WebGaul Forum : : A ZEIN Company  

Go Back   WebGaul Forum : : A ZEIN Company > :: FORUM DISKUSI WEBGAUL > Agama dan Iman > Katolik
WebGaul Forum Gallery Register Blogs FAQ Calendar Mark Forums Read
Notices






Reply
 
Thread Tools
Old December 14, 2009, 02:48   #31
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0
GaulPoint: 26.572
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Selasa, 15 Desember 2009
Hari Biasa Pekan III Adven


"Sesungguhnya pemungut cukai dan perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah". (Zef 3:1-2.9-13; Mat 21:28-32)

Doa Renungan

Allah Bapa sumber kebijaksanaan, ajarlah aku hari ini untuk membuka hatiku terhadap kehadiran-Mu. Ajarlah aku juga mengenal kehendak-Mu hari ini, dan berilah aku kerelaan, keberanian, dan kekuatan untuk melakukan semua itu. Bantulah agar aku mengiyakan tidak hanya dengan mulut, tapi juga dengan perbuatanku. Bersama Kristus Tuhan penyelamatku, kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Bacaan Pertama
Pembacaan dari Kitab Zefanya (3:1-2.9-13)

"Keselamatan dijanjikan kepada semua orang yang hina dina."

1 Beginilah firman Tuhan, "Celakalah si pemberontak dan si cemar, hai kota yang penuh penindasan! 2 Ia tidak mau mendengarkan teguran siapapun dan tidak mempedulikan kecaman; kepada TUHAN ia tidak percaya dan kepada Allahnya ia tidak menghadap. 9 "Tetapi sesudah itu Aku akan memberikan bibir lain kepada bangsa-bangsa, yakni bibir yang bersih, supaya sekaliannya mereka memanggil nama TUHAN, beribadah kepada-Nya dengan bahu-membahu. 10 Dari seberang sungai-sungai negeri Etiopia orang-orang yang memuja Aku, yang terserak-serak, akan membawa persembahan kepada-Ku. 11 Pada hari itu engkau tidak akan mendapat malu karena segala perbuatan durhaka yang kaulakukan terhadap Aku, sebab pada waktu itu Aku akan menyingkirkan dari padamu orang-orangmu yang ria congkak, dan engkau tidak akan lagi meninggikan dirimu di gunung-Ku yang kudus. 12 Di antaramu akan Kubiarkan hidup suatu umat yang rendah hati dan lemah, dan mereka akan mencari perlindungan pada nama TUHAN; 13 yakni sisa Israel itu. Mereka tidak akan melakukan kelaliman atau berbicara bohong; dalam mulut mereka tidak akan terdapat lidah penipu; ya, mereka akan seperti domba yang makan rumput dan berbaring dengan tidak ada yang mengganggunya."
Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah

Mazmur Tanggapan
Ref. Orang yang tertindas berseru, dan Tuhan mendengarkannya.
Ayat. (Mzm 34:2-3.6-7.17-18.19.23)
1. Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu; puji-pujian kepada-Nya selalu ada di dalam mulutku. Karena Tuhan jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.
2. Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya maka mukamu akan berseri-ser, dan tidak akan malu tersipu-sipu. Orang yang tertindas ini berseru, dan Tuhan mendengarkan; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.
3. Wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi. Apabila orang benar itu berseru-seru, Tuhan mendengarkan; dari segala kesesakannya mereka Ia lepaskan.
4. Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya. Tuhan membebaskan jiwa hamba-hamba-Nya, dan semua yang berlindung pada-Nya tidak akan menanggung hukuman.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. Tuhan, datanglah dan jangan berlambat; ringankanlah beban umat-Ku.

Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (21:28-32)

"Yohanes Pembaptis datang dan orang-orang berdosa percaya kepadanya."

28 Yesus berkata kepada imam-imam kepala dan pemuka-pemuka bangsa Yahudi, "Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur. 29 Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi. 30 Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga. 31 Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?" Jawab mereka: "Yang terakhir." Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah. 32 Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya."
Inilah Injil Tuhan kita!
Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Doa Renungan


Tuhah, penyelamat, jangan berlambat lagi dan datanglah kepada kami untuk memperbaharui dunia, untuk mengantar kami kepada-Mu dan kepada Bapa kami, sehingga kami menjadi umat-Nya sekarang dan selama-lamanya. Amin.


Renungan

Saudara-saudari terkasih, berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:

• Banyak orang melecehkan mereka yang pada umumnya disebut penjahat, seperti pencopet, penodong, gelandangan, pelacur, dst,,, dan dengan mudah menghormati mereka yang berpakaian rapi: memakai jas dan berdasi serta naik mobil Mercy, dst.. Jika dicermati secara mendalam hemat saya mereka yang dinilai jahat tersebut tidak sejahat sebagaimana dipikirkan dan dinilai kebanyakan orang: mereka terpaksa berbuat jahat karena keserakahan dan kesombongan orang lain. Sementara itu mereka yang dipandang terhormat belum tentu baik, mungkin adalah penjahat kelas kakap. Memang para petugas resmi pada umumnya takut menangkap dan mengadili penjahat kelas kakap. Akhir-akhir ini ada berita yang cukup menarik dan mengesan:
(1) saudara-saudara kita, orang Madura, mengambil besi, yang tidak seberapa jumlahnya, yang akan digunakan untuk membangun jembatan Suramadu ditangkap dan diadili,
(2) seorang ibu tua di daerah Jawa Tengah mengambil tiga butir buah kakao diadili dan dihukum, dst.. sementara para koruptor milarydan rupiah dibiarkan tetap bebas berkeliaran ke sana kemari.

Maka benarlah apa yang disabdakan oleh Yesus bahwa "pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah", artinya mereka yang dipandang dan dinilai sebagai penjahat pada umumnya lebih mudah bertobat dan memperbaharui daripada para pejabat korup yang terhormat dan dipandang baik. Sama-sama diberi kesempatan untuk bertobat dan memperbaharui diri, mereka yang dinilai jahat lebih mudah daripada mereka yang dinilai dan dipandang terhormat.

"Pada hari itu engkau tidak akan mendapat malu karena segala perbuatan durhaka yang kaulakukan terhadap Aku, sebab pada waktu itu Aku akan menyingkirkan dari padamu orang-orangmu yang ria congkak, dan engkau tidak akan lagi meninggikan dirimu di gunung-Ku yang kudus. Di antaramu akan Kubiarkan hidup suatu umat yang rendah hati dan lemah, dan mereka akan mencari perlindungan pada nama TUHAN" (Zef 3:11-12). Mereka yang dipandang sebagai `sisa', rendah atau jahat di masyarakat pada umumnya akan muhdah menjadi "umat yang rendah hati dan lemah, dan mereka akan mencari perlindungan pada nama Tuhan". Sementara itu orang yang dipandang terhormat begitu percaya diri dan hanya mencari perlindungan pada dirinya sendiri, alias sombong. Kepada siapapun yang dipandang dan dinilai jahat atau jelek oleh kebanyakan orang kami harapkan untuk tidak marah dan membenci mereka yang menjelekkan tersebut, melainkan tanggapi dengan rendah hati dan lemah lembut sambil mawas diri dan menyadari bahwa kita memang orang yang lemah dan rapuh. Dengan kata lain ketika kurang dihargai dan dihormati oleh sesama hendaknya hal itu menjadi kesempatan untuk menyadari dan menghayati diri sebagai orang berdosa yang dipanggil Tuhan, orang yang mencari perlindungan pada nama Tuhan. Marilah kita mempersiapkan diri bagaikan para gembala yang di malam Natal kesepian di padang rumput, namun terbuka terhadap Penyelenggaraan Ilahi dan kemudian menjadi umat pertama yang bertemu dengan Penyelamat Dunia, yang baru saja lahir di dunia.

"Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku.Karena TUHAN jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu. Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya" (Mzm 34:2-3.6-7)

Jakarta, 15 Desember 2009


Ign Sumarya, SJ
glenX is offline   Reply With Quote
Recommendation Sponsored Ads
Old December 15, 2009, 14:14   #32
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0
GaulPoint: 26572
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Rabu, 16 Desember 2009
Hari Biasa Pekan III Adven


Rahmat sering datang pada kita dalam bentuk kesakitan, kehilangan dan kekecewaan. Tetapi kalau kita sabar, kita akan segera melihat bentuk aslinya.


