View Full Version : Untuk Sebuah Cinta Sejati







sky
September 05, 2003, 02:32
Kata orang, cinta sejati itu hanya datang sekali...tapi aku bertemu dua kali dengan satu orang cinta sejati dalam perjalanan hidupku...Dan rasanya aku tidak percaya masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan mu lagi di sisa usiaku.Kalaupun itu ada, itu bukan kesempatan...itu pasti takdir

Riza, wanita perkasa yang pernah kutemui, yang tak pernah putus asa menghadapi terjal landainya kehidupan dan mengajariku tentang banyak hal. Tentang kesabaran, tentang perjuangan hidup dan tentu ..tentang cinta sejati...

Malam-malam yang ku punya kini adalah malam penuh siksaan yang menelangsakan jiwaku...Aku tak tahan kala membayangkan di malam dingin begini,ketika dulu kita dan dua tiga orang sahabat bermalam panjang dalam tenda dum warna kelabu
saban sabtu malam ,dialuni desahan angin Gunung Betung dan jeritan SiAmang yang membuatmu selalu tersenyum lucu bila mendengar suaranya - kini kau nikmati dengan desahan nikmat bersama laki-laki laknat yang mendekapmu, yang tak sudi kusebut sebagai SUAMI MU....Ia yang telah merobek lembar angan yang sudah kutenun selama delapan tahun, sejak kali pertama aku meninggalkanmu untuk meneruskan kuliah di Kota Metropolitan ini...

Persetan kuliah...kalau saja aku tetap dikota kecil kelahiranku,mungkin kisah cintaku tak begini...Setelah kuliahku berantakan, aku juga kehilangan jejak wanita pengelana yang tak pernah lelah mengukur langkah...

Bulan pertama aku masih menerima suratmu di kota A, tiga bulan
kemudaian ada di kota B - selanjutnya blas....lepas....bahkan no teleponmu pun tak pernah kau berikan...aku tahu kau memang perempuan yang tak mau terikat komitment tak pasti, dan aku juga seorang laki-laki normal dan hidup di dunia yang bukan cuma berisi laki-laki...aku punya hasrat yang mubazir aku sekap. Walau tanpa mengumbar cinta...apa itu cinta? Buatku cinta adalah Riza , dan Riza artinya cuma kau dan aku yang mengerti...bukankah begitu?

sky
September 05, 2003, 03:05
Berbahagialah kau,Riza..yang terlahir sebagai wanita,Yang tak malu menangis saat patah hati,atau bisa memasang tampang manis walau telah melemparkan kotoran ke wajahku...

Tapi sudahlah, aku tahu kau memilih yang terbaik untuk hidupmu,walau ku tahu kau tidak puas dengan pilihanmu. Kau(seperti biasa) tetap memakai logika daripada perasaanmu sendiri...Aku tahu kau wanita yang berbeda...itu sebabnya aku memilihmu menjadi cinta sejatiku

Masih ku ingat,ketika 'sahabat' dekatmu tewas dalam pendakian, kau memilih diam walau kawan wanita lain meratapinya. Aku tahu saat itu perasaanmu tidak lebih timpang dari sebuah meja berkaki empat yang kakinya patah sebelah.Diam-diam hanya hidungmu yang memerah dan tanganmu yang menggenggam saputangan berwarna biru - bergerak bak tukang sulap,begitu cepat bergerak , menyeka tiap butiran mutiara yang meleleh dipipimu...
bukankah 'kepergiannya' membuka peluang baru untuk kita berdua...ach..culasnya pikiranku saat itu...

Kini setelah delapan tahun kita berpisah,seolah dihempas angin takdir untuk mempertemukan kita berdua,walau dengan kondisi berbeda dan kau membawa sejuta cerita pertualangan hidup yang tak pernah terbayang akan jua kau alami...Egoku sebagai lelaki serasa tertampar demi mendengar liku-liku kehidupan yang lebih curam dari pada jalan hidupku sendiri.

Jika aku bisa bercengkrama dengan Tuhan, aku ingin bertanya,'kenapa harus kau yang mengalami ini semua ..pasti aku akan mendengar jawaban,'karena ia wanita yang luarbiasa,sehingga aku membiarkan ia menghadapi masalah-masalah berat...' aku tahu Tuhan masih memantaumu... terbukti hingga terakhir kita bertemu masih ku lihat senyuman manis mengembang diwajahmu.

Perjuangan melawan ego demi seorang malaikat tampan pelipur deritamu, tentang laki-laki berhati kerdil yang bersenjatakan malaikat tampan itu untuk mengukungmu..dan tentang prinsip hidup untuk tetap tidak menjadi seorang pernghianat.

Aku bangga menjadikanmu cinta sejatiku..
walau aku gagal menyuguhkan harapan baru dengan sebongkah cinta lama, aku sadar kau adalah sebuah gunung terjal dengan hamparan edelweis...
Suatu hari nanti, mungkin...aku juga akan mengalami hal yang sama denganmu..menikah bukan dengan cinta sejati...
Bilakah aku bisa...

My friends keep telling me, that if you really love her
you've got set her free...
but if she return in kind,i know she's mine...
so tell me where do i start,coz it breaking my heart
i dont wanna let her go....

.................................................. ..............i hang my love at the sky........................

Maya
September 05, 2003, 11:24
ungkapan hati ya..??

ReD_PhOeNiX
September 13, 2003, 03:53
Si opung sky rupanya handal juga kalo menulis :bravo: :D

ReNnIe
September 14, 2003, 13:33
:bravo:

princess
September 21, 2003, 04:14
gua baru selesai baca nih cerpen setelah lama gak baca2 cerpen. Ternyata ceritanya bagus banget!!! ::up::

alma_4eva
September 22, 2003, 13:36
bagus.. singkat dan bermakna ;)

ReD_PhOeNiX
September 23, 2003, 10:38
Emang makna nya apa, alma ? :D

sky
October 08, 2003, 03:35
Originally posted by ReD_PhOeNiX
Si opung sky rupanya handal juga kalo menulis :bravo: :D hei,ini khusus untuk 17 taun keatas...:haha , belum boleh kau baca beginian....belajar ikut2an kau nanti...::kakaka:

sky
October 08, 2003, 03:37
Originally posted by alma_4eva
bagus.. singkat dan bermakna ;) Th'x alma...dakuw memang ga suka nulis panjang2...:hehe

princess : Th'x udah mo ikutan baca...:)

aroraha
October 12, 2003, 12:36
bagus tulisannya, gue suka baca ..
sky nulis lagi dong :)

DWibowo1.
October 12, 2003, 23:39
Wah bener2 top abiesz ini cerpen ::up:: Gwe bener2 suka :)

sky
October 13, 2003, 02:39
Th'x ya, anak_chambers , aroraha...::malu2:: , kekurangannya : aku ga bisa nulis panjang2...hehehe, nulisnya juga spontan,ga pake coret2an duluw....:)

DWibowo1.
October 13, 2003, 02:41
Justru yang begini malah bagus laghi. Ngga muter2 :)