WebGaul Forum : : A ZEIN Company  

Go Back   WebGaul Forum : : A ZEIN Company > :: FORUM DISKUSI WEBGAUL > Agama dan Iman
WebGaul Forum Gallery Register Blogs FAQ Calendar Mark Forums Read
Notices






Agama dan Iman Berdiskusi tentang agama dan kepercayaan masing-masing atau membaca renungan harian.

Closed Thread
 
Thread Tools
Old August 27, 2009, 15:55   #181
-ViOn-
Le Paon Blanc
 
-ViOn-'s Avatar
 
Join Date: Mar 2008
Location: kuburan paling romantis dan puitis di dunia, Forum Bahasa n Sastra WebGaul.com
Posts: 7,099
WebPoint: 0
GaulPoint: 2.059
-ViOn- Bisa dipercaya
Quote:
Originally Posted by yumi.yummy View Post
Gw jg ga rendah diri, mmg kata2 gw seperti merendah gt ya?

Gw blg sombong klo lo jwb 'krn dri lo ndiri' klo ga ya uda brti lo ga sombong, knp harus blg gw ngerendah diri
Silahkan cari dalam postingan ku sebelumnya yang memberikan signal bahwa aku bilang kamu rendah diri
__________________
Seindah mengembangnya ekor merak dari surga,
Seindah itu pula lah rangkaian kata - kata di dunia
Mari kita belajar merangkai kata di Forum Bahasa dan Sastra WG!!!

-ViOn- is offline  
Recommendation Sponsored Ads
Old August 27, 2009, 16:09   #182
yumi.yummy
|* IsaBeLLa *|
 
yumi.yummy's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Location: cyberworld
Posts: 944
WebPoint: 0
GaulPoint: 1150
yumi.yummy belum terkenal
Gw ikt nimbrung krn gw tertarik
Jwbn kulgei bgs d, apa krn kulgei ngerti maksud yg tersirat dr kata2 gw ya?
tp nti kuwotnya, skrg mau bobo dulu.
Nti bgun pagi soalnya
__________________
"penyemangat"
yumi.yummy is offline  
Old August 27, 2009, 16:15   #183
mudunpapat
boing boing boing
 
mudunpapat's Avatar
 
Join Date: Feb 2004
Location: di tengah sawah
Posts: 16,310
WebPoint: 0
GaulPoint: 37881
Blog Entries: 5
mudunpapat mulai terkenal
Quote:
Originally Posted by Khutu View Post
@ndut

... allah bukannya sama arti dgn tuhan?

bisa artinya tiada tuhan selain tuhan?

btw, itukan demi membuktikan tuhan mu ada, dan menguatkan imam kalian klo tuhan lain tidak ada.
ne ne ne ne ne
secara konsep yg terdefiniskan sebagai Tuhan itu sama tp secara keyakinan hanya Allah SWT satu satunya Tuhan.
Quote:
gimana cara kmu membuktikan tuhanya kristen tidak ada? ga cocok dari alqur-an (bagi org kristen ga valid ceritanya) tp dari alkitab, seperti klo atheis ngomong tuhan kristen ga ada, karena katanya maha ada, tp nyatanya gak ada ( yg bilang maha ada bukan dari kitabnya atheis, tp dari alkitab nya mereka ),
kenapa gitu, karena mereka percaya ama kitab sucinya, sama seperti kamu percaya dgn kitab sucimu, jd untuk membuktikan mereka salah, salah satunya ambil kata2 dari kitab suci mereka, terus pertanyakan, dan minta pembuktian
kenapa harus dibuktikan ??? seperti yg sudah gw bilang mengimani Tuhan sendiri akan mengeliminasi tuhan yg lain, ngapain sih ngurus internal kudu pake eksternal.
Quote:
btw ndut, siapa tau itu memang nabi baru yg di utus allah? tp... keknya bukannya? soalnya yg namanya nabi itu syaratnya harus mati di tangan org yahudi yah?
(btw ada gak cara lain biar tau itu nabi atau bukan?)
tambahan mereka mengunakan alquran koq, tp tidak mengunakan dgn hadist
hah ?? mati di tgn org yahudi ??


btw kalo memang ada nabi baru yg akan di utus Allah, ga bakal nabi muhammad di katakan sebagai nabi terakhir
Quote:
Originally Posted by Khutu View Post
btw ndut...
coba deh cari tau apa arti kata "tuhan"
asalnya dll ( bukan kata yg lama2 amat koq)
tuhan itu bukan artinya "mencipta" doank kali ,tp sampai di sebut tuhan berarti ada hukum tuhannya, hadiah (reward) dan hukuman (jika hukum di langgar)

agama apa pun yg memuja sesuatu yg tidak tampak, dan sesuatu itu di yakini mempunyai hukum2nya, dan memberikan hadiah jika hukumnya di taati, dan memberikan hukuman, jika hukum nya di langgar, dia di sebut tuhan
untuk bisa memberikan hukuman, dan memberikan reward, sesuatu itu haruslah lebih berkuasa dari manusia.
hmm..apa lagi yah ...
kalo asal kt"tuhan" kan dr kt"tuan" kalo nda salah
ttg artinya adalah sang Pencipta, maksudnya tuh Tuhan menciptakan segala galanya, termasuk di dalam manusia dan segala yg berhubungan dengan manusia. hukum ? termasuk dong.
Quote:
Originally Posted by Benodhi View Post
Hanya di situ sajakah sehingga bisa dibilang semuanya satu?
Apa yang membuat kamu akin yang lain2 atau bahkan kamu yakini itu sendiri sesungguhnya pencipta alam semesta yg satu padahal masih ada aspek2 pembeda lainnya?
yakin ?
agama = keyakinan
dan kamu bertanya kenapa gw yakin
Quote:
Originally Posted by fionatjandra View Post
Susah... Theist-nya lebih pinter muter2. Urusan bahasa saja sengaja dibikin ribet. Mana salah lagi...

