadaan putus asa, ia merasa Yesus berkata: "Nancy, kamu memiliki tubuh yang sehat tapi jiwa yang rapuh. Tapi sekarang kamu mengalami tubuh yang lumpuh tapi jiwa yang kuat." Sejak pengalaman itulah Nancy menyerahkan hidupnya kepada Yesus. Ia berdoa agar bisa menyaksikan anugerah Tuhan kepada orang lain, dan Tuhan memberikan hikmat supaya ia menggunakan iklan di surat kabar sebagai sarana untuk bisa menjadi berkat.

Saya percaya setiap kita yang telah percaya pada Yesus dapat menolong orang lain. Keterbatasan yang kita miliki seperti sakit, usia, atau kelemahan lainnya, tidak menghalangi kita untuk menjadi berkat bagi orang lain. Apapun keadaan kita, kita tetap bisa menjadi saksi Kristus.

"LORD, LET ME BE A SHINNING LIGHT SO OTHERS THEN MAY VIEW YOUR MERCY AND YOUR LOVE DISPLAYED IN ALL I SAY AND DO" (SPER)
__________________
www.bluebelldiary.wordpress.com
cute_charity is offline   Reply With Quote
Old October 16, 2007, 06:26   #51
cute_charity
Registered User
 
cute_charity's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 693
WebPoint: 0
GaulPoint: 85
cute_charity belum terkenal
-= cinta kasih di hati manusia =-

