View Full Version : Apakah neraka itu ada???







Kurei-kun
February 04, 2003, 21:57
Pada malam hari ini, kita telah mendengar Sang-she Lian-miao dan Lian-ching menceritakan tentang pengalaman mereka. Sang-she Lian-miao berbicara tentang perjalana Dharma nya yang terakhir kali, dan Lian-ching Fashi berbicara tentang bagaimana seseorang melaksanakan sadhana ketika keadaan tidak seperti yang di-inginkan.

Sang-she Lian-miao berkata bahwa dia teramat emosional ketika dia pergi untuk mengunjungi rumah-rumah sakit cacat, dan melihat orang-orang di sana dengan berbagai kecacatan fisik dan mental. Orang-orang yang menetap di sana, tentu saja, mengerti bahwa adanya tamu, tapi apakah mereka tahu akan kasih sayang dan welas asih yang dating dari para tamu? Sebenarnya, kadang-kadang mereka tidak tahu menahu.

Fa-she Lian-ching berbicara tentang bagaimana seorang sadhaka yang menemui keadaan yang malang menjadi satu pengalaman yang positif. Dia juga berkata bahwa pengalaman buruk adalah satu karma pengahalang yang mesti di bersihkan melalui Sadhana. Sadhana macam apakah? Dia menyebutkan methoda-methoda sebagai berikut: kurangi keinginan-keinginan orang tersebut, berlindung, bertobat, bersujud, memberikan sesajian, dan menjapa mantera dan nama para Budha.

Berdasarkan pengalaman saya, orang-orang dengan fisik dan mental kecacatan, dalam kehidupan kehidupan yang sebelumnya, kadang-kadang adalah seorang kepala negara, jeneral, dan hakim. Anda mesti berpikiran bahwa hal ini aneh, tapi pikirkanlah hal ini.

Orang-orang lain akan acap kali dalam kehidupan yang berikutnya sebagai seseorang dengan mental dan fisikal kecacatan: pembunuh, penjagal, dan bajingan. Ada satu pepatah di Taiwan berkata, "Satu kehidupan sebagai seorang pejabat pemerintahan mengakibatkan sembilan kehidupan sebagai seorang sapi" Ketika anda berpikir-pikir akan hal tersebut, anda akan memahami.

Yang sebenarnya, apakah rumah-rumah sakit untuk orang-orang yang cacat mental dan fisik? Tempat-tempat tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah "neraka-neraka". Banyak orang menyatakan bahwa neraka-neraka yang dilampirkan dalam sutra Budha dan Tao dan agama Kristen hanyalah imaginasi belaka untuk menakut-nakuti orang. Ini bukanlah untuk menakut-nakuti anda-anda tidak usah pergi ke alam orang-orang mati untuk menemukan neraka-neraka; ada banyak juga dalam alam manusia ini.

Rumah-rumah sakit untuk orang-orang cacat adalah blok-blok rumah neraka, juga banyak juga rumah-rumah sakit yang lainnya. Lihatlah saja aktivitas yang ada di sana: mencukil mata, membuka otak, memotong jantung, menguliti, dan anggota-anggota badan yang rusak, memindahkan ginjal, dan mencabut gigi-gigi. Bukanakh rumah-rumah sakit adalah "neraka" dalam nalar yang sama? Para doctor adalah para penjaga yang melaksanakan penyiksaan hukuman. Dalam arti yang tersembunyi, inilah yang mereka lakukan. Membuka satu lagi rumah sakit adalah sama saja dengan mendirikan satu lagi neraka. Siapakah yang pergi ke sana? Semua yang telah melakukan tindakan karma-karma buruk. Jangan berpikiran bahwa para jeneral dan hakim-hakim tidak usah pergi; satu keputusan yang salah atau suruhan akan mengakibatkan satu karma buruk.