Yah sudah sebagai TS, saya meminta yang Theist untuk memberikan argumen2 logis keberadaan Tuhan lagi. Supaya diskusi bisa lanjut. Thanks Kulgei buat peringatannya.
Bagaimanapun, pada masa kini, pengertian istilah Tuhan digunakan untuk merujuk Tuhan yang tunggal, sementara Dewa dianggap mengandung arti salah satu dari banyak Tuhan sehingga cenderung mengacu kepada politeisme.

itulah gw, manusia theist pada masa kini
__________________
Kapan WebGaul MeRdeka dan di cat MeRah PuTih ??

SuMoD BaHuL bin aNgkoNg KoNg KoNg !!!
mudunpapat is offline  
Old August 27, 2009, 17:28   #184
-ViOn-
Le Paon Blanc
 
-ViOn-'s Avatar
 
Join Date: Mar 2008
Location: kuburan paling romantis dan puitis di dunia, Forum Bahasa n Sastra WebGaul.com
Posts: 7,099
WebPoint: 0
GaulPoint: 2059
-ViOn- Bisa dipercaya
Quote:
Originally Posted by yumi.yummy View Post
Yg bisa merasakan lapar hanya org lapar. Yg bisa merasakan sakit hanya org yg sakit. Yg bisa merasakan Tuhan hanya org yg berTuhan..
IMHO
Orang memiliki rasa lapar yang merasakan lapar
Orang memiliki rasa sakit yang merasakan sakit
Keduanya exist secara universal dalam diri kita dan kita semua bisa rasakan secara langsung
Orang memiliki Tuhan yang merasakan Tuhan
Perhatikan apa perbedaannya...
Untuk seseorang menyatakan bahwa dia memiliki Tuhan, dia harus percaya terlebih dahulu sehingga akhirnya ia bisa merasakan Tuhan itu sendiri
Berbeda dengan rasa lapar dan rasa sakit yang memang bisa dirasakan tanpa rasa percaya dan secara langsung muncul sebagai reaksi dari objek eksternal dan kondisi2 fisik
Rasa percaya inilah yang eksis, bukan Tuhan itu sendiri
Rasa percaya inilah yang membuat Tuhan itu terasa eksis
Toh, kalo memang Tuhan exists secara universal bagaimanapun juga seharusnya Dia bisa dirasakan dan disadari oleh setiap orang (kayak sakit dan lapar bisa dirasakan oleh setiap orang) tanpa membutuhkan kepercayaan apapun
Kan kita menjadi orang lapar dan orang sakit bukan karena kita percaya bahwa kita lapar dan kita sakit kan?
Kita merasakan kondisi lapar dan sakit, bukan percaya akan adanya lapar dan sakit sehingga baru bisa merasakannya

Quote:
Originally Posted by mudunpapat View Post
yakin ?
agama = keyakinan
dan kamu bertanya kenapa gw yakin
Ndut, gue gak tanya kenapa lu yakin?
Tapi gue tanya apa dasar keyakinan lu bahwa itu semua konsep Ketuhanan itu bisa dibilang satu hanya dengan dasar pikiran bahwa semua konsep ketuhanan yang ada ntu sama2 pencipta padahal di sisi lain juga memiliki banyak perbedaan di antara para Samawi?
Semua agama Samawi mengklaim konsep ketuhanannya yang paling benar. Yang merupakan pencipta sejati, tapi di sisi lain memiliki begitu banyak perbedaan sehingga tentunya akan sangat membingungkan jika si konsep ketuhanannya ini hanya ada satu apalagi dengan sifat diskriminatifnya soal urusan izin masuk ke surga, masing2 mengklaimnya bahwa hanya umatnya yang bisa masuk surga
Apa yang membuat ndut begitu yakin bahwa semua konsep itu sama?
Apa langsung yakin begitu aja karena udah terlanjur ketulis di kitab suci?
Apa udah observasi semua agama itu (katanya ngurusin internal aja kan, well karena mengimani Tuhan sendiri akan mengeliminasi tuhan yg lain, maka tampaknya gak mungkin ndut melakukan hal ini yah, padahal untuk meyakini bahwa konsep Tuhan yang diyakini itu paling benar atau tidak di dunia saja butuh sebuah perbandingan) atau ndut sudah study tour ke surga?
Apa udah minum2 kopi kongkow2 di kafenya terus dikasih tau ma Mr.G langsung?
Apa didatengin dalam mimpi n dikasih tau?
Keyakinan berdasarkan logika atau logika berdasarkan keyakinan?
Gitu lho, ndut
Btw, ndut beneran chubby yah bisa dipanggil ndut?
__________________
Seindah mengembangnya ekor merak dari surga,
Seindah itu pula lah rangkaian kata - kata di dunia
Mari kita belajar merangkai kata di Forum Bahasa dan Sastra WG!!!

