hansel
December 13, 2004, 19:01
Mengapa di masa Advent ini banyak yg saling menerimakan Sakramen Perkawinan ya? Bukannya hanya di masa biasa Sakaramen Perkawinan boleh saling diterimakan? Pada masa-masa Advent, Christmas, Lent, & Easter Sakramen Perkawinan tidak boleh saling diterimakan?
sheen
December 14, 2004, 00:40
Kalo Christmas dan Easter kayaknya nggak pa pa. Setahu gue banyak pasangan yang memilih Hari Keluarga Kudus (28 Desember kayaknya, masa Natal) sebagai hari untuk menikah.
k1nky
January 09, 2005, 03:03
mm... mau nanya nih, kalo di katolik tuh simbol dari sakramen perkawinan ditandakan dengan apa sih??
k1nky
January 09, 2005, 11:13
trus kalo ada pasangan yg beda agama (satu katolik n satunya bukan katolik) tapi menikah di gereja katolik, apakah mereka mendapat sakramen perkawinan?
hansel
January 09, 2005, 18:20
Ya gak lah!
Sakramen mengandaikan org yg percaya, jika salah 1 dari mempelai bukan believer, ya gak bisa disebut sakramen. Jangankan yg beda iman, beda Gereja aja gak bisa disebut sakramen.
k1nky
January 10, 2005, 02:25
lah kayak waktu gue married hubby gue kristen gue katolik n menikah di gereja katolik, pake pemberkatan katolik, romo juga memberkati cincin kawin kita dulu, apa itu artinya kita gak terima sakramen?
taunya kita gak terima gimana?
hansel
January 10, 2005, 06:56
Originally posted by k1nky
lah kayak waktu gue married hubby gue kristen gue katolik n menikah di gereja katolik, pake pemberkatan katolik, romo juga memberkati cincin kawin kita dulu, apa itu artinya kita gak terima sakramen?
taunya kita gak terima gimana?
Pemberkatan nikah bukan sakramen, sebab sakramen mensyaratkan kepercayaan.
immortalangel
November 29, 2010, 04:50
Berdasarkan makna dan suasana masa khusus dari dua dokumen liturgi, yaitu: Misale Romanum dan Litterae Circurales De Festis Paschalibus Praeparandis et Celebrands, Biasanya ada kebijakan (tergantung paroki setempat) berkaitan dengan perayaan upacara pemikahan, sbb:
1. Dalam masa Adven dan Prapaskah masih diijinkan untuk melangsungkan upacara pemikahan dengan memperhatikan kesederhanaan. Ukuran kesederhanaannya adalah:
A. Masa Adven
Gereja
* Hiasan bunga diijinkan hanya di sekitar altar.
* Tidak menggunakan karpet di lorong.
* Tidak ada hiasan bunga di sepanjang lorong menuju altar.
* Tidak ada hiasan bunga di pintu masuk gereja.
* Warna liturgi mengikuti masa yang berlaku
Imam dan mempelai
* Kasula imam berwarna putih.
* Mempelai diperkenankan membawa bunga tangan.
* Diperkenankan mempersembahkan bunga di patung Maria.
B. Masa prapaskah
Gereja
* Hiasan bunga TlDAK DIIJINKAN sarna sekali dan diganti dengan dedaunan secukupnya di sekitar altar.
* Tidak menggunakan karpet di lorong
* Tidak ada hiasan bunga di sepanjang lorong menuju altar
* Tidak ada hiasan bunga di pintu masuk gereja
* Wama liturgi mengikuti masa yang berlaku
* Orgen/alat musik lainnya hanya bersifat mengiringi lagu (tidak ada instrumental)
* Lagu-Iagu juga tidak sebanyak masa liturgi umum (dikonsultasikan dengan imam)
Imam dan mempelai
* Kasula imam berwarna putih
* Mempelai diperkenankan membawa bunga tangan
* Diperkenankan mempersembahkan bunga di patung Maria
2. Dalarn upacara Rabu abu, pekan suci, oktaf paskah, dan peringatan arwah semua orang beriman 2 November TlDAK DIIJINKAN untuk melangsungkan upacara pernikahan.
3. Kebijakan ini akan berubah (bersifat tentatif) setelah dokumen khusus tentang pernikahan dari KWI mendapat pengesahan dari Vatikan dan diberlakukan di Keuskupan-keuskupan di Indonesia.
sumber http://www.imankatolik.or.id
st_caecilia
November 27, 2011, 11:36
acaranya jangan terlalu meriah, tidak ada lagu Kemuliaan.
ben2!
November 27, 2011, 11:59
warta minggu di gerejaku dari minggu lalu tidak ada pengumuman pernikahan. :)
-glenX-
November 27, 2011, 12:02
ditempatku ada 4 orang, jauh lebih berkurang mungkin masuk bulan Suro