View Full Version : Khong Hu Cu & Konsep Ketuhanan di Tiongkok







xin_guard
July 18, 2008, 08:46
Pada mulanya di tiongkok kira-kira sebelum tahun 500 SM ada agama Ru (agama Kaum Terpelajar) dan agama kaum petani (Nong Jiao), yaitu agama / kepercayaan rakyat menyembah dewa-dewa tertentu.

Setelah Nabi Kongzi (Khong Cu) lahir agama Ru (Agama Kaum Terpelajar) ini di ajarkan kepada rakyat agar rakyat Tiongkok memiliki sistem dan cara peribadatan yang benar. Nabi Kongzi juga mulai mengajarkan kepada rakyat agar percaya kepada Huang Tian, Tuhan Yang Maha Esa yang menguasai dan mengatur jagad raya. Ajaran menyembah Tuhan YME ini sudah diajarkan oleh para raja suci purba (Raja Yao (2357 – 2255 SM), Raja Shun (2255 – 2205 SM)), tetapi belum diajarkan secara sistematis kepada rakyat.

Nabi Kongzi (Khong Cu) menata struktur kelenteng dengan menambah altar Tian Gong ( Thi Kong / Tuhan ) untuk bersujud kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai altar utama. Karena Sebelumnya di kelenteng tidak ada altar Tuhan atau Tian Gong. Kelenteng itu semula tempat pemujaan para leluhur yang berjasa kepada masyarakat, roh itu dihormati orang seluruh kota maka dibuatkan kelenteng (miao). Kemudian orang ke kelenteng menyembahyangi berbagai roh-roh yang dianggapnya dapat memperbaiki nasib mereka. Makna bersembahyang itu telah bergeser, dan Nabi Kongzi ingin meluruskan kembali.

Nabi Kongzi (khong Hu Cu) mengajarkan bahwa bersembahyang di kelenteng itu untuk bersujud kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menghormati roh orang yang pernah berjasa besar. Roh-bercahaya atau Sinbing yang disembahyangi di kelenteng adalah roh manusia yang pada waktu hidupnya telah berjasa besar kepada negara dan bangsa. Perbuatan mulia yang pernah dilakukan pada saat masih hidup itu perlu dicontoh. Misalnya Sinbing Kuan Kong, pada saat hidupnya terkenal sebagai orang yang jujur, setia, pembela kebenaran, dan mempelajari buku Chun Qiu karya Nabi Kongzi.

Tulisan Tiongkok dari zaman purba. Huruf Tian (Tuhan), terdiri dari huruf yi (satu) dan da (besar), Artinya 1 yang besar / Terbesar.
Maka dapat disimpulkan bahwa sejak jaman dahulu kala (purba)Tiongkok sudah mengakui adanya Tuhan Sebagai Yang Maha Esa, Yang Maha Besar.


terimakasih

radar
July 18, 2008, 14:16
Jadi menurutmu... Kong Hu cu yang sekarang sudah berbeda dengan Kong Hu cu yang dulu?

xin_guard
July 19, 2008, 01:07
Jadi menurutmu... Kong Hu cu yang sekarang sudah berbeda dengan Kong Hu cu yang dulu?

Nggak beda kok, Maksudnya gimana? Apa yang membuat anda berpikir begitu?

terimakasih

MinImaX
July 25, 2008, 03:53
konsep ketuhanan di tiongkok menyamakan antara tuhan dengan langit & kehidupan sehari2, karena itu tian (天) dalam bahasa mandarin bisa berarti tuhan, langit, atau hari...

xin_guard
July 25, 2008, 05:12
konsep ketuhanan di tiongkok menyamakan antara tuhan dengan langit & kehidupan sehari2, karena itu tian (天) dalam bahasa mandarin bisa berarti tuhan, langit, atau hari...

Ya karena setiap hari kita tidak akan pernah lepas dari kekuasaan Tuhan. Leluhur bangsa Tiongkok sudah menyadari akan hal itu.
Untuk perumpamaannya karena langit itu terbesar dan tanpa batas maka Tian dapat diibaratkan berada dilangit.

Didalam Agama Ru (Agama Khong Hu Cu) lebih dijelaskan lagi sebagai berikut:

Tuhan Yang Maha Esa atau Shangdi (Tuhan Yang Maha Kuasa) /Tian.
Tuhan dalam konsep Konghucu tidak dapat diperkirakan dan ditetapkan, namun tiada satu wujud pun yang tanpa Dia. Dilihat tiada nampak, didengar tidak terdengar, namun dapat dirasakan oleh orang beriman.


Dalam Yijing (I-Ching) dijelaskan bahwa Tuhan itu Maha Sempurna dan Maha Pencipta (Yuan) ; Maha Menjalin, Maha Menembusi dan Maha Luhur (Heng) ; Maha Pemurah, Maha Pemberi Rahmat dan Maha Adil (Li), dan Maha Abadi Hukumnya (Zhen).

demikian sedikit penjelasannya

salam Kebajikan
terimakasih

dragonballz
July 26, 2008, 06:21
konsep ketuhanan di tiongkok menyamakan antara tuhan dengan langit & kehidupan sehari2, karena itu tian (天) dalam bahasa mandarin bisa berarti tuhan, langit, atau hari...

Sejak jaman dulu, kira2 2500 SM udah ada pengertian akan ke Tuhanan, cuman disana istilahnya / disebut sbg Tian, kalau diterjemahkan secara harfiah bisa berarti langit, sedang kalau ditinjau bentuk huruf Tian sendiri, terdiri dr ren (manusia), ditambah satu garis horizontal diatasnya, yg berarti ta (besar), atau berarti yg lebih "besar" dr manusia biasa (org suci, nabi), dan ditambah satu garis horizontal lagi diatasnya (Tian), yg berarti diatas org suci, nabi, kalau org tionghoa dari dulu sampai sekarang menyebut nya sbg Tian, kalau pengertian umum ya Tuhan.

MinImaX
July 29, 2008, 14:05
^^ yup betul sekali.
tulisan mandarin tiap goresannya mengandung arti.

dragonballz
August 07, 2008, 02:00
Jadi menurutmu... Kong Hu cu yang sekarang sudah berbeda dengan Kong Hu cu yang dulu?

Dari dahulu kala, jaman purba sampai sekarang ajaran agama Khonghucu tidak pernah berbeda, sama, hanya sekitar abad 4 BC, di tiongkok sana timbul macam2 aliran, sekitar 100 aliran yg sebagian mengambil ajaran agama KHC tapi diselewengkan, sebagian mencampur nya dg ajaran Tao, dan lainnya malah ada yang sesat. Nah, waktu itu seorg filsuf / tokoh besar Khonghucu yg bernama XunZI memerangi aliran2 tsb dan menyisakan 1 saja yaitu aliran Tao yg dianggapnya ajarannya masih mengandung baik, di tempat lain dalam jaman yg kurang lebih sama, tokoh besar penegak agama khonghucu, rasul Bingcu / Mengzi menentang aliran2 tsb dg menentang, mendebat / meluruskan ajaran2 yg diselewengkan, sehingga ajaran agama Khonghucu sampai sekarang boleh dibilang masih murni, tidak ada sekte2 maupun tercampur aliran / agama lain.
Demikian yang kira2 saya tahu.

arief_chen
August 07, 2008, 04:36
Mau Tanya nih sedikit tentang khc.
Biasa-nya di rumah, kita diajarkan untuk menyembah langit ( Thien Khung ) dan Tanah ( Thu Thi Khung ). Langit biasa-nya menggunakan 3 batang Hio dan Tanah dengan 5 batang hio.
Ada yang bisa menjelaskan arti-nya ?

xin_guard
August 08, 2008, 01:35
Mau Tanya nih sedikit tentang khc.
Biasa-nya di rumah, kita diajarkan untuk menyembah langit ( Thien Khung ) dan Tanah ( Thu Thi Khung ). Langit biasa-nya menggunakan 3 batang Hio dan Tanah dengan 5 batang hio.
Ada yang bisa menjelaskan arti-nya ?

Setahu saya jumlah dupa (hio) yang dipergunakan untuk sembahyang kepada Tian ada bermasam-macam. Tergantung moment / saat-saat tertentu / situasi dan kondisi. Ada yang memakai 1, 3,5,7,9,12 dupa.

Kalau memakai 3 batang dupa tersebut biasanya melambangkan Tian (Tuhan), Di (Bumi), Ren (Manusia). Hubungan Ketiganya tidak bisa dipisahkan. Manusia ada diantara Tian dan Di (Bumi) tersebut.
Menyadari bahwa Tian dan Di merupakan sumber hidup manusia.

Kalau 5 dupa untuk Di (Thu Thi Kung), karena melambangkan 5 unsur (Ngo Hing). Dunia ini mengandung 5 unsur tersebut. (Tanah, Logam, Air, Kayu, Api)

salam kebajikan
terimakasih

arief_chen
August 08, 2008, 02:42
Ternyata begitu, tapi saya ada dikasih tahu versi beda-nya untuk Thu Thi Kung, katanya 5 Dupa itu mewakili 5 dewa tanah yang ada di 5 daerah berbeda, Utara, Timur, Barat, Selatan dan Dewa Rejeki.

Katanya dewa Rejeki juga sama dengan Dewa Tanah.
Mohon penjelasannya.

Salam kebajikan

xin_guard
August 08, 2008, 03:47
Ternyata begitu, tapi saya ada dikasih tahu versi beda-nya untuk Thu Thi Kung, katanya 5 Dupa itu mewakili 5 dewa tanah yang ada di 5 daerah berbeda, Utara, Timur, Barat, Selatan dan Dewa Rejeki.

Katanya dewa Rejeki juga sama dengan Dewa Tanah.
Mohon penjelasannya.

Salam kebajikan

Memang banyak pemahaman yang berbeda-beda. Ini disebabkan oleh pengetahuan yang berkembang dari kepercayaan di masyarakat, pengetahuan yang didasari kosmologi (fengshui), dan pemahaman yang didasari ajaran spiritual dan moral (secara filosofis).

Sekarang kita bahas tentang 5 dewa tersebut dari Utara, Timur, Barat, Selatan dan Dewa Rejeki (tengah). Mari kita analisa dari segi unsur:

Utara= unsur Air
Timur= unsur Kayu
Barat= unsur Logam
Selatan=Unsur Api
Tengah= Unsur Tanah

Manusia mendapatkan bahan pangan dari bercocok tanam dan segala hal yang tumbuh dari tanah. Maka tanah dapat dianggap sumber rejeki bagi manusia. Maka lumrah bila masyarakat umum mengatakan dewa Rejeki juga sama dengan Dewa Tanah

salam kebajikan
terimakasih

arief_chen
August 12, 2008, 11:10
Oh begitu arti-nya. Saya pernah baca juga dulu di buku pelajaran agama, ada yang sembahyang 8 penjuru mata angin, di antara-nya ada yang menghormati ayah, ibu, kakak, adik, paman, bibi, teman, dan Dewa.

kata-nya sih dengan menghormati 8 penjuru mata angin akan memberikan karma yang sangat baik untuk karir, kehidupan dan membantu membersihkan karma buruk.

Dari penjelasan di atas, apa guna-nya masing2 untuk 5 unsur ?
mohon penjelasannya. Terima kasih

xin_guard
August 13, 2008, 02:44
Oh begitu arti-nya. Saya pernah baca juga dulu di buku pelajaran agama, ada yang sembahyang 8 penjuru mata angin, di antara-nya ada yang menghormati ayah, ibu, kakak, adik, paman, bibi, teman, dan Dewa.

kata-nya sih dengan menghormati 8 penjuru mata angin akan memberikan karma yang sangat baik untuk karir, kehidupan dan membantu membersihkan karma buruk.

Dari penjelasan di atas, apa guna-nya masing2 untuk 5 unsur ?
mohon penjelasannya. Terima kasih

Kalau saya boleh tahu itu buku pelajaran agama apa?
Kemudian sembahyang 8 penjuru menghormati ayah, ibu, kakak, adik dll..itu dalam konteks apakah?

DI kehidupan ini dipengaruhi oleh ke 5 unsur tersebut. Kalau kita mempelajari kitab I-Ching / Yaking, fengshui akan sangat berhubungan dengan 5 unsur tersebut.
Banyak orang mempelajari fengshui agar dapat menyeimbangkan dan mendapatkan unsur-unsur yang baik untuk kehidupannya.
tapi saya juga bukan ahli fengshui, cuman tahu pemahaman dasarnya aja lho :)

salam kebajikan
terimakasih

arief_chen
August 14, 2008, 02:25
Dulu di buku pelajaran agama buddha, kalau gak salah itu ada cerita di dalam-nya.
buku-nya sudah saya sumbangkan waktu pindah ke jakarta, jadi susah buat nyari-nya lagi. Tapi akan saya coba mencari-nya.

bakaneko
August 14, 2008, 05:46
Mau tanya, jika Agama Konghucu hanya mengakui satu Tuhan, terus status dewa-dewi lainnya itu apa? Apakah mereka penjelmaan Tuhan, malaikat Tuhan, atau gimana?

xin_guard
August 14, 2008, 09:00
Mau tanya, jika Agama Konghucu hanya mengakui satu Tuhan, terus status dewa-dewi lainnya itu apa? Apakah mereka penjelmaan Tuhan, malaikat Tuhan, atau gimana?

Ibaratnya Tuhan itu Penguasa Tertinggi (presiden) dan para dewa / malaikat itu adalah para pembantunya (menteri-menterinya / tentaranya). Ini cuman sebuah perumpamaan saja untuk memudahkan.

Begitu pula dengan agama anda bukan? Ada Tuhan dan ada malaikat-malaikat (kalau ga salah tebak agama anda)

Di Agama Khong Hu Cu juga mengajarkan "seseorang yang telah mencapai puncak iman akan seperti malaikat".

Salam Kebajikan
terimakasih

bakaneko
August 14, 2008, 14:31
Ibaratnya Tuhan itu Penguasa Tertinggi (presiden) dan para dewa / malaikat itu adalah para pembantunya (menteri-menterinya / tentaranya). Ini cuman sebuah perumpamaan saja untuk memudahkan.

Begitu pula dengan agama anda bukan? Ada Tuhan dan ada malaikat-malaikat (kalau ga salah tebak agama anda)

Di Agama Khong Hu Cu juga mengajarkan "seseorang yang telah mencapai puncak iman akan seperti malaikat".

Salam Kebajikan
terimakasih

Oh gitu toh. Terus, bagaimana dengan Kaisar Langit (Jade Emperor dalam bahasa Inggris)? Setahuku dia menempati posisi tertinggi di antara para dewa/i. Apakah jika diumpamakan dia itu seperti perdana menteri?

Oya, saran aja sih, kalau bisa bikin 1 thread ttg berbagai dewa/i dalam Konghucu dan Tao, beserta asal-usulnya.

xin_guard
August 15, 2008, 01:37
Oh gitu toh. Terus, bagaimana dengan Kaisar Langit (Jade Emperor dalam bahasa Inggris)? Setahuku dia menempati posisi tertinggi di antara para dewa/i. Apakah jika diumpamakan dia itu seperti perdana menteri?

Oya, saran aja sih, kalau bisa bikin 1 thread ttg berbagai dewa/i dalam Konghucu dan Tao, beserta asal-usulnya.

Di tiongkok itu banyak sekali cerita-cerita rakyat, dongeng maupun legenda. Ada juga kepercayaan rakyat jelata yang berupa cerita-cerita. Kadang orang-orang awam yang tidak belajar sejarah yang sebenarnya, bingung atau tidak bisa membedakan mana yang pelajaran religi sebenarnya dan mana yang hanya dongeng.

Kalau kita lihat film Sun Go Kong, tentu di cerita itu ada Kaisar Langit yang memerintahkan semua prajurit-prajurit langit untuk menegakkan hukum langit dan sebagainya :)

Tapi kalau kita lihat di Klenteng-Klenteng (Miao), sewajarnya tidak ada altar yang bertuliskan "Kaisar Langit".
Altar pertama dan paling depan adalah Altar Tian (Tuhan YME), kemudian baru altar Dewa-Dewa atau Sinbing-Sinbing yang ada di belakangnya / didalamnya.

Untuk usul thread dewa-dewanya boleh juga.

salam Kebajikan
terimakasih

dragonballz
August 15, 2008, 01:47
Oh gitu toh. Terus, bagaimana dengan Kaisar Langit (Jade Emperor dalam bahasa Inggris)? Setahuku dia menempati posisi tertinggi di antara para dewa/i. Apakah jika diumpamakan dia itu seperti perdana menteri?
Oya, saran aja sih, kalau bisa bikin 1 thread ttg berbagai dewa/i dalam Konghucu dan Tao, beserta asal-usulnya.

Setahu saya, kaisar langit yg merupakan pemimpin dewa2 itu ada dlm aliran Tao, dlm agama Khonghucu, dewa2 kami sebut sbg Shen Ming (Rokh yg bercahaya), berasal dr manusia yg telah sempurna mengemban dan menjalankan / mengamalkan firman Tian, sehingga ketika meninggal rokh nya dapat sampai ke hadirat Tian dan membantu Tian / Tuhan, ada juga malaikat yg juga pembantu Tian dan yg ini bukan berasal dari manusia.
Utk pertanyaan mengenai kaisar langit, mungkin yang paling tepat / kompeten menjawab yalah umat Tao.

huangxiaoyen
August 17, 2008, 01:06
Mengutip dari Shurangama Sutta dan guru saya :

Di dalam Buddhisme 28 alam dewa dan 4 Alam Dhamma :
A. Alam Dewa
-Alam nafsu(Kamadhatu total = 6)
1. Surga Caturmaharajakayika(4 raja dewa)
2. Surga Trayastrimsa(Indra Deva Raja)
3. Surga Yama(Suyama)
4. Surga Tusita
5. Devaloka ke-5(Nirmanarati)
6. Devaloka ke-6(Paranirmitavasavartin)


- Alam Rupadhatu(total = 18 alam)
1. Dhyana 1
- Alam Brahmaparisyada (Alam pengikut Brahma)
- Alam Brahmapurohitas (Alam menteri Brahma)
- Alam Mahabrahma (Alam Brahma besar)
2. Dhyana 2
- Alam Brahma Parittabha (Alam Brahma yang kurang cahayanya)
- Alam Apramanabha (Alam Brahma yang tak terbatas cahayanya)
- Alam Abhasvara (Alam Brahma yang gemerlap cahayanya)
3. Dhyana 3
- Alam Brahma Parittasubha (Alam Brahma yang kurang auranya)
- Alam Appamanasubha (Alam Brahma yang tak terbatas auranya)
- Alam Subhakrtsna (Alam Brahma yang auranya penuh dan tetap)
4. Dhyana 4
- Punyaprasava
- Anabhraka
- Brhatpala (Alam Brahma yang besar pahalanya)
- Asanjnisatvva
- Avraha (Alam Brahma yang tidak bergerak)
- Atapa (Alam Brahma yang suci)
- Sudrsa (Alam Brahma yang indah)
- Sudarsana (Alam Brahma yang berpandangan terang)
- Akhanistha(Alam Brahma yang luhur)
-Alam Arupadhatu
- Alam "ruang tanpa batas"
- Alam "kesadaran tanpa batas"
- Alam "kekosongan"
- Alam "bukan pencerapan pun bukan tidak pencerapan"

B. Alam Dhamma
1. Buddha
2. Bodhisattva
3. Prateykabuddha
4. Sravaka

Sebagai tambahan agar mereka yang Buddhis tidak bingung saya ingin tambahkan soalnya ini pernah jadi ajang kritik mengkritik di Forum Buddhisme karena ketidaktahuan sumbernya.
Ada 2 versi mengenai Alam dewa dalam Buddhisme :
26 alam dewa---> menurut Abhidhamma Pitaka
28 alam dewa---> menurut Shurangama Sutra
Perbedaan terletak pada Dhyana 4

huangxiaoyen
August 17, 2008, 01:36
Di dalam Taoisme :
A. Alam Dewa
1. Alam Nafsu Taoisme (Total 6 alam)
- Alam kuning dari Maha Kaisar
- Alam Kumala Sempurna dari Maha Terang
- Alam Haton dari Terang Murni
- Alam Pingyu dari Janin Misterius
- Alam Wenju dari Terang asal
- Alam Mouyi dari 7 bintang


2. Alam Rupadhatu
- Alam Yueheng dari kekosongan
- Alam Mengyi dari Taiji
- Alam Harmoni "Yang" dari Terang Merah
- Alam Gonghua dari Terang Misterius
- Alam Zongpiao dari Bintang
- Alam Huangjia dari Zhulou
- Alam Tangyao dari Terang Kosong
- Alam Duanjing dari Terang Mengamati
- Alam Gongqing dari Terang Misterius
- Alam Jiyao dari Terang Besar
- Alam Kongsheng dari Kendaraan asal
- Alam Huangyai dari Maha Damai
- Alam Jifeng dari Xianding
- Alam Xiaomang dari Kuning Asal
- Alam Wongchong dari Maha Kuning
- Alam Jiangyou dari Tanpa Pikiran
- Alam Yuannie dari Shangdi
- Alam Yunshi dari Tanpa Batas
(Terdapat 18 alam di rupadhatu Taoisme. Ada wujud damun tak ada nafsu, tanpa penyatuan yin dan yang. Mahluk2 di sini muncul secara penjelmaan dan hidup dari makanan Dhamma)

3. Alam Arupadhatu (Total 4 alam)
- Alam Xiaodu dari Maha Halaman
- Alam Yuandong dari Pemahaman Mendalam
- Alam Miaocheng dari Naga Besar
- Alam Jinshang dari Kenikmatan Halus
(Dalam alam Arupadhatu Taoisme tak ada wujud maupun nafsu. Mahluk disini halus adanya tanpa pemikiran kaan wujud. Meskipun mereka mempunyai wujud seluas beberapa ratus kilometer mereka sendiri tidak menyadarinya. Hanya para mahluk suci(Arya) yang dapat melihatnya)

B. Alam Dhamma
1. Alam Changrong
2. Alam Yulong
3. Alam Fandu
4. Alam Jianyi

Dibawah tingkat ke 4 Alam Suci terdapat 28 Alam Dewa yang dikategorikan Triloka. Di setiap alam itu terdapat Kaisar. Mahluk di sana adalah mereka dengan kebijaksanaan besar yang telah berlatih dan menumpuk pahala di bumi. Bagi mereka, hal makanan dan pakaian, tidak pernah menjadi masalah. Mereka bebas dan bahagia, datanmg dan pergi dengan cara terbang. Tetapi mahluk di 28 alam dewa belum mengatasi hal hidup dan mati. Jangka Usia mereka berbeda-beda. Di tingkat 1 mereka berusia 90 rb tahun. Di tingkat 2 180 rb tahun. Di tingkat 3 270 rb tahun dst.....

(Guru bertanya :)
Bagaimana ini bisa terjadi ?
Yang mana ada lebih dulu ?
Yang mana yang lebih hebat ?
Yang mana yang jiplakan ?

(Saya akan menjawab :)
Hati dan Pikiran yang menentukan......wkwkwkwkwk

Sumber laen dari alam taoisme dapat dilihat di : http://mastercai.3.forumer.com/a/taoism-gods-and-goddesses-level-structure_post389.html

Semoga bermanfaat, semoga kita semua berbahagia!
Om Mani Padme Hum!

xin_guard
August 22, 2008, 05:57
Terimakasih uraiannya saudara Huang..tapi itu bukanlah pemahaman Agama KHC.
Uraian diatas pemahamannya sudah tercampur antara Tao dan Buddha. Tapi gak apalah..trims buat referensi kita-kita aja.

salam -Kebajikan
terimakasih

huangxiaoyen
August 23, 2008, 03:50
O iya memang bukan pada pandangan KHC soalnya yang post terakhir kan dari Dragon bertanya mengenai pandangan dewa-dewi menurut Taoisme. Jadi memang bukan dalam pandangan KHC sudah jelas kok.

maharaja
August 24, 2008, 04:05
Halah, agama kafir mengaku Tuhan itu esa juga. Jangan ikutanlah. Yg disembah kalian adalah patung patung berhala. Memohon rezeki juga pada patung patung berhala, sangat musyrik. Dan menduakan Allah swt yng Maha Esa, maka musyrik itu yg paling dibenci Allah swt. Dan kalian semua dari nenek moyang sampai semua keturunan, akan disiksa selamanya diakherat dineraka jahanam yg terkutuk.
Maka sembahlah hanya pd Allah Swt, dan jadilah mualaf segera, agar kamu tidak disiksa oleh api jahanam. Biarlah leluhurmu saja yg dibakar selamanya, janganlah kamu, maka selagi masih hidup, lekaslah mualaf, dan jangan terus menerus kafir dan musyirik, nanti niscaya kafir dan musyrik akan disiksa selaknat laknatnya dineraka yg kekal dan abadi.

huangxiaoyen
August 24, 2008, 14:54
Halah, agama kafir mengaku Tuhan itu esa juga. Jangan ikutanlah. Yg disembah kalian adalah patung patung berhala. Memohon rezeki juga pada patung patung berhala, sangat musyrik. Dan menduakan Allah swt yng Maha Esa, maka musyrik itu yg paling dibenci Allah swt. Dan kalian semua dari nenek moyang sampai semua keturunan, akan disiksa selamanya diakherat dineraka jahanam yg terkutuk.
Maka sembahlah hanya pd Allah Swt, dan jadilah mualaf segera, agar kamu tidak disiksa oleh api jahanam. Biarlah leluhurmu saja yg dibakar selamanya, janganlah kamu, maka selagi masih hidup, lekaslah mualaf, dan jangan terus menerus kafir dan musyirik, nanti niscaya kafir dan musyrik akan disiksa selaknat laknatnya dineraka yg kekal dan abadi.
Nyebut mas....nyebut mas.....

Jingkhe
August 24, 2008, 16:30
Originally Posted by maharaja
Halah, agama kafir mengaku Tuhan itu esa juga. Jangan ikutanlah. Yg disembah kalian adalah patung patung berhala. Memohon rezeki juga pada patung patung berhala, sangat musyrik. Dan menduakan Allah swt yng Maha Esa, maka musyrik itu yg paling dibenci Allah swt. Dan kalian semua dari nenek moyang sampai semua keturunan, akan disiksa selamanya diakherat dineraka jahanam yg terkutuk.
Maka sembahlah hanya pd Allah Swt, dan jadilah mualaf segera, agar kamu tidak disiksa oleh api jahanam. Biarlah leluhurmu saja yg dibakar selamanya, janganlah kamu, maka selagi masih hidup, lekaslah mualaf, dan jangan terus menerus kafir dan musyirik, nanti niscaya kafir dan musyrik akan disiksa selaknat laknatnya dineraka yg kekal dan abadi.

kok luchu ya. anda sapa yach?? kami ga pernah usik anda kok..bang moderator tolong di warning yach. makasi

xin_guard
August 25, 2008, 06:17
Mas maharaja.., semua agama didunia ini ada konsep dan sistimnya sendiri.
Agama-Agama didunia yang sudah tumbuh dan berkembang selama ribuan Tahun didunia dengan tempat dan kebudayaan yang berbeda tentu memiliki beraneka keragaman yang mempunyai keindahan dan pemahaman spiritualnya sendiri-sendiri.

Kita semua tidak bisa menilai keanekaragaman itu hanya berdasarkan atas pemahaman/pengertian pribadi kita sendiri. Disamping itu masih ada nilai-nilai universal yang harus kita kembangkan bersama yaitu cintakasih dan kebajikan

salam kebajikan
terimakasih

arief_chen
August 26, 2008, 01:50
Halah, agama kafir mengaku Tuhan itu esa juga. Jangan ikutanlah. Yg disembah kalian adalah patung patung berhala. Memohon rezeki juga pada patung patung berhala, sangat musyrik. Dan menduakan Allah swt yng Maha Esa, maka musyrik itu yg paling dibenci Allah swt. Dan kalian semua dari nenek moyang sampai semua keturunan, akan disiksa selamanya diakherat dineraka jahanam yg terkutuk.
Maka sembahlah hanya pd Allah Swt, dan jadilah mualaf segera, agar kamu tidak disiksa oleh api jahanam. Biarlah leluhurmu saja yg dibakar selamanya, janganlah kamu, maka selagi masih hidup, lekaslah mualaf, dan jangan terus menerus kafir dan musyirik, nanti niscaya kafir dan musyrik akan disiksa selaknat laknatnya dineraka yg kekal dan abadi.


Mungkin beberapa umat agama yang lain menganggap bahwa agama mereka selalu benar, tapi dengan pengetahuannya yang hanya sebatas itu mereka men-judge kalau dengan agama mereka baru bisa dimaafkan, karena diajarkan oleh manusia yang menjadi pembimbing mereka dengan mengatasnamakan Tuhan yang di agama mereka. Mengertikah kalau patung dan semua bangunan yang dibangun itu adalah hanya sebagai perantara, supaya umat-nya mempunyai tempat untuk mengfokuskan pikirannya ? bukankah hampir semua agama juga ada patung dan ada juga bangunan khusus yang disembah ? sebenar-nya bukanlah patung atau bangunan tersebut di sembah, hanya sebagai penunjuk supaya tidak salah arah. Di Kristen Katolik dan protestan terdapat salib, di hindu terdapat patung, di Buddhis terdapat patung, di Islam terdapat kuburan keramat. Apakah material dari semua itu bukan dari batu ?
[rokok]

CyberDorama
September 07, 2008, 01:53
Alo semuanya:D
Gw sih biasanya cuman liat2 doank :hehe
back to topic
setuju ama yang di atas..
mas maharaja, bener tuh kata arief_chen

sugara_yao
September 25, 2008, 08:54
Suatu kebahagiaan dapat menilai kepribadian seseorang dari ucapan/ kata-katanya.

trident_9750
October 15, 2008, 08:32
Oh begitu arti-nya. Saya pernah baca juga dulu di buku pelajaran agama, ada yang sembahyang 8 penjuru mata angin, di antara-nya ada yang menghormati ayah, ibu, kakak, adik, paman, bibi, teman, dan Dewa.

kata-nya sih dengan menghormati 8 penjuru mata angin akan memberikan karma yang sangat baik untuk karir, kehidupan dan membantu membersihkan karma buruk.

kayaknya itu di Sigalovada Sutta deh. diceritakan bahwa Putra Sigala menyembah 6 penjuru (timur, selatan, barat, utara, langit, and bumi) mengikuti pesan ayahnya tanpa mengetahui arti dari penyembahan tsb.

trus pada suatu hari, tertampak oleh Buddha selagi Putra Sigala menyembah gitu. setelah bertukar sapa, Buddha jelasin ke Sigala arti sebenarnya yg terkandung dlm menyembah 6 penjuru.

timur - orang tua (parents)
selatan - guru (teachers)
barat - istri (wife)
utara - temen2 (friends)
langit - pertapa (ascetics)
bumi - pekerja/pembantu (workers)

maksud dari penyembahan 6 penjuru itu sebenarnya adalah menganjurkan para umat untuk menghormati enam kategori di atas, bukan disuruh bener2 ambil hio trus nyembah tu 6 penjuru secara berhala. tujuan dari hal2 tsb adalah untuk mendisiplinkan diri dan mewujudkan hubungan yg harmonis thdp sesama.

tolong dikoreksi kalo ada yg salah..hehe..

dragonballz
October 16, 2008, 02:54
kayaknya itu di Sigalovada Sutta deh. diceritakan bahwa Putra Sigala menyembah 6 penjuru (timur, selatan, barat, utara, langit, and bumi) mengikuti pesan ayahnya tanpa mengetahui arti dari penyembahan tsb. trus pada suatu hari, tertampak oleh Buddha selagi Putra Sigala menyembah gitu. setelah bertukar sapa, Buddha jelasin ke Sigala arti sebenarnya yg terkandung dlm menyembah 6 penjuru.
timur - orang tua (parents)
selatan - guru (teachers)
barat - istri (wife)
utara - temen2 (friends)
langit - pertapa (ascetics)
bumi - pekerja/pembantu (workers)
maksud dari penyembahan 6 penjuru itu sebenarnya adalah menganjurkan para umat untuk menghormati enam kategori di atas, bukan disuruh bener2 ambil hio trus nyembah tu 6 penjuru secara berhala. tujuan dari hal2 tsb adalah untuk mendisiplinkan diri dan mewujudkan hubungan yg harmonis thdp sesama. tolong dikoreksi kalo ada yg salah..hehe..

Bro Trident, terus terang saya tidak tahu banyak tentang ajaran Budha, cuman dr tulisan anda, saya ada sedikit kurang setuju dengan penjuru utara-temen, bumi=pembantu, apa yang anda tulis itu tdk salah ketik, yang jadi pertanyaan saya, mengapa kita harus menghormati dengan cara sampai menyembah kepada temen dan pembantu? kalu menghormati sih saya setuju aja, tapi kalau diharuskan menyembah?? Tolong bro beri penjelasan, kalau memang tidak salah ketik, tentu hal tersebut mempunyai arti / makna / filosofi yang lain.
:megaman:

trident_9750
October 16, 2008, 08:42
benterr..uda salah paham tuh, bukan disuruh menyembah. justru itu putra sigala pada mula2nya juga menyembah tuh 6 arah penjuru. trus dijelasin sama buddha kalo dia uda salah mengartikan pesan ayahnya. yg bener tu adalah menghormati 6 kategori yg tlh disebutkan.

penyembahan 6 penjuru itu cuman perumpamaan (kayak konotasi gitu loh) yg sengaja disampaikan bokapnya sigala ke dia. (ga ngerti jg gue napa bokapnya itu ga lgsg jelasin artinya ke dia aja)

jadi menurut buddha yah, yg sepantasnya dilakuin sigala tu adalah menghormati 6 kategori yg dijelasin, bukannya tiap pagi menghadap 6 arah mata angin itu trus menyembah gitu loh.

pokoknya inti nya tu ya menghormati lah. bukan nyembahhh..hehe
sori kalo post yg kemaren kurang jelas. ::v::

dragonballz
October 17, 2008, 01:33
benterr..uda salah paham tuh, bukan disuruh menyembah. justru itu putra sigala pada mula2nya juga menyembah tuh 6 arah penjuru. trus dijelasin sama buddha kalo dia uda salah mengartikan pesan ayahnya. yg bener tu adalah menghormati 6 kategori yg tlh disebutkan. penyembahan 6 penjuru itu cuman perumpamaan (kayak konotasi gitu loh) yg sengaja disampaikan bokapnya sigala ke dia. (ga ngerti jg gue napa bokapnya itu ga lgsg jelasin artinya ke dia aja) jadi menurut buddha yah, yg sepantasnya dilakuin sigala tu adalah menghormati 6 kategori yg dijelasin, bukannya tiap pagi menghadap 6 arah mata angin itu trus menyembah gitu loh. pokoknya inti nya tu ya menghormati lah. bukan nyembahhh..hehe sori kalo post yg kemaren kurang jelas. ::v::

ok, makanya kemaren gua heran n bingung, kok rasanya ga tepat gitu, ternyata memang maksud e hormati. oke,oke, hehe..::banana::

dragonballz
May 17, 2009, 06:05
hei maharaja, anda tentunya tidak punya cermin, beli atau pinjam kek agar anda bisa melihat dan merasakan bagaimana seandainnya orang lain berkata spt itu kpd anda. eling bung, eling, ketika anda menunjuk, sebenarnya keempat jari anda menunjuk pada anda sendiri, kecuali anda cuman punya satu jari telunjuk saja !
Ingat, fanatisme berlebihan akan membutakan pikiran, logika / nalar, seperti orang yang terhipnotis, yang menjalankan aja semua perintah yang diberikan tanpa syarat, seperti robot yang menjalankan perintah tanpa berpikir.
Anda tentu tidak ingin seperti robot, maka segeralah ubah pola berpikir dan sikap anda ! Semoga anda segera mengerti dan sadar.

