May 31, 2007, 06:56
|
#136
|
|
Registered User
Join Date: May 2007
Location: Bali
Posts: 31
WebPoint: 0 GaulPoint: 0
|
Quote:
Originally Posted by sakradeva
baru kali ini da komentar seberani ini " isi bhagavad-gita beda dengan catur veda "..... mungkin anda tlah baca keempat Veda tersebut  dan menelaah bhagavad-gita dan sampai pada kesimpulan seperti itu
selama ini semua sepakat bhagavad-gita adalah Veda yang kelima, artinya bhagavad-gita merupakan pelengkap catur-veda dan para bijak mengatakan bhagavad-gita adalah inti sari yang diperas dari veda untuk lebih memudahkan kita dalam memahami Veda.
tolong jelaskan maksud bhagavad-gita beda dengan Catur veda........
berarti orang yang mengikuti ajaran yang termuat dalam bhagavad-gita keluar dari jalur veda ??
mengingat isi bhagavad-gita beda dengan catur veda seperti yang anda bilang
|
Veda bukan terdiri dari satu buku, namun terdiri dari berbagai kitab. Catur Veda kebanyakan berisi tata cara upacara yadnya. Dan di mana Yadnya tersebut dilakukan untuk memperoleh pahala. Sedangkan dari buku Bhagavad-gita yang saya baca adalah berisi nasihat2 dari Shri Krsna kepada Arjuna yang intinya untuk menghindari segala perbuatan yang bertujuan untuk memeroleh hasil, karena waktu itu saat perang Bharatayuda, Arjuna merasa takut untuk berperang melawan sanak keluarganya karena takut akan akibat yang diperoleh bila memutus suatu rantai generasi. Sebaliknya, ia berpikir lebih baik ia kalah dalam perang itu daripada harus membunuh keluarganya karena ia tak merasa bahagia bila memenangkan pertempuran dengan membunuh keluarganya. Perasaan Arjuna tersebut adalah mementingkan diri sendiri: Ia tak mau berperang atas dasar pertimbangan ketidakbahagiaan dirinya sendiri bila menang dan atas ketakutannya terhadap karma. Namun Shri Krsna menasihatinya bahwa sebagai seorang Ksatria adalah kewajiban baginya untuk melawan musuh2nya. Terlebih ini adalah perintah Tuhan. Seseorang yang memuja Tuhan sepenuh hati tak perlu mengadakan ikatan dengan yang lainnya. Arjuna hanya perlu melakukan kewajibannya. Mengenai hasilnya adalah urusan Tuhan. Orang yang melakukan suatu pekerjaan karena mengharap hasilnya adalah orang pelit. Demikian Intinya. Karena bila tak ada hasilnya, ia tak akan mau melakukan kewajibannya.
Mungkin ada kesalahpahaman karena penjelasan saya terlalu singkat. Bagaimanapun Veda adalah kebenaran. Dan tentu saja, dalam catur veda yang isinya mengenai cara pelaksanaan Yadnya adalah suatu kebenaran jika seseorang melakukan Yadnya, akan memperoleh pahala sehingga di kehidupan kemudian jalan untuk berbhakti kepada Tuhan semakin mudah. Hal ini berarti kerohaniannya menjadi maju. Dikatakan bahwa upacara Yadnya adalah bagi orang yang masih awam dalam kerohanian. Orang yang memuja Tuhan dengan sepenuh hatinya, tak memuja yang lainnya akan mencapai moksa, seperti dikatakan dalam Bhagavad-gita:
"Orang yang menyembah para dewa akan dilahirkan di tengah-tengah masyarakat dewa, orang yang menyembah leluhur akan pergi ke leluhur, orang yang menyembah hantu dan roh halus akan dilahirkan di tengah-tengah makhluk seperti itu, dan orang yang menyembah-Ku akan hidup bersama-Ku" (Bhagavad-gita 9.25)
Ini menunjukkan bahwa Tuhan tak sama dengan Dewa, dan hanya orang yang menyembah Tuhan semata yang mencapai moksa. Tapi, untuk itu orang tersebut harus meninggalkan segala hal duniawi. Karena orang yang menikmati kebahagiaan keduniawian seperti harta, dan sebagainya memiliki hutang kepada para dewa, sebagaimana disebutkan:
"Para dewa mengurus berbagai kebutuhan hidup. Bila para dewa dipuaskan dengan pelaksanaan Yajna, mereka akan menyediakan segala kebutuhan untukmu. Tetapi, orang yang menikmati berka-berkat itu tanpa mempersembahkannya kepada para dewa sebagai balasan pasti adalah pencuri" (Bhagavad-gita 3.12)
disebutkan pula:
"Orang yang kurang cerdas menyembah para dewa, dan hasilnya terbatas dan sementara. Orang yang menyembah para dewapergi ke planet-planet dewa, tetapi penyembah-Ku akhirnya mencapai planet-Ku yang tertinggi" (Bhagavad-gita 7.23)
Jadi bukan berarti pelaksanaan Yadnya adalah hal yang buruk, melainkan bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup kerohanian sebagai hasilnya. Namun, untuk mencapai Tuhan yandnya-yadnya tersebut harus ditinggalkan pada suatu saatnya.