-ViOn- is offline  
Old August 27, 2009, 22:56   #185
fionatjandra
Registered User
 
Join Date: Mar 2009
Posts: 400
WebPoint: 0
GaulPoint: 347
fionatjandra belum terkenal
Quote:
Originally Posted by mudunpapat View Post
kenapa harus dibuktikan ??? seperti yg sudah gw bilang mengimani Tuhan sendiri akan mengeliminasi tuhan yg lain, ngapain sih ngurus internal kudu pake eksternal.
Nah yang ini saya setuju. Jangan pusingin Tuhan orang lain, yang penting kita yakin pada Tuhan sendiri. Nah bila ada argumen logis tentang Tuhan sendiri, boleh di-sharing disini.

Quote:
Originally Posted by mudunpapat View Post
Bagaimanapun, pada masa kini, pengertian istilah Tuhan digunakan untuk merujuk Tuhan yang tunggal, sementara Dewa dianggap mengandung arti salah satu dari banyak Tuhan sehingga cenderung mengacu kepada politeisme.
itulah gw, manusia theist pada masa kini
Mas mudunpapat, karena diskusi sudah berkembang jadi lebih luas. Saya pikir semua Theist boleh deh kasih argumen disini. Maksud saya jangan sekedar yang Tuhannya Allah saja. Pokoknya Theist yang percaya ada Tuhan, perkara Tuhannya satu, tiga, atau banyak boleh kasih argumen, setuju? Soalnya atheist sudah kebanyakan, kurang seimbang diskusinya.
fionatjandra is offline  
Old August 28, 2009, 01:36   #186
yumi.yummy
|* IsaBeLLa *|
 
yumi.yummy's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Location: cyberworld
Posts: 944
WebPoint: 0
GaulPoint: 1150
yumi.yummy belum terkenal
saya tertarik, boleh nimbrung ya

jd pengen tau aja pemikiran atheis

Quote:
Originally Posted by Benodhi View Post

Kutip kata2nya miss Fiona ah, "Memangnya kalo mao buktiin dinosaurus ada, cukup kasih liat cicak?"
maksudnya?? yg jelas dong klo kasi jawaban, udah tau saya org awam

kamu percaya dinosaurus itu ada ga??



Quote:
Iya dunk, bersyukur
Setiap malam aku bersyukur kok masih bisa hidup sekali lagi
Kepada Tuhan?
Nope
Bagiku diriku adalah penerang dan penyerang diriku
Dan kondisi mengenai seperti apa orang2 di sekitarku serta keadaan di sekitarku bisa terjadi tidaklah lebih dari akibat dari perbuatan diriku
Aku bersyukur bahwa aku bisa sehat karena kemampuanku menjaga kesehatanku
Aku bersyukur bahwa aku masih bisa makan minum sepantasnya karena kedua orang tuaku
Aku berterimakasih kepada semua orang yang telah begitu baik kepada diriku
Kepada jantungku yang masih mau untuk berdenyut
Kepada seluruh organ pernafasanku yang masih mau untuk bergerak sebagaimana harusnya

berkat siapa jantung dan seluruh organ pernafasanmu itu bergerak sebagaimana harusnya.. ??


Quote:
Aku bersyukur bahwa aku bisa bersyukur dan melihat segalanya dalam perspektif positif
Aku berterimakasih kepada diriku karena tanpa perjuangan diriku, aku tak akan pernah berada di sini
Haruskah ada Tuhan di dalam bersyukur?
Neeee
Berpikiran positif mengenai segala hal adalah salah satu bentuk bersyukur n I think all people in the world can it without Mr.G
Mr. G yg mana?? dia punya gender ya??

soalnya klo Allah itu ga ada gender, dia khan bukan makhluk melainkan zat


Quote:
Karena kedua orang tua ku tidak memakai alat kontrasepsi saat berhubungan badan
Lalu terbentuklah aku dalam rahim
pernah kepikir ga, kenapa bisa ada makhluk hidup didalam perut?? berkat siapa bisa begitu??

Quote:
Aku lahir berkat perjuangan berdarah mamaku tercinta (luph u so much Mom *muach*)
berjuang sendiri ya, ga ada bantuan siapa2.. soalnya setau aku, melahirkan itu antara hidup dan mati

Quote:
Aku dididik oleh kedua orang tuaku yang sangat aku syukuri sangat berdedikasi untuk mendidik anak2nya (mengingat jaman sekarang banyak yang aborsi,menjual anaknya,memperlakukan anak2nya dengan kejam ataupun divorce)
Dan juga tidak lupa karena adanya orang2 di sekelilingku baik teman2ku, guru2ku dan orang2 lainnya, semuanya yang termasuk interaksi sosial sehingga akhirnya aku bisa menjadi diri aku seperti ini
ortu yang baik..
__________________
"penyemangat"
yumi.yummy is offline  
Old August 28, 2009, 01:40   #187
yumi.yummy
|* IsaBeLLa *|
 
yumi.yummy's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Location: cyberworld
Posts: 944
WebPoint: 0
GaulPoint: 1150
yumi.yummy belum terkenal
Quote:
Originally Posted by Benodhi View Post
Sombong sekali anda yang menganggap orang lain sombong
aku melihat sombong, bukan sombong terhadap sesama manusia, tp sombong dihadapan Tuhan..

