WebGaul Forum : : A ZEIN Company  

Go Back   WebGaul Forum : : A ZEIN Company > :: FORUM DISKUSI WEBGAUL > Agama dan Iman > Katolik
WebGaul Forum Gallery Register Blogs FAQ Calendar Mark Forums Read
Notices






Reply
 
Thread Tools
Old November 27, 2009, 11:52   #1
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,346
WebPoint: 0
GaulPoint: 26.617
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Post Renungan - Inspirasi Hari Ini (Tahun C/II)

RENUNGAN HARI INI
Pagi adalah awal sebuah hari yang akan kita jalani dan saat kita menentukan tujuan yang akan kita capai pada hari ini. Dengan pikiran dan hati tenang, sebuah hari akan menjadi tantangan yang siap kita hadapi. Mari kita awali hari ini dengan Renungan Hari Ini, setiap hari di Forum Katolik Webgaul



Silahkan buka halaman terakhir untuk membaca Renungan Hari Ini.

Bagi yang ingin membagikan renungan, maksimal 1 user per hari. Maksimal 2 renungan dalam satu hari diluar renungan reguler yang diberikan moderator.

Kesaksian, sharing, tanggapan berkaitan dengan renungan yang diberikan terhadap renungan tidak dibatasi. Bagi yang ingin menyampaikan kesaksian, sharing diluar renungan silahkan di thread sharing & kesaksian.

Sharing, respon, tanggapan berkaitan dengan Renungan Hari Minggu harap diposting Renungan Minggu Ini


Sumber:

1. Ziarah Batin 2009-2010 Renungan dan Catatan Harian
2. Ruah 2009-2010
3. Inspirasi Batin 2009-2010, Renungan Sepanjang Tahun
4. Rm. Ign Sumarya, SJ.

5. Para Romo dari Paroki St Stefanus Cilandak: www.st-stefanus.or.id
6. Renungan Singkat dalam Bacaan Harian selama sepekan: www.reginacaeli.org

Bacaan Kitab Suci: LAI-LBI, Buku Renungan Inspirasi Batin dan Ruah.

Diperbolehkan menggunakan materi renungan selama tidak untuk tujuan komersial, dengan mencantumkan sumber atau penulisnya yang tertera di tiap post.

-mOdErAtOr-
glenX
- 01 Oktober 2008 - update terbaru pertama16 Desember 2008
update kedua 27 November 2009

Thread sebelumnya:

Renungan - Inspirasi Hari Ini (Tahun A-B | 2008-2009 | II-I)
glenX is online now   Reply With Quote
Recommendation Sponsored Ads
Old November 27, 2009, 12:02   #2
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,346
WebPoint: 0
GaulPoint: 26617
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Tahun Liturgi

Gereja Katolik memiliki kalender tersendiri yang mengatur perayaan, pesta, peringatan para orang kudus, dan hari biasa, selama 1 tahun. Jadi, dalam kalender Gereja Katolik tersebut diatur bacaan-bacaan Kitab Suci yang dibacakan dalam Ekaristi harian dan mingguan.

Kita umumnya mengenal Tahun Masehi yang berawal pada tanggal 1 Januari dan berakhir tanggal 31 Desember. Tahun Liturgi berbeda dengan Tahun Masehi. Awal tahun liturgi dimulai pada Hari Minggu Adven I [akhir November – awal Desember], yang menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang pertama. Akhir tahun liturgi jatuh pada Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam [akhir November], yang merayakan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya, yakni pada akhir zaman. Sepanjang tahun liturgi, Gereja menghadirkan seluruh misteri keselamatan Allah yang terlaksana dalam diri Tuhan Yesus Kristus.

Puncak Tahun Liturgi adalah Misteri Paskah Tuhan yang dirayakan selama Trihari Paskah yang puncaknya pada Malam Paskah. Tahun Liturgi terbagi dalam 3 masa [Masa Khusus, Masa Biasa, Pesta atau peringatan orang kudus]. Masa Khusus terdiri dari: lingkaran Natal [masa Adven dan masa Natal] dan lingkaran Paskah [masa Prapaskah dan masa Paskah]. Masa Biasa terdiri dari 34 pekan biasa yang puncaknya pada hari Minggu. Pesta peringatan orang kudus merupakan kebiasaan Gereja untuk menghormati orang-orang suci, dan untuk memuliakan dan menghormati Tuhan.


Tahun 2010: Tahun C

Mengapa tahun 2010 masuk Tahun C? Gereja membagi lingkaran Tahun Liturgi dalam 3 tahun. Gereja membaginya berdasarkan Injil yang dibacakan. Tahun A, yaitu tahun 2005, 2008, 2011, dst : Injil Matius. Tahun B, yaitu tahun 2006, 2009, 2012, dst: Injil Markus. Tahun C, yaitu tahun 2007, 2010, dst: Injil Lukas. Injil Yohanes diselipkan dalam ketiga tahun tersebut berdasarkan misteri iman yang dirayakan. Cara menentukan Tahun A, B, C adalah dengan membagi tahun bersangkutan dengan angka 3! Jika hasil baginya bersisa satu berarti tahun bersangkutan adalah tahun A; jika hasil baginya bersisa dua berarti tahun bersangkutan adalah Tahun B; jika tahun bersangkutan habis dibagi 3 berarti tahun C. Misalkan, tahun 2009 dibagi 3 = 669 sisa 2. Maka tahun 2009 adalah tahun B.

Tahun A, B, C di atas untuk menentukan bacaan Injil pada hari Minggu. Bacaan misa harian diatur dalam tahun ganjil/genap [tahun I / tahun II]. Disebut tahun I , karena tahun ganjil [2007, 2009, dst]; tahun II , karena tahun genap [2008, 2010, dst]. Yang membedakannya hanya bacaan pertama, sedangkan bacaan Injilnya sama.

Maka bila kita setia mengikuti Misa hari Minggu, dalam tiga tahun kita sudah “menyelesaikan” hampir seluruh isi alkitab. Seandainya kita juga rajin mengikuti misa harian, hampir seluruh alkitab sudah kita dengarkan dalam waktu dua tahun.

Fr. A.Pramono
www.reginacaeli.org

glenX is online now   Reply With Quote
Old November 27, 2009, 12:34   #3
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,346
WebPoint: 0
GaulPoint: 26617
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Minggu, 29 November 2009
Hari Minggu Adven I

"Bertumbuh Menjadi Pembawa Damai"

Seruan Tobat

Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah pembawa damai sejahtera ke dunia. Engkau yang dinanti-nantikan umat manusia.

Tuhan, kasihanilah kami
U. Tuhan, kasihanilah kami

Engkaulah cahaya penghalau kegelapan dunia. Engkaulah yang didamba-dambakan umat manusia.

Kristus, kasihanilah kami
U. Kristus, kasihanilah kami.

Engkaulah pembawa keselamatan dunia. Engkaulah yang diharap-harapkan umat manusia.

Tuhan, kasihanilah kami
U. Tuhan, kasihanilah kami.


Doa Renungan

Allah Bapa yang mahakuasa, Engkaulah pencipta langit dan bumi. Matahari, bulan, dan bintang-bintang seluruh alam raya ini adalah karya tangan-Mu. Bukalah kiranya mata hati kami, agar setiap saat dan dimana-mana dapat menyaksikan dan mengagumi karya-Mu, supaya selalu siap sedia dan berjaga sampai kedatangan Putra-Mu Yesus Kristus Tuhan
kami yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa. Amin.

Bacaan Pertama (Yer 33:14-16)

L. "Aku akan menumbuhkan tunas keadilan bagi Daud"

Pembacaan dari Kitab Nabi Yeremia

14 Berfirmanlah Tuhan kepada nabi Yeremia, "Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman Tuhan, bahwa Aku akan menepati janji yang telah Kukatakan kepada kaum Israel dan kaum Yehuda. 15 Pada waktu itu dan pada masa itu Aku akan menumbuhkan Tunas keadilan bagi Daud. Ia akan melaksanakan keadilan dan kebenaran di negeri. 16 Pada waktu itu Yehuda akan dibebaskan, dan Yerusalem akan hidup dengan tenteram. Dan dengan nama inilah mereka akan dipanggil: TUHAN keadilan kita!

Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah

Mazmur Tanggapan PS 865
Ref. do = d 4/4

Code:
3   2  3  4  |   3 . . . |   1    _  1     1     1    3     3     2  3 | 2  1 . . 0 ||
Tu    -          han,      Eng- kau-  lah pe - nye - la - mat-   ku.
Ayat. (Mzm 24:4bc-5ab.8-9.10.14)
1. Beritahukan jalan-jalan-Mu kepadaku ya Tuhan, tunjukkanlah lorong-lorong-Mu kepadaku, bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan daku.
2. Tuhan itu baik dan benar, sebab ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. Ia membimbing orang-orang yang rendah hati, menurut hukum dan mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang bersahaja.
3. Segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian dan peringatan-peringatan-Nya. Tuhan bergaul karib dengan orang yang takwa pada-Nya, dan perjanjian-Nya Ia beritahukan kepada mereka.

