View Full Version : Analogi Yang Mengagumkan !







botolpecah
December 17, 2005, 10:14
Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk
memotong rambut dan merapikan brewoknya.
Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan
mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.
Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi
topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan
beralih tentang Tuhan. Si tukang cukur bilang," Saya
tidak percaya Tuhan itu ada".
"Kenapa kamu berkata begitu ???" timpal si konsumen.
"Begini, coba Anda perhatikan di depan sana,
dijalanan.... untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak
ada. Katakan kepadaku jika Tuhan itu ada, Adakah yang
sakit??, Adakah anak terlantar?? Jika Tuhan ada, tidak
akan ada sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat
membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan
ini semua terjadi."
Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak
merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat.

Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si
konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.
Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia
melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang,
berombak kasar /"mlungker-mlungker-istilah jawa-nya",
kotor dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu
terlihat kotor dan tidak terawat.
Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata,"
Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR."
Si tukang cukur tidak terima," Kamu kok bisa bilang
begitu ??"."Saya disini dan saya tukang cukur. Dan
barusan saya mencukurmu!"
"Tidak!" elak si konsumen. "Tukang cukur itu tidak
ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan
rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang
yang diluar sana", si konsumen menambahkan.
"Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!", sanggah si
tukang cukur. "
Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri,
kenapa mereka tidak datang ke saya", jawab si tukang
cukur membela diri.
"Cocok!"-kata si konsumen menyetujui."Itulah point
utama-nya!. Sama dengan Tuhan, TUHAN ITU JUGA ADA !,
Tapi apa yang terjadi... orang-orang TIDAK MAU DATANG
kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA.
Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa
kesusahan di dunia ini."
Si tukang cukur terbengong !!!!

kareyo
December 17, 2005, 14:09
Ha.. ha.. ha ..
Anda telah menganggap sifat tuhan sama seperti tukang cukur.
Apakah tuhan hanya mau menolong orang kalau orang itu mengakui keberadaannya, menghampiri dirinya, menyembahnya, mengagungkannya ?

Terus dimanakah sifat tuhan :
Yang Maha Pengasih
Yang Maha Penyayang

Mengapa pula banyak orang2 yang telah menyembahnya siang malam tidak ditolongnya dari bencana a.l. Tsunami, Kelaparan, Gempa Bumi, Kematian Sanak keluarga yang dicintainya bahkan menjadi penopang hidupnya dll dll ??

Apakah semua ini dapat dikupas secara masuk akal bahwa :

Tuhan Maha Pengasih
Tuhan Maha Penyayang
Tuhan Maha Adil
Tuhan Maha Kuasa
Tuhan Maha Abadi
Tuhan Maha Besar
Tuhan Maha Kuasa
Tuhan Maha Esa

wicked_witch
December 17, 2005, 16:50
sesungguhnya analogi di atas adalah analogi yang benar2 MENGAGUMKAN TOLOLnya...
jelas aja pada akhir cerita:Si tukang cukur terbengong !!!!
sebab baru sekali itu seumur hidupnya dia bertemu orang tolol yg nyama2in sifat Tuhan dengan tukang cukur......
:haha

french_fries
December 18, 2005, 07:33
kalo tuhan gw cari terus bisa ketemu bentuk fisik lagi pegang gunting (ato jangan2 jadi kapster salon plus?) GW SEMBAH DEH

botolpecah
December 18, 2005, 09:45
Lah...kalo gitu U ga akan nyembah Tuhan kalo dah nampak di depan U?.....gawat dong...!

aquarius
December 18, 2005, 22:52
Meskipun Tuhan ada, Tuhan tidak menyuruh manusia untuk menyembahnya

dan gw buat analogi juga ahhh :
misalnya lu pelihara ikan, trus ikan lu beranak, banyak sekali, apakah kamu mengharapkan ikan2 lu itu untuk menyembahmu?

apakah kamu tidak akan kasih makan ikan lu kalo ikan lu gak menyembahmu?

maaf ya, di islam / kristen itu seolah-olah ditegaskan bahwa "menyembah / mengakui / memuja Tuhan ialah hal yg terpenting"

umbul_kencenk
December 20, 2005, 06:10
Emang Tuhan ngomong begitu sama lu?

zeifel
December 20, 2005, 08:23
Ah, sudahlah buat apa kita menebak-nebak pikiran Tuhan... Sekarang saya tanya,
Apakah kamu YAKIN tahu bahwa Tuhan merasa Dia perlu disembah atau tidak?

