View Full Version : Dongeng " G U N U N G - S U C I "







EsTehManis
June 08, 2006, 16:29
SACRED MOUNTAIN

Dahulu kala, ada sebuah desa dgn gunung yang menjulang tinggi di belakangnya. Legenda mengatakan, hanya bila ada yg mampu mencapai puncaknya, maka manusia dapat bertemu Tuhan dan bertanya apa aja.

Dan, semua keselamatan dan kesejahteraan akan berlimpah di desa itu.

Ada 4 macam suku di desa itu, berdasarkan suku dan nenek moyangnya .
A) Suku Atletis (Jago Olahraga).
B) Suku Insinyur (Jago Teknik).
C) Suku Berkuda.
D) Suku Kereta.

Meski desa ini cukup damai, mrk miskin sekali. Krn itu, mrk berusaha mencapai puncak gunung. Mrk semua yakin, mrk-lah "yang terpilih", the SPECIAL ONE.

Suku A yg Atletis yakin mereka-lah yg paling mungkin sampe krn jago manjat.

Suku B yakin mrk suku yg plg pinter, so mrk-lah yg chance-nya plg gede. Apalagi ada nenek moyang mrk yg bilang cuma dgn skill mrk, jalan ke puncak dapat dibangun.

Suku C yg jago naik kuda yg paling kasihan krn di-ketawain terus. Soalnya nabi mrk pernah me-ramal bahwa suatu hari, gunung akan runtuh dan cuma kuda mrk yg mampu berlari menuju ke puncak reruntuhan.

Suku D adalah suku yg paling sombong. Mrk percaya, yg lain adalah palsu krn cuma mereka yg mendapat "Salinan Langsung" dr Tuhan. Jadi tdk seperti yg lain, dari ajaran nenek moyang dan mimpi aja.

Bahkan Tuhan sendiri meng-instruksikan mrk untuk bikin "Kereta Surga" lengkap detail bahan dan ukuran kereta. Hanya kereta ini-lah yg sanggup menuju surga.

Apa yg terjadi?
A ternyata tidak mampu memanjat lebih tinggi dari 20-meter.
B sibuk bikin jalan, namun mentok terus.
C sibuk melatih kuda sambil berharap ada gempa bumi, biar gunung runtuh.
D sibuk bikin kereta terus sampe ratusan. Mereka cuma fokus bikin keretaa saja. Sampe akhirnya, kereta-nya ada banyak modelnya.

Suatu hari, seseorang menemukan ukiran di kaki gunung. Ukiran itu mengenai bait Allah yg suci lengkap dgn ukuran dan bahan batu, yg cuma boleh diambil dr gunung itu.

Ukiran itu menjelaskan, pada saat kuil itu selesai dibangun, baru manusia akan dapat mencapai puncak gunung itu.

Kali ini, perang meletus hebat. Msg-2 suku berpendapat, mrk-lah yg plg pantas membangun kuil itu. Mrk saling mencuri batu suku yg lain, sabotase dan menghancurkan batu yg lain.

Apa yg terjadi? Kali ini benar-2 parah. Karena suku-2 itu saling menghancurkan kuil masing-masing, semua tidak dapat membangun kuil lagi. Karena.. semua batu di kaki gunung yg qualified sudah hancur.. Pada saat itu, semua orang kehilangan harapan.

Kemudian satu org asing datang. Ia mencoba utk tahu duduk persoalan, namun malah di-cemooh. Mana mungkin kamu bisa membantu, kata org-2 desa itu.

Lama kemudian, barulah org asing ini tahu duduk persoalan-nya. Dia kemudian memanggil semuanya dan bilang,

"Kawan-kawan, gua sih kaga percaya ama dongeng "gunung suci" kalian. Gua berasal dari dunia yg kaga percaya hal-hal mistis gitu. Cuma, kalo cuma buat bangun kuil batu ini, mah gampang buanget..."

Lalu, si org asing ini mengajarkan mereka.