Bacaan Kedua (1Tes 3:12-4:2)

L.
Semoga Tuhan Allah menguatkan hatimu pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita.

Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada umat di Tesalonika

Saudara-saudara, semoga Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah, dan berkelimpahan dalam kasih satu sama lain, dan dalam kasih terhadap semua orang, seperti kami pun menaruh kasih kepadamu. Semoga ia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, bersama orang kudus-Nya. Akhirnya, saudara-saudara, demi Tuhan Yesus kami meminta dan menasehati kamu: Kamu telah mendengar dari kami, bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah. Hal itu memang sudah kamu turuti. Tetapi baiklah kamu melakukannya lebih sungguh-sungguh lagi. Kamu tahu juga petunjuk-petunjuk mana yang telah kami berikan kepadamu atas nama Tuhan Yesus.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.


Bait Pengantar Injil PS 951
Ref. Alleluya, Alleluya, Alleluya
Solis: Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya Tuhan, dan berilah kami keselamatan yang dari pada-Mu. (Mzm 85:8)

Bacaan Injil (Luk 21:25-28.34-36)

I.
Penyelamatanmu sudah dekat!

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat." "Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia."

Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan, dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami.

Renungan

Saudara-saudari yang dicintai Tuhan,

Hari ini kita memasuki masa Adven. Adventus berarti penantian. Masa berahmat ini mengajak kita untuk mempersiapkan diri menyambut Yesus, Sang Raja Damai. Permenungan masa Adven tahun 2009 bersumber pada Injil Lukas 2:14, ”Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya”. ”Bertumbuh menjadi pembawa damai” adalah sebuah proses.
Proses menjadi pembawa damai dimulai dengan diri pribadi. Proses awal ini adalah gerak pribadi untuk berdamai dengan Allah. Relasi pribadi yang akrab dengan Allah akan berbuah dalam keteladanan. Gerak pribadi mengarah kepada keluarga. Keluarga adalah “Gereja kecil”. Kalau keluarga-keluarga mengalami situasi guyub maka Gereja akan hidup.Proses bertumbuh menjadi pembawa damai meluas kepada sesama. Proses sosialitas ini mengajak kita untuk berbelarasa dan peka akan kehadiran saudari-saudari di sekitar kita. Dan akhirnya prose bermuara dengan menjadikan komunitas menjadi pembawa damai.

Menjadi pembawa damai bukalah proses yang gampang. Penginjil Lukas dalam perikopa 21:25-25,34-36 mengajak kita untuk, “Bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat” (ayat 28) dan “Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia” (ayat 36).
Santo Lukas mengingatkan bahwa kekuatan jahat sudah dipunahkan oleh Tuhan, Anak Manusia berkuasa atas alam semesta. Keyakinan iman ini membawa kita untuk ”memandang wajah Allah” dalam hidup masa kini. Hal ini berarti mengajak kita untuk terus melihat dan menyadari kehadiran Tuhan dalam setiap peristiwa hidup.

Alam semesta dan hidup manusia mengalami perubahan. Dalam situasi hidup yang sering berubah-ubah, Tuhan Yesus memberi nasihat kepada umat manusia untuk berjaga-jaga sambil berdoa. Sabda-Nya tidak menganjurkan supaya kita untuk bersikap ekstrim. Ada tiga hal pokok yang mau disampaikan :
-Sikap ”pesta pora dan kemabukan” adalah sikap menutup diri akan kehadiran Yang Ilahi.

-Memberi ruang gerak kepada Roh Kudus yang memberi penghiburan dan menopang hidup sehingga ”tahan berdiri di hadapan Anak Manusia”

-Sikap utama yang harus dihidupi adalah keterbukaan kepada Tuhan yang akan menyertai hidup manusia.
Cara menantikan kelahiran Sang Raja Damai bukanlah berdiam diri. Tetapi mengawali dari diri sendiri, mengusahakan kemanusiaan yang sesuai dengan ”gambar Allah”, bertanggung jawab kepada sesama, membawa dan menghadirkan wajah Allah Yang Maharahim.


Salam dan berkat,


Pastor L. Setyo Antoro, SCJ
Pastor Paroki St Stefanus, Cilandak, Jakarta Selatan
www.st-stefanus.or.id

Last edited by glenX; November 28, 2009 at 14:18.
glenX is online now   Reply With Quote
Old November 27, 2009, 12:49   #4
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,346
WebPoint: 0
GaulPoint: 26617
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Bacaan Harian 30 Nopember - 06 Desember 2009

Senin, 30 Nopember
: Pesta St. Andreas, Rasul (M).
Rm 10:9-18; Mzm 19:2-5; Mat 4:18-22.

Selasa, 01 Desember
: Peringatan Wajib Beato Dionisius dan Redemptus, Biarawan Martir Indonesia (M).
Yes11:1-10; Mzm 72:2.7-8.12-13.17; Luk 10:21-24.

Rabu, 02 Desember
: Hari biasa Pekan I Adven (U).
Yes 25:6-10a; Mzm 23:1-6; Mat 15:29-37.

Kamis, 03 Desember
: Pesta St. Fransiskus Xaverius, Imam (P). Pelindung Misi.
1Kor 9:16-19.22-23; Mzm 117:1-2; Mrk 16:15-20.

Jumat, 04 Desember
: Hari biasa Pekan I Adven (U).
Yes 29:17-24; Mzm 27:1.4.13-14; Mat 9:27-31.

Sabtu, 05 Desember
: Hari biasa Pekan I Adven (U).
Yes 30:19-21.23-26; Mzm 147:1-6; Mat 9:35 – 10:1.6-8.

Minggu, 06 Desember
: Hari Minggu Adven II (U).
Bar 5:1-9; Mzm 126:1-6; Flp 1:4-6.8-11; Luk 3:1-6.
glenX is online now   Reply With Quote
Old November 29, 2009, 15:10   #5
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,346
WebPoint: 0
GaulPoint: 26617
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Senin, 30 November 2009
Pesta St. Andreas, Rasul


“Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.” --- Matius 4: 18

Doa Renungan


Tuhan Yesus Kristus, puji syukur kami panjatkan kepada-Mu atas kasih karunia dan perlindungan yang boleh kami alami hingga saat ini. Engkaulah Sang Juruselamat kami. Hari ini Engkau memanggil murid-murid-Mu untuk menjadi pengikut-Mu. Sebagaimana para murid setia menjadi pengikut-Mu, buatlah kami juga setia menjadi murid-murid-Mu, terutama dalam mewartakan kabar gembira kepada sesama dan orang-orang yang kami kasihi, agar nama-Mu semakin dimuliakan di dunia ini. Sebab Engkaulah Tuhan, Pengantara kami, kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Bacaan Pertama (Rm 10:9-18)

L. Iman timbul dari pendengaran, dan pendengarkan dari firman Allah

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma

Saudara-saudara, jika kamu mengaku dengan mulut bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hati bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Karena Kitab Suci berkata, "Barangsiapa percaya kepada Dia tidak akan dipermalukan." Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan semua orang, dan Dia kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya. Sebab, barangsiapa berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan. Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika tidak mendengar tentang Dia? Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya, jika tidak diutus? Seperti ada tertulis, "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik." Tetapi tidak semua orang telah menerima kabar baik itu. Yesaya sendiri berkata, "Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?" Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran dari firman Kristus. Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya? Sungguh, mereka telah mendengarnya! "Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi."
Demikianlah sabda Tuhan

U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan (Mzm 19:2-3.4-5)
Ref. Di seluruh bumi bergemalah suara mereka.
1. Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan karya tangan-Nya; hari yang satu mengisahkannya kepada hari yang lain, dan malam yang satu menyampaikan pengetahuannya kepada malam berikut.
2. Meskipun tidak berbicara, dan tidak memperdengarkan suara, namun di seluruh bumi bergaunglah gemanya, dan amanat mereka sampai ke ujung bumi.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.

Bacaan Injil
(Mat 4:18-22)

I. Ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius

Pada suatu hari, ketika Yesus sedang berjalan menyusur Danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka itu penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka, "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." Mereka pun segera meninggalkan jalanya, lalu mengikuti Yesus. Setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka, dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Renungan

SANTO ANDREAS adalah Rasul pertama yang disebutkan dalam injil Yohanes (Yoh 1: 40). Barangkali ini karena Andreas juga adalah penginjjil yang pertama. Ia membawa orang-orang kepada Yesus, termasuk mengajak Simon Petrus, saudaranya, si Batu Karang, di mana Yesus mendirikan Gereja di atasnya, dan pengkotbah pada hari pentakosta. Santo Andreas juga membawa kepada Yesus anak laki-laki yang membawa lima roti jelai dan dua ekor ikan (Yoh 6: 8-9). Ini merupakan peristiwa mujizat Yesus yang terbesar, melipatgandakan roti dan ikan. Santo Andreas diminta oleh Filipus untuk membawa beberapa orang Yunani untuk bertemu dengan Yesus (Yoh 12: 21-22). Filipus mungkin telah mengakui reputasi Andreas sebagai seseorang yang memiliki karunia khusus dalam membawa jiwa-jiwa kepada Yesus.