Kurei-kun
February 04, 2003, 21:57
Lalu apakah neraka itu benar-benar ada? Bagi beberapa orang, memang ada; untuk orang yang lainnya, tidak. Biarkan saya menggambarkan hal ini dengan menanyakan Sang-she Lian-ning, "Apakah anda punya seorang istri?" Dia akan berkata, "Saya adalah seorang bhiku, saya tidak mempunyai istri" Saya bias bertanya kepada Sang-she Lian-hsin pertanyaan yang sama, dan dia akan menjawab, "Saya mempunyai istri karena saya pernah menikah sebelum saya menjadi seorang bhiku."

Lalu apakah neraka itu ada? Untuk beberapa orang memang ada, tetapi tidak untuk orang yang lainnya dikarenakan mereka tidak mempunyai karma-karma buruk dalam alam neraka. Layaknya mempunyai seorang istri, keduanya Sang-she(Acharya) Lian-nin dan Lian-hsin adalah bhiku, tapi yang satu telah mempunyai istri dan yang satunya lagi tidak. Dengan pemikiran yang sama, kita semua adalah manusia saja, tetapi neraka ada bagi sekumpulan orang tetapi tidak ada bagi sekumpulan orang yang lainnya.

Setelah adanya gempa bumi yang baru-baru ini menghantam Taiwan, Acharya Lian-miao menelepon kami memberitakan bahwa mereka baik-baik saja. Dia menelepon tepat pada saatnya, sebagaimana saya sedang mempersiapkan mengadakan satu upacara Bardo penyeberangan, jadi kami mencabut nama-nama merka dari daftar Bardo [ para hadirin tertawa]. Dia kembali utuh menceritakan apa yang terjadi di sana. Dia harus berjalan dalam kegelapan dari lantai ke-tiga belas sampai lantai pertama di Hotel San De, dan sepatu jinjitnya patah oleh dikarenakannya. Hari ini Sang-she Lian-chieh juga menelepon dari Los Angeles mengatakan bahwa dia selamat. Dia menceritakan bahwa ada juga sebuah gempa bumi di daerah Los Angeles dan dia terekjutkan di pertengahan malam. Dia menelepon untuk mengabari bahwa dia baik-baik saja. Sebenarnya, apakah dia baik atau tidaknya, saya tidak bertanya [hadirin tertawa]

Dikarenakan Seattle terletak di atas sebuah kerak, kami tidak bisa berkata bahwa Seattle tidak akan mengalami gempa bumi. Masa depan kita bergantung akan Sang-she De-hui dan Sang-she Lian-ning; mereka mempunyai jasa-jasa baik dan saya berharap dikarenakan sebagai kepala organisasi dari vihara Fondasi Satyabudha dan juga sekretariis dari Fondasi Satyabudha, mereka dapat menekan gempa bumi di sini. Saya mau pensiun, sehingga mala petaka tidak ada sangkut pautnya dengan saya lagi. Sekarang menjadi masalah Sang-she Lian-ning dan Sang-she De-hui.

Yang paling penting dalam bersadhana adalah untuk berada pada alam kesadaran suci. Semua rintangan disebabkan oleh karma, dan hanyalah dengan menetap dalam alam kesadaran suci seseorang dapat menghindari membuat karma buruk. Agama Budha mempunyai banyak cara untuk membantu kita membersihkan pikiran-pikiran kita. Tantrayana mendorong kita untuk secara terus-menerus teringat akan Tiga Akar ( Akar Guru , Akar Dewata Pribadi, dan Akar Dharma Pelindung). Ketika seseorang memusatkan pikiran mereka kepada Tiga Akar, pikiran seseorang itu adalah suci. Pikiran menetap akan berlindung dan menjapa Mantera Berlindung "Namo Guru-bei, Namo Budha-ye, Namo Dharma-ye, Namo Sangha-ye." Ingat akan tiga berlindung ini selalu. Sangatlah mudah bagi seseorang untuk mengambil sumpah-sumpah dalam satu hari dan lupa akannya besoknya. Dengan terus-menerus berpikir akan Tiga Akar akan menyucikan pikiran seseorang.