Quote:
Apakah kamu merasa rendah hati sehingga bisa mengecap lain sombong?
aku ga rendah diri.. tp aku klo ngomong apa adanya diriku

Quote:
Atau karena kamu merasa telah tau sedikit banyak kata2 dari kitab (yang katanya) suci sehingga merasa punya hak untuk menilai orang lain sebagai makhluk yang sombong? Bagaimana dengan orang2 yang merasa bahwa dirinya dan kelompok penganut theisme nya saja yang bisa masuk surga sedangkan agama lain bakalan dibakar (jadi BBQ kali yah ) di neraka?
Bagaimana dengan orang2 yang merasa bahwa manusia adalah makhluk yang segala2nya dan dianakemaskan sehingga merasa tidak perlu memperhatikan keberadaan makhluk lain,habitat2 makhluk tersebut dan ekosistem?
Padahal pada kenyataannya, manusia juga bergantung kepada makhluk lain untuk alam bisa tetap seimbang

Apakah kerendahanhati membutuhkan adanya sosok Tuhan?
Well, pada kenyataannya kita bisa melihat menggunakan logika sendiri kok
Kesombongan hanya akan mengaburkan kita dari batas2 yang sesungguhnya harus kita kembangkan dan menyebabkan kita hanya berada di tempat sedangkan orang lain di belakang kita sedang berusaha untuk mengejar kita
Logika saja
Jangan menyombongkan dirimu, karena semua orang merendahkan orang sombong
Jangan meninggikan dirimu, karena masih ada langit di atas langit hanya saja kita tak melihatnya
Jangan menganggap dirimu besar, karena jika kau membuat kesalahan, semua orang akan melihat kesalahanmu
Jangan menganggap dirimu sebagai batasan dari orang lain, karena nanti kamu tidak akan bisa melihat batas itu sendiri
See? Ada unsur logikanya kan?
Jadi untuk apa sombong?
Jadi apakah ketiadaan sosok Tuhan menjamin kesombongan orang tersebut?
ga, masi harus banyak intorpeksi diri ney

masi suka salah, dan bikin org salah paham
__________________
"penyemangat"
yumi.yummy is offline  
Old August 28, 2009, 01:46   #188
yumi.yummy
|* IsaBeLLa *|
 
yumi.yummy's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Location: cyberworld
Posts: 944
WebPoint: 0
GaulPoint: 1150
yumi.yummy belum terkenal
Quote:
Originally Posted by kulgei View Post
Tidak bisa lihat lah. Partikelnya terlalu renggang untuk membentuk benda solid. Tapi bukan berarti udara itu tidak ada. Bisa dibuktikan secara ilmiah partikel2 udara yg terdiri dari O2 dsb. Udara jg ada beratnya. Apakah tuhan bisa dibuktikan menurut metode ilmiah manapun? Salah satu syarat utama percobaan diakui secara ilmiah adalah percobaan itu bisa diulang beberapa kali dengan hasil yg (relatif) sama.

Gw rasa lebih baik mengambil contoh jiwa kita sbg perbandingan dgn tuhan. Jiwa sampai skg jg belum bisa dibuktikan scr absolut. Menurut science jiwa kita ada di otak kita. Argumen ini karena jika otak kita rusak (brain damage) biasanya dibarengi oleh perubahan sifat dan tingkah laku kita. Jika jiwa kita ada di seluruh tubuh atau malah di luar tubuh, seharusnya kerusakan otak tidak berpengaruh pada kondisi jiwa kita. Tapi science sampai hr ini belum bisa mengungkap di manakah jiwa itu berada, bentuknya spt apa, dsb.
kamu percaya udara, percaya jiwa, padahal khan ga berbentuk.. tapi kamu ga percaya Tuhan??

Quote:
Gw bersyukur kok. Sebelum makan gw 'berdoa' dulu kok ngikut adat temen2 jepang gw & mengucap itadakimasu. Arti harafiahnya 'Gw dengan rendah hati menerima ini'. Gw berterimakasih ke tanaman & jamur2an yg gw makan. Kl ada daging gw berterimakasih & mohon maaf pd binatang yg telah dibunuh buat gw makan.
lucu juga cara berterima kasihnya

Quote:
Gw terimakasih jg sama yg masak (biasanya my wife).
ini mah manner

Quote:
Gw bisa sampe di posisi gw skg jg karena bantuan banyak org. Gw bersyukur pada mereka (90% lebih theist). Dan kl temen2 gw minta bantuan gw, so pasti sebisanya gw bantuin. Apalagi my parents. Udah pasti gw bersyukur udah disupport selama ini. I can never do enough to repay them.
baguss deh

theis?? org yg beragama khan?? siapa tau tmn2mu mendoakanmu dan jadilah kamu seperti sekarang

soalnya tmn aku yang saat ini masi atheis (dia masi atheois bukan krn ga percaya tuhan, tp krn males beribadah, masi suka main2)suka minta doain supaya dia bisa lulus sidang, cepet sembuh klo dia terkena penyakit DBD etc

Quote:
Paling banter gw bersyukur pd alam semesta. Jujur aja, gw jg pikir gak ada salahnya kl kita mau bersyukur pd tuhan (manapun). Being grateful is a positive thinking. There's nothing wrong with that. Yg jd masalah biasanya org bersyukur cuma pada tuhan dan melupakan bantuan org2 sekitarnya.


aku ga gitu kok
__________________
"penyemangat"

Last edited by yumi.yummy; August 28, 2009 at 02:01.
yumi.yummy is offline  
Old August 28, 2009, 02:07   #189
Andielo
Registered User
 
Join Date: Nov 2008
Posts: 251
WebPoint: 0
GaulPoint: 77
Andielo belum terkenal
Seorang theis selalu berfikir bahwa segala sesuatu harus ada penciptanya.. Yaitu Tuhan...
Nah, pencipta Tuhan siapa? Penciptanya pencipta Tuhan siapa? Penciptanya pencipta dari pencipta Tuhan siapa? Penciptanya pencipta dari penciptanya pencipta Tuhan siapa?...bla..bla.. huh... Sepertinya gak akan ketemu deh dgn konsep adanya Sang Pencipta dlm theisme....
Andielo is offline  
Old August 28, 2009, 02:08   #190
fionatjandra
Registered User
 