Meskipun demikian, Santo Andreas, yang berasal dari Betsaida (Yoh 1: 44). Tidak banyak orang dari daerahnya yang bertobat dan menerima Yesus. Yesus mengkritik orang di Betsaida karena tidak bertobat dan tidak ada tanggapan dari mereka terhadap banyak mujizat yang telah Yesus lakukan di tengah-tengah mereka (Luk 10: 13).

Singkatnya, Santo Andreas mengalami keberhasilan dalam membawa banyak orang datang kepada Yesus. Santo Andreas masih terus membawa orang-orang kepada Yesus. Dia akan membawa anda dan kami kepada Yesus hari ini. Apakah anda akan juga seperti Andreas yang berhasil membawa orang-orang kepada Yesus ?

Doa : Bapa, sebagaimana kita memulai adven ini, kiranya aku mulai dengan saat yang bermanfaat bagi penginjilandalam hidupku.
Janji : “Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.” --- Roma 10: 9.
Pujian : Santo Andreas dipakai Allah dalam membawa Simon Petrus calon bapa paus masa berikutnya bagi Yesus.


Renungan Satu Perjamuan Satu Jemaat

Last edited by glenX; November 30, 2009 at 11:19.
glenX is online now   Reply With Quote
Old November 30, 2009, 13:48   #6
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,346
WebPoint: 0
GaulPoint: 26617
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Selasa, 01 Desember 2009
Pw. Beato Dionisius dan Redemptus, Biarawan Martir Indonesia

Doa Renungan

Allah Bapa yang mahakudus, kami bersyukur kepada-Mu sebab Engkaulah sumber hidup dan sukacita kami. Kami percaya bahwa Engkau mengutus Putera-Mu ke dunia agar kami selamat. Semoga lewat sabda-Mu hari ini kami semakin diteguhkan agar tetap setia pada Putera-Mu. Tambahkanlah iman kami dan berilah kami kebijaksanaan untuk dapat memahami kehendak-Mu dan buatlah kami juga lemah lembut dan rendah hati. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami. Amin.

Bacaan Pertama (Yes 11:1-10)

L. Ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan.

Pembacaan dari Kitab Yesaya

Pada akhir zaman sebuah tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang tumbuh dari pangkalnya akan berbuah. Roh Tuhan akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh penasihat dan keperkasaan, roh pengenal dan takut akan Tuhan; ya, kesenangannya ialah takut akan Tuhan. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang. Tetapi ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan, dan dengan kejujuran akan menjatuhkan keputusan terhadap orang-orang yang tertindas di negeri. Ia akan menghajar bumi dengan perkataannya seperti dengan tongkat, dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik. Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang yang tetap terikat pada pinggangnya. Pada waktu itu serigala akan tinggal bersama domba, dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan merumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan menggiringnya. Lembu dan beruang akan bersama-sama makan rumput, dan anak-anaknya akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu. Bayi akan bermain-main dekat liang ular tedung, dan anak yang cerai susu akan mengulurkan tangannya ke sarang ular beludak. Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di seluruh gunung-Mu yang kudus. Sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan Tuhan, seperti air laut yang menutupi dasarnya. Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi para bangsa. Dia akan dicari oleh suku-suku bangsa, dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan (Mzm 72:2.7-8.12-13.17)
Ref. Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya, dan damai sejahtera berlimpah sampai selama-lamanya.
Ayat.
1. Ya Allah, kiranya raja mengadili umat-Mu dengan keadilan dan menghakimi orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!
2. Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan! Kiranya ia memerintah dari laut sampai ke laut, dari Sungai Efrat sampai ke ujung bumi!
3. Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, ia kan membebaskan orang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong; ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang papa.
4. Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya, dan menyebut dia berbahagia.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. Tuhan pasti datang; Ia datang dengan megah, dan mata para hamba-Nya akan berseri-seri.


Bacaan Injil
(Luk 10:21-24)

I. Yesus bergembira dalam Roh Kudus.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas


Pada waktu itu bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata, "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan di hati-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tiada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang oleh Anak diberi anugerah mengenal Bapa." Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya dan berkata, "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kalian lihat. Sebab Aku berkata kepadamu, banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kalian lihat, namun tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kalian dengar, namun tidak mendengarnya."
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus

Renungan


Kisah hidup dan kemartiran Beato Dionisius dan Redemptus secara khusus menarik karena beberapa alasan:

Pertama, kedua orang suci ini meninggalkan karier mereka yang kurang lebih sudah mapan dan mengikuti panggilan Tuhan untuk menjadi imam/biarawan Karmelit pada usia yang sudah tidak muda lagi. Dengan demikian, kisah hidup mereka menunjukkan kepada kita bahwa hidup adalah peziarahan mencari makna. Mereka dapat menjadi teladan bagi kita semua, agar kita tidak merasa puas kalau kita hanya ikut arus dan sebatas mencari hal-hal yang menyenangkan saja.

Kedua, kedua orang suci ini dengan tabah menyongsong kematian mereka sebagai martir di Indonesia dengan hati yang tabah penuh iman. Kemartiran mereka berawal dari konflik kepentingan dagang antara kongsi dagang Belanda dan Portugis. Dalam konflik dagang itu, agama dijadikan alat untuk menyulut kebencian dalam rangka memenangkan konflik kepentingan dagang. Dengan cara itu, akhirnya kedua orang suci ini dibunuh karena mereka adalah orang Katolik. Padahal mereka datang ke Aceh dengan membawa misi perdamaian dan persahabatan. Butir yang kedua ini menunjukkan kepada kita betapa keserakahan, nafsu untuk mencari untung dapat membunuh suara hati dan menghalalkan segala cara. Bukankah keserakahan seperti ini yang sedang kita saksikan di panggung dunia saat ini? Ada yang dengan ironis mengatakan sila pertama Pancasila Ke-Tuhan-an yang Mahaesa sudah diganti dengan Keuangan yang mahakuasa.

Kenanglah para pejuang yang mati karena mereka memperjuangkan kebenaran dan keadilan. Berdoalah agar harapan akan damai-sejahtera sejati (bdk. Yes 11:6-10) tidak akan pernah padam.

Mgr. Ignatius Suharyo - Inspirasi Batin 2009


Dalam berbagai kesempatan kunjungan pastoral, almarhum Paus Johanes Paulus II selalu menyempatkan diri untuk menyapa anak-anak. Ia bersalaman, merangkul, dan menggendong anak-anak itu. Melalui peristiwa itu, seakan-akan ia ingin berpesan, “di dalam diri anak-anak yang suci dan polos inilah tergambar kehendak Allah”. Apa yang dilakukannya diwartakan oleh media massa ke mana-mana.


Iman sejati tidaklah tumbuh dari kehebatan otak dalam berpikir dan merekayasa, atau dari tebalnya kantong yang berisi harta kekayaan, atau dari tingginya kedudukan dan pangkat seseorang di masyarakat. Nabi Yesaya menggambarkan bahwa iman sejati justru akan tumbuh dari kesederhanan sikap, yang berpasrah membiarkan hidupnya dikuasai oleh Roh Allah: penuh hikmat dan pengertian.

Sebab, orang yang hidupnya penuh hikmat dan pengertian akan mampu mengubah dunia menjadi “dunia yang baru”.

Tuhan Yesus, ajari kami menyiapkan hati untuk menyambut kedatangan-Mu dan membangun dunia baru yang lebih baik. Amin.


Ziarah Batin 2009, Renungan dan Catatan Harian
glenX is online now   Reply With Quote
Old December 01, 2009, 07:24   #7
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,346
WebPoint: 0
GaulPoint: 26617
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Rabu, 02 Desember 2009
Hari Biasa Pekan I Adven

"Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu”. (Mat 15:29-37)

Doa Renungan

Allah Bapa yang maha pengasih, hari-hari hidup kami bergantung kepada-Mu. Sebagaimana Putera-Mu berbelas kasih kepada orang banyak dengan memberi mereka makan, ajarlah kami juga menjadi seperti Putera-Mu yang mau berbelas kasih kepada siapa saja. Buatlah kami peka kepada orang-orang yang sangat memerlukan uluran tangan kami. Buatlah kami juga menjadi perpanjangan tangan-Mu di dunia ini. Agar nama-Mu semakin dipermuliakan di dunia ini. Amin.

