|
Tien Shang Ren Jien
Join Date: Mar 2007
Location: Los Angeles to Boston to Los Angeles
Posts: 3,821
WebPoint: 0 GaulPoint: 309
|
Mbah Gimbal, Nenek Berambut Terpanjang
Panjang Rambut 3 Meter, Diyakini Dijaga 2 Makhluk Halus
Tukimin alias Mbah Gimbal, warga Dusun Sumberayu, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Banyuwangi punya rambut unik. Panjang rambut nenek itu mencapai lebih tiga meter. Warga sekitar juga meyakini, rambut panjang model rasta perempuan itu dijaga dua makhluk gaib.
ABDUL AZIZ, Banyuwangi
Bagi warga Dusun Sumberayu, nama Mbah Gimbal sudah tidak asing lagi. Nama itu sangat populer seolah menutupi nama asli perempuan asal Kabupaten Blitar itu.
Ada dua alasan, mengapa warga sekitar menyebut Tukimin dengan sebutan nama Mbah Gimbal. Pertama, karena rambutnya memang panjang dan gimbal mirip legenda musik reggae Bob Marley. Alasan kedua, sebutan Mbah Gimbal diambil dari nama salah satu mahluk gaib yang diyakini menunggu sebagian rambut tersebut. Menurut warga sekitar, nama mahluk gaib itu adalah Panembahan Raden Mas Bagus Gimbal Sapu Jagad. "Itu nama penunggu yang laki-laki. Kalau penunggu yang perempuan namanya Raden Ajeng Lesmonowati," jelas Mbah Gimbal.
Mbah Gimbal mengaku terus terang, rambutnya selama ini ditunggu dua makhluk gaib tersebut. Rambut panjang pertama separo dari kepala, ditunggu mahluk gaib berjenis kelamin laki-laki yaitu Panembahan Raden Mas Bagus Gimbal Sapu Jagad. Sesangkan separo rambutnya lagi dari tengah sampai ujung, ditunggu makhluk gaib perempuan bernama Raden Ajeng Lesmonowati. Panembahan Raden Mas Bagus Gimbal Sapu Jagad sudah menunggu sejak puluhan tahun silam di rambut tersebut. Sedangkan Lesmonowati, baru dua bulan menempati rambut tersebut.
Dia mengungkapkan, rambutnya tidak pernah dipotong sejak sekitar tahun 1965. Saat itu, Mbah Gimbal merasa dapat wangsit dari suara halus agar tidak memotong rambutnya. Apabila tetap nekat memotong rambut, maka akan terjadi sesuatu yang buruk di kemudian hari. "Yang memotong atau yang dipotong rambutnya bisa mati," ujarnya.
Benarkah hal tersebut bakal terbukti? Saat didesak dengan pertanyaan demikian, dia hanya menarik nafas dalam sebentar. Sesaat kemudian, dia angkat bicara. "Sama yang nunggu memang tidak boleh dipotong. Kalau orang yang sudah tahu, tidak mungkin berani bertanya mengapa rambut saya ini tidak dipotong," ujarnya.
Bagaimana cara merawat rambut sepanjang itu? Menurut Mbah Gimbal, selama ini dia tidak pernah merasa kesulitan merawat rambut. Model perawatannya ada dua macam. Setiap Sabtu legi, dia selalu keramas dengan sampo sampai benar bersih. Yang ke dua, setiap rambutnya terasa berat, dia selalu memberinya minyak wangi.
Alasan yang ke dua ini, karena dia yakin dua mahluk halus yang menunggu rambutnya sedang lapar. "Terus makanannya ya wangi-wangian seperti ini. Nanti kalau diberi minyak wangi, rambut saya sudah tidak berat lagi dan terasa sangat ringan. Jadi saya sama sekali tidak berat membawa rambut sepanjang ini," jelasnya.
Untuk memudahkan melakukan aktivitas sehari-hari, Mbah Gimbal menggendong rambutnya dengan selendang. Dia juga tidak boleh diajak foto bersama dengan jumlah orang tiga (bertiga dengan Mbah Gimbal). Apabila hal tersebut dilakukan, diyakini akan terjadi sesuatu yang buruk di kemudian hari. "Bisa saja salah satu dari mereka akan celaka. Seperti yang pernah terjadi beberapa tahun lalu, ada orang minta foto bareng Mbah Gimbal, jumlahnya tiga orang. Tidak lama setelah itu, salah satu dari mereka mengalami kecelakaan dan mati," ungkap Darsi,23, salah satu cucu Mbah Gimbal.
Darsi mengatakan, selama ini neneknya tersebut memang sering dikunjungi orang dari berbagai daerah. Tujuan mereka datang juga beragam. Ada yang mau mencalonkan diri sebagai kepala desa. Ada juga yang datang berharap agar jalan hidupnya lebih lapang. "Ketika mereka datang, Mbah Gimbal hanya mendoakan saja kepada Tuhan. Mbah tidak memberikan apa-apa kecuali doa," kata Darsi.
Selain memiliki keunikan dan keanehan berupa rambut, sisi lain yang menarik untuk disimak dari sosok Mbah Gimbal adalah usianya. Para tetangga dan keluarga meyakini nenek bercucu tiga tersebut berumur 169 tahun. Sayangnya, hal tersebut tidak didukung oleh bukti-bukti tertulis. "KTP-nya sama sekali tidak ada. Cuman usianya memang segitu, 169 tahun," ujar Tukimin,85, salah seorang anak angkatnya.*
|