Khutu
July 25, 2009, 09:50
btw, kitap khong fu chu mana yg menjelaskan bahwa Tian = Tuhan ?

xin_guard
July 27, 2009, 02:10
Didalam Kitab Suci Agama Khong Hu Cu semuanya rata-rata menyebutkan Tian.
Berikut di Dalam Kitab Yijing (I-Ching) dijelaskan bahwa Tuhan itu Maha Sempurna dan Maha Pencipta (Yuan) ; Maha Menjalin, Maha Menembusi dan Maha Luhur (Heng) ; Maha Pemurah, Maha Pemberi Rahmat dan Maha Adil (Li), dan Maha Abadi Hukumnya (Zhen).


Didalam Zong Yong (Tengah Sempurna) BAB XIX : 18, bahkan dijelaskan hubungan Iman dan Tian,

Iman, itulah Jalan Suci Tuhan YME; berusaha beroleh Iman, itulah Jalan Suci manusia. Yang sudah di dalam Iman itu, dengan tanpa memaksakan diri, telah dapat berlaku Tengah; dengan tanpa berpikir-pikir, telah berhasil dan dengan wajar selaras dengan Jalan Suci, Dialah seorang Nabi. Yang beroleh Iman itu ialah orang yang memilih kepada yang baik, lalu didekap sekokoh-kokohnya.


salam kebajikan

Khutu
July 27, 2009, 03:15
perasaanku dulu waktu aku mempelajari I ching tidak ada definis Tuhan seperti yg kmu sebutkan,
I ching yang di buat oleh Fu Xi, menjelaskan tentang perubahan , makanya nama lainnya di indonesia adalah kitab perubahan
mirip hukum kesunyataan dari buddha, Iching menjelaskan ttg fenomena alam dan kehidupan manusia, dan bagaimana manusia mengatur fenomena tersebut untuk kepentingan manusia.
i ching jaman fu xi cuma 8 trigram, dan jaman dulu di pakai untuk peramalan

dalam benak ku, tian masih berarti langit ato surga, bukan tuhan
klo tian di anggap non-personal, maka tian = hukum langit, ato hukum kesunyataan (dalam buddha)
klo Tian memiliki sifat manusia.. seperti maha pemurah, maha adil, dll maka otomatis tian telah di dipersonifikasikan.

Hukum Kesunyataan..tidak memiliki sifat-sifat manusia, makanya hukum tsb tidak memilih

dragonballz
July 27, 2009, 04:43
perasaanku dulu waktu aku mempelajari I ching tidak ada definis Tuhan seperti yg kmu sebutkan,
I ching yang di buat oleh Fu Xi, menjelaskan tentang perubahan , makanya nama lainnya di indonesia adalah kitab perubahan
mirip hukum kesunyataan dari buddha, Iching menjelaskan ttg fenomena alam dan kehidupan manusia, dan bagaimana manusia mengatur fenomena tersebut untuk kepentingan manusia. i ching jaman fu xi cuma 8 trigram, dan jaman dulu di pakai untuk peramalan
I Ching / Yi Ching yg dikenal sekarang adalah merupakan gabungan Tian Sik yg diberikan oleh Tian melalui tanda2, baik berupa batok kura2, lambang2 pd mahluk purba, dll dan itu dimulai dari raja Hok Hi, Yu (I Agung), Wen Wang (Bun Ong), Zhou Gong Dan (Ciu Kong Tan), terakhir nabi Khongzi yang melengkapi dan memberi penjelasan yang dikenal sebagai Ten Wings (sepuluh sayap).
Kalau dikatakan untuk meramal, memang bisa digunakan untuk itu sih, tapi tujuan sebenarnya Yi Ching adalah untuk melakukan pengkajian terhadap berbagai peristiwa, fenomena agar manusia dapat terhindar dari kesalahan2.
Yi Ching yang lengkap (beserta Ten Wings) ada disebutkan Khian, Tian, sifat2 (kemampuan) kuasaNya.
Lain lagi bila yang anda baca adalah Yi Ching Fu Xi (trigram Fu Xi), mungkin memang tidak ada, karena jaman Fu XI (29..SM) belum dikenal tulisan, sehingga tidak banyak yang diketahui pada jaman itu.

dalam benak ku, tian masih berarti langit ato surga, bukan tuhan. klo tian di anggap non-personal, maka tian = hukum langit, ato hukum kesunyataan (dalam buddha). klo Tian memiliki sifat manusia.. seperti maha pemurah, maha adil, dll maka otomatis tian telah di dipersonifikasikan.
Hukum Kesunyataan..tidak memiliki sifat-sifat manusia, makanya hukum tsb tidak memilih
Begini, ini menurut pendapatku saja.
Orang2 Hua ren dari jaman dulu punya kebiasaan dalam perhitungan selalu dimulai dari nol. Dan karena prinsip bahwa segala sesuatu ada yang mengawali, maka entitas Tian muncul, kalaupun pengartian Tian dianggap sebagai langit atau surga, itupun dimaksudkan sebagai yang mengawali juga.
Tian dalam Khonghucu menurutku memang non personal, kalaupun ada dikatakan bahwa maha2, itu bukanlah personifikasi dari sifat manusia, namun menjelaskan sifat hukum Tian yang demikian.
Kalau ada pertanyaan, lalu kenapa dikatakan Tian ada sifat2 tsb? Yah, ini adalah penalaran mundur, Tian menetapkan hukumNya, hukumNya bersifat seperti itu, maka bisa dikatakan Tian sifat kuasaNya seperti itu.
Namun bukan berarti Tian turun tangan sendiri menghukum, marah, memberi keadilan de el el dan sebagainya, namun hukumNya yang berjalan dengan sendirinya berdasar hal tsb.

xin_guard
July 27, 2009, 04:54
Kitab Yi Jing yang kita kenal sekarang tidak ditulis oleh Fu Xi belaka, namun ditulis dan disempurnakan oleh 5 (lima) nabi yang mendapat wahyu dalam tempo berlainan, yaitu : Fu Xi, Xia Yu, Wen, Zhou Gong dan Kongzi.

Yi Jing berisi tentang penjadian alam semesta, Mereka Yang menghayati kitab Yi Jing akan mampu menyibak takbir kuasa Tian dengan segala aspeknya.

Lebih lengkapnya sperti yang dijelaskan sdr dragonballz


salam kebajikan

Szayel
July 27, 2009, 14:33
Begini, ini menurut pendapatku saja.
Orang2 Hua ren dari jaman dulu punya kebiasaan dalam perhitungan selalu dimulai dari nol. Dan karena prinsip bahwa segala sesuatu ada yang mengawali, maka entitas Tian muncul, kalaupun pengartian Tian dianggap sebagai langit atau surga, itupun dimaksudkan sebagai yang mengawali juga.
Tian dalam Khonghucu menurutku memang non personal, kalaupun ada dikatakan bahwa maha2, itu bukanlah personifikasi dari sifat manusia, namun menjelaskan sifat hukum Tian yang demikian.
Kalau ada pertanyaan, lalu kenapa dikatakan Tian ada sifat2 tsb? Yah, ini adalah penalaran mundur, Tian menetapkan hukumNya, hukumNya bersifat seperti itu, maka bisa dikatakan Tian sifat kuasaNya seperti itu.
Namun bukan berarti Tian turun tangan sendiri menghukum, marah, memberi keadilan de el el dan sebagainya, namun hukumNya yang berjalan dengan sendirinya berdasar hal tsb.

Om, kalo dijelasin kayak gini di forum Agama n Iman
Aku gak akan nanya2 lagi dari kemarin2
Untung aku udah baca di sini...
Tien sebagai sebuah entitas itu muncul dalam pikiran orang2 karena segala sesuatu harus ada awalnya
Sedangkan pengertian Tien sebagai non personal itu tetap ada
Apa gak semi personal yah?

Khutu
July 28, 2009, 12:24
Fu Xi),
Kalau ada pertanyaan, lalu kenapa dikatakan Tian ada sifat2 tsb? Yah, ini adalah penalaran mundur, Tian menetapkan hukumNya, hukumNya bersifat seperti itu, maka bisa dikatakan Tian sifat kuasaNya seperti itu.
Namun bukan berarti Tian turun tangan sendiri menghukum, marah, memberi keadilan de el el dan sebagainya, namun hukumNya yang berjalan dengan sendirinya berdasar hal tsb.

jd karena hukumnya bersifat, maka di analogikan bahwa tiannya juga bersifat seperti itu?

pertanyaannya :

hukum mana yg kalian anggap maha adil?
hukum mana yg kalian anggap maha besar?
hukum mana yg kalian anggap maha penyayang?
hukum mana yg kalian anggap Maha Pemurah, Maha Pemberi Rahmat, Maha menjalin, Maha Sempurna dll?


hmm..masih ttg hukum dan tian, hukum yg kalian bilang tentu menjelaskan berbagai fenmena alam, kematian, kehidupan, dan fenomena yg terjadi di dalam nya

yg aku mo tanyakan lg.. dari kejadian gempa bumi dahsyat, ato banjir sungai kuning yg sering terjadi di china, bagian mana yg memunculkan sifat2 tian yg xin_guard katakan sebelumnya.

Kitab Yi Jing yang kita kenal sekarang tidak ditulis oleh Fu Xi belaka, namun ditulis dan disempurnakan oleh 5 (lima) nabi yang mendapat wahyu dalam tempo berlainan, yaitu : Fu Xi, Xia Yu, Wen, Zhou Gong dan Kongzi.

Yi Jing berisi tentang penjadian alam semesta, Mereka Yang menghayati kitab Yi Jing akan mampu menyibak takbir kuasa Tian dengan segala aspeknya.

Lebih lengkapnya sperti yang dijelaskan sdr dragonballz


salam kebajikan

maafkan saya, tp menurut yg aku baca.. semua kitab, di tulis di jaman kong fu chu.

xin_guard
July 29, 2009, 04:52
jd karena hukumnya bersifat, maka di analogikan bahwa tiannya juga bersifat seperti itu?
pertanyaannya :

hukum mana yg kalian anggap maha adil?
hukum mana yg kalian anggap maha besar?
hukum mana yg kalian anggap maha penyayang?
hukum mana yg kalian anggap Maha Pemurah, Maha Pemberi Rahmat, Maha menjalin, Maha Sempurna dll?

Firman Thian (Tuhan Yang Maha Esa) itulah dinamai Watak Sejati. Hidup mengikuti Watak Sejati itulah dinamai menempuh Jalan Suci. Bimbingan menempuh Jalan Suci itulah dinamai Agama.

Apa yang di firmankan oleh Tian itu tentunya telah mengandung semua unsur Ke-Maha-annya. Tiap manusia sebenarnya memiliki Watak Sejati yang sudah merupakan anugrah dari Tian YME.

Cintakasih, Menjunjung Tinggi Kebenaran Keadilan, Kesusilaan, Kebijaksanaan, Dapat Dipercaya adalah unsur-unsur positip yang dimiliki semua manusia didalam dirinya. Jika manusia aja memilikinya knapa Tuhan tidak memilikinya?Justru Tuhannlah Yang Maha Sempurna.



yg aku mo tanyakan lg.. dari kejadian gempa bumi dahsyat, ato banjir sungai kuning yg sering terjadi di china, bagian mana yg memunculkan sifat2 tian yg xin_guard katakan sebelumnya.

Semua fenmena alam, kematian, kehidupan, dan fenomena lain adalah bukti Kekuasaan Tian. Tapi kalo saya disuruh menjelaskan: "kenapa sampai ada gempa bumi dicina kemarin?, apa alasan Tian?" itu hal yang sangat sulit dijelaskan. Saya tidak mau mereka-reka dan seakan-akan tahu masud Tuhan sebenarnya.

Tapi saya akan jelaskan seperti ini:
Dao/Tao itu ada 3 macam

Tian Dao ( Dao Tuhan / hubungan )
Ren Dao ( Dao Manusia / Hubungan antar manusia)
Di Dao (Dao Bumi / Alam / Hukum Alam)
Ketiga Tian Dao, Ren Tao dan Di Dao itu tentunya saling berkaitan erat. Jika ingin mempelajari penjabarannya semua ada di Kitab Yi Jing.
Dari dua unsur yin-yang akan dirangkai menjadi 64 hexagrams yang kombinasinya merupakan dasar dari perhitungan Fengshui dan Ilmu Kejadian Alam.



I ching yang di buat oleh Fu Xi, menjelaskan tentang perubahan , makanya nama lainnya di indonesia adalah kitab perubahan


maafkan saya, tp menurut yg aku baca.. semua kitab, di tulis di jaman kong fu chu.

wah..saya sendiri kok yang jadi bingung tentang pernyataan anda :D


salam kebajikan

dragonballz
July 29, 2009, 07:07
maafkan saya, tp menurut yg aku baca.. semua kitab, di tulis di jaman kong fu chu.
Menurut yg anda baca, semua kitab ditulis di jaman Kong fu Chu?
Kok jadi bingung dengan pernyataan anda, apa ga salah tulis ta?
Bisa diberitahu apa yang anda baca? Pnegarang, penerbit, tahun berapa?
Saya rasa tidak mungkin semua kitab ditulis pd jaman Khongzi.

Khutu
July 30, 2009, 17:30
@Xin_Guard
di buat, bukan di tulis....
I ching itu di buat oleh Fu Xi (well kata laen penemunya) yg masih 8 trigram, menurut legenda terilhami oleh batok kura2...

Apa yang di firmankan oleh Tian itu tentunya telah mengandung semua unsur Ke-Maha-annya

bisa beritahu apa isi firmannya?
yg di maksud hukum tian = firman tian?

Semua fenmena alam, kematian, kehidupan, dan fenomena lain adalah bukti Kekuasaan Tian
maksud anda "kuasa tian" artinya apa? menentukan dimana letak gempa, kapan dan effectnya, besarnya.. dll itu termasuk kerjanya tian?

@dragonbalz
penerbit? tahun? maksudnya?
yg aku tau....
Zhouyi, berasal dari kitab yiling dan yizhuan yg di gabung
shujing/shangshu isinya catatan politik dinasti zhou dan sebelumnya
shijing isinya nyanyian2 dinasti zhou
zhouli isinya sistem pemerintahan dan organisasi negara zaman dinasti zhou
yili adat istiadat para bagsawan
cunqiu zhozhuan = buku sejara negara bagian lu (pengarang zhuo qiu ming)
cunqiu gongyang zhuan... buku sejarah juga, yg ngarang gong yang zi
cunqiu kailiang zhuan, dikarang oleh murid zi xia (muridnya konfusius, tp akhinya menjadi penganut fajia), yaitu Kai liang
lunyu, hasil dari 2 kitab jilun dan lulun di rankai oleh zhang yi (zhang hou lun)
mengzi dibuat oleh meng zi
xiaojing.. ini satu2nya buku yg diyakini (menurut ahli sejarah china) yg merupakan karya konfucius
erya isinya syair2 di buat oleh zhou gong
liji isinya mengenai kabajikan dan adat istiadat (diyakini di susun oleh 70 murid kongfusius) dlm nya terdapat kitab daxue dan zhongyong

klo di liat dari hasil debat kita, ajaran kong fu chu kalian bukan yg "murni" , karena di dalamnya sudah banyak tercampur aliran Tao

menurut sejarah, kon fu chu juga membicarakan tentang Tao , tp bukan dalam arti mistik dalam agama Tao, tp Tao disini artinya jalan (cara prilaku seseorg baik dan buruk), tp sama Xin guard.. jalan tsb di sebut agama ( mengajarkan seseorang berprilaku, tp lebih condong ke sisi mistik)

jaman dulu yg melakukan peramalan dgn hexagram dll, dan mungkin sampe skrg, iyalah pendeta Tao, bukan konfuchu, itu sebabnya dulu di sebut agama kaum terpelajar, biasanya ttg tata negara dll yg di fokuskan... berbeda dgn Tao

xin_guard
July 31, 2009, 04:48
@Xin_Guard
di buat, bukan di tulis....
I ching itu di buat oleh Fu Xi (well kata laen penemunya) yg masih 8 trigram, menurut legenda terilhami oleh batok kura2...

Memang benar legenda tersebut.
Sejarahnya adalah Fu Xi yang hidup pada 3000 tahun sebelum Masehi menemukan kode dipunggung seekor kura-kura di sungai Huang He. Kode itu ternyata adalah Trigram atau Pa Kua (Ba Gua). Pada 1300 tahun SM, Wen Wang ( Bun Ong) menyusun Kitab Yi Jing dari Pa Kua itu. Pada abad VI SM Nabi Kongzi (Nabi Khongcu) menyempurnakan kitab Yi Jing seperti yang dipelajari orang zaman sekarang.
Kongzi adalah nabi terakhir yang menjabarkan Yi Jing dengan menambahkan
tafsir pengertian / penjabaran dan penjelasan / uraian yang disebut : Sip Ik / Shi Yi ( 10 Sayap) di dalam Yi Jing.


bisa beritahu apa isi firmannya?
yg di maksud hukum tian = firman tian?

Di dalam Kitab Suci KHC tidak pernah ditulis seakan-akan Tuhan sendiri yang berbicara. Misalnya Tian berfirman: "....."
Maka saya jelaskan diatas yaitu:
Firman Thian (Tuhan Yang Maha Esa) itulah dinamai Watak Sejati. Hidup mengikuti Watak Sejati itulah dinamai menempuh Jalan Suci. Bimbingan menempuh Jalan Suci itulah dinamai Agama.

Maka yang seharusnya kita ketahui adalah apakah "watak Sejati" itu?
Sifat kodrati atau watak sejati manusia (Xing) menurut Agama Konghucu adalah bersih dan baik, karena berasal dari Tian sendiri. Agar sifat baik ini bisa terpelihara, maka manusia perlu berupaya hidup di dalam Jalan yang diridhoi Tuhan (Jalan Suci, Dao). Bimbingan agar manusia dapat hidup dalam Jalan Suci disebut agama.


maksud anda "kuasa tian" artinya apa? menentukan dimana letak gempa, kapan dan effectnya, besarnya.. dll itu termasuk kerjanya tian?

Tian adalah Maha Pecipta, tidak ada satu wujudpun didunia ini yang tanpa-Nya. Jadi jangan disimpulkan secara sempit bahwa seolah-olah Tian adalah penyebab musibah/bencana.
Di atas sudah saya sebutkan tentang Di Dao yaitu hukum alam. Alam ini juga ada aturannya. Alam ini perlu keseimbangan. Ketidak seimbangan alam tentunya akan menyebabkan alam untuk bereaksi menyeimbangkan dirinya sendiri. Dan terkadang reaksi alam akan berakibat menjadi bencana pada mahluk di sekelilingnya.
Kita sebagai manusia yang cerdas tentunya belajar / meneliti kenapa sampai alam mengalami ketidakseimbangan tersebut.

salam kebajikan

xin_guard
July 31, 2009, 05:17
klo di liat dari hasil debat kita, ajaran kong fu chu kalian bukan yg "murni" , karena di dalamnya sudah banyak tercampur aliran Tao

menurut sejarah, kon fu chu juga membicarakan tentang Tao , tp bukan dalam arti mistik dalam agama Tao, tp Tao disini artinya jalan (cara prilaku seseorg baik dan buruk), tp sama Xin guard.. jalan tsb di sebut agama ( mengajarkan seseorang berprilaku, tp lebih condong ke sisi mistik)

jaman dulu yg melakukan peramalan dgn hexagram dll, dan mungkin sampe skrg, iyalah pendeta Tao, bukan konfuchu, itu sebabnya dulu di sebut agama kaum terpelajar, biasanya ttg tata negara dll yg di fokuskan... berbeda dgn Tao

Sebelumnya saya luruskan nama yang benar dan umum adalah Kong Fu Tze, Khong Hu Cu, atau Kong Zi. Pemakaian kata konfuchu adalah ejaan yang salah dan tidak lazim.

Agama Tao dan Agama Ru (Khong Hu Cu ) memang ada hubungan historis dan filosofis. Tetapi secara filosofis perbedaan Khong Hu Cu dan Taoisme adalah cara pandangnya terhadap kehidupan. KHC lebih positifis ( menjalani, memperbaiki dan membina hidup ini lebih baik dengan realitas yang ada), sedangkan Taoisme disebut sebagai aliran negatifisme ( pengembangan diri/bathin tetapi lebih cenderung untuk menolak realitas )

Sejarah dan silsilah Nabi-Nabi Khong Hu Cu lebih tersusun secara sistematis. Termasuk juga kitab-kitabnya.
Taoisme memang kaya untuk urusan ilmu-ilmu pernafasan, mistik dll. Secara historis Agama Tao juga merupakan gabungan-gabungan religi / kepercayaan mistis lokal yang kemudian dirangkum menjadi suatu Agama Baru.
Selain memakai Tao Te Ching sebagai Kitab sucinya, Taoisme juga memakai literatur kitab-kitab KHC untuk mengembangkan Agamanya. Sehingga sejarah Nabi-Nabi KHC dan Tao juga sama, hanya mungkin legenda dan istilah-istilahnya yang berbeda. KHC dan Tao memang terkait erat karena secara geografis juga sama

salam kebajikan

Szayel
July 31, 2009, 08:19
Agama Tao dan Agama Ru (Khong Hu Cu ) memang ada hubungan historis dan filosofis. Tetapi secara filosofis perbedaan Khong Hu Cu dan Taoisme adalah cara pandangnya terhadap kehidupan. KHC lebih positifis ( menjalani, memperbaiki dan membina hidup ini lebih baik dengan realitas yang ada), sedangkan Taoisme disebut sebagai aliran negatifisme ( pengembangan diri/bathin tetapi lebih cenderung untuk menolak realitas )



Bisa diberikan contoh dalam pengajaran dan filsafat2nya?

dragonballz
July 31, 2009, 09:34
@Xin_Guard
di buat, bukan di tulis....
I ching itu di buat oleh Fu Xi (well kata laen penemunya) yg masih 8 trigram, menurut legenda terilhami oleh batok kura2...
bisa beritahu apa isi firmannya?
yg di maksud hukum tian = firman tian?
maksud anda "kuasa tian" artinya apa? menentukan dimana letak gempa, kapan dan effectnya, besarnya.. dll itu termasuk kerjanya tian?
Ini sudah dijawab oleh sdr Xin_Guard & rasanya sdh cukup jelas.

@dragonbalz
penerbit? tahun? maksudnya?
yg aku tau....
Zhouyi, berasal dari kitab yiling dan yizhuan yg di gabung
shujing/shangshu isinya catatan politik dinasti zhou dan sebelumnya
shijing isinya nyanyian2 dinasti zhou
zhouli isinya sistem pemerintahan dan organisasi negara zaman dinasti zhou
yili adat istiadat para bagsawan
cunqiu zhozhuan = buku sejara negara bagian lu (pengarang zhuo qiu ming)
cunqiu gongyang zhuan... buku sejarah juga, yg ngarang gong yang zi
cunqiu kailiang zhuan, dikarang oleh murid zi xia (muridnya konfusius, tp akhinya menjadi penganut fajia), yaitu Kai liang
lunyu, hasil dari 2 kitab jilun dan lulun di rankai oleh zhang yi (zhang hou lun)
mengzi dibuat oleh meng zi
xiaojing.. ini satu2nya buku yg diyakini (menurut ahli sejarah china) yg merupakan karya konfucius
erya isinya syair2 di buat oleh zhou gong
liji isinya mengenai kabajikan dan adat istiadat (diyakini di susun oleh 70 murid kongfusius) dlm nya terdapat kitab daxue dan zhongyong
Yg aku bingung dr pernyataan anda sebelumnya, bahwa semua kitab ditulis pd jaman Khongzi / Khongcu. Hal ini terasa aneh bagiku karena pernyataan anda berarti semua kitab yg pada jaman sebelum Khongzi sampai jaman Khongzi , termasuk kitab2 Yunani, Romawi, India, pokoknya seluruh kitab di dunia ditulis pd jaman Khongzi.
Makanya saya dan Xin_guard bingung, maka kami tanya lagi, apa tidak salah tulis ???. Sebenarnya saya bisa mengira2 maksud anda bahwa anda batasi pd kitab2 yg ada di China, tapi hal inipun tidak benar, maka agar supaya tidak terjadi kesalahpahaman seperti yg baru saja terjadi (Benodhi yg menganggap /memaksudkan yg dibicarakannya personal God, kami mengira yg dibicarakan semua God yg ada termasuk God yg kami yakini), saya ingin memastikan dulu secara jelas pernyataan anda tsb.

Mengenai kitab2 kami, saya tidak banyak hafal luar kepala kitab apa aja dan penulisnya, cuman yg aku tahu:
- Kitab Shu Jing, kitab dokumen sejarah agama Khonghucu, merupakan dokumen yg ditulis oleh masing2 pejabat kerajaan pada masing2 pemerintahan / dinasti, yg kemudian dibukukan / disatukan oleh nabi Khongzi.
- Kitab Chun Ciu King adalah karya nabi Khongzi yg berisi komentar atas berbagai peristiwa yg terjadi pada jaman Chun Ciu.
- Kitab Yi Jing ( I Ching ), merupakan karya gabungan nabi2 / raja suci agama Khonghucu mulai Hok Hi, dan terakhir nabi Khongzi melengkapi dan / menambahkan penjelasan2 yg dikenal dengan nama Ten Wings / sepuluh sayap.

Saya agak bingung dengan pernyataan anda:'Xiao Jing dibuat Khongzi krn isinya syair dibuat Zhou Gong'
Memangnya apa hub. nya dua hal diatas, dan bagaimana hal itu membuktikan kalau Xiao Jing dibuat oleh nabi Khongzi ? Aneh...
Anda sadar / tahu tidak nabi Zhou Gong hidup pd jaman apa, abad / thn brp ?
Tolong diperjelas lagi pernyataan anda, saya kira anda salah tulis lagi. :D

klo di liat dari hasil debat kita, ajaran kong fu chu kalian bukan yg "murni" , karena di dalamnya sudah banyak tercampur aliran Tao. Menurut sejarah, kon fu chu juga membicarakan tentang Tao , tp bukan dalam arti mistik dalam agama Tao, tp Tao disini artinya jalan (cara prilaku seseorg baik dan buruk), tp sama Xin guard.. jalan tsb di sebut agama ( mengajarkan seseorang berprilaku, tp lebih condong ke sisi mistik)
jaman dulu yg melakukan peramalan dgn hexagram dll, dan mungkin sampe skrg, iyalah pendeta Tao, bukan konfuchu, itu sebabnya dulu di sebut agama kaum terpelajar, biasanya ttg tata negara dll yg di fokuskan... berbeda dgn Tao
Terus terang saja, bagi saya pribadi, saya tidak akan pedulikan ajaran itu murni / tidak, yg penting cocok bagi saya, dapat membimbing saya kearah lebih baik, tidak bertentangan dengan nurani.
Namun kalau bicara ajaran yg murni, bukannya sombong, saya kira ajaran Khonghucu ini mungkin satu2 nya agama yg msh satu, belum terpecah dlm aliran2 seperti pada agama lain, bahkan Tao sekalipun kabarnya malah terpecah jadi 300 aliran.

Berbicara sejarah, Ru and Tao berasal dr negara yg sama, dr jaman yg kurang lebih sama, dan karena historis nya hampir sama, maka ada satu / dua / beberapa konsep agama / ajarannya yg mirip. Ini hal yg sangat wajar menurut aku.
Meski beberapa konsep / ajarannya mirip2, namun pandangan agama Tao & khonghucu berbeda. Dari sejarah, ajaran Tao lebih ke individu, melatih diri menjadi manusia yg lbh baik sampai akhirnya sempurna dan akhirnya menjadi dewa. Mereka tidak peduli terhadap kondisi masyarakat, negara, karena menganggap semua itu adalah hukum alam yg bekerja, slogan / konsep / ajaran mereka yg terkenal adalah Wu Wei (tidak berbuat apa2).
Banyak orang2 taoist waktu itu yg menyembunyikan diri, menyepi untuk melatih kesempurnaan diri.

Agama Khonghucu berbeda pandangan dalam hal ini, nabi Khongzi dalam salah satu sabdanya (lupa kata2 persisnya): "ikan berkumpul dengan ikan, burung berkumpul dengan burung, aku ini manusia, apakah aku mesti berkumpul dengan burung dan ikan? "
Nabi Khongzi yakin bahwa kesempurnaan diri tidak selalu dilakukan dengan cara menjauhi manusia, dan karena manusia adalah mahluk sosial, yg tentunya berinteraksi dengan manusia lain adalah hal yg wajar dan semestinya, maka meski hal ini / cara ini lebih sulit, tetap saja layak untuk dijalani. Disamping ajaran nabi yg mempunyai tujuan positif yaitu tidak hanya berusaha menyempurnakan diri, tetapi akhirnya diharapkan dapat membantu menyempurnakan segenap wujud, dengan demikian berarti membantu Tian, selaras dengan hukumNya.

Agama Khonghucu memang lebih ditekankan pada sisi penyempurnaan diri dan menepati kemanusiaannya di dalam masyarakat, tapi bukan berarti tiada konsep / ajaran metafisikanya, salah satu yg paling jelas yalah kitab Yi Jing.
Kalau anda mempelajari sejarah China dengan lebih lengkap, anda mungkin tidak akan berpendapat kalau Yi Jing yg membuat hanyalah Hok Hi, justru saya rasa jaman sekarang akan sangat-sangat-sangat-sangat sulit untuk menemukan kitab Yi Jing versi Hok Hi saja dan saya yakin manusia akan sangat kesulitan untuk mempelajarinya.
Contoh, apakah anda akan bisa mengerti / memahami dan bisa melakukan pengkajian kalau hanya dihadapkan pada trigram Hok Hi tanpa penjelasan lebih lanjut?

Khutu
July 31, 2009, 11:59
1. perhatikan yg aku blod , pada saat mengomentari "maafkan saya, tp menurut yg aku baca.. semua kitab, di tulis di jaman kong fu chu. "

kurasa sudah jelas , maksud dan tujuannya... yaitu mengomentari post xin_guard (yg di bold) , + tambahan semua kitab, maksud ku kitab2 konfuchu, karena kita sedang membahas kongfuchu.



2. jadi benar "firman tian" = tuhan yang maha esa = tian = dan itu adalah watak sejati
watak sejati sendiri adalah bersih dan baik
bisa di ambil kesimpulan :
fiman tian = tuhan yg maha esa = tian = watak sejati =watak sejati manusia =bersih dan baik
nah dari sifat bersih dan baik ini sifat Tien yg kalian maksud?
terus bisa dunk gw bilang tian = watak sejati manusia
klo sampai di sini..berarti tian dipersonifikasi.
dan bisa di bilang jika seseorg memiliki watak sejati manusia maka dia = tian
terus bersih dan baik, apa hubungannya dgn maha kuasa?

Tian adalah Maha Pecipta, tidak ada satu wujudpun didunia ini yang tanpa-Nya. Jadi jangan disimpulkan secara sempit bahwa seolah-olah Tian adalah penyebab musibah/bencana

apa yg cipta? toh hukumnya ..ternyata adalah firman tian..yg taklain dan tak bukan adalah sifat sejati manusia.

ttg Di Dao, itukan contekan dari agama Dao, ksecara dasar konsep tian kalian udah berbeda dgn konsep tian , dgn adanya segala jenis maha... (itu memang dari ajaran Dao.. yg asli..., ntar terbagi lagi sebelumnya menurut Daodejing, Dao merupakan kekuatan "baik" mirip dgn firman tian td, tp sama zuangzi konsep baru Dao adalah kekuatan netral yg artinya dia tidak memegang kendali atas sesuatu di bumi ini contohnya bencana alam)


3. xiaojing.. ini satu2nya buku yg diyakini (menurut ahli sejarah china) yg merupakan karya konfucius <-- kitab ini nama nya xiaojing
erya isinya syair2 di buat oleh zhou gong <-- kitab ini namanya erya

balik ke I-Ching , setauku kitab sepuluh sayap, ten wigs itu isinya berupa komentar2 terhadap I-ching , dan di dalamnya ada penjelasan, tp kitab itu di buat untuk mengomentari I-ching, awalnya di sebut kitab Shi Yi , tp namanya akhirnya berubah menjadi Zhou Yi.

sepengetahuan saya, konfuchu, mistisnya yaitu adanya upacara pada leluhur, selain itu tidak ada yg mistis, bukan karena I-chingnya

[makanya klo ada upacara leluhur biasanya yg memimpin adalah org2 konfusius, sedangkan umur panjang, merubah angin, biasanya oleh penganut Dao
terus kenapa gak terbelah, karena kurang mistisnya.... isinya tentang moral] <--ini selingan

beda dgn agama Dao, I-ching merupakan buku pegangannya selain Daodejing

klo bisa di analogi, nabi kristen membuat buku yg di dalamnya komentar2 ttg agama islam misalnya ( contoh yg sulit di terima..lol, secara keknya mereka dari dulu bermusuhan, jd biasanya komentar2 negatif)

hmm.. apa yah...

mungkin buddha menjelaskan ttg mudra2 nya org hindu. bagi hindu kasta brahamana mudra itu wajib, sedangkan bagi pemeluk agama buddha tidak

itu hal yg terjadi terhadap I-ching , dalam konfuchu ( sry ejaan ku jelek...)

dragonballz
July 31, 2009, 14:21
1. perhatikan yg aku blod , pada saat mengomentari "maafkan saya, tp menurut yg aku baca.. semua kitab, di tulis di jaman kong fu chu. "
kurasa sudah jelas , maksud dan tujuannya... yaitu mengomentari post xin_guard (yg di bold) , + tambahan semua kitab, maksud ku kitab2 konfuchu, karena kita sedang membahas kongfuchu.
Saya hanya menghindari / mencegah kemungkinan kesalahpahaman saja, maka saya mau memastikan dulu.
Pernyataan anda yg telah anda konfirmasi: "bahwa semua kitab Khonghucu ditulis pada di jaman nabi Khongcu"
Saya tanya lagi untuk lebih memperjelas saja, apakah maksud anda yg menulis adalah orang2 di jaman nabi Khongcu? Dan salah satunya nabi Khongcu?
Apakah anda ada bukti2 yg mendukung pernyataan anda?

Oh ya, anda sudah diingatkan dan diberitahu oleh sdr Xin_guard menulis nama nabi Khongzi / Khongcu secara benar, maka tolong kerjasamanya untuk menulis yg benar agar tidak sampai terjadi salah paham. trims.

2. jadi benar "firman tian" = tuhan yang maha esa = tian = dan itu adalah watak sejati
watak sejati sendiri adalah bersih dan baik
bisa di ambil kesimpulan :
fiman tian = tuhan yg maha esa = tian = watak sejati =watak sejati manusia =bersih dan baik
nah dari sifat bersih dan baik ini sifat Tien yg kalian maksud?
terus bisa dunk gw bilang tian = watak sejati manusia
klo sampai di sini..berarti tian dipersonifikasi.
dan bisa di bilang jika seseorg memiliki watak sejati manusia maka dia = tian
terus bersih dan baik, apa hubungannya dgn maha kuasa?
apa yg cipta? toh hukumnya ..ternyata adalah firman tian..yg taklain dan tak bukan adalah sifat sejati manusia.
Tentu saja tidak bisa diterjemahkan seenaknya begitu, anda harus memahami seluruh konsep ajaran agama Khonghucu baru bisa mengerti secara benar yg dimaksud dlm kata2nya. Tanpa itu anda akan kebingungan sendiri membacanya,
Konsep Tian: Tidak dapat diperkirakan, digambarkan, ....
Umat Khonghucu yakin kalau sifat2 dasar baik pada manusia adalah anugrah Tian pada manusia, maka boleh disebut sebagai Firman Tian bagi manusia (ingat jangan mengartikan secara harfiah kata2 tsb, ambil esensinya).
Diyakini juga oleh umat Khonghucu bahwa Tian adalah positif murni, maka tentu saja manusia juga menerima watak sejati / benih2 kebajikan (nurani) yg positif juga, tapi jangan dibalik seperti pengertian anda.

