View Full Version : God has no religion
coqueline
April 18, 2004, 18:12
So why should we?
Bo Tat
April 18, 2004, 23:27
Agama itu artinya tidak kacau ya?
Jadi kayaknya cuma buat stigma atau stempel buat pengikut ajaran tertentu aja.
Seperti pengikut Kristus Tuhan, menurut alkitab disebut Kristen.
Terus dikasih stempel ama lembaga pemerintahan atau siapapun, bahwa pengikut Kristus atau yg Kristen itu disebut sebagai penganut agama Kristen.
Kalo islam?
Budha?
Hindu?
Gue gak tau deh kalo itu adalah agama atau tidak... :)
Yang pasti, Kristen itu bukan agama... :)
dragz
April 19, 2004, 10:02
kalo punya agama, nyembah siapa ya ? :D
Enche
April 19, 2004, 10:09
religion : ada doktrin, ada praktek dan ada objek pemujaan
AwangZ
April 19, 2004, 10:21
temen gua ada juga ngomong bahwa kristen bukan agama tapi kalo emang bener, jadi selama ini keyakinan kalian gimana?? dan yang lebih penting kurikulum di indonesia harus diubah kalo begitu
Kalo Islam memang sebuah agama karena ayat terakhir yang diturunkan mengatakan begini:
"...Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu..."(QS:Al-Maidah:3)
prometheusz
April 19, 2004, 11:03
Originally posted by AwangZ
temen gua ada juga ngomong bahwa kristen bukan agama tapi kalo emang bener, jadi selama ini keyakinan kalian gimana?? dan yang lebih penting kurikulum di indonesia harus diubah kalo begitu
.....
Welll... gue lagi nunggu jawaban untuk yang satu ini....
qalm
April 19, 2004, 18:16
udah tau tampang tuhan ?
tau hobbinya tuhan .. ?
......itu dulu ..baru tanya punya agama ato nda'
coqueline
April 19, 2004, 18:30
Gue ga nanya kok, tapi menurut gue Tuhan ga punya agama. Kalo bener Tuhan punya agama, artinya, hanya salah satu agama yg ada di seluruh dunia ini yg bener2 agama Tuhan, dan walaupun pemeluk agama masing2 bakal keukeuh kalo agama Tuhan itu agama yg dianutnya, tetep aja toh ga tau.
Kalau semua agama di dunia adalah agama Tuhan, sama aja artinya Tuhan ga punya agama...
Besides, menurut siapa Tuhan itu 'seseorang' yg punya hobby dan tampang?
Cybelle
April 19, 2004, 18:35
kalo religion artinya apa ya??
Gion Franklin
April 20, 2004, 01:23
Menurut gw Tuhan gak punya agama lha, kan agama itu hanya untuk hamba-Nya :p
AwangZ
April 20, 2004, 06:13
hanya salah satu agama yg ada di seluruh dunia ini yg bener2 agama Tuhan
tadi udah gua kasi tau, tapi the rest is up to you:)
Gion Franklin
April 20, 2004, 07:15
Nambahin sedikit, Islam itu din dan din itu bukan hanya agama, namun juga iman, dll. Artinya luas.
kalo menurut gue sih - Tuhan dlm bahasa inggris= GOD = dewa
jadi.. Kalo dewa sih tidak tunggal...
jadi bisa aja dia bikin agama agar ada yang memuja dirinya masing masing...
dewa kan mahluk juga?? sakti lagi!!! ;-)
alan_smithee
April 20, 2004, 10:12
mungkin maksudnya coqueline hanya ada satu agama dari tuhan, dan kalo semua agama ngakuČ dari tuhan artinya ga ada agama yg benerČ dari tuhan.. cmiiw :D
prometheusz
April 20, 2004, 11:45
God has no religion? so what?
selama die gak gangguin gue, ngapain gue pusingin...
kerangLaut
April 20, 2004, 13:01
Originally posted by coqueline
So why should we?
hmmm linear amat cara berpikirnya..
Senyum :)
April 20, 2004, 13:15
:haha
Eh Prot, itu sign nya ambil dari The Devil and Miss Prym kah ?
Senyum :)
April 20, 2004, 13:28
Originally posted by coqueline
So why should we?
