December 12, 2004, 17:40
|
#1
|
|
Registered User
Join Date: Nov 2004
Posts: 130
WebPoint: 0 GaulPoint: 163
|
Polling RUU WAMIL tolak ato setuju?
yupe sapa setuju wamil sapa nda setuju!
n alasannya yah
semoga isa dikirim ke urlnya DPR 
apa si DPR kita linknya?
w vote tidak setuju!
__________________
"Violence is the last resort of the incompetence"~ Isaac Asimov ~
"War doesn't determine who is right, only who is left"~ Bertrand Russell ~
"The object of war is not to die for your country, but to make the other bastard die for his"~ George Patton ~
|
|
|
|
Recommendation
|
Sponsored Ads
|
|
|
|
December 12, 2004, 23:24
|
#2
|
|
Registered User
Join Date: May 2003
Location: Apt # 4H
Posts: 26,936
WebPoint: 2 GaulPoint: 27307
|
Ngga setuju. Buat apa emangnya? Toch jumlah tentara udah banyak ini. Persenjataan aja parah ghitu koq. Tingkatkan dulu kemampuan persenjataan, baru ngomong jumlah personil.
__________________
"Sin ti mi camino, se desaparece.... Si ti las espinas, son las que florecen...
Sin ti, yo no vivo.... Sin ti, no se escribe la historia del amor"
|
|
|
December 13, 2004, 01:31
|
#3
|
|
Registered User
Join Date: Jun 2004
Location: Disuatu tempat yg gak ada setannya
Posts: 22,349
WebPoint: 0 GaulPoint: 3338
|
Tidak setuju..lah wong di genk kopasus aja alat-alatnya masih pada primitif ..gampang kena sadap negara -negara lain...beli dulu peralatan yg bener sesuai dgn jamannya baru mikirin wamil
|
|
|
December 13, 2004, 01:54
|
#4
|
|
Registered User
Join Date: Jul 2004
Posts: 465
WebPoint: 0 GaulPoint: 378
|
Gue setuju. Jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar itu aset, kenapa nggak dimanfaatkan?
Selain itu pendidikan dasar militer menurut gue juga bisa membantu membentuk karakter dan meningkatkan disiplin (selain juga baik untuk kesehatan)
|
|
|
December 13, 2004, 05:57
|
#5
|
|
Registered User
Join Date: May 2004
Posts: 8,764
WebPoint: 0 GaulPoint: 2208
|
Quote:
Originally posted by geekboy_the_2nd
Gue setuju. Jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar itu aset, kenapa nggak dimanfaatkan?
Selain itu pendidikan dasar militer menurut gue juga bisa membantu membentuk karakter dan meningkatkan disiplin (selain juga baik untuk kesehatan)
|
emang enak pendidikan militer?
koq menwa yg ga militer amat latihannya, banyak yg pengen bubarin?
|
|
|
December 13, 2004, 06:17
|
#6
|
|
Registered User
Join Date: Dec 2004
Location: in your dream
Posts: 2,773
WebPoint: 0 GaulPoint: 2278
|
SETUJU ATAU TIDAK... ITU SAMA SEKALI TIDAK PENTING....
sama aja udah kalah jauh... bandingin dengan tetangga...
kalah tentara... kalah senjata... kalah alat...
mau tampil pakai apa....
paling juga digertak singapore... takut tuh...
Singapura.
singapura yang luasnya hanya 0,33 persen Indonesia, memiliki:
sekitar 60.600 personel militer aktif
sekitar 300.000 cadangan militer.
total mobilisasi militer sekitar 360.600
senjata dan peralatan canggih... modifikasi sendiri.
pangkalan militer tersebar selain di negara sendiri, juga di Eropa, Amerika, Australia, sabah dll....
Anggaran pertahanan besar...
memiliki aliansi pertahanan dengan Amerika serikat, Inggris dan Australia.
Indonesia.
Indonesia negara kepulauan besar (di dunia), dengan jumlah penduduk 200 juta lebih, mempunyai:
sekitar 250.000 personil militer aktif, tanpa cadangan.
total mobilisasi militer sekitar 250.000
senjata dan peralatan parah.... kemampuan modifikasi terbatas...