Tentu saja bukan personifikasi, apakah konsep "tidak dapat diperkirakan, apalagi digambarkan..." itu juga bisa dianggap personifikasi?
Makanya orang yg tidak mendalami ajaran agama Khonghucu akan bingung dengan konsep yg seakan2 saling bertentangan.
Seperti yg pernah diuraikan oleh Xin_guard, konsep inti dr Tian: "tidak dapat diperkirakan, apalagi digambarkan, ..."
Umat Khonghucu dalam usaha agar umatnya / org lain yg ingin tahu, agar dapat lebih mudah dalam menjelaskan & lebih mudah mengerti, maka memakai perbandingan2 dg sifat, karakter manusia.
Tapi ini trus bukan berarti Tian dlm agama kami berubah menjadi personal.
Tidak mungkin kan saya berusaha menjelaskan pada anda konsep Tian seperti smurf (anda tahu kan cerita smurf?), kalau ini saya lakukan, apa anda akan mengerti maksud saya?

ttg Di Dao, itukan contekan dari agama Dao, ksecara dasar konsep tian kalian udah berbeda dgn konsep tian , dgn adanya segala jenis maha... (itu memang dari ajaran Dao.. yg asli..., ntar terbagi lagi sebelumnya menurut Daodejing, Dao merupakan kekuatan "baik" mirip dgn firman tian td, tp sama zuangzi konsep baru Dao adalah kekuatan netral yg artinya dia tidak memegang kendali atas sesuatu di bumi ini contohnya bencana alam)
Tolong kata2 anda yg jelas, saya bingung menangkap yg anda maksudkan.
Apakah anda bukan org Indonesia atau Indonesia bukan merupakan bahasa utama anda?

3. xiaojing.. ini satu2nya buku yg diyakini (menurut ahli sejarah china) yg merupakan karya konfucius <-- kitab ini nama nya xiaojing erya isinya syair2 di buat oleh zhou gong <-- kitab ini namanya erya

Ini lagi, saya masih belum bisa menangkap maksud anda sebenarnya, anda juga masih belum menjawab beberapa pertanyaan saya sebelumnya.

balik ke I-Ching , setauku kitab sepuluh sayap, ten wigs itu isinya berupa komentar2 terhadap I-ching , dan di dalamnya ada penjelasan, tp kitab itu di buat untuk mengomentari I-ching, awalnya di sebut kitab Shi Yi , tp namanya akhirnya berubah menjadi Zhou Yi.
Saya malah tidak pernah tahu yg anda katakan, bisa tahu anda mengetahui ini dari mana? Bisa diberitahu sumber2 secara detail?

sepengetahuan saya, konfuchu, mistisnya yaitu adanya upacara pada leluhur, selain itu tidak ada yg mistis, bukan karena I-chingnya
[makanya klo ada upacara leluhur biasanya yg memimpin adalah org2 konfusius, sedangkan umur panjang, merubah angin, biasanya oleh penganut Dao
Oh ya, anda tahu Daoist punya ilmu2 begitu dasarnya dari apa?

beda dgn agama Dao, I-ching merupakan buku pegangannya selain Daodejing.
klo bisa di analogi, nabi kristen membuat buku yg di dalamnya komentar2 ttg agama islam misalnya ( contoh yg sulit di terima..lol, secara keknya mereka dari dulu bermusuhan, jd biasanya komentar2 negatif)
hmm.. apa yah...
mungkin buddha menjelaskan ttg mudra2 nya org hindu. bagi hindu kasta brahamana mudra itu wajib, sedangkan bagi pemeluk agama buddha tidak
itu hal yg terjadi terhadap I-ching , dalam konfuchu ( sry ejaan ku jelek...)
Kalau Yi Jing dipakai oleh Daoist, itu hal yg wajar saja, karena dari sejarah nya saja, Daoiism & Confucianism punya sejarah, nabi2 / raja suci yg sebagian besar sama.
Namun kenyataannya, mereka menolak Yi Jing sebagai kitab mereka, kitab2 Daoist adalah (ini menurut umat agama Tao sendiri lho) Dao De Jing, Er Lang Shen Cen Jing, Thai Sang Lauw Cin Cen Jing, & kitab2 lain hasil komunikasi tokoh agama Tao dengan Shen yg bersangkutan (ini juga bukan reka2, tapi pengakuan mereka sendiri).

Yah, gak kebalik tuh logikanya, Islam muncul abad 6 M, Kristen ada jauh sebelum itu, darimana bisa nabi Kristen mengomentari agama Islam, wong agama Islam sendiri belum ada kok. aneh, aneh... saya bisa stress baca kata2 anda. :D

Oh ya, saya tanya dulu satu hal supaya yg kita bicarakan nyambung, menurut anda Yi Jing jaman sekarang yg kita kenal itu isinya apa saja? Apakah anda tetap pd pendapat anda, bahwa itu isinya sesuai yg ditemukan Hok Hi saja? atau bagaimana, tolong jelaskan yg sejelas2nya, agar saya tidak kebingungan membaca kata2 anda, tolong ya, makasih banyak. :D

Khutu
August 01, 2009, 15:31
1. banyak kitab yg telah saya sebutkan ditulis di jamannya Khonghucu, ada juga di tulis setelah beberapa dinasti setelahnya, tp merujuk pada tulisan lama. (tp kebanyakan, di tulis sekitar Khonghucu masih hidup..dan beberapa tahun setelah kematiannya)

mengenai buku yang di tulis oleh Khonghucu sendiri adalah kitab yang bernama xiaojing. selain itu bukan... (menurut ahli sejarah)

kitab2 yg aku tulis di atas semuanya hasil perhimpunan kembali oleh Zhu Xi (jamannya dinasti Song) yg dikenal sebagai alifilsafat Khonghucu.

untuk bukti kitabnya mungkin anda bisa melihatnya di buku-buku yang membahas sejarah china, seperti yg saya baca history of china, dan wiki (i lop wiki :D ) dan website2 lainnya ( soalnya sesuatu ga bisa di lihat dari 1 sisi.. )

Tentu saja tidak bisa diterjemahkan seenaknya begitu, anda harus memahami seluruh konsep ajaran agama Khonghucu baru bisa mengerti secara benar yg dimaksud dlm kata2nya

well, itu karena Xin_guard, mengutipnya juga seenaknya (setidaknya dia pengikut Khonghucu, dan dia telah mengerti benar apa yg dimaksud dgn kata2nya, walau aku ga tau apakah dia telah mengerti seluruh konsep dalam agama Khonghucu atau tidak) , ok, sebaiknya saya tanyakan ke anda langsung...mulai dari awal..

menurut anda, bahwa.. sifat maha baik, dll merupakan sifat tian, karena hukumnya..
jd saya ingin kembali menanyakan ttg :

pertanyaannya :

hukum mana yg kalian anggap maha adil?
hukum mana yg kalian anggap maha besar?
hukum mana yg kalian anggap maha penyayang?
hukum mana yg kalian anggap Maha Pemurah, Maha Pemberi Rahmat, Maha menjalin, Maha Sempurna dll?

hmm..masih ttg hukum dan tian, hukum yg kalian bilang tentu menjelaskan berbagai fenomena alam, kematian, kehidupan, dan fenomena yg terjadi di dalam nya

yg aku mo tanyakan lg.. dari kejadian gempa bumi dahsyat, ato banjir sungai kuning yg sering terjadi di china, bagian mana yg memunculkan sifat2 tian yg xin_guard katakan sebelumnya.

... btw..apakah jawaban di atas adalah Firman tian?

klo bukan, tolong jawaban anda...

klo iya, maka pertanyaan ku selanjutnya...

apakah firman tian itu?

menurut penjelasan anda di atas..

sepertinya firman tian yg dimaksud di sini adalah firman tian untuk manusia, atau bisa disebut anugrah tian , firman = anugrah..right?

Tentu saja bukan personifikasi, apakah konsep "tidak dapat diperkirakan, apalagi digambarkan..." itu juga bisa dianggap personifikasi?

kenapa tidak dpt di perkirakan? toh anda sendiri yg bilang tian itu maha esa, maha baik, maha welas asih..bukankah sudah dpat di perkirakan sifatnya seperti apa? dan bukan cuma memperkirakan sifatnya..bahkan anda sepertinya sudah tau pasti sifatnya seperti apa.

klo itu terjadi..apakah tidak berarti di personifikasi ?
2.
Diyakini juga oleh umat Khonghucu bahwa Tian adalah positif murni, maka tentu saja manusia juga menerima watak sejati / benih2 kebajikan (nurani) yg positif juga, tapi jangan dibalik seperti pengertian anda.

ini sama seperti ajaran Dao...
btw..balik ke Dao, ..binggung dimana? aku berkata ttg "di dao" itu karena, penjelasan gempa dan lain2 menurut xin_guard itu diatur oleh Di Dao (Dao Bumi / Alam / Hukum Alam
)

dan kalian bukan Dao, melaikan umat Khong Hu Cu, ataukah kalian Khong Hu Cu aliran baru yg mengabil konsep Dao, ato mungkin kalian aliran Dao yg mengabil Konsep Khong Hu Cu?

sedikit ttg Dao :
Dao merupakan kekuatan "baik" (konsep ini sama dgn konsep tian anda jelaskan)
tp sama zuangzi Dao adalah kekuatan netral yg artinya dia tidak memegang kendali atas sesuatu di bumi ini contohnya bencana alam), pada akhirnya Zuang Zi membentuk Dao aliran baru atau gak, tidak di sebutkan dalam buku yg aku baca..sry

3. mengenai kitab... swt..itu ada enter..kok di gabung seh...

Kitab Xiaojing ini satu2nya kitab yg diyakini yg merupakan karya konfucius (enter)(spasi) (dll)
nah .. keknya cukup...

Kitab erya isinya syair2 di buat oleh zhou gong

mereka berdua adalah kitab2 milik agama Khonghucu

4. mengenai I-ching coba buka2 di wiki dan web luar, ah..klo di wiki indonesia di bilang yg nulis I-ching adalah Khong Hu Cu, tp coba cocokan dgn web di luar
(hmm.. yah jgn bergantung sama 1 sumber....)

5. Oh ya, anda tahu Daoist punya ilmu2 begitu dasarnya dari apa?
kalau ini, dasarnya di buku sejarah china, kek infamous chinese emperor, the warring state period, tiongkok sepadjang abad, sama beberapa buku yg fokus ke 1 dinasty, disana banyak intrik2 antar pemeluk agama, agar menjadi agama resmi kaisar, dan hal2 yg terjadi setelah mereka menjadi agama resmi, upacara2 apa dll
kebanyakan kalo Dao jadi agama resmi..biasanya kaisarnya umur pendek... karena banyak komsumsi obat panjang umur.
terus masalah bencana alam dll, bagaimana sifat negara saat itu..
kebanyakan negara yg mempunyai agama resmi Dao , melakukan tolak bala dll
agama resmi Khong Hu Cu, melakukan sembayang leluhur.

Yah, gak kebalik tuh logikanya, Islam muncul abad 6 M, Kristen ada jauh sebelum itu, darimana bisa nabi Kristen mengomentari agama Islam, wong agama Islam sendiri belum ada kok. aneh, aneh... saya bisa stress baca kata2 anda.
emang..lol, namanya juga selingan...
yg benernya ttg mudra2 itu loh...


ttg I-Ching asli silakan liat di wiki..english version, disana cukup adil kok, termasuk membahas kenapa ada pandangan kalau I-Ching masuk ke aliran Kong Hu Cu , bukan ke Dao.


bagiku, Khong Hu Cu memperhatikan I-Ching sama halnya dgn memperhatikan sejarah, orang2 Khong Hu Cu jaman dulu, banyak menerbitkan buku2 , tidak seperti Dao.
kenapa?
karena mereka rata-rata memiliki banyak kemampuan baca dan tulis lebih, dan menghargai negara, dan rakyat (karena itu yg di ajarkan...), sedangkan menurut pandangan masyarakat china ..khususnya Han, sejarah merupakan faktor penting suatu negara.
tapi dalam prateknya Kong Hu cu, tidak menerapkan I-ching (menurutku seh), di kehidupan moderen salah satu pengunaannya di Pa-Kua,dan Feng shui.. sepertinya klo di lihat sejarahnya bukan bidang umat khong fu chu

dragonballz
August 03, 2009, 14:23
1. banyak kitab yg telah saya sebutkan ditulis di jamannya Khonghucu, ada juga di tulis setelah beberapa dinasti setelahnya, tp merujuk pada tulisan lama. (tp kebanyakan, di tulis sekitar Khonghucu masih hidup..dan beberapa tahun setelah kematiannya) mengenai buku yang di tulis oleh Khonghucu sendiri adalah kitab yang bernama xiaojing. selain itu bukan... (menurut ahli sejarah). kitab2 yg aku tulis di atas semuanya hasil perhimpunan kembali oleh Zhu Xi (jamannya dinasti Song) yg dikenal sebagai alifilsafat Khonghucu. untuk bukti kitabnya mungkin anda bisa melihatnya di buku-buku yang membahas sejarah china, seperti yg saya baca history of china, dan wiki (i lop wiki :D ) dan website2 lainnya ( soalnya sesuatu ga bisa di lihat dari 1 sisi.. )
Berhubung waktu sudah malam, saya akan jawab sebagian dulu.
Ini yang sebenarnya membuat aku bingung, terakhir anda bilang kitab2 Khonghucu ditulis pada sekitar jaman nabi Khongzi, lalu dibawah anda bilang kitab2 itu adalah perhimpunan kembali oleh Zhu Xi.
Lalu pernyataan mana yg benar?
Lalu menurut anda, sejarah nabi & raja suci purba dari jaman Yao, Shun, Yu, Sing Thong, Wen Wang, Wu Wang, dll itu tidak ditulis oleh pejabat sejarah pada masing2 dinasti / kerajaan, tapi baru ditulis pada jaman Khongzi?
Ini bukan mengada2, saya bener2 bingung dengan pernyataan2 anda, jadi saya mohon dengan sangat anda mau berbaik hati menulis pernyataan yg jelas, sejelas-jelasnya supaya orang lain dapat menangkap apa yang anda maksud dengan baik dan benar.
Mengenai hanya kitab bakti yg ditulis oleh nabi Khongzi, itu menurut ahli sejarah cina yg mana, bisa disebutkan namanya, buku karangannya apa, penerbitnya siapa, dicetak tahun berapa?
Saya jadi heran dengan hal ini, ini tidak sesuai baik dengan yg aku ketahui selama ini, maupun dengan yg aku dapatkan lewat search di internet.

xin_guard
August 04, 2009, 03:05
mengenai buku yang di tulis oleh Khonghucu sendiri adalah kitab yang bernama xiaojing. selain itu bukan... (menurut ahli sejarah)

kitab2 yg aku tulis di atas semuanya hasil perhimpunan kembali oleh Zhu Xi (jamannya dinasti Song) yg dikenal sebagai alifilsafat Khonghucu.

HAUW KING / Xiao Jing / Kitab Bakti bukan di tulis oleh Nabi Kongzi. Tapi Ditulis oleh Cingcu ( murid Nabi Khongcu ). Terdiri dari 18 Bab.
Berisi percakapan Nabi Khongcu dengan Cingcu, yang merupakan Ajaran tentang Berbakti dan Memuliakan Hubungan.

Sementara Cu Hi / Zhu Xi (1130 – 1200 M ) adalah seorang tokoh Dinasti Song yang memilah-milah/mengumpulkan dan membukukan kembali Kitab-Kitab Agama Khong Hu Cu . Ibaratnya kalau zaman sekarang ini istilahnya diterbitkan kembali.


untuk bukti kitabnya mungkin anda bisa melihatnya di buku-buku yang membahas sejarah china, seperti yg saya baca history of china, dan wiki (i lop wiki :D ) dan website2 lainnya ( soalnya sesuatu ga bisa di lihat dari 1 sisi.. )
Kalau boleh tahu website lainnya itu apa?
kalau kita mencari refernsi dari internet memang sumbernya bermacam-macam latarbelakang, jadi kita seharusnnya bisa melihat / menganalisa apakah ini sesuai dengan data/fakta sejarah yang ada atau orang tersebut sekedar nulis-nulis aja ngambil dari sumber/fakta yang salah.

Banyak artikel-artikel di internet merupakan artikel bebas yang tidak di uji kelayakannya ( terkadang tidak berdasarkan fakta-fakta dan rekomendasi para ahli dibidangnya)

Saya iseng-iseng buka wiki yang dituliskan juga seperti ini:

Xiao Jing atau Kitab Bakti ditulis oleh Zeng Zi. Selain Si Shu dan Wu Jing yang merupakan Kitab Suci umat Ru yang dipilah oleh Zhu Xi sebagai Kitab Dasar dan Kitab Pokok, Xiao Jing adalah Kitab Suci yang tak boleh diabaikan. Kitab ini terdiri dari 18 Bab yang menguraikan ajaran iman memuliakan hubungan dengan laku bakti (Xiao), yang boleh dikatakan adalah sendi dan ciri Agama Khonghucu (Ru Jiao), yang menempatkan panggilan agama dalam amal ibadah dengan berdasarkan Xiao (bakti).

http://id.wikipedia.org/wiki/Xiao_Jing
Knpa ya berbeda dengan yang anda tulis? anda lihat di wiki apa ya?




well, itu karena Xin_guard, mengutipnya juga seenaknya (setidaknya dia pengikut Khonghucu, dan dia telah mengerti benar apa yg dimaksud dgn kata2nya, walau aku ga tau apakah dia telah mengerti seluruh konsep dalam agama Khonghucu atau tidak) , ok, sebaiknya saya tanyakan ke anda langsung...mulai dari awal..
Anda bilang saya mengutip seenaknya, tapi kok terus anda bilang saya mengerti benar tentang kata-kata yang saya tulis, tapi terus kok anda meragukan lagi pengertian saya tentang konsep Khonghucu..aduh..kok saya jadi bingung dengan anda ini sebenarnya memuji saya atau sebaliknya :D
Anda pernyataan yang bertolak belakang didalam kalimat-kalimat yang anda pakai.



sepertinya firman tian yg dimaksud di sini adalah firman tian untuk manusia, atau bisa disebut anugrah tian , firman = anugrah..right?
Firman Tuhan atau Tian Ming (天 命 ) itu dinamai watak Sejati
Semua orang memiliki watak sejati yang baik, artinya semua orang difitrahkan lurus untuk menjadi baik. Tinggal tergantung manusianya mau sadar atau tidak untuk mengembangkan dirinya lebih baik lagi atau malah tambah berkelakuan buruk.




kenapa tidak dpt di perkirakan? toh anda sendiri yg bilang tian itu maha esa, maha baik, maha welas asih..bukankah sudah dpat di perkirakan sifatnya seperti apa? dan bukan cuma memperkirakan sifatnya..bahkan anda sepertinya sudah tau pasti sifatnya seperti apa.
klo itu terjadi..apakah tidak berarti di personifikasi ?
Maksudnya tidak sapat diperkirakan adalah perwujudannya.
Jika sesorang memiliki keadaran akan nilai-nilai dan arti hidup dan bersyukur atas Rahmat-Nya, maka orang tersebut akan merasakan Ke Maha Pengasihan- Nya.
Hubungannya dengan watak sejati adalah anda sendirilah yang bisa merasakan sifat Tuhan Yang Maha Pengasih. Jangan selalu menuntut meminta orang lain untuk menunjukkan sifat-sifat Kebesarann-Nya. Secara religius/batiniah anda tentunya harus mengeksplorasi diri anda sendiri. Berpedoman pada Watak Sejati anda yang baik, yang berasal dari Firman Tuhan tersebut.



ini sama seperti ajaran Dao...
btw..balik ke Dao, ..binggung dimana? aku berkata ttg "di dao" itu karena, penjelasan gempa dan lain2 menurut xin_guard itu diatur oleh Di Dao (Dao Bumi / Alam / Hukum Alam
)ttg I-Ching asli silakan liat di wiki..english version, disana cukup adil kok, termasuk membahas kenapa ada pandangan kalau I-Ching masuk ke aliran Kong Hu Cu , bukan ke Dao.

Kata Dao ( 道 ), arti katanya secara harfiah adalah jalan setapak.
Agama Khong Hu Cu dan Agama Tao (Dao) sama-sama menggunakan istilah Dao tersebut. Bahkan beberapa aliran Buddha Tiongkok juga mengenal istilah Dao (Tao) tersebut.
Karena Agama Dao mengambil kata Dao sebagai nama agamanya, tentunya orang awam akan menganggap Dao identik dengan Agama Dao.
Tapi dao itu sebenarnya pemahaman yang sudah umum di Tiongkok yang diterjemahkan di bahasa Indonesia bisa berarti juga hukum, Jalan suci, jalan yang sesuai dengan petunjuk-Nya.

salam kebajikan

xin_guard
August 04, 2009, 04:45
Bisa diberikan contoh dalam pengajaran dan filsafat2nya?

Nampaknya udah dijelaskan saudara Dragonballz seperti dibawah ini



Berbicara sejarah, Ru and Tao berasal dr negara yg sama, dr jaman yg kurang lebih sama, dan karena historis nya hampir sama, maka ada satu / dua / beberapa konsep agama / ajarannya yg mirip. Ini hal yg sangat wajar menurut aku.
Meski beberapa konsep / ajarannya mirip2, namun pandangan agama Tao & khonghucu berbeda. Dari sejarah, ajaran Tao lebih ke individu, melatih diri menjadi manusia yg lbh baik sampai akhirnya sempurna dan akhirnya menjadi dewa. Mereka tidak peduli terhadap kondisi masyarakat, negara, karena menganggap semua itu adalah hukum alam yg bekerja, slogan / konsep / ajaran mereka yg terkenal adalah Wu Wei (tidak berbuat apa2).
Banyak orang2 taoist waktu itu yg menyembunyikan diri, menyepi untuk melatih kesempurnaan diri.

Agama Khonghucu berbeda pandangan dalam hal ini, nabi Khongzi dalam salah satu sabdanya (lupa kata2 persisnya): "ikan berkumpul dengan ikan, burung berkumpul dengan burung, aku ini manusia, apakah aku mesti berkumpul dengan burung dan ikan? "
Nabi Khongzi yakin bahwa kesempurnaan diri tidak selalu dilakukan dengan cara menjauhi manusia, dan karena manusia adalah mahluk sosial, yg tentunya berinteraksi dengan manusia lain adalah hal yg wajar dan semestinya, maka meski hal ini / cara ini lebih sulit, tetap saja layak untuk dijalani. Disamping ajaran nabi yg mempunyai tujuan positif yaitu tidak hanya berusaha menyempurnakan diri, tetapi akhirnya diharapkan dapat membantu menyempurnakan segenap wujud, dengan demikian berarti membantu Tian, selaras dengan hukumNya.


Ada lagi link penjelasan di sini (http://forum.wgaul.com/showthread.php?t=74461)

Khutu
August 04, 2009, 07:06
Berhubung waktu sudah malam, saya akan jawab sebagian dulu.
Ini yang sebenarnya membuat aku bingung, terakhir anda bilang kitab2 Khonghucu ditulis pada sekitar jaman nabi Khongzi, lalu dibawah anda bilang kitab2 itu adalah perhimpunan kembali oleh Zhu Xi.
Lalu pernyataan mana yg benar?
Lalu menurut anda, sejarah nabi & raja suci purba dari jaman Yao, Shun, Yu, Sing Thong, Wen Wang, Wu Wang, dll itu tidak ditulis oleh pejabat sejarah pada masing2 dinasti / kerajaan, tapi baru ditulis pada jaman Khongzi?
Ini bukan mengada2, saya bener2 bingung dengan pernyataan2 anda, jadi saya mohon dengan sangat anda mau berbaik hati menulis pernyataan yg jelas, sejelas-jelasnya supaya orang lain dapat menangkap apa yang anda maksud dengan baik dan benar.
Mengenai hanya kitab bakti yg ditulis oleh nabi Khongzi, itu menurut ahli sejarah cina yg mana, bisa disebutkan namanya, buku karangannya apa, penerbitnya siapa, dicetak tahun berapa?
Saya jadi heran dengan hal ini, ini tidak sesuai baik dengan yg aku ketahui selama ini, maupun dengan yg aku dapatkan lewat search di internet.
pertama, anda harus tau arti perhimpunan kembali , dan perbedaannya dgn menulis buku baru...
buku2 konfusius sempat dilarang dan di bakar (aku lupa dinastinya), tp berhasil di himpun kembali..got it?

yup, itu betul, sejarahnya baru di tulis jamannya kongzi atau sekitar kurang lebih 1 abad setelah dinasti Zhou berdiri. sebelum itu cuma menjadi cerita rakyat, dan tidak di tulis.

mengenai ttg kitab bakti
history of china, Ivan Taniputera,penerbit AR-Ruzz media , 2008

Khutu
August 04, 2009, 07:52
tentang Xiao Jing

wiki indo klaim kalau ibu ditulis oleh Zeng Zi http://id.wikipedia.org/wiki/Xiao_Jing

wiki luar "This document probably dates to about 400 BCE. It is not known who actually wrote the document. It is attributed to a conversation between Confucius and a disciple named Zeng Zi (曾子). A 12th-century author named He Yin claimed: "The Classic of Filial Piety was not made by Zang-Dze himself. When he retired from his conversation (or conversations) with Kung-ne on the subject of Filial Piety, be repeated to the disciples of his own school what (the master) had said, and they classified the sayings, and formed the treatise."
http://en.wikipedia.org/wiki/Xiao_Jing


This very small "Classical book on the filial piety" recites a Confucius lesson to his disciple Zeng Shen 曾參 on how to behave towards a senior, be it the own father, an elder brother or the ruler. The dialog-like text has probably been compiled by Zeng Can's own disciples. In spite of its smallness, this text is the core of Confucian social thinking which gives every person a defined position in the social context. In the Confucianist's eyes, behaviour following ones own position assured the stability of the familiy, the society, and the state. Social disorder would end in chaos and war.
http://www.chinaknowledge.de/Literature/Classics/xiaojing.html

dan buku yg aku baca ..nama bukunya di atas, menyebutkan bahwa Xiaojing merupakan karya Khonghucu


ttg konsep tuhan..
jika yg dimasud tidak dp diperkirakan adalah wujudnya.. apa bedanya dgn tuhan personal dan impersonal?
apa bedanya tuhan agama samawi dan tuhan kalian?
menurutmu, agama samawi tau wujud tuhannya?

xin_guard
August 05, 2009, 03:45
tentang Xiao Jing

wiki indo klaim kalau ibu ditulis oleh Zeng Zi http://id.wikipedia.org/wiki/Xiao_Jing

ttg konsep tuhan..
jika yg dimasud tidak dp diperkirakan adalah wujudnya.. apa bedanya dgn tuhan personal dan impersonal?
apa bedanya tuhan agama samawi dan tuhan kalian?
menurutmu, agama samawi tau wujud tuhannya?

Dari wiki yang anda copas tersebut tidak menunjukkan kalo Xiao Jing ditulis oleh Nabi Kongzi sendiri. Disitu tertulis
It is attributed to a conversation between Confucius and a disciple named Zeng Zi (曾子), artinya buku tersebut memang kumpulan percakapan Kongzi dan Zeng Zi yang merupakan murid nabi Kongzi.
Zeng Zi ( bahasa Mandarin) itu sama dengan Cingcu (Bahasa Han)
Mohon untuk dipahami.

Mengenai Tuhan personal dan non personal akan saya jelaskan memakai analogi sebagai berikut.
Misalnya matahari terkadang orang menyebutkan Sang Matahari. Kata "Sang" disini adalah hanyalah majas personifikasi.
Sedangkan bentuk matahari ya berupa kumpulan Gas yang sangat panas dan besar.

Jika ada orang menyatakan bahwa matahari itu sebenarnya adalah seseorang misalnya bernama "Luna Maya" . Maka orang tersebut boleh dikata telah menganggap matahari tersebut sebagai person.

Analogi diatas semoga bisa membuka pikiran anda tentang pemahaman Konsep Tian di Agama KHC yang tidak diperkirakan / ditetapkan apalagi di personkan.

salam kebajikan

Khutu
August 05, 2009, 05:53
yup ,aku tau koq, mereka ga bilang tentang siapa penulisnya, bahkan bukan Zeng Zi , tp wiki indo bilangnya Zeng Zi, jd untuk masalah siapa yg nulis aku ngambil sumber dari buku
knp ga pake wiki indo? soalnya wiki indo mengenai itu keknya kurang lengkap, dan masih terkesan baru di bikin, datanya menurut saya kurang akurat.
jd aku ngambil sumbernya dari buku sejarah yang aku baca

... , jd menurut anda.. di agama samawi tuhan nya bernama allah , (analogi "luna maya, anda kan gitu?)
kalau tidak salah sebenarnya allah itu dalam bahasa indonya artinya tuhan, sama dgn tian yang juga berarti tuhan

god = allah, bahasa arab
god = tuhan, bahasa indo

ataukah.. sesuatu yg tidak terfinisikan td, telah anda beri nama tuhan, ato tian? bukan kah sama saja dgn luna maya?
tian bisa saja nama seseorg, atau tuhan bisa saja sebuah nama org, tidak tertutup kemungkinan dibelahan bumin yg lain yg bernama demikian

xin_guard
August 05, 2009, 09:58
yup ,aku tau koq, mereka ga bilang tentang siapa penulisnya, bahkan bukan Zeng Zi , tp wiki indo bilangnya Zeng Zi, jd untuk masalah siapa yg nulis aku ngambil sumber dari buku
knp ga pake wiki indo? soalnya wiki indo mengenai itu keknya kurang lengkap, dan masih terkesan baru di bikin, datanya menurut saya kurang akurat.
jd aku ngambil sumbernya dari buku sejarah yang aku baca


Lalu kalau anda dari kemarin menulis Kongzi sendiri yang menulisnya kan tambah salah lagi. nanti orang yang membaca dan masuk ke forum ini bisa bingung oleh pernyataan anda.

Tuhan=Allah=Tian, itu cuman beda sebutan saja menurut saya.
Menurut teman saya yang Muslim, Allah itu juga tidak boleh diwujudkan. Tapi lebih jelasnya silahkan tanya ke saudara-saudara kita yang muslim ya.

Matahari=gas helium=luna maya
Kalau analogi saya tadi adalah, matahari=luna maya.
diibaratkan menganggap matahari adalah luna maya (seperti luna maya).
Kata gas helium dan luna maya saya rasa juga cuman sebutan saja, walau luna maya adalah sosok person, tetapi dalam konteks ini maksudnya tetap menunjuk matahari.:D

salam kebajikan

Khutu
August 05, 2009, 10:54
paling tidak di buku yg aku baca ada daftar pustaka, di ambil dari daftar pustaka yg mana, aku kurang tau, tp di wiki nya indo koq meragukan, ttg Khong Fu chu sendiri di wiki indo keknya ga ada sumber penulisan, jd aku anggap aja semuanya tidak valid di pakai sebagai bahan debat.

yup, begitu kata muslim, terus beda impersonal dan personalnya dimana?
sama-sama punya sifat, kmu mengklaim bahwa di khong hu chu, tuhannya impersonal, dan agama samawi tuhannya personal

tidak bisa di perkirakan , yg di maksudkan adalah bentuknya, tp sifatnya dapat di perkirakan, bahkan di pastikan

apa gak sebaiknya bilang ya tuhan kami adalah tuhan personal?

Khutu
August 05, 2009, 10:54
doble post

dragonballz
August 05, 2009, 13:53
paling tidak di buku yg aku baca ada daftar pustaka, di ambil dari daftar pustaka yg mana, aku kurang tau, tp di wiki nya indo koq meragukan, ttg Khong Fu chu sendiri di wiki indo keknya ga ada sumber penulisan, jd aku anggap aja semuanya tidak valid di pakai sebagai bahan debat.
Wah, gitu yah, boleh tahu apakah ahli sejarah cina yg anda maksudkan dulu, yg bilang kalau dokumen2 pada jaman Yao (abad 24 SM - 7 SM) sampai jaman sebelum nabi Khongzi itu apakah juga bung ivan taniputera tersebut?
Saya search, kliatannya sdr ivan adalah seorang Budhist, sama seperti anda, maka wajar kalau anda percaya.
Oh ya, berhubung saya tidak punya dan belum membaca bukunya dan info anda sangat sedikit mengenai bung ivan, maka saya belum bisa percaya dengan kebenaran tulisannya, apalagi website2 (seperti yg anda anjurkan dulu) yg aku search, banyak yg malah bertolak belakang dengan pernyataan anda yg anda kutip dr buku. nb.sitenya bukan wiki lho.
Maka yg mana yg harus saya percayai?
Trus dulu anda tulis kata "erya", itu artinya apa, itu singkatan indonesia, inggris atau anda dulu asal kutip dr buku tanpa tahu artinya?

yup, begitu kata muslim, terus beda impersonal dan personalnya dimana? sama-sama punya sifat, kmu mengklaim bahwa di khong hu chu, tuhannya impersonal, dan agama samawi tuhannya personal
tidak bisa di perkirakan , yg di maksudkan adalah bentuknya, tp sifatnya dapat di perkirakan, bahkan di pastikan
apa gak sebaiknya bilang ya tuhan kami adalah tuhan personal?
Saya tidak banyak tahu ajaran Islam, maka saya tidak bisa menjawab bedanya apa / dimana.
Ya... itu kan yg anda tangkap, makanya kalau tidak mempelajari agama kami secara utuh, seringkali jadi salah mengerti.
Sudah berkali2 saya jelaskan mengenai pengertian Tian dalam agama kami, dan kalau anda ngotot dan menafsirkan sendiri, dan menyimpulkan sendiri, apakah itu bukan keblinger namanya.
Bagaimana kalau kondisi saya balik, saya menafsirkan agama anda seenaknya dan menyimpulkan seenaknya juga dan bahkan mencoba memaksakan pendapat saya untuk anda terima, bagaimana sikap anda?
Ya gak dong, masakah saya harus menuruti permintaan anda?

xin_guard
August 06, 2009, 01:45
.
yup, begitu kata muslim, terus beda impersonal dan personalnya dimana?
sama-sama punya sifat, kmu mengklaim bahwa di khong hu chu, tuhannya impersonal, dan agama samawi tuhannya personal

tidak bisa di perkirakan , yg di maksudkan adalah bentuknya, tp sifatnya dapat di perkirakan, bahkan di pastikan

apa gak sebaiknya bilang ya tuhan kami adalah tuhan personal?

Begini jelasnya beberapa sifat Tuhan tersebut kadang di sebutkan manusia untuk sekedar mengungkapkan kebesaran-Nya.
Seperti sifat Maha Pengampun itu terus terang memang agak jarang dipakai oleh komunitas umat Khong hu Cu. Tapi walaupun demikian sangat dimungkinkan juga Tuhan memiliki Ke -Maha Pengampunan tersebut.
Saya rasa itu juga masalah bahasa aja.

Di dalam Yijing sifat Tuhan yang dituliskan adalah Maha Sempurna dan Maha Pencipta (Yuan) ; Maha Menjalin, Maha Menembusi dan Maha Luhur (Heng) ; Maha Pemurah, Maha Pemberi Rahmat dan Maha Adil (Li), dan Maha Abadi Hukumnya (Zhen).