Bacaan Pertama
(Yes 25:6-10a)

L. Tuhan akan menghidangkan suatu jamuan, dan menghapus air mata dari wajah semua orang.

Pembacaan dari Kitab Yesaya
(25:6-10a)

Di Gunung Sion Tuhan semesta alam akan menghidangkan bagi segala bangsa suatu jamuan dengan masakan mewah, dengan anggur yang tua benar; suatu jamuan dengan lemak dan sumsum dan dengan anggur tua yang disaring endapannya. Di atas gunung itu Tuhan akan mengoyakkan kain kabung yang diselubungkan kepada segala suku dan tudung yang ditudungkan kepada segala bangsa. Ia akan meniadakan maut untuk seterusnya, dan Ia akan menghapus air mata dari wajah semua orang. Aib umat-Nya akan Ia jauhkan dari seluruh bumi, sebab Tuhan telah mengatakannya. Pada hari itu orang akan berkata, "Sesungguhnya, inilah Allah kita, yang kita nanti-nantikan; marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karena keselamatan yang diadakan-Nya! Sebab tangan Tuhan akan melindungi gunung ini!"
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan PS 646
Ref. Tuhanlah gembalaku, tak'kan kekurangan aku

Ayat. (Mzm 23:1-3a.3b-4.5.6)
Syair: Seksi Komlit KWI 1991, berdasakan Mazmur 23
Lagu J. Samson 1953 (Ulangan), J. Gelienau, SJ 1953 (ayat)
1. Tuhan adalah gembalaku, aku tak'kan kekurangan:
'ku dibaringkan-Nya di rumput yang hijau,
di dekat air yang tenang,
''ku dituntun-Nya di jalan yang lurus demi nama-Nya yang kudus.
2. Sekalipun aku harus berjalan berjalan di lembah yang kelam,
aku tidak takut akan bahaya,
Sebab Engkau besertaku;
Sungguh tongkat penggembalaan-Mu, itulah yang menghibur aku.
3. Kau siapkan hidangan bagiku dihadapan lawanku,
Kau urapi kepalaku dengan minyak,
dan pialaku melimpah.
4. Kerelaan yang dari Tuhan dan kemurahan ilahi,
mengiringi langkahku selalu,
sepanjang umur hidupku,
aku akan diam di rumah Tuhan,
sekarang dan senantiasa.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, Alleluya Alleluya
Ayat. Tuhan akan datang menyelamatkan umat-Nya; berbahagialah orang yang menyongsong Dia.


Bacaan Injil (Mat 15:29-37)

I. Yesus menyembuhkan banyak orang sakit dan melipatgandakan roti.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius

Pada suatu ketika Yesus menyusuri pantai Danau Galilea, lalu naik sebuah bukit dan duduk di situ. Maka datanglah orang banyak berbondong-bondong kepada-Nya membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kaki Yesus, dan mereka semua disembuhkan-Nya. Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat; dan mereka memuliakan Allah Israel. Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata, "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan." Para murid menyahut, "Bagaimana mungkin di tempat sunyi ini kita mendapat roti untuk mengenyangkan orang banyak yang begitu besar jumlahnya?" Kata Yesus kepada mereka, "Berapa roti ada padamu?" "Tujuh," jawab mereka, "dan ada juga beberapa ikan kecil." Yesus lalu menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu. Ia mengucap syukur, membagi-bagi roti itu dan memberikannya kepada para murid. Lalu para murid membagikannya kepada orang banyak. Mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian potongan-potongan roti yang sisa dikumpulkan, tujuh bakul penuh.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus

Renungan

Gereja harus punya option for the poor sebagai wujud solidaritasnya terhadap dunia. Berangkat dari cara pandang seperti itulah, kita melibatkan diri dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Bahkan agar tujuan itu terwujud dengan baik, kita membutuhkan dukungan banyak pihak, termasuk dukungan dari berbagai lembaga penyandang dana yang siap menyalurkan dananya untuk ‘proyek kemanusiaan’ itu.

Ketika Yesus berkumpul bersama ‘orang-orang yang sedang berkesulitan’, hatinya tergerak untuk berbuat sesuatu. Ia tidak tinggal diam karena kemudian Ia mengajak murid-murid-Nya memberi makan orang-orang itu, sampai kenyang. Option for the poor dilanjutkan dengan action for the poor.

Masa Adven adalah saat untuk mencermati keberpihakan Allah terhadap ‘nasib manusia’. Dan akan lebih bermakna kalau kita gunakan juga sebagai kesempatan untuk merenungkan sejauh mana kita juga berpihak pada ‘nasib sesama manusia’, memperdayakan mereka agar hidupnya menjadi semakin memanusia, melakukan action with the poor.



Yesus, bangkitkanlah semangat kebersamaan dalam diriku untuk berani terlibat dalam kegiatan yang semakin memanusiakan sesama kami. Amin.

Ziarah Batin 2009, Renungan dan Catatan Harian
glenX is online now   Reply With Quote
Old December 02, 2009, 05:36   #8
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,346
WebPoint: 0
GaulPoint: 26617
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Kamis, 03 Desember 2009
Pesta Santo Fransiskus Xaverius

Barangsiapa melakukan kehendak Bapa akan masuk Kerajaan Allah (Mat 7:21.24-27)

Doa Renungan

Tuhan Yesus Kristus yang maha pengasih, Engkaulah tuntunan hidup kami. Hari ini kami merayakan pesta Santo Fransiskus Xaverius abdi-Mu yang tekun dan setia dalam mewartakan kabar gembira. Ya Yesus hari ini Engkau bersabda, Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Buatlah kami juga sama seperti Santo Fransiskus Xaverius yang tekun dan setia mewartakan kabar gembira tidak hanya melalui kata-kata kami tapi juga melalui setiap tindakan kami. Sebab Engkaulah Tuhan, Pengantara kami. Amin.

Bacaan Pertama (1Kor 9:16-19.22-23)

L. Celakalah aku jika tidak memberitakan Injil.

Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada umat di Korintus

Saudara-saudara, jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku jika tidak memberitakan Injil. Seandainya aku melakukan pemberitaan itu atas kehendakku sendiri, memang aku berhak menerima upah. Tetapi karena aku melakukannya bukan atas kehendakku sendiri, pemberitaan itu merupakan tugas yang ditanggungkan Allah kepadaku. Kalau demikian apakah upahku? Upahku ialah: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa imbalan, dan bahwa aku tidak menuntut hakku sebagai pemberita Injil. Sesungguhnya aku bukan hamba siapa pun. Meskipun begitu, aku menjadikan diriku hamba semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang. Bagi orang-orang yang lemah aku menjadi seperti orang yang lemah, supaya aku dapat menyelamatkan mereka yang lemah. Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, supaya sedapat mungkin aku memenangkan beberapa orang dari antara mereka. Segala sesuatu ini aku lakukan karena Injil, supaya aku mendapat bagian di dalamnya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan PS 827
Ref. Pergi ke seluruh dunia, wartakanlah Injil.
Ayat. (Mzm 117:1.2)
1. Pujilah Tuhan, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!
2. Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan Tuhan untuk selama-lamanya.

Bait Pengantar Injil PS 958
Ref. Alleluya, Alleluya, Alleluya, Alleluya
Ayat. Pergilah dan jadikanlah semua bangsa murid-Ku, Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman (Mat 28:19-20)


Bacaan Injil (Mrk 16:15-20)

I. Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus


Pada suatu hari Yesus yang bangkit dari antara orang mati menampakkan diri kepada kesebelas murid, dan berkata kepada mereka, 15 "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. 16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. 17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, 18 mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." 19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. 20 Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan

Pada tanggal 12 Maret 1622 Fransiskus Xaverius (lahir 7 April 1506) dinyatakan santo oleh Paus Gregorius XV. Pada tahun 1927 oleh Gereja Katolik ia dinobatkan menjadi pelindung tanah misi. Penggemblengannya sebagai calon imam terjadi di Paris oleh Ignatius Loyola. Ia ditugasi menjadi misionaris di Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Asia Timur dengan bertempat tinggal di Goa-India. Dalam perjalanan perutusannya, ia pernah di tinggal di Malaka; kiranya ia juga pernah singgah di Pulau Jawa, dalam pelayarannya ke Ambon, Ternate, dan Morotai, dan sekitar daerah Maluku. Kemudian ia Jepang dan akhirnya meninggal dunia pada tanggal 3 Desember 1552. Di India ia membaptis sekitar 30.000 orang. Di Maluku ia membaptis sekitar 1.000 orang.

Fransiskus Xaverius mengabdikan diri untuk menjalani kata-kata dalam Injil, "Bukan setiap orang yang berserku kepada-Ku 'Tuhan, Tuhan!' akan masuk Kerajaan surga, tetapi dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga." Fransiskus dalam peziarahan misinya, dalam olah batin dan doanya senantiasa berusaha dan mohon rahmat membangun dasar hidup yang kuat dalam dirinya sendiri maupun dalam hati orang yang ia bimbing. Fransiskus berupaya mewujudkan kata-kata dalam Injil: "Setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan-Ku dan melakukannya, ia sama dengan orang bijaksana yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak roboh sebab didirikan di atas batu." (Mat 7:21.24-27)

Ya Allah, utuslah kami dalam zaman ini juga untuk ambil bagian mewartakan Kabar Gembira kepada siapa pun di sekitar kami. Amin.