Anggaran pertahanan????... tidak diketahui
tidak memiliki aliansi pertahanan dengan negara manapun di dunia.
punya beberapa biji pesawat modern hasil pembelian dari luar negeri, namun tidak dapat digunakan untuk kepentingan militer tanpa seijin si pembuat..... jika tetap digunakan maka akan dikenai sanksi... saat ini kondisinya sebagian besar tidak layak terbang... akibat terkena embargo suku cadang.... demikian halnya dengan peluru kendali... hampir seluruhnya telah kadaluwarsa.... tanpa suku cadang.
radar militer yang dimiliki non-standart... kemampuan pengawasan radar militer hanya 2/3 wilayah Indonesia... kemampuan aktif radar maksimal selama 12 jam setiap harinya... dengan sistim pengawasan acak..... jadi dalam waktu yang bersamaan hanya 1/3 wilayah udara Indonesia yang terawasi..... sehingga 1/6 wilayah udara Indonesia di bagian utara.... diawasi dan dikendalikan oleh militer Singapura...... demikian juga 1/6 di selatan diawasi dan dikendalikan oleh Australia..... yang 1/3 lagi tidak terawasi....
“INDONESIA SAMPAI DENGAN HARI INI BERDAULAT DI BAWAH UDARA ORANG LAIN”
Punya 2 kapal selam, yang satu saat ini sedang di potong-potong di Korsel....
Kemampuan pengawasan laut lemah, terutama dalam mengontrol lalu lintas laut pada alur laut kepulauan indonesia (alki)... ada tiga jalur alki yang membelah kepulauan indonesia... dari utara ke selatan....
Alki 1 (selat malaka – bangka - selat jawa)
Alki 2 (selat kalimantan - selat lombok)
Alki 3 (kepulauan Maluku – selat alor NTT)
pada ke 3 jalur ini.... lalu lintas laut internasional wajib di bebaskan... termasuk untuk armada perang.
Untuk Armada perang Amerika Serikat dan Australia memilih sendiri jalur yang mereka inginkan (biasanya melalui selat malaka – laut jawa – flores – timor)... suka-suka mereka memilih jalur laut indonesia....
“INDONESIA SAMPAI DENGAN HARI INI BERDAULAT DI ATAS LAUTAN ORANG LAIN”
punya kapal perang ex jerman yang udah ngek-ngok... sempat diprotes jerman saat digunakan untuk kegiatan militer di aceh....
punya pasukan darat inti hanya di pulau jawa dan di sulawesi selatan (2 divisi dengan senjata dan peralatan yang jauh dari layak)...... sedangkan pasukan darat lainnya tak lebihnya seperti cadangan militer di singapura.
Pengawasan perbatasan.... dan daerah pedalaman..... serta kepulauan2 khususnya di utara indonesia... sangat memprihatinkan....
Beberapa pulau tersebut memang hanya seluas pulau karang... bahkan ada yang timbul-tenggelam... namun banyak juga yang cukup luas dan berpendunduk.... pulau2 tersebut memang tak seberapa luas... namun luas laut yang menyertai pulau-pulau tersebut sangat menggiurkan negara tetangga... contoh sipadan-ligitan... luas lautnya ratusan mil... plus kandungan kekayaan laut... pulaunya tak ada nilai... tapi lautnya rek....
Apalagi sampai hari ini indonesia belum memiliki UU tentang batas wilayah....
sebuah negara kepulauan besar yang namanya Indonesia.... yang tidak tahu batas wilayahnya di mana????.... hanya sebatas klaim dari hindia-belanda... bersyukur dan berterima-kasih-lah kepada belanda.....