Join Date: Mar 2009
Posts: 400
WebPoint: 0
GaulPoint: 347
fionatjandra belum terkenal
Quote:
Originally Posted by coqueline View Post
Menurut gue berusaha menjelaskan keberadaan Tuhan dengan science justru memperlihatkan bagaimana sosok Tuhan ini di posisikan sebagai pengisi gap dari pengetahuan yg ada. Ibaratnya, kalau sesuatu tidak diketahui, maka disinilah Tuhan diletakkan. Dalam posisi ini, semakin maju ilmu pengetahuan berhasil menjelaskan fenomena alam, semakin kecil keberadaan Tuhan. Not the best way of proving that god exists.
Waktu berdiskusi dengan mod mudunpapat, saya baru sadar bahwa agama2 yang telah punah dan menjadi mitos (seperti keyakinan pada dewa2 Yunani & Roma), tidak punah begitu saja karena pengikutnya mati semua atau karena dipaksa convert ke agama lain. Tapi karena para pengikutnya sendiri pun akhirnya menyadari bahwa keyakinan mereka tidak logis. Ke-tidak logisan ini muncul karena pengikut agama tersebut menempatkan Tuhan mereka sebagai pengisi ke-Tidak-Tahu-an akan fenomena2 alam. Saat pengetahuan semakin berkembang & segala ke-Tidak-Tahu-an (yang tadinya di-isi dengan kehadiran Tuhan) telah terjawab oleh bukti science & logika, para pengikut agama tersebut sadar bahwa Tuhan yang mereka yakini hanyalah ilusi dari lemahnya pemahaman mereka akan misteri alam.

Contoh: Orang Yunani kuno melihat kilat & petir bagaikan lembing api yang dilontarkan dari langit. Logika mereka saat itu mengatakan bahwa tidak mungkin lembing api dapat terlontar begitu saja dari langit tanpa ada yang melempar. Harus ada penyebabnya! Karena pengetahuan mereka saat itu tidak memadai, tentu mereka tidak bisa menyimpulkan bahwa petir berasal dari fenomena energi negatif & positif listrik di atmosphere. Sehingga tercipta-lah mahluk adikuasa dalam pikiran mereka sebagai "penyebab" (causa) dari fenomena tersebut. Secara logis pikiran mereka menyimpulkan bahwa ada suatu sosok mahluk yang melemparkan lembing api dari atas langit. Akhirnya kepercayaan tersebut berkembang jadi agama yang kemudian menempatkan Zeus sebagai Raja segala dewa di langit surga bernama olympia.

Contoh kepercayaan di atas berlangsung selama lebih dari 1.500 tahun, yang menempatkan keyakinan terhadap Zeus sebagai salah satu agama terlama dan terorganisir, lengkap dengan berbagai kuil megah dan upacara pengorbanan (sebagai perbandingan: Islam.berusia kurang lebih 1.400 th, Kristen 2000th).

Saat ini kebanyakan agama modern mengklaim bahwa Tuhannya adalah penyebab terjadinya alam semesta. Bila pengetahuan manusia semakin maju, sehingga penyebab alam semesta dapat dijawab oleh bukti2 science dan ternyata God has nothing to do with it. Apakah semua agama dan keyakinan pada Tuhan akan musnah?

Saat banyak manusia tidur dalam damai memimpikan Tuhan sebagai pencipta segalanya, segelintir ilmuwan di CERN melakukan berbagai research2 luar biasa yang tak terbayangkan. Salah satunya research terhadap sub atomic particle yang diperkirakan tidak terikat oleh waktu (The possibility of time travel??). Belum lagi berbagai research tentang cloning yang telah berhasil menduplikat hewan dan manusia (tanpa butuh roh & jiwa). Dengan kondisi yang tepat tidak heran bila suatu saat manusia bisa menciptakan manusia lain dari bahan dasar berupa atom dan molekul saja.

Tulisan saya tidak dimaksudkan untuk mengurangi atau melecehkan keyakinan. Mungkin bisa dikatakan sebagai bahan pertimbangan agar sebaiknya kita tidak menempatkan keyakinan sebagai kebenaran absolut sebelum terbukti, dibuktikan dan membuktikan sendiri. Bila setiap orang bisa menempatkan keyakinannya "seberapapun kuatnya keyakinan tersebut" sebagai salah satu kemungkinan alternatif, setidaknya kita sudah mengurangi berbagai kegilaan, kejahatan & kebencian yang dilakukan atas dasar keyakinan oleh para fanatik & extrimis. Terima kasih.

Last edited by fionatjandra; August 28, 2009 at 02:10.
fionatjandra is offline  
Old August 28, 2009, 02:20   #191
yumi.yummy
|* IsaBeLLa *|
 
yumi.yummy's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Location: cyberworld
Posts: 944
WebPoint: 0
GaulPoint: 1150
yumi.yummy belum terkenal
Quote:
Originally Posted by Andielo View Post
Seorang theis selalu berfikir bahwa segala sesuatu harus ada penciptanya.. Yaitu Tuhan...
Nah, pencipta Tuhan siapa? Penciptanya pencipta Tuhan siapa? Penciptanya pencipta dari pencipta Tuhan siapa? Penciptanya pencipta dari penciptanya pencipta Tuhan siapa?...bla..bla.. huh... Sepertinya gak akan ketemu deh dgn konsep adanya Sang Pencipta dlm theisme....
Tuhan tidak diciptakan, dia itu Esa, Tunggal, Satu, Kekal, Berbeda dengan Makhluknya (ciptaanNya)
Tidak beranak, dan Tidak pula diper-anakan. Dia berdiri dengan SendiriNya.
Maha mengetahui, Maha Melihat, Maha Menenetukan, Maha Mendenger, dan Hidup (tidak seperti manusia yang punya keterbatasan)
__________________
"penyemangat"
yumi.yummy is offline  
Old August 28, 2009, 02:28   #192
Andielo
Registered User
 
