WebGaul Forum : : A ZEIN Company  

Go Back   WebGaul Forum : : A ZEIN Company > :: FORUM DISKUSI WEBGAUL > Agama dan Iman > Kristen
WebGaul Forum Gallery Register Blogs FAQ Calendar Mark Forums Read
Notices






Reply
 
Thread Tools
Old August 29, 2003, 09:28   #1
sky
Registered User
 
sky's Avatar
 
Join Date: Dec 2002
Location: Only heaven knows
Posts: 1,003
WebPoint: 1
GaulPoint: 381
sky belum terkenal
Tentang pujian...

No offens sebelumnya dengan pertanyaan gw berikut ini...gw memang ga ngerti.. , tolong di kasih masukkan yaa...

Gini , dakuw khan lahir dari ortu yang gerejanya HKBP - (Protestan khan) ,stelah gw smp gw sering di ajak temen2 kebatian di PD (persekutuan Doa) atau seperti Pantekosta gitu...
Ortu gw kayanya ga begitu suka dengan kebaktian ala pentakosta , yang nyanyinya tepuk-tepuk tangan gitu , yang berdoa pake disahut2in gitu,kaya..amin..amin...bahkan pendeta yang khotbah di HKBP juga menyindir cara kebaktian spt itu dalam khotbahnya.
Buat gw sih ga masyalah, gw masih mau bertepuk atau angkat tangan , tapi lidahku ga bisa menyahut2an dalam doa ...mungkin karena gw ga dibiasain sama keluarga dgn kebaktian spt itu.
Gw suka ikut PD atau khotbah di Pantekosta gitu,sbab kadang khotbahnya lebih kena ,bahasanya lebih sederhana dan lebih semarak... - tapi skg gw ga pernah lagi ke gereja Pantekosta,paling kalau Jumat di kantor ada PD - greja gw skg GPIB , yang juga ga boleh tepuk tangan dan doa bersahutan.
Pertanyakan sayah...apakah di alkitab ada larangan bertepuk tangan dalam gereja atau doa bersahutan begitu?
Trims sebelumnya..
__________________
Don't Worry,be happy...
sky is offline   Reply With Quote
Recommendation Sponsored Ads
Old August 29, 2003, 10:51   #2
bobo
Registered User
 
Join Date: Dec 2002
Location: Curva Nord Milano
Posts: 386
WebPoint: 0
GaulPoint: 528
bobo belum terkenal
pertanyaannya adakah di alkitab larangan bertepuk tangan ?

baca kitab perjanjian lama ..

bangsa israel memuliakan Tuhan bersorak sorai dgn kecapi dan tambur ...
__________________
sabar ....sabar ...orang sabar keluarnya enak ! ::
bobo is offline   Reply With Quote
Old August 29, 2003, 11:05   #3
Juffrouw
Registered User
 
Join Date: Dec 2002
Location: Jakarta
Posts: 5,907
WebPoint: 1
GaulPoint: 4933
Juffrouw belum terkenal
Re: Tentang pujian...

mengapa kita berdiri memuji Tuhan??
2 Tawarikh 20:19

mengapa kita bertepuk tangan memuji Tuhan??
Mazmur 47:2

mengapa kita mengangkat tangan memuji Tuhan??
Mazmur 63:5
__________________
JUFF's WEBSITE

Help! Help me here

Juffrouw is offline   Reply With Quote
Old August 29, 2003, 11:09   #4
Juffrouw
Registered User
 
Join Date: Dec 2002
Location: Jakarta
Posts: 5,907
WebPoint: 1
GaulPoint: 4933
Juffrouw belum terkenal
Masalah sahut2an dalam doa gak usah dipusingkan...

Bila memang hati kita benar2 mengamini (mendukung banget) apa yang si pemimpin doa ucapkan atau si pengkhotbah katakan....otomatis hati kecil kita sudah menjawab..."Amin." "Ya benar Tuhan, aku percaya." "Halleluya terpuji namaMu." "Terima kasih Tuhan."

Dan bila kita buka mulut kita....apa yang ada di hati itu akan keluar otomatis.

