| Dunia Cowok! Tempat berkumpulnya cowok-cowok WG, diskusi segala macam hal yang berhubungan dengan masalah pria! |
October 31, 2005, 10:48
|
#31
|
|
Registered User
Join Date: Oct 2005
Location: Jakarta & Depok
Posts: 6
WebPoint: 0 GaulPoint: 6
|
wow.. ini helpful bgt buat gw.. gw ga doyan bola man.. rada tersiksa kl dirumah pada ngomongin bola, soalnya gw yg paling diem.. kekekeke...
|
|
|
|
Recommendation
|
Sponsored Ads
|
|
|
|
November 04, 2005, 19:47
|
#32
|
|
Registered User
Join Date: Oct 2005
Posts: 543
WebPoint: 0 GaulPoint: 65
|
Kalo menurut gue cowok2 zaman sekarang telah terperangkap dalam suatu komoditas kapitalis dgn apa yg disebut "pertandingan bola".
Orang-orang kapitalis sangat cerdik, mereka memanfaatkan sepak bola sebagai salah satu olah raga yg diminati cowok sbg komoditas dagang yg berakibat pd pembodohan massa.
Pemaknaan dr menonton sepak bola itu sendiri telah hilang. Orang-orang lebih senang menghabiskan waktu semalaman suntuk selama berminggu2 menonton World Cup daripada meningkatkan kompetensi dirinya dgn - misalnya membaca buku atau melakukan kegiatan yg lebih berguna. Ok, mereka mengaku melakukannya sebagai sebuah refreshing. Tapi apakah menonton sebuah pertandingan yg menyita waktu istirahat adalah sebuah refreshing? Dari sini saja sudah dapat dilihar bahwa kaum kapitalis berhasil membentuk sebuah persepsi bahwa refreshing adalah menonton pertandingan bola.
Kemudian manfaat apa yg diperoleh oleh sang penonton setelah team favoritnya menang? Apakah lantas kemampuan sepakbolanya menjadi bertambah? Jika si penonton adalah atlet sepak bola tentu saja bermanfaat, tapi mayoritas dr penonton bola adalah orang2 yg justru berasal dluar lingkup dunia olahraga.
Ok, ambil contoh World Cup. Betapa kuatnya kaum kapitalis berhasil menjadikan World Cup sebagai suatu ajang kompetisi yg sangat ditunggu2 masyarakat dunia. Bisa dibayangkan betapa beruntungnya sponsor2 yg menjadi pendukung acara World Cup? Dan betapa banyaknya orang-orang tertipu dan hanyut dalam kegembiraan massa (crowd effect) utk menyaksikan sesuatu yg tidak bermakna?
Dan dari setiap orang-orang yg mati terbunuh karena terinjak2 massa mengamuk (hooligan), muncullah bintang-bintang sepakbola baru yg sudah melupakan makna dr jatidiri identitas atletnya, dan lebih senang menghabiskan waktu di salon dan berbelanja di butik2 mewah (misalnya David Beckham, icon pria metroseksual).
Sekali lagi, sepak bola sama sekali tidak salah. Bahkan merupakan olahraga yg membina kekompakan dan daya kompetisi yg tinggi.
Permasalahannya apakah anggapan pria macho adalah yg penggemar sepak bola, perlu ditelaah lebih dalam lagi. Apakah si pria yg merasa 'macho' itu sadar bahwa image 'kemachoan' dirinya merupakan sebuah konstruksi sosial yg dibentuk oleh kaum kapitalis yg ingin memanfaatkan nilai-nilai luhur permainan sepak bola yg penuh dgn ide2 perjuangan, kompetisi, dan sportivitas tinggi, sebagai salah satu komoditas dagang mereka yg tidak masuk akal.
Coba kita pikirkan lagi secara lebih kritis.
|
|
|
November 04, 2005, 19:51
|
#33
|
|
Registered User
Join Date: Oct 2005
Posts: 829
WebPoint: 0 GaulPoint: 881
|
gw ga suka bola, ga tau peraturan2 dlm sepak bola, ga suka olah raga. apa termasuk ga macho? hahahahhaha konyol bgt pertanyaan gw......
__________________
I belong to the world, so the world is belong to me?
|
|
|
November 05, 2005, 01:21
|
#34
|
|
Registered User
Join Date: Oct 2005
Location: -
Posts: 96
WebPoint: 0 GaulPoint: 99
|
Yeaa.. tp byk juga yang bilang co bukan sih koq ga maen bola....
Hihihihi.. lha apa hub nya ya.. org yg berpikiran sempit yang mandang seperti itu.....