Perdebatan ini sama dengan mengajukan pertanyaan,
"Kenapa orang2 jahat (koruptor, jambret, dkk) hidupnya baik? Sedangkan orang2 yg rajin beribadah, berbuat baik biasanya tertimpa kemiskinan?"
Well, jawabannya silakan cari sendiri.

coolpixel
December 20, 2005, 19:16
Originally posted by aquarius
maaf ya, di islam / kristen itu seolah-olah ditegaskan bahwa "menyembah / mengakui / memuja Tuhan ialah hal yg terpenting"

maaf ya, ada segelintir aliran islam yang tidak menyembah tuhan.

aquarius
December 20, 2005, 19:27
aliran liberal kah? emang di islam liberal gw lihat sejauh ini lebih ditekankan pada perbuatan manusianya.

wrakadah
December 21, 2005, 10:55
kalo ga nyembah tuhan, ya bukan aliran agama dong mas.

wicked_witch
December 21, 2005, 11:02
sapa bilang????
sejak kapan Tuhan minta disembah2???

tiachan
December 21, 2005, 11:11
Originally posted by kareyo
Ha.. ha.. ha ..
Anda telah menganggap sifat tuhan sama seperti tukang cukur.
Apakah tuhan hanya mau menolong orang kalau orang itu mengakui keberadaannya, menghampiri dirinya, menyembahnya, mengagungkannya ?

Terus dimanakah sifat tuhan :
Yang Maha Pengasih
Yang Maha Penyayang

Mengapa pula banyak orang2 yang telah menyembahnya siang malam tidak ditolongnya dari bencana a.l. Tsunami, Kelaparan, Gempa Bumi, Kematian Sanak keluarga yang dicintainya bahkan menjadi penopang hidupnya dll dll ??

Apakah semua ini dapat dikupas secara masuk akal bahwa :

Tuhan Maha Pengasih
Tuhan Maha Penyayang
Tuhan Maha Adil
Tuhan Maha Kuasa
Tuhan Maha Abadi
Tuhan Maha Besar
Tuhan Maha Kuasa
Tuhan Maha Esa

waduhhh...jauh-jauh amat mikir ke tsunami, dll, emang lo nafas hari ini, detik ini , lo pikir karena siapa?

Senyum :)
December 21, 2005, 14:04
Originally posted by botolpecah
Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk
memotong rambut dan merapikan brewoknya.
Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan
mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.
Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi
topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan
beralih tentang Tuhan. Si tukang cukur bilang," Saya
tidak percaya Tuhan itu ada".
"Kenapa kamu berkata begitu ???" timpal si konsumen.
"Begini, coba Anda perhatikan di depan sana,
dijalanan.... untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak
ada. Katakan kepadaku jika Tuhan itu ada, Adakah yang
sakit??, Adakah anak terlantar?? Jika Tuhan ada, tidak
akan ada sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat
membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan
ini semua terjadi."
Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak
merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat.

Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si
konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.
Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia
melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang,
berombak kasar /"mlungker-mlungker-istilah jawa-nya",
kotor dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu
terlihat kotor dan tidak terawat.
Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata,"
Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR."
Si tukang cukur tidak terima," Kamu kok bisa bilang
begitu ??"."Saya disini dan saya tukang cukur. Dan
barusan saya mencukurmu!"
"Tidak!" elak si konsumen. "Tukang cukur itu tidak
ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan
rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang
yang diluar sana", si konsumen menambahkan.
"Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!", sanggah si
tukang cukur. "
Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri,
kenapa mereka tidak datang ke saya", jawab si tukang
cukur membela diri.
"Cocok!"-kata si konsumen menyetujui."Itulah point
utama-nya!. Sama dengan Tuhan, TUHAN ITU JUGA ADA !,
Tapi apa yang terjadi... orang-orang TIDAK MAU DATANG
kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA.
Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa
kesusahan di dunia ini."
Si tukang cukur terbengong !!!!