Doa Renungan Pagi

Allah Bapa di surga, syukur atas hari baru yang kami terima ini. Sungguh indah kalau kami juga boleh mendengarkan sabda-Mu. Resapkanlah sabda-Mu yang akan kami baca ya Tuhan, agar menjadi sumber kekuatan untuk melayani dan melakukan aktivitas pekerjaan kami hari ini dengan baik. Sehingga menjadi pujian bagi kemuliaan-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

Yerusalem dan bait suci-Nya memang akan hancur oleh orang-orang Babel. Namun Tuhan tetap menunjukkan belas kasih dan karya agung cinta-Nya. Nabi Yesaya berkhotbah tentang kemenangan Yahweh yang luar biasa dan tak terelakkan. Bangsa Israel yang mengandalkan kekuatan kasih Tuhan ini akan juga merayakan kemenangan mereka.

Bacaan Pertama
Pembacaan dari Kitab Yesaya (45:6b-8.18.21b-25)

"Hai langit, teteskanlah keadilan dari atas."

Beginilah firman Tuhan, "Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain, yang menjadikan terang dan menciptakan gelap. Akulah yang memberikan kebahagiaan dan mendatangkan kemalangan. Akulah Tuhan yang membuat semuanya ini. Hai langit, teteskanlah keadilan dari atas, dan baiklah awan-awan mencurahkannya. Baiklah bumi membuka diri, dan bertunaskan keselamatan serta menumbuhkan keadilan. Akulah Tuhan yang menciptakan semuanya ini." Sebab beginilah firman Tuhan, yang menciptakan langit dan bumi. Dialah Allah yang membentuk dan menjadikan serta menegakkan bumi; yang menciptakan bumi bukan supaya kosong, melainkan supaya didiami orang; beginilah firman-Nya, "Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain. Akulah Tuhan! Tidak ada yang lain, tidak ada Allah selain Aku. Allah yang adil dan juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku. Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain. Demi Aku sendiri Aku telah bersumpah, dari mulut-Ku telah keluar kebenaran, suatu firman yang tidak dapat ditarik kembali: Semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku, dan akan bersumpah setia dalam segala bahasa, sambil berkata, Hanya dalam Tuhanlah keadilan dan kekuatan. Semua orang yang telah bangkit amarahnya terhadap Dia akan datang kepada-Nya dan mendapat malu. Tetapi seluruh keturunan Israel akan nyata benar dan akan bermegah dalam Tuhan."
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Hai langit, teteskanlah keadilan, hai awan, curahkanlah keadilan.
Ayat.
(
Mzm 85:9ab-10.11-12.13-14)
1. Aku ingin mendengar apa yang hendak difirmankan Allah! Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya? Sungguh, keselamatan dari Tuhan dekat pada orang-orang takwa, dan kemuliaan-Nya diam di negeri kita.
2. Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan berpelukan. Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan merunduk dari langit.
3. Tuhan sendiri akan memberikan kesejahteraan, dan negeri kita akan memberikan hasil. Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya, dan damai sejahtera akan menyusul di belakang-Nya.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. Nyaringkanlah suaramu, hai pembawa kabar baik. Lihat, Tuhan Allah datang dengan kekuatan.

Yohanes Pembaptis meminta dua orang muridnya untuk menanyakan apakah Yesus itulah Mesias yang dinantikan. Yesus menjawab mereka dengan meminta keduanya melihat apa yang telah dilakukan-Nya. Kabar gembira disampaikan kepada orang miskin. Itulah tanda bahwa Dialah Mesias.

Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (7:19-23)

"Katakanlah kepada Yohanes apa yang kalian lihat dan kalian dengar."

Yohanes memanggil dua orang murid-Nya, dan menyuruh mereka bertanya kepada Yesus, "Tuankah yang ditunggu kedatangannya, atau haruskah kami menantikan seorang lain?" Ketika kedua orang itu sampai kepada Yesus mereka berkata, "Yohanes Pembaptis menyuruh kami bertanya, 'Tuankah yang ditunggu kedatangannya, atau haruskah kami menantikan seorang lain?" Pada saat itu Yesus sedang menyembuhkan banyak orang dari segala penyakit dan penderitaan dan dari roh-roh jahat; dan Ia mengaruniakan penglihatan kepada banyak orang buta. Maka Yesus menjawab, "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kalian lihat dan kalian dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Renungan

Betapa gembiranya mengetahui bahwa yang dinantikan sudah tiba. Kerinduannya akan yang dinantikan ini akan segera terobati. Kegembiraan sesudah penantiannya ini menunjukkan seberapa penting dia yang dinantikan ini. Begitu pentingnya Yesus bagi Yohanes sehingga ia mengutus dua orang muridnya menemui Dia. Apakah Yesus penting bagiku?

Doa Renungan Malam

Allah Bapa kami, Yohanes Pembaptis menyuruh muridnya untuk bertanya kepada-Mu tentang apakah mereka harus menunggu seorang yang lain. Namun, Engkau menjawab mereka dengan tanda-tanda dan mukjizat yang Engkau lakukan. Bapa, kami sering tidak dapat melihat tanda-tanda-Mu dengan baik, namun Sabda-Mu telah menuliskannya, maka cukuplah kiranya bagi kami untuk percaya. Doa ini kami mohon dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.


R U A H
glenX is offline   Reply With Quote
Old December 15, 2009, 14:42   #33
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0
GaulPoint: 26572
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Rabu, 16 Desember 2009
Hari Biasa Pekan III Adven


“Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan seorang lain?"
(Yes 45:6b-8.18.21b-25; Luk 7:19-23)

Saudara-saudari terkasih, berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:

· Guru atau orangtua yang baik senantiasa berusaha memberdayakan peserta didik atau anak-anaknya, antara lain mereka diajak bereksplorasi, sebagaimana dilakukan oleh Yohanes Pembaptis kepada para pengikutnya dengan mengutus mereka untuk bertanya kepada Yesus: “Engkaukah yang akan datang itu atau haruskan kami menantikan seorang lain?”. Ketika Yesus, Guru Utama, memperoleh pertanyaan juga tidak dengan ‘terang-terangan’ memberi jawaban, melainkan dengan menantang mereka untuk melihat dan mendengarkan apa yang Ia lakukan. Maka dengan ini kami mengajak dan mengingatkan para guru/pendidik, orangtua atau pembina dalam melaksanakan tugas pengutusan atau kewajibannya berpedoman pada motto bapak pendidikan kita, Ki Hajar Dewantoro, yang menurut saya dekat sekali dengan apa yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis maupun Yesus, yaitu “ing arso asung tulodho, ing madyo ambangun karso, tut wuri handayani” (=keteladanan, pemberdayaan dan motivasi). Saya mengajak untuk memberi perhatian perihal pemberdayaan, mengingat dan memperhatikan hal ini kurang diperhatikan, tentu saja tanpa meninggalkan keteladanan dan motivasi, yang inklusif ada dalam kegiatan pemberdayaan. Biasakan dan dampingi anak-anak sedini mungkin di dalam keluarga untuk bereksplorasi, misalnya dengan aneka macam alat permainan mereka atau peristiwa yang dialaminya. Biarkanlah mereka mendengarkan dan melihat sendiri apa yang ada dan terjadi, dan kemudian mawas diri alias bereksplorasi. Sebagai bantuan kepada mereka sering diminta untuk menceriterakan apa yang dilihat dan didengarkannya.

· “Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain. Demi Aku sendiri Aku telah bersumpah, dari mulut-Ku telah keluar kebenaran, suatu firman yang tidak dapat ditarik kembali: dan semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku, dan akan bersumpah setia dalam segala bahasa, sambil berkata: Keadilan dan kekuatan hanya ada di dalam TUHAN. Semua orang yang telah bangkit amarahnya terhadap Dia akan datang kepada-Nya dan mendapat malu” (Yes 45:22-24), demikian peringatan Yesaya kepada bangsanya, kepada kita semua orang beriman. “Keadilan dan kekuatan hanya ada di dalam Tuhan” , inilah yang sebaiknya kita renungkan atau refleksikan di masa Adven, dalam rangka menyongsong Hari Kelahiran Penyelamat Dunia, Pembawa keadilan dan kekuatan. Sebagai orang beriman kita diingatkan untuk lebih mengandalkan diri pada Tuhan daripada kekuatan sendiri, harta benda atau uang yang kita miliki dan kuasai. Kita dipanggil untuk tidak bersikap mental materialistis, melainkan bermoral baik dan rendah hati. Ingatlah dan hayatilah bahwa hidup kita serta segala sesuatu yang menyertai kita atau yang kita miliki dan kuasai sampai kini adalah anugerah Tuhan, yang kita terima melalui siapapun yang telah berbuat baik dengan kita, hidup dan bekerja dengan kita. Maka di masa Adven ini dengan rendah hati kita juga dipanggil untuk mengenangkan kebaikan-kebaikan saudara-saudari atau sesama kita alias memperbaharui, memperdalam dan memperkuat hidup persaudaraan atau persahabatan kita. Kedatangan Penyelamat Dunia, Allah yang menjadi manusia dan hadir di tengah-tengah kita merupakan anugerah persahabatan Allah kepada manusia. Marilah kita semua ‘berpaling kembali kepada Allah’ serta memperdalam persembahan diri kita kepada Allah. “Biarkanlah dirimu diselamatkan”, artinya persembahkan diri anda secara total kepada Tuhan. Kepada mereka yang terbiasa suka marah kami harapkan bertobat dan tidak marah lagi.

“Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman. Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan menjenguk dari langit. Bahkan TUHAN akan memberikan kebaikan, dan negeri kita akan memberi hasilnya. Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya, dan akan membuat jejak kaki-Nya menjadi jalan” (Mzm 85:11-14)

Jakarta, 16 Desember 2009

Ignatius Sumarya, SJ

glenX is offline   Reply With Quote
Old December 16, 2009, 03:54   #34
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0
GaulPoint: 26572
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Kamis, 17 Desember 2009
Hari Biasa Khusus Adven

"Silsilah Yesus Kristus, anak Daud."

Doa Renungan Pagi

Bapa, hadirlah bersama kami, kami ingin tinggal bersama-Mu dalam doa hari ini. Kami ingin bersyukur atas berkat dan anugerah yang Engkau berikan pada kami. Puji dan syukur atas anugerah-Mu, Tuhan. Engkau menjadikan kami anak-anak terkasih-Mu. Amin.

Yakub tatkala ajalnya semakin mendekat mengatakan bahwa kekuatan dan tongkat lambang kekuasaan tidak akan lepas dari Yehuda. Dari keturunan Yehudalah akan muncul raja Daud, yang di kemudian hari akan lahir Yesus, sang Mesias.


Bacaan Pertama
Pembacaan dari Kitab Kejadian (49:2.8-10)

"Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda."

2 Ketika mendekati ajalnya, Yakub memanggil anak-anaknya dan berkata, "Berhimpunlah kamu dan dengarlah, ya anak-anak Yakub, dengarlah kepada Israel, ayahmu. 8 Yehuda, engkau akan dipuji oleh saudara-saudaramu, tanganmu akan menekan tengkuk musuhmu, kepadamu akan sujud anak-anak ayahmu. 9 Yehuda adalah seperti anak singa: setelah menerkam, engkau naik ke suatu tempat yang tinggi, hai anakku; ia meniarap dan berbaring seperti singa jantan atau seperti singa betina; siapakah yang berani membangunkannya? 10 Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa."
Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah

Mazmur Tanggapan
Ref. Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah sampai selama-lamanya.
Ayat. (Mzm 72:1.3-4b.7-8.17)
1. Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja dan keadilan-Mu kepada putera raja! Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan menghakimi orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!
2. Kiranya gunung-gunung membawa damai sejahtera bagi bangsa, dan bukit-bukit membawa kebenaran. Kiranya ia memberikan keadilan kepada orang-orang yang tertindas dari bangsa itu; kiranya ia menolong orang-orang miskin.
3. Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan! Kiranya ia memerintah dari laut sampai ke laut, dari Sungai Efrat sampai ke ujung bumi!
4. Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya, dan menyebut dia berbahagia.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. O Tuhan yang maha bijaksana, semuanya Kauatur dengan lembut dan perkasa; datanglah dan bimbinglah langkah kami.

Daftar keturunan ini bertujuan untuk menujukkan bahwa Yesus adalah Mesias, tujuan dari sejarah keselamatan yang sudah dimulai dengan janji Tuhan kepada Abraham. Secara khusus, Mesias itu adalah putra Daud. Mesias yang berasal dari keturunan Daud merupakan bagian dari pewartaan awali.

Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (1:1-17)

"Silsilah Yesus Kristus, anak Daud."

1 Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. 2 Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya, 3 Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram, 4 Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon, 5 Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai, 6 Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria, 7 Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa, 8 Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia, 9 Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia, 10 Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia, 11 Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel. 12 Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel, 13 Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor, 14 Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud, 15 Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub, 16 Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. 17 Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.
Inilah Injil Tuhan kita!
Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan

Buah tidak akan jatuh jauh dari pohon, itu kata sebuah pepatah kuno. Namun apakah memang semua buah tidak jatuh jauh dari pohonnya? Apakah semua pohon yang buruk selalu menghasilkan buah yang buruk? Kalau memang demikian, di manakah belas kasih Allah? Para leluhur Yesus tidak semuanya dari golongan baik-baik, ada juga yang dari golongan yang dipandang buruk.

Doa Renungan Malam

Bapa, Engkau memperanakkan Yesus dari keturunan-keturunan yang Engkau berkati sendiri. Kami bersyukur atas para pendahulu kami terutama orang tua yang Engkau berkati. Mereka memperkenalkan kami tentang jalan-jalan-Mu. Biarlah di dalam kehidupan dan usaha mereka, mereka selalu Engkau berkati, sehingga mereka juga boleh semakin mencintai Engkau. Amin.


R U A H

glenX is offline   Reply With Quote
Old December 16, 2009, 11:23   #35
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0
GaulPoint: 26572
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Kamis, 17 Desember 2009
Hari Biasa Khusus Adven

"Silsilah Yesus Kristus, anak Daud."

Saudara-saudari terkasih, berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:

· Hari ini kita memasuki Masa Khusus Adven, satu minggu sebelum Pesta Natal, kenangan akan kelahiran Penyelamat Dunia. Dalam Warta Gembira hari ini dikisahkan silsilah Yesus sejak Abraham, bapa semua umat beriman. Maksud silsilah ini adalah bahwa Yesus, Penyelamat Dunia, Mesias, yang kita songsong kenangan kedatangan atau kelahiranNya, merupakan pemenuhan janji Allah kepada keturunan Abraham, umat beriman. Hal itu menunjukkan kesetiaan Allah akan janjiNya untuk menyelamatkan manusia, membebaskan manusia dari aneka macam penindasan atau dosa. Maka baiklah jika masng-masing dari kita mengenangkan kembali silsilah kita masing-masing serta mawas diri perihal kesetiaan kita. Oleh para pendahulu atau leluhur kita kiranya masing-masing dari kita didambakan menjadi pribadi yang dewasa, cerdas beriman, setia pada panggilan dan tugas pengutusan kita. Maka kepada kita semua yang telah dibaptis marilah kita kenangkan janji baptis, kepada para suami-isteri kami ajak untuk mengenangkan janji perkawinan, kepada para biarawan-biarawati kami ajak mengenangkan trikaul, kepada para pegawai kami ajak untuk mengenangkan janji kepegawaian, kepada para pejabat kami ajak untuk mengenangkan sumpah jabatan, dst.. Semoga masing-masing dari kita dapat memenuhi harapan dan dambaan hidup bahagia, damai sejahera, aman tentram, adil-makmur, dst.. karena masing-masing dari kita setia pada panggilan dan tugas pengutusan.

·Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa” (Yes 49:10), demikian kata-kata penghiburan Yesaya kepada saudara-saudarinya. Kata-kata macam itu rasanya secara implisit ada di dalam hati orangtua atau pendahulu dan leluhur kita, yang dalam istilah Jawa masing-masing dari kita diharapkan “mikul dhuwur, mendhem jero” artinya “semua penderitaan, hinaan, usaha / ikhtiar dan sebagainya tidak pernah diceritakan/dinilai/dihitung-hitung kepada orang lain (mendem jero), dan berupaya mengangkat kehidupan keluarga, orang lain, bangsa, rakyat, umat manusia untuk bisa mentas / terangkat dalam kehidupan dunia dan akhirat (mikul duwur)”. “Mengangkat kehidupan keluarga, orang lain, bangsa, rakyat, umat manusia untuk terlepas dari aneka penderitaan dan dosa” itulah panggilan dan tugas pengutusan kita semua. Tentu saja untuk itu masing-masing dari kita telah bebas dari penderitaan dan dosa, sehingga dapat membebaskan orang lain. Hari-hari ini kemungkinan di paroki, tempat anda berdomisili, ada kesempatan untuk mengaku dosa, maka baiklah kesempatan tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya, agar pada saat pesta Natal nanti kita semua dalam keadaan damai sejati; kita dapat saling memberi salam damai Natal dengan ceria.

“Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja dan keadilan-Mu kepada putera raja! …Kiranya gunung-gunung membawa damai sejahtera bagi bangsa, dan bukit-bukit membawa kebenaran! Kiranya ia memberi keadilan kepada orang-orang yang tertindas dari bangsa itu, menolong orang-orang miskin.” (Mzm 72:1.3-4b)

Jakarta, 17 Desember 2009


Ignatius Sumarya, SJ
glenX is offline   Reply With Quote
Old December 17, 2009, 04:17   #36
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0
GaulPoint: 26572
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Jumat, 18 Desember 2009
Hari Biasa Pekan Khusus Adven


"Aku akan menumbuhkan Tunas Adil bagi Daud."

Doa Renungan Pagi

Allah sumber kebijaksanaan, terima kasih atas rahmat-Mu yang kami terima hari ini. Kami juga bersyukur atas anugerah Santo Yusup sebagai teladan kebijaksanaan dalam menaati perintah-Mu. Maka kami mohon Bapa, semoga Engkau berkenan membantu kami hari ini untuk berlaku bijaksana dalam setiap tugas, perkataan dan perbuatan kami, sehingga nama-Mu semakin dimuliakan. Amin.

Nabi Yeremia menubuatkan bahwa Tuhan akan menumbuhkan sebuah Tunas Adil bagi Daud. Inilah ramalan akan datangnya Mesias dari garis keturunan Daud. Dengan cara ini pula, Tuhan mewujudkan berkat-berkat perjanjian-Nya, yaitu damai dan keadilan di tengah umat-Nya.

Bacaan Pertama
Pembacaan dari Kitab Nabi Yeremia (23:5-8)

"Aku akan menumbuhkan Tunas Adil bagi Daud."

5 Beginilah firman Tuhan, "Sesungguhnya, waktunya akan datang bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas Adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana, dan akan melakukan keadilan serta kebenaran di negeri. 6 Dalam zamannya, Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah nama yang diberkan orang kepadanya: "Tuhan Keadilan Kita. 7 Sebab itu, beginilah firman Tuhan, waktunya akan datang bahwa orang tidak lagi mengatakan 'Demi Tuhan yang hidup, yang menuntun orang Israel keluar dari tanah Mesir," 8 melainkan "Demi Tuhan yang hidup, yang menuntun dan membawa pulang keturunan kaum Israel keluar dari tanah utara dan dari segala negeri ke mana Allah telah mencerai-beraikan mereka'; maka mereka akan tinggal di tanahnya sendiri."
Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah sampai selama-lamanya.
Ayat. (Mzm 72:1.2.12-13.18-19)
1. Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja dan keadilan-Mu kepada putera raja! Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan menghakimi orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!
2. Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, ia akan membebaskan orang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong; ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang papa.
3. Terpujilah Tuhan, Allah Israel, hanya Dia yang melakukan perbuatan ajaib! Terpujilah nama-Nya yang mulia selama-lamanya, dan kiranya kemuliaan-Nya memenuhi seluruh bumi.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. O Tuhan, pemimpin umat, yang memberikan hukum kepada Musa di Sinai, datanglah dan bebaskanlah kami dengan lengan perkasa.

Yusuf menjadi figur sentral dalam kisah kelahiran Yesus versi Mateus. Dia menerima pewahyuan ilahi lewat seorang malaikat dalam mimpinya. Kelahiran Yesus mengawali zaman keselamatan Mesianis yang sudah diantisipasi dalam Perjanjian Lama. Yesus sendiri mewujudkan kehadiran Allah di antara umat-Nya dengan cara yang sama sekali baru. Ia menjadi Immanuel, Allah beserta kita.


Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (1:18-24)

"Yesus akan lahir dari Maria yang bertunangan dengan Yusuf anak Daud."

18 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. 19 Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. 20 Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. 21 Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." 22 Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: 23 "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Immanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita. 24 Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya.
Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus.


Renungan

Ketika menghadapi dua pilihan yang tampaknya sama-sama baik, kita harus memilih pilihan yang memiliki tingkat kepentingan yang lebih tinggi. Pilihan manakah yang lebih berguna bagi banyak orang? Sayangnya seringkali kita memilih berdasarkan mana yang lebih enak bagiku. Yusuf tidak demikian. Bagaimana dengan aku?

Doa Renungan Malam

Allah sumber kebijaksanaan, kembali kami bersyukur atas anugerah, penyertaan dan bimbingan-Mu selama perjalanan hidup kami hari ini. Di akhir hari ini, kami ingin mempersembahkan segala usaha dan karya kami. Semoga Engkau berkenan menyempurnakan apa yang kurang sehingga persembahan kami hari ini berguna demi keluhuran nama-Mu, kini dan sepanjang masa. Amin.

R U A H
glenX is offline   Reply With Quote
Old December 18, 2009, 05:02   #37
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0
GaulPoint: 26572
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Sabtu, 19 Desember 2009
Hari Biasa Pekan Khusus Adven

"Kelahiran Yohanes Pembaptis diberitahukan oleh Gabriel."

Doa Renungan Pagi

Allah yang mahakuasa, sungguh besar anugerah yang Engkau limpahkan kepada kami di awal hari ini. Engkau telah mengaruniakan kehidupan dan kesehatan kepada kami. Sungguh kami percaya bahwa Engkau Allah yang mahakuasa atas diri kami dan diri Zakharia serta Elisabet dengan peristiwa iman yang boleh mereka alami. Semoga kami hari ini mampu melihat Engkau sendiri dalam setiap peristiwa hidup kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Karya Tuhan luar biasa mengagumkan. Seorang ibu yang mandul akan melahirkan seorang anak laki-laki. Dialah Simson. Kepalanya tidak akan kena pisau cukur menjadi tanda kekuatan karena persembahan diri secara khusus bagi Allah. Tuhan sendiri akan memberkatinya dan hatinya digerakkan oleh Roh Tuhan.


Bacaan Pertama
Pembacaan dari Kitab Hakim-Hakim (13:2-7.24-25a)

"Kelahiran Simson diberitahukan oleh malaikat."

2 Pada waktu itu, hiduplah seorang dari kota Zora, dari keturunan orang Dan, namanya Manoah; isterinya mandul, tidak beranak. 3 Sekali peristiwa malaikat Tuhan menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya, demikian: "Memang engkau mandul, tidak beranak! Tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. 4 Oleh sebab itu, peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minuman yang memabukkan dan jangan makan sesuatu yang haram. 5 Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan lewat dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin." 6 Kemudian perempuan itu datang kepada suaminya dan berkata: "Telah datang kepadaku seorang abdi Allah, yang rupanya sebagai rupa malaikat Allah, amat menakutkan. Tidak kutanya dari mana datangnya, dan tidak juga diberitahukannya namanya kepadaku. 7 Tetapi ia berkata kepadaku: Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; oleh sebab itu janganlah minum anggur atau minuman yang memabukkan dan janganlah makan sesuatu yang haram, sebab sejak dari kandungan ibunya sampai pada hari matinya, anak itu akan menjadi nazir Allah." 24 Lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan memberi nama Simson kepadanya. Anak itu menjadi besar dan Tuhan memberkati dia. 25a Mulailah hatinya digerakkan oleh Roh Tuhan.
Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Mulutku penuh dengan puji-pujian untuk mengidungkan kemuliaan-Mu
Ayat.
(Mzm 71:3-4a.5-6ab.16-17)
1. Jadilah bagiku Gunung Batu tempat berteduh, kubu pertahanan untuk
menyelamatkan diri; sebab Engkaulah bukit batu dan pertahananku. Ya Allahku, luputkanlah aku dari tangan orang fasik.
2. Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, Engkaulah kepercayaanku sejak masa muda, ya Allah. Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkaulah yang telah mengeluarkan aku dari perut ibuku.
3. Aku datang dengan keperkasaan Tuhan Allah, hendak memasyhurkan hanya keadilan-Mu saja! Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat: O Tuhan, Tunas Isai, yang menjulang di tengah bangsa-bangsa, bebaskanlah kami, dan jangan berlambat
.

