View Full Version : pluralisme Agama







Socrates
November 18, 2003, 01:10
menurut kalian apakah pluralisme agama itu sebuah kenyataan yang memang diharapkan terjadi (kehendak / keinginan) oleh Tuhan sendiri.

Mahesa Jenar
November 18, 2003, 02:31
YOI fren!

menurut ingsun memang harus demikian
krn dng begitu timpul option, pilihan
bukankah kita juga bebas berkehedak n memilih :bingung:

ayoklah
November 18, 2003, 12:42
biar seru kali..

Mahesa Jenar
November 18, 2003, 13:49
YAP tul

klo cuman atuk2nya kan jadi mono gak stereo
lagian irama permainan jadi monoton, serangannya gak bervariasi
tul gak yok [kedip]

si goblok
November 18, 2003, 13:54
:haha
brarti hanya untuk mengacaukan pikiran kita ya?

Mahesa Jenar
November 18, 2003, 13:57
EKEKEK .......

tuh pan yok! dah ada yng molai kesambet
tauklah elo yng musti menanggung n menjawab [kedip]

Azazel
November 18, 2003, 16:44
opb Guru Socrates

menurut kalian apakah pluralisme agama itu sebuah kenyataan yang memang diharapkan terjadi (kehendak / keinginan) oleh Tuhan sendiri.



tuhan sih bakal menyesuaikan dengan harapan kita aja.
dia mana pernah protes sih. (ok mungkin dulu. :haha)

ayoklah
November 18, 2003, 18:05
Originally posted by goblok
:haha
brarti hanya untuk mengacaukan pikiran kita ya?

Kok ngacoin? Kan udah dianugerahi "otak"? Cuman masalah memilih aja kok...

ayoklah
November 18, 2003, 18:07
Heheheh.. mbah jenar ini ternyata cuman oknum yang tidak bertanggung jawab...

Mahesa Jenar
November 20, 2003, 13:37
loh kok!
elo timpukin ke gw yok!
mang yng ponya thread ini sapah?
kita ini penggembira aja kan!


::banana:: ::nana:: ::banana:: ::nana::

ayoklah
November 21, 2003, 09:59
Bener mas... mudik kale...

Socrates
November 23, 2003, 04:42
ga ikut lebaran jadi gak lagi mudik

so far, tanggapan yang muncul dari mereka yang setuju bahwa pluralisme agama, like or dislike, mesti diterima sebagai sebuah kenyataan yang memang dikehendaki Tuhan.

sejauh ini agama-agama mainstream dan yang paling PD mengklaim dirinya sebagai KEBENARAN selalu punya misi agung untuk tidak hanya aktif konsolidasi (waduh pengaruh pemilu nih) tapi juga expansi untuk merekrut anggota baru ntah sebagai pemenuhan kewajiban atas "misi agung" tersebut atau sekedar penambahan rasa kepercayaan diri atas pilihan agama baru yang dianut.

nafsu expansi ini mau gak mau terpaksa menumbuhkan semangat untuk mengeliminasi 'YANG LAIN' dan bahkan tanpa sadar menganggap bahwa 'JALANNYA' adalah THE BEST and THE ONLY ONE.


lalu bagaimana dengan SEMANGAT PLURALISME INI?

Mahesa Jenar
November 23, 2003, 06:34
Socrates:
lalu bagaimana dengan SEMANGAT PLURALISME INI?

HEHEHE ......
semangat yng gituan seh biarkan tumbuh kembang n berdampingan secara wajar dng yng laen om!
tapi ketika dia juga bernafsu expansi n ingin mengeleminir yng lain, lalu apa bedanya dia dng kelompok yng dituduhkan itu :bingung:

ayoklah
November 23, 2003, 11:15
Originally posted by Socrates
ga ikut lebaran jadi gak lagi mudik

so far, tanggapan yang muncul dari mereka yang setuju bahwa pluralisme agama, like or dislike, mesti diterima sebagai sebuah kenyataan yang memang dikehendaki Tuhan.

sejauh ini agama-agama mainstream dan yang paling PD mengklaim dirinya sebagai KEBENARAN selalu punya misi agung untuk tidak hanya aktif konsolidasi (waduh pengaruh pemilu nih) tapi juga expansi untuk merekrut anggota baru ntah sebagai pemenuhan kewajiban atas "misi agung" tersebut atau sekedar penambahan rasa kepercayaan diri atas pilihan agama baru yang dianut.

nafsu expansi ini mau gak mau terpaksa menumbuhkan semangat untuk mengeliminasi 'YANG LAIN' dan bahkan tanpa sadar menganggap bahwa 'JALANNYA' adalah THE BEST and THE ONLY ONE.


lalu bagaimana dengan SEMANGAT PLURALISME INI?

Yah wajar saja toh. Semua mengklaim sebagai yang no 1. Tapi kan pilihan kembali ke setiap individu2, yang mana yang no 1 utk dirinya sendiri. Memang setiap pilihan yang telah dibuat, seharusnyalah yang THE BEST utk dirinya sendiri.