Karena kita bukan Tuhan :D :haha
Kita butuh agama dalam mengawali perjalanan pulang :)
coqueline
April 20, 2004, 13:47
Originally posted by Gion Franklin
Menurut gw Tuhan gak punya agama lha, kan agama itu hanya untuk hamba-Nya :p
Jadi artinya yg bikin agama itu manusia kan, bukan Tuhan?
Jadi dalam memilih agama, basically elo cuman milih bikinan manusia yg ini atau yg itu...
Senyum :)
April 20, 2004, 14:13
Coqueline, gwe boleh ikutan jawab ga ? Nganggur nih... hehe..
Btw nanyanya beneran atau asal2an kayak gwe ?
coqueline
April 20, 2004, 14:40
Ga ngaruh toh, bukannya nanya beneran atau ngasal, elo bakal menjawab asal? Hehehe... :p
kerangLaut
April 20, 2004, 15:02
God has no parents either
So why should we?
oh linear..linear..kenapa kau berpikir linear :D
prometheusz
April 20, 2004, 15:02
Originally posted by asal
:haha
Eh Prot, itu sign nya ambil dari The Devil and Miss Prym kah ?
huheuheu... bener pak. Udah baca Pak? Abis baca yang itu jadi ketagihan sama PC neh.
lagi pengen nyari yang the alchemist
kerangLaut
April 20, 2004, 15:03
God doesn't breath.
So why should we?
indahnya berpikir linear :D
kerangLaut
April 20, 2004, 15:07
God gebruik geen paraplu.
Zo waarom zouden wij?
linear..linear..patutkah berpikir linear
prometheusz
April 20, 2004, 15:09
hihihiihi.......
oom KL ternyata kocak juga ya... :hehe
kerangLaut
April 20, 2004, 15:10
Tuhan tidak ikutan WG [WG]
So why should we?
hihihihihihi linearkah anda? :D :D :D
kerangLaut
April 20, 2004, 15:20
Tapi btw, sebelum miss coq kembali berpendapat linear, kerangLaut setuju kok dengan pendapatnya.
Tapi bukan karena Tuhan tidak beragama. Melainkan karena Genesis mencatat Tuhan menciptakan manusia, bukan agama. :D
Jadi kesimpulan linear-nya adalah, coqueline pasti berkiblat pada kisah penciptaan mula-mula di Genesis. :D :D :D
Daaaaagggggggggg.....
coqueline
April 20, 2004, 15:41
Sebenernya ga linear kok.
Begini (kemaren waktu idenya keluar lagi males nulis), gue merasa keberadaan agama itu paradoxical dengan keberadaan Tuhan itu sendiri.
Seperti yg gue bilang, kalau memang Tuhan menciptakan agama, kenapa ada banyak agama yg kadang2 satu sama lain ga sinkron? Jawabannya mungkin karena manusia melihat dan menerima konsep Tuhan secara berbeda2. Ini artinya memang bukan Tuhan yg menciptakan agama, tetapi manusia itu sendiri. Dan kalau memang manusia diperbolehkan menciptakan agama dan jalannya sendiri2 untuk mencapai Tuhan, kenapa manusia perlu agama yg kolektif in the first place?
Dari pernyataan awal, maksudnya, kalau Tuhan itu netral dan tidak menciptakan agama, kenapa kita merasa perlu agama untuk mencapai Tuhan? Dan kenapa agama dengan beraninya meng-klaim kalau hanya lewat agama tersebut seseorang bisa mencapai surga (or whatever the preferred path is)?
About Genesis, I think that is the most unreliable book in the whole Bible to begin with.
So, the underlying meaning of the real statement is, why do people have religions?
Ok sekarang yg linear siapa, yg membuat perbandingan paralel yg linear dari pernyataan yg sudah ada, atau yg membuat pernyataan yg bisa diartikan sebagai linear bagi seseorang yg cara berpikirnya sudah linear dari awal?
prometheusz
April 21, 2004, 05:56
About the question:
Pertama kali baca pertanyaannya, prome juga sedikit heran. Bukan karena isi pertanyaannya (untuk hal ini saya setuju dengan oom KL, walaupun kedengaran logis, tapi berdasarkan penalaran yang dangkal). Prome heran oleh starter-nya. Pola pikir dangkal seperti itu gak mungkin keluar dari seorang Coque (yang postingan2nya selalu tulisan berbobot). Jadinya Prome only wait and see sampe Coque mengutarakan maksud pertanyaan sebenarnya, which is "So, the underlying meaning of the real statement is, why do people have religions?"
Back to the thread:
Seperti yg gue bilang, kalau memang Tuhan menciptakan agama, kenapa ada banyak agama yg kadang2 satu sama lain ga sinkron? Jawabannya mungkin karena manusia melihat dan menerima konsep Tuhan secara berbeda2. Ini artinya memang bukan Tuhan yg menciptakan agama, tetapi manusia itu sendiri. Dan kalau memang manusia diperbolehkan menciptakan agama dan jalannya sendiri2 untuk mencapai Tuhan, kenapa manusia perlu agama yg kolektif in the first place?
Dari pernyataan awal, maksudnya, kalau Tuhan itu netral dan tidak menciptakan agama, kenapa kita merasa perlu agama untuk mencapai Tuhan? Dan kenapa agama dengan beraninya meng-klaim kalau hanya lewat agama tersebut seseorang bisa mencapai surga (or whatever the preferred path is)?
kalo menurut prome, ini masalah perspektif.
Coque bisa ngomong seperti di atas karena berada di luar agama2 tersebut.
bagi individu yang berada di dalam salah satu agama tersebut, perspektifnya beda lagi, dan mereka mungkin berkata bahwa agama mereka memang benar diturunkan oleh Tuhan, agama2 lain di luar agama mereka adalah fake. Jadi teori bahwa Tuhan itu netral dan tidak menciptakan agama, tidak berlaku bagi mereka.
Only a thought
kerangLaut
April 21, 2004, 08:38
Originally posted by coqueline
gue merasa keberadaan agama itu paradoxical dengan keberadaan Tuhan itu sendiri.
setuju
Seperti yg gue bilang, kalau memang Tuhan menciptakan agama, kenapa ada banyak agama yg kadang2 satu sama lain ga sinkron? Jawabannya mungkin karena manusia melihat dan menerima konsep Tuhan secara berbeda2. Ini artinya memang bukan Tuhan yg menciptakan agama, tetapi manusia itu sendiri. Dan kalau memang manusia diperbolehkan menciptakan agama dan jalannya sendiri2 untuk mencapai Tuhan, kenapa manusia perlu agama yg kolektif in the first place?
setuju lagi. tapi ada catatan: ini karena manusia(kebanyakan) memandang Tuhan secara linear. sementara Tuhan sendiri tidaklah linear.
Dari pernyataan awal, maksudnya, kalau Tuhan itu netral dan tidak menciptakan agama, kenapa kita merasa perlu agama untuk mencapai Tuhan? Dan kenapa agama dengan beraninya meng-klaim kalau hanya lewat agama tersebut seseorang bisa mencapai surga (or whatever the preferred path is)?
sangat sepakat. indeed insane kalau agama bisa membawa kita kepada Tuhan. Agama jelas tidak pernah, dan tidak akan bisa membawa manusia ke Tuhan.
About Genesis, I think that is the most unreliable book in the whole Bible to begin with.
udah pernah baca the whole bible, atau paling tidak genesis sampai habis? kemudian udah baca buku analisa dan kritiknya? kalau belum sebaiknya jangan komentar dulu.
So, the underlying meaning of the real statement is, why do people have religions?
karena konstruksi sosial. anda bertanya seperti itupun karena konstruksi sosial. semua sistem, perangkat dan nilai-nilai itu merupakan konstruksi sosial. anda makan dengan sendok, atau tangan atau bahkan kaki, itu merupakan konstruksi sosial. konstruksi sosial bisa dipahami sebagai kebudayaan. namun tidak semua kebudayaan dapat dikaji sebagai kontruksi sosial. pertanyaan lanjutan dari uraian ini adalah lalu apa atau siapa yang menjadi ilham dari konstruksi sosial. ini akan membawa kita menemukan siapa inspirator teknologi.
Ok sekarang yg linear siapa, yg membuat perbandingan paralel yg linear dari pernyataan yg sudah ada, atau yg membuat pernyataan yg bisa diartikan sebagai linear bagi seseorang yg cara berpikirnya sudah linear dari awal?
yang linear itu coqueline. tapi Tuhan jelas tidak linear. :D :D :D
:cool:
*kaum atheis mendasari kajiannya pada relativisme. padahal untuk mendukung relativisme, para relativis membutuhkan absolutisme, supaya relativisme itu menjadi absolut.
prometheusz
April 21, 2004, 10:16
Kalo menurut oom KL, bagaimana sih cara kita memandang Tuhan yang tidak linear ini? soalnya sampe sekarang Prome masih bingung sama "this thing called GOD"
boleh kasih saran buku analisa dan kritik mmm... Genesis aja dulu deh. Ada gak yang penuturannya gak berat, soalnya prome agak "telat" mikirnya ;D
*relativisme is absolut?
Richtervb
April 22, 2004, 17:32
Originally posted by kerangLaut
God doesn't breath.
So why should we?
indahnya berpikir linear :D
wheredouknow?, maksudnya tuhan nggak bernafas itu dari mana sumbernya?
Gion Franklin
April 23, 2004, 04:39
Originally posted by natalix
kalo religion artinya apa ya??
Iya mangkannya gw juga mikir gitu, apakah religi artinya sama dengan agama? Kalo agama = tidak kacau spt kata BT, terus apakah religi itu = tidak kacau juga?
hansel
April 23, 2004, 05:12
Religion dari kata Latin'religare' artinya mengikat. Ada ikatan antara penyembah & yg disembah, sebagaimana Israelites dgn Yahweh Elohim.
Gion Franklin
April 23, 2004, 05:41
Berarti religi tidak sama dengan agama, sel??
Senyum :)
April 23, 2004, 13:16
Originally posted by prometheusz
huheuheu... bener pak. Udah baca Pak? Abis baca yang itu jadi ketagihan sama PC neh.
lagi pengen nyari yang the alchemist
Gwe jauh senengan The Alchemist daripada The Devil n Miss Prym... :D Banyak mainin psikologi sifat manusia ttg ke'takut'an/kenggaberanian manusia doank tuh kayaknya yg di The Devil.
Senyum :)
April 23, 2004, 13:26
Btw eh kalo Utusan2 tuh emang Tuhan lho yg kirim... percaya ga percaya si... :P
prometheusz
April 23, 2004, 14:25
Originally posted by asal
Gwe jauh senengan The Alchemist daripada The Devil n Miss Prym... :D Banyak mainin psikologi sifat manusia ttg ke'takut'an/kenggaberanian manusia doank tuh kayaknya yg di The Devil.
iyaa... ntar deh minggu ini nyari di gramed (saran oom homer).
asal punya saran buku2 lain yang sejenis? yang bacanya ringan, tapi punya moral cerita yang menarik.
bagaimana dengan contact-nya carl sagan. kalo gak salah di sana ada sedikit materi mengenai percaya tidaknya akan "tuhan"
alan_smithee
April 23, 2004, 16:27
kok jadi oot :D
kalo contact /me baru nonton filmnya, tapi oom homer jual bukunya tuh
btw kenapa ya manusia suka diikat-ikat, tapi ntar giliran udah diikat mintanya dilepasin :p
Senyum :)
April 24, 2004, 11:18
Originally posted by miko
kok jadi oot :D
kalo contact /me baru nonton filmnya, tapi oom homer jual bukunya tuh
btw kenapa ya manusia suka diikat-ikat, tapi ntar giliran udah diikat mintanya dilepasin :p
Hehehe... iya deh balik ke topic semula. Emang masi ada yg mau didiskusiin di topic semula yah ?
Manusia sukanya mengikat2 tuh, bukan diikat2.. hehehe... :P Biasa.. ego... :D
Ayo Sal.. ndang sadar ! :P
Senyum :)
April 24, 2004, 11:22
Originally posted by prometheusz
iyaa... ntar deh minggu ini nyari di gramed (saran oom homer).
asal punya saran buku2 lain yang sejenis? yang bacanya ringan, tapi punya moral cerita yang menarik.
bagaimana dengan contact-nya carl sagan. kalo gak salah di sana ada sedikit materi mengenai percaya tidaknya akan "tuhan"
Moral cerita menarik... dan cuma buat dibaca2 hmmm... karya2 Pak Anand K lumayan jg.. kalo perjalanan hidup yg lumayan seru bacanya tuh Autobiography of a Yogi nya Parahamsa Yogananda, terusss... banyak sih yah. Gwe ngga tau senengan protomeuz itu yg bagaimana...
Originally posted by coqueline
Gue ga nanya kok, tapi menurut gue Tuhan ga punya agama. Kalo bener Tuhan punya agama, artinya, hanya salah satu agama yg ada di seluruh dunia ini yg bener2 agama Tuhan, dan walaupun pemeluk agama masing2 bakal keukeuh kalo agama Tuhan itu agama yg dianutnya, tetep aja toh ga tau.
Kalau semua agama di dunia adalah agama Tuhan, sama aja artinya Tuhan ga punya agama...
Besides, menurut siapa Tuhan itu 'seseorang' yg punya hobby dan tampang?
kenapa pula dipertanyakan agamanya ... apakah tuhan itu "seseorang" yang harus isi agama di ktp
coqueline
May 02, 2004, 10:59
Weee... yg musti ngisi agama di KTP kan cuman orang Indonesia... :o
arsydiatasair
May 05, 2004, 08:38
agama itu hanya satu.
setiap orang akan mencari bukti.
bukti yang nyata adalah petunjuk.
saya memilih islam karena ajarannya sangat cerdas, menuntuk kita untuk berpikir.
arsydiatasair
May 05, 2004, 08:38
agama itu hanya satu.
setiap orang akan mencari bukti.
bukti yang nyata adalah petunjuk.
saya memilih islam karena ajarannya sangat cerdas.
Senyum :)
May 05, 2004, 12:59
Oh yah ? Setau gwe lebih ke kepasrahan deh daripada mikir. Salah yah gwe ? :D
prometheusz
May 05, 2004, 13:40
Originally posted by arsydiatasair
agama itu hanya satu.
setiap orang akan mencari bukti.
bukti yang nyata adalah petunjuk.
saya memilih islam karena ajarannya sangat cerdas.
Arsy, tolong konfirmasikan pertanyaan saya berikut ini:
apakah kecerdasan ajaran agama yang anda pilih itu sejalan dengan isi postingan2 anda di Forum AdI ini?
arsydiatasair
May 05, 2004, 14:08
saya menganggap Islam cerdas, berarti saya tidak cerdas, bukan?
coqueline
May 05, 2004, 14:18
Kalau ada seseorang yg tidak cerdas menganggap sesuatu sebagai cerdas, validkah anggapan orang tersebut terhadap sesuatu yg dianggapnya cerdas ini? :o
Senyum :)
May 05, 2004, 14:22
Wah belum Islam dunkz kalo gitu :D
prometheusz
May 05, 2004, 14:38
Originally posted by arsydiatasair
saya menganggap Islam cerdas, berarti saya tidak cerdas, bukan?
:haha :haha :haha
well.. terjawab sudah enigma forum Agama dan Iman...
know what?
prome malah punya sedikit kecurigaan: arsy is not what s/he tell who s/he is.
coqueline
May 05, 2004, 16:36
So Prome, you think it realy was the grand revelation instead of a bad case of foot in mouth disease? :hehe :hehe
prometheusz
May 06, 2004, 11:54
well... i did not expect much at first, an ordinary passer by, or a one night fly (judge from the content). But i was wrong.
so, seperti kata siggy gue, to clear up things, i need some answers :o
Originally posted by coqueline
So why should we?
we should ...
soale agama yang mengenalkan kita tentang "God" ...
yang menuntun kesana ...
coqueline
May 06, 2004, 16:51
Haruskah melewati agama untuk bisa mengenal Tuhan?
umm ... pertanyaan yang susah sih ...
emang sekalipun beragama ... bukan berarti selamat ...
karena keselamatan bukan dari agama ...
cuma ya ... tampaknya susah untuk mengenal Tuhan selaen lewat kitab suci dan agama ...
Tuhan kan udah gak mungkin bicara satu persatu lagi ... kaya jaman nabi nabi dulu ...
coqueline
May 06, 2004, 22:03
Gue sih ikut pepatah Zen:
When the pupil is ready, the teacher will show up.
Kalo emang udah membuka hati buat menerima Tuhan, bagaimanapun caranya bakal terhubung kok... ga perlu lewat agama dan ritual.
Itu menurut gue loh...
aisyah
May 06, 2004, 23:47
kalo ada agama yg diturunkan oleh Tuhan, apa itu berarti itu juga agama Tuhan?
atau agama yg hanya diturunkah oleh Tuhan?
trus apa Tuhan tidak bisa menciptakan lebih dari satu agama (kalo misalnya dia memang menciptakan sebuah agama)?
If God created a religion does that mean God embraces that religion also (meaning God has a religion)?
dan..
{if} God created man, is God a man also? And if God created one being, does that mean he cannot create another being (that is if God did create one being that is man)?
arsydiatasair
May 07, 2004, 18:06
Originally posted by coqueline
Kalau ada seseorang yg tidak cerdas menganggap sesuatu sebagai cerdas, validkah anggapan orang tersebut terhadap sesuatu yg dianggapnya cerdas ini? :o
valid, seperti kaya dan miskin, kuat dan lemah, keras dan lembut,
arsydiatasair
May 07, 2004, 18:10
apakah dihadapan Tuhanmu Yang Maha Segalanya saya akan berkata : "Saya lebih cerdas dari Ajaran Kitab Suci"? atau saya memiliki kecerdasan setara dengannya? manusia akan menyadari bahwa dirinya lemah.
prometheusz
May 08, 2004, 07:45
welll..... prome gak pernah menanyakan apakah arsy cerdas ato nggak (biar orang lain deh yang nilai)
gini loh:
arsy kan mengklaim bahwa agama arsy adalah agama yang cerdas.
yang ingin prome ketahui adalah:
secerdas apakah agama arsy tersebut?
apakah isi postingan2 arsy sebelum ini mewakili tingkat kecerdasan agama yang arsy anut...
thats all.
mudah2an yang ini bisa dimengerti.
Senyum :)
May 08, 2004, 11:48
Originally posted by arsydiatasair
apakah dihadapan Tuhanmu Yang Maha Segalanya saya akan berkata : "Saya lebih cerdas dari Ajaran Kitab Suci"? atau saya memiliki kecerdasan setara dengannya? manusia akan menyadari bahwa dirinya lemah.
Yakin sadar ? Bukan cuman inget atau ngga PD aja mengatakan hal itu ? :D :hehe
Originally posted by coqueline
Gue sih ikut pepatah Zen:
When the pupil is ready, the teacher will show up.
Kalo emang udah membuka hati buat menerima Tuhan, bagaimanapun caranya bakal terhubung kok... ga perlu lewat agama dan ritual.
Itu menurut gue loh...
show up dimana ? di depan mata atau dalam hati ?
kalo dalam hati, itu tuhan atau apa yang kita bayangkan tentang tuhan ? dari mana kita tau kalo itu tuhan, bukan khayalan kita tentang tuhan ? atau khayalan semata ?
GOD created man.. man created god....
coqueline
May 09, 2004, 12:45
Lagi2 muter2 di definisi... :o
Disini banyak bener yg ga bisa bedain pernyataan metaforikal dengan yg literal yah?
emang tuhan sama ma apel ?
tuhan kan konsep.... konsep itu definisi...
kalo elu percaya tuhan itu berwujud, ya terserah....
arsydiatasair
May 11, 2004, 13:54
Tuhan berwujud,
tetapi tidak sama dengan makhluk.
wajah-wajah manusia yang cerah akan berseri,
kepada Tuhan mereka melihat.
di surga.
asunn
August 05, 2004, 19:02
teman2 sekalian...nimbrung yah...
kita butuh agama buat penunjuk jalan pulang... well seperti yg di bilang di atas...tanpa agamapun manusia bisa mencari jalan pulang...tetapi bakal lama...karena muter2 tersesat. Loh kalo di kasih plank sign penunjuk jalan?? why not...di gunakan...kalo mo ke chicago lewat jalan perdesaan atau mau milih lewat highway?
mau lewat 400 mil atau lewati 1200 mil?
agama ciptaan manusia yg terpilih...bisa dikatakan anak Tuhan/Allah ...manusia pilihan tsb sudah mencapai tingkatan evolusi yg advance...tetapi tidak berarti Dia pun sudah mencapaiNya...mungkin sudah mendekati...nah masalahnya kita disini ribut2 soal agama siapa yg benar dsb..sungguh bodoh... muter2 di kubangan di depan pintu gerbang... yuk masuk ...satu2 :)
**bersyukurlah kita2 ini wahai manusia...karena kita di bimbing oleh manusia2 terpilih ..Nabi...Rasul..Buddha...**
jadi? tunggu apa lagi? bergeraklah.... go within yourself!!
menurut pendapat pribadi saya: tidak ada agama yg perfect...setiap agama ada kelebihan dan kelemahan masing2.. kita2 para manusia ambilah yg kelebihan2nya semua... pilihlah salah satu agama...tetapi menyerap juga yg posififnya dari agama lain...tinggalkan fanatism.
(yg negatifnya yg bisa memicu pertentangan dalam fondasi agama lupakan saja...itu bukan salah ajaran agamanya sendiri...tetapi itu adalah salah dalam beragam2x penafsiran dan kesadaran... jgn gunakan otak saja dalam menilai...gunakan rasa dan hati dan Kesadaran)
namaste
asunn
stabilo
August 06, 2004, 07:30
menurut aku kita ga bisa deh bilang tuhan itu punya agama atau tidak sebelum defenisi tuhan itu jelas... karena banyak banget kan pengertian tuhan yg ada di masyarakat yg terkadang hanya mengecilkan arti tuhan itu sendiri.. ya ga sih???
hyper
August 07, 2004, 06:58
Originally posted by stabilo
menurut aku kita ga bisa deh bilang tuhan itu punya agama atau tidak sebelum defenisi tuhan itu jelas... karena banyak banget kan pengertian tuhan yg ada di masyarakat yg terkadang hanya mengecilkan arti tuhan itu sendiri.. ya ga sih???
Setuju :bravo:
prometheusz
August 07, 2004, 09:32
Originally posted by asunn
...
kita butuh agama buat penunjuk jalan pulang... well seperti yg di bilang di atas...tanpa agamapun manusia bisa mencari jalan pulang...tetapi bakal lama...karena muter2 tersesat. Loh kalo di kasih plank sign penunjuk jalan?? why not...di gunakan...kalo mo ke chicago lewat jalan perdesaan atau mau milih lewat highway?
mau lewat 400 mil atau lewati 1200 mil?
pulang ke mana? some people said gak a konsep 'pulang' itu, some other said we are already home... so dont generalise
agama ciptaan manusia yg terpilih...bisa dikatakan anak Tuhan/Allah ...manusia pilihan tsb sudah mencapai tingkatan evolusi yg advance...tetapi tidak berarti Dia pun sudah mencapaiNya...mungkin sudah mendekati...nah masalahnya kita disini ribut2 soal agama siapa yg benar dsb..sungguh bodoh... muter2 di kubangan di depan pintu gerbang... yuk masuk ...satu2 :)
**bersyukurlah kita2 ini wahai manusia...karena kita di bimbing oleh manusia2 terpilih ..Nabi...Rasul..Buddha...**
jadi? tunggu apa lagi? bergeraklah.... go within yourself!!
maksudnya apaan sih???
menurut pendapat pribadi saya: tidak ada agama yg perfect...setiap agama ada kelebihan dan kelemahan masing2.. kita2 para manusia ambilah yg kelebihan2nya semua... pilihlah salah satu agama...tetapi menyerap juga yg posififnya dari agama lain...tinggalkan fanatism.
(yg negatifnya yg bisa memicu pertentangan dalam fondasi agama lupakan saja...itu bukan salah ajaran agamanya sendiri...tetapi itu adalah salah dalam beragam2x penafsiran dan kesadaran... jgn gunakan otak saja dalam menilai...gunakan rasa dan hati dan Kesadaran)
saya masih gak ngerti saran yang anda ajukan.. pilih salah satu agama, tinggalkan negatifnya, ambil yang positif2 dari agama lain...???