Wah cerita yang sangat menarik... terimakasih... :)

Yang lain : yg sedang gwe sadari :
Tuhan selalu Maha Pengasih... hanya kita yang menutup hati dan diri dari kasihNya... selalu menolaknya.. sehingga terjadi semua kekacauan ini. Kita selalu sibuk dengan hal2 lain.. berteori otak.. berusaha memenuhi si ego, dlsb..
Kasih tidak pernah memaksa... :)

Akamine
December 21, 2005, 15:05
waduhhh...jauh-jauh amat mikir ke tsunami, dll, emang lo nafas hari ini, detik ini , lo pikir karena siapa?

Karena diri sendiri kan?
ada paru2
ada oksigen
trus organ2 sistem pernafasan.

biasanya sih jawabannya karena Tuhan.
Tapi mgkn yg bikin ga bisa diterima tuh kapan sih Tuhan ambil alih?
Kita ga pernah tw, tapi kita selalu bicara2in itu.
menganggap kayak ada.

Emang apa buktinya Tuhan ada?
Jawaban klasik sih buktinya ya alam semesta ini. Siapa sih yang mampu membuatnya selain Tuhan?
Nah di situ poinnya.
Emangnya ada buktinya? Emangnya ada yang liat?
Makanya itu.. mgkn semesta ini tercipta oleh sesuatu yang lain?
Selama ini 'Tuhan' cuma jawaban dari yg tidak diketahui.
Okelah Tuhan yang menciptakan, eh, tercipta karena Tuhan.

Gw yakin pasti ada penjelasannya dan itu harus bisa masuk ke logika, dan hal itu belum diketahui. n belum diketahui = Tuhan.

So, ga bakal nyembah..

Tuhan itu mungkin tercipta dari pikiran gw sendiri..
Banyak kan orang yang taat beragama? Walaupun Tuhannya beda.
Artinya mereka membuat sendiri Tuhannya.
Tuhan itu diajarkan di agama tsb seperti 'ini' sifat2nya.
Kalo ajaran dibiarkan berkembang dari kecil, sampai gede, akhirnya ya terasa sendiri bahwa Tuhan itu ada. Tapi itu cuma karakter bayangan aja. Seperti sugesti.

Gw ga ngerasa keberadaan Tuhan, dan gw yakin orang2 yang ngerasa keberadaan Tuhan tuh cenderung yang punya iman besar. Sedangkan iman adalah ajaran dari agama. N balik ke kata2 gw tadi. Tuhan bakal kerasa kehadirannya jika kita hidup dalam agama, dan karakter Tuhan timbul dari sugesti. Jadi logis banget kayaknya kalo Tuhan itu gak ada.

Tapi gw rasa ajaran agama yang sedemikian rumit ada manfaatnya.
Manfaatnya ya untuk kita juga.
Adanya salat, mgkn untuk melatih kedisiplinan (karena salat hrs teratur n tepat waktu)
Kesabaran (Bacanya ga boleh ngebut2, ada tuma'ninah, nunggu air wudhu kadang antri, salat jum'at nya pake nunggu khotbah)
Konsentrasi (Khusyuk)

Akhirnya ya ngebawa manfaat juga.
Gw ga percaya Tuhan itu ada, n gw salat juga bukan untuk Tuhan, tapi untuk diri gw..

Tapi ada beberapa ajaran yg gw ga setuju sih..

wicked_witch
December 21, 2005, 17:41
betuLL!!!!!
smua yhaa kembali kepada diri kita sendiri!!!!
kl smua kita kembaliin ke Tuhan,emang perlu ditanyain,kapan sih Tuhan ambil alih?
kadang2 gw merasa orang2 yg "melempar tanggung jawab" begitu aja kepada Tuhan thuuu mentalnya lemaaahh
boleh lhaa lo sekarang lagi seneng dikaruniai kehidupan yg baex bersyukur2,menyembah2 Tuhan ga karuan,
ntar aja kl lagii kena musibah Tuhan yg dimaki-maki!!!!
ato malah sebaliknya,Tuhan 'sedang memberi kita ujian/cobaan'
ckckckckckck...
kl begitu caranya,kasian pisan jadi Tuhan....
emang Tuhan kurang kerjaan apa tiap hari ngasi kita ujian?susah nyari soalnya,cape pula ngoreksinya...(kl kayak gini harusY analogiY guru,bukan tukang cukur:p)
buat apa pula Tuhan 'nyobain' kita?emangnya kita masakan apa perlu dicoba2?!!(n klo kaya gini mustinya analogi tololY koki,bukan tukang cukur:p)

so,gw lebih setuju ma akamine,
maw Tuhan ada atopun kaga ada,
smuanya kembali kepada diri kita sendiri..
ngapain cape2 mikirin Tuhan ada apa kaga?