Mohon maaf, saya memang tidak pernah membaca Catur Veda seluruhnya. Saya sendiri sedang dalam masa membaca Bhagavad-gita dengan penjelasan yang baik dari ahli yang dapat dipercaya. Terima Kasih...
|
|
|
|
Recommendation
|
Sponsored Ads
|
|
|
|
May 31, 2007, 08:23
|
#137
|
|
Registered User
Join Date: Mar 2007
Location: Bali
Posts: 122
WebPoint: 0 GaulPoint: 1
|
kek nya semua yg terlibat di forum ini ga ada yg komplit baca/mempelajari kitab catur veda secara komphrehensif atau pun per kitab.... termasuk saya 
klo bhagavad_gita ya mungkin semua sudah akrab.
sebenarnya apa yang GUS sampaikan tentang isi Bhagavad-gita benar adanya, namun menurut saya tetap masih kurang tepat klo dikatakan isi bhagavad-gita beda dengan Catur Veda, lebih tepat jika bhgavad-gita menjelaskan alternatif lain cara pencapaian menuju Brahman yaitu dengan langsung memuja beliau dimana dalam catur Veda telah ditawarkan melalui pelaksanaan ritual upacara dan atau pemujaan pada Dewa Dewa tertentu.
klo dikatakan isinya Beda saya khawatir ada kesalahpahaman bahwa bhagavad-gita dengan Catur veda itu bertentangan atau tidak terkait (maaf bukan bermaksud berlebihan)
|
|
|
June 01, 2007, 08:58
|
#138
|
|
Registered User
Join Date: May 2007
Location: Bali
Posts: 31
WebPoint: 0 GaulPoint: 0
|
Quote:
Originally Posted by sakradeva
kek nya semua yg terlibat di forum ini ga ada yg komplit baca/mempelajari kitab catur veda secara komphrehensif atau pun per kitab.... termasuk saya 
klo bhagavad_gita ya mungkin semua sudah akrab.
sebenarnya apa yang GUS sampaikan tentang isi Bhagavad-gita benar adanya, namun menurut saya tetap masih kurang tepat klo dikatakan isi bhagavad-gita beda dengan Catur Veda, lebih tepat jika bhgavad-gita menjelaskan alternatif lain cara pencapaian menuju Brahman yaitu dengan langsung memuja beliau dimana dalam catur Veda telah ditawarkan melalui pelaksanaan ritual upacara dan atau pemujaan pada Dewa Dewa tertentu.
klo dikatakan isinya Beda saya khawatir ada kesalahpahaman bahwa bhagavad-gita dengan Catur veda itu bertentangan atau tidak terkait (maaf bukan bermaksud berlebihan)
|
Okelah...beda pendapat kan biasa, bro...
|
|
|
June 02, 2007, 01:13
|
#139
|
|
Registered User
Join Date: Mar 2007
Location: Bali
Posts: 122
WebPoint: 0 GaulPoint: 1
|
beda pendapat itu indah.........