Jaman dahulu kala di Rusia hidup pasangan suami-istri Simon dan Matrena. Simon yang miskin ini adalah seorang pembuat sepatu. Meskipun hidupnya tidaklah berkecukupan, Simon adalah seorang yang mensyukuri hidupnya yang pas-pasan. Masih banyak orang lain yang hidup lebih miskin daripada Simon. Banyak orang-orang itu yang malah berhutang padanya. Kebanyakan berhutang ongkos pembuatan sepatu. Maklumlah, di Rusia sangat dingin sehingga kepemilikan sepatu dan mantel merupakan hal yang mutlak jika tidak mau mati kedinginan.
Suatu hari keluarga tersebut hendak membeli mantel baru karena mantel mereka sudah banyak yang berlubang-lubang. Uang simpanan mereka hanya 3 rubel (rubel = mata uang Rusia) padahal mantel baru yang paling murah harganya 5 rubel. Maka Matrena meminta pada suaminya untuk menagih hutang orang-orang yang telah mereka buatkan sepatu. Maka Simon pun berangkat pergi menagih hutang. Tapi tak satupun yang membayar. Dengan sedih Simon pulang. Ia batal membeli mantel.
Dalam perjalanan pulang, Simon melewati gereja, dan saat itu ia melihat sesosok manusia yang sangat putih bersandar di dinding luar gereja. Orang itu tak berpakaian dan kelihatan sekali ia sangat kedinginan.
Simon ketakutan, "Siapakah dia? Setankah? Ah, daripada terlibat macam-macam lebih baik aku pulang saja". Simon bergegas mempercepat langkahnya sambil sesekali mengawasi belakangnya, ia takut kalau orang itu tiba-tiba mengejarnya.
Namun ketika semakin jauh, suara hatinya berkata, "HAI SIMON, TAK MALUKAH KAU? KAU PUNYA MANTEL MESKIPUN SUDAH BERLUBANG-LUBANG, SEDANGKAN ORANG ITU TELANJANG. PANTASKAH ORANG MENINGGALKAN SESAMANYA BEGITU SAJA?"
Simon ragu, tapi akhirnya toh ia balik lagi ke tempat orang itu bersandar. Ketika sudah dekat, dilihatnya orang itu ternyata pria yang wajahnya sungguh tampan. Kulitnya bersih seperti kulit bangsawan. Badannya terlihat lemas dan tidak berdaya, namun sorot matanya menyiratkan rasa terima kasih yang amat sangat ketika Simon memakaikan mantel luarnya kepada orang itu dan memapahnya berdiri. Ia tidak bisa menjawab sepatah kata pun atas pertanyaan-pertanyaan Simon, sehingga Simon memutuskan untuk membawanya pulang.
Sesampainya di rumah, Matrena marah sekali karena Simon tidak membawa mantel baru dan membawa seorang pria asing. "Simon, siapa ini? Mana mantel barunya? "
Simon mencoba menyabarkan Matrena, "Sabar, Matrena.... dengar dulu penjelasanku. Orang ini kutemukan di luar gereja, ia kedinginan, jadi kuajak sekalian pulang".
"Bohong!! Aku tak percaya....sudahlah, pokoknya aku tak mau dengar ceritamu! Sudah tahu kita ini miskin kok masih sok suci menolong orang segala!! Usir saja dia!!"
"Astaga, Matrena! Jangan berkata begitu, seharusnya kita bersyukur karena kita masih bisa makan dan punya pakaian, sedangkan orang ini telanjang dan kelaparan. Tidakkah di hatimu ada sedikit belas kasih?" Matrena menatap wajah pria asing itu, mendadak ia merasa iba. Lalu disiapkannya makan malam sederhana berupa roti keras dan bir hangat. "Silakan makan, hanya sebeginilah makanan yang ada. Siapa namamu dan darimana asalmu? Bagaimana ceritanya kau bisa telanjang di luar gereja?"
Tiba-tiba wajah pria asing itu bercahaya. Mukanya berseri dan ia tersenyum untuk pertama kalinya. "Namaku Mikhail, asalku dari jauh. Sayang sekali banyak yang tak dapat kuceritakan. Kelak akan tiba saatnya aku boleh menceritakan semua yang kalian ingin ketahui tentang aku. Aku akan sangat berterima kasih kalau kalian mau menerimaku bekerja di sini."
"Ah, Mikhail, usaha sepatuku ini cuma usaha kecil. Aku takkan sanggup menggajimu", demikian Simon menjawab.
Tak apa, Simon. Kalau kau belum sanggup menggajiku, aku tak keberatan kerja tanpa gaji asalkan aku mendapat makan dan tempat untuk tidur."
"Baiklah kalau kau memang mau begitu. Besok kau mulai bekerja".
Malamnya pasangan suami-istri itu tak dapat tidur. Mereka bertanya-tanya.
"Simon tidakkah kita keliru menerima orang itu? Bagaimana jika Mikhail itu ternyata buronan?" Matrena bertanya dengan gelisah pada Simon.
Simon menjawab, "Sudahlah Matrena. Percayalah pada pengaturan Tuhan. Biarlah ia tinggal di sini.Tingkah lakunya cukup baik. Kalau ternyata ia berperilaku tidak baik, segera kuusir dia".
Esoknya Mikhail mulai bekerja membantu Simon membuat dan memperbaiki sepatu. Di bengkelnya, Simon mengajari Mikhail memintal benang dan membuat pola serta menjahit kulit untuk sepatu. Sungguh aneh, baru tiga hari belajar, Mikhail sudah bisa membuat sepatu lebih baik dan rapi daripada Simon.
Lama kelamaan bengkel sepatu Simon mulai terkenal karena sepatu buatan Mikhail yang bagus. Banyak pesanan mengalir dari desa-desa yang penduduknya kaya. Simon tidak lagi miskin. Keluarga itu sangat bersyukur karena mereka sadar, tanpa bantuan tangan terampil Mikhail, usaha mereka takkan semaju ini.
Namun mereka juga terus bertanya-tanya dalam hati, siapa sebenarnya Mikhail ini. Anehnya, selama Mikhail tinggal bersama mereka, baru sekali saja ia tersenyum, yaitu dulu saat Matrena memberi Mikhail makan. Namun meski tanpa senyum, muka Mikhail selalu berseri sehingga orang tak takut melihat wajahnya.
Suatu hari datanglah seorang kaya bersama pelayannya. Orang itu tinggi besar, galak dan terlihat kejam. "Hai Simon, Aku minta dibuatkan sepatu yang harus tahan setahun mengahadapi cuaca dingin. Kalau sepatu itu rusak sebelum setahun, kuseret kau ke muka hakim untuk dipenjarakan!! Ini, kubawakan kulit terbaik untuk bahan sepatu. Awas, hati-hati ini kulit yang sangat mahal!"
Di pojok ruangan, Mikhail yang sedari tadi duduk diam, tiba-tiba tersenyum. Mukanya bercahaya, persis seperti dulu ketika ia pertama kalinya tersenyum.
Sebenarnya Simon enggan berurusan dengan orang ini. Ia baru saja hendak menolak pesanan itu ketika Mikhail memberi isyarat agar ia menerima pesanan itu.
Simon berkata, "Mikhail, kau sajalah yang mengerjakan sepatu itu. Aku sudah mulai tua. Mataku agak kurang awas untuk mengerjakan sepatu semahal ini. Hati-hati, ya. Aku tak mau salah satu atau malah kita berdua masuk penjara."
Ketika Mikhail selesai mengerjakan sepatu itu, bukan main terkejutnya Simon. "Astaga, Mikhail, kenapa kau buat sepatu anak-anak? Bukankah yang memesan itu orangnya tinggi besar? Celaka, kita bisa masuk penjara karena...."
Belum selesai Simon berkata, datang si pelayan orang kaya. "Majikanku sudah meninggal. Pesanan dibatalkan. Jika masih ada sisa kulit, istri majikanku minta dibuatkan sepatu anak-anak saja".
"Ini, sepatu anak-anak sudah kubuatkan. Silakan bayar ongkosnya pada Simon", Mikhail menyerahkan sepatu buatannya pada pelayan itu. Pelayan itu terkejut, tapi ia diam saja meskipun heran darimana Mikhail tahu tentang pesanan sepatu anak-anak itu.
Tahun demi tahun berlalu, Mikhail tetap tidak pernah tersenyum kecuali pada dua kali peristiwa tadi. Meskipun penasaran, Simon dan Matrena tak pernah berani menyinggung-nyinggung soal asal usul Mikhail karena takut ia akan meninggalkan mereka.
Suatu hari datanglah seorang ibu dengan dua orang anak kembar yang salah satu kakinya pincang! Ia minta dibuatkan sepatu untuk kedua anak itu. Simon heran sebab Mikhail tampak sangat gelisah. Mukanya muram, padahal biasanya tidak pernah begitu.
Saat mereka hendak pulang, Matrena bertanya pada ibu itu, "Mengapa salah satu dari si kembar ini kakinya pincang?"
Ibu itu menjelaskan, "Sebenarnya mereka bukan anak kandungku. Mereka kupungut ketika ibunya meninggal sewaktu melahirkan mereka. Padahal belum lama ayah mereka juga meninggal. Kasihan, semalaman ibu mereka yang sudah meninggal itu tergeletak dan menindih salah satu kaki anak ini Itu sebabnya ia pincang. Aku sendiri tak punya anak, jadi kurawat mereka seperti anakku sendiri."
"Tuhan Maha Baik, manusia dapat hidup tanpa ayah ibunya, tapi tentu saja manusia takkan dapat hidup tanpa Tuhannya", kata Matrena.
Mendengar itu, Mikhail kembali berseri-seri dan tersenyum untuk ketiga kalinya. Kali ini bukan wajahnya saja yang bercahaya, tapi seluruh tubuhnya. Sesudah tamu-tamu tersebut pulang, ia membungkuk di depan Simon dan Matrena sambil berkata, "Maafkan semua kesalahan yang pernah kuperbuat, apalagi telah membuat gelisah dengan tidak mau menceritakan asal usulku. Aku dihukum Tuhan, tapi hari ini Tuhan telah mengampuni aku. Sekarang aku mohon pamit."
Simon dan Matrena tentu saja heran dan terkejut, "Nanti dulu Mikhail, tolong jelaskan pada kami siapakah sebenarnya kau ini?"
Mikhail menjawab sambil terus tersenyum, "Sebenarnya aku adalah adalah satu malaikat Tuhan. Bertahun-tahun yang lalu Tuhan menugaskan aku menjemput nyawa ibu kedua anak tadi. Aku sempat menolak perintah Tuhan itu tapi kuambil juga nyawa ibu mereka. Aku menganggap Tuhan kejam. Belum lama mereka ditinggal ayahnya, sekarang ibunya harus meninggalkan mereka juga. Dalam perjalanan ke surga, Tuhan mengirim badai yang menghempaskanku ke bumi. Jiwa ibu bayi menghadap Tuhan sendiri. Tuhan berkata padaku, 'MIKHAIL, TURUNLAH KE BUMI DAN PELAJARI KETIGA KEBENARAN INI HINGGA KAU MENGERTI:

PERTAMA, APAKAH YANG HIDUP DALAM HATI MANUSIA? KEDUA, APA YANG TAK DIIJINKAN PADA MANUSIA? KETIGA, APA YANG PALING DIPERLUKAN MANUSIA?' "
Aku jatuh di halaman gereja, kedinginan dan kelaparan. Simon menemukan dan membawaku pulang. Waktu Matrena marah-marah dan hendak mengusir aku, kulihat maut dibelakangnya. Seandainya ia jadi mengusirku, ia pasti mati malam itu. Tapi Simon berkata, “Tidakkah di hatimu ada sedikit belas kasih?” Matrena jatuh iba dan memberi aku makan.
__________________
www.bluebelldiary.wordpress.com
cute_charity is offline   Reply With Quote
Old October 16, 2007, 06:27   #52
cute_charity
Registered User
 
cute_charity's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 693
WebPoint: 0
GaulPoint: 85
cute_charity belum terkenal
(sambungan di atas)


Saat itulah aku tahu kebenaran pertama:

“YANG HIDUP DALAM HATI MANUSIA ADALAH BELAS KASIH"
"Kemudian ada orang kaya yang memesan sepatu yang tahan satu tahun sambil marah-marah. Aku melihat maut di belakangnya. Ia tidak tahu ajalnya sudah dekat. Aku tersenyum untuk kedua kalinya. Saat itulah aku tahu kebenaran kedua:
“MANUSIA TIDAK DIIJINKAN MENGETAHUI MASA DEPANNYA. MASA DEPAN MANUSIA ADA DI TANGAN TUHAN"
"Hari ini datang ibu angkat bersama kedua anak kembar tadi. Ibu kandung si kembar itulah yang diperintahkan Tuhan untuk kucabut nyawanya. Dan aku melihat si kembar dirawat dengan baik oleh ibu lain. Aku tersenyum untuk ketiga kalinya dan kali ini tubuhku bercahaya. Aku tahu kebenaran yang ketiga:
“MANUSIA DAPAT HIDUP TANPA AYAH DAN IBUNYA TAPI MANUSIA TIDAK AKAN DAPAT HIDUP TANPA TUHANNYA.”
Simon, Matrena, terima kasih atas kebaikan kalian berdua. Aku telah mengetahui ketiga kebenaran itu, Tuhan telah mengampuniku. Semoga kasih Tuhan senantiasa menyertai kalian sepanjang hidup." Mikhail kembali ke surga.
__________________
www.bluebelldiary.wordpress.com
cute_charity is offline   Reply With Quote
Old October 16, 2007, 06:54   #53
cute_charity
Registered User
 