klo pun Tuhan, ada teruz kenapa?
n kalo Tuhan ga ada juga,so what getoo lhoo???
ngurusin diri sendiri aja belom becuz,eehh,udah maw mikirin Tuhan......
pake sotoy lagee nebak2 Tuhan kayak gimana...

aquarius
December 21, 2005, 20:54
banyak yang beragama yang bilang "Tuhan maha pengasih, maha penyayang, maha besar dsb"

tapi kenapa kalian gak bisa menjelaskan "kenapa Tuhan menghukum manusia yang tidak mempercayainya, mengakuinya, menyembahnya dsb?"

Redriz
December 21, 2005, 22:54
Iyus kalo di kasih tahu bahwa manusia itulah yang menghukum dirinya sendiri percaya nggak, setelah ada bukti setelah ada firman Nya yang saat ini dirangkum dalam kitab suci...
setelaha ada akal setelah ada budi...

::muach::

Redriz
December 21, 2005, 23:17
Originally posted by Akamine
Karena diri sendiri kan?
ada paru2
ada oksigen
trus organ2 sistem pernafasan.

biasanya sih jawabannya karena Tuhan.
Tapi mgkn yg bikin ga bisa diterima tuh kapan sih Tuhan ambil alih?
Kita ga pernah tw, tapi kita selalu bicara2in itu.
menganggap kayak ada.

Emang apa buktinya Tuhan ada?
Jawaban klasik sih buktinya ya alam semesta ini. Siapa sih yang mampu membuatnya selain Tuhan?
Nah di situ poinnya.
Emangnya ada buktinya? Emangnya ada yang liat?
Makanya itu.. mgkn semesta ini tercipta oleh sesuatu yang lain?
Selama ini 'Tuhan' cuma jawaban dari yg tidak diketahui.
Okelah Tuhan yang menciptakan, eh, tercipta karena Tuhan.

Gw yakin pasti ada penjelasannya dan itu harus bisa masuk ke logika, dan hal itu belum diketahui. n belum diketahui = Tuhan.

So, ga bakal nyembah..

Tuhan itu mungkin tercipta dari pikiran gw sendiri..
Banyak kan orang yang taat beragama? Walaupun Tuhannya beda.
Artinya mereka membuat sendiri Tuhannya.
Tuhan itu diajarkan di agama tsb seperti 'ini' sifat2nya.
Kalo ajaran dibiarkan berkembang dari kecil, sampai gede, akhirnya ya terasa sendiri bahwa Tuhan itu ada. Tapi itu cuma karakter bayangan aja. Seperti sugesti.

Gw ga ngerasa keberadaan Tuhan, dan gw yakin orang2 yang ngerasa keberadaan Tuhan tuh cenderung yang punya iman besar. Sedangkan iman adalah ajaran dari agama. N balik ke kata2 gw tadi. Tuhan bakal kerasa kehadirannya jika kita hidup dalam agama, dan karakter Tuhan timbul dari sugesti. Jadi logis banget kayaknya kalo Tuhan itu gak ada.

Akhirnya ya ngebawa manfaat juga.
Gw ga percaya Tuhan itu ada, n gw salat juga bukan untuk Tuhan, tapi untuk diri gw..

Tapi ada beberapa ajaran yg gw ga setuju sih..

wah pemikiran mas ini..sama basinya dengan pemikiran kami yang percaya adanya Tuhan...semenjak jaman nabi Adam as kalo ngga salah ya....

kalo di zamannya nabi Muhammad S.A.W, setara sepemikiran dengan abu jahal ato abu lahab lah..jika bicara tuhan, agama, itu tentang dirinya sendiri... kalo jaman sekarang mirip pejabat2 zaman sekarang lah...demi prestise, bisnis, pelarian diri dan lain-lain...
cuma lebih sopannya mas ini cuma make kekerasan verbal ngga kayak abu jahal/lahab yg maen fisik
marah disamain dengan budak berkulit itam bernama Bilal ra, ogah bagi-bagi duit ke orang yag membutuhkannya, mae perang-perangan...