Join Date: Nov 2008
Posts: 251
WebPoint: 0
GaulPoint: 77
Andielo belum terkenal
Quote:
Originally Posted by yumi.yummy View Post
Tuhan tidak diciptakan, dia itu Esa, Tunggal, Satu, Kekal, Berbeda dengan Makhluknya (ciptaanNya)
Tidak beranak, dan Tidak pula diper-anakan. Dia berdiri dengan SendiriNya.
Maha mengetahui, Maha Melihat, Maha Menenetukan, Maha Mendenger, dan Hidup (tidak seperti manusia yang punya keterbatasan)
ok.. "Tuhan tidak diciptakan"... Anda dapat berargumen demikian untuk meniadakan pencipta dari sang pencipta.. (tahu dari siapa? Dapat dipertanggung jwbkn kbenarannya?) Nah, mengapa anda tdk dpt berpikir bahwa manusia jg tdk diciptakan?
Andielo is offline  
Old August 28, 2009, 02:31   #193
yumi.yummy
|* IsaBeLLa *|
 
yumi.yummy's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Location: cyberworld
Posts: 944
WebPoint: 0
GaulPoint: 1150
yumi.yummy belum terkenal
nih aku dapat
Quote:
Bukti akal tentang adanya Allah adalah proses terjadinya semua makhluk, bahwa semua makhluk, yang terdahulu maupun yang akan datang, pasti ada yang menciptakan. Tidak mungkin makhluk menciptakan dirinya sendiri, dan tidak mungkin pula tercipta secara kebetulan. Tidak mungkin wujud itu ada dengan sendirinya, karena segala sesuatu tidak akan dapat menciptakan dirinya sendiri. Sebelum wujudnya tampak, berarti tidak ada.

Lihatlah sekeliling anda dari tempat duduk anda. Akan anda dapati bahwa segala sesuatu di ruang ini adalah “buatan”: dindingnya sendiri, pelapisnya, atapnya, kursi tempat duduk anda, gelas di atas meja dan pernak-pernik tak terhitung lainnya. Tidak ada satu pun yang berada di ruang anda dengan kehendak mereka . Gulungan tikar sederhana pun dibuat oleh seseorang: mereka tidak muncul dengan spontan atau secara kebetulan.

Begitu pula, orang yang memandang suatu pahatan tidak sangsi sama sekali bahwa pahatan ini dibuat oleh seorang pemahat. Hal ini bukan mengenai karya seni saja: batu bata yang bertumpukan pun pasti dikira oleh siapa saja bahwa tumpukan batu bata sedemikian itu disusun oleh seseorang dengan rencana tertentu. Karena itu, di mana saja yang terdapat suatu keteraturan, entah besar entah kecil, pasti ada penyusun dan pelindung keteraturan ini. Jika pada suatu hari seseorang berkata dan menyatakan bahwa besi mentah dan batu bara bersama-sama membentuk baja secara kebetulan, yang kemudian membentuk Menara Eiffel secara lagi-lagi kebetulan, tidakkah ia dan orang yang mempercayainya akan dianggap gila?

Pernyataan teori evolusi, suatu metode unik penyangkal keberadaan Allah, tidak berbeda daripada ini. Menurut teori ini, molekul-molekul anorganik membentuk asam-asam amino secara kebetulan, asam-asam amino membentuk protein-protein secara kebetulan, dan akhirnya protein-protein membentuk makhluk hidup secara lagi-lagi kebetulan. Akan tetapi, kemungkinan pembentukan makhluk hidup secara kebetulan ini lebih kecil daripada kemungkinan pembentukan Menara Eiffel dengan cara yang serupa, karena sel manusia bahkan lebih rumit daripada segala struktur buatan manusia di dunia ini.

Bagaimana mungkin mengira bahwa keseimbangan di dunia ini timbul secara kebetulan bila keserasian alam yang luar biasa ini pun bisa teramati dengan mata telanjang? Pernyataan bahwa alam semesta, yang semua unsurnya menyiratkan keberadaan Penciptanya, muncul dengan kehendaknya sendiri itu tidak masuk akal.

Karena itu, pada keseimbangan yang bisa dilihat di mana-mana dari tubuh kita sampai ujung-ujung terjauh alam semesta yang luasnya tak terbayangkan ini pasti ada pemiliknya. Jadi, siapakah Pencipta ini yang mentakdirkan segala sesuatu secara cermat dan menciptakan semuanya?

Ia tidak mungkin Dzat material yang hadir di alam semesta ini, karena Ia pasti sudah ada sebelum adanya alam semesta dan menciptakan alam semesta dari sana. Pencipta Yang Maha Kuasa, Dialah yang mengadakan segala sesuatu, sekalipun keberadaan-Nya tanpa awal atau pun akhir.

Agama mengajari kita identitas Pencipta kita yang keberadaannya kita temukan melalui akal kita. Melalui agama yang diungkapkan kepada kita, kita tahu bahwa Dia itu Allah, Maha Pengasih dan Maha Pemurah, Yang menciptakan langit dan bumi dari kehampaan.