Kurei-kun
February 04, 2003, 21:57
Seseorang juga harus bertobat. Mengapa? Jangan berpikir bahwa anda ini sekarang tidak melakukan satu kesalahan. Bagaimana dengan semu karma buruk yang telah anda lakukan pada kehidupan-kehidupan yang lampau? Maka dari itu. Kita harus bertobat sesering kali. Pertobatan acap kali dapat mencuci bersih karma penghalang yang dilakukan pada masa lampau dan juga mengingatkan seseorang untuk tidak mengulang lagi kesalahan yang sama.

Juga, seseorang haruslah sering kali bersujud di hadapan para Budha, Bodhisattva dan para mahluk suci lainnya. Lakukanlah visualisasi waktu bersujud, sehingga pikiran seseorang dan tubuh akan berada dalam satu alam suci. Seseorang juga harus acap kali memberi persembahan-persembahan kepada Tiga Akar, para dewata, Guru Akar, para Budha dan Bodhisattva. Bersujud, persembahan, berdoa, mantera dan penjapaan nama budha adalah cara-cara untuk tetap memiliki tubuh dan ucapan suci.

Lagi ada pula meditasi untuk mengetahui kebijaksanaan dan sifat ke-Budhaan dari para Tathagata. Dengan menggunakan banyak cara-cara, seseorang dapat mencapai alam sadhana yang terdalam dan menyadari apakah kebijaksanaan dari para Tathagata dan apakah itu sifat ke-Budhaan. Pada saat ini, anda akan terbebaskan dari mati dan hidup. Apakah itu hidup? Apakah itu kematian? Anda akan menpunyai kekuasaan atas hidup dan kematian. Anda tidak mungkin akan berada dalam enam alam. Anda dapat menghindari tiga alam bawah, termasuk ke-tiga alam, termasuk alam neraka dan menghapus semua karma-karma penghalang. Hanyalah dengan bersadhana, seseorang dapat mencapai kekuasaan atas kehidupan dan kematian dan menghapus semua karma penghalang dan penderitaan.

Budha Shakyamuni mengajari kita bahwa untuk melepaskan diri dari semua karma penghalang, kita harus menghancurkan semua penderitaan emosi, kemelekatan duniawi, nafsu birahi, amarah dan ketidak tahuan. Di saat kesemuanya ini termusnahkan, seseorang akan mencapai mencapai Manusia Kesucian Sejati, Pembebasan, dan Penaklukan atas kehidupan dan kematian. Seseorang akan mencapai tingkatan Tidak Mati dan Tidak Hidup dan Pembebasan Abadi. Inilah tujuan utama dari kehidupan manusia .

Kurei-kun
February 04, 2003, 22:01
gue gak dapet tuhhh yang ada babinya gue lupa yang mana... cuma ini artikel kayanya menarik buat elo2x... :D

.//VZX
February 06, 2003, 09:55
.... numpang komentar dikit *mudah2an gak tersinggung*
nggak lebih baik ini ada di forum filsafat?

Kemal
February 07, 2003, 22:27
Originally posted by .//VZX
.... numpang komentar dikit *mudah2an gak tersinggung*
nggak lebih baik ini ada di forum filsafat?

iyah bener tu
cuman gpp siii

Enche
February 07, 2003, 22:36
Dunia Neraka itu ga jauh2 ada di kehidupan manusia dan juga setelah kematian

.//VZX
February 08, 2003, 00:34
lengkapin dikit : "... bagi orang yang percaya adanya neraka"

Saffran
February 16, 2003, 15:40
neraka dalam sebuah doktrin itu digambarkan sebagai kehidupan baka (jadi di akhirat) yang berupa kesepian total.... terputus hubungan dari pencipta.... bentuk jelasnya ga tau apa...... tapi kalo dari kitab suci agama gue sih, jelas neraka baka itu ada kok.... kan dibilang juga kekal artinya itu kehidupan lanjutan di akhirat.... tap Exxx bener juga, karena neraka2 lain juga ada di dunia....

kapiten
February 18, 2003, 02:39
jadi pada dasarnya sebagian besar manusia percaya adanya neraka sebagaimana mereka mempercayai adanya surga. bukankah neraka sebagai bentuk kebalikan dari surga

.//VZX
February 18, 2003, 09:21
jika orang percaya neraka, secara tidak langsung mereka juga mempercayai surga ;D
walaupun mereka secara tidak sadar menyatakan bahwa surga itu ada

