View Full Version : Peraturan Forum Agama Buddha







hyper
August 20, 2004, 05:51
Namo Buddhaya,
Namo Bodhisattva Mahasattva,



Namaste,

Demi menjaga keteraturan, kenyamanan kita bersama dalam forum agama Buddha ini, maka moderator Forum Agama Buddha menetapkan beberapa peraturan.


Peraturan Forum Agama Buddha


1. Forum Agama Buddha adalah forum yang dikhususkan untuk umat Buddha.

2. Forum Agama Buddha yang mengakui Ti Ratana (Buddha, Dhamma dan Sangha)

3. Forum Agama Buddha terbuka bagi berbagai aliran Buddhisme yang sesuai dengan point no. 2 di atas.

4. Forum Agama Buddha terbuka bagi umat agama / kepercayaan lain yang ingin berdiskusi selama membahas hal-hal yang berhubungan dengan agama Buddha, hal-hal lain yang berhubungan dengan kemoralan secara umum, dan tidak mengedepankan/memaparkan pandangan dari keyakinannya.

5. Menghargai perbedaan pendapat dan kekayaan aliran dalam Buddhisme yang sesuai dengan point no.2

6. Diperkenankan berargumen, beropini, dan mengkritik dalam tahap yang wajar, beralasan, bertanggung jawab, dan disampaikan secara baik dan benar.

7. Tidak diperkenankan secara keras menggunakan kata-kata kasar, memaki, sumpah serapah, bersikap subjektif dan menampilkan gambar-gambar yang tidak sepantasnya.

8. Mengenai keragaman aliran dalam Agama Buddha di atur dalam Peraturan Tambahan (http://forum.webgaul.com/showthread.php?t=61247).

9. Moderator berhak mengarahkan, menyimpulkan, mengakhiri, menutup topik/thread jika terjadi perbedaan pendapat yang mengarah kepada debat kusir.

10. Pelanggaran terhadap peraturan akan dikenakan sanksi dari teguran sampai pada pem-ban-an anggota jika membandel.

11. Jika diperlukan moderator berhak merubah (manambah atau mengurangi) peraturan sewaktu-waktu sesuai dengan situasi dan kondisi.

Demikian dan terima kasih atas perhatiannya serta kerjasamanya. Semoga forum ini setidaknya dapat sedikit bermanfaat bagi kita semua menuju ke pantai seberang, Nibbana


Sabbe Satta Bhavatu Sukhitata
(semoga semua makhluk berbahagia)



TTD



Moderator Forum Agama Buddha.

langitbiru
August 20, 2004, 12:26
ngucapin selamat bertugas buat pak modie yg baru :D
jgn galak2 ya pak... :P

Rick7
August 20, 2004, 14:50
siipp..:bravo:
semoga sukses..

uwi
August 21, 2004, 21:36
salam
:)
enjoy your stay, fasten your seatbelt

asunn
August 22, 2004, 04:06
selamat bertugas :)

semoga sukses selalu...

asunn

Crystaline
September 02, 2004, 00:52
n tidak boleh menjelek2an agama laen ato membanding2kan agama buddha dengan agama laen.........:D

hyper
September 02, 2004, 05:16
Originally posted by meleena
n tidak boleh menjelek2an agama laen ato membanding2kan agama buddha dengan agama laen.........:D

Tentu aja Mel. itu kan berarti udah melanggar point no. 4 dan 6 ;)

hyper
June 19, 2007, 09:37
Berdasarkan situasi dan kondisi yang terjadi di Forum Agama Buddha belakangan ini, yaitu terjadinya kerancuan, silang pendapat mengenai kepercayaan / aliran apa yang dapat dikategorikan sebagai agama Buddha ataupun bukan, maka Moderator Forum Agama Buddha akan memberikan acuan mengenai ajaran-ajaran /keyakinan pokok yang harus ada dalam kepercayaan yang dapat dikategorikan sebagai tradisi / aliran dalam agama Buddha. Tujuan ditetapkannya acuan ini selain untuk menjaga keteraturan, kenyamanan Forum Agama Buddha, juga untuk tetap melestarikan keberlangsungan Buddha Dharma.

Acuan mengenai ajaran-ajaran /keyakinan pokok yang harus ada dalam kepercayaan yang dapat dikategorikan sebagai tradisi / aliran dalam agama Buddha ini berdasarkan pada rumusan Kongres Pertama dari Dewan Sangha Buddhis Sedunia (World Buddhist Sangha Council) yang ditetapkan pada tahun 1967 di Colombo, Sri Lanka dan disempurnkan tahun 1981.

