max
August 12, 2003, 17:07
Amerika Serikat sekarang tengah dilanda musibah yang didalangi oleh virus West Nile. Virus ini pertama kali menjejaki kakinya di negara ini pada bulan Agustus 1999, tepatnya di kota Metropolitan New York. Virus ini menyebabkan musibah (outbreak) di kota New York yang menyebabkan 63 orang menderita gejala inflamasi otak (encephalitis) dan inflamasi membrane sekitar otak (meningitis) dan 5 diantaranya meninggal dunia. Tahun demi tahun, virus ini menyebar luas ke state lain. Pada tahun 1999, virus ini menyebar ke 3 state, tahun 2000 meluas ke 12 state, tahun 2001 meluas ke 27 state dan sekarang virus West Nile ditemukan di hampir semua state di Amerika Serikat dan bahkan sampai ke Kanada (Gambar 1). Jumlah pasien dan yang meninggal akibat serangan virus ini juga meningkat setiap tahunnya. Dari laporan CDC, sampai tanggal 26 Nopember 2002, telah ditemukan 3737 kasus dan 214 diantaranya meninggal dunia (http://www.cdc.gov/ncidod/dvbid/westnile/).
Apa itu virus West Nile?
Virus West Nile adalah virus yang memiliki benang RNA positif tunggal (single positive-stranded RNA) sebagai genomnya dengan panjang sekitar 9 kilobasa. Virus ini tergolong kelompok Flavivirus, bersama dengan virus Dengue, Yellow Fever, Japanese encephalitis, St. Louis encephalitis, Kunjin, dan lain-lain. Sama seperti kebanyakan Flavivirus lainnya, virus ini menjadikan nyamuk sebagai vektornya, terutama jenis Culex pipiens, C. restuans, dan C. quinquefasciatus. Selain nyamuk, burung terutama burung gagak juga berfungsi sebagai tempat pengidapannya (natural host), dan burung inilah yang menjadi instrumen penyebaran virus ini. Sirklus hidup virus ini pindah dari burung ke burung dengan perantaraan nyamuk-nyamuk ini, dan virus berkembang biak selama berputar pada sirklus ini. Secara insidental virus ini terinfeksi kepada manusia dan binatang lainnya seperti kuda dan menyebabkan penyakit pada manusia dan binatang yang diinfeksinya (Gambar 2).
Apa itu virus West Nile?
Virus West Nile adalah virus yang memiliki benang RNA positif tunggal (single positive-stranded RNA) sebagai genomnya dengan panjang sekitar 9 kilobasa. Virus ini tergolong kelompok Flavivirus, bersama dengan virus Dengue, Yellow Fever, Japanese encephalitis, St. Louis encephalitis, Kunjin, dan lain-lain. Sama seperti kebanyakan Flavivirus lainnya, virus ini menjadikan nyamuk sebagai vektornya, terutama jenis Culex pipiens, C. restuans, dan C. quinquefasciatus. Selain nyamuk, burung terutama burung gagak juga berfungsi sebagai tempat pengidapannya (natural host), dan burung inilah yang menjadi instrumen penyebaran virus ini. Sirklus hidup virus ini pindah dari burung ke burung dengan perantaraan nyamuk-nyamuk ini, dan virus berkembang biak selama berputar pada sirklus ini. Secara insidental virus ini terinfeksi kepada manusia dan binatang lainnya seperti kuda dan menyebabkan penyakit pada manusia dan binatang yang diinfeksinya (Gambar 2).