Mgr J. Sunarka -- Inspirasi Batin 2009
glenX is online now   Reply With Quote
Old December 02, 2009, 05:44   #9
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,346
WebPoint: 0
GaulPoint: 26617
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Kamis, 03 Desember 2009
Pesta Santo Fransiskus Xaverius


Fransiskus Xaverius dikaruniai otak yang cerdas, sehingga dapat belajar dengan mudah. Ia masuk Universitas Paris dan dalam usia 28 tahun berhasil menjadi mahaguru. Orangtuanya seorang bangsawan kaya. Lingkungan pergaulannya adalah kaum terpelajar dan terkemuka Paris. Oleh sebab itu karier Fransiskus gemilang. Tapi "Apa gunanya manusia mendapatkan seluruh dunia, jika kehilangan jiwanya?" Inilah pertanyaan yang diulang-ulang oleh mahasiswa sebangsanya Ignasius Loyola. Pertanyaan ini mengusik hati Fransiskus dan membuka babak baru dalam lembaran hidupnya, sehingga pada suatu saat ia menyerah dan menjadi salah satu dari ketujuh anggota Serikat Jesus pertama. Pada tahun 1534 mereka berjanji di hadapan Tuhan untuk mengabdikan hidup mereka demi pentobatan orang tak beriman dan penyelamatan jiwa.


Tahun 1541 Fransiskus bersama dua rekan Portugis diutus ke Goa, India. Di tempat baru ini ia segera memulai karya misi dan bergerak menyusuri India Selatan dan Sri Langka. Puluhan ribu orang bertobat menjadi orang Kristen yang baik. Buah karyanya mengagumkan. Penderitaan orang pribumi yang ditimbulkan oleh tingkah penguasa sebangsa maupun penjajah "selalu menggores pedih di hatiku", kata Fransiskus pada suatu saat.

September 1545 di akhir bulan: Penduduk Malaka berbondong-bondong ke pantai menyambut 'Padre yang suci' dengan meriah dan gembira. Perbuatan-perbuatan baik dan ajaib yang dilakukannya di India sudah tersebar di Malaka. Fransiskus, nama Padre termasyur itu, sebenarnya singgah di Malaka hanya dengan maksud mencari kapal yang dapat membawanya ke Makasar. Sebab, di India ia mendengar (1545) dari tiga pemuda Makasar, bahwa daerah ini dapat ditobatkan. Rakyat akan emeluk
agama Katolik asal seorang imam diutus ke sana.

Selama tiga bulan di Malaka, Fransiskus memanfaatkan waktunya untuk menyegarkan akhlak dan kehidupan perkawinan penduduk Malaka, yang sangat merosot oleh karena kekayaan yang berlimpah-ruah. Fransiskus menjadi sahabat kaum Portugis dan rakyat Melayu. Mereka menghormatinya sebagai orang saleh. Ia berkhotbah dan rajin mengajar orang-orang yang sudah lama tidak mendapatkan pemeliharaan jiwa yang baik. Gna menunjang karya misinya, ia belajar bahasa Melayu dan menterjemahkan doa-doa penting dengan menambah sedikit keterangan.

Hari pertama tahun 1546: Fransiskus berlayar dengan kapal dagang ke pulau Ambon. Ia mencatat: "Para pelaut meminta seluruh waktuku dari pagi sampai malam: terus-menerus mendengarkan pengakuan dosa, mengunjungi orang sakit, memberikan sakramen-sakramen dan penghiburan rohani kepada mereka yang akan meninggal, dan sering pula berkhotbah. selama masa puasa saya kerjakan itu.... Pulau Ambon banyak penduduknya, di antaranya tujuh desa yang beragama Kristen. Begitu tiba,
saya mengunjungi desa-desa itu dan memberikan Sakramen Permandian kepada anak-anak yang belum menerimanya. Kira-kira 390 mil dari situ terdapat suatu negeri, Pantai Moro namanya. Konon, di sana banyak orang Kristen yang sama sekali belum mendapatkan pelajaran agama. Saya akan pergi ke sana secepatnya. Saya menulis laporan ini supaya kamu tahu, betapa kamu dibutuhkan di sini. Memang saya sadar, bahwa kamu diperlukan di India juga, tapi pulau-pulau ini sangat membutuhkan pertolongan yang lebih besar lagi..." Fransiskus mempermandikan kira-kira 1000 orang Ambon dan mempersiapkan kedatangan imam-imam baru. Lalu ia menuju Ternate (Juli 1646).

Setiap pagi Fransiskus berkhotbah kepada saudagar-saudagar Portugis, yang selurh pikirannya dijejali oleh rempah-rempah dan wanita. Malam hari ia mengumpulkan orang-orang berbahasa Melayu, melatih mereka baik-baik untuk mengerti dan menghafalkan doa-doa dan menyanyi cerita-cerita Kitab Suci. Tentang hasil jerih payahnya ia menulis: "Syukur kepada Allah! Di Ternate ini sudah menjadi kebiasaan, anak lelaki di jalan-jalan dan anak perempuan serta wanita di rumah, para buruh di perkebunan dan nelayan di laut, siang-malam menyanyikan lagu suci, bukan lagi nyanyian-nyanyian kotor. Mereka senang menyanyikan Aku Percaya, Bapa Kami, Salam Maria, Kesepuluh Perintah Allah, Perbuatan-perbuatan Belaskasih, Pengakuan Dosa Umum serta banyak lagu dan doa seperti ini. Mereka itu, baik yang baru bertobat maupun yang masih kafir, menyanyi dalam bahasa mereka sendiri.

Syukur kepada Allah, bahwa saya dengan cepat disukai, baik oleh orang Portugis di pulau ini maupun oleh orang pribumi yang beragama Kristen dan yang bukan!" Setelah Fransiskus mengatur kedatangan pengganti-penggantinya, ia kembali ke Malaka lalu menuju Jepang. Ia bekerja dua tahun di Jepang dengan hasil yang menggembirakan. Kemudian ia mengalihkan perhatiannya ke Tiongkok, sebuah negara besar yang pada waktu itu tertutup bagi orang asing. Ia didaratkan oleh sebuah kapal Portugis di pulau Sancian, di depan muara sungai Chukiang. Di sana ia menunggu jemputan perahu jung yang bersedia menyelundupkannya ke daratan Tiongkok. Tetapi ia jatuh sakit dan dalam waktu dua minggu meninggal di sebuah gubug, ditemani hanya oleh seorang Tionghoa muda yang telah menemani dia dari Goa. Fransiskus dipanggil Tuhan pada usia 46 tahun, Jenazahnya diantarkan ke Goa dan dimakamkan di sana sampai sekarang.

Fransiskus Xaverius (1506-1552) lahir di Navarra (Spanyol) dan meninggal di Sancian (Tiongkok). Ia dinyatakan sebagai pelindung Gereja di tanah misi.


Sumber: Ensiklopedi Orang Kudus
glenX is online now   Reply With Quote
Old December 03, 2009, 12:30   #10
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,346
WebPoint: 0
GaulPoint: 26617
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Jumat, 04 Desember 2009
Jumat Pertama

Hati Yesus sedalam laut dan seluas samudra kasih-Nya, Datanglah, dan kamu diringankan!

Doa Renungan

Allah Bapa yang maharahim, Allah segala penghiburan, Engkau memberikan kepada kami Hati Putra-Mu Sendiri yang penuh belas kasihan, oleh sebab kasih-Mu yang tak terbatas yang Kau limpahkan kepada kami, kasih yang tak satu lidah pun mampu mengungkapkannya dengan kata. Kiranya kami mempersembahkan kepada-Mu kasih yang sempurna dengan hati yang bersatu dengan hati-Nya. Kami mohon agar hati kami dihantar ke persatuan sempurna: tiap hati dengan yang lainnya dan semua hati dengan Hati Yesus Yang Mahakudus… dan semoga kerinduan hati kami beroleh kepuasannya dalam Dia: Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan bertahta bersama Engkau dalam persekutuan dengan Roh Kudus, Allah Tritunggal, sekarang dan sepanjang segala masa. Amin

Bacaan Pertama (Ef 3:8-12.14-19)

L. Supaya kamu dapat memahami betapa tinggi dan dalamnya kasih Kristus.

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Efesus

Saudara-saudara, kepadaku, yang paling hina di antara segala orang kudus, telah dianugerahkan kasih karunia ini, untuk memberitakan kepada orang-orang bukan Yahudi kekayaan Kristus, yang tidak terduga itu, dan untuk menyatakan apa isinya tugas penyelenggaraan rahasia yang telah berabad-abad tersembunyi dalam Allah, yang menciptakan segala sesuatu, supaya sekarang oleh jemaat diberitahukan pelbagai ragam hikmat Allah kepada pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa di sorga, sesuai dengan maksud abadi, yang telah dilaksanakan-Nya dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Di dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada Allah dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya. Itulah sebabnya aku sujud kepada Bapa, yang dari pada-Nya semua turunan yang di dalam sorga dan di atas bumi menerima namanya. Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Rasailah dan nikmatilah betapa baiknya Tuhan.
Ayat. (Mzm 61:3-4)
1. Dari ujung bumi aku berseru kepada-Mu karena hatiku lemah lesu; tuntunlah aku ke gunung batu yang terlalu tinggi bagiku.
2. Sungguh Engkau telah menjadi tempat perlindunganku, menara yang kuat terhadap musuh. Sungguh Engkat telah menjadi tempat perlindunganku, menara yang kuat terhadap musuh.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. Datanglah kepada-Ku, kalian semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Bacaan Injil (Mat 11:28-30)

I. Datanglah kepada-Ku, kalian yang letih lesu.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius

Sekali peristiwa bersabdalah Yesus, "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya. "Datanglah kepada-Ku, kalian semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah dari pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati. Maka hatimu akan mendapat ketenangan. Sebab enaklah kuk yang Kupasang dan ringanlah beban-Ku."
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan

Yang namanya lelah, stres, bahkan depresi banyak menghinggapi zaman ini. Apakah kita sekarang sedang stres dengan pekerjaan? Stres dengan panggilan hidup kita? Stres karena pasangan hidup kita? Atau stres karena tidak punya uang atau malah kebanyakan uang, sehingga bingung menaruh kemana uang anda?