Rumusan ini mewakili 2 aliran utama agama Buddha yang ada, yaitu Theravada dan Mahayana (Vajrayana, Zen, Yogacara, dll termasuk di dalam Mahayana), dimana semuanya memiliki ajaran-ajaran /keyakinan pokok yang sama.

Rumusan tersebut sebagai berikut:



Sang Buddha hanyalah satu-satunya Guru dan Penunjuk Jalan.
Kami berlindung dalam Ti Ratana (Buddha, Dhamma, dan Sangha).[1]
Kami tidak mempercayai dunia ini diciptakan dan diatur oleh tuhan.[2]
Kami mengingat bahwa tujuan hidup adalah mengembangkan belas kasih untuk semua makhluk tanpa diskriminasi dan berusaha untuk kebaikan, kebahagiaan, dan kedamaian mereka; dan untuk mengembangkan kebijaksanaan yang mengarah pada perealisasian Kebenaran Tertinggi.
Kami menerima Empat Kebenaran Arya, yaitu dukkha, penyebab timbulnya dukkha, padamnya dukkha, dan jalan menuju pada padamnya dukkha; dan menerima hukum sebab dan akibat (Paticcasamuppada/ Pratityasamutpada).
Segala sesuatu yang berkondisi (sankhara / samskara) adalah tidak kekal (anicca / anitya) dan dukkha, dan segala sesuatu yang berkondisi dan yang tidak berkondisi (dhamma) adalah tanpa inti, bukan diri sejati (anatta / anatma).
Kami menerima Tigapuluh Tujuh (37) kualitas yang membantu menuju Pencerahan (Bodhipakkhika Dhamma / Bodhipaksa Dharma) sebagai segi-segi yang berbeda dari Jalan yang diajarkan oleh Sang Buddha yang mengarah pada Pencerahan.
Ada tiga jalan mencapai bodhi atau Pencerahan: yaitu sebagai Savakabuddha / Sravakabuddha, sebagai Paccekabuddha / Pratyekabuddha, dan sebagai Samyaksambuddha / Sammasambuddha. Kami menerimanya sebagai yang tertinggi, termulia dan terheroik untuk mengikuti karir Bodhisattva dan untuk menjadi seorang Sammasambuddha dalam rangka menyelamatkan makhluk lain. [3]
Kami mengakui bahwa di negara yang berbeda terdapat perbedaan pandangan kepercayaan-kepercayaan dan praktik Buddhis. Bentuk dan ekspresi luar ini seharusnya tidak boleh dicampuradukkan/dikelirukan (perlu dipisahkan) dengan esensi/inti ajaran-ajaran Sang Buddha.


Catatan:

Berlindung dalam Ti Ratana bukan berarti berserah diri. Buddha dalam pengertian Guru pembimbing, dimana Sakyamuni Buddha adalah Buddha Sejarah. Dan Buddha dalam pengertian Kesadaran. Dhamma dalam pengertian Kebenaran ataupun Ajaran Buddha. Sangha dalam pengertian persaudaraan / perkumpulan para Bhikkhu Arya.
tuhan yang dimaksud adalah yang memiliki definisi: berpersonal, pencipta semesta, prima causa, ayah/ibu dari semua makhluk, paramatman, yang maha segalanya.
Savakabuddha: pencapaian Pencerahan melalui mendengar ajaran dari Sammasambuddha. Paccekabuddha: pencapaian Pencerahan dengan usaha sendiri tanpa mengajar. Sammasambuddha: pencapaian pencerahan dengan usaha sendiri dan mengajar.


Selengkapnya klik di sini (http://www.bhagavant.com/home.php?link=naskah_dhamma_article&n_id=95)



Bagi anggota yang di dalam ajaran kepercayaannya tidak bersesuaian dengan satu atau lebih ajaran-ajaran atau keyakinan yang disebutkan dalam rumusan di atas maka kepercayaannya tidak bisa dikategorikan sebagai tradisi/aliran agama Buddha. Dan untuk itu sesuai dengan Peraturan No. 4, yang bersangkutan tidak diperkenankan untuk memaparkan kepercayaannya atau ajarannya tersebut di Forum Agama Buddha ini.

Bagi anggota yang merasa kepercayaanya adalah bagian dari agama Buddha, maka perlu memberikan segala bukti yang menjelaskan dan membuktikan bahwa ajaran kepercayaannya tersebut tidak bertentangan dengan rumusan dari World Buddhist Sangha Council.

Pelanggaran akan dikenakan sanksi yang berlaku.

Peraturan ini berlaku saat dipostingkan.

Terima Kasih

Moderator Forum Agama Buddha.