cute_charity's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 693
WebPoint: 0
GaulPoint: 85
cute_charity belum terkenal
Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya: "Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?"
Seorang murid setelah berpikir cukup lama mengangkat tangan dan menjawab: "Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran, karena itu ia lalu berteriak."
"Tapi..." sang guru balik bertanya, "lawan bicaranya justru berada di sampingnya. Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?"
Hampir semua murid memberikan sejumlah alasan yang dikira benar Menurut pertimbangan mereka. Namun tak satupun jawaban yang memuaskan.
Sang guru lalu berkata: "Ketika dua orang sedang berada dalam situasi kemarahan, jarak antara ke dua hati mereka menjadi amat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian, mereka harus berteriak. Namun anehnya, semakin keras mereka berteriak, semakin pula mereka menjadi marah dan dengan sendirinya jarak hati yang ada di antara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi. Karena itu mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi."
Sang guru masih melanjutkan: "Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta? Mereka tak hanya tidak berteriak, namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus dan kecil. Sehalus apapun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas. Mengapa demikian?"
Sang guru bertanya sambil memperhatikan para muridnya. Mereka nampak berpikir amat dalam namun tak satupun berani memberikan jawaban.
"Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak. Pada akhirnya sepatah katapun tak perlu diucapkan. Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin mereka sampaikan."
Sang guru masih melanjutkan: "Ketika kamu sedang dilanda kemarahan, janganlah hatimu menciptakan jarak. Lebih lagi hendaknya kamu tidak mengucapkan kata yang mendatangkan jarak di antara kamu. Mungkin di saat seperti itu, TAK mengucapkan kata-kata mungkin merupakan cara yang BIJAKSANA. Karena waktu akan membantumu."
__________________
www.bluebelldiary.wordpress.com
cute_charity is offline   Reply With Quote
Old October 16, 2007, 07:23   #54
cute_charity
Registered User
 
cute_charity's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 693
WebPoint: 0
GaulPoint: 85
cute_charity belum terkenal
Suatu hari Satan dan Yesus sedang ngobrol bareng.


Satan baru dikeluarkan dari Taman Eden, dan ia sedang BT...

"Iya, Sir, saya baru melihat dunia dengan banyak manusia di bawah sana. Saya(Satan) memasang perangkap dan menggunakan umpan. Saya yakin mereka ga bisa menolaknya. Saya akan mendapatkan mereka smua!

Yesus bertanya "apa yang akan kamu lakukan kepada mereka?".

Satan menjawab "Oh, saya akan bersenang"! Saya kan mengajar mereka bagaimana untuk menikah dan bercerai dengan sesamanya, bagaimana juga untuk membenci sesamanya, bagaimana untuk mabok, merokok, dan mengutuk. Saya kan mengajar mereka bagaimana cara membuat senjata, bom, dan cara membunuh sesamanya.. Saya benar" akan bersenang!"

Yesus bertanya "Dan apa yg akan kamu lakukan ketika semua itu telah kamu ajarkan kepada mereka?".

Kata Satan dengan bangga "Oh, saya akan bunuh mereka,"

Yesus bertaya "Berapa harga yang harus dibayar untuk menebus mereka?"

Jawab Satan "Oh, Kamu tidak akan menginginkan mereka.. Ga ada bagusnya mereka. Lihat, Kamu akan mengambil mereka dan mereka akan membenciMu. Mereka meludahiMu, mengutukMu dan membunuhMu. Kamu tidak akan menginginkan mereka!!"

Yesus bertanya lagi "Berapa harganya?"

Satan melihat Tuhan dan berkata "Semua darah, air mata, dan hidupMu."

Yesus berkata dengan tegas "BAIK!"

Lalu Tuhan Yesus Kristus membayar harga tersebut.

Bukankah lucu bagaimana manusia semudah itu membuang Tuhan dan bertanya kenapa dunia seperti NERAKA?

Bukankah lucu bagaimana seseorg berkata "Saya percaya kepada Yesus" tapi tetap mengikuti jalan Satan?

Bukankah lucu bagaimana kamu bisa mempost kembali ribuan crita" lucu lewat bulentin board dan mereka tersebar dengan sangat cepat, tetapi ketika kamu mempost bulentin tentang Tuhan, kamu berpikir dua kali untuk membagikannya?

Bukankah lucu bagaimana Saya jadi tambah kuatir dengan apa yang orang lain pikir dari pada apa yang Tuhan pikir tentang saya?

Saya berdoa, buat semua yang mempost kembali buletin ini, mereka akan diberkati melimpah oleh Tuhan dengan cara yang spesial untuk mereka.