__________________
Be daring, be different, be impractical, be anything that will assert integrity of purpose and imaginative vision against the play-it-safers, the creatures of the commonplace, the slaves of the ordinary. - Cecil Beaton
|
|
|
November 05, 2005, 03:36
|
#35
|
|
Registered User
Join Date: Aug 2005
Location: Shinpo(taoYuan,Taiwan)
Posts: 1,791
WebPoint: 0 GaulPoint: 1268
|
Quote:
Kalo menurut gue cowok2 zaman sekarang telah terperangkap dalam suatu komoditas kapitalis dgn apa yg disebut "pertandingan bola".
Orang-orang kapitalis sangat cerdik, mereka memanfaatkan sepak bola sebagai salah satu olah raga yg diminati cowok sbg komoditas dagang yg berakibat pd pembodohan massa.
Pemaknaan dr menonton sepak bola itu sendiri telah hilang. Orang-orang lebih senang menghabiskan waktu semalaman suntuk selama berminggu2 menonton World Cup daripada meningkatkan kompetensi dirinya dgn - misalnya membaca buku atau melakukan kegiatan yg lebih berguna. Ok, mereka mengaku melakukannya sebagai sebuah refreshing. Tapi apakah menonton sebuah pertandingan yg menyita waktu istirahat adalah sebuah refreshing? Dari sini saja sudah dapat dilihar bahwa kaum kapitalis berhasil membentuk sebuah persepsi bahwa refreshing adalah menonton pertandingan bola.
Kemudian manfaat apa yg diperoleh oleh sang penonton setelah team favoritnya menang? Apakah lantas kemampuan sepakbolanya menjadi bertambah? Jika si penonton adalah atlet sepak bola tentu saja bermanfaat, tapi mayoritas dr penonton bola adalah orang2 yg justru berasal dluar lingkup dunia olahraga.
Ok, ambil contoh World Cup. Betapa kuatnya kaum kapitalis berhasil menjadikan World Cup sebagai suatu ajang kompetisi yg sangat ditunggu2 masyarakat dunia. Bisa dibayangkan betapa beruntungnya sponsor2 yg menjadi pendukung acara World Cup? Dan betapa banyaknya orang-orang tertipu dan hanyut dalam kegembiraan massa (crowd effect) utk menyaksikan sesuatu yg tidak bermakna?
Dan dari setiap orang-orang yg mati terbunuh karena terinjak2 massa mengamuk (hooligan), muncullah bintang-bintang sepakbola baru yg sudah melupakan makna dr jatidiri identitas atletnya, dan lebih senang menghabiskan waktu di salon dan berbelanja di butik2 mewah (misalnya David Beckham, icon pria metroseksual).
Sekali lagi, sepak bola sama sekali tidak salah. Bahkan merupakan olahraga yg membina kekompakan dan daya kompetisi yg tinggi.
Permasalahannya apakah anggapan pria macho adalah yg penggemar sepak bola, perlu ditelaah lebih dalam lagi. Apakah si pria yg merasa 'macho' itu sadar bahwa image 'kemachoan' dirinya merupakan sebuah konstruksi sosial yg dibentuk oleh kaum kapitalis yg ingin memanfaatkan nilai-nilai luhur permainan sepak bola yg penuh dgn ide2 perjuangan, kompetisi, dan sportivitas tinggi, sebagai salah satu komoditas dagang mereka yg tidak masuk akal.
Coba kita pikirkan lagi secara lebih kritis.
|
tolong yah kl loe emang ga suka bola jgn terlalu arogan~!!
__________________
My FriendSter kl dah liat wajib di add yah skalian
 FoRZa iNTeR
|
|
|
November 05, 2005, 03:55
|
#36
|
|
Registered User
Join Date: Nov 2005
Location: here there n everywhere
Posts: 72
WebPoint: 0 GaulPoint: 86
|
macho? apaan tuh? mainan chowok? hueheuheuhueheuh
__________________
Anlove, simply Love
|
|
|
November 05, 2005, 14:18
|
#37
|
|
Registered User
Join Date: Oct 2005
Posts: 543
WebPoint: 0 GaulPoint: 65
|
Quote:
Originally posted by Japrier
tolong yah kl loe emang ga suka bola jgn terlalu arogan~!!
|
Loh kok arogan sih? Gue suka kok nonton bola, tapi seperlunya aja, nggak sampe fanatik banget n bermalam2 dihabiskan khusus bwt nonton bola.
Lagian gue kan hanya menyampaikan pendapat (mungkin terlalu extrim ya?) sesuai dgn apa yg gue baca di literatur2 postmodern kuliah gue. Di kampus gue pembahasan ttg hal2 kayak gitu merupakan topik yg lazim koq. Ada seminarnya malah.