Contoh.... beberapa pulau di utara sulawesi yang berdekatan dengan filipina... hanya diawasi oleh satu tim patroli laut dengan menggunakan sebuah Kapal Angkatan Laut (KAL)... KAL itu semacam kapal kayu seperti kapal nelayan plus alat penerangan lampu templok yang pakai minyak tanah... itulah yang disebut KAL (Kapal Angkatan Laut)...... ini realita kawan... sama sekali tidak melebihkan atau mengurangi....
satu-satunya aparat negara yang ada di pulau-pulau tersebut adalah Babinsa (Koramil) yang sebentar lagi bakal ditarik karena telah dibubarkan... sesuai UU yang baru.
masyarakat di pulau-pulau tersebut memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka dari Filipina dan hidupnya sudah seperti warga Filipina... mereka lebih mengakui dirinya sebagai warga Filipina.... banyak yang seperti ini... ada lagi beberapa pulau dekat kalimantan dengan kondisi yang sama... warganya lebih memilih mengaku sebagai warga malaysia.... sama kondisinya dengan masyarakat yang berada di perbatasan pulau kalimantan dan papua.... belum lagi ditambah perbatasan NTT-Timor Leste yang masih dibawah kendali Australia....
SETUJU ATAU TIDAK... ITU SAMA SEKALI TIDAK PENTING....
Solusinya mungkin lebih baik kalau Indonesia menawarkan kepada Amerika... untuk memberikan tempat bagi pangkalan militer Amerika di Indonesia... dan turuti kemauan AS serta sekutunya.... pilihan itu lebih enak untuk orang indonesia... coba pollingnya seperti itu.... lebih menarik....
Last edited by Mr_Yellow; December 13, 2004 at 06:34.
|
|
|
December 13, 2004, 11:14
|
#7
|
|
Registered User
Join Date: Nov 2004
Posts: 130
WebPoint: 0 GaulPoint: 163
|
Quote:
Originally posted by geekboy_the_2nd
Gue setuju. Jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar itu aset, kenapa nggak dimanfaatkan?
Selain itu pendidikan dasar militer menurut gue juga bisa membantu membentuk karakter dan meningkatkan disiplin (selain juga baik untuk kesehatan)
|
wah masih ada yg setuju yak
damn it liat dunk apa yg dilakukan orang2 yg dididik secara militer ke orang2 sipil?????
liad mereka ngegetok pala orang kaya ngegetok Semangka
mereka tendang orang kaya nendang kambing!
liad lulusan AKABRI STAN STPDN smuanya koruptor kelas tinggi, uda sekolah ngabisin APBN lulus malah makan abis APBN dll
wew
open up your eyes Please
__________________
"Violence is the last resort of the incompetence"~ Isaac Asimov ~
"War doesn't determine who is right, only who is left"~ Bertrand Russell ~
"The object of war is not to die for your country, but to make the other bastard die for his"~ George Patton ~
|
|
|
December 13, 2004, 11:20
|
#8
|
|
Fallen Poet
Join Date: Aug 2003
Location: Forbidden Dimension
Posts: 15,146
WebPoint: 6 GaulPoint: 16205
|
Membentuk karakter dan meningkatkan disiplin? Gak salah tulis tuh? Apa jaminan dengan adanya wamil, karakter warga Indo bisa meningkat terutama soal disiplin?
Yang bakalan ada yah pasukan2 muda berdarah panas yang cuma bisa bilang "Ya, Pak!"
Mau kaya Jerman di masa WWII? Telat. It had been done, no need for a sequel please.
|
|
|
December 13, 2004, 11:26
|
#9
|
|
Registered User
Join Date: Nov 2004
Posts: 130
WebPoint: 0 GaulPoint: 163
|
Quote:
Originally posted by Mr_Yellow
SETUJU ATAU TIDAK... ITU SAMA SEKALI TIDAK PENTING....
sama aja udah kalah jauh... bandingin dengan tetangga...
kalah tentara... kalah senjata... kalah alat...
mau tampil pakai apa....
paling juga digertak singapore... takut tuh...
Singapura.
singapura yang luasnya hanya 0,33 persen Indonesia, memiliki:
sekitar 60.600 personel militer aktif
sekitar 300.000 cadangan militer.
total mobilisasi militer sekitar 360.600
senjata dan peralatan canggih... modifikasi sendiri.
pangkalan militer tersebar selain di negara sendiri, juga di Eropa, Amerika, Australia, sabah dll....
Anggaran pertahanan besar...
memiliki aliansi pertahanan dengan Amerika serikat, Inggris dan Australia.