Dan Jika Kamu Cinta Kepada Tuhan...
Dan, tidak malu kepada semua perbuatanNya yang ajaib yang telah diperbuatNya kepadamu..
__________________
www.bluebelldiary.wordpress.com
cute_charity is offline   Reply With Quote
Old October 16, 2007, 07:32   #55
cute_charity
Registered User
 
cute_charity's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 693
WebPoint: 0
GaulPoint: 85
cute_charity belum terkenal
Kadangkala hidup mengharuskanmu menangis tanpa sebab. Kamu merasa sudah berbuat baik dan benar, tetapi masih banyak kritikan yang dialamatkan kepadamu. Kamu mengira keputusan yang kamu ambil sudah tepat, ternyata perkiraanmu keliru.

Jangan putus asa !! Bangkitlah !!
Matahari tanpa sinar tidak layak disebut matahari. demikian juga dirimu. kau adalah matahari yang seharusnya memancarkan sinar, sekalipun mendung kelabu menutupi pandangan orang untuk melihat keindahan cahayamu.
AKU sering melihat melihatmu marah ketika kamu melihat orang lain berhasil.
Untuk apa kamu menginginkan keberhasilan orang lain? Bukankah AKU udah menyediakan suksesmu sendiri? Kamu tidak pernah mengejarnya, jadi kamu tidak pernah bisa memilikinya.

Matamu tidak terfokus kepada rancangan-Ku yang dahsyat atas hidupmu, melainkan tertuju kepada karya
Ku yang luar biasa atas hidup orang lain.
Jadilah seperti air..Selalu mengalir...melewati semua benda, menembus semua sisi dan tanpa batas.
Anak-Ku,,,jangan mau dikalahkan oleh keadaan,,tetapi kalahkan keadaaan !!
Anak-Ku yang terkasih,,,jangan sakit hati ketika kau ditegur, padahal kau merasa sudah mengerjakan yang terbaik.
Sakit hati itu hanya akan membuat tidurmu tidak nyenyak dan perasaanmu tidak nyaman. Buanglah itu dari hatimu dan pikiranmu !
Kuasailah dirimu sedemikian rupa hingga kamu bisa mengatasi perasaan diperlakukan tidak adil, dilecehkan, diremehkan ataupun dikhianati oleh sesamamu.

Bukankah untuk itu kau hidup? untuk melihat kenyataan bahwa di dunia ini yang paling mengerti perasaanmu dan menerima dirimu apa adanya hanya AKU?

Jauhilah segala bentuk kemarahan, tetapi jangan jauhi AKU.
Anak-Ku, ingatlah hal ini baik-baik. Aku selalu mebuka tangan-Ku lebar-lebar untuk memberimu rasa aman, kapanpun kau membutuhkannya.
AKU senantiasa menyiapkan bahu untuk tempat kepalamu bersandar dan mencurahkan tangis.
AKU melakukannya karena AKU sungguh-sungguh peduli padamu !!


Ayah yang selalu mengasihimu, ,

YESUS
__________________
www.bluebelldiary.wordpress.com
cute_charity is offline   Reply With Quote
Old October 16, 2007, 08:58   #56
cute_charity
Registered User
 
cute_charity's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 693
WebPoint: 0
GaulPoint: 85
cute_charity belum terkenal
satu minggu ini ikan sapu-sapuku meninggal dunia. Sejak saat dia meninggalkan akuariumku, baru tiga hari saja tidak dibersihkan, lumut pasti akan bermunuculan di akuarium kesayanganku.

Aku tidak ada waktu untuk membersihkan lumut-lumut itu dan juga tidak ada waktu untuk membeli ikan sapu-sapu yang baru.

Suatu hari kudapati lumut sudah memenuhi kaca bagian dalam akuariumku. Aku berpikir, ini tidak bisa dibiarkan. Keindahan ikan-ikan kokiku akan tersembunyi jika lumut-lumut itu kurelakan tumbuh dengan sehatnya menemani mereka.

Ikan-ikan sapu-sapu, bisa menjadi solusi untuk membantuku membersihkan lumut- lumut itu. Sapu-sapu adalah ikan yang makanan utamanya adalah lumut dalam akuarium atau kolam ikan.

Di sela-sela sempitnya waktuku, sepulang kerja, kuluangkan waktu untuk mampir ke toko ikan dekat rumahku. Aku berkeliling mencari ikan hitam yang tidak menarik dan berkulit kasar itu. Akhirnya kutemukan satu ikan sapu-sapu yang tidak begitu suram kulitnya, walaupun tetap tidak indah dipandang mata dan tetap saja kulitnya akan kasar.

"Berapa Pak, harganya?" tanyaku pada si penjual ikan itu. "Tujuh ratus lima puluh rupiah, Mbak," jawab si penjual itu. Segera kusodorkan uang dan setelah itu langsung kutapakkan kakiku menuju rumah.

Ikan sapu-sapu itu lalu aku cemplungkan ke dalam akuarium.