Perikop Injil hari ini merupakan jawaban pas untuk orang yang sedang dilanda berbagai macam stres dan kelesuan. Ayat-ayatnya bagaikan obat mujarab penghilang rasa sakit. Ayat ini memberikan jaminan bahwa Yesus akan memberikan kelegaan kepada orang-orang yang berbeban berat dan meyakinkan bahwa kuk yang terpasang di pundak kita ringan. Kita belajar pada Tuhan Yesus yang hati-Nya lemah lembut, dan rendah hati. Hanya dengan hati yang lemah lembut dan rendah hati, kita pun akan dapat mengalami kelegaan dan kedamaian dari Tuhan sendiri.

Di tengah beban seperti ini, Yesus mengundang orang:
"Datanglah kepada-Ku, kalian semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu." Kita diundang Yesus untuk "datang kepada-Nya". Kita diajak belajar dari Yesus dan membawa beban berat. Mereka yang setia membawa beban berat bersama Yesus berharap akan mendapat ketenangan dan kelegaan. Yang mengajak dan berjanji adalah Yesus sendiri. Siapa yang setia akan mengalami hal yang sama, yaitu kebangkitan dan kemuliaan. Kamu mau mengalami hal yang sama? Datanglah kepada-Nya. Ia menunggumu sekarang! Marilah kita datang kepada Yesus dengan menyerahkan seluruh beban hidup kita. Kita doakan berulang-ulang dalam hati kita: Yesus, berilah aku kelegaan! Yesus yang lemah lembut dan rendah hati, berilah aku ketenangan.

Yesus, berilah aku kesempatan untuk menyempurnakan hatiku seperti Hati Kudus-Mu sendiri agar aku boleh menikmati janji keselamatan-Mu. Amin.

Diolah dari: Inspirasi Batin 2008-2009
glenX is online now   Reply With Quote
Old December 04, 2009, 05:05   #11
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,346
WebPoint: 0
GaulPoint: 26617
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Sabtu, 05 Desember 2009
Hari Biasa Pekan I Adven

"Melihat orang banyak yang mengikuti-Nya tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan."

Doa Renungan Pagi


Allah Bapa yang maha pengasih dan penyayang, kami bersyukur atas kasih karunia yang boleh kami rasakan pagi ini. Ya Bapa hari ini Engkau berpesan agar kami mewartakan bahwa kerajaan surga sudah dekat, demikian juga agar kami mengusir setan dan menyembuhkan orang sakit. Berilah kebijaksanaan kepada kami agar senantiasa melakukan kehendak-Mu terutama dalam membagikan rahmat yang telah kami terima. Doa ini kami panjatkan dengan pengantaraan Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami. Amin.

Nabi Yesaya menegaskan bahwa Tuhan, Allah Israel adalah Allah yang penuh belas kasih. Ia akan melakukan apa yang terbaik bagi umat-Nya. Dan lagi, tatkala mendengar seruan dan permohonan umat-Nya, Ia akan segera menjawab.

Bacaan Pertama (Yes 30:19-21.23-26)


L. Pastilah Tuhan mengasihi kalian apabila kalian berseru-seru.

Pembacaan dari Kitab Yesaya


Beginilah firman Tuhan, Yang Mahakudus Allah Israel, "Hai bangsa di Sion yang mendiami Yerusalem, kalian tidak akan terus menangis. Pastilah Tuhan akan mengasihani kalian, apabila kalian berseru-seru. Begitu mendengar teriakmu Ia akan menjawab. Walaupun Tuhan memberi kalian roti dan air serba sedikit, namun Gurumu, tidak akan menyembunyikan diri lagi. Kalian akan terus melihat Dia dan entah kalian menyimpang ke kanan entah ke kiri, sabda-Nya ini akan kalian dengar dari belakangmu, "Inilah jalannya, ikutilah jalan ini!" Pada waktu itu Tuhan akan mencurahkan hujan bagi benih yang baru kalian taburkan di ladang, dan dari hasil tanah itu kalian akan makan roti yang lezat dan berlimpah-limpah. Pada waktu itu ternakmu akan merumput di padang rumput yang luas. Sapi-sapi dan keledai-keledai yang mengerjakan tanah akan memakan makanan campuran yang sedap, yang sudah ditampi dan diayak. Dari setiap gunung yang tinggi dan dari setiap bukit yang menjulang akan memancar sungai-sungai pada hari pembunuhan yang besar, apabila menara-menara runtuh. Maka terang bulan purnama akan seperti terang matahari terik, dan terang matahari terik akan tujuh kali ganda, yaitu seperti terangnya tujuh hari, pada waktu Tuhan membalut luka umat-Nya dan menyembuhkan bekas-bekas pukulan.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan (Mzm 147:1-2.3-4.5-6)
Ref. Berbahagialah orang yang menanti-nantikan Tuhan.
Ayat.

1. Sungguh, bermazmur bagi Allah kita itu baik, bahkan indah, dan layaklah memuji-muji Dia. Tuhan membangun Yerusalem, Ia menghimpun orang-orang Israel yang tercerai-berai.
2. Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati, dan membalut luka-luka mereka. Ia menentukan jumlah bintang-bintang, masing-masing dipanggil dengan menyebut namanya.
3. Besarlah Tuhan kita dan berlimpahlah kekuatan-Nya, kebijaksanaan-Nya tidak terhingga. Tuhan menegakkan kembali orang-orang yang tertindas, tetapi orang-orang fasik direndahkan-Nya ke tanah.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. Inilah Raja kita, Tuhan semesta alam. Ia datang membebaskan umat-Nya.


Yesus mengajar dan mewartakan Injil Kerajaan Allah. Ia juga menyembuhkan segala penyakit dan kelemahan. Selanjutnya, Yesus memberikan kuasa kepada para murid-Nya untuk melakukan hal yang sama: mengusir roh-roh jahat, menyembuhkan segala penyakit dan kelemahan.

Bacaan Injil (Mat
9:35 - 10:1.6-8)
I. Melihat orang banyak itu, tergerak hati Yesus oleh belas kasihan.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius


Sekali peristiwa Yesus berkeliling ke semua kota dan desa. Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan mewartakan Injil Kerajaan Surga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak yang mengikuti-Nya, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Tuaian memang banyak, tetapi pekerjanya sedikit. Maka mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu." Lalu Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi mereka kuasa untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit serta segala kelemahan. Yesus mengutus mereka dan berpesan, "Pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel! Pergilah dan wartakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit, bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kalian telah memperoleh dengan cuma-cuma, maka berikanlah pula dengan cuma-cuma.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Renungan


Apa yang diperoleh dengan cuma-cuma seharusnya dibagikan pula dengan cuma-cuma. Itulah tanda syukur atas anugerah yang diperoleh. Dengan senang hati sering kita menerima dengan cuma-cuma, namun dengan berat hati untuk membagikannya. Kita ingin memilikinya untuk diri kita sendiri. Apakah aku demikian?

Doa Renungan Malam

Allah Bapa yang pengasih dan penyayang kami kembali menghadap-Mu untuk memanjatkan puji dan syukur atas kasih karunia yang telah kami alami sepanjang hari ini. Ya Bapa pada kesempatan ini kami berdoa agar Engkau berkenan memberikan pekerja-pekerja untuk tuaian. Tumbuhkanlah benih-benih panggilan kepada muda-mudi kami agar mereka bersedia bekerja di ladang-Mu. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami. Amin.

R U A H

glenX is online now   Reply With Quote
Old December 04, 2009, 13:22   #12
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,346
WebPoint: 0
GaulPoint: 26617
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Minggu, 06 Desember 2009
Hari Minggu Adven II

Semua orang akan melihat keselamatan yang datang dari Tuhan.

Pengantar

Hari ini kita disambut oleh Yohanes Pembaptis. Dialah tokoh penghubung antara Perjanjian Lama dengan Perjanjian Baru. Di dalam bacaan dari Perjanjian Lama seorang pujangga memuji harapan akan keselamatan yang sepanjang zaman hidup di tengah-tengah umat Israel. Dan Yohanes Pembaptislah orangnya, yang mewartakan pelaksanaan harapan itu. "Ketahuilah, seluruh umat manusia akan meyaksikan penyelamatan oleh Allah." Semoga pertemuan kita dalam Perayaan Ekaristi minggu ini memperteguh cinta kasih kita kepada sesama. Sebab suara Yohanes diserukan kepada semua orang. Kita semua dipanggil mendengarkan dan menanggapi warta Yesus Tuhan kita, yang membawa pengharapan, dan pembebasan.