Terra_Sephiroth
February 18, 2003, 11:57
Gue percaya neraka dan surga, tapi they don't exist forever.
Itu hanya sementara.IMHO

kapiten
February 18, 2003, 12:48
bisa dijelaskan lebih lanjut apa maksudnya hanya sementara saja!! :bingung:

Saffran
February 19, 2003, 01:06
sementara? gue ga ngerti nih... :bingung:

apakah maksudnya karena nanti pas akhir zaman bakal ada lagi pengadilan..?

daniz24
February 19, 2003, 11:55
Menurut agama gue, begitu kita mati dosa2 kita ditebus dulu dineraka..... kalo dah bersih baru bisa masuk surga.

Jadi, menurut gue neraka itu ADA

.//VZX
February 19, 2003, 12:34
jadi betapa jahatnya orang pasti masuk surga?

daniz24
February 19, 2003, 12:38
Kalo ngga salah ngga juga deh....
Soalnya pasti ada yg istilahnya "kesalahan yg tidak dapat dimaafkan" seperti murtad, dll

.//VZX
February 19, 2003, 12:55
abis pernyataan kamu sebelumnya bilang begitu sih ;D

-omega-
February 19, 2003, 15:22
aku bulan lalu baca buku judulnya kalo nggak salah api penyucian, ini bukunya bagus,
disitu dicritain ada wanita yang sering dimintai tolong jiwa orang orang yang udah mati untuk didoain, mereka masih ada di api penyucian dan belon masuk surga, karena mereka masih harus menebus kesalahannya, dan masa mereka di sana bisa dipersingkat jika ada orang yang mau mendoakan jiwanya
intinya orang orang yang masih cinta Tuhan tapi banyak kesalahan bakal masuk api penyucian dulu baru masuk surga, en orang orang yang benci sama Tuhan itu yang masuk neraka, itu kesimpulanku setelah mbaca sekali sich

.//VZX
February 19, 2003, 18:04
cinta Tuhan tapi banyak kesalahan....
hmmmm contoh?

*nggak kebayang nih ;D*

Saffran
February 20, 2003, 02:32
api pencucian kan doktrin katolik... mmm gue juga tau banyaklah tentang api pencucian ;D
tapi ga tau juga sih... soalnya menurut doktrin ini, semua orang akan masuk api pencucian dulu sebelum masuk surga...

eh yang bener penyucian atau pencucian sih? :bingung:

amirtohar
February 20, 2003, 02:52
EMANG NERAKA MILIK SIAPA
DARI KITAB APA........:marah:
TERUS SIAPA YANG NGADAIN NERAKA...:marah:
APAKAH IDUP ITU SEPERTI SENETRON
DAN TUHAN ITU YANG MENSUTRADARAI GITU:marah:




MAKANYA JAWAB:rolleyes:

amirtohar
February 20, 2003, 02:55
DAN SYTON ITU SIAPA YANG CIPTAIN.....................

SIAPA YANG MENTAKDIRKAN IA MUSUHNYA TUHAN

-omega-
February 20, 2003, 02:58
penyucian lah!!
kalo cinta tuhan tapi banyak kesalahan itu kayak gini, aku percaya sama Tuhan en aku nggak mau menghina Tuhan,
tapi aku di dunia pernah menipu ato dosa lainnya

hansel
February 20, 2003, 03:03
Eh, purgatory (api pencucian) itu jangan dibayangin kayak suatu tempat doung! Itu suatu keadaan di mana jiwa manusia setelah mati belon benar-benar bersih dari dosa, namun sewaktu hidupnya telah menerima rahmat penebusan, jadi jiwanya dikuduskan dahulu sebelum diper1kan dgn cinta Tuhan, sebab gak ada yg gak kudus yg bisa ber1 dgn Tuhan.
Jiwa-jiwa 'dalam' purgatory ini bisa disebut menderita, but gak menderita sebagaimana jiwa-jiwa 'di' neraka. Penderitaan jiwa-jiwa di purgatory adalah mengalami penundaan ber1 dgn Tuhan (yg merupakan kebahagiaan penultimate), sementara mereka begitu merindukan hal tsb..