Dengan sigap dan bagai habis lepas dari kurungan ikan itu langsung meliuk-liuk. Dan ... betapa senangnya dia menemukan sebuah sisi kaca yang penuh dengan lumut. Ikan itu langsung menempel di kaca penuh lumut tersebut.

Tidak peduli dengan ikan-ikan kokiku yang seakan sedang mengerumuni ikan sapu-sapu itu untuk berkenalan.

Lagi-lagi karena tidak ada waktu, ikan itu memang hanya kucemplungkan dulu tanpa kubersihkan akuariumnya. Pikirku weekend nanti pasti aku ada waktu.

Keesokan harinya, saat akan berangkat ke kantor, kusempatkan menyapa ikan-ikan kokiku. Wow, pagi ini mereka tampak begitu indah .... Tapi bukankah memang ikan kokiku itu warnanya indah. Ehhh ... tapi kok lain ya?

Warnanya bukan saja indah, tapi begitu bersinar.

Terus kuamati ikan-ikan kokiku dengan sirip mereka yang panjang bagaikan kain sutera yang berkibar-kibar seolah ditiup angin. Terus kuperhatikan mereka karena terlalu indah bagiku untuk kutinggalkan.

Saat pandanganku tertuju di pojok akuariumku, ada seekor ikan hitam yang tidak bersinar sama sekali. Dia seolah sedang menepi dalam dunianya sendiri dan takut untuk bergabung dengan koki-koki indah itu.

Aku tersadar .... Ya, ikan-ikan kokiku terlihat begitu indah dan bersinar bukan karena ikan-ikan itu yang berubah, tetapi keadaan di sekitar merekalah yang berubah. Lumut-lumut yang membuat kaca akuariumku buram sudah lenyap! Ya, lenyap! Kaca akuariumku kembali bening sehingga ikan-ikan indahku terlihat semakin indah. Ikan yang tidak menarik yang kubeli kemarin dengan harga murah itu telah melahap habis lumur-lumut itu. Memang untuk itulah ikan itu kubeli, tetapi aku tidak tahu akan mendapat ketakjuban yang luar biasa seperti ini.

Kupandangi kembali ikan hitam yang sedang menyendiri itu. Dia yang tidak menarik itu telah membuat sesuatu yang indah untukku pagi ini. Ikan sapu-sapu sangatlah tidak menarik. Dia tidak punya kelebihan fisik yang dapat dibanggakan. Harganya pun sangat murah. Tetapi, TUHAN memberikan kelebihan luar biasa pada dia. Dia dapat membersihkan permukaan kaca yang begitu kotor menjadi bening kembali. Itulah yang membuat ikan sapu-sapu begitu dicari-cari oleh siapa saja yang ingin akuarium atau kolam ikannya terbebas dari lumut.

Aku ingat diriku. Begitu banyak protesku pada TUHAN karena merasa aku tidak memiliki kelebihan dari segala sisi. TUHAN memakai ikan kecil itu untuk menyadarkan aku, "KU-ciptakan dirimu bukan untuk hal yang tidak berguna. Kau ada di dunia ini karena kau berarti bagi-KU, untuk melakukan hal-hal besar bagi-KU!"

Aku masih terpaku di depan akuariumku. Aku masih menatap ikan kecil yang tidak menarik itu. Aku seperti menatap diriku. Hari ini TUHAN memberikan aku pelajaran indah dari seekor ikan. Hari ini, TUHAN tidak ingin aku semakin tenggelam dalam pencarian arti hidupku di dunia ini.

Aku berarti bagi-NYA, aku berharga bagi-NYA. Dalam pandangan mata aku memang tidak semenarik mereka yang ada di sekelilingku, tetapi ada hal istimewa yang TUHAN berikan padaku, dan aku yakin itu akan jadi berkat bagi banyak orang, karena TUHAN yang menganugerahkannya.

Aku beranjak dari depan akuariumku. Jam di tanganku sudah menunjukkan waktu untuk segera berangkat ke kantor. Semangatku menapaki hari-hari ke depan kembali menyala. Kuucapkan syukur untuk semua pelajaran indah ini.

Terima kasih TUHAN! Terima kasih ikan sapu-sapuku!

TUHAN memberkati
__________________
www.bluebelldiary.wordpress.com
cute_charity is offline   Reply With Quote
Old October 16, 2007, 09:34   #57
cute_charity
Registered User
 
cute_charity's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 693
WebPoint: 0
GaulPoint: 85
cute_charity belum terkenal
-= Message For Husband : Praying For Her Beauty =-

God made women beautiful, oleh karenaNya setiap wanita itu pasti cantik. Kalau saudara menilai seorang wanita tidak cantik, maka itu semata-mata karena pengetahuan tentang kriteria kecantikan yang saudara miliki untuk menilai seseorang, berbeda dengan kecantikan yang dipancarkan oleh wanita yang saudara "hakimi" tersebut. Siapa yang bisa mengatakan dengan alasan yang konkrit dan masuk akal bahwa jempol lebih "cantik" dari kelingking, atau tangan lebih "cantik" dari kaki? Sulit bukan? Karena pada dasarnya semuanya cantik, unik, dan memiliki keanggunan serta kegunaannya masing-masing yang hampir bisa dikatakan tak tergantikan.

