-glenX- |
glennX Blog
Belum Pernah Ambil Gaji, Mobil Dinas Pun Belum Pernah Ganti
Posted January 29, 2011 at 05:06 by -glenX-
Belum Pernah Ambil Gaji, Mobil Dinas Pun Belum Pernah Ganti
Sabtu, 29/01/2011 09:00 WIB - *
Di tengah polemik kenaikan gaji Presiden dan pejabat, ada cerita lain dari kesahajaan Walikota Solo, Joko Widodo. Berikut catatannya.
Muhaimin| HARIAN JOGLOSEMAR Solo
Berapa jumlah gaji, saya tidak tahu. Saya tidak pernah ambil amplop gaji, cuma tanda tangan saja.” Begitu kalimat yang terucap dari Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi), saat ditanya nominal gaji seorang walikota.
Jokowi, mengatakan, menjadi Walikota Solo, tidak lebih dari sebuah pengabdian. ”Saya tidak birahi gaji. Kalau bertanya soal kenaikan gaji pejabat, dikaitkan dengan saya, saya tidak tahu, karena memang tidak pernah ambil gaji,” katanya lagi, Jumat (28/1) kepada wartawan.
Cerita lain yang membuat trenyuh, adalah kisah mobil dinas Toyota Camry, yang biasa dia kendarai selama ini. Sekitar tiga hari lalu, mobil itu mogok di jalan. Kedengarannya, aneh, mobil seorang walikota sampai mogok. Ketika ditanya tentang mobil dinas itu, ada fakta mengejutkan. Mobil dinas Toyota Camry, itu ternyata mobil dinas lama, yang pernah dipakai walikota sebelum Jokowi menjabat. ”Sejak jadi walikota, saya belum pernah ganti mobil dinas. Untuk apa? Mobil dinas ini masih bagus, nggak perlu ganti,” ujarnya. ”Saya tidak birahi soal gaji. Saya tidak birahi soal mobil dinas.”
Bikin Kagum
Sejak menjabat sebagai Walikota Solo, praktis Jokowi hanya menikmati fasilitas apa adanya. Jokowi, mengaku, memang pernah mengusulkan untuk pengadaan mobil jenis Toyota Alphard. Namun, mobil itu, bukan untuk dia pakai, melainkan khusus untuk menjemput para tamu dari daerah lain. ”Untuk tamu, kalau saya, mobil dinas yang ada ini masih bagus, nggak perlu ganti,” katanya.
Usulan itu, pernah dia sampaikan, namun, direalisasikan atau tidak, Jokowi, mengaku belum mendengar kabarnya.
Kesahajaan Jokowi, membuat kagum, budayawan Gunawan Muhammad, saat menggelar latihan tari di gedung Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Menurut Gunawan, Jokowi justru lebih baik ketimbang Presiden. ”Dia bagus. Memang pemimpin yang baik dan terukur itu, justru lebih riil di kepala daerah. Presiden, susah menilainya, terlalu luas, Kalau Jokowi, saya di media, dia walikota hebat,” kata Gunawan.
Diceritakan, soal tidak pernah mengambil gaji dan mobil dinas yang belum pernah ganti, pendiri Majalah Tempo, ini terkesima. ”Wah hebat. Saya sebenarnya, tahu Presiden SBY itu tidak minta naik gaji, media saja, terutama televisi yang memelintir. Parahnya, kebijakan menteri perekonomian, timing-nya salah, untuk menaikkan gaji Presiden. Coba baca naskah pidato aslinya, sebenarnya SBY tidak minta naik gaji,” katanya.
Namun dia mengkritik birokrasi Kabinet SBY, yang hancur. ”Anda tahu, setiap omongan presiden, dan menteri selalu blunder. Ini kacau. Di Solo, malah bagus, Jokowi bisa memilah-milah mana pegawai yang diandalkan, mana yang tidak,” ujarnya.
http://www.harianjoglosemar.com/beri...nti-35180.html
Sabtu, 29/01/2011 09:00 WIB - *
Di tengah polemik kenaikan gaji Presiden dan pejabat, ada cerita lain dari kesahajaan Walikota Solo, Joko Widodo. Berikut catatannya.
Muhaimin| HARIAN JOGLOSEMAR Solo
Berapa jumlah gaji, saya tidak tahu. Saya tidak pernah ambil amplop gaji, cuma tanda tangan saja.” Begitu kalimat yang terucap dari Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi), saat ditanya nominal gaji seorang walikota.
Jokowi, mengatakan, menjadi Walikota Solo, tidak lebih dari sebuah pengabdian. ”Saya tidak birahi gaji. Kalau bertanya soal kenaikan gaji pejabat, dikaitkan dengan saya, saya tidak tahu, karena memang tidak pernah ambil gaji,” katanya lagi, Jumat (28/1) kepada wartawan.
Cerita lain yang membuat trenyuh, adalah kisah mobil dinas Toyota Camry, yang biasa dia kendarai selama ini. Sekitar tiga hari lalu, mobil itu mogok di jalan. Kedengarannya, aneh, mobil seorang walikota sampai mogok. Ketika ditanya tentang mobil dinas itu, ada fakta mengejutkan. Mobil dinas Toyota Camry, itu ternyata mobil dinas lama, yang pernah dipakai walikota sebelum Jokowi menjabat. ”Sejak jadi walikota, saya belum pernah ganti mobil dinas. Untuk apa? Mobil dinas ini masih bagus, nggak perlu ganti,” ujarnya. ”Saya tidak birahi soal gaji. Saya tidak birahi soal mobil dinas.”
Bikin Kagum
Sejak menjabat sebagai Walikota Solo, praktis Jokowi hanya menikmati fasilitas apa adanya. Jokowi, mengaku, memang pernah mengusulkan untuk pengadaan mobil jenis Toyota Alphard. Namun, mobil itu, bukan untuk dia pakai, melainkan khusus untuk menjemput para tamu dari daerah lain. ”Untuk tamu, kalau saya, mobil dinas yang ada ini masih bagus, nggak perlu ganti,” katanya.
Usulan itu, pernah dia sampaikan, namun, direalisasikan atau tidak, Jokowi, mengaku belum mendengar kabarnya.
Kesahajaan Jokowi, membuat kagum, budayawan Gunawan Muhammad, saat menggelar latihan tari di gedung Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Menurut Gunawan, Jokowi justru lebih baik ketimbang Presiden. ”Dia bagus. Memang pemimpin yang baik dan terukur itu, justru lebih riil di kepala daerah. Presiden, susah menilainya, terlalu luas, Kalau Jokowi, saya di media, dia walikota hebat,” kata Gunawan.
Diceritakan, soal tidak pernah mengambil gaji dan mobil dinas yang belum pernah ganti, pendiri Majalah Tempo, ini terkesima. ”Wah hebat. Saya sebenarnya, tahu Presiden SBY itu tidak minta naik gaji, media saja, terutama televisi yang memelintir. Parahnya, kebijakan menteri perekonomian, timing-nya salah, untuk menaikkan gaji Presiden. Coba baca naskah pidato aslinya, sebenarnya SBY tidak minta naik gaji,” katanya.
Namun dia mengkritik birokrasi Kabinet SBY, yang hancur. ”Anda tahu, setiap omongan presiden, dan menteri selalu blunder. Ini kacau. Di Solo, malah bagus, Jokowi bisa memilah-milah mana pegawai yang diandalkan, mana yang tidak,” ujarnya.
http://www.harianjoglosemar.com/beri...nti-35180.html
Total Comments 0