kapiten
February 21, 2003, 03:25
mengapa kita gak membicarakannya secar universal aja, tanpa embel2 suatu agama tertentu gitu, thank's

Lady Synthesizer
February 21, 2003, 03:47
api penyucian ngga melulu doktrin Katolik lho. yg laen juga ada kok. lupa gua tpnya.

kapiten
February 21, 2003, 03:54
berpotensi menimbulkan konflik agama nih,

.//VZX
February 21, 2003, 14:12
dari awal memang terlihat begitu kan?

Saffran
February 22, 2003, 18:23
Originally posted by kapiten
mengapa kita gak membicarakannya secar universal aja, tanpa embel2 suatu agama tertentu gitu, thank's

ya terus terang aj, gue sih susah kalo ga menyinggung salah satu iman... gimana pun kalo nanya pendapat gue ttg neraka pasti ada sangkut pautnya ama iman yang gue pegang sekarang... ga bisa lah gue menutup-nutupi apa yang sebenernya begitu... :(

high-templar
February 23, 2003, 17:19
mmm gw mo coba kasi my two cents ::GP::

terlepas dari agama saya dan agama kalian2, dulu guru agama saya di skul pernah memberi bahan renungan, apa sih neraka dan surga? how can we prove their existence? setelah proses renungan dan argument yg bertele2, akhirnya pendapat (bukan conclusion) yg bisa dicapai adalah, sebenernya neraka itu tidak ada, demikian pula surga. itu semua imajinatif yg diciptakan oleh pikiran manusia untuk menduga2 akhir (permulaan) dari suatu kematian.
tapi lalu 'disimpulkan' bahwa surga dan neraka itu ADA, dan berbentuk real ! dimanakah??? yah ditempat kita tinggal inilah surga dan neraka??? how can me make the best of our live to others? lihatlah dunia ini, apakah ini neraka ato surga? many poeple donate simply hoping to enter the so called paradise, but they are in fact creating hell to their sorroundings.
jadi apa yg kita harapkan? sesuatu yg semu atau sesuatu yang nyata? kitalah yg menentukan? mengapa berharap utk suatu surga atau neraka yg belom terbukti existence nya? mengapa kita tidak memvisualkannya secara nyata di dunia ini? mengapa tidak kita wujudkan surga itu secara nyata, dimana byk umat manusia bisa merasakannya secara nyata pula, yakni di dunia ini, dimana kita bisa merasakan buah dari perbuatan kita secara nyata. toh memang benar neraka atau surga itu adalah buah akhir dari perbuatan manusia sendiri

ya itulah apa yg diajarkan oleh guru gw dulu, gw juga masi berusaha mencerna
komen teman2 gimana?

.//VZX
February 23, 2003, 17:43
sangat amat setuju sekali dengan pendapat gurumu itu :bravo::bravo::bravo::bravo: *four thumbz up*

tidak perlu ngomong Tuhan secara berlebihan sama orang2, memperkenalkan agama ini kepada orang lain, selama tindakan kita masih belum bisa mencerminkan 'surga' tersebut

Terra_Sephiroth
February 24, 2003, 10:17
Originally posted by amirtohar
DAN SYTON ITU SIAPA YANG CIPTAIN.....................

SIAPA YANG MENTAKDIRKAN IA MUSUHNYA TUHAN

Secara pribadi gue gak setuju kalo Setan itu musuh Tuhan.

Gak lucu, masa makhluk ciptaanNya bisa jadi musuhNya sendiri.

Tuhan menciptakan Setan untuk berperan dalam skenarionya. Kalo gak ada setan, Adam gak jatuh ke bumi, gak ada dosa, gak ada neraka....

Kepercayaan Monistik juga menolak gagasan Tuhan vs Setan, karena pada hakikatnya semua eksistensi di dunia ini adalah Tuhan.

