View Full Version : Jemaah Islamiyah Mungkin Akan Lakukan Aksi Bom pada Pemilu 2004







///M5
April 23, 2003, 13:19
Selain Ketua Jamaah Islamiyah (JI) Nasir Abbas, kepolisian mengangkap 17 orang yang diduga terkait pengeboman di beberapa tempat. Ada dugaan, mereka akan melakukan aksi bom pada Pemilu 2004 mendatang.

“Banyak jumlahnya, ada 17 orang ditangkap berikut berbagai barang bukti. Dalam dokumentasi dan pemeriksaan sementara, mereka akan melakukan pengeboman. Rencananya entah dimana tetapi akan melakukan lagi,” kata Kapolri Jenderal Da’I Bachtiar di ruang Rupatama, Mabes Polri, Jl. Trunojoyo 3, Jakarta, Rabu (23/4/2003).

Menurut Kapolri, tidak tertutup kemungkinan JI akan melakukan aksi poengeboman menjelanmg pemilu 2004. “Dugaan kita, mereka masih akan melakukan kejahatan. Tampaknya mengarah kesana, tetapi belum tahu sasarannya dimana,” ujar Kapolri.

Sementara itu, Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komjen Erwin Mapasseng mengatakan sebanyak 17 anggota JI telah ditangkap diantaranya, 12 orang ditangkap di Palu, 1 orang di Bantar Gebang dan 4 lainnya di Cileungsi.

“Kita sudah menangkap Ketua Mantiki III atau wilayah III bernama Nasir Abas. Dia warga negara Malaysia dan ditangkap di Bantar Gebang minggu lalu. Dua hari kemudian dilakukan penangkapan di Cileungsi. Setelah itu, baru dilakukan penangkapan 12 orang di Palu kemarin,” paparnya. Dijelaskan Erwin, Nasir merupakan ipar tersangka bom Bali Muchlas alias Ali Gufron.

Sedang 12 orang yang ditangkap di Palu bernama, Ahmad Rochyan alias Saad yang juga pelaku bom Bali, Firmansyah, Aan Hasanudin, Ketua Wakala Nizam Khalid, Yusuf alias Fachry, Fauzan Arif , Sugeng, Joko Santoso, Muchtar Sutrisno, Nono Maryono dan dua warga negara Malaysia bernama Nurmiswari alias Nurdin dan Muhamad Rafi bin Udin yang diduga terlibat kasus Atrium.

Selain itu, lanjut Erwin, kepolisian juga berhasil menangkap Sawad yang bertugas merakit bom bersama Dulmaltin. Sawad juga terkait bom Filipina dan bom gereja di Pasuruan tahun 2000 lalu.

“Sawad ditangkap bersama Umar Wayan dan Hafid di Cileungsi. Satu lagi belum bisa disebutkan namanya karena masih dalam pengembangan,” ujar Erwin.

Erwin menambahkan, barang bukti yang disita dari 17 tersangka berupa, peluru kaliber 5,56 sebanyak 6620 butir, senjata Revolver Magnum dan Revolver rakitan termasuk, rakitan bom. “Kita juga menyita bahan peledak sulfur 25 kg, potassium 15 kg dan puluhan detonator,” imbuh Erwin.

choco`latte
April 23, 2003, 14:41
Kita liat saja nanti.. kalo bener, maksudnya apa coba nge-bom2 ?!:marah: apa gak bisa menyelesaikan masalah dgn cara yg lbh baik dan penuh dignity?.. tak ada otak.

MARC GENE
April 23, 2003, 15:21
Emangnya guwe pikirin.....

males ahhh ngedebat & ngebahasin soal yg begini begini

ga pernah selesei selesei, ngga ada akhirnya,ga berujung ga ber pangkal.................



:gasetuju:




:gasetuju:


:gasetuju:

begawan
April 23, 2003, 15:23
hmmm.....baca-baca:D

dragz
April 24, 2003, 00:59
:haha

ada lagi........ :haha

pokerface
April 24, 2003, 01:10
sebaiknya kita tidak membahas sesuatu yang belum terjadi

MARC GENE
April 27, 2003, 18:32
klo udah terjadi,,,jugak dah ga perlu dibahas

kita kita khan bukan pakarnya

dan bukan wewenang kita tho :mad:

surya
April 27, 2003, 22:02
Gue close aja. Udah ada thread yg bicarain soal BOM.