Bila kita ada di gerej yang lebih "diem" gue sarankan kita ikuti gereja itu saja....biasanya mereka pake tata ibadah yang ketat (liturgi). Kecuali kalo suasananya dalam acara yang gak gitu resmi misal kebersamaan, ret reat, mungkin bisa kita coba jadi diri kita sendiri.....dalam arti bila hatimu ingin mengangkat tangan, angkatlah...bila ingin berkata Amin...ucapkanlah.
Tidak ada yang mengusir seorang jemaat karena ia mengangkat tangannya saat memuji Tuhan...
Karena Alkitab justru mendukungnya.
__________________
JUFF's WEBSITE

Help! Help me here

Juffrouw is offline   Reply With Quote
Old August 29, 2003, 13:38   #5
eLiZa
Registered User
 
eLiZa's Avatar
 
Join Date: Dec 2002
Posts: 18,114
WebPoint: 0
GaulPoint: 18902
eLiZa belum terkenal
kalau tepuk tangan justru boleh2 aj dunk..
__________________
A dream is a wish your heart makes / when you're fast asleep / In dreams you will lose your heartaches / Whatever you wish for, you keep / Have faith in your dreams and someday / your rainbow will come smiling through / No matter how your heart is grieving / If you keep on believing / the dream that you wish will come true ~ Cinderella
eLiZa is offline   Reply With Quote
Old August 29, 2003, 14:34   #6
qbiz
Registered User
 
qbiz's Avatar
 
Join Date: Dec 2002
Location: di desa
Posts: 1,714
WebPoint: 0
GaulPoint: 1577
qbiz belum terkenal
apa aja dech, semua tergantung selera

ada juga kok aliran yang nggak mau NYANYI sama sekali, aliran quacker namanya. tetapi jangan dibilang mereka ini sesat hanya karena tidak mau MEMUJI TUHAN dalam NYANYIAN, mungkin saja mereka2 itu tidak bisa menyanyi atau apapun alasan mereka.

memuji dg nyanyi dengan serius dalam sikap hikmat silahkan
mau nyanyi sambil tepok tangan, silahkan
nyanyi sambil menari2, silahkan

yang penting melakukannya atas dasar KASIH dan HORMAT kepada Tuhan
__________________
www.sarapanpagi.org
qbiz is offline   Reply With Quote
Old August 29, 2003, 16:52   #7
kepikBIRU
Registered User
 
kepikBIRU's Avatar
 
Join Date: Jan 2003
Posts: 3,494
WebPoint: 0
GaulPoint: 4061
kepikBIRU belum terkenal
yah mesti liat tempatnya sky kepik juga suka tepok tangan dsb dsbnya, tapi kalo lagi ke tempat yang strict khusyuk yah jaga perasaan yang punya tempatnya dong
kan yang penting ada orderliness, bukan kekacauan ...
namanya juga tamu ... harus jaga perasaan dan ikutin peraturan yang punya rumah ... ngga kayak beberapa tamu disini
__________________
Click here to see my cooking recipes
20 tried simple recipes and more to come!

I could not pretend to know the difference between the storms You send and those I find, and I'm asking why?
kepikBIRU is offline   Reply With Quote
Old August 29, 2003, 23:49   #8
qbiz
Registered User
 
qbiz's Avatar
 
Join Date: Dec 2002
Location: di desa
Posts: 1,714
WebPoint: 0
GaulPoint: 1577
qbiz belum terkenal
ADA TULISAN BAGUS DARI EKA :

"Memberhalakan" Tuhan
Oleh Eka Darmaputera

Saya harap Anda tidak terlampau cepat merasa aman dan bebas dari bahaya penyembahan berhala, hanya karena Anda tidak menyimpan satu patung pun di rumah Anda. Memang benar, titah Allah yang kedua itu "resmi"nya berbunyi, "Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun . (dan) jangan sujud menyembah kepadanya". Namun demikian, ingatlah, "dosa besar" ini tidak terutama berkenaan dengan "ada-tidak"nya benda-benda tertentu di luar kita. Tidak!

Idolatri adalah bahaya serius, sebab ia merasuk, menusuk dan menyusup ke dalam jiwa. Secarik kain yang berlumur lumpur di luarnya, tak sulit untuk dibersihkan. Tapi bila tersiram tinta, dan tinta itu telah meresap sampai ke pori-porinya?

Penyembahan berhala lebih banyak menyangkut cara berpikir, cara menafsir, dan cara bersikap, yang bersumber jauh di "ruang kendali" yang ada dalam diri manusia. Dengan istilah yang lebih canggih, hal itu menyangkut "paradigma" kita, serta mewujud dalam "weltanschaung" kita.