God made women beautiful, oleh karena itu setiap wanita ingin merasa dirinya cantik, dikatakan cantik, dipuji cantik, dan ingin menjadi lebih cantik lagi (dengan melakukan berbagai cara... dari yang "normal" dan tidak berbahaya semisal make up, salon, spa, pergi ke ahli gizi untuk menghitung kalori, sampai yang "beresiko" dengan diet sampai "pingsan", atau mengkonsumsi obat, suntik, bedah, dsb). Mengapa wanita rela / mau melakukan itu, meskipun mahal atau beresiko sekalipun? Kaena mereka "dibombardir" dari segala penjuru dengan kriteria-kriteria yang dibuat oleh "para pakar" di dunia, bahwa wanita cantik itu memiliki bentuk dan ukuran tertentu, jenis rambut tertentu, warna kulit tertentu, bentuk mata dan bibir tertentu, dsb, yang menyebabkan para wanita secantik apapun merasa dirinya selalu kurang cantik.

God made women beautiful, oleh karenanya saya belum pernah bertemu degan seorang wanita, berapapun usianya, yang tidak senang dipuji bahwa dirinya cantik, apalagi kalau wanita tersebut dipuji cantik oleh suami yang dicintainya. Kalau sampai suatu kali saudara bertemu dengan seorang wanita yang tidak begitu suka dipuji bahwa dirinya cantik, mungkin karena sudah terlalu lama tidak ada orang yang mengatakan hal tersebut kepadanya, atau dia pernah sakit hati karena ada orang yang pernah mengatakan dia cantik yang kemudian mengelabuinya.

God made women beautiful, oleh karenanya your wife is beautiful. Dia mungkin tidak sempurna tapi istrimu pasti memiliki kecantikan tertentu yang membuat saudara menikahinya. Berapapun usia istrimu, berapapun usia pernikahanmu, kalau saudara mencintainya pasti saudara dapat mencari "kecantikan" yang dia miliki, dan kalau saudara menemukannya, katakanlah kepadanya. Makin sering saudara mengatakannya, makin cantik istrimu jadinya. Contohlah Adam, ketika dia terbangun dari tidurnya dan melihat Hawa ada di sisinya yang sedang tidur, belum mandi, belum sikat gigi, belum berdandan, betul? Tapi Adam berkata, "Wow kamu keren abis bow..." (dari Alkitab terjemahan bahasa Jakarta sehari-hari??? hehehe...).

God made women beautiful, oleh karenanya suami bertanggung jawab untuk selalu mencintai istrinya, karena istri yang merasa dicintai oleh suaminya merasa dirinya cantik dan menjadikannya cantik. Perhatikan wanita yang tidak dicintai oleh suaminya, biasanya mereka terlihat "layu dan kering". Seorang ibu bisa menumpahkan kasih sayang yang sangat besar kepada anaknya, demikian pula sebaliknya... dan membut penuh rongga dada sang ibu karena kasih sayang yang mengalir. Tapi kasih sayang suami, memenuhi seluruh sel di tubuhnya dan membuatnya cantik. Saya sering meniru apa yang dilakukan Adam... dan istri saya berkata, "Richard, mungkin mata kamu rusak, tapi please, jangan disembuhkan yah..." dan ternyata dia senang saya suka mengatakan hal-hal yang seperti itu, dan itu membuat dia jadi merasa dirinya cantik dan percaya diri.

Ling, my wife, was devalued and made to feel unattractive by ... (secret, but they're forgiven anyway) when she was young. Mungkin istri saudara pun pernah mengalaminya, dimana lingkungan sekitar tidak pernah mengatakan dia cantik ataupun memuji dan mengatakan hal yang baik, tapi lebih sering merendahkannya. Meskipun sekarang sudah banyak orang yang mengatakan sebaliknya, tetapi hanya ada dua pribadi yang bisa membuat dia percaya bahwa dirinya cantik, yaitu Tuhan dan anda suaminya!

Your prayers can set her free from lies of the past and enable her to hear God speaks the truth to her heart. Doa saudara juga bisa membuat istrimu balance dan menemukan healthy self-image.

Berikut ini contoh doa Stormie Omartian yang sering saya pakai:

Dear Lord, I pray that You would give (wife's name) the "incorruptible beauty of a gentle and quiet spirit, which is very precious" in Your sight (1Petrus 3:4). Help her to appreciate the beauty You have put in her. Help me to remember to encourage her and speak words that will make her feel beautiful.
Where anyone in her past has convinced her that she is unattractive and less than who You made her to be, I pray that You would replace those lies with Your truth. Keep any hurtful words that have been spoken to her from playing over and over in her mind. I pray that she will not base her worth on appearance, but on Your Word. Help her to see herself from Your perspective. Convince her of how valuable she is to You, so that I will be better able to convince her of how valuable she is to me.
Show my wife how to take good care of herself. Give her wisdom about the way she dresses and adorns herself so that it always enhances her beauty to the fullest and glorifies You. But remind her that time spent in Your presence is the best beauty treatment of all. Make my wife beautiful in every way, and may everyone else see the beauty of Your image reflected in her. Amen...