Kesan yang anda tangkap yang sekaan-akan memanusiakan sifat-sifat Tuhan adalah sebuah perwujudan untuk memuliakan Tuhan. Tuhan itu juga dianggap sebagai Maha Leluhur. Kita menghormati Tuhan seperti berhadapan dengan para leluhur kita. dan itu adalah hal yang patut dilakukan sebagai seorang manusia yang manusiawi. Bukan bermaksud mempersonalkan / mewujudkan Tuhan sebagai sebuah figur atau sosok tertentu.

salam kebajikan

Khutu
August 06, 2009, 01:52
hmm.. silakan kalau mau menafsirkan agama saya seenak ya :D saya ga terikat koq , kalau benar menafsirkannya aku bakal mengiyakan

erya... dari wiki..
http://en.wikipedia.org/wiki/Erya
mungkin itu yg di maksud

btw, klo kata erya sendiri aku ga tau artinya

well, karena kamu tidak tau ajarannya islam, maupun agama samawi lainnya ( tp tidak pengin tau, beda halnya saya yg tidak tau agama anda, tp pengen tau), kmu cukup kasih tau apa sih yg kalian maksud sebagai tuhan impersonal, dan kenapa di bilang impersonal, dan apa bedanya dgn tuhan personal.
sehinga kalian bisa yakin bahwa tian adalah tuhan impersonal dan bukannya personal

xin_guard
August 06, 2009, 02:04
paling tidak di buku yg aku baca ada daftar pustaka, di ambil dari daftar pustaka yg mana, aku kurang tau, tp di wiki nya indo koq meragukan, ttg Khong Fu chu sendiri di wiki indo keknya ga ada sumber penulisan, jd aku anggap aja semuanya tidak valid di pakai sebagai bahan debat.


Jika anda ingin mencari sumber website Khong Hu Cu yang valid dan boleh dikata dari majelis yang mempunyai kekuatan hukum dan diuji kelayakannya berikut websitenya. www.matakin-indonesia.org (http://www.matakin-indonesia.org)
Tapi nampaknya website yang sekarang sedang diperbaiki (belum komplit).
Kalau anda pernah membuka website yang lama sudah ada beberapa Kitab-Kitab yang sudah Online dan artikel-artikel yang cukup memadai bagi orang awam untuk mempelajari apa tentang Agama Khong Hu Cu.


MATAKIN adalah majelis Tinggi Agama Khong Hu Cu Indonesia.
MATAKIN merupakan Majelis tinggi yang cakupannya kedalam negeri mengurusi segala keorganisasian di Indonesia, dan keluar negeri menjalin hubungan internasional di negara-negara yang memiliki umat Khong Hu Cu.
Semua Kitab-Kitab Suci KHC juga diterbitkan oleh Majelis ini.
Anda juga bisa mencari Kitab-KItab Suci Agama KHC yang benar di MAKIN= Majelis Agama Khong Hu Cu Indonesia. Kantor MAKIN biasanya ada di Klenteng-Klenteng di kota anda ( di Indonesia).

salam kebajikan

Khutu
August 06, 2009, 18:08
hmm.. sry kalain belum jawab ttg masalah tuhan kalian yg impersonal dan knp demikian, apa berdanya tuhan personal

tapi, sebelum di jawab, dari pada muncul pertanyaan baru... tolong disimak yg satu ini :

tadi aku ke : www.matakin-indonesia.org

dan melihat " Hari Besar Agama Khonghucu (Religious Holiday)"

# 8/9 bulan I - Jing Tian Gong (Sembahyang Besar kepada Tuhan YME).

dan .. di sini : http://en.wikipedia.org/wiki/Jade_Emperor#Worship_and_festivals

The Jade Emperor (Chinese: 玉皇; pinyin: Yù Huáng or 玉帝 Yù Dì), is the Taoist ruler of Heaven and all realms of existence below including that of Man and Hell according to a version of Taoist mythology. He is one of the most important gods of the Chinese traditional religion pantheon.

The Jade Emperor is known by many names including Heavenly Grandfather (天公 Tiān Gōng) which is used by commoners, the Pure August Jade Emperor, August Personage of Jade (玉皇上帝 Yu Huang Shangdi or 玉皇大帝 Yu Huang Dadi), the Xuanling High Sovereign, and his rarely used formal title, Peace Absolving, Central August Spirit Exalted, Ancient Buddha, Most Pious and Honorable, His Highness the Jade-Emperor, Xuanling High Sovereign (太平普度皇靈中天至聖仁義古佛玉皇大天尊).



The Jade Emperor's Birthday is said to be the ninth day of the first lunar month. On this day Taoist temples hold a Jade Emperor ritual (拜天公 bài tiān gōng, literally "heaven worship") at which priests and laymen prostrate themselves, burn incense, and make food offerings.

penjelasan plz...

dragonballz
August 06, 2009, 20:08
hmm.. silakan kalau mau menafsirkan agama saya seenak ya :D saya ga terikat koq , kalau benar menafsirkannya aku bakal mengiyakan
Hmmm... jadi maksud anda, karena anda tidak terikat, maka orang lain boleh menafsirkan agama anda dan sebaliknya anda boleh menafsirkan agama orang lain seenak anda sendiri?
Hmmm.... benarkah anda benar2 tidak terikat, saya kok ragu... atau tidak terikat untuk yg ada hubungannya dengan agama? ... inipun saya juga ragu.
Anda bisa membuktikan kalau anda benar2 tidak terikat? Saya yakin sekali tidak bisa.
Tapi... andaikata, anda tidak peduli orang lain ngomong apapun terhadap agama anda, tetap saja anda tidak boleh berlaku seenaknya terhadap orang lain.

erya... dari wiki..
http://en.wikipedia.org/wiki/Erya mungkin itu yg di maksud
btw, klo kata erya sendiri aku ga tau artinya
Kitab erya isinya syair2 di buat oleh zhou gong
Anda bisa tunjukkan pada saya link tentang erya, tapi kenapa anda bilang kalau isinya syair2 di buat oleh Zhou Gong?.
Anda jangan hanya percaya buku donk, tapi buktikan sendiri.
Karena saya lihat, tidak ada kata2 yg menunjukkan isinya syair yg dibuat Zhou Gong. Atau anda bisa buktikan sebaliknya?

well, karena kamu tidak tau ajarannya islam, maupun agama samawi lainnya ( tp tidak pengin tau, beda halnya saya yg tidak tau agama anda, tp pengen tau), kmu cukup kasih tau apa sih yg kalian maksud sebagai tuhan impersonal, dan kenapa di bilang impersonal, dan apa bedanya dgn tuhan personal.sehinga kalian bisa yakin bahwa tian adalah tuhan impersonal dan bukannya personal
Saya memang hanya tahu sedikit ajaran Islam, agama Kristen, saya cukup tahu, agama Tao, saya juga agak lumayan tahu, agama Budha, saya juga bukan sama sekali buta, untuk Islam, sementara ini saya belum ada keinginan untuk mengetahui lebih lanjut, wong agama sendiri aja belum sepenuhnya mampu memahami.

Kan sudah saya bilang sebelumnya, bahwa saya sudah pernah berkali2 menulis mengenai hal itu sebelum2nya, kalau anda tetap ngotot tidak terima, trus saya mesti bilang bagaimana?
Saya sebenarnya tidak suka membanding2 kan dg agama lain, karena bagiku, itu merupakan bibit pertentangan / permusuhan, apalagi kalau arahnya negatif / mempertanyakan.
Kalau anda tetap ngotot mau tahu, saya beri satu saja bedanya yg sangat jelas: Agama Kristen meyakini adanya Tuhan dalam bentuk manusia nyata, seutuhnya, agama kami, tidak ada tuh. Kami, dalam pernyataan memuliakan kebesaran Tuhan, menganalogikan sifat Tuhan seperti manusia, karena hanya dengan hal itu kami bisa memberi pengertian akan Tuhan / mengenal Tuhan.
Apakah kami harus memahaminya dengan cara seperti umat Dao, Dao / Tuhan yg bisa dibicarakan, digambarkan, diperkirakan adalah bukan Dao / Tuhan.
Trus dari kata2 diatas, apa yg dapat diambil kesimpulan, anda ambil saja kesimpulan sendiri.
Atau bahkan menggunakan bahasa smurf, seperti yg pernah saya katakan sebelumnya (karena kalau kami memakai analogi sifat manusia, anda katakan berarti personal) ?
Khan sudah pernah saya katakan, Tuhan yg di lambangkan sbg bulatan kosong, mengandung arti tanpa batas yg bisa dibatasi oleh pikiran manusia, tiada dapat diperkirakan, ditetapkan. Itu inti pengetian Tian bagi kami umat Khonghucu. Makanya dikatakan juga, bahwa hanya dapat dihayati dengan iman.
Kalaupun kemudian digambarkan Tuhan dengan sifat2 seperti manusia, itu hanyalah cara kami untuk berusaha lebih mengenalNya melalui hukumNya yg ada disekitar kita. Dan karena kemampuan manusia sampai saat ini hanya bisa mengenalNya melalui hukumNya yg bersentuhan / berkaitan langsung dengan manusia, maka penggambaran Tuhan dengan sifat2 seperti manusiia, sedikit banyak tidak bisa dihindari.

Terus terang saja, saya sudah capek membahas masalah Tuhan, ini adalah masalah Iman, keyakinan umat beragama.
Untuk selanjutnya, saya akan mengabaikan pertanyaan2 seputar personal-impersonal dg sifatNya.
Oh ya, yg anda katakan dulu bahwa kitab2 khonghucu yg menceritakan sejarah mulai jaman purba (abad 24 SM) sampai jaman nabi Khongzi, adalah cerita rakyat yang kemudian baru ditulis pada jaman nabi Khongzi. Anda bisa buktikan hal ini? Jangan bicara kalau anda kutip dari buku yang anda baca, karena anda sendiri bilang disana tidak dijelaskan lebih lanjut, juga jangan bicara karena dia ahli sejarah china, maka anda percaya.
Anda berani buat statement tersebut, maka anda harus punya bukti2 lain / pembuktian yg mendukung pernyataan anda, karena kalau tidak anda bisa dianggap / dicurigai punya maksud2 yg terselubung!.

Khutu
August 07, 2009, 02:18
yup erya ternyata masih belum di ketahu penulisnya (paling tidak menurut wiki), jd menurut mu erya isinya apa?


Oh ya, yg anda katakan dulu bahwa kitab2 khonghucu yg menceritakan sejarah mulai jaman purba (abad 24 SM) sampai jaman nabi Khongzi, adalah cerita rakyat yang kemudian baru ditulis pada jaman nabi Khongzi. Anda bisa buktikan hal ini? Jangan bicara kalau anda kutip dari buku yang anda baca, karena anda sendiri bilang disana tidak dijelaskan lebih lanjut, juga jangan bicara karena dia ahli sejarah china, maka anda percaya.
emang aku pernah bilang ya?
aku cuma bilang di jaman nya, klo ada yg di tulis olehnya aku ga tau, bukan masalah 100% isinya sejarah, tp tekandung mythologi, seperti nuwa, kira2 1 abad setelah dinasti Zhou berdiri.

contoh :

Nüwa (女媧), appears in literature no earlier than about 350 BC. Her companion was Fuxi (伏羲), the brother and husband of Nuwa. These two beings are sometimes worshipped as the ultimate ancestor of all humankind. They sometimes believe that Nuwa molded humans from clay for companionship. They are often represented as half-snake, half-human creatures. Nüwa was also responsible for repairing the sky after Gong Gong damaged the pillar supporting the heavens

kalo tulisan ttg Tian, udah ada di awal masa dinasti zhou


yah tuhan masalah iman dan keyakinan, aku tau itu.
anggap saja iman mu sedang di coba di sini :)
bahkan jika ada orang yg beriman teguh dan yakin bahwa tanah adalah tuhan, maka 1001 kenyataan tidak akan bisa mengubahnya.

yup, bukti memang di perlukan, makanya aku tanya bukti ttg tian, ataukah mungkin anda juga mempunyai maksud terselubung?

kalau Tuhan yang maha esa, seperti yg di maksudkan www.matakin-indonesia.org yaitu The Jade Emperor , dan juga di india di kenal sebagai pemimpinya para dewa di alam 33 dewa, yaitu dewa sakka, aku berhenti berdebat
tp jika masih percaya bahwa impersonal, dan membunyai sifat2 "Maha" yang baik only, maka debat ini terus berlanjut, sampai kalian bisa membuktikan. bahwa tuhan kalian maha esa, tp juga terbatas, yaitu cuma memiliki sifat manusia yg baik.
solanya ketika sesuatu impersonal, sifatnya seharusnya netral :), jika ada positif maka ada kekuatan yg sama besarnya yg bermuatan negatif, berarti dalam hal ini adalah Maha esa, tp bersifat negatif.

xin_guard
August 07, 2009, 03:54
The Jade Emperor (Chinese: 玉皇; pinyin: Yù Huáng or 玉帝 Yù Dì), is the Taoist ruler of Heaven and all realms of existence below including that of Man and Hell according to a version of Taoist mythology. He is one of the most important gods of the Chinese traditional religion pantheon.

The Jade Emperor is known by many names including Heavenly Grandfather (天公 Tiān Gōng) which is used by commoners, the Pure August Jade Emperor, August Personage of Jade (玉皇上帝 Yu Huang Shangdi or 玉皇大帝 Yu Huang Dadi), the Xuanling High Sovereign, and his rarely used formal title, Peace Absolving, Central August Spirit Exalted, Ancient Buddha, Most Pious and Honorable, His Highness the Jade-Emperor, Xuanling High Sovereign (太平普度皇靈中天至聖仁義古佛玉皇大天尊).[/url]

Dari artikel diatas saya lihat sudah ada perpaduan pemahaman cerita-cerita legenda antara Tao dan Buddha. Dan artikel yang kemungkinann besar ditulis oleh orang barat ini lebih menceritakan pada sisi mitos dan legendanya.

Di Tiongkok memang terdapat cerita-cerita rakyat legenda Kuno mulai dari zaman Fu Xi, Wen wang ( Bun Ong ), Si Jien Kwi, Sun Pin Ban Kwan, Guan Yin Niang-niang dll. Cerita-cerita tersebut banyak diantaranya merupakan perpaduan legenda mitos dan sejarah yang sebenarnya.

Pernahkah anda melihat film Sun Go Kong atau membaca bukunya?? Menurut anda itu adalah sejarah atau cerita belaka?

Di film tersebut digambarkan ada seorang Kaisar langit yang menguasai Bumi dan Langit, duduk di istana megah dengan Menteri-Menteri yang setingkat dewa-dewi, dan berkendaraan awan-awan yang bisa mengantarkan kemana mereka pergi. :)

Harap bisa menganalisa sumbernya dan membedakan antara cerita-cerita legenda rakyat dan sejarah yang ada. Sehingga bisa memahami secara benar konsep-konsep religi dari agama-agama yang berkembang di Cina khususnya.

salam Kebajikan

xin_guard
August 07, 2009, 04:15
yah tuhan masalah iman dan keyakinan, aku tau itu.
anggap saja iman mu sedang di coba di sini :)
bahkan jika ada orang yg beriman teguh dan yakin bahwa tanah adalah tuhan, maka 1001 kenyataan tidak akan bisa mengubahnya.

Kayaknya di agama tertentu ada yang sukanya mencoba iman orang lain itu dinamakan apa ya? :D


kalau Tuhan yang maha esa, seperti yg di maksudkan www.matakin-indonesia.org yaitu The Jade Emperor , dan juga di india di kenal sebagai pemimpinya para dewa di alam 33 dewa, yaitu dewa sakka, aku berhenti berdebat

Di Tiongkok memang ada banyak sekali Sin Bing / Dewa. Di klenteng-Klenteng / Bio tentu akan banyak anda jumpai Rupang Dewa / Sin Bing.
Namun sudah sejak sekitar lebih dari 2500 tahun yang lalu, Altar Tian sudah ada di Depan Miao / Klenteng-Klenteng di Dunia ini. Dan sebelum memberi hormat dan bersembahyang kepada para dewa umat-umat secara otomatis dan terbiasa pasti akan menghormat ke Altar Tian dahulu.
Altar Tian tersebut tanpa Rupang/Patung, karena Tian memang tidak boleh /tidak dapat diperkirakan wujudnya. :)


solanya ketika sesuatu impersonal, sifatnya seharusnya netral :), jika ada positif maka ada kekuatan yg sama besarnya yg bermuatan negatif, berarti dalam hal ini adalah Maha esa, tp bersifat negatif.

Nampaknya anda sedang berusaha membuat
konsep ketuhanan anda sendiri :D

Khutu
August 07, 2009, 05:51
Pernahkah anda melihat film Sun Go Kong atau membaca bukunya?? Menurut anda itu adalah sejarah atau cerita belaka? itu fiksi, tp tokoh nya ada

mirip kek kasus Da vinci code, mo di klain 100% fiksi ga bisa, karena yesus memang ada, org 2 di jaman itu memang ada

klo dari cerita sun go kong, biksu nya memang ada... bebrapa negara dan kerajaan yg ada di cerita juga ada.

Kayaknya di agama tertentu ada yang sukanya mencoba iman orang lain itu dinamakan apa ya?
di sebut tuhan, maklum tuhan juga di cap maha pencoba, pernah dgr cerita ayub :D
tp ada juga yg bilang iblis.. semua kembali kepada anda, apa aku iblis mu, ato tuhan bagi mu, ato cuma manusia :D

Tian setau ku yg tampa gambar, itu analoginya langit, biasanya menghadap luar, tian memang bisa mengandung 2 arti dalam hal ini tuhan dan langit

gak juga, terpengaruh dgn ying dan yang, dan sesuatu yg netral terpengaruh oleh konsep tuhan Dao yg laen, yg pernah aku sebutkan.
serta terpengaruh dgn pembahasan kalian mengenai alam semesta :D
electron, proton , nuetron :D (walau pun cuma di singgung ttg electron)

Kalaupun kemudian digambarkan Tuhan dengan sifat2 seperti manusia, itu hanyalah cara kami untuk berusaha lebih mengenalNya melalui hukumNya yg ada disekitar kita.
dan menurut kalian, ini lah cara yg benar :D, pernah terpikir untukk knp memakai cara ini? bukan cara lain? apakah cara ini yg paling benar? apakah "tuhan" (jika ada) di gambarkan dgn sifat2 manusia, maka akan menjadi lebih baik dimata manusia? atau bahkan lebih buruk?

Dari artikel diatas saya lihat sudah ada perpaduan pemahaman cerita-cerita legenda antara Tao dan Buddha. Dan artikel yang kemungkinann besar ditulis oleh orang barat ini lebih menceritakan pada sisi mitos dan legendanya.

ini yg saya maksudkan ttg iman dan keyakinan:D

Tian sendiri juga merupakan mitos dan legenda, kenapa demikian, karena tidak ada yg membuktikan keberadaannya, kecuali dgn imam dan keyakinan

mirip fenomena jika seseorg mempunyai "teman imajinasi" nyata bagi dia, bahkan bisa nyata 100%, tp bagi org lain itu imajinasi (itulah kekuatan iman dan keyakinan.. semua kembali kepada pola pemikiran manusia)

ah masalah ttg tuhan impersonal, memang begitu lah, tuhan impersonal itu netral, menurut pengertiannya
menurut anda bagaimana?

apa itu tuhan impersonal
dan apa itu tuhan personal?
dan di mana posisi tian?
dan kenapa tuhan agama samawi di taruh di tuhan personal (bisa di cari ke wiki, ato mungkin tanya teman2 yg laen )
seandainya bisa di jawab dgn benar , maka anda punya alasan yg cukup kuat untuk menaruh tian ke tuhan impersonal

xin_guard
August 07, 2009, 08:39
itu fiksi, tp tokoh nya ada

mirip kek kasus Da vinci code, mo di klain 100% fiksi ga bisa, karena yesus memang ada, org 2 di jaman itu memang ada

klo dari cerita sun go kong, biksu nya memang ada... bebrapa negara dan kerajaan yg ada di cerita juga ada.

Sun Go Kong lebih tepatnya dapat disebut sebagai karya cerita yang mengambil latarbelakang sejarah termasuk tokoh-tokohnya.


di sebut tuhan, maklum tuhan juga di cap maha pencoba, pernah dgr cerita ayub :D
tp ada juga yg bilang iblis.. semua kembali kepada anda, apa aku iblis mu, ato tuhan bagi mu, ato cuma manusia :D

Sayangnya saya belum pernah dengar cerita ayub :D.
Tapi di cerita Buddha ada juga para pengganggu ketika Sang Buddha bermeditasi mencapai kesempurnaan ::malu::




Tian setau ku yg tampa gambar, itu analoginya langit, biasanya menghadap luar, tian memang bisa mengandung 2 arti dalam hal ini tuhan dan langit

Istilahnya ada bermacam-macam sebutan bukan cuman Tian aja.
Didalam Filosofi religi Tiongkok Tian dan Langit memang identik, begitu juga bumi sangat berkaitan erat dengan keberadaan Tian itu sendiri.
Tian digambarkan sebagai Penguasa Alam Semesta dan Maha Tinggi Kedudukannya, apakah salahnya menghadap langit luas atau bahkah berada di puncak bukit untuk bersujud kepada Tian dengan segala Kebesaran-Nya?




apa itu tuhan impersonal
dan apa itu tuhan personal?
dan di mana posisi tian?
dan kenapa tuhan agama samawi di taruh di tuhan personal (bisa di cari ke wiki, ato mungkin tanya teman2 yg laen )
seandainya bisa di jawab dgn benar , maka anda punya alasan yg cukup kuat untuk menaruh tian ke tuhan impersonal

Saya kok lama-lama jadi bingung sendiri dengan maksud anda ini??::cry::
Kalau anda bertanya tentang konsep Ketuhanan KHC, kemudian saya jelaskan sedemikian rupa., ujung-ujungnya anda selalu mempertanyakan lagi masalah impersonal dan personal ? Jadinya ntar muter-muter terus diskusinya :D

Sekarang gantian anda yang menjelaskan bagaimana sih konsep Ketuhanan yang anda pegang? Atau anda termasuk Atheis atau theis?
Silahkan jabarkan kepada saya, supaya saya juga bisa memahami anda sebenarnya, dan diskusi bisa terarah ke pembicaraan yang lebih konseptual dan terbuka.


salam kebajikan

dragonballz
August 07, 2009, 14:36
yup erya ternyata masih belum di ketahu penulisnya (paling tidak menurut wiki), jd menurut mu erya isinya apa?
Ternyata anda berani mengakui kesalahan dan berkata jujur, hal ini saya hargai sekaligus mengurangi kecurigaan saya terhadap anda sebelumnya.
Mengenai isinya, saya copas kan sebag. isi dr wikien yah: "The Erya is the oldest extant Chinese dictionary or Chinese encyclopedia. The Erya was considered the authoritative lexicographic guide to Chinese classic texts during the Han Dynasty"
Sedang erya, kami tidak memakainya, makanya saya sempat bingung ketika anda menulis erya tersebut.

Saya telah searching, ternyata ivan tanipura adalah bukan seorang sejarahwan, malahan keahliannya jauh dari sejarah, yaitu bidang teknik.
Maka tidak heran kalau isi bukunya ada yg tidak akurat, khususnya berkenaan dengan sejarah, karena diduga dia juga mendapatkan dari hasil research kecil2 an, hal ini sesuai dengan pendapat seorang pembaca yg sempat membeli bukunya.Contoh:
kitab bakti yg anda bilang ditulis oleh Confucius, sedangkan setelah saya search di wiki en aja tidak mungkin merujuk ke nabi Khongzi, karena diperkirakan ditulis bertahun2 setelah nabi Khongzi wafat. Saya juga search di site2 lain yg isinya kira2 sama, hanya tahunnya agak jauh setelah Khongzi wafat.

emang aku pernah bilang ya?
aku cuma bilang di jaman nya, klo ada yg di tulis olehnya aku ga tau, bukan masalah 100% isinya sejarah, tp tekandung mythologi, seperti nuwa, kira2 1 abad setelah dinasti Zhou berdiri. contoh :
kalo tulisan ttg Tian, udah ada di awal masa dinasti zhou
Yg pernah anda konfirmasi dari pertanyaan ku selanjutnya adalah: bahwa kitab2 KHC baru ditulis pada jaman Khongzi, sebelumnya hanya berupa cerita2 rakyat.
saya tidak bicara masalah nuwa, dewi itu dipercaya oleh umat Dao sebagai pencipta manusia (saya dapat hal ini dari pengakuan umat Dao sendiri di forum Dao) dan dalam agama kami, khususnya di Indonesia, tidak disinggung2 atau masuk dalam sejarah (karena ketidakjelasan (mitology) bukti2 yg ada dan banyaknya versi2 yg ada)
Anda sendiri bilang kalau tulisan tentang Tian sdh ada pada awal dinasti Zhou, berarti ini bertentangan dengan pernyataan anda sebelumnya bahwa kitab2 baru ditulis pada jaman Khongzi karena masa awal dinasti Zhou dengan nabi Khongzi beda sekitar 6 abad !! Atau anda mau bilang kalau Tian bukan merujuk pada agama Khonghucu?
Dari beberapa bukti diatas saja, sudah membuktikan ketidak akuratan isi dari buku yg anda baca, ditambah lagi penulis yg anda anggap ahli sejarah, padahal setelah saya search ternyata sejarah bukan bidang keahliannya!.

yup, bukti memang di perlukan, makanya aku tanya bukti ttg tian, ataukah mungkin anda juga mempunyai maksud terselubung?
ooh.. anda mau bukti ttg Tian, gampang aja, banyak sekali cara yg bisa membuktikan itu, anda mau yg gampang atau yg sulit?
Oh.. jadi kalau saya tidak bisa membuktikan Tian, maka berarti saya punya maksud terselubung?
Mungkin saya perlu ingatkan anda untuk hati2 dalam membuat pernyataan, kata2 anda diatas bisa salah dipahami oleh umat2 beragama yg tentu saja tidak akan bisa membuktikan keberadaan Tuhan / bahkan nibbana sekalipun.

kalau Tuhan yang maha esa, seperti yg di maksudkan www.matakin-indonesia.org yaitu The Jade Emperor , dan juga di india di kenal sebagai pemimpinya para dewa di alam 33 dewa, yaitu dewa sakka, aku berhenti berdebat
tp jika masih percaya bahwa impersonal, dan membunyai sifat2 "Maha" yang baik only, maka debat ini terus berlanjut, sampai kalian bisa membuktikan. bahwa tuhan kalian maha esa, tp juga terbatas, yaitu cuma memiliki sifat manusia yg baik.
solanya ketika sesuatu impersonal, sifatnya seharusnya netral :), jika ada positif maka ada kekuatan yg sama besarnya yg bermuatan negatif, berarti dalam hal ini adalah Maha esa, tp bersifat negatif.
saran saya, coba anda baca2 lagi deh, soalnya capek jelaskan terus.
tampaknya sekarang giliran anda menjelaskan pada saya, bagaimana argumen anda mengatakan impersonal sifatnya harus netral.
Tolong jelaskan yg detil ya, soalnya saya seringkali tidak dapat menangkap maksud kata2 anda. :D

Khutu
August 07, 2009, 17:17
.. biasa saja tuh, kalau salah yah salah klo benar yah benar...

penulisnya bukan ahli sejarah, itu betul
yg dimaksudkan ahli sejarah, itu salah satu dari daftar pustakanya (maybe), dibuku 100% di tulis "menurut ahli sejarah" ga di jelasin siapa.


jaman Dinasti Zhou
jaman inilah merupakan jaman lahirnya ahli2 filsafat china, dan juga jaman lahirnya tian, jaman sebelumnya ga ada catatan ttg tian

sekdar balik ke postngan sebelumnya :
kamu bertanya :
"Lalu menurut anda, sejarah nabi & raja suci purba dari jaman Yao, Shun, Yu, Sing Thong, Wen Wang, Wu Wang, dll itu tidak ditulis oleh pejabat sejarah pada masing2 dinasti / kerajaan, tapi baru ditulis pada jaman Khongzi?"

aku menjawab
"yup, itu betul, sejarahnya baru di tulis jamannya kongzi atau sekitar kurang lebih 1 abad setelah dinasti Zhou berdiri. sebelum itu cuma menjadi cerita rakyat, dan tidak di tulis."

jgn lupa ada kata "atau" memang sih perbedaanya sekitar 200-600 tahun, tp masih didalam satu dinasti, adanya sekitar 700SM, tp klo dari sejarah bangsa china, dinasti Zhou inilah sistim ajaran baru berkembang.

perasaan aku tidak bilang klo kong hu cu yg tulis deh.... coba cek lagi halaman sebelumnya.

ooh.. anda mau bukti ttg Tian, gampang aja, banyak sekali cara yg bisa membuktikan itu, anda mau yg gampang atau yg sulit?
Oh.. jadi kalau saya tidak bisa membuktikan Tian, maka berarti saya punya maksud terselubung?
Mungkin saya perlu ingatkan anda untuk hati2 dalam membuat pernyataan, kata2 anda diatas bisa salah dipahami oleh umat2 beragama yg tentu saja tidak akan bisa membuktikan keberadaan Tuhan / bahkan nibbana sekalipun.

silakan makai ke dua cara tsb, aku keberadaan tuhan? yah karena menurutku ga ada yg namanya "maha kuasa" td tidak apa2 jika memang tidak bisa kamu buktikan, apa lagi keberadaan nibanna yg memang tidak ada.
masalah "maksud" lain, cuma memakakai kata2 mu sebelumnya :)
jd silakan di buktikan :D

impersonal itu mudahnya tidak memiliki sifat2 manusia, netral, tidak memihak, tidak menetukan suatu bencana, baik dtgnya bencana, korbannya, tempatnya.

aku pinjam konsep agama Dao, ttg "esensi" yg netral tersebut, yg kalian sebut tuhan

"Ia merupakan dasar bagi keberadaan sesuatu, tidak memegang kendali atas segala sesuatu di muka bumi ini, apa yang terjadi pasti terjadi dan tidak ada sesuatu yang bisa dilakukan untuk mencegahnya"

"terlepas dari semua perbedaan tsb, ajaran Zhuangzi masih memiliki banyak kesamaan dgn ajaran daoisme dari periode sebelumnya. Dao di pandang sebagai sesuatu yang tidak bernama, tampa bentuk, serta tak dapat dipahami manusia"

kutipan ttg Dao, Netral version, dari buku :D
yang dari wiki susah bahasanya

Sun Go Kong lebih tepatnya dapat disebut sebagai karya cerita yang mengambil latarbelakang sejarah termasuk tokoh-tokohnya.

oh, masalahnya aku ga yakin semua tokoh2 nya ada...

Tapi di cerita Buddha ada juga para pengganggu ketika Sang Buddha bermeditasi mencapai kesempurnaan
oh, mara, yah gpp seh klo aku di anggap Mara bagi kalian, berarti godaan ku cukup dasyat :P
sry ga nyambung ke buddha :P, mind set ku itu bukan agama
Tian digambarkan sebagai Penguasa Alam Semesta dan Maha Tinggi Kedudukannya, apakah salahnya menghadap langit luas atau bahkah berada di puncak bukit untuk bersujud kepada Tian dengan segala Kebesaran-Nya?
emang aku bilang salah, mo nyembah langit, atau batu , ato gunung, mungkin menyembah tata surya, ato galaxi, ato apa saja silakan :D, ato bahkan menyembah manusia laen, binatang, dewa, ..itu hak nya kalian.

yg aku tidak suka, pernyataan kalian ttg impersonal, dan maha esa, maha kuasa serta maha baik, jelas2 sesuatu yg bertolak belakang

yah jd jgn heran, klo baliknya ke masalah personal dan impersonal :D

dan sepertinya kalian tidak menerima bahwa, impersonal itu netral, jd menurut kalian impersonal seperti apa? hanya karena tidak bisa di bayangkan bentuknnya? maka itu adalah tuhan impersonal?

ada lagi nih

knp hari ke 8 ato 9 setelah imlek ada sembangan kepada tian? kenapa bukan hari lain, mungkin hari ke 6, ato hari ke 1, ato hari ke 168 (angka hoki..katanya seh..)
maksud dan tujuan sembanyang tersebut?

Szayel
August 07, 2009, 17:30
@khutu : yang aku liat sih konsep mereka impersonal
Tapi yah karena banyaknya majas personifikasi, jadinya terkesan seperti personal

xin_guard
August 08, 2009, 02:35
Ajaran menyembah Tuhan YME ini sebenarnya sudah diajarkan oleh para Raja Suci purba (Raja Yao (2357 – 2255 SM), Raja Shun (2255 – 2205 SM)) tetapi belum diajarkan secara sistematis kepada rakyat. Maka Nabi Kongzi berkehendak untuk mengajarkan kepada rakyat Tiongkok, untuk melakukan upacara sembahyang dengan benar, tidak bersembahyang kepada roh sembarangan yang bukan semestinya dihormati.


yg aku tidak suka, pernyataan kalian ttg impersonal, dan maha esa, maha kuasa serta maha baik, jelas2 sesuatu yg bertolak belakang

oalah..... masalah nya ternyata hanya karena suka dan tidak suka dari anda sendiri.::malu::

Kalau anda mengutip pemahaman konsep Taoisme / Agama Tao memang ada beberapa perbedaannya dengan Khong Hu Cu. Tapi saya juga memandangnya dengan wajar. Karena saya memahami konsep mereka secara historis dan pengertian-pengertian Taoisme. maka saya juga tidak berusaha menyama-nyamakan Khong Hu Cu dengan Taoisme.

Nabi Kongzi saja bisa memahami Nabi Lao Zi ( Agama Tao ), mereka berdebat panjang tentang perbedaan Konsep tetapi tetap saling memahami prinsip satu dengan yang lainnya. Malahan boleh dikata diperkembangannya antara Khong Hu Cu dan Tao saling mengisi dan melengkapi.

Secara konkret kita lihat di Klenteng-Klenteng Umat Buddha, Tao dan Khong Hu Cu semua bersembahyang kepada para sin bing / dewa dewi-nya, dan mereka juga bersembahyang dulu kepada Tian di altar depan dengan tulus. Semuanya merasakan kebersamaan dan semuanya juga rukun-rukun saja.

Taoisme di dalam perkembangannya memiliki berbagai macam aliran. Salah satu diantara alirannya bahkan ada juga yang memiliki konsep Tao=Tai Shang Lao Chin=Tuhan.
Bagi saya itu bukan suatu masalah dan saya menghormati konsep yang mereka punya.
Dan Agama Khong Hu Cu sejak zaman ribuan tahun sebelum masehi sudah punya konsep Ketuhanan sendiri yang sudah dijelaskan panjang dan lebar di beberapa thread yang lalu.
Mohon bisa memahami secara historis dan tidak mempermasalahkan, ataupun mencampur adukkan satu dengan yang lainnya.

salam kebajikan

xin_guard
August 08, 2009, 02:37
@khutu : yang aku liat sih konsep mereka impersonal
Tapi yah karena banyaknya majas personifikasi, jadinya terkesan seperti personal

Thanks Ben..sudah membantu menjelaskan :)

Khutu
August 08, 2009, 09:00
@Ben
itu dia ,aneh kan?
konsep udah impersonal, terus di tambahin segala macam MAHA, buat apa? bukannya makin melenceng dari sasaran?

balik ke masalah :

aku ga bahas Tao disini, hanya di tanya impersonal bagaimana, aku ambil contoh Tao
karena kalian cukup dkt dgn TAO, yup tao banyak aliran , tp aku skrg lagi fokus ke contoh impersonal
apa aku harus ambil konsep Gaia?
aku ga permasalahkan hubugan agama kalian dgn Tao, yang kalian bilang damai, tetapi menurut sejarah, kitab2 kalian sempat dilarang, bahkan di bakar

yang di bahas di sini konsep ketuhanannya kalian
yang masih belum di jawab yaitu ttg tgl upacara thdp tian, apa ada hubungannya dgn jade emperor? klo tidak ada...knp pilih tgl begitu, dan apa harapan kalian jika sembhayang tgl segitu?

terus menurut kalian impersonal tuh seperti apa? kali ini aku ga tanya ttg tian lo, cuma ttg impersonal (sapa tau kalian punya arti yg lain)

btw, Raja Yao dan Shun sendiri adalah raja2 yang dikategorikan legenda, dan tian juga di kategorikan mytologi,

maaf cuma mengunakan kata2 anda terhadap jade emperor

Di Tiongkok memang terdapat cerita-cerita rakyat legenda Kuno mulai dari zaman Fu Xi, Wen wang ( Bun Ong ), Si Jien Kwi, Sun Pin Ban Kwan, Guan Yin Niang-niang dll. Cerita-cerita tersebut banyak diantaranya merupakan perpaduan legenda mitos dan sejarah yang sebenarnya.


yah salah satunya Raja Yao dan Shun juga.