Karena itu, tepat sekali kata William Barclay, bahwa "penyembahan berhala bukanlah sebuah relik antik dari masa silam, melainkan ancaman nyata (untuk) masa sekarang" "Idolatry is not an antiquarian relic of the past, it is a present threat". Saya malah ingin menambahkan, bahwa sekarang ada bahaya yang lebih nyata dan lebih berbahaya daripada "memper'Tuhan'kan berhala". Yaitu: kecenderungan "mem'berhala'kan Tuhan". Keduanya adalah dua sisi dari dosa idolatri.

* * *

POLA pikir dan sikap hidup yang bagaimanakah yang dapat dikategorikan sebagai penyembahan berhala? Barclay menyebutkan dua hal.

Pertama, ia mengatakan bahwa penyembahan berhala dimanifestasikan dalam bentuk sikap memperlakukan alat sebagai tujuan. Making means into ends. Benda yang awal mulanya, dengan tujuan baik, dimaksudkan untuk membantu manusia merasa dekat dengan Tuhan, eee, lambat laun berubah fungsi dan posisi menjadi "tuhan" itu sendiri. Tidak lagi sekadar "alat ibadah", tapi "pusat ibadah".

Karena itu penyembahan adalah "dosa besar". Ia tidak sekadar melenceng dari sasaran, melainkan 180 derajat berbalik arah ke tujuan yang berlawanan. Ia merupakan "kudeta" terang-terangan terhadap Allah. Tidak perlu kita heran, mengapa berulang-ulang Tuhan mengatakan, dosa ini sungguh melukai dan menyakiti hati-Nya.

Kalau "suami", Ia merasa diselingkuhi, dibelakangi, dan dikhianati, oleh sang istri. "Aku hendak menyanyikan nyanyian tentang kekasihku, nyanyian kekasihku tentang kebun anggurnya. Kekasihku itu mempunyai kebun anggur di lereng bukit yang subur. Ia mencangkulnya dan membuang batu-batunya; dan menanaminya dengan pokok anggur pilihan . lalu dinantinya supaya kebun itu menghasilkan buah anggur yang baik. Tetapi yang dihasilkannya ialah buah anggur yang asam" (Yesaya 5:1-2). Ada kekecewaan yang amat dalam.

Dan bila "bapak", Ia merasa ditikam tepat di "ulu-ati" oleh sang anak. "Aku membesarkan anak-anak dan mengasuhnya, tetapi mereka memberontak terhadap Aku. Lembu mengenal pemiliknya, tetapi Israel tidak; keledai mengenal palungan yang disediakan untuknya, tetapi umat-Ku tidak memahaminya"' (Yesaya 1:2-3). Ada luka batin yang amat menyakitkan.

* * *

CELAKANYA, kecenderungan menjadikan "alat sebagai tujuan" adalah praktik yang amat lazim dan begitu sering kita lakukan. Bahkan dapat dikatakan, sesuatu yang nyaris secara terus-menerus dilakukan oleh gereja. Kadang-kadang ia tersentak sadar akan kesalahannya, namun tak lama. Setelah itu, ia lupa lagi . dan lagi dan lagi.

Setiap denominasi memiliki tradisi ibadahnya masing-masing. Gereja Roma Katolik dengan kekayaan dan kekhusyukan ritualnya. Gereja Protestan dengan intelekualitas dan kelugasannya. Gereja-gereja Pentakosta dengan letupan-letupan emosinya. Semua itu hanyalah alat atau sarana yang berbeda-beda untuk tujuan yang paling utama: beribadah kepada Allah. Tapi lambat laun, "cara" kemudian menjadi lebih penting ketimbang "tujuan". Ada yang percaya, bahwa ibadah tanpa bertepuk-tepuk itu kering - dijauhi Roh Kudus. Sebaliknya ada yang betul-betul merasa terganggu dengan ibadah yang hiruk pikuk - "Ini ibadah atau konser rock, sih?," tanya mereka -- berang.

Kemudian mengenai sistem bergereja. Gereja Katolik menekankan hirarki. Gereja Protestan lebih demokratis. Sedang gereja-gereja Pentakosta cenderung menafikan organisasi dan birokrasi. Semua ini adalah "alat" yang beraneka-ragam untuk maksud yang satu: mengatur kehidupan bergereja agar berjalan sebaik-baiknya. Tapi betapa sering, sistem itu diperlakukan sebagai wahyu yang diturunkan dari sorga. Cara bergereja menjadi lebih penting ketimbang bergereja.