Indonesia.
Indonesia negara kepulauan besar (di dunia), dengan jumlah penduduk 200 juta lebih, mempunyai:
sekitar 250.000 personil militer aktif, tanpa cadangan.
total mobilisasi militer sekitar 250.000
senjata dan peralatan parah.... kemampuan modifikasi terbatas...
Anggaran pertahanan????... tidak diketahui
tidak memiliki aliansi pertahanan dengan negara manapun di dunia.
punya beberapa biji pesawat modern hasil pembelian dari luar negeri, namun tidak dapat digunakan untuk kepentingan militer tanpa seijin si pembuat..... jika tetap digunakan maka akan dikenai sanksi... saat ini kondisinya sebagian besar tidak layak terbang... akibat terkena embargo suku cadang.... demikian halnya dengan peluru kendali... hampir seluruhnya telah kadaluwarsa.... tanpa suku cadang.
radar militer yang dimiliki non-standart... kemampuan pengawasan radar militer hanya 2/3 wilayah Indonesia... kemampuan aktif radar maksimal selama 12 jam setiap harinya... dengan sistim pengawasan acak..... jadi dalam waktu yang bersamaan hanya 1/3 wilayah udara Indonesia yang terawasi..... sehingga 1/6 wilayah udara Indonesia di bagian utara.... diawasi dan dikendalikan oleh militer Singapura...... demikian juga 1/6 di selatan diawasi dan dikendalikan oleh Australia..... yang 1/3 lagi tidak terawasi....
“INDONESIA SAMPAI DENGAN HARI INI BERDAULAT DI BAWAH UDARA ORANG LAIN”
Punya 2 kapal selam, yang satu saat ini sedang di potong-potong di Korsel....
Kemampuan pengawasan laut lemah, terutama dalam mengontrol lalu lintas laut pada alur laut kepulauan indonesia (alki)... ada tiga jalur alki yang membelah kepulauan indonesia... dari utara ke selatan....
Alki 1 (selat malaka – bangka - selat jawa)
Alki 2 (selat kalimantan - selat lombok)
Alki 3 (kepulauan Maluku – selat alor NTT)
pada ke 3 jalur ini.... lalu lintas laut internasional wajib di bebaskan... termasuk untuk armada perang.
Untuk Armada perang Amerika Serikat dan Australia memilih sendiri jalur yang mereka inginkan (biasanya melalui selat malaka – laut jawa – flores – timor)... suka-suka mereka memilih jalur laut indonesia....
“INDONESIA SAMPAI DENGAN HARI INI BERDAULAT DI ATAS LAUTAN ORANG LAIN”
punya kapal perang ex jerman yang udah ngek-ngok... sempat diprotes jerman saat digunakan untuk kegiatan militer di aceh....
punya pasukan darat inti hanya di pulau jawa dan di sulawesi selatan (2 divisi dengan senjata dan peralatan yang jauh dari layak)...... sedangkan pasukan darat lainnya tak lebihnya seperti cadangan militer di singapura.
Pengawasan perbatasan.... dan daerah pedalaman..... serta kepulauan2 khususnya di utara indonesia... sangat memprihatinkan....
Beberapa pulau tersebut memang hanya seluas pulau karang... bahkan ada yang timbul-tenggelam... namun banyak juga yang cukup luas dan berpendunduk.... pulau2 tersebut memang tak seberapa luas... namun luas laut yang menyertai pulau-pulau tersebut sangat menggiurkan negara tetangga... contoh sipadan-ligitan... luas lautnya ratusan mil... plus kandungan kekayaan laut... pulaunya tak ada nilai... tapi lautnya rek....
Apalagi sampai hari ini indonesia belum memiliki UU tentang batas wilayah....
sebuah negara kepulauan besar yang namanya Indonesia.... yang tidak tahu batas wilayahnya di mana????.... hanya sebatas klaim dari hindia-belanda... bersyukur dan berterima-kasih-lah kepada belanda.....