Szayel
August 08, 2009, 09:19
@Ben
itu dia ,aneh kan?
konsep udah impersonal, terus di tambahin segala macam MAHA, buat apa? bukannya makin melenceng dari sasaran?



Kalo yang aku liat dari omongan xin guard n dragonballz...
Semua majas itu digunakan agar manusianya bisa lebih memahami hukum2 yang ada di dalam Tian itu sendiri
Seperti hukum gravitasi menarik setiap benda agar tidak melayang
Menarik adalah perbuatan manusia
Menarik adalah majas personifikasi
Dengan begitu gravitasi terpersonifikasikan
Tapi tetap gravitasi bukanlah manusia atau sebuah personal tapi sebuah hukum
Agar bisa lebih dipahami, "gravitasi" menggunakan kata "menarik" di belakangnya sehingga terkesan seperti manusia padahal bukan sebuah entitas apapun juga melainkan hanya hukum
Kurang lebih seperti itu yang aku mengerti dari mereka

Khutu
August 08, 2009, 12:45
andai begitu benodhi :D

btw, hukum2 tian bukan ada dalam tian itu sendiri, tp ada dalam manusia, yg namanya watak sejati

hukum yg mereka maksud bukan seperti hukum gravitasi (itu yg saya tangkap), tp firman tian, apa itu fiman tian.. itulah watak sejati manusia (benar kan xin guard?)

cuma ada beberapa pernyataan yg cukup kontra versi

dragonballz berkata
"Tentu saja bukan personifikasi, apakah konsep "tidak dapat diperkirakan, apalagi digambarkan..." itu juga bisa dianggap personifikasi?"

aku bilang
"kenapa tidak dpt di perkirakan? toh anda sendiri yg bilang tian itu maha esa, maha baik, maha welas asih..bukankah sudah dpat di perkirakan sifatnya seperti apa? dan bukan cuma memperkirakan sifatnya..bahkan anda sepertinya sudah tau pasti sifatnya seperti apa."

xinguard bilang
"Maksudnya tidak sapat diperkirakan adalah perwujudannya. "

aku bilang
"jika yg dimasud tidak dp diperkirakan adalah wujudnya.. apa bedanya dgn tuhan personal dan impersonal?
apa bedanya tuhan agama samawi dan tuhan kalian?
menurutmu, agama samawi tau wujud tuhannya? "

akhirnya mereka bilang, tidak mengenal tuhan agama sawami dgn baik...

jd skrg aku tanya..ttg impersonal itu apa? mereka ga bisa jawab, yah aku kasih clue, klo impersonal itu netral, malah di suruh jelasin... sedetail2 nya
di ambil contoh agama terdekat dgn mereka (dgn harapan mereka bisa mengerti yg aku maksudkan dgn netral), yg salah satu alirannya percaya bahwa Tao = netral, di malah ngasih contoh klo ada yg tidak netral, yaitu Tai Shang Lao Chin (itu juga aku tau)
tp yg undang aku ke sinikan xin guard, buat bicarain masalah tian yg dia bahas di luar :D, bukan masalah Tao :)

jd sekarang aku minta konfirmasinya :D

oalah..... masalah nya ternyata hanya karena suka dan tidak suka dari anda sendiri
tidak suka karena penjelasan anda di luar ga jelas, yah tentu saja dari gw sendiri, masa dari gw sekeluarga.. (mereka ga tau klo aku lg debat), apa lg klo yg tidak suka teman ku doank, itu urusan dia dunk , ini 100% inisiatif aku sendiri :D
sama ketika kmu mulai posting (dalam berdebat) , itukan karena dari diri mu sendiri yg tidak setuju , jika diri mu setuju dan orang lain tidak setuju, itukan urusan orang lain...
masuk akal ga? atau baru sadar bahwa itulah proses pemikiran manusia setelah baca yg di atas :)

Szayel
August 08, 2009, 13:59
andai begitu benodhi :D

btw, hukum2 tian bukan ada dalam tian itu sendiri, tp ada dalam manusia, yg namanya watak sejati

hukum yg mereka maksud bukan seperti hukum gravitasi (itu yg saya tangkap), tp firman tian, apa itu fiman tian.. itulah watak sejati manusia (benar kan xin guard?)

Yang aku cerna sih...
Mereka menganggap Tian adalah segala hal di dunia ini
Termasuk manusia2nya, alam semestanya, harmonisasinya, dan hukum2nya itu sendiri
Watak sejati manusia...kata2 ini mengesankan seolah2 manusia sejatinya berasal dari Tian dan memiliki firman Tian yang ada di dalam dirinya untuk diwujudkan sehingga dikatakan menjalankan firman Tian
Tuhannya ada di dalam manusia (dan semua hal lainnya)
Hukum2Nya ada di dalam diri manusia (dan semua hal lainnya)
Watak sejati manusia adalah hal yang bisa ditemukan jika melakukan firman Tian (hukum2 Tian)
Watak sejati dan hukum2 Tian itu sendiri tak lebih dan tak bukan merupakan bagian dari Tian itu sendiri yang ada dalam diri manusia
Pusing banget emang om...
:hehe:hehe:hehe


cuma ada beberapa pernyataan yg cukup kontra versi

dragonballz berkata
"Tentu saja bukan personifikasi, apakah konsep "tidak dapat diperkirakan, apalagi digambarkan..." itu juga bisa dianggap personifikasi?"

aku bilang
"kenapa tidak dpt di perkirakan? toh anda sendiri yg bilang tian itu maha esa, maha baik, maha welas asih..bukankah sudah dpat di perkirakan sifatnya seperti apa? dan bukan cuma memperkirakan sifatnya..bahkan anda sepertinya sudah tau pasti sifatnya seperti apa."

Aku ngertinya gini, om...
Tian nya yah gak terbayangkan
Tapi kata2 Maha Baik, Maha Welas Asih, dan Maha Esa itu tak lain perwujudan dari perbuatan watak sejati manusia itu sendiri yang melambangkan bekerjanya "hukum2 Tian" dalam diri manusia sehingga membentuk kesan Tian yang melebihi daripada sekedar watak sejati manusia (ibaratnya kalo untuk manusia yah ada dalam watak sejatinya itu deh) menjadi seperti Mr.G, tapi terlepas dari itu semua, Tian bukanlah sekedar watak sejati manusia tapi segala hal yang ada di dunia ini
Mungkin simplenya aja, kata2 Maha tersebut digunakan untuk menggambarkan sifat2 dari hukum2 Tian yang merupakan bagian dari Tian itu sendiri
Jujur, aku pusing lho om ngetiknya
Susah nyari kata2nya :haha:haha:haha


xinguard bilang
"Maksudnya tidak sapat diperkirakan adalah perwujudannya. "

aku bilang
"jika yg dimasud tidak dp diperkirakan adalah wujudnya.. apa bedanya dgn tuhan personal dan impersonal?
apa bedanya tuhan agama samawi dan tuhan kalian?
menurutmu, agama samawi tau wujud tuhannya? "

akhirnya mereka bilang, tidak mengenal tuhan agama sawami dgn baik...


Nah, kalo ini setauku juga Mr.G dengan non personal God emang sama2 gak berwujud sama sekali, tapi keduanya sama2 absolut ada (setidaknya bagi penganut agamanya yah)


jd skrg aku tanya..ttg impersonal itu apa? mereka ga bisa jawab, yah aku kasih clue, klo impersonal itu netral, malah di suruh jelasin... sedetail2 nya
di ambil contoh agama terdekat dgn mereka (dgn harapan mereka bisa mengerti yg aku maksudkan dgn netral), yg salah satu alirannya percaya bahwa Tao = netral, di malah ngasih contoh klo ada yg tidak netral, yaitu Tai Shang Lao Chin (itu juga aku tau)
tp yg undang aku ke sinikan xin guard, buat bicarain masalah tian yg dia bahas di luar :D, bukan masalah Tao :)

jd sekarang aku minta konfirmasinya :D



Konsep Tian ini juga ngebingungin aku sih, om
Aku sedikit banyak udah ngerti soal non personalnya sih tapi belum ngerti sepenuhnya atau mungkin memang salah kali menurut mereka
Susah dijelasin via kata2 memang
:hehe:hehe:hehe

Szayel
August 08, 2009, 14:10
Tian dalam Khonghucu menurutku memang non personal, kalaupun ada dikatakan bahwa maha2, itu bukanlah personifikasi dari sifat manusia, namun menjelaskan sifat hukum Tianyang demikian.
Kalau ada pertanyaan, lalu kenapa dikatakan Tian ada sifat2 tsb? Yah, ini adalah penalaran mundur, Tian menetapkan hukumNya, hukumNya bersifat seperti itu, maka bisa dikatakan Tian sifat kuasaNya seperti itu.
Namun bukan berarti Tian turun tangan sendiri menghukum, marah, memberi keadilan de el el dan sebagainya, namun hukumNya yang berjalan dengan sendirinya berdasar hal tsb.

Nah, aku mikir Tian ntu non personal dari postingan ini ^^
Tapi menurutku, hukum2 Tian itu juga merupakan bagian dari Tian itu sendiri karena aku mencernanya dari penjelasan mereka itu kalo Tian adalah segalanya
Termasuk harmonisasi dari positif besar dan negatif besar itu sendiri sekalipun Tiannya merupakan si positif besarnya sekaligus negatif besarnya menurut xin guard (pusing yah?)
Jadi kalau dikatakan Tian itu "menerapkan" hukum2nya malah akan semakin mempersonalkan Tian itu sendiri

Khutu
August 08, 2009, 14:36
ada lagi yang aneh...
kata tuhan
dan esa

sebelum bilang tuhan paling ga tau dunk , atau cari tahu lah, kata tuhan itu apa artinya, dan darimana asalnya
kata esa juga kontraversi, esa berarti 1, secara tidak langsung mereka sudah memberi batasan pada konsep tian
klo pengen tian tampa batas, lebih cocok pake kata absolut ato mutlak

terus, klo yg aku tangkap awalnya mirip kamu, tp ternyata tian tidak mengatur alam seperti gempa dll, menurut mereka di atur oleh "Di Dao" masih belum ngerti Di Dao itu termasuk salah satu hukum (atau bahkan tian sendiri) terus sifat2 Di Dao bagaimana? apakah akan di analogikan sebagai sifat2 tian juga, tp kemungkinan besar di dao bukanlah hukum tian.

pusing ngetik yah? keknya kata yg tepat tian itu sifat dasar manusia , dan sifat dasar itu ada di setiap orang, makanya di sebut anugrah

tp lebih jelasnya tunggu xinguard ato drgonballz aja, dari pada kira2

lagian masih banyak yg di jawab :D

Szayel
August 08, 2009, 14:50
Aku rasa sih kalo Esa wajar aja om
At least , menurut mereka Tian yah memang cuma satu
Satu hal yang bersifat tak terbatas menurutku sih masih logis
Soalnya kuantitas (cuma satu) dan kualitas (gak terbatas) tersebut kan memang ada pada hal yang sama (Tian)
Aku mau tanya yang soal Tuhan menurut om itu memangnya kenapa?
Kok aneh menggunakan kata Tuhan,om?
Aku gak mudeng [???][???][???]

Khutu
August 08, 2009, 15:31
kata tuhan sendiri mengantung personal :D
asal kata dari tuan, di mana tuhan itu ada 4 unsur hukuman, perintah, hamba, hadiah.
ada hukuman, ada perintah, ada hambah, ada hadiah,
hukuman bisa berupa neraka
perintah = hukum, aturan, dll
hamba = umat
hadiah =bisa berupa surga

cukup rancu memang, mind set nya udah gitu

ttg ESA
esa artinya satu, secara kuantitas cuma 1, tidak ada yg lain
tapi org tidak memakai kata esa untuk "sesuatu yg tidak terbatas" org memakai kata mutlak ataupun absolut
justru kata esa, membuatnya menjadi terbatas, bukannya tidak terbatas
kata esa dalam tuhan yang maha esa, artinya 1 tuhan (tidak ada yang laen)
untuk tidak terbatas org biasanya bilang maha ada (yg artinya ada di mana2)
jika maha esa dan maha ada di gabungkan, dalam pemikiran rata2 manusia seperti.. "naruto dgn banyak kagebushinnya yg ada di setiap tempat"
satu..tp banyak dan sangat banyak yg tak terbatas

gemana? dah mayan ngerti?

Szayel
August 08, 2009, 15:42
kata tuhan sendiri mengantung personal :D
asal kata dari tuan, di mana tuhan itu ada 4 unsur hukuman, perintah, hamba, hadiah.
ada hukuman, ada perintah, ada hambah, ada hadiah,
hukuman bisa berupa neraka
perintah = hukum, aturan, dll
hamba = umat
hadiah =bisa berupa surga

cukup rancu memang, mind set nya udah gitu

Tuhan dalam arti sebagai hal tertinggi juga bisa kan
Kayak orang2 yang bertuhankan uang...
Orang2 yang berpikir uang yang paling tinggi
Emang sih, pengertian Tuhan kebanyakan yah jadi Mr.G yang om bilang
Tapi kalo menurutku sih tergantung konteks lagi
Tuhan bisa saja berarti "suatu hal dimana kita mendedikasikan diri kita kepada hal tersebut karena hal itu adalah yang paling penting/tinggi bagi kita"
Makanya kadang2 nibbana dibilang Tuhan gak personal kan...


ttg ESA
esa artinya satu, secara kuantitas cuma 1, tidak ada yg lain
tapi org tidak memakai kata esa untuk "sesuatu yg tidak terbatas" org memakai kata mutlak ataupun absolut
justru kata esa, membuatnya menjadi terbatas, bukannya tidak terbatas
kata esa dalam tuhan yang maha esa, artinya 1 tuhan (tidak ada yang laen)
untuk tidak terbatas org biasanya bilang maha ada (yg artinya ada di mana2)
jika maha esa dan maha ada di gabungkan, dalam pemikiran rata2 manusia seperti.. "naruto dgn banyak kagebushinnya yg ada di setiap tempat"
satu..tp banyak dan sangat banyak yg tak terbatas

gemana? dah mayan ngerti?

Oh, ngerti deh...
Kalo aku cerna justru maksudnya si xin guard ntu tak terbatasnya bukan perihal kuantitas tapi lebih ke sifatnya gak terbatasi oleh apapun juga
Satu Tian yang sifatnya tak terbatasi oleh apapun juga
Bukan masalah jumlah yang tak terbatas gitu...
Mungkin gitu kali yah?

Khutu
August 08, 2009, 16:00
aku ga setuju klo nibanna di sebut tuhan yg tidak personal.. yah gara2 itu, kata tuhannya rancu

bertuhankan uang? maksud mu? apa bukan terobsesi?uang seberapa banyak yg dia tuhankan? ada batasannya kan(terutama batas minimum) berarti tidak cocok :D

yah dia maksudnya sih tian tak terbatas (bukan sifatnya), tp tian sendiri tak terbatas, tp karena "esa" nya jd nya rancu..

Khutu
August 08, 2009, 16:01
aku ga setuju klo nibanna di sebut tuhan yg tidak personal.. yah gara2 itu, kata tuhannya rancu

bertuhankan uang? maksud mu? apa bukan terobsesi?uang seberapa banyak yg dia tuhankan? ada batasannya kan(terutama batas minimum) berarti tidak cocok :D

yah dia maksudnya sih tian tak terbatas (bukan sifatnya), tp tian sendiri tak terbatas, tp karena "esa" nya jd nya rancu..

dragonballz
August 09, 2009, 11:54
.. biasa saja tuh, kalau salah yah salah klo benar yah benar...
penulisnya bukan ahli sejarah, itu betul
yg dimaksudkan ahli sejarah, itu salah satu dari daftar pustakanya (maybe), dibuku 100% di tulis "menurut ahli sejarah" ga di jelasin siapa.
Yg nulis buku sejarah bukan ahli sejarah, menurut buku 100% menurut ahli sejarah, tapi tidak tahu siapakah dia dan kenapa disebut ahli sejarah, gelarnya apa saja, apa saja yg telah ditelitinya, dll yg berkaitan.
Yaaahhh... jadi kesimpulannya, anda saking percayanya pada buku itu, mengabaikan hal2 aku sebut diatas dan menganggap benar semua isinya sehingga berani menuliskan di forum publik dan menganggap sejarah kami ngawur / salah.
Bagaimana bisa anda tidak percaya keberadaan nibbana ataupun Tian yg memang tidak akan bisa dibuktikan, tapi sebaliknya anda bisa percaya begitu saja buku sejarah tanpa penelitian lebih lanjut atas keakuratan isinya, padahal yang namanya sejarah, masih ada kemungkinan untuk ditelusuri.

Penelusuran sejarah memang sulit untuk dilakukan, seorang ahli sejarah saja mungkin butuh waktu bertahun2 untuk meneliti dan menelusuri satu bagian sejarah yg ada.
Karena itu saya sendiri yg walaupun percaya akan keakuratan buku sejarah kami, kami tidak akan tergesa2 menyanggah hal2 berbeda yg dikemukakan seseorang, karena bisa saja namanya manusia, bisa saja terjadi kesalahan.

jaman Dinasti Zhou
jaman inilah merupakan jaman lahirnya ahli2 filsafat china, dan juga jaman lahirnya tian, jaman sebelumnya ga ada catatan ttg tian
sekdar balik ke postngan sebelumnya :
kamu bertanya :
"Lalu menurut anda, sejarah nabi & raja suci purba dari jaman Yao, Shun, Yu, Sing Thong, Wen Wang, Wu Wang, dll itu tidak ditulis oleh pejabat sejarah pada masing2 dinasti / kerajaan, tapi baru ditulis pada jaman Khongzi?"
aku menjawab
"yup, itu betul, sejarahnya baru di tulis jamannya kongzi atau sekitar kurang lebih 1 abad setelah dinasti Zhou berdiri. sebelum itu cuma menjadi cerita rakyat, dan tidak di tulis."
jgn lupa ada kata "atau" memang sih perbedaanya sekitar 200-600 tahun, tp masih didalam satu dinasti, adanya sekitar 700SM, tp klo dari sejarah bangsa china, dinasti Zhou inilah sistim ajaran baru berkembang.
perasaan aku tidak bilang klo kong hu cu yg tulis deh.... coba cek lagi halaman sebelumnya.
Bisa anda buktikan kalau istilah Tian dan lahirnya ahli filsafat china baru ada pada jaman dinasti Zhou ?
Tolong jangan menggunakan buku itu lagi sebagai bukti.
Yaaah tadinya anda bilang sekitar 1 abad, kenapa jadi 200-600 tahun, itu jauh bedanya bung, beda waktu 500 tahun itu sama dengan paling sedikit 10 atau lebih generasi pemerintahan.
Lagipula apakah anda punya bukti2 yg memperkuat statement anda?
Dan apakah anda punya bukti juga kalau sejarah Yao, Shun, Sing Thong, Wen Wang, Wu Wang, Zhou Gong, dll itu hanyalah cerita rakyat?
Sedang dengan yg dekat saja anda salah2, apalagi berpikir yg jauh?

silakan makai ke dua cara tsb, aku keberadaan tuhan? yah karena menurutku ga ada yg namanya "maha kuasa" td tidak apa2 jika memang tidak bisa kamu buktikan, apa lagi keberadaan nibanna yg memang tidak ada.
masalah "maksud" lain, cuma memakakai kata2 mu sebelumnya :)
jd silakan di buktikan
Jadi anda tidak percaya adanya nibanna, suatu kondisi ketika kemelekatan terlepas? ooh.. kalau begitu anda seorang atheis?
Bukti? Om minta bukti nyata, atau bukti tidak langsung, kalau bukti nyata, saya gak bisa om, maaf ya om.:D

impersonal itu mudahnya tidak memiliki sifat2 manusia, netral, tidak memihak, tidak menetukan suatu bencana, baik dtgnya bencana, korbannya, tempatnya.
aku pinjam konsep agama Dao, ttg "esensi" yg netral tersebut, yg kalian sebut tuhan
"Ia merupakan dasar bagi keberadaan sesuatu, tidak memegang kendali atas segala sesuatu di muka bumi ini, apa yang terjadi pasti terjadi dan tidak ada sesuatu yang bisa dilakukan untuk mencegahnya"
"terlepas dari semua perbedaan tsb, ajaran Zhuangzi masih memiliki banyak kesamaan dgn ajaran daoisme dari periode sebelumnya. Dao di pandang sebagai sesuatu yang tidak bernama, tampa bentuk, serta tak dapat dipahami manusia"
kutipan ttg Dao, Netral version, dari buku :D
yang dari wiki susah bahasanya
Ya bener, konsep kami memang seperti itu kira2 intinya, tapi pemakaian kata2nya bukan seperti itu tuh yg biasa kami pakai. :D


yg aku tidak suka, pernyataan kalian ttg impersonal, dan maha esa, maha kuasa serta maha baik, jelas2 sesuatu yg bertolak belakang. yah jd jgn heran, klo baliknya ke masalah personal dan impersonal
dan sepertinya kalian tidak menerima bahwa, impersonal itu netral, jd menurut kalian impersonal seperti apa? hanya karena tidak bisa di bayangkan bentuknnya? maka itu adalah tuhan impersonal?
Gini sdr kutu, kalau gak suka ya jangan diikuti ya, drpd jadi makan ati.:D
Lho, tapi aku gak mo balik lagi lho, dah terlalu jauh tuh.
Impersonal menurut kami? Yah, menurut dari kata2nya sih terdiri dari im dan personal, berarti personal yg negatip. Personal sendiri adalah... apa ya, lupa definisinya, bisa tolong beritahu aku? tolong ya.:D

dragonballz
August 09, 2009, 11:57
double posted

xin_guard
August 10, 2009, 06:24
@khutu
Tuhan Yang Maha Esa atau Shangdi (Tuhan Yang Maha Kuasa) /Tian.
Tuhan dalam konsep Konghucu tidak dapat diperkirakan dan ditetapkan, namun tiada satu wujud pun yang tanpa Dia. Dilihat tiada nampak, didengar tidak terdengar, namun dapat dirasakan oleh orang beriman.

Sebenarnya konsep Ketuhanan KHC itu tidak pernah menggubris apa itu personal dan apa itu impersonal atau non personal.
Merujuk pada Kata-kata "tidak dapat diperkirakan dan ditetapkan" adalah maksudnya Tuhan tidak boleh dibatasi oleh wujud2x fisik dan penjelasan-penjelasan yang bersifat me-materikan Tuhan. Bahkan me-non materikan Tuhanpun sudah tidak sejalan dengan kata " tidak dapat diperkirakan dan ditetapkan"

Lagipula jika ada yang mengatakan Tuhan itu personal, ada yang mengatakan tuhan itu impersonal / non personal itu pun boleh jadi sudah mencoba "memperkirakan dan menetapkan" Tian tersebut.

Kata: "namun tiada satu wujud pun yang tanpa Dia"
Dapat diartikan bahwa Tian melingkupi,mengayomi, menciptakan semuanya didunia ini, dan tidak satupun yang luput dari Tian.

Kata impersonal dan non personal saya teliti-teliti ternyata juga mengandung arti yang berbeda. Impersonal termasuk dalam impersonal verb (bhs: Inggris).
Impersonal berarti: kalimat yang subyeknya tidak mewakili sebuah tindakan, kejadian, keadaan, dari seseorang, tempat, atau apapun. Atau subyek yang tidak ditetapkan.

contohnya: it is rain..
Kata "it" disini adalah subyek yang bukan person, termasuk sifat2nya.

Sedangkan non personal tepatnya lebih berarti none=tidak, personal=manusia / pribadi.
Misalnya non personal selling, berarti penjualan yang tidak memakai tenaga manusia secara langsung ( tidak memakai sales )
contohnya adalah : iklan poster, iklan-iklan di media cetak.
Jadi artinya tidak diperlukan kehadiran fisik manusianya.

Awalnya temen-temen berdiskusi menggunakan kata non-personal, kemudian anda misalnya lebih suka memakai kata impersonal. Dan sebenarnya ini memiliki arti yang berbeda jika kita menelitinya secara benar.


contoh lebih konkret:

Jika di Agama Kristen ada Tuhan=Jesus. Nah ini jelas-jelas personal. karena menunjuk pada sosok person.
Jika semisal aja ada agama yang manyatakan tuhan=energi, ini udah termasuk non personal.
Kemudian jika dikatakan "energi mencintai mahluk hidup", nah ini tidak bisa digolongkan impersonal. Tapi energi tersebut masih termasuk non-personal.

Apakah anda memahaminya penjelasan saya ini?


salam kebajikan

xin_guard
August 10, 2009, 06:33
@Khutu

Ngomong-Ngomong saya juga ingin tahu bagaiamana definisi Tuhan non personal, impersonal dan personal menurut anda?

Jika anda sudah punya definisi Ketuhanan anda sendiri, lalu saya menjelaskan dengan definisi Ketuhanan menurut saya, tentu akan sulit nyambungnya.

Jika anda atheis saya ingin tahu konsep anda juga yang melatar belakangi pemahaman anda itu? Saya lihat anda juga tidak menagakui nibbanna. lalu apa tujuan pembinaan diri anda di dunia ini?

Khutu
August 10, 2009, 23:53
ok yg namanya personal, itu tuhan yg di anggap memiliki sifat-sifat manusia, entah sifat baik atau pun sifat buruk

tuhan impersonal, dianggap memilik sifat netral (atau kata lain tidak bersifat)

maksudnya tidak mengakui nibanna? oh cuma counter masalah kata2 dari dragonbalz, klo bermasalah tidak bisa membuktikan tian tp ngotot ada, terus dgn kata halusnya dia balik ke konsep nibanna, its not problem for me :D
aku ga akan memaksakan org laen, nibanna itu ada atau ngotot bahwa nibanna itu ada, ada dan tiada nibanna bukan halangan bagi ku

lalu apa tujuan pembinaan diri anda di dunia ini?
haruskah ada tujuannya? apa yg terjadi jika mati saat belum mencapai tujuan? terikat banget...

aku atheis :D, yang mengikuti ajaran buddha, bukan agama buddha (mungkin itu latar belakang pemikiran ku)

Khutu
August 11, 2009, 00:21
Lagipula jika ada yang mengatakan Tuhan itu personal, ada yang mengatakan tuhan itu impersonal / non personal itu pun boleh jadi sudah mencoba "memperkirakan dan menetapkan" Tian tersebut.
anda betul, karena sampai krg ga ada yg tau persis apa itu tuhan, semuanya dgn cara memperkirakan, bahkan impersonal dan personal

HANYA SAJA!!!

balik ke konsep permikiran manusia (ini yang amat "sensitif"), yaitu pola pikir manusia yg sangat beraneka ragam, yg jika salah dipergunakan bisa jd amat berbahaya.

yg menganut konsep impersonal god , itu kalo ga salah di sebut "deism" ( bukan atheis, maupun theis)
menurut rata2 pemikiran mereka, tuhan ada, tp tidak ikut campur urusan manusia
jd segala macam fenomena bum, di anggap bukan hasil kerja tuhan, tetap terjadi karena sebab - akibat
jika mendapat masalah, mereka gak lari ke "tuhan", mungkin mengunakan akal sehat, mungkin juga ke semi-god (disini di sebut dewa)
tidak ada konsep maha kuasa di sini

tuhan personal ,penganutnya di sebut theis
dgn dasar pemikiran, tuhan itu maha kuasa (ataupun tuhan yang berkuasa penuh atas sesuatu), karena maha kuasa, pikiran akan terus berkembang (entah berapa lama, tp konsep ini akan muncul di beberapa org theis) menjadi tuhan itu menguasai segalanya, mulai dari bencana , kebetulan2 yang ada, bahkan sampai lahir dan mati seseorang
jika dapat masalah mereka larinya ketuhan...
kira2 ada gak, kemungkinan, jika seorang theis mendapat masalah dgn seseorang, dan setelah bedoa (dalam hati maupun pun di tempat khusus), org yg bermasalah dgnnya tidak lama kemudian mengalami kesulitan,kecelakaan atau mati?

(udah nangkap kira-kira maksud ku apa? )

hal ini akan mengkukuhkan konsep tuhan bagi dia, dan dia akan menceritakan pengalamannya ke org laen, bahwa tuhan itu memang ada...
tp kemudian alam pikiran yg lain akan terus berkembang hingga menjadi fanatik
jika ada yg "bermasalah" dgn tuhannya dia akan bertidak dgn kekerasan mengatas namakan tuhannya

seperti seorang pembantu yang membela tuannya yg baik hati, dari ancaman
atau bahkan
seperti seorang prajurit yang membela raja nya dari prajurit musuh

hal itu akan terjadi

itu bedanya pemikiran impersonal dan personal

xin_guard
August 11, 2009, 02:51
-yg menganut konsep impersonal god , itu kalo ga salah di sebut "deism" ( bukan atheis, maupun theis)
menurut rata2 pemikiran mereka, tuhan ada, tp tidak ikut campur urusan manusia

-tuhan personal ,penganutnya di sebut theis

-(udah nangkap kira-kira maksud ku apa? )



Ya ternyata anda memang membuat definisi sendiri tentang konsep-konsep Tuhan.
Anda mengganggap semua yang theis itu tuhannya personal/menunjuk pada pribadi. Disini saya membaca cara berpikir anda sudah terpola/terpengaruh oleh cara pikir agama tertentu (yang anda sebut Samawi mungkin )
Walaupun anda mengaku seorang atheis tapi sebenarnya cara berpikir anda merupakan pelarian dari pola-pola berpikir personal god yang mungkin pernah anda terima di kehidupan anda.

Sedangkan deism yang anda sebut diatas adalah hanyalah sebuah kelompok aliran yang ada di eropa sana. Sama sekali jangan anda jadikan sebuah patokan untuk membahas perbedaan atheis dan theis secara global. Deism mempunyai konsep dan pemahaman sendiri.



kira2 ada gak, kemungkinan, jika seorang theis mendapat masalah dgn seseorang, dan setelah bedoa (dalam hati maupun pun di tempat khusus), org yg bermasalah dgnnya tidak lama kemudian mengalami kesulitan,kecelakaan atau mati?

jika ada yg "bermasalah" dgn tuhannya dia akan bertidak dgn kekerasan mengatas namakan tuhannya

Walau Anda mengaku atheis, tapi bukankah cara berpikir anda tidak ada bedanya dengan orang yang merasa beragama dan merasa dirinya suci dan benar, selalu menunjuk dan berpikir kepada orang lain secara negatif. menganggap orang yang beragama lain terkutuk dan sebagainya...:D


itu bedanya pemikiran impersonal dan personal

Saya tidak melihat anda telah berhasil menjelaskan perbedaannya.
Tapi saya melihat anda terlalu "berambisi" untuk mencari teori-teori dan sumber-sumber untuk sekedar menguatkan keinginan anda untuk mendebat. Tapi itu justru membuat kebenaran logika anda mulai terlihat kabur. :D

sdr Khutu, Atheis itu tidak berarti anti-theisme :)
Atheis itu adalah pandangan hidup/konsep hidup secara pribadi.


salam kebajikan

Khutu
August 11, 2009, 05:32
Sedangkan deism yang anda sebut diatas adalah hanyalah sebuah kelompok aliran yang ada di eropa sana. Sama sekali jangan anda jadikan sebuah patokan untuk membahas perbedaan atheis dan theis secara global. Deism mempunyai konsep dan pemahaman sendiri.

ah iya, dan atheis juga dari eropa dan aku salah satu umatnya.. swt...

silakan baca2 : http://forum.wgaul.com/showthread.php?t=20850



Walau Anda mengaku atheis, tapi bukankah cara berpikir anda tidak ada bedanya dengan orang yang merasa beragama dan merasa dirinya suci dan benar, selalu menunjuk dan berpikir kepada orang lain secara negatif. menganggap orang yang beragama lain terkutuk dan sebagainya...:D

terima kasih :D



Saya tidak melihat anda telah berhasil menjelaskan perbedaannya.
Tapi saya melihat anda terlalu "berambisi" untuk mencari teori-teori dan sumber-sumber untuk sekedar menguatkan keinginan anda untuk mendebat. Tapi itu justru membuat kebenaran logika anda mulai terlihat kabur. :D


yup, karena kmu masih terpaku klo yg namanya personifikasi itu manusia di jadikan tuhan
kek yesus kan? (klo iya itu namanya manusia yg di tuhankan, bukan tuhan yg dimanusiakan)
padahal personifikasi, itu kebalikannya dari sesuatu yg bukan manusia, di anggap manusiawi, dgn cara menambah sifat2 manusia, ada juga dgn cara mengambarkan dalam bentuk manusia dll

yg jd masalah.. Apakah itu personifikasi itu penting? hanya demi untuk mengenal

klo God yg personal..karena mengalami personifikasi
yg impersonal.belum mengalami personifikasi

kata siapa pribadi? banyak tuh kampaye atheis di luar negri.
banyak tuh yg berdebat di depan :P
menurutmu Tian buat semua org atau pribadi?
klo bagi pribadi kenapa debat di depan?
klo bagi semua org, gimana cara kalian agar semua org memeluk agama dengan Tian sebagai god nya

xin_guard
August 11, 2009, 09:04
@khutu


yg jd masalah.. Apakah itu personifikasi itu penting? hanya demi untuk mengenal
klo God yg personal..karena mengalami personifikasi
yg impersonal.belum mengalami personifikasi

Ya.. itu sudah menjadi definisi anda sendiri...ujung-ujungnya anda juga mengikuti penjelasan saya tentang impersonal dan non-personal seperti diatas. :D


kata siapa pribadi? banyak tuh kampaye atheis di luar negri.


Kalau tidak berasal dari pribadi dan kesadaran anda sendiri, berarti apa anda selama ini cuman ikut-ikutan aja? ::malu::

menurutmu Tian buat semua org atau pribadi?
Tian itu tentu ada dipribadi masing-masing dan di pribadi semua orang.
Tergantung kesadaran dan pemahaman religius mereka sendiri.

klo bagi pribadi kenapa debat di depan?

Kalau ada yang bertanya tentang nama-nama, sejarah ataupun konsep-konsep dengan senang hati saya akan jelaskan.
Tapi jika ada yang dijelasin terus membantah dan menerangkan konsepnya sendiri tetap aku dengarkan. Tapi itu tetap konsep dan pendapat anda sendiri.

Kalau anda mencoba memaksakan konsep-konsep anda kepada orang lain yang sudah memiliki konsep sendiri, tentu lama-lama akan menjadi konflik.

Biasanya perang antar agama yang pernah terjadi di dunia ini karena memaksa orang lain menuruti konsep sesuai keinginannya.
Mereka tidak mau memahami konsep orang lain, tapi cenderung untuk memaksakan konsepnya agar dipakai orang lain.


klo bagi semua org, gimana cara kalian agar semua org memeluk agama dengan Tian sebagai god nya
Maaf :maaf: saya orang terbuka...jika ada yang bertanya kepada saya tentang KHC akan saya jelaskan semampu saya.
Saya tidak pernah mempunyai pikiran agar semua orang harus menyembah Tian. Tergantung kesadaran pribadi mereka, itu tergantung kedalaman spritual mereka.