Kisah kelahiran Yohanes Pembaptis tak terpisahkan dengan kisah dari Perjanjian Lama, secara khusus kelahiran Simson dan Samuel. Yohanes Pembaptis sendiri akan dipenuhi dengan Roh Kudus sejak dari kandungan ibunya.

Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (1:5-25)

"Kelahiran Yohanes Pembaptis diberitahukan oleh Gabriel."

5 Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet. 6 Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat. 7 Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya. 8 Pada suatu kali, waktu tiba giliran rombongannya, Zakharia melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan. 9 Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan imam yang bertugas, dialah yang ditunjuk untuk masuk ke dalam Bait Suci dan membakar ukupan di situ. 10 Sementara itu seluruh umat berkumpul di luar dan sembahyang. Waktu itu adalah waktu pembakaran ukupan. 11 Maka tampaklah kepada Zakharia seorang malaikat Tuhan berdiri di sebelah kanan mezbah pembakaran ukupan. 12 Melihat hal itu ia terkejut dan menjadi takut. 13 Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes. 14 Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya itu. 15 Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya; 16 ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka, 17 dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya." 18 Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: "Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya." 19 Jawab malaikat itu kepadanya: "Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu. 20 Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya." 21 Sementara itu orang banyak menanti-nantikan Zakharia. Mereka menjadi heran, bahwa ia begitu lama berada dalam Bait Suci. 22 Ketika ia keluar, ia tidak dapat berkata-kata kepada mereka dan mengertilah mereka, bahwa ia telah melihat suatu penglihatan di dalam Bait Suci. Lalu ia memberi isyarat kepada mereka, sebab ia tetap bisu. 23 Ketika selesai jangka waktu tugas jabatannya, ia pulang ke rumah. 24 Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan selama lima bulan ia tidak menampakkan diri, katanya: 25 "Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang."
Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus.

Renungan

Seringkali kita terkejut dan merasa tidak percaya ketika ada hal-hal yang berada di luar perkiraan kita akan terjadi. Bahkan sekalipun yang terjadi itu sungguh sesuai dengan harapan kita. Apakah ini berarti kita tidak percaya bahwa Allah dapat melakukan segalanya? Tidak ada yang mustahil di mata Allah.

Doa Renungan Malam

Allah yang mahakuasa, terimakasih atas semua anugerah dan rahmat yang boleh kami alami sepanjang hari ini, di mana kami dapat memahami akan besarnya kasih-Mu atas diri kami. Sungguh kami percaya bahwa tidak ada yang mustahil di hadapan-Mu sehingga meskipun Elisabet mandul tetapi karena kuasa-Mu, ia mengandung dan melahirkan anak. Maka kami mohon tambahkanlah iman dalam diri kami. Amin.



R U A H
glenX is offline   Reply With Quote
Old December 19, 2009, 03:23   #38
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0
GaulPoint: 26572
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Minggu, 20 Desember 2009
Hari Minggu Adven IV

Aku ini hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu. (Luk 1:38)


Seruan Tobat

Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Putra Bapa yang menjelma menjadi manusia. Tuhan, kasihanilah kami.
U. Tuhan, kasihanilah kami.

Engkaulah Putra Bunda Maria, yang terkandung berkat kuasa Roh Kudus. Kristus, kasihanilah kami.
U. Kristus, kasihanilah kami.
Engkaulah tanda kehadiran Allah di tengah-tengah kami. Tuhan, kasihanilah kami
U. Tuhan, kasihanilah kami.

Doa Renungan

Allah Bapa kami yang mahaagung, kami bersyukur kepada-Mu bahwasanya Engkau tidak menganggap hina menggunakan yang kurang berarti guna menyatakan kasih setia-Mu kepada kami. Kami mohon Kauperkenankan selalu mengarahkan harapan kami pada Yesus, Putra Bunda Maria, serta tetap mengikuti jejak-Nya memasuki kehidupan sejati. Sebab Dialah Tuhan, pengantara kami, kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Bacaan Pertama
Pembacaan dari Kitab Nubuat Mikha (5:2-5a)

"Dari Bethlehem akan tampil seorang penguasa Israel."

Inilah firman Tuhan: Hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. Sebab itu ia akan membiarkan mereka sampai waktu perempuan yang akan melahirkan telah melahirkan; lalu selebihnya dari saudara-saudaranya akan kembali kepada orang Israel. Maka ia akan bertindak dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan Tuhan, dalam kemegahan nama Tuhan Allahnya; mereka akan tinggal tetap, sebab sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung bumi, dan ia menjadi damai sejahtera.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan PS 802
Ref. Bangkitkanlah, ya Tuhan, kegagahan-Mu, dan datanglah menyelamatkan kami.
Ayat.
(Mzm: 80: 2ac,3b,15-16,18-19)
1. Hai gembala Israel, pasanglah telinga-Mu, dengarkan kami, Engkau yang menggiring Yusuf sebagai kawanan! Bangkitkanlah keperkasaan-Mu, dan datanglah menyelamatkan kami.
2. Ya Allah semesta alam, kembalilah, pandanglah dari langit dan lihatlah! Tengoklah pohon anggur ini, lindungilah batang yang ditanam oleh tangan kanan-Mu.
3. Kiranya tangan-Mu melindungi orang yang ada di sebelah kanan-Mu, anak manusia yang telah Kauteguhkan. Maka kami tidak akan menyimpang dari pada-Mu; biarkanlah kami hidup, maka kami akan menyerukan nama-Mu.


Bacaan Kedua
Pembacaan dari Surat Kepada Umat Ibrani (10:5-10)

"Lihat, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu."

Saudara-saudara, ketika Kristus masuk ke dunia, Ia berkata: "Kurban dan persembahan tidak Engkau kehendaki! Sebagai gantinya Engkau telah menyediakan tubuh bagiku. Kepada kurban bakaran dan kurban penghapus dosa, Engkau juga tidak berkenan. Maka Aku berkata: Lihatlah, Aku datang melakukan kehendak-Mu, ya Allah-Ku, sebagaimana tertulis dalam gulungan kitab tentang Aku." Jadi mula-mula Yesus berkata 'Kurban dan persembahan tidak engkau kehendaki, kepada kurban bakaran dan kurban penghapus dosa Engkau tidak berkenan' --meskipun dipersembahkan menurut hukum Taurat --. Dan kemudian Ia berkata, "Lihat, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu." Jadi, yang pertama Ia hapuskan, supaya menegakkan yang kedua. Dan karena kehendak Allah inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil PS 951
Ref. Alleluya, Alleluya, Alleluya
Ayat. Aku ini hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu. (Luk 1:38)

Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (1:39-45)

"Siapakah aku ini sampai Ibu Tuhanku mengunjungi aku?"

Pada suatu ketika bergegaslah Maria ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda. Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.
glenX is offline   Reply With Quote
Old December 19, 2009, 03:27   #39
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0
GaulPoint: 26572
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Minggu, 20 Desember 2009
Hari Minggu Adven IV

Membawa dan menjadi berkat bagi sesama

Saudara-saudari yang terkasih,
Ketika kita mengalami suatu peristiwa atau mendengar berita yang membahagiakan atau menyedihkan, kita cenderung didorong untuk membagikannya kepada orang lain. Aneh, tapi nyata: “Sukacita yang dibagi-bagikan akan menjadi semakin bertambah-tambah; sedangkan kesedihan yang dibagikan akan semakin berkurang.

Maria baru saja mendengar berita gembira dari Malaikat Gabriel. Kabar itu sangat menggembirakan, karena ia dipilih Allah untuk menjadi Ibu Sang Penyelamat dunia, yaitu Yesus. Berita itu juga menggelisahkan, karena Maria belum menikah, tetapi akan mengandung.

Malaikat Gabriel meneguhkan: “Bahwa kandungan itu dari Kuasa Roh Kudus!” Secara manusiawi, Maria sulit mencerna berita itu. Namun dengan imannya yang besar, Maria mampu menerima semuanya itu sebagai rencana keselamatan Allah yang harus tetap terlaksana.


Untuk meringankan beban kegelisahan Maria, utusan Tuhan itu mengabarkan juga bahwa Elisabeth saudari sepupu Maria, juga sedang mengandung dalam usia lanjut. Mendengar berita itu, seusai berbicara dengan malaikat itu, Maria bergegas menuju ke rumah Zakaria dan Elisabet. Maria ingin menolong Elisabet, sanaknya itu. Sudah dapat dipastikan Elisabet sangat membutuhkan bantuannya.