Meskipun kebanyakan orang mempunyai kemampuan untuk memahami kenyataan ini, mereka menjalani kehidupan tanpa menyadari hal itu. Bila mereka memandang lukisan pajangan, mereka takjub siapa pelukisnya. Lalu, mereka memuji-muji senimannya panjang-lebar perihal keindahan karya seninya. Walau ada kenyataan bahwa mereka menghadapi begitu banyak keaslian yang menggambarkan hal itu di sekeliling mereka, mereka masih tidak mengakui keberadaan Allah, satu-satunya pemilik keindahan-keindahan ini. Sesungguhnya, penelitian yang mendalam pun tidak dibutuhkan untuk memahami keberadaan Allah. Bahkan seandainya seseorang harus tinggal di suatu ruang sejak kelahirannya, pernak-pernik bukti di ruang itu saja sudah cukup bagi dia untuk menyadari keberadaan Allah.

Tubuh manusia menyediakan begitu banyak bukti yang mungkin tidak terdapat di berjilid-jilid ensiklopedi. Bahkan dengan berpikir beberapa menit saja mengenai itu semua sudah memadai untuk memahami keberadaan Allah. Tatanan yang ada ini dilindungi dan dipelihara oleh Dia.

Tubuh manusia bukan satu-satunya bahan pemikiran. Kehidupan itu ada di setiap milimeter bidang di bumi ini, entah bisa diamati oleh manusia entah tidak. Dunia ini mengandung begitu banyak makhluk hidup, dari organisme uniseluler hingga tanaman, dari serangga hingga binatang laut, dan dari burung hingga manusia. Jika anda menjumput segenggam tanah dan memandangnya, di sini pun anda bisa menemukan banyak makhluk hidup dengan karakteristik yang berlainan. Di kulit anda pun, terdapat banyak makhluk hidup yang namanya tidak anda kenal. Di isi perut semua makhluk hidup terdapat jutaan bakteri atau organisme uniseluler yang membantu pencernaan. Populasi hewan di dunia ini jauh lebih banyak daripada populasi manusia.

Jika kita juga mempertimbangkan dunia flora, kita lihat bahwa tidak ada noktah tunggal di bumi ini yang tidak mengandung kehidupan. Semua makhluk ini yang tertebar di suatu bidang seluas lebih daripada jutaan kilometer persegi itu mempunyai sistem tubuh yang berlainan, kehidupan yang berbeda, dan pengaruh yang berbeda terhadap keseimbangan lingkungan. Pernyataan bahwa semua ini muncul secara kebetulan tanpa maksud atau pun tujuan itu gila-gilaan. Tidak ada makhluk hidup yang muncul melalui kehendak atau upaya mereka sendiri. Tidak ada peristiwa kebetulan yang bisa menghasilkan sistem-sistem yang serumit itu.

Semua bukti ini mengarahkan kita ke suatu kesimpulan bahwa alam semesta berjalan dengan “kesadaran” (consciousness) tertentu. Lantas, apa sumber kesadaran ini? Tentu saja bukan makhluk-makhluk yang terdapat di dalamnya. Tidak ada satu pun yang menjaga keserasian tatanan ini. Keberadaan dan keagungan Allah mengungkap sendiri melalui bukti-bukti yang tak terhitung di alam semesta. Sebenarnya, tidak ada satu orang pun di bumi ini yang tidak akan menerima kenyataan bukti ini dalam hati sanubarinya. Sekalipun demikian, mereka masih mengingkarinya “secara lalim dan angkuh, kendati hati sanubari mereka meyakininya” sebagaimana yang dinyatakan dalam Al Qur’an. (Surat An-Naml: 14)

Semua makhluk tidak mungkin tercipta secara kebetulan, karena setiap yang diciptakan pasti membutuhkan pencipta. Adanya makhluk-makhluk itu di atas undang-undang yang indah, tersusun rapi, dan saling terkait dengan erat antara sebab-musababnya dan antara alam semesta satu sama lainnya. Semua itu sama sekali menolak keberadaan seluruh makhluk secara kebetulan, karena sesuatu yang ada secara kebetulan, pada awalnya pasti tidak teratur.

Kalau makhluk tidak dapat menciptakan diri sendiri, dan tidak tercipta secara kebetulan, maka jelaslah, makhluk-makhluk itu ada yang menciptakan, yaitu Allah Rabb semesta alam.

Allah menyebutkan dalil aqli (akal) dan dalil qath’i dalam surat Ath Thuur: “Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatu pun ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)?” (Ath Thuur 35)

Dari ayat di atas tampak bahwa makhluk tidak diciptakan tanpa pencipta, dan makhluk tidak menciptakan dirinya sendiri. Jadi jelaslah, yang menciptakan makhluk adalah Allah.

Ketika Jubair bin Muth’im mendengar dari Rasulullah yang tengah membaca surat Ath Thuur dan sampai kepada ayat-ayat ini: “Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatu pun, ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)? Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi itu? Sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan). Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Rabbmu atau merekakah yang berkuasa?” (Ath Thuur 35-37)

“Ia, yang tatkala itu masih musyrik berkata, “Hatiku hampir saja terbang. Itulah permulaan menetapnya keimanan dalam hatiku. ” (HR. Al Bukhari)

Dalam hal ini kami ingin memberikan satu contoh. Kalau ada seseorang berkata kepada Anda tentang istana yang dibangun, yang dikelilingi kebun-kebun, dialiri sungai-sungai, dialasi oleh hamparan karpet, dan dihiasi dengan berbagai perhiasan pokok dan penyempurna, lalu orang itu mengatakan kepada Anda bahwa istana dengan segala kesempurnaannya ini tercipta dengan sendirinya, atau tercipta secara kebetulan tanpa pencipta, pasti Anda tidak akan mempercayainya, dan menganggap perkataan itu adalah perkataan dusta dan dungu. Kini kami bertanya pada Anda, masih mungkinkah alam semesta yang luas ini beserta apa-apa yang berada di dalamnya tercipta dengan sendirinya atau tercipta secara kebetulan?!
__________________
"penyemangat"
yumi.yummy is offline  
Old August 28, 2009, 02:31   #194
yumi.yummy
|* IsaBeLLa *|
 
yumi.yummy's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Location: cyberworld
Posts: 944
WebPoint: 0
GaulPoint: 1150
yumi.yummy belum terkenal
dpost============
__________________
"penyemangat"
yumi.yummy is offline  
Old August 28, 2009, 02:53   #195
Andielo
Registered User
 
Join Date: Nov 2008
Posts: 251
WebPoint: 0
GaulPoint: 77
Andielo belum terkenal
Quote:
Originally Posted by fionatjandra View Post
Waktu berdiskusi dengan mod mudunpapat, saya baru sadar bahwa agama2 yang telah punah dan menjadi mitos (seperti keyakinan pada dewa2 Yunani & Roma), tidak punah begitu saja karena pengikutnya mati semua atau karena dipaksa convert ke agama lain. Tapi karena para pengikutnya sendiri pun akhirnya menyadari bahwa keyakinan mereka tidak logis. Ke-tidak logisan ini muncul karena pengikut agama tersebut menempatkan Tuhan mereka sebagai pengisi ke-Tidak-Tahu-an akan fenomena2 alam. Saat pengetahuan semakin berkembang & segala ke-Tidak-Tahu-an (yang tadinya di-isi dengan kehadiran Tuhan) telah terjawab oleh bukti science & logika, para pengikut agama tersebut sadar bahwa Tuhan yang mereka yakini hanyalah ilusi dari lemahnya pemahaman mereka akan misteri alam.

Contoh: Orang Yunani kuno melihat kilat & petir bagaikan lembing api yang dilontarkan dari langit. Logika mereka saat itu mengatakan bahwa tidak mungkin lembing api dapat terlontar begitu saja dari langit tanpa ada yang melempar. Harus ada penyebabnya! Karena pengetahuan mereka saat itu tidak memadai, tentu mereka tidak bisa menyimpulkan bahwa petir berasal dari fenomena energi negatif & positif listrik di atmosphere. Sehingga tercipta-lah mahluk adikuasa dalam pikiran mereka sebagai "penyebab" (causa) dari fenomena tersebut. Secara logis pikiran mereka menyimpulkan bahwa ada suatu sosok mahluk yang melemparkan lembing api dari atas langit. Akhirnya kepercayaan tersebut berkembang jadi agama yang kemudian menempatkan Zeus sebagai Raja segala dewa di langit surga bernama olympia.

Contoh kepercayaan di atas berlangsung selama lebih dari 1.500 tahun, yang menempatkan keyakinan terhadap Zeus sebagai salah satu agama terlama dan terorganisir, lengkap dengan berbagai kuil megah dan upacara pengorbanan (sebagai perbandingan: Islam.berusia kurang lebih 1.400 th, Kristen 2000th).

Saat ini kebanyakan agama modern mengklaim bahwa Tuhannya adalah penyebab terjadinya alam semesta. Bila pengetahuan manusia semakin maju, sehingga penyebab alam semesta dapat dijawab oleh bukti2 science dan ternyata God has nothing to do with it. Apakah semua agama dan keyakinan pada Tuhan akan musnah?

Saat banyak manusia tidur dalam damai memimpikan Tuhan sebagai pencipta segalanya, segelintir ilmuwan di CERN melakukan berbagai research2 luar biasa yang tak terbayangkan. Salah satunya research terhadap sub atomic particle yang diperkirakan tidak terikat oleh waktu (The possibility of time travel??). Belum lagi berbagai research tentang cloning yang telah berhasil menduplikat hewan dan manusia (tanpa butuh roh & jiwa). Dengan kondisi yang tepat tidak heran bila suatu saat manusia bisa menciptakan manusia lain dari bahan dasar berupa atom dan molekul saja.

Tulisan saya tidak dimaksudkan untuk mengurangi atau melecehkan keyakinan. Mungkin bisa dikatakan sebagai bahan pertimbangan agar sebaiknya kita tidak menempatkan keyakinan sebagai kebenaran absolut sebelum terbukti, dibuktikan dan membuktikan sendiri. Bila setiap orang bisa menempatkan keyakinannya "seberapapun kuatnya keyakinan tersebut" sebagai salah satu kemungkinan alternatif, setidaknya kita sudah mengurangi berbagai kegilaan, kejahatan & kebencian yang dilakukan atas dasar keyakinan oleh para fanatik & extrimis. Terima kasih.
setuju..
Andielo is offline  
Closed Thread

Bookmarks

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT. The time now is 03:23.

SIDEBAR
Remove This Bar
Register / Login to remove this bar and All Ads.
Image




Powered by vBulletin® Version 3.8.2
Copyright ©2000 - 2010, Jelsoft Enterprises Ltd.
Copyright ©2007, WebGaul. All Rights Reserved. A ZEIN Company. Designed, Developed, Maintained, Optimized, Operated by ZEIN.