fortune
April 06, 2005, 06:01
Gender Dan Tingkat Kecerdasan Ada Hubungankah..??
Selama ini mungkin ada beberapa anggapan yang membenarkan hal tersebut, yaitu bahwa jenis gender dan tingkat kecerdasan memliki satu hubungan yang erat. Ada beberapa pendapat yang beranggapan bahwa laki-laki memiliki tingkat kecerdasan lebih besar daripada perempuan, hal ini didukung juga oleh sebuah survey yang dilakukan, dimana dari 10 orang yang memiliki gelar Doktor ( DR) hanya satu orang yang mempunyai jenis kelamin wanita.
Jadi, apakah memang ada hubungan yang erat antara tinggi rendahnya tingkat kecerdasan dengan gender, menurut Dr. Irawan M. ( konsultan Saraf Anak ) pada dasarnya gender itu tidak berpengaruh pada tingkat kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang, tetapi memang terjadi perbedaan antara wanita dan pria dalam menstimulasi otak yang dimiliki baik itu otak bagian kiri maupun otak bagian kanan.
Pria biasanya lebih menstimulasi bagian otak kiri, dimana seperti kita ketahui bagian otak kiri ini lebih kepada hal-hal yang berhubungan dengan matematika, sains, logika. Sedangkan wanita biasanya lebih banyak menstimulasi bagian otak sebelah kanan, yang lebih berfungsi pada hal-hal yang besifat emosional, kemampuan berbiscara, artistic, perasaan.
Perbedaan stimulasi pada otak ini dapat disebabkan karena kodrat yang berbeda dari pria dan wanita, terdapat sehingga terdapat perbedaan perlakuan antara pria dan wanita,
Biasanya para wanita lebih di didik untuk lebih banyak menggunakan perasaan. Perasaan yang lembut, dengan tingkat emosional yang tinggi. Sedangkan pria lebih di kembangkan untuk melakukan hal-hal yang berhubungan dengan akal untuk dapat berpikir dan berbuat lebih cepat dan tepat, hal ini yang menyebabkan kenapa pada saat kanak-kanak para wanita lebih menyukai bermain dan berbicara ( Mengobrol..) dengan boneka dibandingkan meng’utak-utik’ mobil-mobilan, atau mainan-mainan bermesin lainnya. Dan tidak kita pungkiri, hal ini kemudian terbawa hingga mereka menjadi remaja dan dewasa. seperti dikatakan oleh Muhamar Khadafi, (maaf judul bukunya saya lupa..) dimana wanita 99% lebih menggunakan perasaan dan 1 % saja yang menggunakan akal. Sedangkan pria hanya 1 % yang menggunakan perasaan dan 99% nya adalah akal. Beberapa hal di atas inilah yang mungkin dapat mempengaruhi tingkat perbedaan kebiasaaan stimulasi pada otak. Mungkin inilah yang menyebabkan kenapa dalam bidang sains dan teknologi lebih banyak di dominasi oleh kaum pria dibandingkan wanita, yang lebih banyak menggeluti bidang-bidang yang bersifat seni dan keindahan.
Lalu sebenarnya apa yang sangat mempengaruhi tingkat kecerdasan pada seseorang..?
Menurut Dr. Irawan, ada tiga hal yang sangat berpengaruh pada perkembangan tingkat kecerdasan, yaitu :
1. Besar kecilnya Ukuran kepala yang dapat mempengaruhi besar kecilnya volume otak yang dimiliki seseorang.
2. Cepat atau lambatnya kerja dari jaringan-jaringan yang bekerja di dalam otak
3. besar-kecilnya tingkat stimulasi yang dilakukan pada otak
Jadi tidak ada pengaruh gender dalam penentuan tingkat kecerdasan seseorang, hal yang sangat berpengaruh adalah perbedaan cara menstimulasi otak baik di bagian kiri maupun otak bagian kanan. Yang menyebabkan adanya perbedaan tingkat berfikir dan bertindak dan dalam pengambilan keputusan.
Selama ini mungkin ada beberapa anggapan yang membenarkan hal tersebut, yaitu bahwa jenis gender dan tingkat kecerdasan memliki satu hubungan yang erat. Ada beberapa pendapat yang beranggapan bahwa laki-laki memiliki tingkat kecerdasan lebih besar daripada perempuan, hal ini didukung juga oleh sebuah survey yang dilakukan, dimana dari 10 orang yang memiliki gelar Doktor ( DR) hanya satu orang yang mempunyai jenis kelamin wanita.
Jadi, apakah memang ada hubungan yang erat antara tinggi rendahnya tingkat kecerdasan dengan gender, menurut Dr. Irawan M. ( konsultan Saraf Anak ) pada dasarnya gender itu tidak berpengaruh pada tingkat kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang, tetapi memang terjadi perbedaan antara wanita dan pria dalam menstimulasi otak yang dimiliki baik itu otak bagian kiri maupun otak bagian kanan.
Pria biasanya lebih menstimulasi bagian otak kiri, dimana seperti kita ketahui bagian otak kiri ini lebih kepada hal-hal yang berhubungan dengan matematika, sains, logika. Sedangkan wanita biasanya lebih banyak menstimulasi bagian otak sebelah kanan, yang lebih berfungsi pada hal-hal yang besifat emosional, kemampuan berbiscara, artistic, perasaan.
Perbedaan stimulasi pada otak ini dapat disebabkan karena kodrat yang berbeda dari pria dan wanita, terdapat sehingga terdapat perbedaan perlakuan antara pria dan wanita,
Biasanya para wanita lebih di didik untuk lebih banyak menggunakan perasaan. Perasaan yang lembut, dengan tingkat emosional yang tinggi. Sedangkan pria lebih di kembangkan untuk melakukan hal-hal yang berhubungan dengan akal untuk dapat berpikir dan berbuat lebih cepat dan tepat, hal ini yang menyebabkan kenapa pada saat kanak-kanak para wanita lebih menyukai bermain dan berbicara ( Mengobrol..) dengan boneka dibandingkan meng’utak-utik’ mobil-mobilan, atau mainan-mainan bermesin lainnya. Dan tidak kita pungkiri, hal ini kemudian terbawa hingga mereka menjadi remaja dan dewasa. seperti dikatakan oleh Muhamar Khadafi, (maaf judul bukunya saya lupa..) dimana wanita 99% lebih menggunakan perasaan dan 1 % saja yang menggunakan akal. Sedangkan pria hanya 1 % yang menggunakan perasaan dan 99% nya adalah akal. Beberapa hal di atas inilah yang mungkin dapat mempengaruhi tingkat perbedaan kebiasaaan stimulasi pada otak. Mungkin inilah yang menyebabkan kenapa dalam bidang sains dan teknologi lebih banyak di dominasi oleh kaum pria dibandingkan wanita, yang lebih banyak menggeluti bidang-bidang yang bersifat seni dan keindahan.
Lalu sebenarnya apa yang sangat mempengaruhi tingkat kecerdasan pada seseorang..?
Menurut Dr. Irawan, ada tiga hal yang sangat berpengaruh pada perkembangan tingkat kecerdasan, yaitu :
1. Besar kecilnya Ukuran kepala yang dapat mempengaruhi besar kecilnya volume otak yang dimiliki seseorang.
2. Cepat atau lambatnya kerja dari jaringan-jaringan yang bekerja di dalam otak
3. besar-kecilnya tingkat stimulasi yang dilakukan pada otak
Jadi tidak ada pengaruh gender dalam penentuan tingkat kecerdasan seseorang, hal yang sangat berpengaruh adalah perbedaan cara menstimulasi otak baik di bagian kiri maupun otak bagian kanan. Yang menyebabkan adanya perbedaan tingkat berfikir dan bertindak dan dalam pengambilan keputusan.