Jika ada orang atheis pun yang bisa hidup dengan baik saya juga menghormati dan ingin memahaminya. Tapi tidak berarti saya harus ikut-ikutan atheis juga :D

salam kebajikan

Khutu
August 11, 2009, 12:10
Kalau tidak berasal dari pribadi dan kesadaran anda sendiri, berarti apa anda selama ini cuman ikut-ikutan aja?


ahh..maksud ku bukan untuk pribadi doank, jd boleh dunk aku ngepost sana sini

yup aku membaca ttg impersonal dan personal yg kmu tulis

Jika di Agama Kristen ada Tuhan=Jesus. Nah ini jelas-jelas personal. karena menunjuk pada sosok person.
Jika semisal aja ada agama yang manyatakan tuhan=energi, ini udah termasuk non personal. aku setuju koq
walau ada sedikit salah paham, tp aku setuju :D

yg jd problem, itu... di ajaran kalian ada sifat2 manusia, pernyataan di atas ga masalah buat aku
energi itu mengalami personifikasi, makanya dia menjadi personal
klo dia berhenti hanya enegri dan mengunakan definisi energi yang ada.. ok lah impersonal
klo dia menjelaskan energi yg sifat2 manusia... itu namanya mempersonifikasi energi, dan klo itu jd tuhannya, jadilah tuhan personal

jgn kan energi
klo ada bilang Batu yg dia sembah itu baik , pemurah, dan laen sbagainya, maka sudah di personifikasi,
klo ada yg cuma nyembah batu, kenapa batu? karena batu ada di mana2.. hanya itu, maka di anggap impersonal batu nya

fionatjandra
August 11, 2009, 14:08
@xin_guard:
Saya terus terang sangat kagum dengan tingkat toleransi umat KHC pada umumnya & tingkat kesabaran mod xin_guard khususnya. Dengan membuka topik konsep ke-Tuhan-an, anda dengan berani membuka diri untuk mendiskusikan keyakinan KHC dengan individu2 berkepercayaan lain. Saya bisa bayangkan nasib thread2 serupa di forum agama2 tetangga; jangankan mempertanyakan, menyatakan sesuatu yang jelas2 suatu kebenaran saja bisa langsung kena banned kalau sampai menyinggung keyakinan mereka.

Saya baru ketemu definisi Tuhan personal dan non-personal, yang secara umum dipakai untuk mendeskripsikan ke-Tuhan-an. Mungkin supaya diskusi dengan sdr. Khutu lebih fokus, anda bisa jelaskan kepadanya mana dari ke-2 definisi di bawah yang paling mendekati ke-Tuhan-an dalam KHC.

God is conceived and described as being a personal creator, with a purpose for the creation, intention, actively intervenes in humans' lives and other attributes characteristic of a human person.

God is conceived and described as being non-personal which may have created things but didn't have a hand in mortal affairs and never bothered with prayers nor have any feelings towards humans. "God" can be interpret as being the universe itself and the natural laws governing it.

Semoga bisa sedikit membantu meng-clear-kan perbedaan pendapat antara anda dan sdr. Khutu. Thanks.

fionatjandra
August 11, 2009, 14:08
Double Post

xin_guard
August 12, 2009, 02:02
God is conceived and described as being a personal creator, with a purpose for the creation, intention, actively intervenes in humans' lives and other attributes characteristic of a human person.

God is conceived and described as being non-personal which may have created things but didn't have a hand in mortal affairs and never bothered with prayers nor have any feelings towards humans. "God" can be interpret as being the universe itself and the natural laws governing it.


Hal diatas mungkin merupakan definisi-definisi dari personal god dan non-personal god, definisi yang tentunya dibuat oleh orang yang memiliki pemahaman religius mereka sendiri. Jadi saya juga tidak berani memaksakan definisi-definisi tersebut dengan definisi beberapa agama/ajaran yang lain termasuk KHC.

terimakasih atas bantuannya :)

salam kebajikan

fionatjandra
August 12, 2009, 03:11
Sorry, xin_guard. Saya tidak bermaksud untuk memaksakan ke-Tuhan-an KHC agar masuk ke dalam ke-2 definisi tersebut. Bila memang Ke-Tuhan-an KHC tidak bisa digolongkan ke dalam personal atau non personal, sebetulnya masih banyak definisi2 ke-Tuhan-an yang lain. Atau mungkin KHC memang punya definisi lain yang khusus dan belum bisa dijabarkan secara sempurna oleh sumber2 yang saya dapatkan.

Pada intinya saya mohon maaf bila saya terkesan berusaha mendefinisikan ke-Tuhan-an KHC; saya semata2 hanya menginformasikan definisi personal & non-personal secara umum menurut ensiklopedia atau dictionary. Terima kasih banyak atas perhatiannya.

xin_guard
August 12, 2009, 04:04
@fionatjandra

Tidak usah terlalu dipikirkan sdri fionatjandra. Namanya aja manusia yang memiliki berbagai macam budaya dan konsep hidup yang berbeda.
Konsep-konsep religi yang lahir didunia ini tentu akan sangat banyak sekali jumlahnya. Baik yang terkenal maupun tidak terkenal, baik yang besar maupun yang kecil. JIka ingin berdiskusi bersama saling memahami dan bertukar pikiran harus berjiwa terbuka, berpikiran jernih dan mempunyai niat-niat yang positip untuk pembinaan diri kita masing2x, membuat isi dunia ini lebih damai dan bersahabat, saya rasa itu hal yang cukup bijaksana untuk dilakukan. :)

salam kebajikan

Szayel
August 12, 2009, 08:56
Kalimat ini baru terlintas dalam pikiranku
"Yin yang adalah bentuk keseimbangan dunia.Segala hal (tak peduli hal2 bersifat negatif seperti bencana, kematian dan lainnya sebagainya ataupun kebaikan beserta hal2 positif lainnya) yang terjadi di seluruh dunia adalah perwujudan dari keseimbangan. Hal2 buruk yang terjadi adalah cara alam menyeimbangkan diri dengan tidak baik (dalam perspektif manusia tentunya) sedangkan hal2 baik adalah cara alam menyeimbangkan diri dengan baik."
Bener gak?

Khutu
August 12, 2009, 16:45
[quote]Hal diatas mungkin merupakan definisi-definisi dari personal god dan non-personal god, definisi yang tentunya dibuat oleh orang yang memiliki pemahaman religius mereka sendiri[/quoe]
... jd di sini KHC dgn tian aka tuhan dengan definisi berbeda, dan juga bilang bahwa tuhannya mereka adalah impersonal, dgn definisi berbeda juga
dan itu menurut xin_guard

dan belum tentu umat KHC yg lain sama, karena masing masing mempunyai pemahaman tersendiri
apa lagi dgn umat dari agama laen


saran saya, sebelum ngomong di forum umum, kalo yakin bahwa tuhan impersonal anda memiliki definisi berbeda, maka saat berkata tian impersonal, mohon di jelaskan sekalian impersonalnya menyakut apa aja. kalo ternyata cuma wujud, aku rasa gak ada yg tau wujud asli tuhannya.
sama halnya ternyata personifikasi juga ternyata menurut anda cuma wujud saja, makanya di forum luar keknya aneh deh ada maha ini maha itu, tp ga mau di bilang personifikasi

saran saya :

jika maen di forum umum, paling tidak tau sedikit konsep2 umum (tp menurut saya anda sebenarnya tau konsep umum nya). biar penjelasannya lebih kena, bandingkan konsep umum dgn konsep anda.. kan clear



logikanya:
jd ketika saya org2 di luar ngomong pegasus itu kuda bersayap, anda tiba2 ngomong ttg pegasus tp berjalan dgn 2 kaki, dan ketika di tanya, anda bilang penjelasannya ada di forum khusus kepercayaan anda , yang ternyata kok malah manusia kuda besayap.

hal begini kan jd kelihatan "rancu" di mata saya
saya tidak pernah ke forum kristen, dan muslim untuk memaksa mereka mengubah konsep ketuhanannya
ato memaksa mereka agar tuhannya menjadi impersonal

saya sekedar ingin memastikan apa betul anda tau impersonal (secara umum), tp ternyata tidak ya sudah.

sama seperti analogi saya tg pegasus, saya kesini memastikan yakin yg anda bilang itu pegasus, bukannya malaikat?
ternyata itu pegasus... dgn konsep yang mirip malaikat...tp sayangnya kepalanya kuda, badan manusia, ada tangan manusia, kaki manusia, dan ekor kuda

jadi menurut saya akan lebih baik jika anda menjelaskan langsung di depan :)
supaya orang lain juga tau, bukan hanya orang yg berkunjung ke sini

fionatjandra
August 12, 2009, 22:57
Saya baru saja baca e-book mengenai Tao. Mungkin agama Tao sangat cocok untuk mendeskripsikan ke-Tuhan-an yang non-personal:

The concept of a personified deity is foreign to Taoism, as is the concept of the creation of the universe. Thus, they do not pray as Jews, Christians or Moslems do; there is no God to hear the prayers or to act upon them. They seek answers to life's problems through inner meditation and outer observation.... Each believer's goal is to become one with the Tao.

All Taoist's will agree: The Tao is indefinable...

Something which is indefinable: is outside of human definition by default. However, we can still accept it as indefinable. The Tao by being indefinable... removes all issues of perception in its definition... since perception cannot directly reveal the Tao which is undefined. It's just simply and utterly is: undefined...

If your personal definition of God is: God is indefinable... then the Tao and God at that point merge towards the same concept... Once a person accepts the definition of the Tao as being indefinable, that person by definition has to leave it as undefined... Once you place any definition over such a term... it takes a person further away from the whole concept of the Tao.

Tapi e-book itu juga bilang, secara tradisi masyarakat China adalah polytheistic. Kepercayaan akan dewa2 dan birokrasinya yang menyerupai kekaisaran China sudah menjadi tradisi kepercayaan yang sangat kental. Jadi walau pada dasarnya ajaran Tao murni seperti di atas, tapi pada kenyataannya dalam praktek ajaran Tao juga berasimilasi dengan kebudayaan China setempat.

Mohon koreksinya.

xin_guard
August 13, 2009, 01:28
@khutu

Yang umum itu yang mana? menurut siapa?
Yang umum tentunya menurut pemahaman anda sendiri. Kalau anda berbicara tentang "yang umum", maka anda telah terjebak di pola pikir yang sangat empiris. Pikiran anda telah bener2x terpola oleh yang anda anggap umum itu. Lalu apakah yang umum itu benar?? Apakah yang umum itu subyektif? apakah yang umum itu mengandung niat yang positip untuk kebaikan manusia? Bukankah kita harus berpikir luas dan dalam secara demikian??

Jika ada filsuf yang mengatakan "bumi itu datar", dan dipercaya oleh masyarakat pada waktu itu sebagai "pengetahuan umum", dan tiba-tiba ada filsuf lain yang menyatakan "bumi itu bulat", apakah filsuf yang menyatakan "bumi itu bulat" adalah salah karena tidak mengikuti hal yang umum??

Penjelasan-nya sudah panjang lebar didepan, saya rasa sdr Khutu tinggal membacanya lagi mengulangi dari depan dan mencoba memahaminya kembali.


salam kebajikan

xin_guard
August 13, 2009, 01:43
Tapi e-book itu juga bilang, secara tradisi masyarakat China adalah polytheistic. Kepercayaan akan dewa2 dan birokrasinya yang menyerupai kekaisaran China sudah menjadi tradisi kepercayaan yang sangat kental. Jadi walau pada dasarnya ajaran Tao murni seperti di atas, tapi pada kenyataannya dalam praktek ajaran Tao juga berasimilasi dengan kebudayaan China setempat.

Mohon koreksinya.

Definisi Ketuhanan antara agama Tao dan Agama Khong Hu Cu "terkadang" agak sedikit berbeda. Saya memakai kata "terkadang" disini karena kita harus tahu Agama Dao aliran yang mana dulu?

Tiongkok banyak sekali cerita-cerita legenda / mitos yang merupakan gabungan dari sejarah dan imbuhan bumbu-bumbu cerita rakyat yang turun-temurun. Maka kita harus hati-hati mencerna / mencermatinya.

Selain itu di Tiongkok memang banyak dewa-dewa, tapi juga mengenal Tian secara tradisional. Artinya walaupun rakyat banyak yang buta huruf dan tidak mengenal konsep religi secara benar, namun mereka selalu terlebih dulu bersujud di depan Tian/Tuhan sebelum bersembahyang di hadapan dewa atau para leluhur mereka.

salam kebajikan

xin_guard
August 13, 2009, 01:59
Kalimat ini baru terlintas dalam pikiranku
"Yin yang adalah bentuk keseimbangan dunia.Segala hal (tak peduli hal2 bersifat negatif seperti bencana, kematian dan lainnya sebagainya ataupun kebaikan beserta hal2 positif lainnya) yang terjadi di seluruh dunia adalah perwujudan dari keseimbangan. Hal2 buruk yang terjadi adalah cara alam menyeimbangkan diri dengan tidak baik (dalam perspektif manusia tentunya) sedangkan hal2 baik adalah cara alam menyeimbangkan diri dengan baik."
Bener gak?

Di dalam Khong Hu Cu ada istilah Kesimbangan harmonis.
Seimbang tidak harus 50-50. Tergantung berapa persenkah unsur-unsur yang diperlukan untuk membentuk suatu wujud/keadaan.
Ketidak beresan alam disebabkan unsur-unsur tersebut sudah tidak sesuai dengan porsi/ukurannya.
Di dalam ilmu fengshui sebenarnya adalah ilmu untuk menyeimbangkan unsur-unsur dalam suatu lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia yang lebih baik.

salam kebajikan

Szayel
August 13, 2009, 03:06
Ketidak beresan alam disebabkan unsur-unsur tersebut sudah tidak sesuai dengan porsi/ukurannya.

DKTL, unsur2 tersebut tidak seimbang lagi sehingga menyebabkan kekacauan?
Bukan karena alam hendak menyesuaikan keseimbangan di dalam ketidakseimbangan tersebut?


Di dalam ilmu fengshui sebenarnya adalah ilmu untuk menyeimbangkan unsur-unsur dalam suatu lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia yang lebih baik.

salam kebajikan

Jadi feng shui ini berasal dari KHC?
Aku pikir dari Taoism
Atau malah ke2 2nya? :p

Khutu
August 13, 2009, 03:34
Yang umum itu yang mana? menurut siapa?
Yang umum tentunya menurut pemahaman anda sendiri. Kalau anda berbicara tentang "yang umum", maka anda telah terjebak di pola pikir yang sangat empiris. Pikiran anda telah bener2x terpola oleh yang anda anggap umum itu. Lalu apakah yang umum itu benar?? Apakah yang umum itu subyektif? apakah yang umum itu mengandung niat yang positip untuk kebaikan manusia? Bukankah kita harus berpikir luas dan dalam secara demikian??

yang umum itu artinya yang di ketahui banyak org

telepas dari benar atau salahnya

contoh : kata "kuda" kata ini umum di indonesia, menurujuk ke satu jenis binatang tertentu, walaupun ada org yg mungkin beranggapan lain itu urusannya, its ok, tp kasih penjelasan yg jelas.

kalau masih ngotot bahwa impersonal mu lebih "umum" silakan tanya di forum umum, makna impersonal. bisa? saya yakin anda tidak mampu melakukannya, karena pandangan anda tertutup.

itu bedanya anda dan saya.

sedikit2 cuma bisa bilang "itu hanya menurut pandangan anda sendiri"
bagaimana kalau anda mengecek di forum2 umum , atau keluar dari pola pikir anda, apakah itu hanya menurut pemahaman saya sendiri, ataukah ada org lain juga yg berpandangan seperti saya.
tp saya cukup yakin anda tidak berani melakukannya

Khutu
August 13, 2009, 03:38
Saya baru saja baca e-book mengenai Tao. Mungkin agama Tao sangat cocok untuk mendeskripsikan ke-Tuhan-an yang non-personal:

The concept of a personified deity is foreign to Taoism, as is the concept of the creation of the universe. Thus, they do not pray as Jews, Christians or Moslems do; there is no God to hear the prayers or to act upon them. They seek answers to life's problems through inner meditation and outer observation.... Each believer's goal is to become one with the Tao.

All Taoist's will agree: The Tao is indefinable...

Something which is indefinable: is outside of human definition by default. However, we can still accept it as indefinable. The Tao by being indefinable... removes all issues of perception in its definition... since perception cannot directly reveal the Tao which is undefined. It's just simply and utterly is: undefined...

If your personal definition of God is: God is indefinable... then the Tao and God at that point merge towards the same concept... Once a person accepts the definition of the Tao as being indefinable, that person by definition has to leave it as undefined... Once you place any definition over such a term... it takes a person further away from the whole concept of the Tao.

Tapi e-book itu juga bilang, secara tradisi masyarakat China adalah polytheistic. Kepercayaan akan dewa2 dan birokrasinya yang menyerupai kekaisaran China sudah menjadi tradisi kepercayaan yang sangat kental. Jadi walau pada dasarnya ajaran Tao murni seperti di atas, tapi pada kenyataannya dalam praktek ajaran Tao juga berasimilasi dengan kebudayaan China setempat.

Mohon koreksinya.

mungkin dia kurang bisa menjawabnya, dia bukan dari Tao, dan tidak terlalu peduli dgn Tao
berbeda dgn kita pikiran kita masih bebas untuk meneliti dan mempelajari
unjung2 nya bilang itu cuma pemahaman si penulis sendiri

yup Tao cocok dgn tuhan impersonal, tp di beberapa aliran Tao
tidak semuanya

Khutu
August 13, 2009, 03:54
@khutu
Jika ada filsuf yang mengatakan "bumi itu datar", dan dipercaya oleh masyarakat pada waktu itu sebagai "pengetahuan umum", dan tiba-tiba ada filsuf lain yang menyatakan "bumi itu bulat", apakah filsuf yang menyatakan "bumi itu bulat" adalah salah karena tidak mengikuti hal yang umum??


itu bukan masalahnya
bagai mana jika bumi yg di maksud oleh filsuf pertama dan bumi yg di maksud oleh filfut ke dua berbeda?
atau bagaimana kalao kata datar dan kata bulat artinya sama?

aku permasalahin kata impersonal, bukan tuhan kalian yg impersonal atau tidak
kata impersonal yg kamu maksud berbeda dgn pengertian umum
di luar kmu bilang tian "impersonal"
tp kata impersonal yg kalian pikirkan bukan arti umum, jd saat ngomong di forum umum sebisa mungkin membandingkan kata tersebut dgn arti yg umum (tp keknya kalian ga tau arti kata impersonal yg umum, dan hanya mengunakannya tampa memiliki pengetahuan umum tsb)

sama dgn contoh mu
yg satu bilang "bumi datar" satunya bilang "bumi bulat"
tp 2 org ini memiliki bumi yg berbeda
yg satunya mungkin menyebut papan sebagai bumi, tp tidak menjelaskannya.
dan ketika ada org bilang bumi adalah tempat yg kita tinggali, dan mengambil dari bahasa inggris earth juga pengertiannya dari bahasa inggris
dia menggap bahwa, itu bukanlah bumi yg dia maksud.
dan menggap itu hanya pemikiran orang yg belum mengerti apa maksud bumi yg sebenarnya, tp dia juga tidak menjelaskan. hanya meminta agar org lain menerima bumi nya... karena masing2 orang punya pemahaman sendiri.
begitulah anda menurut saya xin_guard

fionatjandra
August 13, 2009, 05:17
Peace... Peace... Sabar.... :)

Sepertinya masalah sudah jelas. Ini bukan masalah saling menyerang keyakinan / ke-Tuhan-an. Masing2 pihak tidak bermasalah dengan konsep ke-Tuhan-an masing2. Lebih tepatnya ini semua cuma masalah ke-rancu-an bahasa & definisi saja.

Personal: kita ambil dari bahasa Inggris kata dasar person atau latin persona. of, like, or having the nature of a person (feeling & emotion), or rational, self-conscious being. Kalau non-personal berarti kebalikannya.

Nah kalau kita sudah setuju arti baku di atas, now we're talking at the same level in the common ground.

Kalau dari bincang2 yang lalu terus terang memang saya menangkap kalau ke-Tuhan-an KHC mungkin tidak bisa digolongkan 100% non-personal, tapi tidak juga bisa dibilang 100% personal seperti Tuhan agama Samawi.

Kepercayaan umat KHC yang meyakini bahwa Tian adalah asal dari watak sejati yang merupakan kebaikan, serta ritual2 yang merupakan penyembahan kepada sesuatu yang adikuasa menunjukkan adanya suatu hubungan personal antara manusia dan penciptanya.

Disamping kepercayaan di atas umat KHC juga meyakini bahwa segala hukum Tuhan bekerja berdasarkan keseimbangan dan keharmonisan, tidak ada campur tangan sengaja dari Tian untuk merubah nasib, mengabulkan doa, memberi cobaan, atau menimpakan kesialan, semua sudah bekerja sesuai hukum yang ditetapkan Tian, termasuk hukum alam sendiri. Dari sini kita bisa melihat sisi non-personal dari ke-Tuhan-an KHC.

Sorry saya ambil kesimpulan sendiri. Kira2 bagaimana? Mohon koreksinya sekali lagi.

xin_guard
August 13, 2009, 05:59
DKTL, unsur2 tersebut tidak seimbang lagi sehingga menyebabkan kekacauan?
Bukan karena alam hendak menyesuaikan keseimbangan di dalam ketidakseimbangan tersebut?


Alam sudah punya mekanisme.
Misalkan saja gunung yang terus menerus dikeruk bagian bawahnya maka otomatis akan longsor, itu udah hukum alam yang natural.


Jadi feng shui ini berasal dari KHC?
Aku pikir dari Taoism
Atau malah ke2 2nya? :p
Fengshui merupakan pengembangan dari Yi Jing. Yi jing ini pertama ditemukan oleh Fu Xi ( 3500 SM ). Nah, dalam perkembangannya kitab Yi Jing ini dipakai oleh ajaran Tao dan Khong Hu Cu.
Di perkembangannya memang banyak oknum-oknum yang berpikiran sempit dan mengklaim secara sepihak..."ini punya ku..itu bukan punya mu dll"...tapi secara historis jika ditelusuri smuanya memang dari sumber dan dasar yang sama. :D
Mohon bisa dipahami secara bijaksana

salam kebajikan

xin_guard
August 13, 2009, 06:22
@Khutu

Anda tempo hari kan bilang gini:

klo God yg personal..karena mengalami personifikasi
yg impersonal.belum mengalami personifikasi


lalu saya menjawab anda seperti ini:

@khutu
..ujung-ujungnya anda juga mengikuti penjelasan saya tentang impersonal dan non-personal seperti diatas. :D

Lalu anda bilang sepeti ini


yup aku membaca ttg impersonal dan personal yg kmu tulis


Bahkan sebelumnnya sdr Benodhi sebenarnya sudah membantu
menjelaskan seperti ini :

@khutu : yang aku liat sih konsep mereka impersonal
Tapi yah karena banyaknya majas personifikasi, jadinya terkesan seperti personal


lalu saya menimpali sperti ini :

Thanks Ben..sudah membantu menjelaskan :)


Bukankah seharusnya masalahnya sudah beres.
Dari kata-kata sdr Benodhi itu cukup mewakili untuk menjelaskan secara singkat dan padat.
Clear kan ::v::

Szayel
August 13, 2009, 06:48
Alam sudah punya mekanisme.
Misalkan saja gunung yang terus menerus dikeruk bagian bawahnya maka otomatis akan longsor, itu udah hukum alam yang natural.


Aku masih bingung...
Alam punya mekanisme...okay, aku nyambung di situ
Tapi apakah kekacauan termasuk bagian mekanisme keseimbangan ini?
Atau karena mekanisme keseimbangan ini terganggu sehingga menyebabkan kekacauan?
I prefer the first one...

xin_guard
August 13, 2009, 06:58
Kepercayaan umat KHC yang meyakini bahwa Tian adalah asal dari watak sejati yang merupakan kebaikan, serta ritual2 yang merupakan penyembahan kepada sesuatu yang adikuasa menunjukkan adanya suatu hubungan personal antara manusia dan penciptanya.

Ibaratnya Tuhan itu seorang programer, Tuhan menginstal ke raga kita dengan program yang sudah ditetapkan. Tiap orang tentu memiliki program berbeda, namun program itu tentunya semua program itu bersifat baik.
Program/software tersebut adalah Watak Sejati

Tinggal manusianya aja yang bisa membina diri dan menggunakan program tersebut dengan baik atau tidak. Jika manusianya tidak pernah update antivirus dan terlalu sering browsing di internet di situs yang berbahaya, bisa kena virus semua tuh komponen di softwarenya..ntar bisa down dan nge-hank lagi :)

Tapi ini cuman sekedar ilustrasi/analogi yang kasar lho..jangan diasosiasikan terlalu mendetail bahwa Tuhan itu seorang programer yang berarti personal hehehehe.... :D..:D



tidak ada campur tangan sengaja dari Tian untuk merubah nasib, mengabulkan doa, memberi cobaan, atau menimpakan kesialan, semua sudah bekerja sesuai hukum yang ditetapkan Tian, termasuk hukum alam sendiri.

Saya pernah cerita bahwa Tian itu membuat sistem yang sangat ruwet. dan Tian juga konsisten didalam sistem tersebut. Saya rasa Tian tidak usah susah-susah bekerja, karena ada sistem yang sudah bekerja dengan sendirinya. Tinggal tergantung dari manusianya untuk mengeksplorasi dan membina dirinya sendiri dengan baik sesuai dengan watak sejatinya.

salam kebajikan

fionatjandra
August 13, 2009, 10:22
Ibaratnya Tuhan itu seorang programer, Tuhan menginstal ke raga kita dengan program yang sudah ditetapkan. Tiap orang tentu memiliki program berbeda, namun program itu tentunya semua program itu bersifat baik.
Program/software tersebut adalah Watak Sejati
Tinggal manusianya aja yang bisa membina diri dan menggunakan program tersebut dengan baik atau tidak. Jika manusianya tidak pernah update antivirus dan terlalu sering browsing di internet di situs yang berbahaya, bisa kena virus semua tuh komponen di softwarenya..ntar bisa down dan nge-hank lagi :)
Tapi ini cuman sekedar ilustrasi/analogi yang kasar lho..jangan diasosiasikan terlalu mendetail bahwa Tuhan itu seorang programer yang berarti personal hehehehe.... :D..:D

Hehehehe... ya ngga dong... Mungkin kesan personal disini karena umat KHC berkeyakinan bahwa Tuhan memberikan watak sejati yang bersifat baik. Keyakinan akan Tuhan yang memiliki sifat baik inilah yang memberi kesan ke-Tuhan-an yang personal. Karena sesuatu yang netral seperti program, hukum, sistem atau energi, tidak bisa dikatakan bersifat baik atau buruk. Mungkin analoginya seperti seorang ibu yang berusaha memberikan pendidikan moral yang baik kepada anaknya. Dan umat KHC merespon kebaikan Tian dengan doa. Hubungan 2 arah ini tentunya hanya bisa dilakukan oleh 2 pihak yang saling memiliki kesadaran & watak. Kesadaran & watak inilah yang memberi kesan akan sisi personal dari Tian.


Saya pernah cerita bahwa Tian itu membuat sistem yang sangat ruwet. dan Tian juga konsisten didalam sistem tersebut. Saya rasa Tian tidak usah susah-susah bekerja, karena ada sistem yang sudah bekerja dengan sendirinya. Tinggal tergantung dari manusianya untuk mengeksplorasi dan membina dirinya sendiri dengan baik sesuai dengan watak sejatinya.
salam kebajikan

Oke, jadi disini umat KHC berkeyakinan bahwa ada suatu sistem sempurna yang sudah bekerja dengan sendirinya. Menurut saya ini sudah cukup menjelaskan kata non-personal.

Jadi secara umum ke-Tuhan-an KHC bisa disimpulkan sebagai personal sekaligus non-personal. Fuuuh.... berat juga yah filosofinya.... I've never felt so dumb like this before...::cry:: mohon petunjuknya.

Khutu
August 13, 2009, 13:37
duh xin, aku baca... yg kmu jelasin ttg impersonal di atas aku setuju
bagian ini aku ga ngerti loh
Sedangkan non personal tepatnya lebih berarti none=tidak, personal=manusia / pribadi.

Misalnya non personal selling, berarti penjualan yang tidak memakai tenaga manusia secara langsung ( tidak memakai sales )
contohnya adalah : iklan poster, iklan-iklan di media cetak.
Jadi artinya tidak diperlukan kehadiran fisik manusianya.

Awalnya temen-temen berdiskusi menggunakan kata non-personal, kemudian anda misalnya lebih suka memakai kata impersonal. Dan sebenarnya ini memiliki arti yang berbeda jika kita menelitinya secara benar.

jd aku lewatin, aku ambil contohnya aja

Jika di Agama Kristen ada Tuhan=Jesus. Nah ini jelas-jelas personal. karena menunjuk pada sosok person.
Jika semisal aja ada agama yang manyatakan tuhan=energi, ini udah termasuk non personal.

dan.. ternyata..pada saat aku lagi quote...

aku membaca bagian ini, sry kelewatan
Kemudian jika dikatakan "energi mencintai mahluk hidup", nah ini tidak bisa digolongkan impersonal. Tapi energi tersebut masih termasuk non-personal.

itu namanya personifikasi .... dan nanti hasilnya personal
sry banget ga baca, tp coba kmu cek di org selain aku, tp menurutku itu udah termasuk personifikasi

yup aku udah ngerti tentang watak sejati, itu bukan masalah bagi ku
kmu ingat xin, aku berkali2 bertanya ttg berdoa terhadap tian (hal ini tidak pernah kmu jawab)

pernahkah kmu berpikir bahwa sebuah hukum ato sistim yg kmu kenal selain tian bisa menjawab doa? mendengar doa? mengerti doa? atau bahkan berbuat sesuatu


tambahan neh buat xin guard

non personal tidak sama dan impersonal


Nonpersonal

1. (adj) nonpersonal
lacking personality
Antonyms: personal


impersonal

1. (adj) impersonal
not relating to or responsive to individual persons
Synonyms: neutral
Antonyms: face-to-face, individual(a), own(a), ad hominem, subjective, personalized, private, personal, individualised, in-person, ain, individualized, person-to-person, personalised, in the flesh(p)

2. (adj) impersonal, neutral
having no personal preference
Synonyms: achromatic, electroneutral, inert, impersonal, indifferent, neutral
Antonyms: personalized, ain, subjective, private, individualized, face-to-face, individualised, individual(a), personalised, in-person, person-to-person, in the flesh(p), ad hominem, own(a), personal


jd kita ga bahas non-personal, tp bahasnya impersonal , ok

Khutu
August 13, 2009, 13:37
Sory Khutu..kamu double post..aku delete yang ini ya...

xin_guard
August 14, 2009, 02:17
@Khutu

Kemudian jika dikatakan "energi mencintai mahluk hidup", nah ini tidak bisa digolongkan impersonal. Tapi energi tersebut masih termasuk non-personal.

impersonal=tidak terpersonifikasi
"tidak bisa digolongkan impersonal"= bukan termasuk impersonal= ada personifikasi.
dari kalimat diatas benerkan... maksudnya energi itu memang udah terpersonifikasi

Beres kan...:)

Tentang doa..doanya aku jawab kapan2 aja ya...yang ini diberesin dulu hehehehe.....:D

xin_guard
August 14, 2009, 02:41
Aku masih bingung...
Alam punya mekanisme...okay, aku nyambung di situ
Tapi apakah kekacauan termasuk bagian mekanisme keseimbangan ini?
Atau karena mekanisme keseimbangan ini terganggu sehingga menyebabkan kekacauan?
I prefer the first one...

Menurut saya dua-duanya bisa aja terjadi.
Bisa jadi kekacauan sementara ( bagi manusia ) untuk mencapai kesimbangan sesuai dengan hukum alam yang berlaku.

Khutu
August 14, 2009, 04:27
"tidak bisa digolongkan impersonal"= bukan termasuk impersonal= ada personifikasi.
setelah di personifikasi, maka jd personal gitu xin

btw, skrg kamu dah ngerti perbedaan kata "non-personal" dan "impersonal" ?

pertanyaan ku tian itu impersonal god?

klo jawab iya, yah pertanyaan berikut ku ttg doa itu, soalnya klo kalian menggap tian tidak bisa berbuat apa2 ttg doa (karena impersonal), buat apa doa nya?

xin_guard
August 14, 2009, 04:52
pertanyaan ku tian itu impersonal god?

Tian itu bukan sosok personal, bukanlah seolah-olah sekedar manusia yang namanya tian.
Kata-kata yang menunjukkan personifikasian itu adalah ungkapan dari manusia untuk menunjukkan rasa hormat dan pemuliaan pada Nya.

Tian adalah Maha Pencipta, dan Khong Hu Cu adalah agama yang menjunjung tinggi Kesusilaan. Tian tentu jauh lebih tinggi derajatnya dari manusia. Bersujud kepada Tian sebagai Sosok Yang Maha Agung otomatis menggunakan ungkapan-ungkapan yang penuh kesusilaan.

Jika kita malah menghindari menggunakan kata-kata personal untuk mengekspresikan segalanya tentang Tian kan jadinya malah aneh kan.


klo jawab iya, yah pertanyaan berikut ku ttg doa itu, soalnya klo kalian menggap tian tidak bisa berbuat apa2 ttg doa (karena impersonal), buat apa doa nya?

dari mana anda tahu kok Tian itu tidak bisa berbuat apa2 ttg doa?

Khutu
August 14, 2009, 04:58
hmm.. aku ga bertanya ttg pesonal, aku bertanya ttg impersonal
personal itu lawan katanya impersonal dan non-personal
dari pada nyambung ke non -personal
aku tanya ttg impersonal

jd pertanyaan ku apakah tian itu impersonal god?


dari mana anda tahu kok Tian itu tidak bisa berbuat apa2 ttg doa?

aku ga tau kok, aku cuma berandai seandainya di masukan ke impersonal

ingat arti impersonal adalah :

1. (adj) impersonal
not relating to or responsive to individual persons

xin_guard
August 14, 2009, 06:02
jd pertanyaan ku apakah tian itu impersonal god?


Sudah aku jelasin diatas lho...
Asal mulanya kita ada istilah
impersonal yang berlawanan dengan personal.
Setelah pemahaman diskusi berkembang menjadi tiga istilah:
personal >< Non Personal >< Impersonal.
Coba anda analisa sendiri kira-kira dari penjelasan saya diatas itu Tian anda kategorikan sebagai apa.

salam kebajikan

fionatjandra
August 14, 2009, 06:10
@ xin_guard:

Arti kata Personal itu tidak terbatas hanya pada sosok atau wujud yang menyerupai manusia saja. Memiliki kesadaran juga merupakan sifat dari personal.

Sdr. Khutu bertanya: buat apa berdoa pada suatu yang impersonal, impersonal disini adalah lawan dari personal, yang artinya tidak punya kesadaran, tidak responsif.

Kalau kita percaya langit adalah suatu yang impersonal (dalam arti tidak memiliki kesadaran / tidak responsif), bukankah sangat aneh bila kita berdoa kepada langit minta hujan? Jangankan menjawab doa, memiliki kesadaran saja tidak, jadi buat apa kita berdoa kepada sesuatu yang impersonal?