Capunk
August 07, 2004, 10:20
asal nyampe ke tujuan akhir elo, why not? mo ngambil jalan yang 1200 miles itu kalo perjalanan itu enriching ur life, why not?
asunn
August 07, 2004, 11:04
Originally posted by stabilo
menurut aku kita ga bisa deh bilang tuhan itu punya agama atau tidak sebelum defenisi tuhan itu jelas... karena banyak banget kan pengertian tuhan yg ada di masyarakat yg terkadang hanya mengecilkan arti tuhan itu sendiri.. ya ga sih???
gimana kalo mau tau definisi tuhan/semesta kalo kamu tidak mulai mengalaminya sendiri dari pengalaman2x pribadimu? Kitab, Injil, Tripitaka, Bhagavad Gita dsb kan hanya penunjuk jalan...kalo bengong2 aja liat rambu2 jalan heheh semua buku suci tersebut tidak ada maknanya sedikitpun, maksud dari perjalanan itu tadi...adalah mengenali dirimu...karena dirimu bukanlah Dirimu yg sebenarnya.
Originally posted by Capunk
asal nyampe ke tujuan akhir elo, why not? mo ngambil jalan yang 1200 miles itu kalo perjalanan itu enriching ur life, why not?
yah terserah manusianya masing2 lah..ada yg mau maen2 dulu...ada yg langsung kangen sama Tuhan/Semesta. Ada juga manusia yg udah sangat lama bermain2nya...udah cape sendiri....Intinya..jangan sampe habis bensin aja...kalo abis bensin...kan mesti sewa mobil lain untuk narik....biayanya mahal ;p
hyper
August 09, 2004, 02:38
Originally posted by asunn
gimana kalo mau tau definisi tuhan/semesta kalo kamu tidak mulai mengalaminya sendiri dari pengalaman2x pribadimu? Kitab, Injil, Tripitaka, Bhagavad Gita dsb kan hanya penunjuk jalan...kalo bengong2 aja liat rambu2 jalan heheh semua buku suci tersebut tidak ada maknanya sedikitpun, maksud dari perjalanan itu tadi...adalah mengenali dirimu...karena dirimu bukanlah Dirimu yg sebenarnya.
Maaf, Asunn jika kita mau melihat lebih teliti lagi kita akan melihat bahwa petunjuk arahnya pun berbeda-beda yang satu ke utara, selatan, barat, timur, dan tengah.
asunn
August 09, 2004, 19:15
gw tambah satu lagi deh...petunjuk arahnya :)
petunjuk arah ke dalam....(kedalam lapisan diri)
karena semakin kedalam kita akan semakin dekat dengan Diri kita, dan semakin jauh dari diri kita.
utara, selatan, barat, timur dan tengah... kalo kamu berjalan ke arah yg sama....tanpa henti...maka akan kembali ke tempat awal, sama juga dgn dari barat ke barat, dari timur ke timur, dsb. semua dalam lingkup bumi. dalam lingkup atmosphere bumi.
Kupaslah kerak bumi ini... maka pada suatu titik...anda tidak membutuhkan lagi utara, selatan, barat, timur, dan tengah.
karena arah2 tersebut sudah sirna... tidak di butuhkan lagi
salam
asunn
hyper
August 10, 2004, 01:59
Originally posted by asunn
utara, selatan, barat, timur dan tengah... kalo kamu berjalan ke arah yg sama....tanpa henti...maka akan kembali ke tempat awal, sama juga dgn dari barat ke barat, dari timur ke timur, dsb. semua dalam lingkup bumi. dalam lingkup atmosphere bumi.
Kembali ke awal, dr timur ke timur, barat ke barat, bukankah tidak sama dengan barat = timur, utara = selatan, dst ?
Dengan kata lain ketika kita melintas jalur barat, tidak mungkin sekaligus kita melintas di jalur timur, utara, selatan. :)
karena semakin kedalam kita akan semakin dekat dengan Diri kita, dan semakin jauh dari diri kita.
Diri kita yang mana, my friend ??
asunn
August 10, 2004, 16:55
heheh salam mas hyper :)
thanks atas reply nya...
Diri kita yg murni ( dimana sekarang diri kita belom murni masih banyak terdapat lapisan2 hawa nafsu dan kekotoran batin )...dan Diri yg murni ini tanpa sentuhan akal dan pikir, karena akal dan pikir masih di bawah lapisan KesadaranNya.
salam metta
asunn
njk
August 10, 2004, 19:14
Tuhan jelas dong punya agama... Tapi arti "punya"-nya berbeda...
bedanya dengan manusia, kalo manusia menjadi penganut, kalo Tuhan sebagai pencipta...
vBulletin® v3.8.2, Copyright ©2000-2013, Jelsoft Enterprises Ltd.