Kata Barclay, "ketika di dalam kenyataan semua itu terjadi, itu berarti penyembahan berhala masih dengan tegar hadir sampai sekarang. Masih sama berbahayanya seperti masa-masa silam". Benar sekali, bukan?

* * *

BAHAYA kedua dari idolatri, menurut Barclay, adalah ketika orang menukar pribadi dengan materi; mengutamakan benda, bukan orang. Inti penyembahan berhala adalah, orang menyembah benda, bukan pribadi; beribadah kepada benda mati, bukan Allah yang hidup.

Berhala bisa berwujud apa saja. Pokoknya, apa saja - yang bukan Tuhan -- yang oleh seseorang dianggap sebagai yang paling penting dan paling utama dalam hidupnya, itulah "berhala"nya. Dan ini justru merupakan ciri paling mencolok dari modernisasi, dengan ciri utamanya "mekanisasi".

Setelah revolusi industri, mesin benar-benar menjadi lebih utama ketimbang manusia. Manusia dilihat sekadar sebagai penjaga atau operator mesin. Tugas utamanya adalah menjaga agar mesin tetap bekerja, dan laba meningkat terus. Manusia adalah alat. Di bank, misalnya manusia adalah angka. Nomor PIN lebih penting ketimbang Prapto atau Prapti.

Hal yang sama juga menyerang kehidupan keluarga. Konon ada pertanyaan dalam Teka-Teki Silang, yakni "Isi sebuah rumah". Anda tahu, jawabnya yang "benar"? "Perabot". Tapi memang begitulah yang ada dalam kenyataan sekarang. Itulah yang di dalam kenyataan memang menjadi isi sebuah rumah, dan seharusnya begitu. Menentukan gedung tempat resepsi, bisa lebih menguras pikiran ketimbang pernikahan itu sendiri. Memilih warna cat rumah, bisa lebih rumit ketimbang memilih cara membina hubungan antaranggota keluarga.

Sekali lagi, idolatri masih jauh dari mati. Ia masih bernapas dan bertenaga. Dan ia bukan cuma penyakit orang-orang "primitif". Ketika alat menjadi tujuan, dan ketika benda lebih penting dari Tuhan atau manusia, penyembahan berhala ada di situ.

* * *

TOH ada aspek lain dari idolatri yang sama berbahayanya. Bahwa di samping "memper'Tuhan'kan berhala", orang bisa "mem'berhala'kan Tuhan". Malinowsky, seorang antropolog terkenal, pernah menulis sebuah buku, berjudul "SCIENCE, MAGIC AND RELIGION". Karena sulit dicari padanan katanya dalam bahasa Indonesia, baik kita biarkan saja begitu. Dalam buku itu, penulis mengemukakan hasil pengamatannya kepada sebuah suku semi-primitif di daerah Pasifik, yang rata-rata penduduk laki-lakinya adalah nelayan.

Yang menarik perhatiannya adalah ini. Pada bulan-bulan tertentu, ketika cuaca bagus, para nelayan itu meluncur ke laut begitu saja. Tapi di bulan-bulan lainnya, ketika cuaca buruk dan berbahaya, para nelayan itu - sebelum melaut - selalu melakukan upacara keagamaan terlebih dahulu. Tujuannya tak sulit diterka. Mereka memohon pertolongan kepada "Yang Di Sana", agar melindungi mereka dari segala mala petaka.

Kesimpulannya, kata Malinowsky, ketika sesuatu sudah dapat dikerjakan sendiri oleh tangan manusia, maka mereka tidak memerlukan bantuan dari "luar". "Science" sudah cukup. Tuhan belum perlu "ikutan". Baru tatkala keadaan bertambah buruk, tak bisa lagi dikendalikan oleh "science", manusia membutuhkan "magic".

Artinya, manusia membutuhkan "Tuhan". Tapi "Tuhan" dalam pengertian tertentu. Yaitu, Tuhan yang mau melayani kebutuhan serta kepentingan manusia! "Tuhan magic". "Tuhan" ini disembah dan dipuja, tapi ujung-ujungnya untuk apa dan untuk siapa? Untuk melayani manusia!

Inti penyembahan berhala adalah itu. Berhala disembah. Tapi apakah untuk kehormatan berhala itu sendiri? Tidak! Berhala itu disembah, sebagai suatu "metode penakluk" agar ia bersedia melayani si "penyembah"nya. Jadi, siapa menyembah siapa?