Jadi kalau saudara ingin istri saudara cantik dengan cara yang aman dan tidak mahal, cintai dia, temukan dan beritahu padanya bahwa dia cantik, dan berdoalah untuknya... serta jangan lupa kasih uang belanja. Hadiah terbaik yang bisa diberikan oleh seorang suami kepada istrinya , hadiah terbaik yang bisa diberikan seorang ayah kepada anak-anaknya adalah dengan mencintai ibu mereka yang cantik itu.
__________________
www.bluebelldiary.wordpress.com
cute_charity is offline   Reply With Quote
Old October 17, 2007, 09:26   #58
cute_charity
Registered User
 
cute_charity's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 693
WebPoint: 0
GaulPoint: 85
cute_charity belum terkenal
Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada supir pribadinya, ''Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?'' Si supir menjawab, ''Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai'' Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi, ''Bagaimana kamu bisa begitu yakin?''

Supirnya menjawab, ''Begini, pak, saya sudah belajar bahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai, karena itu saya selalu menyukai apapun yang saya dapatkan.''

Jawaban singkat tadi merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.

Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah Anda sudah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik. Tapi Anda masih merasa kurang.

Pikiran Anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi ''kaya'' dalam arti yang sesungguhnya.

Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang ''kaya''. Orang yang ''kaya'' bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki.

Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.

Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernah mengatakan, ''Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi.'' Ini perwujudan rasa syukur.

Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.

Kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.

Saya ingat, pertama kali bekerja saya senantiasa membandingkan penghasilan saya dengan rekan-rekan semasa kuliah. Perasaan ini membuat saya resah dan gelisah. Sebagai mantan mahasiswa teladan di kampus, saya merasa gelisah setiap mengetahui ada kawan satu angkatan yang memperoleh penghasilan di atas saya. Nyatanya, selalu saja ada kawan yang penghasilannya melebihi saya.

Saya menjadi gemar berganta-ganti pekerjaan, hanya untuk mengimbangi rekan-rekan saya. Saya bahkan tak peduli dengan jenis pekerjaannya, yang penting gajinya lebih besar. Sampai akhirnya saya sadar bahwa hal ini tak akan pernah ada habisnya. Saya berubah dan mulai mensyukuri apa yang saya dapatkan. Kini saya sangat menikmati pekerjaan saya.

Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, ''Lulu, Lulu.'' Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter menjawab, ''Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu.'' Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, ''Lulu, Lulu''. ''Orang ini juga punya masalah dengan Lulu?'' tanyanya keheranan. Dokter kemudian menjawab, ''Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu.''

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi. Saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, ''Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga.''
__________________
www.bluebelldiary.wordpress.com
cute_charity is offline   Reply With Quote
Old October 19, 2007, 15:00   #59
-=siLenT=-
Registered User
 
-=siLenT=-'s Avatar
 
Join Date: Oct 2007
Location: disini, di pojokan kamar gw yg selalu penuh dgn kedamaian, uhuy..!!!
Posts: 640
WebPoint: 0
GaulPoint: 216
-=siLenT=- belum terkenal
maaf OOT sedikit...
ini renungan atau artikel rohani???
klo renungan...tentunya spt renungan harian yg terus di update...
mungkin ini kumpulan artikel kali yah...chicken soup ala kristen gituw....

ok back to topic...
__________________
thanks 4 all....
-=siLenT=- is offline   Reply With Quote
Old October 19, 2007, 15:03   #60
Gregory House
Si Bayi AND Ultramanholic
 
Gregory House's Avatar
 
Join Date: Dec 2005
Location: M78
Posts: 11,262
WebPoint: 0
GaulPoint: 3522
Gregory House belum terkenal
sebaiknya renungan tetapi jika kebetulan ketemu artikel yg bagus dan bs menjadi bahan renungan juga boleh dipost ^^
__________________
Are You Strong?
You can't always get what you want And if you try sometime you find You get what you need
Wow...Excellent,Awesome,Coolest thing ever,Interesting,Everybody Lies
You need skill and luck to make a great save - Alberto Fontana
Gregory House is offline   Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Tags
kasih allah, renung baca hari, renungan harian

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT. The time now is 22:44.

SIDEBAR
Remove This Bar
Register / Login to remove this bar and All Ads.
Image




Powered by vBulletin® Version 3.8.2
Copyright ©2000 - 2013, Jelsoft Enterprises Ltd.
Copyright ©2007, WebGaul. All Rights Reserved. A ZEIN Company. Designed, Developed, Maintained, Optimized, Operated by ZEIN.