Begitulah...

dragz
February 25, 2003, 04:28
Originally posted by high-templar
mmm gw mo coba kasi my two cents ::GP::

terlepas dari agama saya dan agama kalian2, dulu guru agama saya di skul pernah memberi bahan renungan, apa sih neraka dan surga? how can we prove their existence? setelah proses renungan dan argument yg bertele2, akhirnya pendapat (bukan conclusion) yg bisa dicapai adalah, sebenernya neraka itu tidak ada, demikian pula surga. itu semua imajinatif yg diciptakan oleh pikiran manusia untuk menduga2 akhir (permulaan) dari suatu kematian.
tapi lalu 'disimpulkan' bahwa surga dan neraka itu ADA, dan berbentuk real ! dimanakah??? yah ditempat kita tinggal inilah surga dan neraka??? how can me make the best of our live to others? lihatlah dunia ini, apakah ini neraka ato surga? many poeple donate simply hoping to enter the so called paradise, but they are in fact creating hell to their sorroundings.
jadi apa yg kita harapkan? sesuatu yg semu atau sesuatu yang nyata? kitalah yg menentukan? mengapa berharap utk suatu surga atau neraka yg belom terbukti existence nya? mengapa kita tidak memvisualkannya secara nyata di dunia ini? mengapa tidak kita wujudkan surga itu secara nyata, dimana byk umat manusia bisa merasakannya secara nyata pula, yakni di dunia ini, dimana kita bisa merasakan buah dari perbuatan kita secara nyata. toh memang benar neraka atau surga itu adalah buah akhir dari perbuatan manusia sendiri

ya itulah apa yg diajarkan oleh guru gw dulu, gw juga masi berusaha mencerna
komen teman2 gimana?

gw mo kasih sedikit komen..

mengapa tiap sesuatu mesti ada 'prove of existence'? lu percaya akan keberadaan gravitasi kan? ada nggak bukti keberadaannya? nggak ada. kita cuman bisa liat efeknya. klo lu ditampar sakit nggak? bisa buktiin klo sakit?

kenapa juga mesti ada tempatnya? waktu itu ada tapi tempatnya dimana?

toh akhirnya kesimpulan datang dari imaginasi kita, sama dengan tuduhan yang mengatakan klo adanya neraka / surga itu cuman imaginasi manusia.

tapi gw setuju untuk membuat dunia menjadi lebih baik.

dragz
February 25, 2003, 04:33
Originally posted by kapiten
berpotensi menimbulkan konflik agama nih,

nggak terlalu juga, sepanjang yg gw tau 3 agama samawi (islam, kristen, yahudi) percaya akan keberadaan neraka. mungkin definisi dan fungsinya beda, tapi neraka ada dalam 3 agama tadi. gw nggak tau yang lain.

dan ini kan tentang neraka/surga, gw rasa nggak masuk ke wilayah yang sensitif (misalnya tentang Tuhan)

high-templar
February 25, 2003, 08:14
hehehehe
jawaban zeratul kayanya 'diilhami' oleh forward email yg beredar
btw the following msg just for jokes...
bukti sakit bisa kok, pergi aja ke dokter minta visum kekeekke

ini rada serius plis tanggepin
gravitasi kan sudah dibuktikan oleh om isaac , + efek itu membuktikan seuat keberadaan kan? bener gga? ato temen2 ada tanggapan? kayanya gw kurang sreg aja

ini lebih serius dan menyangkut topic....
btw , survey donk... do YOU really care if heaven or hell exixts?
and won't it contradict reincarnation?

sip2 gw juga setuju kalo selama hidup, dunia mesti lebih baik karena kita, no matter how long we live

dragz
February 25, 2003, 08:39
mungkin juga........ tapi gw gak pernah dapet imel yang gitu2an (serius).
bukti sakit masih nol tuh...

sekarang, banyak org yang berbuat baik karena takut masuk neraka ato pengin masuk surga, apakah ini bisa juga dipake sebagai efek keberadaan surga dan neraka? klo bisa maka neraka dan surga itu ada.
kita nggak bisa dong memakai efek untuk membuktikan sesuatu.
om isaac buktiin adanya gravitasi dari efeknya juga kan??? dan gw rasa dia 'menyadari' keberadaan gravitasi, bukan membuktikan.

nah.... ini udah masuk ke wilayah kepercayaan.... klo gw sih percaya. karena kepercayaan gw ini jg menyangkut ke semua hal yang gw percayai di agama gw. gitouw.
jelas contradict. konsepnya berbeda jauh sih.