Seruan Tobat

Tuhan Yesus Kristus, menjelang kedatangan-Mu, Nabi Yesaya mempersiapkan umat dengan berseru, "Di padang gurun ratakanlah jalan Tuhan. Luruskanlah lorong-lorongnya. Tuhan, kasihanilah kami
Tuhan, kasihanilah kami

Menjelang kedatangan-Mu Yohanes Pembaptis berseru, "Bertobatlah, sebab kerajaan surga sudah dekat. Kristus, kasihanilah kami.
Kristus kasihanilah kami.

Menjelang kedatangan-Mu Yohanes memperingatkan pula, "Setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, akan ditebang, dan dibuang ke dalam api." Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, kasihanilah kami.

Doa Renungan

Allah Bapa yang kekal, Engkau telah membuktikan kasih setia-Mu kepada manusia sepanjang zaman. Datanglah di tengah-tengah kami dan sampaikanlah sabda-Mu kepada kami. Baharuilah hidup kami melalui Dia, yang membuka masa depan baru bagi kami, yaitu Yesus Kristus, Sang Adil, Al Masih yang dinanti-nantikan. Dialah Tuhan, Pengantara kami, kini dan sepanjang masa. Amin.

Bacaan Pertama
(Bar 5:1-9)

L. Allah akan mempertunjukkan seri wajahmu

Pembacaan dari Kitab Barukh


"Hai Yerusalem, hendaklah engkau menanggalkan pakaian kesedihan dan kesengsaraanmu, lalu mengenakan perhiasan kemuliaan Allah untuk selama-lamanya. Hendaklah engkau berselubungkan kampuh kebenaran Allah, dan memasang di atas kepalamu tajuk kemuliaan dari Yang Kekal. Sebab di bawah kolong langit seri wajahmu akan dipertunjukkan oleh Allah. Dari pihak Allah engkau akan diberi nama abadi: "Damai Sejahtera-Hasil-Kebenaran" dan Kemuliaan-Hasil-Takwa". Bangkitlah, hai Yerusalem, hendaklah engkau berdiri tegak di ketinggian! Tengoklah ke timur! Lihatlah anak-anakmu sudah berkumpul atas firman dari Yang Kudus: mereka berkumpul dari tempat matahari terbenam sampai ke tempat terbitnya. Bersukarialah, karena Allah telah ingat kepada mereka. Memang dahulu mereka pergi dari padamu dengan berjalan kaki, digiring oleh musuh. Tetapi kini mereka dikembalikan kepadamu oleh Allah. Mereka diusung dengan hormat seolah-olah di atas tandu kerajaan. Sebab Allah memerintahkan, supaya segala gunung yang tinggi dan segenap bukit abadi diratakan, supaya sekalian jurang ditimbun menjadi tanah yang rata. Dengan demikian Israel dapat berjalan dengan aman di bawah naungan kemuliaan Allah. Hutan rimba dan segala pohon yang harum semerbak pun menaungi Israel atas perintah Allah. Sebab Israel akan dituntun dengan sukacita oleh Allah, dan cahaya kemuliaan-Nya, dan dengan belas kasihan serta kebenaran-Nya."
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan PS 830
Code:
_____   _____                         _____     _____    
 5<    5<    5<    6<  |   1    1     2  |  3     3     3     1 |  2 .  |
  
 A - ku  war - ta- kan kar-  ya   a -  gung-Mu, Tu-  han,
  
 _____   ______       _____     ____       _____    
 5<    5<   5<    6<  |   1    1    2 |   3    3     2     6<  |  1 . ||
 kar-ya  a - gung-Mu kar - ya  ke - se - la-  mat -  an.  
  
 Syair dan lagu: Alo Neno 1985, Puji Syukur  1992
Bacaan Kedua (Flp 1:4-6.8-11)

L. Usahakanlah supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Filipi

Saudara-saudara, setiap kali aku berdoa untuk kamu semua, aku selalu berdoa dengan sukacita. Aku mengucap syukur kepada Allahku karena persekutuanmu dalam Berita Injil dari hari pertama sampai sekarang ini. Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, bahwa Allah yang telah memulai karya baik di antara kamu, akan melanjutkan sampai pada hari Kristus Yesus. Sebab Allahlah saksiku betapa dengan kasih mesra Kristus Yesus, aku merindukan kamu. Dan inilah doaku: Semoga kasihmu semakin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian. Dengan demikian kamu dapat memilih apa yang baik, agar kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus. Dan akhirnya, semoga kamu dipenuhi dengan buah kebenaran oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil PS 952
Ref. Alleluya, Alleluya, Alleluya
Ayat. Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya; dan semua orang akan melihat keselamatan yang datang dari Tuhan (Luk 3:4.6)

Bacaan Injil
(3:1-6)

I.
Semua orang akan melihat keselamatan yang datang dari Tuhan.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas

Dalam tahun kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius, ketika Pontius Pilatus menjadi wali negeri Yudea, dan Herodes raja wilayah Galilea, Filipus, saudaranya, raja wilayah Iturea dan Trakhonitis, dan Lisanias raja wilayah Abilene, pada waktu Hanas dan Kayafas menjadi Imam Besar, datanglah firman Allah kepada Yohanes, anak Zakharias, di padang gurun. Maka datanglah Yohanes ke seluruh daerah Yordan - dan menyerukan, "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu, seperti ada tertulis dalam kitab-kitab nubuat Yesaya: Ada suara yang berseru-seru: Di padang gurun persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya. Setiap lembah akan ditimbun dan setiap gunung dan bukit akan menjadi rata, yang berliku-liku akan diluruskan, yang berlekuk-lekuk akan diratakan, dan semua orang akan melihat keselamatan yang datang dari Tuhan."
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.
glenX is online now   Reply With Quote
Old December 04, 2009, 13:35   #13
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,346
WebPoint: 0
GaulPoint: 26617
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Minggu, 06 Desember 2009
Hari Minggu Adven II

Semua orang akan melihat keselamatan yang datang dari Tuhan.

"Siapkanlah jalan Tuhan, luruskanlah lorong-lorong-Nya dan semua orang akan menyaksikan keselamatan yang datang dari Allah" menjadi seruan pertobatan yang disampaikan oleh Yohanes Pembaptis di padang gurun. Padang gurun kehidupan kita pada zaman ini adalah tempat kiprah hidup sehari-hari.

Adalah seorang anak lulusan SMA, tidak mungkin melanjutkan kuliah karena kesulitan dana. Namun dia mempunyai ketangkasan dalam berelasi. Ada tetangga yang menawari untuk bekerja di kolam pemancingan sebagai penjaga karcis, petugas keamanan, dan penerima pembayaran. Ternyata kemampuan bergaulnya membuat tempat pemancingan ini lebih ramai dan diminati. Dia semakin paham betapa setiap rupiah yang didapatkan itu sangat berharga dan harus keluar dari jerih lelah pekerjaan. Berbeda dengan saat dia masih sekolah, kadang tidak mau tahu kesulitan orang tua manakala dia membutuhkan uang untuk kegiatan sekolah. Keadaan ini telah mengubah semangat hidupnya, juga penghargaannya akan nilai kerja dan uang.

Menyiapkan jalan Tuhan dan meluruskan lorong bagi-Nya ternyata menjadi sebentuk kegiatan dan usaha nyata melalui hidup dengan lebih menghargai kerja orang tua, lebih menghargai nilai uang dari hasil kerja. Bila kita bisa meninggalkan kerakusan hidup dan tidak hanya berpikir kepentingan diri sendiri, menghargai kerja tangan dan jerih lelah sehari-hari, di situlah makna kehidupan menjadi lebih nyata. Dengan cara itu pula, kita menyadari cara Allah menyelenggarakan karya keselamatan bagi kita.

Menyadari kekurangan dan kelemahanku, aku mohon berilah rahmat keberanian untuk meluruskan hidupku dalam mengikuti jalan-Mu, ya Yesusku. Amin.

FX Sukendar W, Pr
Inspirasi Batin 2009
glenX is online now   Reply With Quote
Old December 06, 2009, 15:02   #14
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,346
WebPoint: 0
GaulPoint: 26617
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Bacaan Harian 07 - 13 Desember 2009

Senin, 7 Desember 2009 Peringatan Wajib St. Ambrosius, Uskup Pujangga Gereja (P)
Yes 35:1-10; Mzm 85:9ab-14; Luk 5:17-26
Melihat iman orang-orang yang mengusung si lumpuh itu, Yesus menyembuhkan orang lumpuh itu. Doa-doa yang kita panjatkan dengan penuh iman untuk orang-orang yang membutuhkan pertolongan, tak akan kembali dengan sia-sia. Namun, yang sering terjadi, kita berjanji untuk berdoa bagi orang lain, tetapi kita tidak melakukannya.