Elu kerja di perusahaan asuransi hohoho. Tentu bagi elu asuransi hohoho inilah yang the best diantara perusahaan2 asuransi laennya. Dan elo pasti mempromosikannya sebagai perusahaan asuransi no 1. Namanya aja loyalitas. Setiap komunitas butuh itu. Emang kalo berlebihan jadi fanatisme (lebih parah lagi fanatisme buta), tapi disitulah tugas manusia utk menjaga keseimbangan dalam diri.

c dev
November 27, 2003, 14:42
semua paling bener nurut pemeluknya.. :(

Enche
November 27, 2003, 19:36
prularisme ada, karena ga ada manusia yang sama.

Socrates
November 28, 2003, 05:01
So far ada kata-kata kunci yang perlu disimak,

pertama tidak ada pertentangan antara semangat pluralisme dan semangat "misi" agung masing-masing agama.

kedua, perlu ditekankan kata PILIHAN BEBAS dalam menerima realitas keanekaragaman agama.

ketiga, promosi atas KEBENARAN jalanku sebagai yang paling THE BEST adalah wajar dan masuk akal tanpa menjadi fanatis. dengan perbandingan soal PROMOSI
(catatan: Promosi yang sesuai dengan etika universal .tidak pernah membuat komsumen terpaksa harus bersikap " AMBIL AJA, HABIS GA ADA PILIHAN LAIN")


Saya setuju bahwa setuap pemeluk mesti menjadikan jalannya sebagai the best UNTUK dirinya sendiri!!!

bagaimana dengan orang lain?

menurut pendapat saya tak ada satu KUASA (termasuk negara) apapun yang berhak memaksakan MY WAY kepada orang lain. Mengapa? Harus begitu.. kalau kita konsekwen dengan PILIHAN BEBAS dan REALITAS PLURALISME dalam hidup beragama

kalau ada sebuah lembaga bermotokan bhineka tunggal ika tetapi serta merta menciptakan aturan sedemikian hingga dimungkinkan pengeliminasian "yang lain" PASTI disana terjadi KETIDAKWAJARAN (bahasa halus untuk mengatakan KETIDAKCERDASAN BERLOGIKA)

Karena itu,

KONDISI terjadinya PILIHAN BEBAS harus dimungkinkan.

PERTANYAAN ?

sejak kapan seorang dianggap BEBAS menentukan pilihannya thd agama yang mau dipeluknya?

apakah ikatan primordialisme memungkinkan seseorang bisa SUNGGUH SUNGGUH BEBAS MEMILIH??

Enche
November 29, 2003, 06:15
ya dong bebas, bahkan bebas untuk tidak memilih :D

ayoklah
November 29, 2003, 09:33
Originally posted by Enrique
ya dong bebas, bahkan bebas untuk tidak memilih :D

Masuk golput, ya ga bang...

Mahesa Jenar
November 29, 2003, 16:24
EKEKEK .......

golput itu kan (golongan putus asa) di pemilu yok
yng bener tuh abstain, liat klo pas ada sidang di dewan [dunno] :kabur:

ayoklah
December 04, 2003, 16:29
Bener kan. Putus asa karena ga ada pilihan...

Mahesa Jenar
December 25, 2003, 10:28
YAP tul

toh ga ada sangsi hukumnya juga
ga ngaruh ke gajih n bonus kan ;D

langitbiru
February 04, 2004, 14:15
Ajaran/Pesan yang menekankan untuk menyebarkan agama mempunyai keuntungan dan kerugiannya. Untungnya agama itu menyebar dengan cepat tapi ruginya hal ini merupakan bom waktu untuk pembunuhan yang mengatas namakan agama, dua-duanya merasa masuk surga setelah melakukan pembunuhan sedanglan apa betul masuk surga gak ada yang tahu, siapa tahu justru masuk neraka.

Bimbang *

qalm
February 04, 2004, 20:40
Originally posted by langitbiru
Untungnya agama itu menyebar dengan cepat tapi ruginya hal ini merupakan bom waktu untuk pembunuhan yang mengatas namakan agama, dua-duanya merasa masuk surga setelah melakukan pembunuhan sedanglan apa betul masuk surga gak ada yang tahu, siapa tahu justru masuk neraka.
Bimbang *

urusan promosi ... jadi bunuh2ann
ini arahnya kemana omm

prometheusz
February 05, 2004, 13:23
Originally posted by Socrates
menurut kalian apakah pluralisme agama itu sebuah kenyataan yang memang diharapkan terjadi (kehendak / keinginan) oleh Tuhan sendiri.

Kalo gue gak tau... soalnya gue gak tau apa keinginan TUHAN, i even wonder apakah TUHAN punya keinginan sama sekali...

Dan saya yakin apapun jawaban selain yang saya berikan hanya merupakan refleksi keinginan pribadi pemberi jawaban