Final_Heaven_13
February 25, 2003, 08:40
Neraka kayaknya seh ada,dmana tempat penghukuman terakhir...kayaknya adil banget khan dmana ada sisi buat org baek kayak surga en tempat pengadilan buat org yang jaat kayak neraka!!!

dragz
February 25, 2003, 09:11
Originally posted by Final_Heaven_13
Neraka kayaknya seh ada,dmana tempat penghukuman terakhir...kayaknya adil banget khan dmana ada sisi buat org baek kayak surga en tempat pengadilan buat org yang jaat kayak neraka!!!

works for me!!!

.//VZX
February 25, 2003, 16:17
Originally posted by high-templar
ini lebih serius dan menyangkut topic....
btw , survey donk... do YOU really care if heaven or hell exixts?
and won't it contradict reincarnation?

sip2 gw juga setuju kalo selama hidup, dunia mesti lebih baik karena kita, no matter how long we live
do i really care about that? i don't know
but i feel like in hell and in heaven in this world, period

yang lebih difokuskan mungkin adalah afterlife, bukan surga atau neraka itu sendiri

dragz
February 26, 2003, 02:20
Originally posted by .//VZX

do i really care about that? i don't know
but i feel like in hell and in heaven in this world, period

yang lebih difokuskan mungkin adalah afterlife, bukan surga atau neraka itu sendiri

trus bentuk dari afterlifenya sendiri gimana dunks??
kan H/H bentuk dari afterlife

.//VZX
February 26, 2003, 08:42
afterlife? apakah kita punya tubuh 'khusus' disana?
yang diapain juga gak mati tapi tetap merasa sakit?

dragz
February 26, 2003, 09:14
klo bentuk khusus nggak tau gw. cuman instrumen untuk menyiksa kan tubuh ya?

klo sampeyan percaya kepada tuhan, tentu juga percaya klo mati itukan makhluk tuhan juga, ketika tuhan memerintahkan mati untuk tidak aktif, tentu kita diapa2in nggak bakalan mati.

.//VZX
February 26, 2003, 15:24
???
gak ngerti maksudnya

aisyah
February 26, 2003, 21:32
dari mana kita tau dua2nya itu ada ataupun tidak ada?

apakah karena belom terbuktikan berarti tidak ada ataupun ada?

sebelom di temukan bukti bahwa gravity ada apakah berarti gravity itu tidak ada?

apakah argumen atau pendapat2 dari orang2 yg kita hormatin itu bisa di jadikan bukti kuat bahwa dua2nya itu ada atau tidak ada?

is our logic able enough to answer this question on our own?

dragz
February 27, 2003, 02:20
Originally posted by .//VZX
???
gak ngerti maksudnya

gini mas..
asumsi ya
gw percaya kepada tuhan, gw percaya tuhan menciptakan alam semesta dan isinya. jadi semua kejadian di alam adalah ciptaan tuhan, mungkin klo benda jelas ya tapi 'panas','sakit','dingin','mati' kan juga peristiwa di alam, makanya mereka ini tetep mentaati hukum yang telah ditetapkan tuhan. dan klo tuhan memerintahkan mati tidak terjadi pada gw (dalam artian ruh kita tidak dicabut, percaya kepada tuhan berarti percaya kepada ruh juga), maka gw bakalan hidup terus.

dan kita bisa merasakan sakit kan karena kita punya tubuh. klo ruh gw nggak tau.

ninjaxz
February 27, 2003, 07:59
Simpel aja, bagi siapa yang gak percaya ama neraka, at least percaya dengan hukum sebab akibat khan !! :)

dragz
February 27, 2003, 08:07
Jaoh dunks Jaxz, mungkin ke absolute justice..

.//VZX
February 27, 2003, 16:08
like in the matrix : believe what you believe