ya... pembicaraan ini saya ingat dan saya rasa pernah melihat di surat yasin, tentang pergulatan antara rasul yang di utusNya dengan penduduk sebuah kota yang logikanya sama seperti ya..anda-anda ini...
merasa dibebani degn kehadiran para utusan, merasa dirugikan...menantang dengan bertanya manakah tuhan kalo bener2 ada!
hingga satu teriakan saja maka binasalah mereka.....

nabi Isa as, Rasulullah Muhammad S.A.W pernah disebit gila dan berhalusinasi, tukang siir, tukang manupulasi....UUD (ujung2 nya duit) sampe pernah ditawarkan posisi kekhalifahan di baninya, di carikan wanita cantik untuk Nya, diserahakan banyak harta untuknya, untuk membuktikan keyakinan para pembangkangnya.
namun beliau mnolaknya....
dan apakah mereka mau bertobat? tidak, karena mereka telah "buta", "tuli", "bisu" akanNya....

mungkin itu anda...atau itu bahkan saya......:maaf:

umbul_kencenk
December 22, 2005, 04:24
Originally posted by Akamine
Emangnya ada buktinya? Emangnya ada yang liat?


Apa karena gak keliatan jadi gak ada? Gimana dengan arus listrik? Medan magnet? Gaya gravitasi?

Apa lu pernah liat akal lu?

Gw gak pernah liat user macem Ego, Iyus, lu juga. Gw gak boleh percaya dong lu manusia? Gw curiga, jangan2 lu itu worm yang punya artificial intelegence yang hebat yang bisa nge-post ngeluarin pendapat di webgaul. Gw boleh beranggapan seperti itu?

Akamine
December 22, 2005, 05:30
wah pemikiran mas ini..sama basinya dengan pemikiran kami yang percaya adanya Tuhan...semenjak jaman nabi Adam as kalo ngga salah ya....

kalo di zamannya nabi Muhammad S.A.W, setara sepemikiran dengan abu jahal ato abu lahab lah..jika bicara tuhan, agama, itu tentang dirinya sendiri... kalo jaman sekarang mirip pejabat2 zaman sekarang lah...demi prestise, bisnis, pelarian diri dan lain-lain...
cuma lebih sopannya mas ini cuma make kekerasan verbal ngga kayak abu jahal/lahab yg maen fisik
marah disamain dengan budak berkulit itam bernama Bilal ra, ogah bagi-bagi duit ke orang yag membutuhkannya, mae perang-perangan...

ya... pembicaraan ini saya ingat dan saya rasa pernah melihat di surat yasin, tentang pergulatan antara rasul yang di utusNya dengan penduduk sebuah kota yang logikanya sama seperti ya..anda-anda ini...
merasa dibebani degn kehadiran para utusan, merasa dirugikan...menantang dengan bertanya manakah tuhan kalo bener2 ada!
hingga satu teriakan saja maka binasalah mereka.....

nabi Isa as, Rasulullah Muhammad S.A.W pernah disebit gila dan berhalusinasi, tukang siir, tukang manupulasi....UUD (ujung2 nya duit) sampe pernah ditawarkan posisi kekhalifahan di baninya, di carikan wanita cantik untuk Nya, diserahakan banyak harta untuknya, untuk membuktikan keyakinan para pembangkangnya.
namun beliau mnolaknya....
dan apakah mereka mau bertobat? tidak, karena mereka telah "buta", "tuli", "bisu" akanNya....

mungkin itu anda...atau itu bahkan saya......

Eww.. gw ngeflame yah?
aduh ;D

Engg.. Tergantung kepercayaan masing masing deh.. kalo lo percaya gitu ya gitu, ;D


Apa karena gak keliatan jadi gak ada? Gimana dengan arus listrik? Medan magnet? Gaya gravitasi?

Apa lu pernah liat akal lu?

Gw gak pernah liat user macem Ego, Iyus, lu juga. Gw gak boleh percaya dong lu manusia? Gw curiga, jangan2 lu itu worm yang punya artificial intelegence yang hebat yang bisa nge-post ngeluarin pendapat di webgaul. Gw boleh beranggapan seperti itu?