Saudara-saudari yang terkasih,

Salam Maria kepada Elisabet, membuat hati Elisabet merasa dipahami, didengarkan, dimengerti, dan diterima yang selama ini merasa aib, karena mandul...?? Kehadiran Maria yang membawa Yesus dalam rahimnya memberi kegembiraan tersendiri kepada Elisabet, Zakaria, maupun Yohanes Pembaptis dalam rahimnya. Karena itu spontan Elisabet berseru nyaring: “Diberkatilah buah rahim-mu. Siapakah aku ini, sampai ibu Tuhan-ku mengunjungi aku .... Salam-mu membuat anak-ku dalam rahim melonjak kegirangan” (Lukas 1:41-44). Pertemuan dua insan beriman itu membuahkan sukacita, karena mereka dipenuhi oleh Roh Kudus.


Mengikuti Yesus dan beriman kepada-Nya banyak memberikan pengalaman yang menggembirakan, walaupun kadang menyedihkan juga. Pengalaman-pengalaman ini mengajak kita untuk “bertanya diri”: Sungguhkah saya membawa Yesus dalam hidupku? Apakah orang lain melihat-Nya dalam diriku dan saya siap membagikan-Nya? Apakah kehadiran dan pelayanan saya membawa dan menjadi berkat-kegembiraan untuk sesama? Seperti halnya Maria ketika mengunjungi Elisabet?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas hendaknya menjadi bahan permenungan kita menjelang “HARI RAYA AGUNG NATAL KITA!” Iman kepada-Nya harap terus dikembangkan dan kita bagikan kepada sesama, sehingga semakin berdaya-guna. Ingatlah: “Kasih Tuhan yang kita bagikan kepada sesama terus bertambah!” Dengan demikian, bersama Bunda Maria, kita membawa dan menjadi saluran berkat bagi sesama. SELAMAT NATAL 2009.

Salam dan Doaku,
Stephanus Endrakaryanta, SCJ
Pastor Paroki St Stefanus Cilandak
www.st-stefanus.or.id
glenX is offline   Reply With Quote
Old December 19, 2009, 03:39   #40
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0
GaulPoint: 26572
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Bacaan Harian 21 - 27 Desember 2009

Senin, 21 Desember 2009: Hari Biasa Khusus Adven (U).
Kid 2:8-14; atau Zef 3:14-18a; Mzm 33:2-3.11-12.20-21; Luk 1:39-45.

Selasa, 22 Desember 2009: Hari Biasa Khusus Adven (U).

1Sam 1:24-28; MT 1Sam 2:1.4-8abcd; Luk 1:46-56.

Rabu, 23 Desember :Hari Biasa Khusus Adven (U).

Mal 3:1-4; 4:5-6; Mzm 25:4b-5b.8-10.14; Luk 1:57-66.

Kamis, 24 Desember : Hari Biasa Khusus Adven (U).

Pagi: 2Sam 7:1-5.8b-12.16; Mzm 89:2-5.27.29; Luk 1:67-79.
Masa Natal
Sore : Menjelang Hari Raya Natal (P).

Yes 62:1-5; Mzm 89:4-5.16-17.27.29; Kis 13:16-17.22-25; Mat 1:1-25 (Mat 1:18-25)


Jumat, 25 Desember :
Hari Raya Natal (P).

Yes 62:11-12; Mzm 97:1.6.11-12; Tit 3:4-7; Luk 2:15-20.





Sabtu, 26 Desember : Pesta St. Stefanus, Martir Pertama (M).

Kis 6:8-10; 7:54-59; Mzm 31:3cd-4.6.8ab.16bc.17; Mat 10:17-22.


Minggu, 27 Desember
: Pesta Keluarga Kudus, Yesus, Maria, Yusuf (P).
Oktaf Natal.
1Sam 1:20-22.24-28; Mzm 84:2-3.5-6.9-10; 1Yoh 3:1-2.21-24; Luk 2:41-52.
glenX is offline   Reply With Quote
Old December 20, 2009, 12:12   #41
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0
GaulPoint: 26572
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Senin, 21 Desember 2009
Hari Biasa Pekan Khusus Adven

JANGAN TAKUT

Doa Renungan

Allah sumber kebahagiaan, Engkau selalu membahagiakan kami dengan semua karunia yang kami terima dalam kehidupan kami: kesehatan, keluarga, pekerjaan, sahabat. Semuanya membantu kami untuk mengalami kasih-Mu, seperti kehadiran Maria membuat Elisabet bahagia. Semoga kehadiran kami pun dapat membahagiakan setiap orang yang kami jumpai. Amin.

Pembacaan dari Nubuat Zefanya (3:14-18a)

"Tuhan, Raja Israel, ada di tengah-tengahmu."

Bersorak-sorailah, hai puteri Sion, bergembiralah, hai Israel! Bersukacita dan beria-rialah dengan segenap hati, hai puteri Yerusalem! Tuhan telah menyingkirkan hukuman yang dijatuhkan atasmu, Ia telah menebas binasa musuh-musuhmu. Raja Israel, yakni Tuhan, ada di tengah-tengahmu; engkau tidak akan takut kepada malapeteka lagi. Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem, “Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lunglai. Tuhan Allahmu ada di tengah-tengahmu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bersukaria karena engkau, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, dan Ia bersorak gembira karena engkau seperti pada hari pertemuan raya.”
Demikianlah sabda Tuhan

Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Bersorak-sorailah dalam Tuhan, hai orang-orang benar! Nyanyikanlah bagi-Nya lagu yang baru!
Ayat. (Mzm 33:2-3.11-12.20-21)
1. Bersyukurlah kepada Tuhan dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali! Nyanyikanlah bagi-Nya lagu yang baru; petiklah kecapi baik-baik mengiringi sorak dan sorai.
2. Rencana Tuhan tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun temurun. Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan, suku bangsa yang dipilih Allah menjadi milik pusaka-Nya!
3. Jiwa kita menanti-nantikan Tuhan, Dialah penolong dan perisai kita. Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. O Immanuel, Engkau raja dan pemberi hukum. Datanglah dan selamatkanlah kami, ya Tuhan Allah kami.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (1:39-45)

"Siapakah aku ini sampai Ibu Tuhanku mengunjungi aku?"

Beberapa waktu sesudah kedatangan Malaikat Gabriel, bergegaslah Maria ke pegunungan menuju sebuah kota di wilayah Yehuda. Ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya, dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring, “Diberkatilah engkau di antara semua wanita, dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Sungguh, berbahagialah dia yang telah percaya, sebab firman Tuhan yang dikatakan kepadanya akan terlaksana.”
Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus.


Renungan

Ketakutan dapat membuat orang tanpa daya, lemah lunglai. Orang yang kaget atau shock juga bisa pingsan. Lalu tiba-tiba tubuhnya lemas dan jatuh! Karena pingsan itu. Orang yang takut dapat pula gelap mata. Orang yang takut dapat pula bereaksi dengan ngawur, termasuk melawan atau berbuat nekat. Pokoknya, ketakutan adalah sebuah kondisi yang sangat tidak menguntungkan dan bahkan bisa berbahaya.

Seruan Nabi Zefanya pada bacaan pertama hari ini mengajak kita untuk tidak mudah takut! Janganlah takut, hai Sion, Tuhan Allamu ada di tengah-tengahmu! Mengapa kita tidak boleh takut? Karena Tuhan ada di tengah-tengah kita. Reaksi yang betul karena menyadari kehadiran Tuhan yang di tengah-tengah kita tampak pada dir Elisabet dan Yohanes Pembaptis yang masih di kandungannya. Ketika Maria mengunjungi Elisabet, Elisabet begitu berbahagia dan Yohanes bahkan melonjak dalam rahim Elisabet. Mereka menyaksikan betapa Sang Penebus telah hadir di tengah umat-Nya, yakni di dalam kandungan Maria. Itulah isi Injil hari ini.

Ketakutan dapat disebabkan oleh macam-macam faktor. Dari sisi teologis-spiritual, ketakutan disebabkan oleh kurangnya keyakinan bahwa Tuhan telah hadir di tengah kita dan sebenarnya menyertai kita. Sebaliknya, kegembiraan dan sukacita yang terpancar di wajah kita aslinya adalah ungkapan kepercayaan betapa Tuhan sungguh menyertai kita. Nah, marilah ktia lihat wajah dan roman muka kita. Apakah wajah kita sudah penuh aura sukacita atau aura serba takut?