|
|
|
July 18, 2007, 03:59
|
#140
|
|
Registered User
Join Date: Jul 2007
Location: bali
Posts: 85
WebPoint: 0 GaulPoint: 0
|
sige ikut ah nimbrung..tp mulai dari mana yach..hmmm..seru bgt..baca2 dolo ah
|
|
|
July 19, 2007, 17:52
|
#141
|
|
Registered User
Join Date: May 2004
Location: Ichitour
Posts: 10,454
WebPoint: 0 GaulPoint: 3390
|
oalah sigede anak hindu ternyata
__________________
redorizaldi.wordpress.com
|
|
|
July 20, 2007, 01:02
|
#142
|
|
Registered User
Join Date: Jul 2007
Location: bali
Posts: 85
WebPoint: 0 GaulPoint: 0
|
Quote:
Originally Posted by 21Rizald
oalah sigede anak hindu ternyata 
|
walah om rizald...aoo om..iya ney mau nimbrung..jadi sungkan,pemahaman kawan2 HIndu di WG bener2 makjoss..jadi w numpang seliweran aza..hehehe..saya bnyk belajar jadinya.
Mungkin sedikit berbagi pemahaman aza kali yah..
Originally Posted by AlfaOmega
ada forum baru nich....
terutama tentang ajaran-2 Hindu, yang guwe coba kaitkan dengan karya-2 dari India.
1. tentang kisah Mahabharata
adakah keterkaitan antara kisah tersebut dengan ajaran Hindu ?
:Setahu saya Epos seperti Mahabarata itu memang terkait dengan Ajaran Hindu ,tp melebihi itu semua Mahabarata merupakan suatu cerita tentang kehidupan di Dunia secara Universal yang disesuaikan dengan jaman ketika cerita itu dibuat,nilai-nilai dan makna yang terkandung didalam cerita tersebut merupakan inti sari dalam melakoni kehidupan,tidak hanya Hindu namun berlaku Universal.
2. Tentang kisah perang Bharata Yudha
apakah makna dari perang tersebut ?sebab,
:dari pengkajian saya,kisah perang Bharata Yudha memberikan makna,Bharata berati diri kita,karena Pandawa dan Korawa satu keluarga yaitu keluarga Bharata,sehingga sebenarnya antara Pandawa dan Korawa adalah satu,karena berasal dari keluarga yang sama,sehingga saya memaknai Bharata yang dimaksudkan ialah diri kita,yang memiliki berbagai sifat2 sama halnya dengan karakter dalam Pandawa dan Korawa. Kemudian Yudha,merupakan berarti perang,perang berarti ada kalah dan menang,ada baik dan buruk,sama hal nya dalam kehidupan kita,semua ciptaannya selalu berpasangan,dan dalam melakoni kehidupan ini sama hal nya dengan kita sedang berperang,berperang melawan diri kita. Nah bila dikaitkan maka,bharata yudha memiliki pemahaman yang universal,yakni bercerita tentang kehidupan manusia dengan segala sifat yang di bawanya dalam mengarungi kehidupan,yang tak terlepas dari yang naman nya Hukum Berpasangan/Rwa Bineda.
Pendawa khan cuman 5 orang, dan Kurawa ada 100 orang.
Apakah makna tokoh-2 tersebut dalam kehidupan sehari-2...:Makna yaang tersirat adalah dalam diri kita,begitu banyaknya sifat2 kita yang cenderung menjadi musuh ketimbang sifat mulia kita.
mohon maaf bila pengkajian saya jauh dari makna yang sebenarnya..
terima kasih.
__________________
lakone opo ki..
|
|
|
July 31, 2007, 02:29
|
#143
|
|
Si Bayi AND Ultramanholic
Join Date: Dec 2005
Location: M78
Posts: 11,003
WebPoint: 0 GaulPoint: 3251
|
permisi saya mau tanya,apakah Hindu juga mengenal konsep reinkarnasi?
jika iya,apakah orang yg sudah berenkarnasi masih memiliki ingatan atau keahlian orang yg sebelumnya?
misal A reinkarnasi dr B
jika B bisa melukis apakah A pasti bisa melukis dan style melukisnya sama dgn B?
atau
jika B adalah ,musisi apakah A pasti musisi dgn alat musik dan style main yg sama?
thx
|
|
|
August 01, 2007, 09:00
|
#144
|
|
Registered User
Join Date: Jul 2007
Posts: 68
WebPoint: 0 GaulPoint: 4
|
kaka, boleh tanya ga?