Gw kan ga bilang kalo ga keliatan jadi ga ada.
Gw menganggap ga ada karena gw ga merasakan KeberadaanNya.
Umumnya yang membuat kita merasakan ya dgn adanya kontak dengan paling ga salah satu panca indera kita, atau kata org banyak.

Gw ngeliat ada speaker, so gw ngerasa keberadaannya.
Gw ngedenger suara, gw merasakan keberadaanya.
Gw mengecap rasa manis, gw merasakan keberadaanya.
Gw membaui bau amis, gw merasakan keberadaannya,
Gw nyentuh mouse gw, gw merasakan keberadaannya.

Kalo kata org banyak, itu tergantung, ada yg membuat kita merasakannya atau engga.
Tuhan juga mungkin ada dari kata2 org banyak, tapi ga membuat gw merasa krn setelah dipikir pake logika, emang ga kerasa.
Tapi gw percaya ada menara eiffel walaupun ga pernah liat lgsg, cm lewat TV or buku or kata2 org, tapi gw percaya kalo itu ada soalnya masuk akal.

Arus listrik, gw kesetrum, gw merasa, dan gw percaya listrik ada.
Medan magnet, gw pegang dua magnet dan merasa tarikan di antara magnet itu, gw merasa, gw percaya.
Gravitasi, Gw merasa gw selalu ditarik ka dalam bumi, gw merasa gw percaya.

gw ga bisa liat, n gw jg ga gt tw definisinya akal. setau gw.. pikiran?
gw berpikir, gw merasakan pikiran gw, gw percaya.

Gw gak pernah liat user macem Ego, Iyus, lu juga. Gw gak boleh percaya dong lu manusia? Gw curiga, jangan2 lu itu worm yang punya artificial intelegence yang hebat yang bisa nge-post ngeluarin pendapat di webgaul. Gw boleh beranggapan seperti itu?


Mungkin balik ke tukang cukur tadi, masalahnya beda.
Gw ga gitu peduli user2 di sini manusia or bukan or bahkan worm ber-AI tinggi. ;D
Kalo Tuhan emang ga ada, gw bakal ngerasa useless ngerjain hal hal yg gw ga setuju tapi disuruh dalam agama. And thats why gw concern ama ada tidaknya Tuhan.
Sedangkan kalo user di sini, walaupun dy ga ada, tapi gw ga ngerasa useless ngepost pendapat gw.. Makanya gw ga concern dengan keberadaan mereka.. Tapi dengan adanya tanggepan thd post gw, yg secara logika kayaknya cuma manusia yang mampu buat, gw anggap mereka ada sbg manusia.. :)
and andaikan sebenernya bukan manusia, ya gw ga masalah..

Yah jadi memang balik ke tukang cukur tadi, masalahnya beda.. ;D

efza
December 22, 2005, 05:47
Oke deeh. Piss. Gw nangkep point lu. :) :bravo:

njk
January 03, 2006, 18:29
mengapa keberadaan Tuhan selalu diperdebatkan ya?

teratur --> ada yg ngatur

highsector
January 03, 2006, 20:15
di kitab suci bukan nya udah di jelasin kenapa ada orang lahir buta/ ada org miskin/ ada org menderita???

pada ngak baca yah? koq argumennya sama melulu sich.
kenapa Tuhan membiarkan manusia menderita...

pedahal jawabannya udah jelas begitu kenapa.
baca dong, baca.

mungkin anda udah baca kenapa, tapi tidak setuju, pokoknya inginnya enak semua, happy semua dan tidak ada penderitaan.

nah again, kalo tidak ada kesedihan di dunia, apa itu kebahagiaan?

Redriz
January 04, 2006, 02:16
::up:: :bravo: nice thinking!

Akamine
January 05, 2006, 04:45
Well.. jadi.. sebagian dikorbankan untuk kebahagiaan sebagian yang lain?

Bukankah.. itu seperti membuang?

ndableg
January 05, 2006, 09:36
makanya timbul konsep neraka - surga pak..

highsector
January 05, 2006, 11:19
Well.. jadi.. sebagian dikorbankan untuk kebahagiaan sebagian yang lain?

berbahagia lah yg menderita.
karena mereka akan merasakan kebahagiaan.

get it?
simple concept.

its not a korban concept

Redriz
January 06, 2006, 15:13
:bravo: [clap] [clap] [clap]

hyper
January 08, 2006, 04:38
Maaf sebelumya, saya rasa ini adalah sebuah analogi yang tidak mendasar sama sekali dan tidak ada hubungannya sama sekali.