Ini hanya ide saja, jangan dianggap sebagai pemaksaan keyakinan.
Apakah mungkin kalau kata non-personal / impersonal pada Tian hanyalah terbatas pada wujud / sosok? Karena saya perhatikan, personifikasi pada Tian tidak hanya berupa kata/ungkapan sebatas rasa hormat, melainkan lebih pada keyakinan bahwa Tian memiliki kesadaran & bersifat baik, serta keyakinan adanya hubungan 2 arah antara Tian dengan manusia.
Contoh: Kita tidak bisa memohon pada sistem atau hukum, tapi kita bisa memohon pada pencipta hukum tersebut... betul tidak? Bukankah dengan begitu, kita berarti memiliki keyakinan bahwa pencipta hukum adalah sesuatu yang memiliki kesadaran sehingga memiliki kemampuan untuk merespon dan mengabulkan permohonan kita? Dari sini kita bisa simpulkan bahwa pencipta hukum itu adalah suatu yang personal, walau mungkin secara wujud atau sosok bukan manusia (non-personal).

Ini cuma logika saya saja, masuk akal tidak?

Szayel
August 14, 2009, 06:34
Menurut saya dua-duanya bisa aja terjadi.
Bisa jadi kekacauan sementara ( bagi manusia ) untuk mencapai kesimbangan sesuai dengan hukum alam yang berlaku.

Itu berarti bagian pertama dunk...
Kekacauan (yah, tentunya dalam perspektif manusia hal tersebut dibilang kekacauan) adalah bagian dari keseimbangan itu sendiri
Maksudku, jadinya yah keseimbangan itu sendiri selalu eksis dan tak pernah terganggu dan bagian dari keseimbangan ini adalah kekacauan
Beda lho dengan istilah keseimbangan bisa terganggu sehingga harus memulihkan dirinya setelah kekacauan

xin_guard
August 14, 2009, 08:59
@Benodhi
Mekanisme alam itu sangat-sangat kompleks...jadi keduanya menurutku bisa terjadi.

salam kebajikan

xin_guard
August 14, 2009, 09:34
@fionatjandra

Arti kata Personal itu tidak terbatas hanya pada sosok atau wujud yang menyerupai manusia saja. Memiliki kesadaran juga merupakan sifat dari personal.


Merujuk dari kata diatas, jika non-personal berarti bisa diartikan tidak memiliki sifat personal juga, bisa melebar termasuk ungkapan majas-majas yang digunakan. Jelas ada pelebaran definisi disini.
Kalau jawaban saya mengikuti pola definisi yang melebar dari personal, non-personal dan impersonal nanti lama-lama saya jadi melantur keluar dari konsep yang diajarkan di KHC. :)

Jika berbicara tentang kesadaran, secara logika Maha Pencipta tentunya harus memiliki kesadaran yang jauh lebih tinggi lagi.
Tapi sejauh apa kesadaran yang dimiliki manusia??
Bahkan kesadaran level lain yang disebut sebagai "alam bawah sadar" sedikit manusia yang bisa mengendalikannya/memahaminya.

Manusia hidup memiliki batas kesadaran. Kesadaran umum ialah apa yang ada disekitar kita saat ini. Itu adalah kesadaran yang tertinggi yang dimiliki manusia normal pada umumnya. Manusia hanya merespon semua hal yang ada di level kesadarannya.
Semua konsep Ketuhanan dan sifat-sifat Tuhan sebenarnya sangat wajar jika diekspresikan didalam kesadaran umum manusia itu sendiri.
Jika konsep tuhan diekspresikan sebagai benda mati yang tak punya kesadaran, bukankah itu sama saja merendahkan apa yang dianggap tinggi oleh manusia??


saya rasa dibawah ini penjelasan sederhana dari saya

Tian itu bukan sosok personal, bukanlah seolah-olah sekedar manusia yang namanya tian.
Kata-kata yang menunjukkan personifikasian itu adalah ungkapan dari manusia untuk menunjukkan rasa hormat dan pemuliaan pada Nya.

Tian adalah Maha Pencipta, dan Khong Hu Cu adalah agama yang menjunjung tinggi Kesusilaan. Tian tentu jauh lebih tinggi derajatnya dari manusia. Bersujud kepada Tian sebagai Sosok Yang Maha Agung otomatis menggunakan ungkapan-ungkapan yang penuh kesusilaan.

Jika sudah memahami hal yang saya tulis diatas ini, maka akan memiliki sebuah " jembatan" untuk menuju kepemahaman Agama KHC selanjutnya.

Di Ajaran KHC bersembahyang / berdoa itu tidak sekedar memohon sesuatu, minta pengampunan dll.
Upacara sembahyang dan peribadatan kepada Tuhan dan arwah sangat erat dengan kesusilaan.
Menurut Nabi Kongzi, tata ibadah dan upacara sembahyang adalah pilar utama membangun masyarakat dan negara. Negara akan kuat apabila moralitas pemimpin dan rakyatnya didasari iman kepada Tuhan
Melakukan ibadah menurut aturan yang sudah ditentukan agama Khonghucu adalah melatih orang berdisiplin dan berbuat susila. Membangun ketertiban dan kesusilaan ( Li / 礼 ) dalam masyarakat dimulai dari mendidik setiap individunya berdisiplin dan bertanggung jawab.

Semoga mendapatkan pemahaman baru

salam kebajikan

Khutu
August 14, 2009, 10:01
tidak merujuk begi xin guard,
sama kek bahasa indonesia, apa arti kata "bisa"
salah satunya bisa berarti dapat, bisa juga racun

arti kata personal itu juga macam2
ini arti kata personal


adj.

1. Of or relating to a particular person; private: “Like their personal lives, women's history is fragmented, interrupted” (Elizabeth Janeway).
2.
1. Done, made, or performed in person: a personal appearance.
2. Done to or for or directed toward a particular person: a personal favor.
3. Concerning a particular person and his or her private business, interests, or activities; intimate: I have something personal to tell you.
4.
1. Aimed pointedly at the most intimate aspects of a person, especially in a critical or hostile manner: an uncalled-for, highly personal remark.
2. Tending to make remarks, or be unduly questioning, about another's affairs: As the student debate got heated, it got personal.
5. Of or relating to the body or physical being: personal cleanliness.
6. Relating to or having the nature of a person or self-conscious being: belief in a personal God.
7. Law. Relating to a person's movable property: personal possessions.
8. Grammar. Indicating grammatical person.

untuk kasus god , artinya yg no 6 ( mempunyai hubungan atau memiliki sifat manusia atau memiliki kesadaran)

inilah kesalahan dasar dan memang kesalahan umum, mengunakan bahasa asing tp tidak mengetahui arti nya (aku juga kok sering seperti itu)

ini lah sebabnya aku berkali2 bertanya apa arti personal dan impersonal menurut kalian

Khutu
August 14, 2009, 10:01
analisa ku, tian = personal , bagaimana menurut anda?

kata non-personal sendiri jarang di pakai untuk membahas tuhan atau god
yg umum dipakai biasanya personal dan impersonal

Khutu
August 14, 2009, 10:46
Sudah aku jelasin diatas lho...

personal >< Non Personal >< Impersonal.



hmm tanda "><" artinya kontra ?

personal kontra dgn non-personal, dan impersonal (itu betul)
tp non-personal tidak kontra dgn impersonal, tp berbeda

contoh kata baik
baik kontra dgn tidak baik, rusak, buruk, nakal
tp jahat tidak kontra dengan rusak , tp memang artinya berlainan
baik >< rusak >< nakal

barang baik kontra dgn barang rusak
tp barang rusak tidak kontra dgn barang jahat, karena kata nakal tidak umum di pakai untuk kualitas barang :)
kata rusak idak berlwanan dgn nakal, tp berbeda arti

begitulah kira-kira

fionatjandra
August 14, 2009, 11:15
@fionatjandra
Jika berbicara tentang kesadaran, secara logika Maha Pencipta tentunya harus memiliki kesadaran yang jauh lebih tinggi lagi.
Tapi sejauh apa kesadaran yang dimiliki manusia??
Bahkan kesadaran level lain yang disebut sebagai "alam bawah sadar" sedikit manusia yang bisa mengendalikannya/memahaminya.
Manusia hidup memiliki batas kesadaran. Kesadaran umum ialah apa yang ada disekitar kita saat ini. Itu adalah kesadaran yang tertinggi yang dimiliki manusia normal pada umumnya. Manusia hanya merespon semua hal yang ada di level kesadarannya.
Semua konsep Ketuhanan dan sifat-sifat Tuhan sebenarnya sangat wajar jika diekspresikan didalam kesadaran umum manusia itu sendiri.
Jika konsep tuhan diekspresikan sebagai benda mati yang tak punya kesadaran, bukankah itu sama saja merendahkan apa yang dianggap tinggi oleh manusia??

Oke dengan penjelasan anda di atas semua sudah klop. Dengan tingkat kesadaran normal saja sesuatu tidak bisa lagi dikatakan non-personal / impersonal, apalagi bila KHC meyakini bahwa Tian memiliki tingkat kesadaran yang jauh lebih tinggi.

Saya juga setuju, bila kita mengekspresikan konsep Tuhan sebagai sesuatu yang tidak memiliki kesadaran seperti hanya berupa hukum atau sistem atau benda, sama saja dengan merendahkan Tuhan tersebut. Begitu pula halnya bila kita menggunakan kata2 seperti non-personal / impersonal yang berkonotasi langsung untuk mendefinisikan benda mati tanpa kesadaran, sama saja dengan merendahkan kesadaran tingkat tinggi yang dimiliki Tian.


saya rasa dibawah ini penjelasan sederhana dari saya
Jika sudah memahami hal yang saya tulis diatas ini, maka akan memiliki sebuah " jembatan" untuk menuju kepemahaman Agama KHC selanjutnya.
Di Ajaran KHC bersembahyang / berdoa itu tidak sekedar memohon sesuatu, minta pengampunan dll.
Upacara sembahyang dan peribadatan kepada Tuhan dan arwah sangat erat dengan kesusilaan.
Menurut Nabi Kongzi, tata ibadah dan upacara sembahyang adalah pilar utama membangun masyarakat dan negara. Negara akan kuat apabila moralitas pemimpin dan rakyatnya didasari iman kepada Tuhan
Melakukan ibadah menurut aturan yang sudah ditentukan agama Khonghucu adalah melatih orang berdisiplin dan berbuat susila. Membangun ketertiban dan kesusilaan ( Li / 礼 ) dalam masyarakat dimulai dari mendidik setiap individunya berdisiplin dan bertanggung jawab.
Semoga mendapatkan pemahaman baru
salam kebajikan

Dengan pemahaman Tian sebagai pemilik Kesadaran yang MAHA tinggi. Berikutnya tidak terlalu sulit lagi untuk memahami basic kepercayaan KHC mengenai kedisiplinan, susila & tanggung jawab yang bersumber pada Watak Sejati & moral yang didasari iman kepada Tuhan. Karena pada dasarnya untuk menghasilkan sesuatu yang diyakini sebagai watak sejati diperlukan kesadaran tingkat tinggi. Dan tentunya tidak logis bila kita meyakini bahwa watak sejati dihasilkan oleh benda non-personal/impersonal tanpa kesadaran.

Saya masih belum tahu apakah kata personal bisa menggambarkan konsep ke-Tuhan-an KHC, tapi yang sangat pasti konsep tian sangat jauh dari konsep non-personal atau impersonal god yang diyakini oleh Einstein & Baruch Spinoza.

Terima kasih atas segala petunjuknya yang membuka pikiran & mata saya. Maaf telah merepotkan. :maaf:

dragonballz
August 14, 2009, 14:39
Oke dengan penjelasan anda di atas semua sudah klop. Dengan tingkat kesadaran normal saja sesuatu tidak bisa lagi dikatakan non-personal / impersonal, apalagi bila KHC meyakini bahwa Tian memiliki tingkat kesadaran yang jauh lebih tinggi.
Kalau boleh saya coba jelaskan sedikit lagi konsep Tian dalam agama KHC yg kadang menimbulkan kerancuan bagi orang awam, bahkan mungkin bagi umatnya sendiri yg belum mendalami.
Hakekat Tian adalah tidak dapat diperkirakan dan ditetapkan karena sudah diluar batas kemampuan maupun pola pikir manusia, dan dilambangkan sebagai Wu Cik / Bu Kik (bulatan kosong), ini sebenarnya inti dari konsep Tian dalam agama KHC.
Namun kalau manusia mengambil dari point ini, maka tidak ada yang bisa dijelaskan mengenai Tian, karena sudah diluar batas kemampuan manusia.
Dalam Daoism, ada penjelasan yg esensinya sama, yaitu Dao yg dapat dibicarakan, bukanlah Dao. Dao dalam Daoism dan Tian dalam KHC sebenarnya merujuk pada hal yg sama (ini menurut pemikiranku lho).

Maka manusia dalam usaha untuk mengenal Tian, setidaknya sifat kuasaNya, maka mengambil konsep yg ada disekitar manusia dan masih dapat dipahami oleh manusia, yaitu merujuk pada hukum Tian, yaitu Yin Yang.
Konsep Yin Yang tersebut, meliputi hal yang sangat luas, oleh tenaga, kekuatan Yin Yang, yang mendasari tersebtuknya segala sesuatu yg ada di alam semesta ini (bicara secara makro), bahkan segala sesuatu yg ada disekitar manusia dan manusia itu sendiri tidak luput dari konsep Yin Yang.
Konsep Yin Yang sendiri cakupannya sangat sangat luas, dibicarakan secara sederhana, muncul sebagai hukum keseimbangan alam, dibicarakan secara luas dan dalam, merupakan yg mendasari segala sesuatu terbentuk di alam semsta ini.

Kembali pada konsep Tian dengan acuan pada hukum Tian yang dikembangkan, maka selanjutnya dikenal Tian sebagai Maha menjalin, Maha meliputi, maha abadi hukumNya, dll.
Ini memang tidak luput dari personifikasi dan artinya sebagai personal God, ini kalau dilihat dari konsep secara kasar yg diambil dari acuan hukumNya. Namun ini juga merupakan satu2nya cara untuk lebih mengenal Tian lewat hukum2Nya.
Hal ini juga diyakini umat KHC merupakan satu2nya jalan untuk dapat "dekat" kepada Tian. Dengan ajaran2 yg dasarnya diambil dari HukumNya, bila manusia dapat sempurna menjalankannya, secara otomatis selaras dengan hukumNya, dan dengan selaras, sejalan, harmonis dengan hukumNya, pada akhirnya manusia akan dapat mengenal Tian dengan lebih baik dan pasti.
Seperti yg ada dalam kitab Tiong Yong / tengah sempurna, bila seseorang telah mencapai puncak Iman (sempurnanya manusia), maka dia akan seperti malaikat (memiliki kemampuan yg jauh melebihi manusia), inilah tahap selanjutnya dari agama KHC, bila telah mencapai tahap ini, dikatakan juga dalam kitab yg sama, dia akan dapat membantu Tian menyempurnakan segenap wujud, membantu terwujudnya peleburan antara langit dan bumi (konsep Khian - Khun yang membentuk Thai Cik) (kata2 tepatnya lupa, intinya kira2 seperti itu), tapi jangan tanya maksud kata2 terakhir ini, saya masih sangat-sangat jauh dari hal itu.

Jadi kesimpulannya, orang2 yang melihat Tian dipersonifikasikan sebagai personal, maka mereka menganggap Tian personal, dan ini memang yg banyak disalahpahami.
Lalu apakah Tian sebenarnya punya sifat seperti itu, who's know, hal itu sudah diluar kemampuan manusia biasa, mungkin kalau manusia dapat mencapai sempurnanya sebagai manusia dan dengan demikian akan selaras dengan hukum Tian, mungkin dia akan memiliki pemahaman yg baru dan lebih benar akan Tian.
Dengan penggunaan sifat2 Tian yg positif, dan menjalankan ajaran yg sifatnya positif, hal ini diyakini sebagai salah satu jalan manusia untuk sampai pada pengertian yg sebenarnya akan hakekat Tian.
Jadi perjalanan pembinaan diri umat KHC sangatlah panjang, yang seumur hidup mungkin belum dapat tuntas.
Semoga uraian yg sangat singkat ini dapat membantu anda untuk lebih memahami kami, khususnya agama KHC. terima kasih.:maaf:::cry::

fionatjandra
August 14, 2009, 15:41
@ dragonballz:
Terima kasih banyak atas penjelasannya. Seperti yang anda katakan di atas, masalah personifikasi Tian akibat pemahaman manusia yang terbatas, sebenarnya bukanlah yang mendasari pengertian personal/non-personal/impersonal pada konsep ke-Tuhan-an KHC. Melainkan lebih ke masalah kepercayaan umat KHC yang meyakini bahwa tian bukanlah benda mati yang non-personal/impersonal tanpa kesadaran. Sebaliknya Tian diyakini sebagai sesuatu dengan tingkat kesadaran tinggi jauh melebihi manusia, serta tambahan lagi kepercayaan dimana terdapat hubungan 2 arah antara manusia dan Tian.

Saya tidak menyimpulkan Tian sebagai personal karena banyak kondisi2 yang tidak mendukung sifat2 personal. Tapi bisa dipastikan bahwa Tian bukanlah sesuatu yang non-personal atau impersonal. Karena penggunaan kata non-personal/impersonal sangat merendahkan sesuatu yang diyakini memiliki tingkat kesadaran tinggi.

Khutu
August 14, 2009, 17:03
well aku menyimpulkan tian sebagai personal god

karena dia mempunyai kesadaran (akal)

kata personal dalam membahas ini (dalam berbicara ttg god)

- menpunyai hubungan dgn manusia ( hal ini berupa Doa, dan jawaban, tanda dll)
atau
-mempuyai sifat manusia
atau
- mempunyai kesadaran

dgn point2 di atas, menurutku yah masuk personal

xin_guard
August 15, 2009, 01:18
well aku menyimpulkan tian sebagai personal god
karena dia mempunyai kesadaran (akal)
kata personal dalam membahas ini (dalam berbicara ttg god)
- menpunyai hubungan dgn manusia ( hal ini berupa Doa, dan jawaban, tanda dll)atau-mempuyai sifat manusia
atau
- mempunyai kesadaran
dgn point2 di atas, menurutku yah masuk personal

Ya terserah saudara Khutu menyimpulkan apa sesuai tingkat pemahaman anda. Terimakasih telah memeriahkan sub forum Khong Hu Cu dan Tao :)
Semoga diskusi ini bermanfaat bagi kita semua

salam kebajikan

xin_guard
August 15, 2009, 01:23
................
Saya masih belum tahu apakah kata personal bisa menggambarkan konsep ke-Tuhan-an KHC, tapi yang sangat pasti konsep tian sangat jauh dari konsep non-personal atau impersonal god yang diyakini oleh Einstein & Baruch Spinoza.

Terima kasih atas segala petunjuknya yang membuka pikiran & mata saya. Maaf telah merepotkan. :maaf:

Sama-sama sdr Fiona, trimakasih telah berdiskusi dengan terbuka di Forum Khong Hu Cu ini, dan tentu ikut menambah wawasan kita semua juga.

salam kebajikan

Khutu
August 15, 2009, 01:33
@xin_guard
pertannyaan ku ga di jawab nih?
menurut kmu termasuk apa?

xin_guard
August 15, 2009, 04:30
@xin_guard
pertannyaan ku ga di jawab nih?
menurut kmu termasuk apa?

sdh aku jawab kok..di semua postinganku diatas. :)

Khutu
August 15, 2009, 09:56
ga ngerti maksud mu, jawabannya ngambang...
soalnya di tanya impersonal ato personal jawabannya malah menjelaskan tian, unjung2nya gak milih..
susah yah? soalnya kontraversi dgn pernyataan sebelumnya :)

xin_guard
August 18, 2009, 03:14
ga ngerti maksud mu, jawabannya ngambang...
soalnya di tanya impersonal ato personal jawabannya malah menjelaskan tian, unjung2nya gak milih..
susah yah? soalnya kontraversi dgn pernyataan sebelumnya :)

Anda sekedar menginginkan jawaban dari pihak lain yang harus seperti pikiran anda sendiri :)

Khutu
August 18, 2009, 16:44
hehehehe, bukan pikiran saya sendiri, itu umum kok
kan udah saya kasih contoh, kasih pengertian, "kata" nya secara umum, bahkan memakai contoh bahasa indonesia.

hanya memang seh, ga semua org open minded, bahkan sekedar menerima kesalahan pemahaman "kata" asing saja sulit.

xin_guard
August 19, 2009, 01:59
@Khutu
anda berusaha membuat pemikiran anda sendiri sebagai standart umum. :)

Bukankah itu berarti

Anda sekedar menginginkan jawaban dari pihak lain yang harus seperti pikiran anda sendiri

::v::

Maaf tidak bisa membantu anda lagi, saudara Khutu bebas menyimpulkan sesuai tingkat pemahaman anda sendiri.
Terimakasih sekali lagi telah memeriahkan sub forum Khong Hu Cu dan Tao :maaf:

salam kebajikan

Khutu
August 19, 2009, 12:41
...
kok bisa pikiran ku

xin guard
sebaiknya kalau tidak mengerti bahasa inggris cari tau dulu apa artinya

klo aku baca pemahaman mu :
pesonal =manusia, non-personal =bukan manusia

bukankah begitu?

justru setelah konsep tian mu di babarkan maka aku bisa ambil kesimpulan klo konsep tianmu personal (lihat kamu bahasa inggris klo ada... cek arti kata personal)
sebelumnya aku berpikir bahwa tian mu impersonal (netral)

nah skg masalahnya kamu bisa gak terima klo tian mu personal
dalam bahasa indonesia mu tian mu itu mempunyai kesadaran, mempuyai hubungan dgn manusia timbal balik, dan mempuyai sifat2 manusiawi yg baik

aku ga bilang tian mu manusia loh

sekali lagi ini bukan masalah konsep
ini masalah definisi, dan bukan masalah definisi tian
definisi bahasa inggris (kamus inggris ke inggris di sarankan)
yaitu personal, dan non-personal dan impersonal

Khutu
August 19, 2009, 12:41
...
kok bisa pikiran ku

xin guard
sebaiknya kalau tidak mengerti bahasa inggris cari tau dulu apa artinya

klo aku baca pemahaman mu :
pesonal =manusia, non-personal =bukan manusia

bukankah begitu?

justru setelah konsep tian mu di babarkan maka aku bisa ambil kesimpulan klo konsep tianmu personal (lihat kamu bahasa inggris klo ada... cek arti kata personal)
sebelumnya aku berpikir bahwa tian mu impersonal (netral)

nah skg masalahnya kamu bisa gak terima klo tian mu personal
dalam bahasa indonesia mu tian mu itu mempunyai kesadaran, mempuyai hubungan dgn manusia timbal balik, dan mempuyai sifat2 manusiawi yg baik

aku ga bilang tian mu manusia loh

sekali lagi ini bukan masalah konsep
ini masalah definisi, dan bukan masalah definisi tian
definisi bahasa inggris (kamus inggris ke inggris di sarankan)
yaitu personal, dan non-personal dan impersonal

Khutu
August 19, 2009, 12:47
hmm, apa fanatik berlebihan ya? hanya masalah bahasa sampai tidak mau tau?
ato ego?

aku saja pernah cari tau bedanya kata haram (yg dilarang) dan mesjid al haram ( mesjid suci), apa bedanya
org islam udah tau bisanya perbedaannya (soalnya mereka di ajar bahasa arab)
nah kmu, di kasih tau arti sebenarnya dlm bahasa inggris, malah mati2an menolak, udah gitu, ga nyoba cari tau

emang beda sih open minded dan yg bukan

xin_guard
August 20, 2009, 00:58
Sucikan hati dan pikiran itulah ajaran Para Buddha

Tao Te Ching:
"Yang Mengerti Tao tak Bicara, Yang Bicara Tak mengerti "

Nabi Kongzi bersabda: " Diantara 3 orang yang berjalan, satu diantaranya bisa kita jadikan seorang guru"

"Di empat penjuru lautan semua saudara "

sianzai..sianzai..:maaf:

simpanglima
August 23, 2009, 10:40
Eh...rame juga nih forum....ikutan yach....! tapi sorry ini hanya sebatas pemikiran saya yang lagi mempelajari diri saya sendiri dan mencari benang merah hubungan manusia dengan Tuhan nya. trims sebelumnya.

di dalam ajaran KHC disebutkan sepenuh iman adanya nyawa & roh berarti dalam diri manusia nyawa & roh itu dibedakan, sedangkan dalam diri manusia itu sendiri masih ada jasad/raga, jiwa/ Akal dan arwah.....

jadi sebetulnya dalam diri manusia yg hidup itu terdapat 5 komponen yaitu jasad / Raga ,nyawa,jiwa / Akal ,arwah dan roh.

didalam ajaran lain baik kristen maupun islam ada disebutkan pada proses penciptaan manusia Tuhan meniupkan roh nya sehingga manusia itu bisa hidup, dr hal tersebut saya mempunyai satu kesimpulan bahwa roh itu cuma 1 yaitu Roh Tuhan / dalam kristen disebut Roh Kudus, maka dalam berbagai ajaran agama disebutkan bahwa Roh itu abadi, jadi roh yg ada dalam diri manusia itu hanya bagian kecil / percikan dari roh Tuhan.

Jika manusia meninggal maka Roh nya akan kembali ke Sang Pencipta, Jasad kembali ke tanah, Jiwa, nyawa & Arwah itu yang masih saya pelajari kemana atau dimana mereka berada...
Kalau kita kembalikan ke ajaran KHC, Firman Tuhan itulah dinamai Watak Sejati, berbuat mengikuti watak sejati itulah dinamakan menempuh Jalan Suci, dan Bimbingan untuk menempuh jalan suci itulah dinamakan Agama. ( Tiong Yong Bab Utama Ayat 1 )

dari ayat di atas saya mengambil satu kesimpulan bahwa yg dinamakan Watak Sejati
itulah percikan Roh Tuhan yang harus kita bina melalui ajaran agama masing2 melalui jiwa / akal pikiran yang telah di karuniakan Tuhan Kepada umat manusia, sehingga dari percikan roh yang terkecil, karena keimanan kita maka berkembang mejadi satu roh yang bisa berkomukasi langsung dengan para suci ( saya tidak berani untuk mengatakan berkomunikasi langsung dengan Sang Pencipta )

Saya kutipAjaran KHC dari Kitab Tiong Yong
BAB XX Iman dan Sadar
1. Orang yang oleh Iman lalu sadar, dinamai hasil perbuatan Watak Sejati;
dan orang yang karena sadar lalu beroleh Iman, dinamai hasil mengikuti Agama. Demikianlah Iman itu menjadikan orang sadar dan Kesadaran itu menjadikan orang beroleh Iman.

BAB XXI. Yang Mencapai Puncak Iman
1. Hanya orang yang telah mencapai puncak Iman di dunia ini, dapat sempurna mengembangkan Watak Sejatinya.
Karena dapat sempurna mengembangkan Watak Sejatinya, maka dapat membantu mengembangkan Watak Sejati orang lain; karena dapat membantu mengembangkan Watak Sejati Orang lain, maka akan dapat pula mengembangkan Watak Sejati segenap wujud; karena dapat membantu mengembangkan Watak Sejati segenap wujud maka dapat membantu langit dan bumi menyelenggarakan peleburan dan pengembangan; karena dapat membantu langit dan bumi menyelenggarakan peleburan dan pengembangan, maka menjadi tritunggal dengan langit dan bumi. ( bersambung )

simpanglima
August 23, 2009, 11:03
nyambung nich....

saya akan langsung mengutip
BAB XXIII Tanda-tanda Ajaib
1.Jalan Suci seseorang yang mencapai puncak Iman itu menjadikannya dapat mengetahui tentang apa yang akan terjadi.
Negara yang akan berkembang niscaya ada gejala-gejala yang membawa bahagia dan negara yang akan musnah niscaya ada gejala-gejala yang jahat. Hal itu dapat diketahui dari tanda-tanda yang terdapat pada rumput Si atau pada tempurung-tempurung kura-kura dan nampak pula di dalam gerakan-gerakan anggauta badan. Tentang datangnya celaka atau bahagia itu, yang baik akan diketahui lebih dulu dan yang tidak baikpun akan diketahui pula lebih dulu. Maka yang beroleh puncak Iman itu akan seperti Malaikat.

Jadi menurut saya tentang apakah Thian dalam Agama Khong Hu Cu personal, nonpersonal or impersonal kembali kepada keimananan nya masing2, silahkan untuk di renungkan dan perkuatlah iman kita masing2.

Di dalam kitab Chun Chiu Wee Yan Khong Tho ditulis setelah Kilien terbunuh, Thian telah menurunkan hujan darah yang membentuk huruf di luar gerbang Lo Twan yang berbunyi, "Segera jadikan Hukum Suci, sudah tiba waktumu Nabi Khongcu. Dinasti Ciu akan musnah, bintang sapu akan muncul, kerajaan Chien akan bangkit dan terjadilah huru-hara. Kitab-kitab akan dimusnahkan, tetapi Ajaran Mu akan tetap lestari tak terputuskan.

Hanya kebajikan yang berkenan kepada Thian.

Braver
September 14, 2009, 08:52
Gua seorang Kristen, dan juga Chinese.

Gua ada membaca baca mengenai ajaran Taoisme dan Konghucu dikit dikit, dan gua melihat beberapa hal menarik:

1. Dao: Ini sama dengan Logos dalam Alkitab, Dharma dalam kitab kitab Dharma, Maat dalam kepercayaan Mesir kuno.

2. Shang Di: Terjemahan literalnya "Kaisar Mahatinggi", sama dengan "Elyon" yang diterjemahkan literal "Mahatinggi" dalam Alkitab, yang memerintah atas "allah allah" yang mengurus alam semesta ini di bawah Sang Mahatinggi.

3. Shen: Terjemahan literalnya "Allah". Ada banyak "shen", yaitu "allah allah (dewa dewa)", tapi hanya satu Shen, yaitu Allah. In the Bible there are many gods, but one God of gods, who is worshipped not only by human beings, but also by these many gods.

4. Tian: Terjemahan literalnya "Langit". Kelihatannya ini penekanan kuasa pemerintahan Tuhan alam semesta. Seperti kita mengatakan "China will rise again economically", jadi juga dikatakan "Tian (Langit) menghendakinya". Disini "China" dipakai untuk mengacu pada kuasa kenegaraan Tiongkok, maka "Tian" juga dipakai untuk mengacu pada kuasa pemerintahan Tuhan.

Dan yeah, dalam Alkitab kami, ada gambaran pemerintahan alam semesta yang bertingkat tingkat:

1. Logos memerintah sebagai Allah alam semesta, dan Mahahadir dalam alam semesta sebagai Rhema, Tuhan alam semesta.

2. Di sekeliling Tuhan alam semesta ada empat mahluk surgawi yang disebut serafim bersayap enam.

3. Tahta Tuhan alam semesta ditopang lautan kristal, yang ditopang oleh empat kerubim berwajah empat dan bersayap empat.

4. Di sekeliling tahta Tuhan duduk dua puluh empat orang kudus yang memerintah sebagai raja raja alam semesta, disebut "tronos", atau "tahta tahta" (thrones). Mereka mungkin raja raja besar, sebab disebutkan bahwa orang orang kudus juga akan memerintah sebagai raja raja bersama Tuhan Allah (dibawah kuasaNya).

5. Di hadapan tahta Tuhan berdiri melayani tujuh malaikat tertinggi, yang disebut "dunamis", atau "kuasa kuasa" (virtues). Dua dari mereka adalah Mikhael dan Gabriel.

6. Berlaksa laksa malaikat malaikat melayani sebagai utusan Tuhan, dan disebut "kyriotes", atau "tuan tuan" (lordships).

7. Tidak terhitung jumlahnya segenap bala tentara surga yang terbagi dalam dua belas kumpulan, disebut "tsevaot", atau "balatentara" (hosts). Terdapat dua belas panglima, dan empat dari keduabelas ini panglima panglima besar, dan Tuhan alam semesta sendiri Panglima Tertinggi segenap balatentara Sorga.

8. Memerintah sebagai "gubernur gubernur" atas alam semesta adalah tujuh puluh roh roh yang disebut "benei Elohim", atau "anak anak Allah" (sons of God). Mereka berkuasa atas bangsa bangsa anak anak manusia. Mereka disebut juga "archai", atau "pemimpin pemimpin" (principalities).

9. Ada pula sekelompok roh roh berkuasa yang disebut "kosmokrator", atau "pemerintah pemerintah dunia dunia" (rulers of the worlds).

10. Ada sekelompok roh roh yang disebut "exousiai", atau "kuasa kuasa" (powers).

dragonballz
September 14, 2009, 14:41
@sdr. Braver, trims atas penjelasannya, kalo boleh tahu, yg sdr jelaskan itu apakah ada di alkitab bagian mana? soale dulu punya alkitab, tapi standar aja, ga terlalu tebal, jadi mungkin ga komplit isinya.
Baru tahu kalau dalam Kristen juga ada detail kerajaan Allah seperti itu.

Szayel
September 14, 2009, 15:18
@Braver : Interesting, Braver
Very very interesting

@dragonballz: apakah ada penjelasan dari Kong Hu Cu yang mirip dengan apa yang disebut Braver dengan gambaran pemerintahan alam semesta yang bertingkat tingkat tersebut?

Crystal Jade
September 14, 2009, 17:41
Ben, kalu lu mau belajar Dao sini tak ajari. Kita mulai dari Dao is The Way yah wwkwk .... :)

Tao (The Way)

If you can talk about it, it ain't Tao. If it has a name, it's just another thing.

Tao doesn't have a name. Names are for ordinary things.

Stop wanting stuff. It keeps you from seeing what's real. When you want stuff. All you see are things.

These two statements have the same meaning. Figure them out, and you've got it made." ( Sumber : Daoism )

Crystal Jade
September 14, 2009, 17:56
Dewa-Dewi Tao di antara nya ?

Yu Huang Da Di adalah Kaisar Langit......

Tai Shang Lao Jun adalah Dewa Tertinggi Tao......

Jiu Tian Xuan Nu adalah Dewi Pelindung.......

Erl Lang Shen adalah Dewa Pelindung.......

Zhang Tian Shi adalah Dewa Pelindung.......

Zhi Sheng Xian Shi adalah Dewa Pelindung......

Dan masih banyak lagi Dewa Dewi Tao yg belum gue sebutin hehe..... :)

(Sumber : Daoism)

Crystal Jade
September 14, 2009, 18:13
Tata cara sembahyang ala Dao yg pertama ditancapken dupa paling pertama adalah di altar Tee Kong/Tee Bo, Bapak Langit/Ibu Bumi. Setelah itu baru di altar Dewa Dewi lain nya ( bisa datang sendiri di Kelenteng2 ) ..... :)

Tee Kong ( hokkian ), Thian Kung ( hakka ), Ti Kong ( Teow Cheow ), Tian Shang Shang Di ( Mandarin ), dll ..... :)

Crystal Jade
September 14, 2009, 18:16
Okay Ben, segitu dulu dari gue kalu dah meresap dan masih ada yg ingin lu pelajari lebih jauh jangan segan2 PM gue. Buat beno mah anitime aniwhere dah wwkwk ..... :kabur:

Braver
September 15, 2009, 02:48
Ada tersebar di berbagai bagian bagian dalam Alkitab. Alkitab tidak secara sengaja memberi skema pemerintahan alam semesta, tapi mencatat setiap kejadian campur tangan Allah dalam sejarah, dan kalau kebetulan ada bagian dari birokrasi alam semesta yang terlibat, dicatat juga.

Yang setiap pagi orang China sembahyang ke Langit dengan hio? Kami menganggapnya sebagai penyembahan kepada Tuhan alam semesta.