1. apa perbedaan ajaran hindu india dgn bali (tante gw merit ma india, and gw pny banyak temen hindu bali)
2. apakah org hindu percaya KARMA? karena setau saya buddha juga demikian.
3. bisa diberikan gambaran secara singkat persamaan dan perbedaan antara hindu dgn buddha?
sebelumnya, terima kasih untuk kaka2 ...
__________________
que sera sera
|
|
|
August 02, 2007, 00:53
|
#145
|
|
Registered User
Join Date: Jul 2007
Location: bali
Posts: 85
WebPoint: 0 GaulPoint: 0
|
Quote:
Originally Posted by francesco
permisi saya mau tanya,apakah Hindu juga mengenal konsep reinkarnasi?
jika iya,apakah orang yg sudah berenkarnasi masih memiliki ingatan atau keahlian orang yg sebelumnya?
misal A reinkarnasi dr B
jika B bisa melukis apakah A pasti bisa melukis dan style melukisnya sama dgn B?
atau
jika B adalah ,musisi apakah A pasti musisi dgn alat musik dan style main yg sama?
thx
|
salam buat broo francesco..sebelumnya salam kenal dari saya sigede..
permisi saya mau tanya,apakah Hindu juga mengenal konsep reinkarnasi?
: Hindu mengenal istilah Samsara/punarbhawa yang secara konsepsi sama dengan reinkarnasi.
apakah orang yg sudah berenkarnasi masih memiliki ingatan atau keahlian orang yg sebelumnya
: dari pemahaman saya mengenai konsep reinkarnasi hindu,segala ingatan yang terekam saat dikehidupannya yang terdahulu tidak akan mampu diingat kembali sepenuh karena sesungguhnya kenangan keduniawian yang dialami manusia akan terekam hanya sepenuhnya dalam memori otak,karena sesunguhnya badan kasar/stula sarisa lah yang terikat dengan segala kehidupan keduniawian,sedangkan badan halus manusia/badan yang menghidupi manusia/atman tidak akan pernah terikat dengan hal2 berbau keduniawian,namun terkadag ada juga manusia yang mampu mengingat masa lampaunya dan kadang kita pun pastinya pernah mengalami peristiwa dejavu,nah hal ini terjadi di karena perbuatan kita dikehidupan terdahulu masih membekas dibadan halus kita. Dan mengapa ada yang seperti itu? dari pemahaman saya, peristiwa itu merupakan suatu penegasan kepada kita sebagai manusia yang menyakini hukum karma phala untuk selalu waspada dan senantiasa berintropeksi bawasannya,reinkarnasi merupakan benar adanya.
Mungkin hanya itu pemahaman yang bisa saya sampaikan sesuai pertanyaan broo francesco.saya sangat menghargai pertanyanaan anda semoga jawaban saya bisa dipahami.
__________________
lakone opo ki..
|
|
|
August 02, 2007, 01:10
|
#146
|
|
Registered User
Join Date: Jul 2007
Location: bali
Posts: 85
WebPoint: 0 GaulPoint: 0
|
Quote:
Originally Posted by christina777
kaka, boleh tanya ga?
1. apa perbedaan ajaran hindu india dgn bali (tante gw merit ma india, and gw pny banyak temen hindu bali)
2. apakah org hindu percaya KARMA? karena setau saya buddha juga demikian.
3. bisa diberikan gambaran secara singkat persamaan dan perbedaan antara hindu dgn buddha?
sebelumnya, terima kasih untuk kaka2 ...
|
salam kenal mba christina..saya sedikit ingin menjawab pertanyaan mba,semoga berkenan.