Kesalahannya :
1. Analogi ini membandingkan suatu yang abstrak (tuhan) dengan suatu yang nyata (tukang cukur). Membandingkan sesuatu yang bersifat premis (tuhan) dengan yang bukan premis (tukang cukur).
2.Analogi ini membandingkan eksistensi tuhan dan penderitaan manusia (anak telantar) dengan eksistensi tukang cukur dengan rambut panjang. Eksistensi tuhan dan penderitaan manusia (anak telantar/cacat) berhubungan erat karena anak terlantar/cacat itu jelas merupakan ciptaan tuhan dan segala kondisi si anak sudah ditentukan oleh tuhan bukan kehendak si anak. Sedangkan eksistensi tukang cukur tidak ada hubungan erat dengan rambut panjang. Tukang cukur tidak menciptakan rambut menjadi panjang. Tukang cukur hanya bertugas memotong rambut sesuai kehendak si pemilik rambut. Ini adalah 2 hal yang berbeda.

Tidak ada yang dapat diambil dari analogi ini selain usaha pemaksaan secara halus konsep akan adanya tuhan yang sampai sekarang berlum bisa dibuktikan eksistensinya.

hyper
January 08, 2006, 04:40
Originally posted by asal
Wah cerita yang sangat menarik... terimakasih... :)

Yang lain : yg sedang gwe sadari :
Tuhan selalu Maha Pengasih... hanya kita yang menutup hati dan diri dari kasihNya... selalu menolaknya.. sehingga terjadi semua kekacauan ini. Kita selalu sibuk dengan hal2 lain.. berteori otak.. berusaha memenuhi si ego, dlsb..
Kasih tidak pernah memaksa... :)

Membuka ”hati” untuk sesuatu memang perlu, tapi jika membuka ”hati” tanpa pemikiran jernih ibarat membuka pintu rumah untuk seekor harimau buas yang lapar.

njk
January 08, 2006, 04:58
ada kaya ada miskin
ada rajin ada males
ada yg usaha ada yg ogah usaha
ada yg sial ada yg beruntung

biasa aja sih...

tapi kalo bicara bahagia, siapa bilang orang miskin gak bahagia? mereka bisa juga tertawa, bermain, dan merasa riang... masing2 berada pada kondisi dan situasi yg berbeda. Gara-gara hartanya, si kaya takut kehilangan harta dan jatuh miskin. Dia gak bisa membayangkan harus tinggal di kolong jembatan. Tapi si miskin gak takut hidup di kolong jembatan... Ia diberi kemampuan untuk berani menghadapi hidup atas segala kondisi. Di atas semua itu, si miskin dan si kaya sama2 bisa merasakan kebahagiaan yg sama tingginya...

Di situlah letak keadilan Tuhan, semua punya kesempatan untuk bahagia tergantung bagaimana dia mensyukuri pemberian Tuhan dan mau berusaha... di mana ada usaha di situ ada jalan...

Keadilan ibarat nasi rames... :o Gak bisa dinikmati sepotong2. kalo hanya makan dagingnya doang tanpa nasi dan lain2nya, namanya bukan makan nasi rames...!!!

jangan hanya mau milih yg enaknya doang dong... :p

highsector
January 08, 2006, 10:44
yg yakin Tuhan tidak ada, juga tidak bisa memberikan BUKTI kuat untuk membuat orang yg percaya menjadi tidak percaya.

yg yakin Tuhan ada, juga tidak bisa memberikan BUKTI kuat untuk membuat orang yg tidak percaya menjadi percaya.

But Religion is not about BUKTI but kepercayaan.
and everybody has freewill to believe in something. i mean, do you own another person soul/life?

case closed. be who u wanna be. but of course, we always wish happy ending for all umat manusia.

if there is God, hopefully majority believes in Him.
if there isn;t, what DO YOU HAVE TO LOSE????

jadi berbuat baiklah kepada sesamamu selagi bisa, RIGHT NOW!!! GO GO GO!! FIRE IN THE HOLE!!! .................................................. .....................













COUNTER TERRORIST WIN!!