Bukan hionya yang bermasalah bagi kami, karena incense (hio bakaran) pun dipakai oleh bangsa Israel, dan di Sorga pun para malaikat, orang orang kudus, para allah, roh roh, menyembah Allah dengan incense (harum haruman bakaran).

Hanya, segenap mahluk hanya boleh memberi penyembahan (baik melalui hio atau dengan sarana apapun) kepada Allah saja.

Bokap gua tiap pagi berdiri di balkon dan dengan hio bakaran menyembah tiga kali ke Langit. Bagi gua bokap gua sedang menyembah Tuhan alam semesta.

Dan mengenai balatentara Sorga, juga sangat menarik:

1. Terdapat dua belas kumpulan pasukan balatentara Sorga.

2. Tiap kumpulan dikepalai oleh satu panglima, jadi ada dua belas panglima balatentara Sorga.

3. Dari keduabelas ini, ada empat panglima besar, yaitu Pemimpin Balatentara Timur (panji Singa), Pemimpin Balatentara Barat (panji Lembu), Pemimpin Balatentara Selatan (panji Manusia), Pemimpin Balatentara Utara (panji Rajawali).

4. Panji panji tersebut melambangkan empat mahluk sorgawi, yang disebut serafim, yaitu roh roh paling murni bersayap enam yang ada di sekeliling tahta Tuhan alam semesta. Bahkan di Sorga, serafim dan kerubim itu seperti mahluk mahluk legendaris. Ada empat serafim, satu berwajah singa, satu berwajah lembu, satu berwajah manusia, dan satu berwajah rajawali.

5. Keempat panglima besar ini adalah letnan letnan dari Panglima Tertinggi segenap balatentara Sorga, yaitu Tuhan alam semesta sendiri.

Empat Panglima Besar balatentara Sorga ini sama dengan Empat Raja Langit dalam Taoisme, yaitu Empat Pelindung Dharma dalam Buddhisme.

Tapi tentu saja bagi kami mereka tidak melindungi Dharma (Logos), justru Logos Mahakuasa yang memberi kuasa kepada mereka untuk melindungi alam semesta.

Atau mungkin maksudnya Empat Pelindung Dhamma (things, or the world), yaitu Empat Pelindung Alam Semesta.

Braver
September 15, 2009, 03:09
Kolose 1:16.

"karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana (Thronoi), maupun kerajaan (Kuriotetes, lebih tepatnya "tuan", bukan kerajaan = basileia), baik pemerintah (Archai, yaitu pemimpin), maupun penguasa (Exousiai, yaitu kuasa wewenang); segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia."

Moderator: Kayaknya kok ga pantes ya di forum KHC dan Tao tapi nulis ayat-ayat dari agama lain...hmm..sementara biarinlah..yang penting kita semua bisa bedaain / jangan sampai pemahaman agamanya tercampur2x (sengaja dicampurkan)

Szayel
September 15, 2009, 04:36
Okay Ben, segitu dulu dari gue kalu dah meresap dan masih ada yg ingin lu pelajari lebih jauh jangan segan2 PM gue. Buat beno mah anitime aniwhere dah wwkwk ..... :kabur:

Okay deh tante
Thank you so much yah

::v::::v::::v::

@Braver: dari buku Mitologi Cina dan Kekristenan yah? (kalo aku tidak salah ingat judulnya yah)

Braver
September 15, 2009, 04:46
Gua pernah baca buku itu juga, dan gua setuju dengan beberapa isinya.

Memang bangsa Tiongkok awal mengenal Tuhan alam semesta yang tidak bisa dibuat patungnya, yang Mahakuasa, Baik, Pelindung, Mahatahu, Berdaulat.

Rumah Sorga (Tiantang, Temple of Heaven) di Beijing adalah tempat penyembahan kepada Tuhan tertinggi bangsa Tiongkok, dan tidak terdapat patung atau gambar apapun didalamnya.

Braver
September 15, 2009, 04:49
Sedangkan mengenai allah allah atau dewa dewa lain, atau para malaikat, atau roh roh, mereka bisa mengambil wujud apa saja, karena mereka roh.

Dan gua rasa memang dalam sejarah, mereka beberapa kali berinteraksi dengan manusia dalam wujud wujud tertentu, dan diabadikan dalam patung patung.

Hanya bedanya, kami walaupun mengakui keberadaan mereka, tidak mencari mereka untuk memulai komunikasi, apalagi menunjukkan penghormatan atau menyembah.

Kami hanya boleh mencari komunikasi dengan dan menyembah Tuhan alam semesta saja. Yang lain semua hanya pejabat pejabatNya.

Szayel
September 15, 2009, 04:53
Aku rasa teman - teman Kong Hu Cu di sini hanya menyembah dan menghormati Tian saja atau juga menghormati (tidak menyembah) para dewaNya juga yah?

Braver
September 15, 2009, 05:38
I have no idea about the exact nature of the interaction between the Confucians and the vassal gods of Shang Di.

As for us, we seek no interaction at all with these gods.

Crystal Jade
September 15, 2009, 13:04
Beno hobi na membaca buku juga toh ? Sama dunks. Udah baca buku *Sejarah manusia segala abad* belum ? Mayan tuh buat nambah wawasan tentang sejarah dunia tempoe dulu wwkwk ....... :hehe

Szayel
September 15, 2009, 13:48
Wah, kayaknya aku bisa pingsan dulu tuh tante sebelum baca bukunya :hehe:hehe:hehe
Sejarah manusia isinya terlalu banyak dosa yang direkam sih tante :kakaka::kakaka::kakaka:

Crystal Jade
September 15, 2009, 13:58
Ah buku na belum setebal buku Harry Potter or Aragon kog wwkwk ....... :hehe

Szayel
September 15, 2009, 14:02
Really?
Kapan - kapan aku cari deh, tan
Aku lagi mau cari buku yang Agama Agama Di Dunia kalo gak salah judulnya
Tapi kalo tante mau hadiahin buku Sejarah Manusia Segala Abad ke aku juga gpp sih, aku rela banget lho terimanya :hehe:hehe:hehe

Crystal Jade
September 15, 2009, 14:09
Sekalian cari buku Alien file dunks biar makin seru wwkwk ..... :)

Szayel
September 15, 2009, 14:11
Tante kasih list buku wajib baca nya deh ke PM aku, tapi bukunya yang udah diterjemahkan ke Bahasa yah, biar aku gak bingung.hahahahaha
Thanks before

Jingkhe
September 16, 2009, 04:52
mi 2 tante jade...minta ref buku2 ttg sejarah2 gicu..

@bang braver, intinya plissss

Szayel
September 16, 2009, 06:00
Jingkhe sudah lama tidak terlihat
Entah mataku yang buta atau Jingkhe yang sudah jarang aktif? :haha:haha:haha

Jingkhe
September 16, 2009, 09:50
alo bang ben, uda jarang aktif lg sich..krn di kampoeng ku ga ada jaringan kuat semacam di jakarta..ni aja pake TF lemot bangett..OT. sembari berkelana di bawah kolong langit..hahaha. OT

Braver
September 16, 2009, 10:45
Intinya, hmm.

Ini pandangan gua sejauh ini, dan bisa berubah kalau ada informasi baru.

Menurut gua, bangsa Tiongkok sejak dulu udah mengenal Tuhan yang benar, dan adalah Tuhan yang sama yang disembah oleh bangsa Israel.

Dan dari pandangan Kristen, seorang Chinese yang menyembah Shang Di, atau Shen, atau Tian, menyembah Allah yang sama dengan Allah yang disembah orang Kristen.

Tapi, dalam agama Kristen, other gods exist, tapi kami tidak boleh mengadakan kontak (komunikasi) dengan mereka.

Gua ga tau seh ajaran asli Taoisme atau Konghucu mengenai other gods yang merupakan pejabat pejabat Shang Di ini, apakah memang mereka dicontact juga, atau ajaran asli Taoisme dan Konghucu hanya mengajarkan penyembahan kepada Shang Di aja.

xin_guard
September 17, 2009, 09:22
Gua ga tau seh ajaran asli Taoisme atau Konghucu mengenai other gods yang merupakan pejabat pejabat Shang Di ini, apakah memang mereka dicontact juga, atau ajaran asli Taoisme dan Konghucu hanya mengajarkan penyembahan kepada Shang Di aja.

Sori baru kembali setelah merantau dan flu cukup lumayan :D
Teologi Kristen memang menyembah Tuhan yang Tunggal. Bukannya para dewa dan malaikat. Dan Agama Kristen Percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang datang kedunia.

Tapi di Agama Khonghucu tidak pernah ada perwujudan Tuhan sebagai manusia yang datang kedunia. Sosok / perwujudan Para suci yang dikenal oelh manusia adalah Para Dewa dan Dewi yang rupangnya bisa kita lihat di Klenteng-Klenteng.

Para Dewa/Dewi tersebut bukanlah Tuhan. Mereka adalah wujud manusia yang telah mencapai kesucian dan kesempurnaan, menjadi teladan dan guru bagi umat manusia yang masih ada didunia ini.

Hanya Dengan Kebajikan Tian Berkenan

xin_guard
September 17, 2009, 09:38
3. Shen: Terjemahan literalnya "Allah". Ada banyak "shen", yaitu "allah allah (dewa dewa)", tapi hanya satu Shen, yaitu Allah. In the Bible there are many gods, but one God of gods, who is worshipped not only by human beings, but also by these many gods.


nah inilah rancunya Bahasa Inggris, tidak bisa membedakan Tuhan dan Dewa.
Tuhan dibaca God, Dewa Gods juga. Rancunya Gods dapat diartikan banyak Tuhan.

Berbeda dengan kosakata China, Buddhis maupun Indonesia, ada perbedaan yang sangat jelas dan mendasar yang membedakan antara Tuhan, Dewa dan Malaikat sekalipun.

Shen = Roh = 神, dapat diartikan untuk menunjukkan kata ganti Dewa.

Berbeda jauh bukan??



4. Tian: Terjemahan literalnya "Langit". Kelihatannya ini penekanan kuasa pemerintahan Tuhan alam semesta. Seperti kita mengatakan "China will rise again economically", jadi juga dikatakan "Tian (Langit) menghendakinya". Disini "China" dipakai untuk mengacu pada kuasa kenegaraan Tiongkok, maka "Tian" juga dipakai untuk mengacu pada kuasa pemerintahan Tuhan.


Tian= Tuhan=天
Di Tiongkok dari zaman dahulu kala Seorang Raja dianggap sebagai Seorang yang suci dan agung, yang seakan-akan menjadi perantara antara Tuhan dan Rakyat yang dipimpinnya. Nabi-nabi suci Tiongkok adalah para Raja yang sebenarnya, dalam artian memang profesinya sebagai Raja.
Tapi tidak pernah ada Raja Tiongkok Yang Bijakasana yang mengatakan Kerajaannya adalah kerajaan Tuhan yang berkuasa atas alam semesta ini.

Namun Seorang Raja yang bijaksana diwajibkan untuk memimpin Rakyatnya dengan baik, menyejahterakan Rakyatnya dan mengedepankan Upacara Keagamaan untuk mendidik Rakyatnya agar bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Seorang Raja Tiongkok yang bijak tidak mengakui dirinya itu sebagai tuhan itu sendiri.

semoga dapat dimengerti

Hanya Dengan Kebajikan Tian Berkenan

Crystal Jade
September 17, 2009, 09:56
Masalah Tian Shang Shang Di yg sebutan lain nya Yu Huang Da Di, Giok Tee atau versi English nya Jade Emperor sudah sanget jelas saya kira. Sekira nya kalu sama dengan Tuhan/Allah nya orang Kristen mesti nya orang Kristen ndak takut untuk menyicipin buah2 yg sudah kita sembahyangin di depan Altar Tian Shang Shang Di atau pun depan Altar Dewa-Dewi lain nya. Kenyataan nya sanak famili yg Kristen ndak berani makan kalau tidak mau dikataken takut makan, tapi ada juga sanak famili yg masih kuat pegang adat istiadat kuat walo telah lain agama tetep makan mungkin ini yg masuk pengecualian wwkwk ...... :hehe

Szayel
September 17, 2009, 10:09
Itu karena makanan - makanan tersebut berada di depan foto leluhur
Setauku mereka takutnya karena di situ, mereka percaya gak ada roh2 leluhur dan sudah putus hubungan geto dengan yang sudah hidup jadi takutnya itu adalah bekas roh - roh jahat yang menikmatinya

Crystal Jade
September 17, 2009, 10:21
No, no ini gue cerita yg disembahyangin di Kelenteng bukan yg di Depan Altar Leluhur wwkwk ..... :hehe

@xin guard
Dewa Dewi Dao Jiao itu emang ada yg dari manusia yg berhasil membina diri hingga next live nya terlahir di alam Surga menitis jadi Dewa atau Dewi. Namun ada juga Dewa Dewi yg tidak ada catatan sejarah nya semasa hidup sebagai manusia, contoh : Tai Shan Lao Jun, Jiu Tian Xuan Nu, dll. Contoh yg ada catatan sejarah semasa hidup sebagai manusia adalah Guang Gong, Zhang Tian Shi, dll. ... :)

Btw, boleh tau Nabi atau Nabi-nabi spelling mandarin nya seperti apa ? Hehe .... :)

Szayel
September 17, 2009, 11:42
Mungkin maksudnya Braver, sebenarnya udah menyembah Tuhan yang benar tapi ada unsur2 tradisi yang membuatnya jadi menyimpang kali yah,Tante

Crystal Jade
September 17, 2009, 12:07
Wah Dao entuh asli lahir di zhongguo lekat dan kental dengan peradaban zhongguo, gimana bisa bilang tradisi yg menyimpang ? Kalu berani bilang begitu didepan nenek gue bisa ditampar bolak balik (untung nenek ku dah meninggal) wwkwk ..... :hehe

Szayel
September 17, 2009, 12:42
Ampun tante... :salut::salut::salut:
Itu kan perkiraanku berdasarkan pendapatnya Braver aja :kakaka::kakaka::kakaka:

xin_guard
September 18, 2009, 01:25
Itu karena makanan - makanan tersebut berada di depan foto leluhur
Setauku mereka takutnya karena di situ, mereka percaya gak ada roh2 leluhur dan sudah putus hubungan geto dengan yang sudah hidup jadi takutnya itu adalah bekas roh - roh jahat yang menikmatinya

Kalau sembahyang leluhur yang datang malah roh jahat, berarti yang sembahyang itu cara dan niatnya ga bener. Tidak khusuk. Roh leluhur juga cukup pandai, tidak memberikan kesempatan Roh jahat yang datang ketika leluhur tersebut dipanggil anak cucunya :D

xin_guard
September 18, 2009, 01:33
Mungkin maksudnya Braver, sebenarnya udah menyembah Tuhan yang benar tapi ada unsur2 tradisi yang membuatnya jadi menyimpang kali yah,Tante

Di Tiongkok tradisi adalah bagian dari perwujudan spiritual ( religi ). Di Israel sana, perwujudan religinya tentu jauh berbeda dengan Tiongkok.
Israel juga punya tradisi sendiri, Tiongkok punya tradisi sendiri juga. Pemahaman-pemahamn religinya berbeda, keduanya dapat dibenarkan.

Namun jika mengukur baik-buruk tradisi orang lain yang berbeda, dengan dasar tradisinya sendiri, tanpa mau memahami apa yang menjadi pemahaman orang lain, itu saya rasa tidak benar.

Hanya Dengan Kebajikan Tian Berkenan

xin_guard
September 18, 2009, 01:48
Btw, boleh tau Nabi atau Nabi-nabi spelling mandarin nya seperti apa ? Hehe .... :)

Sheng = 圣 = Nabi
Nabi-Nabi di Tiongkok antara lain : Huang Di, Yao, Sun, Xia Yu, Wen, Zhou Gong atau Jidan dan terakhir Kongzi

Crystal Jade
September 18, 2009, 01:57
Sheng yah ? OK ntar gue telusuri. Thanks info nya ...... :)

Szayel
September 18, 2009, 04:06
@xin guard: well, tentu saja akan sangat menyulitkan sekali jika melihat ajaran agama lain dari agama sendiri::brow::::brow::::brow::

Jingkhe
September 19, 2009, 05:10
ehmm..saya hairan nieh..napa si org2 tsb selalu blg oh tuh mirip saya. kok bknnya saya yg mirip dia. ato saya hampir mirip dia yach???ehmm..(no offense ya brav.sory)

so, mnrt kk2 sekalian. apakah kuburan2 seperti Kuan Kong dll dsb??apakah mrk lgsg diangkat jd Dewa ato meninggal dulu yach. cause saya seorang 3 Dharma. tp, ampe skrg msh penasaran dgn apakah Beliau2 tsb ketika msh jd org. apakah dikuburkan or gimana gitu..

terus klo konsep neraka mnrt Taao n Kong Hu Cu gimana??apa mo buat topik baru?

Crystal Jade
September 19, 2009, 06:11
Mangka na Jing banyak2 belajar sejarah Tiongkok biar makin paham agama rakyat na Tiongkok (Sam Kauw, San Jiao) wwkwk ..... :hehe

Yang kasus Guang Gong pan ada cerita rakyat na, (cerita dari mulut ke mulut). Yang mana cerita na Guang Yu sbg Jenderal dijaman Sam Kok pan berperang demi mengabdiken diri kepada Negara yg dibawah Liu Bei meninggal dengan kepala dipenggal pihak musuh. Nah setelah menitis di alam Roh, beliau mencari kepala na kesono kemari, sering menampakken diri ke orang2 yg lewat dan akhir na sampai suatu hari ketemu pertapa yg menasihati na untuk tidak mencari kepala na lagi dan melupaken dendam na lebih baik membina diri (spiritual),setelah paham dan mendapet pencerahan, semenjak itu pula sudah tidak ada cerita orang2 yg bertemu roh Jenderal Guang Yu yg mencari kepala na. Dan dipercaya setelah itu next live na menitis menjadi Dewa, dipuja sebagai Dewa Pelindung sampai sekarang. Demikianlah kurang lebih cerita turun temurun rakyat Tiongkok tentang Guang Gong yg saia dengar, semoga bermanfaat wwkwk .... :)

Jingkhe
September 19, 2009, 06:16
maksudnya apa tmn2 di sini pny data2 ttg kuburan2 Beliau2 tsb??terus apakah mrk kebanyakan lgsg jd Dewa or meninggal dolo?ya manatau ada ke Tiongkok kan bs ziarah ke sono..terus mnrt bang jade Sun Go Kong gimana?ada data??

Crystal Jade
September 19, 2009, 06:32
Kuil Guang Gong ada di 3 tempat di Zhong Guo 1 di kota Louyang, 2 lagi gue lupa lu googling ajah wwkwk .... :)

Sun Wu Gong lu googling juga ajah satu paket tuh sama guru na (Biksu Tang dijaman dinasty Tang), lu bisa belajar dari inet dulu. Hmmm kalu penafsiran gue pribadi seh Wu Gong 3 bersaudara itu pan dari Yao Guai jadi bisa dibilang mereka itu makhluk Gaib yg mendampingi Guru Tang ke barat dengan tugas suci/mulia. Jejak2 na lu bisa telusuri di Jalur Sutra (Silk Road) wwkwk..... :)

Crystal Jade
September 19, 2009, 06:41
Kalu gue malah pengen bangets ke makam na Master Kun Ming ( Zhuge Liang ) dan makam 13 emperor zhongguo pernah lewatin daerah makam 13 emperor, sayang posisi di tol jadi belum berkesempatan mampir dah. Rumah leluhur, Rumah dinas, dan Pengadilan na Bao Gong ( Bao Cheng, Judge Bao ) gue dah pernah visit persis na di kota Kai Feng. Spirit keadilan Bao Gong masih terasa bangets waktu gue berkunjung wwkwk ..... :)

gho_bletz
September 19, 2009, 07:12
Kalu gue malah pengen bangets ke makam na Master Kun Ming ( Zhuge Liang ) dan makam 13 emperor zhongguo pernah lewatin daerah makam 13 emperor, sayang posisi di tol jadi belum berkesempatan mampir dah. Rumah leluhur, Rumah dinas, dan Pengadilan na Bao Gong ( Bao Cheng, Judge Bao ) gue dah pernah visit persis na di kota Kai Feng. Spirit keadilan Bao Gong masih terasa bangets waktu gue berkunjung wwkwk ..... :)

Asyik neh jalan ke zhongkuo, makam khong ming di daerah mana Jade_Buddha ?
pengen juga nabung n jalan2 kesana ::minum::

Jingkhe
September 19, 2009, 07:22
oh gitu ya bang. kebetulan sich taun dpn mo pergi sana..tp, ntah dkt ama Kaifeng ga.kami pergi lgsg ke Hainan gitu dee

Crystal Jade
September 19, 2009, 07:46
Hainan di province mana yah ? Duh sering dengar nama nasi hainan tapi lupa gue check. Kalu Kai Feng itu sebelahan sama Zhenzhou, Henan prov. Buat yg hobi sejarah ke Zhongguo kagak rugi dah. Gue juga masih punya cita2 ke Xi'An pengen keajaiban dunia ke 8 Bing Ma Yu wwkwk ..... :hehe

@gho bletz
Master kuburan na persis ditempat tinggal terakhir na lupa dekat Nanyang bukan ? Yg juga kota kelahiran na. Gue fans berat kepinteran Master Zhuge Liang. Kalu Yangtze River tempat pertempuran Red Cliff sekaligus tempat Kun Ming memakai strategi meminjam anak panah dari pasukan Cao2 gue dah pernah seberangi dengan naik Kapal Ferry untuk mendapetken spirit waktu itu gue segera cuci muka ditempat ambil air dari sungai Yangtze langsung wwkwk .... :hehe

Crystal Jade
September 19, 2009, 07:47
Hainan di province mana yah ? Duh sering dengar nama nasi hainan tapi lupa gue check. Kalu Kai Feng itu sebelahan sama Zhenzhou, Henan prov. Buat yg hobi sejarah ke Zhongguo kagak rugi dah. Gue juga masih punya cita2 ke Xi'An pengen keajaiban dunia ke 8 Bing Ma Yu wwkwk ..... :hehe

@gho bletz
Master kuburan na persis ditempat tinggal terakhir na lupa dekat Nanyang bukan ? Yg juga kota kelahiran na. Gue fans berat kepinteran Master Zhuge Liang. Kalu Yangtze River tempat pertempuran Red Cliff sekaligus tempat Kun Ming memakai strategi meminjam anak panah dari pasukan Cao2 gue dah pernah seberangi dengan naik Kapal Ferry untuk mendapetken spirit waktu itu gue segera cuci muka ditempat ambil air dari sungai Yangtze langsung wwkwk .... :hehe

dragonballz
September 22, 2009, 07:11
Btw, boleh tau Nabi atau Nabi-nabi spelling mandarin nya seperti apa ? Hehe .... :)

Kalo ga salah lafalnya sing Jin, ga tau persis tulisannya gimana, maklum ga isa hua Yi:D

Braver
October 05, 2009, 06:18
God = Allah = Shen.

Lord = Tuhan = Zhu.

Spirit = Roh = Ling.

Most High = Mahatinggi = Shang Di.

Heaven = Sorga = Tian.

Szayel
October 05, 2009, 06:27
Masalah Tian Shang Shang Di yg sebutan lain nya Yu Huang Da Di, Giok Tee atau versi English nya Jade Emperor sudah sanget jelas saya kira. Sekira nya kalu sama dengan Tuhan/Allah nya orang Kristen mesti nya orang Kristen ndak takut untuk menyicipin buah2 yg sudah kita sembahyangin di depan Altar Tian Shang Shang Di atau pun depan Altar Dewa-Dewi lain nya. Kenyataan nya sanak famili yg Kristen ndak berani makan kalau tidak mau dikataken takut makan, tapi ada juga sanak famili yg masih kuat pegang adat istiadat kuat walo telah lain agama tetep makan mungkin ini yg masuk pengecualian wwkwk ...... :hehe

Om Braver, minta penjelasannya yang buat dibold dunk ;););)
Cause I also wonder why...

Braver
October 05, 2009, 08:02
Oh iya, bener itu.

Bagi kita, makan atau tidak makan makanan persembahan kepada dewa apapun, tidak masalah apa apa.

Apalagi makanan persembahan kepada Shang Di, justru lebih tidak masalah lagi, karena Shang Di adalah Allah Alkitab.

Kalau ada beberapa orang Kristen yang tidak mau makan atau menganggapnya bermasalah, itu karena mereka kurang mengerti.

Tapi Alkitab sendiri menyatakan, makan atau tidak makan persembahan kepada dewa apapun, sebenarnya tidak bermasalah.

Apalagi makanan persembahan kepada Shang Di, yang adalah Allah segala allah, dan bukan sekedar dewa.

Braver
October 05, 2009, 08:11
Ada juga orang orang Kristen yang tidak mau makan makanan persembahan kepada dewa, karena hati mereka merasa kurang enak, ini pun tidak apa apa.

Intinya bagi kami, makan atau tidak makan makanan persembahan kepada dewa apapun, tidak apa apa, selama hati nurani kami tidak bermasalah.

Tiap tiap kami bebas makan atau tidak makan.

Crystal Jade
October 05, 2009, 08:17
Oh jadi Tee Kong itu Allah yak ? Masalah na kalu di kita.. Tee Kong itu menyatu dengan Tee Boo loh (shio low na nyatu), Yin Yang, Bapa Akhasa Ibu Pertiwi. Apa jangan2 Braver mengenal Ibu Allah juga ? Mohon petunjuk n koreksi na wwkwkwk .... :p

Crystal Jade
October 05, 2009, 08:30
O iya shen yg dimaksud u itu tolong dikasih tulisan kanji na kek apa dunks ? Tau sendiri lah huruf2 mandarin itu rumit beda goresan ajah bisa beda arti. Kalu u gak kasih tau huruf kanji na takut na salah lafal emmh tau sendiri pan ada lafal shen yg bunyi na mirip sin ( dari sin beng) wah kalu sin yg ini seh ntar arti na bisa dewa dewi alias jamak bukan tunggal euy wwkwk .... :hehe

Braver
October 05, 2009, 08:52
Gua ga tau jelas Tian Gong itu gimana, apa sama dengan Shang Di (merupakan nama lain untuk Shang Di)?

Kalau Tiang Gong adalah Shang Di, ya berarti adalah Allah.

Allah bukan Lelaki ataupun Perempuan, namun kami memanggilNya Bapa karena Allah adalah Sumber segala sesuatu, sama seperti seorang bapa adalah sumber dari anak anaknya.

Allah pun memiliki peran Keibuan, yaitu memelihara ciptaanNya.

Braver
October 05, 2009, 08:53
Shen = god, or God.

Di dalam Alkitab kami pun dijelaskan bahwa ada banyak gods (shen), tapi hanya satu God (Shen) dari segala gods (shen).

Szayel
October 05, 2009, 08:59
Oh iya, bener itu.

Bagi kita, makan atau tidak makan makanan persembahan kepada dewa apapun, tidak masalah apa apa.

Apalagi makanan persembahan kepada Shang Di, justru lebih tidak masalah lagi, karena Shang Di adalah Allah Alkitab.

Kalau ada beberapa orang Kristen yang tidak mau makan atau menganggapnya bermasalah, itu karena mereka kurang mengerti.

Tapi Alkitab sendiri menyatakan, makan atau tidak makan persembahan kepada dewa apapun, sebenarnya tidak bermasalah.

Apalagi makanan persembahan kepada Shang Di, yang adalah Allah segala allah, dan bukan sekedar dewa.

Tapi yang gue liat di lapangan justru lebih banyak orang Kristen yang berpikiran bertentangan dengan pemikiran lu, bahkan para petingginya sekalipun (guru agama gue juga dulu sangat menekankan hal ini pas gue masih sekolah)
Bagi mereka, "haram" untuk memakan makanan tersebut
Well, mungkin memang benar apa yang lu ucapkan bahwa mereka tidak banyak mengerti tapi yah kenyataannya memang lebih banyak yang menganggap benar adanya bahwa makanan tersebut sudah najis untuk dimakan
Amat disayangkan jika benar begitu keadaannya (bahwa karena mereka tidak mengerti) karena hal remeh ini yang seringkali membuat sebuah keluarga agak sleg

Braver
October 05, 2009, 09:03
Sebagian dari mereka mungkin kurang mengerti, sebagian dari mereka mungkin merasa ga enak hati kalau makan, tapi intinya itu kebebasan mereka masing masing.

Kalau yang sampai menekankan bahwa itu haram, berarti tidak mengerti, sebab bagi kami makanan persembahan dewa itu tidak ada apa apanya.

Hanya, kami tidak boleh makan darah, itu aja.

Emang kenapa kalau ada orang Kristen yang ga mau makan makanan persembahan dewa?

Crystal Jade
October 05, 2009, 09:11
Jadi pertanyaan lah. Ya kalu Allah=Tian Shang Shang Di seperti kata lu berarti Tuhan na orang Dao sama dengan Tuhan na orang Nasrani/Kristen mesti na jangan takut makan buah2an bekas sembahyangan Tian Shang Shang Di apalagi sampe alergi ? Kesan na gimana gitu ?? wkwkwkwk .... :hehe

Crystal Jade
October 05, 2009, 09:15
Oh iya yg Shen or shen entu pan lu bilang sama ama God or gods yah ? sama juga gak ama malaikat (angel) ? mohon petunjuk n koreksi na wwkwkwk .... :)

Btw, kagak ada referensi goresan kanji na yah ? Duh sayang bangets padahal kalu ada kan gue bisa telusuri lebih jauh wwkwkwk .... :)

Braver
October 05, 2009, 11:57
Gua ga tau cara nulis Mandarin disini.

Malaikat = Tian Shi = Utusan Tian.

Ini sama dengan akar kata malaikat sendiri, yaitu "malakh" (bahasa Ibrani) yang berarti "utusan".

Ya sebenarnya memang tidak apa apa memakan persembahan kepada Shang Di. Ada beberapa orang Kristen yang tidak mengerti bahwa Shang Di adalah Allah Alkitab.

Crystal Jade
October 05, 2009, 12:45
Allah Alkitab entu maksud na apa yah ? Detail, pls ? wwkwk .... :)

Braver
October 05, 2009, 12:50
Allah yang dicatat di Alkitab kami.

Szayel
October 05, 2009, 13:22
Emang kenapa kalau ada orang Kristen yang ga mau makan makanan persembahan dewa?

Gak jadi masalah ketika merka gak mau makan
Tapi alasan dari mereka gak mau makan itu yang jadi masalah
Bekas dimakan iblis atau apa lah, yah pokoknya alasan2nya itu menjadi sangat menyinggung bagi pelaku tradisinya (gue sendiri sih gak pernah repot2 sembahyang leluhur atau ke Thian juga sih, jadi udah gak pernah makan2 makanan bekas sembahyangan lagi. Lagipula juga kan makanan tersebut bisa saja lebih baik diberikan ke kaum yang membutuhkan daripada kita yang makan)

Crystal Jade
October 05, 2009, 13:38
Kalu gue seh masih sangat seneng dan ndak merasa repot tuh sembahyang Tian Shang Shang Di. Sering makan makanan bekas sembahyangan, doyan malah. Kalu buat orang lain yg membutuhken n niat berdana pan tinggal beliin lagi. Gak repot toh ? Dengan senang hati n bersyukur sekali diberi kesempatan tangan diatas wwkwkwk .... :hehe

Szayel
October 05, 2009, 14:33
Aku juga kebetulan tipe yang praktis, tan
Jadi agak males untuk urusan ritual n tradisi2, mbok yah ritual Buddhist aja aku gak tahu :haha:haha:haha
Bonyok juga gak pernah ngajarin ataupun ngerti soal2 tradisi
Mungkin tante mau ngajarin gitu?::brow::::brow::::brow::

Crystal Jade
October 05, 2009, 15:10
Boleh. Mau belajar darimana ? wwkwk .... ::brow::

xin_guard
October 06, 2009, 02:20
Shen = god, or God.

Di dalam Alkitab kami pun dijelaskan bahwa ada banyak gods (shen), tapi hanya satu God (Shen) dari segala gods (shen).

@ Sdr Braver, saya tidak tahu anda ini sebenarnya dari Kristen aliran apa. Pakai Kitab apa. Tetapi sebaiknya tidak mencoba mencampurkan kedua pengertian agama yang sebenarnya berbeda. Pemerintahpun melarangnya.

Maka selanjutnya jika anda ingin menulis hal-hal yang berhubungan dengan kristiani, lebih tepat anda mengunjungi Forum Kristen / Katolik di Forum WG ini.
Selanjutnya setelah ini hal-hal yang bukan pemahaman Khonghucu / Taoisme akan saya pindahkan
Terimakasih Atas perhatiannya..

Hanya Dengan Kebajikan Tian Berkenan

Crystal Jade
October 06, 2009, 02:41
Jadi ingat sejarah waktu pecah perang Tai Ping euy wwkwk .... :)

Braver
October 06, 2009, 03:04
Menurut elo berbeda, ini hak elo untuk berpikir demikian.

Menurut gua sama, ini hak gua untuk berpikir demikian.

Pemerintah aja tidak pernah melarang kebebasan berpikiran seseorang, kenapa elo melarang?

Dan kenapa elo mengomentari keKristenan gua? Emang elo udah tau semuanya mengenai ajaran Kristen, sehingga elo bisa mengomentari bahwa pikiran gua ga sesuai ajaran Kristen?

xin_guard
October 06, 2009, 04:32
@ Braver
Saya tetap menghormati pendapat anda tetapi sebaiknya anda menyampaikan pemahaman agama anda di Forum Kristen.
Agar tidak terjadi kerancuan nantinya, dan agar tidak terjadi kesalahpahaman

terimakasih

Braver
October 06, 2009, 04:46
I understand your position.

Gua akan menjelaskan.

Seorang Kristen secara definisi adalah seorang pengikut Kristus, dan Alkitab kami mengajarkan bahwa Kristus adalah Logos yang berinkarnasi.

Gua telah membaca (walaupun gua tidak mengklaim bahwa gua tau selengkapnya) mengenai Dao, dan gua mendapati bahwa Dao ini adalah Logos yang diberitakan dalam Alkitab kami.

Dao adalah Logos. Kami adalah pengikut Logos, maka kami adalah pengikut Dao. Gua juga seorang Daois, seorang Kristen (pengikut Kristus, Logos), secara definisi adalah seorang Daois (pengikut Dao).

Segala post gua di thread ini telah disampaikan atas dasar ini, yaitu atas dasar status gua sebagai seorang Daois.

Crystal Jade
October 06, 2009, 04:52
Sekarang malah inget sama master Lu n Tuan Ricci Matteo apa Thomas Matteo gitu deh (inget2 lupa, lupa2 inget) wwkwk .... :p

xin_guard
October 06, 2009, 05:44
Begini sdr braver, tentang tulisan-tulisan anda yang mencoba mengasimiliasikan 2 agama itu akan menimbulkan kerancuan baik bagi orang Kristen sendiri maupun bagi umat KHC dan Tao.

Lagian semisal ada umat Khonghucu / Tao yang mencoba menyanggah pernyataan anda, ditakutkan sanggahan itu dapat berupa pendapat-pendapat sanggahan yang mengarah ke ajaran Kristen anda. Nah, ini akan tidak baik jadinya. Di forum ini nantinya hanya akan jadi forum perdebatan antara 2 agama yang berbeda. Maka saya himbau agar ikut di forum yang sesuai dengan ajaran agam anda yang benar.

Jika ada member yang berdiskusi dengan pengetahuan religinya secara umum untuk menanyakan sesuatu yang ada di ajaran Khonghucu saya rasa itu masih lumrah/wajar / bisa di terima. Karena mereka tidak membawa label-label suatu agama tertentu dan mencoba membuat asimilasi agama baru.

Untuk kebaikan bersama, sementara thread ini saya close

terimakasih