Contoh.... beberapa pulau di utara sulawesi yang berdekatan dengan filipina... hanya diawasi oleh satu tim patroli laut dengan menggunakan sebuah Kapal Angkatan Laut (KAL)... KAL itu semacam kapal kayu seperti kapal nelayan plus alat penerangan lampu templok yang pakai minyak tanah... itulah yang disebut KAL (Kapal Angkatan Laut)...... ini realita kawan... sama sekali tidak melebihkan atau mengurangi....
satu-satunya aparat negara yang ada di pulau-pulau tersebut adalah Babinsa (Koramil) yang sebentar lagi bakal ditarik karena telah dibubarkan... sesuai UU yang baru.
masyarakat di pulau-pulau tersebut memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka dari Filipina dan hidupnya sudah seperti warga Filipina... mereka lebih mengakui dirinya sebagai warga Filipina.... banyak yang seperti ini... ada lagi beberapa pulau dekat kalimantan dengan kondisi yang sama... warganya lebih memilih mengaku sebagai warga malaysia.... sama kondisinya dengan masyarakat yang berada di perbatasan pulau kalimantan dan papua.... belum lagi ditambah perbatasan NTT-Timor Leste yang masih dibawah kendali Australia....
SETUJU ATAU TIDAK... ITU SAMA SEKALI TIDAK PENTING....
Solusinya mungkin lebih baik kalau Indonesia menawarkan kepada Amerika... untuk memberikan tempat bagi pangkalan militer Amerika di Indonesia... dan turuti kemauan AS serta sekutunya.... pilihan itu lebih enak untuk orang indonesia... coba pollingnya seperti itu.... lebih menarik....
|
yang jelas IMHO militer diperlukan hanya ketuika suatu negara mau bertindak aktif dalam artian menyerang ato yg lain
ketika negara tidak memiliki organisasi yg bersifat militer tetapi negara mampu "mengenyangkan" dan membagi rata "kue"nya
maka tidak akan ada yg namanya pemberontakan, so adanya militer untuk defensif purpose itu nda penting
toh kalo negara sudah mampu "mengenyangkan" dan membagi rata "kue"nya ketika ada ancaman dari luar (ex: aneksasi dll etc)
pasti dengan rela warganya mau membela, tidak akan ada looser2 yg lari keluar negeri karena negara telah mampu mengayomi dan melindungi warganya
saat saat seperti itu dapaty dicapai hanya dengan MEMBUBARKAN MILITER dan MEMBUANG JAUH2 PIKIRAN TENTANG BETAPA BAIK dan POSITIFNYA MILITER
Bayangkan jika MIliter tidak ada?
Berapa banyak Dana APBN bisa disalurkan ke dana pendidikan dan dana kesehatan dan kesejahteraan masyarakat?
yah nda usa minta Amerika buka pangkalan disini, tanpa bokong Amerika berjaga di negara kita kita pun sanggup menjaga diri, walaupun tanpa peralatan militer apapun, cukup jika satu kalimat bisa ditelorkan dari masyarakat Indonesia yg berbeda2 satu kalimat "saya rela mati demi bangsa ini" saya rasa sudah cukup untuk mempertahankan bangsa ini dari aneksasi dll
walaupun tanpa militer
asal segala macam sara dll dihapus dulu
mari kenyangkan perut rakyat
mari bubarkan organisasi2 sekolah tinggi yg tolol yg hanya menghasilkan pejabat-pejabat korup dan orang2 "sakit" dan gila
(baca : STAN STPDN AKABRI)
Mari unggulkan pendidikan sipil yang sesungguhnya
__________________
"Violence is the last resort of the incompetence"~ Isaac Asimov ~
"War doesn't determine who is right, only who is left"~ Bertrand Russell ~
"The object of war is not to die for your country, but to make the other bastard die for his"~ George Patton ~
|
|
|
December 13, 2004, 12:48
|
#10
|
|
Moderator
Join Date: Jul 2004
Location: jakarta
Posts: 16,709
WebPoint: 145 GaulPoint: 20231
|
gak setuju, karena negara masih dlm keadaan aman, tdk dlm keadaan terancam, dan itu hanya menghabiskan uang saja, mendingan peralatan perang yg ditambah, jgn beli yg bekas. atau untuk mengatasi kemiskinan di negara ini.