Karena suku A paling atletis dan pinter manjat, mereka harus mencoba naik dan menggambarkan lokasi yg mereka lihat.

Dr informasi itu, suku B akan bisa membangun jalan dengan arah yg tepat.

Dgn jalan yg dibangun, suku D akan dapat menggunakan kereta-nya untuk meng-angkut batu yang ditarik kuda suku C.

Nah, seiring dengan habis-nya batu untuk "Kuil Suci", sebuah jalan mulai terbentuk tanpa di-sadari. Jalan ini melingkar landai menaiki gunung tersebut tanpa di-sadari.

Karena kuil ini begitu besar, pembangunan kuil ini memakan waktu lama sekali. Suku A, B, C & D telah melupakan permusuhan mereka saking asyiknya membangun kuil itu. Bahkan di antara mereka ada yg bersahabat kemudian married dan ber-anak cucu saking deket-nya.

Dan karena mrk terbiasa ber-tukar ilmu, ternyata desa itu semakin makmur, jauh dari pada yg dulu.

Sampai, akhirnya tibalah hari itu. Msg-2 wakil suku itu menaiki kereta kuda menuju ke puncak gunung itu.

Nah, friends.. Kisah ini sy dapat dr seorang bijak. Setiap kali sy merenung, sy selalu merinding akan pesan-2-nya. Oya, sy pengen tuker pikiran ama kamu-2. Subjek-nya adalah:
- Apakah mereka bertemu Tuhan di atas?
- Apakah mereka mendapatkan jawaban yg selama ini ingin mrk tanyakan namun tdk terjawab?
- Apakah suku D dan orang asing itu?
- Menurut kamu, apakah moral dr cerita ini?
- Apakah ramalan msg-2 suku terbukti?

Peace,
ST-Manis

highsector
June 08, 2006, 16:40
nice story.

1. tidak
2. tidak
3. jenis agama
4. dont be a fool and be nice to others.

EsTehManis
June 09, 2006, 14:08
Hi highsector. Jawaban yg bagus, soalnya kalo gue liat, cerita ini bs dilihat dr beberapa sisi. istilah keren-nya multi dimensi hehe..

Kalo jawaban gue adalah:

1. yes, mrk ber-temu Tuhan di atas namun bukan Tuhan yang mrk bayangkan.

2. yes, semua jawaban setelah mereka sampai di atas Gunung itu namun jawaban-nya 'bukan'-lah di atas Gunung itu.

3. suku D adalah agama mayoritas di dunia ini, yg semestinya menjadi lokomotif.

orang asing itu adalah agama terakhir di dunia ini. Agama ini mestinya adalah satu-2-nya agama yang sanggup menjelaskan 'core/inti' dari agama-2 purba dahulu. namun sayang-nya, agama ini malah cuek sendiri dan suka di-curigai walaupun sering di-'anut' kalo di-'perlukan.'

4. moral dr cerita ini adalah.. kenapa selama ini Tuhan tidak menjelaskan semua-nya kepada kita secara simple.

5. saya rasa, semua ramalan msg-2 suku terbukti. cuma, tdk seperti yg mrk bayangkan.

wah, ini pendapat gue lho. soalnya yg ceritain jg ga mau ngasih tau..:o

anyone got better input?

Tor@Sudir0!
June 10, 2006, 23:15
Wkwkwkwk...Ceritanya menghibur!
Nih jawaban gwe:

Originally posted by EsTehManis
SACRED MOUNTAIN


- Apakah mereka bertemu Tuhan di atas?
- Apakah mereka mendapatkan jawaban yg selama ini ingin mrk tanyakan namun tdk terjawab?
- Apakah suku D dan orang asing itu?
- Menurut kamu, apakah moral dr cerita ini?
- Apakah ramalan msg-2 suku terbukti?

Peace,
ST-Manis


1. Mereka bertemu Tuhan tapi bukan Tuhan sprti Yesus atopun Allah.Itu Tuhan yang lain.

2.Ada yg mendapat jawabannya tetapi ada juga yg tidak.

