DeathBrain
February 18, 2003, 09:19
Oracle Corporation mengumumkan dua penemuan berbeda yang menunjukkan kemampuan vendor itu untuk membuat database tercepat dengan biaya terendah.
Dua penemuan berbeda yang membandingkan performa dan biaya kepemilikan antara Oracle9i database dan Microsoft SQL server menunjukkan bahwa database yang dibuat Oracle 24% lebih cepat dan 43% lebih rendah dalam biaya kepemilikan.
"Hasil dari rekor baru benchmark TPC-C sistem tunggal Oracle dan studi pelanggan input baru-baru ini menunjukkan kemampuan Oracle untuk membuat database tercepat dengan biaya terendah," ungkap siaran pers dari perusahaan peranti lunak enterprise dunia itu.
Vendor itu mengungkapkan hasil performa tertingginya saat ini dalam proses transaksi online untuk Oracle9i database enterprise edition versi 2 berjalan di atas sebuah sisitem eServer pSeries 690 tunggal IBM dengan 32 prosessors dan sistem operasi AIX 5L V.5.2.
Kinerja server database Oracle, lanjut laporan itu, yang mencapai 427,760.83 transaksi per menit (tpmC) dan US$ 17.75/tpmC itu mengalahkan hasil server tunggal terbaik Microsoft SQL Server pada 32 processors sebesar 24 persen.
"IBM DB2 UDB belum mengumumkan sebuah hasil TPC-C sistem tunggal pada UNIX, Windows atau Linux.Namun pengumuman terkini ini mempertahankan posisi terdepan Oracle dalam benchmark server tunggal TPC-C dengan hasil 6 dari 10 tertinggi."
Satu laporan yang didasarkan pada data pelanggan real world dari 30 organisasi yang memakai 44 aplikasi yang berbeda menyebutkan bukan saja harga Oracle hampir setengah dari lingkungan Microsoft SQL Server tetapi juga bahwa pelanggan lebih tertarik terhadap aplikasi terpaket dari Oracle teknologi database untuk pembelian masa datang.
Dua penemuan berbeda yang membandingkan performa dan biaya kepemilikan antara Oracle9i database dan Microsoft SQL server menunjukkan bahwa database yang dibuat Oracle 24% lebih cepat dan 43% lebih rendah dalam biaya kepemilikan.
"Hasil dari rekor baru benchmark TPC-C sistem tunggal Oracle dan studi pelanggan input baru-baru ini menunjukkan kemampuan Oracle untuk membuat database tercepat dengan biaya terendah," ungkap siaran pers dari perusahaan peranti lunak enterprise dunia itu.
Vendor itu mengungkapkan hasil performa tertingginya saat ini dalam proses transaksi online untuk Oracle9i database enterprise edition versi 2 berjalan di atas sebuah sisitem eServer pSeries 690 tunggal IBM dengan 32 prosessors dan sistem operasi AIX 5L V.5.2.
Kinerja server database Oracle, lanjut laporan itu, yang mencapai 427,760.83 transaksi per menit (tpmC) dan US$ 17.75/tpmC itu mengalahkan hasil server tunggal terbaik Microsoft SQL Server pada 32 processors sebesar 24 persen.
"IBM DB2 UDB belum mengumumkan sebuah hasil TPC-C sistem tunggal pada UNIX, Windows atau Linux.Namun pengumuman terkini ini mempertahankan posisi terdepan Oracle dalam benchmark server tunggal TPC-C dengan hasil 6 dari 10 tertinggi."
Satu laporan yang didasarkan pada data pelanggan real world dari 30 organisasi yang memakai 44 aplikasi yang berbeda menyebutkan bukan saja harga Oracle hampir setengah dari lingkungan Microsoft SQL Server tetapi juga bahwa pelanggan lebih tertarik terhadap aplikasi terpaket dari Oracle teknologi database untuk pembelian masa datang.