Saya ingin berbicara mengenai "memberhalakan Tuhan", karena ini sangat umum dilakukan tapi sedikit saja yang menyadari kesalahannya. Kita berdoa kepada Tuhan, tapi isinya? Sebuah "daftar belanja" yang panjang, semuanya kepentingan kita! Atau: "Tuhan saya akan melayani-Mu, tapi setelah Kau sembuhkan aku dari sakitku!" Mengapa "setelah"? Mengapa tidak dari sekarang? Mengapa ada "syarat"?

Allah yang disaksikan Alkitab, bukanlah Allah "berhala". Bukan "allah magic". Tapi Allah dari kategori ketiga yang disebut Malinowsky sebagai RELIGION. Yaitu, ketika manusia menyembah Tuhan semata-mata karena Ia Tuhan. Apa pun yang dilakukan-Nya. Terlepas dari apa pun yang diberikan-Nya. Tanpa syarat, tanpa pamrih. Ia adalah Allah yang maha kuasa yang memiliki kita. Dan kita adalah hamba-hamba-Nya. Orang-orang yang di hadapan-Nya, hanya pantas berkata," JADILAH PADAKU MENURUT PERKATAANMU ITU" (Lukas 1:38). Apa pun itu.

http://www.glorianet.org/ekadarmaputera/ekadmemb.html
__________________
www.sarapanpagi.org
qbiz is offline   Reply With Quote
Old August 29, 2003, 23:51   #9
hansel
Mentor
 
hansel's Avatar
 
Join Date: Dec 2002
Location: bed of clouds
Posts: 10,248
WebPoint: 0
GaulPoint: 10325
hansel mulai terkenal
On the other hand, kalo ke tempat yg rame tepuk-tepuk tangan & sahut-sahutan sementara kita diam doang, itu menghargai yg punya tempat gak?
Soalnya gue pernah diajak datang ke Pentecostal service 'ma Mrs Nyo, but gue diam aja.
__________________
"Angelique," Pangeran Christophe berbisik lemah.
"Selamat tinggal, Louis! Cintailah dan berbahagialah bersama Countess Mathilde, hanya sediakan tempat selalu di hatimu bagi kenangan akan Angelique yang pernah kaucintai!" Angelique mengucapkan selamat berpisah kepada sang pangeran.
hansel is offline   Reply With Quote
Old August 30, 2003, 10:12   #10
Juffrouw
Registered User
 
Join Date: Dec 2002
Location: Jakarta
Posts: 5,907
WebPoint: 1
GaulPoint: 4933
Juffrouw belum terkenal
Quote:
Originally posted by hansel
On the other hand, kalo ke tempat yg rame tepuk-tepuk tangan & sahut-sahutan sementara kita diam doang, itu menghargai yg punya tempat gak?
Soalnya gue pernah diajak datang ke Pentecostal service 'ma Mrs Nyo, but gue diam aja.
menurut gue sih ya gak masalah....
emang ada yang negur loe waktu loe gak ikut sahut2an doa...

sebenernya lucu juga sih....gue juga ke gereja pantekosta....tapi jarang sahut2an dalam doa....jaraaannggg banget....paling kalo khotbah....ditanya sama pendetanya..."Sodara percaya?" ya kita jawab..."Amin."
Tapi itu juga gak semua jemaat

Tapi pujian di gereja gue juga lain sama pantekosta lainnya....kadang2 kalo di pantekosta lainnya....setelah nyanyi lagu yang slow2 gitu....masuk ke penyembahan....worship leadernya langsung mulai bahasa Roh....
kalo di gue gak ada gituan....worship leadernya gak pernah memimpin bahasa Roh gitu....tapi jemaatnya bisa tiba2 berbahasa Roh sendiri, kalo emang dia merasa lagu itu sangat menyentuh hatinya. Jemaat yang lain ya terus aja nyanyi seperti biasa gak terpengaruh sama jemaat yang berbahasa Roh itu.