1. apa perbedaan ajaran hindu india dgn bali (tante gw merit ma india, and gw pny banyak temen hindu bali)
:sepengetahuan saya,secara filosofi dan Ajaran baik Hindu di Bali dan Di India tiadalah berbeda,namun karena budaya yang berbeda maka sangat sering terjadi perbedaan tata cara dalam pelaksanaan ajaran Hindu,namun sesungguhnya tiadalah perbedaan diantara keduanya,ini hanya disebabkan fleksibelitas Ajaran HIndu terhadap beragamnya kebudayaan di Dunia dalam pelaksanaannya.
2. apakah org hindu percaya KARMA? karena setau saya buddha juga demikian.
:Hindu mempercayai karma dan pala nya.
3. bisa diberikan gambaran secara singkat persamaan dan perbedaan antara hindu dgn buddha?
:saya tidak bisa menjawab pertanyaan ini,karena kebodohan saya. Namun saya menyadari semua Agama adalah kebenaran.
__________________
lakone opo ki..
|
|
|
August 02, 2007, 04:43
|
#147
|
|
Registered User
Join Date: Jul 2007
Posts: 68
WebPoint: 0 GaulPoint: 4
|
terima kasih kaka gede atas penjelasannya...
wah, jgn blg bodoh atuh ka... ga apa2 mungkin next time sy tau penjelasan ttg no.3
memang benar semua agama mengajarkan kebenaran dan saya respect kepada penganut agama2 lain diluar agama saya...
terima kasih & salam ^^
__________________
que sera sera
|
|
|
August 02, 2007, 11:38
|
#148
|
|
Si Bayi AND Ultramanholic
Join Date: Dec 2005
Location: M78
Posts: 11,003
WebPoint: 0 GaulPoint: 3251
|
wah,makasih sigede ^^
btw kalau orang itu masih memiliki sisa ingatan masa lalunya
sesuai yg anda katakan : "namun terkadag ada juga manusia yang mampu mengingat masa lampaunya dan kadang kita pun pastinya pernah mengalami peristiwa dejavu,nah hal ini terjadi di karena perbuatan kita dikehidupan terdahulu masih membekas dibadan halus kita."
apakah ingatan ini besar atau sangat sedikit sekali?
|
|
|
August 03, 2007, 01:11
|
#149
|
|
Registered User
Join Date: Jul 2007
Location: bali
Posts: 85
WebPoint: 0 GaulPoint: 0
|
Quote:
Originally Posted by francesco
wah,makasih sigede ^^
btw kalau orang itu masih memiliki sisa ingatan masa lalunya
sesuai yg anda katakan : "namun terkadag ada juga manusia yang mampu mengingat masa lampaunya dan kadang kita pun pastinya pernah mengalami peristiwa dejavu,nah hal ini terjadi di karena perbuatan kita dikehidupan terdahulu masih membekas dibadan halus kita."
apakah ingatan ini besar atau sangat sedikit sekali?
|
broo francesco coba buka link dibawah,mari kita sama2 pahami.
http://www.opensubscriber.com/messag...m/4450079.html
http://en.wikipedia.org/wiki/D%C3%A9...#Reincarnation
__________________
lakone opo ki..
|
|
|
August 27, 2007, 03:43
|
#150
|
|
Banned Member
Join Date: Jan 2007
Posts: 823
WebPoint: 0 GaulPoint: 0
|
Quote:
Originally Posted by monyet pinter
1)Kebobrokan Islam sdh dibahas di Faith freedom indonesia
2)Kelemahan Kristen aku tau sendiri
3)kekurangan hindu, fakta jmlh hindu semakin menurun, hindu kena seleksi alam lama2 punah
4)berikutnya budha, stiap temanku yang budha ak tanyain siapa penciptanya, maka dia pasti jawab gak tau,yang penting menerapkan dharma n gak kena karma bebas reinkarnasi,mencapai kesempurnaan jadi budha itulah inti ajaran budha.
|
tmn2 ada monyet yg jelek2 in semua agama, gimana tanggapan kalian.
thx
|
|
|
Posting Rules
|
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts
HTML code is Off
|
|
|
All times are GMT. The time now is 05:02.
|
|