Tom & Jerry
January 29, 2003, 01:04
Walaupun cuma seorang petani, tapi Pak Maman mempunyai anak lelaki yang amat cerdas. Bejo selalu mendapat beasiswa sampai tamat universitas dan akhirnya dapat beasiswa lagi untuk meneruskan S2 di Amerika.
Sepulang dari Amerika, Bejo disambut orang sedesa dengan suka cita dan rasa bangga. Berbagai pertanyaan dilontarkan kepadanya yang membuatnya bingung mau cerita dari mana. Lagi pula Bejo yang pendiam sebenarnya malas untuk ngomong banyak-banyak. Jadi ia menjawab sekenanya.
“Aduh Le, masak kamu bicaranya sepotong-sepotong begitu. Ayolah cerita apa saja yang kamu lihat di Amerika sana,” kata bapaknya.
“Pokoknya negara Amerika itu sangat maju deh Pak.”
“Maju bagaimana, ceritakan dong.”
“Semua serba mesin. Kita masukkan kapas ke mesin, keluar kain. Kita masukkan besi ke mesin, keluar mobil.”
“Bukan itu. Kalau cuma masuk memasukkan sih, aku sudah tahu. Aku masukkan ini (sambil menunjuk selangkangan) ke mesin ibumu, keluarlah kamu….”
;D :argg
Sepulang dari Amerika, Bejo disambut orang sedesa dengan suka cita dan rasa bangga. Berbagai pertanyaan dilontarkan kepadanya yang membuatnya bingung mau cerita dari mana. Lagi pula Bejo yang pendiam sebenarnya malas untuk ngomong banyak-banyak. Jadi ia menjawab sekenanya.
“Aduh Le, masak kamu bicaranya sepotong-sepotong begitu. Ayolah cerita apa saja yang kamu lihat di Amerika sana,” kata bapaknya.
“Pokoknya negara Amerika itu sangat maju deh Pak.”
“Maju bagaimana, ceritakan dong.”
“Semua serba mesin. Kita masukkan kapas ke mesin, keluar kain. Kita masukkan besi ke mesin, keluar mobil.”
“Bukan itu. Kalau cuma masuk memasukkan sih, aku sudah tahu. Aku masukkan ini (sambil menunjuk selangkangan) ke mesin ibumu, keluarlah kamu….”
;D :argg