Selasa, 8 Desember 2009 Hari Raya SP Maria Dikandung Tanpa Dosa (P)
Kej3:9-15.20; Mzm 98: 1-4; Ef 1:3-6.11-12; Luk 1:26-38

Bunda Maria adalah teladan bagi semua orang beriman. Kalau Allah memilih rahim Santa Perawan Maria sebagai ‘tabernakel’ bagi kehadiran Putra-Nya, itu bukanlah karena kehebatannya, namun karena kesederhanaan dan kerendahhatiannya. Tampaknya, yang penting dalam beriman memang bukan soal ‘otot’ dan ‘otak’, namun sikap yang sederhana dan rendah hati di hadapan Tuhan.

Rabu, 9 Desember 2009 Hari Biasa Pekan II Adven (U)
Yes 40:25-31; Mzm 103:1-4.8.10; Mat 11:28-30

Di kala hidup terasa berat, ingatlah selalu pesan Yesus ini: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Maka, dengan penuh iman, datanglah dan berkeluh-kesahlah pada-Nya, pasti Ia tidak akan tinggal diam sesuai waktu-Nya sendiri.

Kamis, 10 Desember 2009 Hari Biasa Pekan II Adven (U)

Yes 41:13-20; Mzm 145:9-13ab; Mat 11:11-15
Yohanes Pembaptis memang seorang pewarta sejati. Ia selalu menunjuk kepada Yesus, bukan kepada dirinya. Ia menginginkan Yesus semakin besar dan dirinya semakin kecil. Dia sungguh merintis jalan untuk Yesus. Ketika tugasnya selesai, ia rela turun panggung. Maka, hari ini kita mendengar betapa Yesus memujinya. Saat ini pun tetap dibutuhkan pewarta seperti itu.

Jumat, 11 Desember 2009 Hari Biasa Pekan II Adven (U)
Yes 48:17-19; Mzm 1:1-4.6; Mat 11:16-19

Orang yang tertutup hatinya akan susah menemukan kehendak Allah. Mereka selalu mencari alasan untuk tidak mau mengikuti apa yang diajarkan-Nya. Yang dipikirkannya hanyalah apa yang dikehendakinya. Selama hati tertutup, rahmat Allah pun sulit masuk untuk memberikan hidup penuh damai dan sukacita. Yang ada adalah kegelisahan dan rasa tak pernah puas.

Sabtu, 12 Desember 2009 Hari Biasa Pekan II Adven (U)
Sir 48:1-4.9-11; Mzm 80:2ac.3b,15-16.18-19; Mat 17:10-13

Begitu banyak hal baik yang dikirim kepada kita, tetapi yang kita lihat adalah keburukannya. Begitu banyak pula kebenaran yang nampak di depan mata yang seharusnya kita bela, namun kita lebih memilih ketidakbenaran. Ketegaran hati memang telah membuat manusia menjadi buta. Untuk dapat melek kembali, perlulah keberanian untuk bertobat dan kerendahan hati untuk bersujud di hadapan-Nya.

Minggu, 13 Desember 2009 Hari Minggu Adven III
Zef 3:14-18a; MT Yes 12:2-3.4bcd,5-6; Flp 4:4-7; Luk 3:10-18

Yohanes memberitakan Injil kepada orang banyak, supaya orang-orang itu menyiapkan dirii menyambut kedatangan Sang Juru Selamat. Kita sekarang sudah berada dalam minggu ke-2 adven. Sebentar lagi Sang Juru Selamat itu akan datang. Marilah kita juga mempersiapkan diri kita supaya layak menerima kedatangan-Nya. Kita bersihkan hati dan terus-menerus mewujudkan perintah dan ajaran-Nya dalam hidup kita sehari-hari.

Renungan: www.reginacaeli.org
glenX is online now   Reply With Quote
Old December 06, 2009, 15:08   #15
glenX
catlovers
 
glenX's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 47,346
WebPoint: 0
GaulPoint: 26617
Blog Entries: 30
glenX SesepuhglenX Sesepuh
Senin, 07 Desember 2009
Peringatan Wajib St. Ambrosius, Uskup Pujangga Gereja

"Apakah yang kamu pikirkan dalam hatimu?”

Doa Renungan

Allah Bapa yang maha baik, Engkaulah Allah kami yang panjang sabar dan penuh kasih setia. Kami bersyukur kepada-Mu atas segala kemurahan yang kami peroleh dari-Mu hingga pada saat ini. Hari ini Engkau bermurah hati kepada orang yang lumpuh dengan mengampuni dosa-dosanya sehingga ia dapat berjalan. Ya Bapa lepaskanlah kami dari segala belenggu dosa yang mengikat kami sehingga kami dapat berjalan di hadapan-Mu. Ampunilah segala dosa yang telah kami perbuat. Ya Bapa kami mohon tambahkanlah iman kami dan tuntunlah setiap langkah kami. Doa ini kami panjatkan dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami.. Amin.

Bacaan Pertama (Yes 35:1-10)

L. Allah sendiri yang menyelamatkan kamu.

Pembacaan dari Kitab Yesaya


Padang gurun dan padang kering akan bergirang, padang belantara akan bersorak-sorai dan berbunga; seperti bunga mawar ia akan berbunga lebat, akan bersorak-sorak, ya bersorak-sorak dan bersorak-sorai. Kemuliaan Libanon, semarak Karmel dan Saron akan diberikan kepadanya; Orang akan melihat kemuliaan Tuhan, semarak Allah kita. Kuatkanlah tangan yang lemah lesu dan teguhkanlah lutut yang goyah. Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati, "Kuatkanlah hatimu, jangan takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan ganjaran. Ia sendiri datang menyelamatkan kalian!" Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai; sebab mata air memancar di padang gurun, dan sungai di padang belantara; tanah pasir yang hangat akan menjadi kolam dan tanah gersang menjadi sumber-sumber air; di tempat serigala berbaring akan tumbuh tebu dan pandan. Di situ akan ada jalan raya, yang akan disebut Jalan Kudus; orang yang tidak tahir tidak akan melintasinya, dan orang-orang pandir tidak akan mengembara di atasnya. Di situ tidak akan ada singa, binatang buas tidak akan menjalaninya dan tidak akan terdapat di sana; orang-orang yang diselamatkan akan berjalan di situ, dan orang-orang yang dibebaskan Tuhan akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
(Mzm 85:9ab-10.11-12.13-14)
Ref. Allah sendiri datang menyelamatkan kita.
Ayat.

1. Aku ingin mendengar apa yang hendak difirmankan Allah! Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya. Sungguh, keselamatan dari Tuhan dekat pada orang-orang takwa, dan kemuliaan-Nya diam di negeri kita.
2. Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan berpelukan. Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan merunduk dari langit.
3. Tuhan sendiri akan memberikan kesejahteraan, dan negeri kita akan memberikan hasil. Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya dan damai akan menyusul di belakang-Nya.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. Lihat, raja kita, Tuhan semesta alam, datang! Ia datang membebaskan kita dari belenggu perbudakan.

Bacaan Injil (Luk 5:17-26)
I. Hari ini kita telah menyaksikan hal-hal yang sangat menakjubkan.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas


Pada suatu hari, ketika Yesus sedang mengajar, ada beberapa orang Farisi dan ahli Taurat duduk mendengarkan-Nya. Mereka datang dari semua desa di Galilea dan Yudea dan dari Yerusalem. Kuasa Tuhan menyertai Yesus, sehingga Ia dapat menyembuhkan orang sakit. Maka datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur. Mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus. Tetapi karena banyaknya orang di situ, mereka tidak dapat membawa masuk. Maka mereka naik ke atap rumah dan membongkar atap itu. Kemudian mereka menurunkan si lumpuh ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia, "Hai Saudara, dosamu sudah diampuni." Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berpikir dalam hati, "Siapakah orang yang menghujat Allah ini? Siapa dapat mengampuni dosa selain Allah sendiri?" Akan tetapi yesus mengetahui pikiran mereka, lalu Ia berkata kepada mereka, "Apa yang kalian pikirkan dalam hati? Manakah lebih mudah mengatakan, 'Dosamu sudah diampuni' atau mengatakan, 'Bangunlah dan berjalanlah?' Tetapi supaya kalian tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa." Lalu Yesus berkata kepada si lumpuh, "Aku berkata kepadamu: Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumah!" Seketika itu juga bangunlah orang itu di depan mereka, lalu mengangkat tempat tidurnya dan pulang ke rumahnya sambil memuliakan Allah. Semua orang takjub, lalu memuliakan Allah. Mereka amat takut dan berkata, "Hari ini kita telah menyaksikan hal-hal yang sangat menakjubkan."
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus
glenX is online now   Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Tags
ekaristi, injil, liturgi sabda, misa harian, paulus, renungan, sabda tuhan, santapan rohani, taurat

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT. The time now is 07:07.

SIDEBAR
Remove This Bar
Register / Login to remove this bar and All Ads.
Image




Powered by vBulletin® Version 3.8.2
Copyright ©2000 - 2010, Jelsoft Enterprises Ltd.
Copyright ©2007, WebGaul. All Rights Reserved. A ZEIN Company. Designed, Developed, Maintained, Optimized, Operated by ZEIN.