Tuhan, biarkan hatiku pun melonjak kegirangan menyambut kedatangan kanak-kanak Yesus yang Kauutus menjadi Juru Selamatku. Amin.

E. Martasudjita, Pr -- Inspirasi Batin 2009
glenX is offline   Reply With Quote
Old December 21, 2009, 05:36   #42
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0
GaulPoint: 26572
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Selasa, 22 Desember 2009
Hari Biasa Khusus Adven

"Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku." (Luk 1:46-56)


Doa Renungan Pagi

Allah sumber segala penghiburan, Engkau mempercayakan kepada kami masing-masing tanggungjawab untuk kami lakukan demi kemuliaan nama-Mu. Dengan rendah hati kami mohon semoga Engkau sendiri yang memimpin dan mengarahkan hati serta pikiran kami dalam melaksanakan tugas kami hari ini sehingga kami pun dapat bersama Maria memuliakan nama-Mu Sebab Engkaulah Tuhan pengantara kami. Amin.

Samuel adalah simbol seorang anak yang sejak dari kandungan ibunya dipersembahkan untuk pelayanan khusus bagi Tuhan. Hana memenuhi nazarnya kepada Tuhan. Ia mempersembahkannya bagi Tuhan, dan seumur hidupnya terserahlah anak itu kepada Tuhan.

Bacaan Pertama

Pembacaan dari Kitab Pertama Samuel (1:24-28)


"Hana bersyukur atas kelahiran Samuel."

24 Sekali peristiwa, setelah Samuel disapih oleh ibunya, Hana, ia dihantar ke rumah Tuhan di Silo, dan bersama dia dibawalah seekor lembu jantan yang berumur tiga tahun, satu efa tepung dan sebuyung anggur. Waktu itu Samuel masih kecil betul. 25 Setelah menyembelih lembu, mereka mengantar kanak-kanak itu kepada Eli. 26 Lalu Hana berkata kepada Eli, "Mohon bicara, Tuanku! Demi Tuanku hidup, akulah perempuan yang dahulu berdiri di sini, dekat Tuanku untuk berdoa kepada Tuhan. 27 Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan Tuhan telah memberikan kepadaku apa yang kuminta daripada-Nya. 28 Maka aku pun menyerahkannya kepada Tuhan; seumur hidupnya terserahlah anak ini kepada Tuhan." Lalu sujudlah mereka semua menyembah Tuhan.
Demikianlah sabda Tuhan,
Syukur kepada Allah.

Mzm Antar Bacaan
Ref. Hatiku bersukaria karena Tuhan, penyelamatku.

Ayat. (1Sam 2:1.4-5.6-7.8abcd)
1. Hatiku bersukacita karena Tuhan, aku bermegah-megah karena Allahku. Mulutku mencemoohkan musuhku, aku bersukacita karena pertolongan-Mu.
2. Busur para pahlawan telah patah, tetapi orang-orang lemah dipersenjatai kekuatan. Orang yang dulu kenyang kini harus mencari nafkah tetapi yang dulu lapar kini boleh beristirahat. Orang yang mandul melahirkan tujuh anak, tetapi ibu yang banyak anaknya menjadi layu.
3. Tuhan berkuasa mematikan dan menghidupkan, Ia berkuasa menurunkan ke dalam maut dan mengangkat dari sana. Tuhan membuat miskin dan membuat kaya, Ia merendahkan dan meninggikan juga.
4. Ia menegakkan orang hina dari dalam debu, dan mengangkat orang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia di antara para bangsawan, dan memberi dia kursi kehormatan.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. O Tuhan, Raja segala bangsa dan batu penjuru Gereja, datanglah, dan selamatkanlah manusia yang Kaubentuk dari tanah.

Dalam Kidung Maria ini, semua harapan Mesianis Perjanjian Lama terungkap. Buah-buah iman dan kebergantungan pada Allah yang penuh belas kasih dinyatakan. Allah nampak sebagai Dia yang penuh kuasa, sekaligus penuh perhatian kepada orang-orang lemah dan miskin.

Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (1:46-56)

"Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku."

46 Dalam kunjungannya kepada Elisabet, ketika dipuji bahagia, Maria memuliakan Allah dan berkata, "Jiwaku memuliakan Tuhan, 47 dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, 48 sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, 49 karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku, dan nama-Nya adalah kudus. 50 Rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. 51 Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya, dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya; 52 Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya, dan meninggikan orang-orang yang rendah; 53 Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; 54 Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, 55 seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya." 56 Kira-kira tiga bulan lamanya Maria tinggal bersama Elisabet, lalu pulang ke rumahnya.
Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus

Renungan

Apa yang harus dilakukan ketika seseorang menerima rahmat yang begitu besar? Tidak lain dan tidak bukan adalah mengucap syukur kepada Allah, Sang Pemberi Rahmat itu. Sayangnya seringkali orang lupa melakukannya. Sukacita yang besar dapat membuat kita lupa untuk bersyukur.

Doa Renungan Malam

Allah sumber segala penghiburan, Engkau tidak membiarkan orang yang mengharapkan belaskasih-Mu, namun Engkau selalu memenuhi dan melimpahkan rahmat yang kami butuhkan untuk melaksanakan tugas dan karya kami. Maka sudah selayaknya kami bersyukur atas kasih-Mu yang telah kami terima dan seraya memohon ampun untuk setiap perkataan dan perbuatan kami yang kurang berkenan di hadapan-Mu dan di hadapan sesama kami. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami. Amin.

R U A H
glenX is offline   Reply With Quote
Old December 22, 2009, 01:48   #43
SNU
The time has come \()"•)/
 
SNU's Avatar
 
Join Date: Jun 2009
Location: di belakang Nya \\()"•)//
Posts: 10,708
WebPoint: 0
GaulPoint: 15781
Blog Entries: 1
SNU SesepuhSNU Sesepuh
Quote:
Originally Posted by glenX View Post
"Hana bersyukur atas kelahiran Samuel."
Orang yang mencari kebahagiaan berarti kebahagiaan itu ada di luar dirinya. Tapi orang yang bersyukur dengan hidupnya, maka kebahagiaan itu ada di dalam dirinya.

Bersyukurlah atas segala yang telah kita miliki
__________________
SNU is offline   Reply With Quote
Old December 22, 2009, 05:02   #44
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0
GaulPoint: 26572
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Selasa, 22 Desember 2009
Hari Biasa Khusus Adven

"Jiwaku memuliakan Tuhan dan hatiku bergembira karena Allah Juruselamatku,”(1Sam 1:24-28; Luk 1:46-56)



Saudara-saudari terkasih, berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:

· Ketika orang menerima pujian dari sesamanya pada umumnya menjadi ‘besar kepala’ atau sombong, namun berbeda apa yang terjadi dalam diri Bunda Maria. Ketika Bunda Maria menerima pujian dari Elisabet, maka ia langsung mengidungkan pujian Magnificat, pujian dari orang yang terpilih oleh Allah. Kidung Maginificat ini menjadi bagian dari doa Harian para klerus dan anggota Lembaga Hidup Bakti serta doa dari mereka yang berdevosi kepada Bunda Maria, seperti legioner/para anggota Legio Mariae. Bunda Maria adalah teladan hidup beriman, maka kiranya selayaknya kita yang merasa beriman juga setiap hari mendaraskan Kidung Magnificat tersebut di atas dan tentu saja menghayati isi kidung tersebut dalam hidup sehari-hari. Ada dua pokok isi kidung di atas, yaitu: (1) dengan rendah hati orang menghayati atau mengimani karya agung Allah dalam dirinya yang lemah dan rapuh serta (2) kuasa Allah yang menjungkir-balikkan cara berpikir/paradigma duniawi. Pertama-tama marilah kita imani dan hayati karya agung Allah dalam diri kita masing-masing, bahwa kita dapat hidup, berkembang dan tumbuh seperti saat ini tak pernah lepas dari karya atau rahmat Allah, maka hendaknya kita senantiasa memuliakan Allah serta saling memuliakan antar kita. Selanjutnya kami mengingatkan mereka yang congkak hati, gila kedudukan dan jabatan untuk bertobat dan memperbaharui diri, sedangkan mereka yang ‘lapar’ baiklah membuka diri terhadap kemurahan hati Allah melalui sesama atau saudara-saudari kita. Kepada kita semua marilah kita senantiasa hidup dan bertindak dengan rendah hati.