|
|
|
December 13, 2004, 13:06
|
#11
|
|
Libertine
Join Date: Feb 2004
Posts: 13,676
WebPoint: 0 GaulPoint: 7617
|
Pemerintah mending urus kerjaan sendiri dulu sampe beres, baru nuntut2 wajib2 ini itu dari rakyat...
|
|
|
December 13, 2004, 14:08
|
#12
|
|
Registered User
Join Date: Dec 2004
Location: in your dream
Posts: 2,773
WebPoint: 0 GaulPoint: 2278
|
Quote:
Originally posted by singodimedjo
yang jelas IMHO militer diperlukan hanya ketuika suatu negara mau bertindak aktif dalam artian menyerang ato yg lain
ketika negara tidak memiliki organisasi yg bersifat militer tetapi negara mampu "mengenyangkan" dan membagi rata "kue"nya
maka tidak akan ada yg namanya pemberontakan, so adanya militer untuk defensif purpose itu nda penting
toh kalo negara sudah mampu "mengenyangkan" dan membagi rata "kue"nya ketika ada ancaman dari luar (ex: aneksasi dll etc)
pasti dengan rela warganya mau membela, tidak akan ada looser2 yg lari keluar negeri karena negara telah mampu mengayomi dan melindungi warganya
saat saat seperti itu dapaty dicapai hanya dengan MEMBUBARKAN MILITER dan MEMBUANG JAUH2 PIKIRAN TENTANG BETAPA BAIK dan POSITIFNYA MILITER
Bayangkan jika MIliter tidak ada?
Berapa banyak Dana APBN bisa disalurkan ke dana pendidikan dan dana kesehatan dan kesejahteraan masyarakat?
yah nda usa minta Amerika buka pangkalan disini, tanpa bokong Amerika berjaga di negara kita kita pun sanggup menjaga diri, walaupun tanpa peralatan militer apapun, cukup jika satu kalimat bisa ditelorkan dari masyarakat Indonesia yg berbeda2 satu kalimat "saya rela mati demi bangsa ini" saya rasa sudah cukup untuk mempertahankan bangsa ini dari aneksasi dll
walaupun tanpa militer
asal segala macam sara dll dihapus dulu
mari kenyangkan perut rakyat
mari bubarkan organisasi2 sekolah tinggi yg tolol yg hanya menghasilkan pejabat-pejabat korup dan orang2 "sakit" dan gila
(baca : STAN STPDN AKABRI)
Mari unggulkan pendidikan sipil yang sesungguhnya
|
please.... monggo mawon pak singodimedjo...
|
|
|
December 13, 2004, 14:13
|
#13
|
|
Registered User
Join Date: Dec 2004
Location: in your dream
Posts: 2,773
WebPoint: 0 GaulPoint: 2278
|
Quote:
Originally posted by coqueline
Pemerintah mending urus kerjaan sendiri dulu sampe beres, baru nuntut2 wajib2 ini itu dari rakyat...
|
apa ada pemerintah yang isa ngurus kerjaan dewe... tanpa nuntut2 wajib2 ini itu dari rakyat...????
|
|
|
December 13, 2004, 15:05
|
#14
|
|
Libertine
Join Date: Feb 2004
Posts: 13,676
WebPoint: 0 GaulPoint: 7617
|
Maksud gue, kerjaan mereka yg udah ada sekarang ini urusin dulu yg bener, baru bikin2 peraturan baru buat rakyat...
|
|
|
December 13, 2004, 15:46
|
#15
|
|
Registered User
Join Date: Nov 2004
Posts: 68
WebPoint: 0 GaulPoint: 8
|
Re: Polling RUU WAMIL tolak ato setuju?
Quote:
Originally posted by singodimedjo
yupe sapa setuju wamil sapa nda setuju!
n alasannya yah
semoga isa dikirim ke urlnya DPR 
apa si DPR kita linknya?
w vote tidak setuju!
|
abstain... no comment...
om singo... link DPR (si tukang korup) neh:
http://www.dpr.go.id/
|
|
|
Posting Rules
|
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts
HTML code is Off
|
|
|
All times are GMT. The time now is 22:23.
|
|