Dan biasanya penyembahan malah serempak terjadi (sepertinya disediakan waktu special emang) setelah perjamuan kudus...setelah penyembahan ditutup dengan satu lagu lalu doa berkat....pulang deh...
__________________
JUFF's WEBSITE

Help! Help me here

Juffrouw is offline   Reply With Quote
Old August 30, 2003, 15:30   #11
Cin Lan
Registered User
 
Join Date: Jan 2003
Location: universe is my home.. big isn't it??
Posts: 467
WebPoint: 0
GaulPoint: 652
Cin Lan belum terkenal
kalo gue sih available dimana aja...
kadang pengen yg rame juga.. soalnya di gereja gue musiknya klasik gitu.. en tenang.. en I like it.. tapi yah kalo pengen rame gampang tinggal nyambangin gereja lain.

soal music mah maslaah selera en kenikmatan di hadirat Tuhan aja. in all condition even tanpa lagu pun kalo dah masuk hadirat Tuhan dah ngalir aja..
__________________
www.langitselatan.com
Cin Lan is offline   Reply With Quote
Old August 31, 2003, 15:15   #12
eLiZa
Registered User
 
eLiZa's Avatar
 
Join Date: Dec 2002
Posts: 18,114
WebPoint: 0
GaulPoint: 18902
eLiZa belum terkenal
Quote:
Originally posted by hansel
On the other hand, kalo ke tempat yg rame tepuk-tepuk tangan & sahut-sahutan sementara kita diam doang, itu menghargai yg punya tempat gak?
Soalnya gue pernah diajak datang ke Pentecostal service 'ma Mrs Nyo, but gue diam aja.
ga papa deh
tapi kalo elo ke gereja Katolik trus pas misa tiba2 elo tepuk2 tangan n angkat2 tangan.. kayaknya malah bakal semua mata memandang ke elo ngeliatin
__________________
A dream is a wish your heart makes / when you're fast asleep / In dreams you will lose your heartaches / Whatever you wish for, you keep / Have faith in your dreams and someday / your rainbow will come smiling through / No matter how your heart is grieving / If you keep on believing / the dream that you wish will come true ~ Cinderella
eLiZa is offline   Reply With Quote
Old August 31, 2003, 23:29   #13
hansel
Mentor
 
hansel's Avatar
 
Join Date: Dec 2002
Location: bed of clouds
Posts: 10,248
WebPoint: 0
GaulPoint: 10325
hansel mulai terkenal
Quote:
Originally posted by eLiZa
ga papa deh
tapi kalo elo ke gereja Katolik trus pas misa tiba2 elo tepuk2 tangan n angkat2 tangan.. kayaknya malah bakal semua mata memandang ke elo ngeliatin
Justru karena gue dah terbiasa yg seperti ini, jadi gue malas ke tempat yg hingar-bingar. Bukan berarti gue nganggap yg hingar bingar itu salah, but gue gak terbiasa & gak ngeliat perlunya membiasakan.
Pas ke Catholic Charismatic gue juga gak betah.
__________________
"Angelique," Pangeran Christophe berbisik lemah.
"Selamat tinggal, Louis! Cintailah dan berbahagialah bersama Countess Mathilde, hanya sediakan tempat selalu di hatimu bagi kenangan akan Angelique yang pernah kaucintai!" Angelique mengucapkan selamat berpisah kepada sang pangeran.
hansel is offline   Reply With Quote
Old September 01, 2003, 01:56   #14
sky
Registered User
 
sky's Avatar
 
Join Date: Dec 2002
Location: Only heaven knows
Posts: 1,003
WebPoint: 1
GaulPoint: 381
sky belum terkenal
Trims untuk bantuan infonya...

At least itu membuat sayah untuk tidak ragu bertepuk tangan dalam kebaktian PD. tapi tentu aja gw ga akan nyanyi kidung jemaat di gereja sambil bertepuk tangan , bisa dianggap aneh kali yaa...:
__________________
Don't Worry,be happy...
sky is offline   Reply With Quote
Old September 02, 2003, 00:44   #15
kepikBIRU
Registered User
 
kepikBIRU's Avatar
 
Join Date: Jan 2003
Posts: 3,494
WebPoint: 0
GaulPoint: 4061
kepikBIRU belum terkenal
menurut kepik sih gak masalah, sel enggak dipandang aneh sih rasanya kalo hansel cuman mau bernyanyi dengan tenang dan khusyuk
laen kalo misalnya yang laen tenang dan khusyuk satu orang jingkrak2 sendiri
__________________
Click here to see my cooking recipes
20 tried simple recipes and more to come!

I could not pretend to know the difference between the storms You send and those I find, and I'm asking why?
kepikBIRU is offline   Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT. The time now is 05:57.

SIDEBAR
Remove This Bar
Register / Login to remove this bar and All Ads.
Image




Powered by vBulletin® Version 3.8.2
Copyright ©2000 - 2013, Jelsoft Enterprises Ltd.
Copyright ©2007, WebGaul. All Rights Reserved. A ZEIN Company. Designed, Developed, Maintained, Optimized, Operated by ZEIN.