· "Mohon bicara tuanku, demi tuanku hidup, akulah perempuan yang dahulu berdiri di sini dekat tuanku untuk berdoa kepada TUHAN.Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya. Maka aku pun menyerahkannya kepada TUHAN; seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada TUHAN."( 1Sam 1:26-28), demikian kata seorang ibu/perempuan kepada Eli. Anak adalah anugerah Tuhan dan kemudian dipersembahkan kembali kepada Tuhan, itulah yang terjadi. Dengan ini kami mengingatkan dan mengajak para ibu, yang kiranya lebih banyak lebih memperhatikan dan mengasihi anak karena telah mengandung dan melahirkannya, untuk ‘menyerahkan anak kepada Tuhan, seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada Tuhan’. Dengan kata lain sebagaimana pernah dijanjikan ketika saling menerimakan sakramen perkawinan, yaitu ‘mendidik anak-anak yang akan dianugerahkan Tuhan secara kristiani atau katolik’ , hendaknya janji tersebut dihayati dengan benar dan baik. Didik, dampingi dan bimbing anak-anak secara kristiani atau katolik, dan ketika suatu saat sang anak tergerak untuk mempersembahkan diri seutuhnya kepada Tuhan, antara lain tergerak menjadi imam, bruder atau suster, hendaknya tidak ditolak, melainkan didukung sepenuhnya. Kebahagiaan sejati orangtua hemat kami adalah ketika anak-anak yang dianugerahkan Tuhan kepada mereka tumbuh berkembang menjadi dewasa yang cerdas beriman serta menjadi kader masyarakat alias bahagia dan sejahtera dalam hidup dan panggilannya. Jika orangtua mendidik anak-anak dengan baik kiranya anak-anak akan tumbuh berkembang menjadi ‘man or woman with/for others’. Untuk itu tentu saja para orangtua atau bapak itu dapat menjadi teladan sebagai ‘man or woman with/for others’.

“Busur pada pahlawan telah patah, tetapi orang-orang yang terhuyung-huyung, pinggangnya berikatkan kekuatan Siapa yang kenyang dahulu, sekarang menyewakan dirinya karena makanan, tetapi orang yang lapar dahulu, sekarang boleh beristirahat. Bahkan orang yang mandul melahirkan tujuh anak, tetapi orang yang banyak anaknya, menjadi layu. TUHAN mematikan dan menghidupkan, Ia menurunkan ke dalam dunia orang mati dan mengangkat dari sana.TUHAN membuat miskin dan membuat kaya; Ia merendahkan, dan meninggikan juga “ (1Sam 2:4-7)


Jakarta, 22 Desember 2009

Ignatius Sumarya, SJ
glenX is offline   Reply With Quote
Old December 22, 2009, 05:11   #45
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,284
WebPoint: 0
GaulPoint: 26572
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Rabu, 23 Desember 2009
Hari Biasa Khusus Adven

"Kelahiran Yohanes Pembaptis."


Doa Renungan

Allah sumber segala kebaikan, Engkau tidak membiarkan umat-Mu merana dalam kesedihan dan ketidakpastian. Hari ini Engkau nyatakan kebaikan-Mu itu dalam kehidupan Zakharia dan Elisabet dengan kelahiran Yohanes di tengah-tengah mereka. Semoga kami pun tidak lekas putus asa jikalau kami menghadapi banyak kemalangan dan ketidakpastian, karena di dalam nama-Mu semua yang percaya akan didengarkan dan dibantu. Amin.


Maleakhi dalam nubuatnya mengungkapkan kepenuhan janji ilahi. Dia melihat bahwa salah satu dari tugas-tugas pertama Mesias pada hari Tuhan yang dahsyat itu ialah mentahirkan orang-orang Lewi dan membarui kembali umat Tuhan untuk menjadi sebuah persembahan yang pantas bagi-Nya. (RUAH)

Bacaan Pertama
Pembacaan dari Kitab Nubuat Maleakhi (3:1-4; 4:5-6)

"Aku akan mengutus Nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari Tuhan."

Beginilah firman Tuhan semesta alam, "Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-KU! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sungguh, Ia datang! Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Siapakah yang dapat tetap berdiri apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia laksana api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu. Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan perak; dan Ia akan mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan kurban yang benar kepada Tuhan. Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan berkenan di hati Tuhan seperti pada hari-hari dahulu kala, dan seperti di tahun yang sudah-sudah. Sesungguhnya, Aku akan mengutus Nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari Tuhan yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati para bapa berbalik kepada anak-anaknya, dan hati anak-anak kepada bapanya, supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.
Demikianlah sabda Tuhan,
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan PS 802
Ref. Bangkitkanlah, ya Tuhan, kegagahan-Mu, dan datanglah menyelamatkan kami.

Ayat. (Mzm 25:4b-5b.8-9.10.14)
1. Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya Tuhan, tunjukkanlah lorong-lorong-Mu kepadaku. Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan daku.
2. Tuhan itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang bersahaja.
3. Segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian dan peringatan-peringatan-Nya. Tuhan bergaul karib dengan orang yang takwa pada-Nya, dan perjanjian-Nya Ia beritahukan kepada mereka.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. O Tuhan, Raja segala bangsa dan batu penjuru Gereja, datanglah dan selamatkanlah umat-Mu.

Kelahiran perintis jalan bagi Tuhan disampaikan. Nama 'Yohanes', sebuah nama yang diberikan oleh malaikat kepadanya, berarti 'Yahweh telah menunjukkan kebaikan-Nya'. Di balik namanya, terungkap peran Yohanes dalam rencana penebusan Allah. (RUAH)

Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (1:57-66)

"Kelahiran Yohanes Pembaptis."

Genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika para tetangga serta sanak saudaranya mendengar bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepada Elisabet, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia. Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu, dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya. Tetapi Elisabet, ibunya, berkata, "Jangan, ia harus dinamai Yohanes!" Kata mereka kepadanya, "Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian." Lalu mereka memberi isyarat kepada bapanya untuk bertanya nama apa yang hendak diberikannya kepada anak itu. Zakharia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini: Namanya adalah Yohanes. Dan mereka pun heran semuanya. Seketika itu juga terbukalah mulut Zakharia, dan terlepaslah ikatan lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah. Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea. Semua orang yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata, "Menjadi apakah anak ini nanti?" Sebab tangan Tuhan menyertai dia.
Inilah Injil Tuhan kita!
Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan

Ketika Presiden Gus Dur akan mengunjungi tempat kediaman sastrawan besar Pramudya Ananta Toer di Bojong Gede, Kabupaten Bogor, aparat Pemda setempat sibuk mengatur persiapannya. Jalan-jalan kampung yang sempit, kecil, dan berlubang menuju Bojong Gede dilapisi aspal hot mix. Penduduk kampung di sekitar tempat kediaman Pram tentu saja merasa senang karena kini mereka memiliki jalan aspal.

Sejumlah aparat negara diutus, entah sipil, entah militer, mereka semua sibuk bolak-balik dan pulang-pergi untuk mengurus segala hal yang diperlukan dalam rangka kunjungan itu.

Ketika hari Tuhan semakin mendekat, Nabi Elia diutus menyiapkannya. Ketika kedatangan Tuhan semakin mendekat, Yohanes Pembaptis diutus untuk menyiapkan melalui pertobatan dan pembaptisan.

Natal sudah diambang pintu. Kita akan menyambut kehadiran kanak-kanak Yesus di hati kita masing-masing, masih adakah persiapan yang kurang? Sudah layakkah hati kita menjadi palungan tempat kelahirannya kembali?


Tuhan Yesus, sekiranya ada hal-hal yang membuat-Mu tak layak hadir di dalam hatiku, bantulah aku untuk segera membereskannya. Aku ingin Engkau menjadikan hatiku sebagai palungan tempat kelahiran-Mu. Amin.


Ziarah Batin 2009, Renungan dan Catatan Harian
glenX is offline   Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Tags
ekaristi, injil, liturgi sabda, misa harian, paulus, renungan, sabda tuhan, santapan rohani, taurat

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT. The time now is 04:20.

SIDEBAR
Remove This Bar
Register / Login to remove this bar and All Ads.
Image




Powered by vBulletin® Version 3.8.2
Copyright ©2000 - 2010, Jelsoft Enterprises Ltd.
Copyright ©2007, WebGaul. All Rights Reserved. A ZEIN Company. Designed, Developed, Maintained, Optimized, Operated by ZEIN.