Pokoknya jangan sampai gara2 nonton bola trus jd melupakan hal2 yg lebih penting.
|
|
|
November 05, 2005, 14:33
|
#38
|
|
Registered User
Join Date: Sep 2005
Posts: 245
WebPoint: 0 GaulPoint: 256
|
hehehhehehe, sedikitpun, gak tertarik sama sekali, ama yg namanya bola ato yg lainnya.
dari dulu malah.
pas skull aja, gak suka olah raga, gak tau kenapa, tau gak berapa aja nilai olah raga yg gw dapat?
4/5 uehuheuheuheuheuheuhe
selalu merah
pernah juga dapat wali kelas guru olah raga, huhuhuhh, pas terima rapor dibikin angka 4 nya gede buanget,,,,,, 
sial deh,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
gw sampe dipanggil keruang guru.
|
|
|
November 05, 2005, 20:11
|
#39
|
|
Like an Angel or Devil..
Join Date: Mar 2003
Location: On Charts Live
Posts: 15,650
WebPoint: 0 GaulPoint: 1621
|
selaen bola dah gw jabanin tuh olahraga.... tauk jg napa gw kagak doyan ma yg namanya bola....
__________________
...just a weak person that pretending to be strong...
|
|
|
November 06, 2005, 01:23
|
#40
|
|
Registered User
Join Date: Oct 2005
Location: -
Posts: 96
WebPoint: 0 GaulPoint: 99
|
olahraga atau tidur...
gw lebih milih tidur... hehehehehehe
__________________
Be daring, be different, be impractical, be anything that will assert integrity of purpose and imaginative vision against the play-it-safers, the creatures of the commonplace, the slaves of the ordinary. - Cecil Beaton
|
|
|
November 06, 2005, 11:33
|
#41
|
|
Registered User
Join Date: Aug 2005
Location: Shinpo(taoYuan,Taiwan)
Posts: 1,791
WebPoint: 0 GaulPoint: 1268
|
Quote:
Loh kok arogan sih? Gue suka kok nonton bola, tapi seperlunya aja, nggak sampe fanatik banget n bermalam2 dihabiskan khusus bwt nonton bola.
Lagian gue kan hanya menyampaikan pendapat (mungkin terlalu extrim ya?) sesuai dgn apa yg gue baca di literatur2 postmodern kuliah gue. Di kampus gue pembahasan ttg hal2 kayak gitu merupakan topik yg lazim koq. Ada seminarnya malah.
Pokoknya jangan sampai gara2 nonton bola trus jd melupakan hal2 yg lebih penting.
|
 pendapat yg loe baca atau pendapat loe yg ga seneng ama bola  lagean orang nonton ampe malem toh urusan mereka ngapain juga di pikirin
__________________
My FriendSter kl dah liat wajib di add yah skalian
 FoRZa iNTeR
|
|
|
November 07, 2005, 12:00
|
#42
|
|
Registered User
Join Date: Aug 2004
Posts: 15
WebPoint: 0 GaulPoint: 17
|
Biasa ajah kale, itu kan masalah suka ato a suka...selera org beda2...
|
|
|
November 07, 2005, 13:18
|
#43
|
|
Registered User
Join Date: Nov 2005
Location: Somewhere around my mind
Posts: 5
WebPoint: 0 GaulPoint: 5
|
gue rasa tergantuing dari pribadi si co itu sendiri lagi.....
tapi gue ga bisa terima klo ada statement kaya gini....
__________________
Spiderio is newbie here... help me pls
|
|
|
November 07, 2005, 15:19
|
#44
|
|
Libertine
Join Date: Feb 2004
Posts: 13,676
WebPoint: 0 GaulPoint: 7617
|
Bokap gue ga suka bola, hubby gue ga suka bola, semua ex-ex gue ga ada yg suka bola... Gue sih bersukur aja, ga usah budeg dengerin komentator bola setiap musim kompetisi (yg kayaknya ga ada berentinya) di TV.
|
|
|
November 08, 2005, 03:57
|
#45
|
|
Registered User
Join Date: Aug 2005
Location: Shinpo(taoYuan,Taiwan)
Posts: 1,791
WebPoint: 0 GaulPoint: 1268
|
 seru aja seh ngikutinnya ga tau nape
__________________
My FriendSter kl dah liat wajib di add yah skalian
 FoRZa iNTeR
|
|
|
Posting Rules
|
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts
HTML code is Off
|
|
|
All times are GMT. The time now is 11:37.
|
|