3.Suku D adalah suatu agama dan oang asing adalah org modern yg tdk percaya Tuhan, tetapi lebih pintar.Seprti org atheist.
(O, iya knapa mesti suku D bkn yg lain??)

4.Moralnya kta jadi org jgn goblok. Klo dgn beragama menimbulkan perpecahan, knapa masi aja beragama???

5.Ramalannya terbukti, tapi melalui persatuan dr 4 suku.Bukan terbukti begitu saja.JAdi otomatis kan mrka bersatu ya wkt buat kuil...

EsTehManis
June 11, 2006, 17:39
Hi Tor@...
Suku D itu suku yg plg sibuk bikin kereta sebanyak mungkin.. sampe mrk lupa tujuan-nya adalah ke puncak gunung bukan bikin kereta. (hmm, sori kalo ada yg termasuk suku D di sini. ini agak sedikit personal masalahnya :p)

Org asing itu melambangkan agama terakhir di dunia ini. Satu2-nya agama yg bisa menjelaskan dan menggabungkan semua inti agama kembali ke asalnya yg benar, yaitu... Ilmu Pengetahuan!

Sebelumnya temen-2, g selalu bertanya, kenapa Tuhan tdk berkomunikasi secara langsung saja dgn kita... keep it simple. Biar kt ga sampe ter-kotak2 begini, mana yg bener, mana yg palsu.

Sampe setelah g baca cerita ini, g br mengerti. Bahwa hanya yg bener-2 PANTAS saja-lah, yg dapat mendaki gunung itu sampai di puncak. Tidak ada artinya kalo cara ke puncak itu dibocorkan dulu. Karena point-nya bukanlah puncak itu sendiri, tetapi 'seberapa ingin-kah' manusia mencapai puncak itu dan apa yg mau mereka korbankan untuk itu.

Kesimpulan g pribadi sih, sebenarnya 'Kitab Suci' yg dibutuhkan kita itu selalu ada bersama kita, yaitu akal budi. Tinggal apakah kita dapat menaruh rasa cinta kita pada Tuhan & sesama di atas ego kita sendiri untuk menjadi yg plg bener.

Tor@, sampe sekarang.. g yakin 95% maksud penulis cerita ini, adalah bahwa manusia melihat Tuhan, di saat mereka mampu menemukan Tuhan di dalam sesama mereka dan diri mereka sendiri.

daylight
June 14, 2006, 04:02
Saya suka cerita ini. Ngak ada yg perlu disimpulkan sih, karena sdh terjadi di dalam kehidupan kita sehari-hari.

Yang sebenarnya masih menjadi pertanyaan, sesuai dengan yang dikisahkan. Apakah mereka menemukan Tuhan ?

Itulah yang terjadi kepada kita semua dari proses semua iman dan proses religi kita, pertanyaannya sama, apa kita menemukanNya setelah kita menjalan segala macam tata cara yang disyaratkan oleh kepercayaan kita ?

Jawabannya ada di diri kita masing-masing. Seperti jalan cerita yang terputus, endingnya terserah kepada kita masing-masing.

iabaiha
June 14, 2006, 04:40
cerita yang sungguh menarik.
kalo baca cerita ini, aku jadi ingat akan cerita beberapa orang 'buta' meraba sebagian tubuh gajah. sehingga setiap orang 'buta' tersebut memiliki penggambaran yang berbeda-beda tentang bentuk gajah. akhirnya mereka berdebat akan bentuk gajah yang sebenarnya, karena mereka masing2 merasa benar akan pengalaman meraba mereka. akhirnya datang seorang lain yang dapat 'melihat' yang akhirnya menyelesaikan perdebatan tersebut dengan tidak menyalahkan seorang pun.
aku yakin kalian udah sering mendengar cerita itu, jadi aku hanya menceritakan kembali ceritanya secara singkat.
semoga kedamaian meliputi alam semesta.
:angel: