View Full Version : Agnostik itu apa sih?







Petek
July 29, 2003, 20:48
Originally posted by lygia

excluding kepercayaan thd teori darwin yak! :D

gua evolusionis tapi percaya ada Tuhan juga koque, eventhough I'm agnostic.

Apa salahnya ama teori DArwin???

monyetdufan
July 31, 2003, 20:27
Originally posted by Petek


gua evolusionis tapi percaya ada Tuhan juga koque, eventhough I'm agnostic.

Apa salahnya ama teori DArwin???

Oii...jabrik...agnostic tuh apaan sih..??

shobi
July 31, 2003, 20:28
jabrik tu sapa?

monyetdufan
July 31, 2003, 20:42
Originally posted by shobi
jabrik tu sapa?

Si Petek.....rambutnya jabrik kan..?? :hehe

shobi
July 31, 2003, 20:43
oo

petek dari botak menuju ke jabrik...

tanggung gitu deh setenga jalan...

haha dimana ada gw kok jadi ot

:maaf: maaf...

tu deh gw balikin :haha

Petek
August 01, 2003, 00:01
Originally posted by monyetdufan


Oii...jabrik...agnostic tuh apaan sih..??

Kekekekek.... ada juga yg manggil jabrik (jadi inget masa SMU dulu :p).....

agnostic tuh dipakai buat ngegambarin orang2 yg bisa dibilang skeptis ttg Tuhan. Skeptis bukan berarti gak percaya loh. Bagi mereka Tuhan itu sesuatu yg gak bisa dijelaskan dgn penjelasan apapun yg berasal dari ilmu pengetahuan manusia. Dengan kata lain, orang yg agnostic tuh bukan atheis ataupun theis. Tuhan tuh gak bisa dijelasin pake cara apapun bagi orang2 agnostic.

Agnostic asal katanya dari a + gnostic. Gnostic sbnrnya mengacu sama salah satu aliran Kristen jaman dulu bgt yg menyatakan bahwa manusia bisa 'mencapai' Tuhan kalo mereka punya 'pengetahuan/gnosis' yg diperoleh dari banyak cara.

Hope this help :D

sikhasep
August 05, 2003, 07:28
Originally posted by Petek

gua evolusionis tapi percaya ada Tuhan juga koque, eventhough I'm agnostic.

Apa salahnya ama teori DArwin???

Gue bingung mau nimbrung nya, gue coba aja ya itung** ngeramein ni postingan :hehe

Tuhan itu ada, itu BETUL :bravo: karena penciptaan Bumi ini gak mungkin terjadi semata** hanya karena proses alam saja tentunya ada kekuatan yang Maha Besar yang mampu menggerakannya.

Contoh antara percaya dan tidak nya Tuhan itu bisa diumpamakan dengan UDARA/O2, bisa dirasakan dihirup tapi gak bisa dilihat, tanda** nya ada tapi susah di sentuh. Begitu pun dengan Tuhan (Allah SWT)

Tentang teori Darwin, gak ada yang salah karena teori ini berupaya untuk membuka tabir asal muasal manusia. Menurut darwin manusia berasal dari Kera kan. Nah ini yang jadi problematika, karena kera yang ada di muka bumi ini gak pernah berubah jadi manusia :D . Taruh kata asal muasal manusia dari Manusia Kera. Hal ini pun masih ada missing link nya karena sampai saat ini penciptaan manusia kera belum setuju kapan dimulai nya da pada periode apa :bingung:

Hal yang terdekat yang bisa diambil adalah proses penciptaan langit dan Bumi dengan segala isinya dari Kitab Suci. Namun tentunya itu pun harus dibuktikan.

Beberapa sample ayat dari kitab suci mulai bisa dibuktikan secara ilmiah oleh manusia seperti proses kehamilan dan teori bumi itu bulat :bravo:

Senyum :)
August 05, 2003, 13:24
Teori Bumi bulat ada di kitab suci yah ? :bingung:
Bukannya itu yg jadi kontroversial sampe membunuh orang tak bersalah pada zaman itu ?

Petek
August 05, 2003, 17:02
Originally posted by sikhasep

Tuhan itu ada, itu BETUL :bravo: karena penciptaan Bumi ini gak mungkin terjadi semata** hanya karena proses alam saja tentunya ada kekuatan yang Maha Besar yang mampu menggerakannya.

masalah penciptaan bumi ini gak terjadi semata krn proses alam, butuh adanya Tuhan itu masih berupa spekulasi yg dibangun atas dasar iman :p :D

Tentang teori Darwin, gak ada yang salah karena teori ini berupaya untuk membuka tabir asal muasal manusia. Menurut darwin manusia berasal dari Kera kan. Nah ini yang jadi problematika, karena kera yang ada di muka bumi ini gak pernah berubah jadi manusia :D . Taruh kata asal muasal manusia dari Manusia Kera. Hal ini pun masih ada missing link nya karena sampai saat ini penciptaan manusia kera belum setuju kapan dimulai nya da pada periode apa :bingung:

Atas dasar apa bisa bilang kera di bumi gak pernah berubah jadi manusia?? Bukti manusia berasal dari kera gak cuman berdasar fosil kok. Secara molekular, materi genetik simpanse ama kita aja identik 98,2%.
Kalo masalah missing link, di dunia paleontologi selalu ada yg namanya missing link sampe kapan pun. Cuman masalahnya missing link itu bisa dinilai dari seberapa jauh rentang waktu gap yg dipisahkan oleh missing link itu. Sampai saat ini, penelitian fosil manusia kera bisa dibilang udah berhasil memecahkan bbrp missing link :)

Hal yang terdekat yang bisa diambil adalah proses penciptaan langit dan Bumi dengan segala isinya dari Kitab Suci. Namun tentunya itu pun harus dibuktikan.

Masalahnya, kitab suci yang mana?? Trus versi agama yang mana?? Agama gak cuman lima loh... gimana agama Zoroaster, agamanya suku2 pedalaman, agama Yunani Kuno, etc etc.

Beberapa sample ayat dari kitab suci mulai bisa dibuktikan secara ilmiah oleh manusia seperti proses kehamilan dan teori bumi itu bulat :bravo:
[/b]

Yah... bisa2 aja sih... tapi banyak juga tuh isi kitab yang katanya suci itu yang gak ilmiah....
Kalo mau menghubungkan kitab2 itu dgn sains yah boleh2 aja... terserah masing2... tapi kebanyakan terlalu maksa... karena banyak ayat2 yg ambigu dan mudah ditafsirkan kemana2 dan orang bebas masukin sana sini :)

sikhasep
August 07, 2003, 06:52
Originally posted by Petek
masalah penciptaan bumi ini gak terjadi semata krn proses alam, butuh adanya Tuhan itu masih berupa spekulasi yg dibangun atas dasar iman :p :D


Betul.... namun klo dibilang penciptaan bumi ini karena peran Tuhan dibilang spekulasi, itu karena akal manusia belum mampu menjangkau sang pencipta sehingga diperlukan iman terlebih dahulu agar kita gak salah arah :bravo:

Originally posted by Petek
Atas dasar apa bisa bilang kera di bumi gak pernah berubah jadi manusia?? Bukti manusia berasal dari kera gak cuman berdasar fosil kok. Secara molekular, materi genetik simpanse ama kita aja identik 98,2%.
Kalo masalah missing link, di dunia paleontologi selalu ada yg namanya missing link sampe kapan pun. Cuman masalahnya missing link itu bisa dinilai dari seberapa jauh rentang waktu gap yg dipisahkan oleh missing link itu. Sampai saat ini, penelitian fosil manusia kera bisa dibilang udah berhasil memecahkan bbrp missing link :)

Identik kan bukan berarti manusia dari simpanse, coba buktikan fosil manusia kera, apa secara molekul dan materi genetik bisa identik dan seberapa jauh akurasinya :)

Originally posted by Petek
Yah... bisa2 aja sih... tapi banyak juga tuh isi kitab yang katanya suci itu yang gak ilmiah....
Kalo mau menghubungkan kitab2 itu dgn sains yah boleh2 aja... terserah masing2... tapi kebanyakan terlalu maksa... karena banyak ayat2 yg ambigu dan mudah ditafsirkan kemana2 dan orang bebas masukin sana sini :)

Isi kitab suci mana yg gak bisa dihubungkan secara sains atau ilmiah, dan seberapa jauh anda mempelajari kitab suci yang anda maksud ???
Apa kah anda sudah melakukan penelitian akan hal itu ???

Pada akhirnya memang kembali kepada diri kita masing**. Karena toh kita manusia hanya bisa mencari dan mencoba memecahkan rahasia alam, dan tentunya belum finish, karena sampai saat ini hanya sedikit rahasia alam yang bisa dijangkau manusia.
:damai:

ayoklah
August 07, 2003, 09:15
Originally posted by asal
Teori Bumi bulat ada di kitab suci yah ? :bingung:
Bukannya itu yg jadi kontroversial sampe membunuh orang tak bersalah pada zaman itu ?

Itu agama apa non? dimana itu non?

ayoklah
August 07, 2003, 09:21
Originally posted by sikhasep
Pada akhirnya memang kembali kepada diri kita masing**. Karena toh kita manusia hanya bisa mencari dan mencoba memecahkan rahasia alam, dan tentunya belum finish, karena sampai saat ini hanya sedikit rahasia alam yang bisa dijangkau manusia.
[/b]:damai:

Setuju sep. Dan manusia udah merasa sombong dengan yang sedikit itu...

Petek
August 12, 2003, 14:59
Originally posted by sikhasep


Betul.... namun klo dibilang penciptaan bumi ini karena peran Tuhan dibilang spekulasi, itu karena akal manusia belum mampu menjangkau sang pencipta sehingga diperlukan iman terlebih dahulu agar kita gak salah arah :bravo:

Sebenarnya, apa sih yg disebut iman?? Bagi gua, iman itu harus bersifat kritis dan mau menyeldiki scr mendalam, bukan iman yg beli kucing dalam karung (you just take it for granted, anggap sesuatu udah pasti bener & terima jadi). Kalo seandainya ada orang yg beriman & percaya setengah mati sama kepercayaan thd Zeus jaman sekarang, mungkin elo bisa ngerti maksud gua.

Identik kan bukan berarti manusia dari simpanse, coba buktikan fosil manusia kera, apa secara molekul dan materi genetik bisa identik dan seberapa jauh akurasinya :)

Emang manusia mungkin aja bukan dari simpanse, but men share the same ancestor with the other apes (including chimps). Manusia kera yg berhasil diteliti kandungan genetiknya baru Homo neanderthalensis dan emang hasilnya manusia Neanderthal ini lebih dekat scr genetis dgn manusia dibanding simpanse dgn manusia. Manusia Neanderthal belon lama punah, jadi penemuan fosilnya yg mengandung materi genetik (DNA) udah berhasil dikuak.

Isi kitab suci mana yg gak bisa dihubungkan secara sains atau ilmiah, dan seberapa jauh anda mempelajari kitab suci yang anda maksud ???
Apa kah anda sudah melakukan penelitian akan hal itu ???

Wah... kalo gua bilang kayaknya banyak yg bakalan sakit hati :)...dan kayaknya percuma kalo gua sebutin. Sebaiknya sesuatu itu didapat dari pembelajaran masing2.

Btw, gua bisa bilang begitu krn elo bisa menemukan sendiri banyak isu2 yg bertentangan scr ilmiah di beberapa kitab yg katanya suci itu. Tapi gua rasa, hanya orang yg bener2 bisa bersikap netral dan mengesampingkan kultus doktrin yg bisa nemuin dlm kitab2 itu. Kebanyakan orang terlalu mengkultuskan kitabnya masing2, jadi gak bisa ngeliat hal2 tsb di kitab2nya.

Pada akhirnya memang kembali kepada diri kita masing**. Karena toh kita manusia hanya bisa mencari dan mencoba memecahkan rahasia alam, dan tentunya belum finish, karena sampai saat ini hanya sedikit rahasia alam yang bisa dijangkau manusia.
:damai:

Gua setuju kalo kita belon finish menguak rahasia alam. Our ultimate destination is still far far away, but at least we're already on the right path for that. Alam semesta ini ibarat permainan puzzle yg terdiri dari bermilyar2 bahkan tak terhingga keping puzzle dan kita mungkin baru bisa menyusun ribuan kepingannya. Jadi tugas kita masih jauh2 dari pencapaian tapi setidaknya apa yg telah kita capai dapat memperjelas gambaran alam itu dgn lebih baik.

Biar begitu, apa yg kita capai bukan berarti harus dihapuskan cuman karena sikap pengkultusan semata terhadap suatu doktrin tertentu tanpa pembelajaran. Apa kita harus menghapuskan banyak teori ilmiah hanya karena ada sebagian orang yg beriman dgn kepercayaan bahwa manusia berasal dari kaki makhluk lain yg membengkak (kepercayaan suku di Kenya)?

sikhasep
August 15, 2003, 09:20
Originally posted by Petek
Sebenarnya, apa sih yg disebut iman?? Bagi gua, iman itu harus bersifat kritis dan mau menyeldiki scr mendalam, bukan iman yg beli kucing dalam karung (you just take it for granted, anggap sesuatu udah pasti bener & terima jadi). Kalo seandainya ada orang yg beriman & percaya setengah mati sama kepercayaan thd Zeus jaman sekarang, mungkin elo bisa ngerti maksud gua.

Oh paham sekali gue dengan maksud elo. Dan betul, walau gue terlahir sudah beragama tapi gue tetep kritis kok. Ada hal** yang harus bisa meyakinkan gue (secara logika) bahwa hal itu benar. Dan ada juga yg misalnya belum gue yakini sehingga gue bersabar mencari penjelasannya :)


Emang manusia mungkin aja bukan dari simpanse, but men share the same ancestor with the other apes (including chimps). Manusia kera yg berhasil diteliti kandungan genetiknya baru Homo neanderthalensis dan emang hasilnya manusia Neanderthal ini lebih dekat scr genetis dgn manusia dibanding simpanse dgn manusia. Manusia Neanderthal belon lama punah, jadi penemuan fosilnya yg mengandung materi genetik (DNA) udah berhasil dikuak.

Secara fisik apa manusia Neander memiliki kemiripan dengan manusia modern ? Masih tetep diteliti kan hubungan kedekatannya yang akurat :)


Wah... kalo gua bilang kayaknya banyak yg bakalan sakit hati :)...dan kayaknya percuma kalo gua sebutin. Sebaiknya sesuatu itu didapat dari pembelajaran masing2.

Bettuullll.... :bavo:


Btw, gua bisa bilang begitu krn elo bisa menemukan sendiri banyak isu2 yg bertentangan scr ilmiah di beberapa kitab yg katanya suci itu. Tapi gua rasa, hanya orang yg bener2 bisa bersikap netral dan mengesampingkan kultus doktrin yg bisa nemuin dlm kitab2 itu. Kebanyakan orang terlalu mengkultuskan kitabnya masing2, jadi gak bisa ngeliat hal2 tsb di kitab2nya.

Penciptaan alam yang termaktub dalam kitab bisa didekati dengan teori penciptaan bumi yang kita ketahui. Jika urutan penciptaannya hampir sama atau ada kemiripa dan akal bisa membenarkan, maka apa yang termaktub dalam kitab adalah benar sesuai rasio manusia :damai:


Gua setuju kalo kita belon finish menguak rahasia alam. Our ultimate destination is still far far away, but at least we're already on the right path for that. Alam semesta ini ibarat permainan puzzle yg terdiri dari bermilyar2 bahkan tak terhingga keping puzzle dan kita mungkin baru bisa menyusun ribuan kepingannya. Jadi tugas kita masih jauh2 dari pencapaian tapi setidaknya apa yg telah kita capai dapat memperjelas gambaran alam itu dgn lebih baik.

Betul lagiiii.... :bravo:


Biar begitu, apa yg kita capai bukan berarti harus dihapuskan cuman karena sikap pengkultusan semata terhadap suatu doktrin tertentu tanpa pembelajaran. Apa kita harus menghapuskan banyak teori ilmiah hanya karena ada sebagian orang yg beriman dgn kepercayaan bahwa manusia berasal dari kaki makhluk lain yg membengkak (kepercayaan suku di Kenya)?
Wah betul lagi nih :bravo:
Product science yan sudah kita capai tentunya merupakan jembatan menuju kebenaran sebagai mana yang tercantum dalam kitab suci.


Btw Petek, udah ada yang bisa menentukan pada zaman apa Adam hidup dimuka bumi ? :damai:

Petek
August 15, 2003, 09:48
Originally posted by sikhasep

Secara fisik apa manusia Neander memiliki kemiripan dengan manusia modern ? Masih tetep diteliti kan hubungan kedekatannya yang akurat :)



manusia Neanderthal oleh para ahli udah dipastikan secara morfologi mirip dengan H. sapiens. Ada bbrp karakter tertentu yg membedakan kita dgn manusia Neanderthal. Contohnya: tulang dahi mereka lebih menonjol, proporsi tubuh yg lebih "stocky", volume otak yg lebih kecil, etc etc. Proporsi manusia Neanderthal secara adaptif menguntungkan mereka utk dapat bertahan hidup di kondisi pada masa Pleistocene (bbrp bagian bumi dingin bgt).

Perlu diingat, manusia Neanderthal itu beda spesies dgn manusia modern skrg dan berdasarkan studi mtDNA terkini, manusia modern diperkirakan TIDAK berasal dari manusia Neanderthal evolutionarily speaking. Manusia Neanderthal diperkirakan punah karena kompetisi dengan manusia modern sekitar puluhan ribu tahu yang lalu.

Penciptaan alam yang termaktub dalam kitab bisa didekati dengan teori penciptaan bumi yang kita ketahui. Jika urutan penciptaannya hampir sama atau ada kemiripa dan akal bisa membenarkan, maka apa yang termaktub dalam kitab adalah benar sesuai rasio manusia :damai:


Banyak isu dalam kitab2 tertentu yang lahir berdasar produk zamannya alias pengertian yg ada pada jaman itu. Contohnya... langit dianggap sebagai kubah yang menopang suatu kumpulan air raksasa dan bisa bertahan pada tempatnya tanpa adanya tiang sama sekali. Atau cerita bahwa matahari diciptakan terpisah dari penciptaan bintang, padahal jelas2 matahari itu adalah tidak lain salah satu bintang dari tak terhingga bintang yg ada di alam semesta.

Intinya.... banyak hal yg kita bisa temukan di kitab2 tertentu yang merupakan penjelasan akan fenomena alam berdasarkan pengertian pada jaman dahulu.


Wah betul lagi nih :bravo:
Product science yan sudah kita capai tentunya merupakan jembatan menuju kebenaran sebagai mana yang tercantum dalam kitab suci.


Btw Petek, udah ada yang bisa menentukan pada zaman apa Adam hidup dimuka bumi ? :damai:


Kalo berdasarkan bible, Adam (kalo gak salah) hidup +/- 6000 tahun yg lalu. Gua pribadi masih mempertanyakan cerita Adam dan Hawa. Sampai saat ini, gua mengganggap kalo cerita Adam dan Hawa gak lain mrp mitos suatu bangsa tertentu :)

sikhasep
August 20, 2003, 03:56
Originally posted by Petek
Kalo berdasarkan bible, Adam (kalo gak salah) hidup +/- 6000 tahun yg lalu. Gua pribadi masih mempertanyakan cerita Adam dan Hawa. Sampai saat ini, gua mengganggap kalo cerita Adam dan Hawa gak lain mrp mitos suatu bangsa tertentu :)

Ada link gak dengan jaman ditemukannya manusia batu / manusia pertama hasil analisa Darwin dengan tahun yang tersebut dalam Bible sebagaimana yg lo sebut :)

Masih panjang kan penyelidikan tentang asal-usul manusia :damai:

Petek
August 20, 2003, 09:17
Originally posted by sikhasep


Ada link gak dengan jaman ditemukannya manusia batu / manusia pertama hasil analisa Darwin dengan tahun yang tersebut dalam Bible sebagaimana yg lo sebut :)


Wah... kayaknya setahu gua kalo berdasar kacamata evolusionis, susah deh utk menghubungkan antara Adam & Hawa dgn teori manusia purba. Itu kan dua kubu yg saling bertentangan sampai skrg. Kalo ditanya ttg link, mnrt gua gak ada tuh kayaknya.

Mnrt kesimpulan saintifik yg ada skrg, 6000 tahun yg lalu itu manusia modern udah bisa dibilang menguasai dunia bahkan udah bisa menciptakan peradaban. Setau gua gak ada spesies manusia selain H. sapiens yg ada pada jaman itu yang keberadaannya bisa dikatakan signifikan.


Masih panjang kan penyelidikan tentang asal-usul manusia :damai:


Setuju bgt

Petek
August 20, 2003, 09:23
Gua mo nambahin mengenai definisi Agnostik... supaya lebih sip gitu :D

Kalo mnrt Catholic Dictionary, seorang agnostik bukanlah seorang atheis. Seorang atheis menolak keberadaan Tuhan. Bagi orang agnostik, Tuhan mungkin ada, tapi akal tidak dapat membuktikan keberadaan atau ketidakberadaanNya.

Orang yg agnostik sebenernya percaya bahwa ada sesuatu di luar pemikiran manusia. Sesuatu yang tidak dapat digambarkan atau dijelaskan dengan pemahaman manusia.

Istilah agnostik pertama kali dicetuskan oleh filsuf-pemikir Thomas Huxley pada tahun 1869. Agnostic berasal dari A + gnostic. Gnsotic sendiri berasal dari kata "gnosis" yang artinya "mengetahui" (to know).

ayoklah
August 20, 2003, 12:25
Originally posted by Petek
Gua mo nambahin mengenai definisi Agnostik... supaya lebih sip gitu :D

Kalo mnrt Catholic Dictionary, seorang agnostik bukanlah seorang atheis. Seorang atheis menolak keberadaan Tuhan. Bagi orang agnostik, Tuhan mungkin ada, tapi akal tidak dapat membuktikan keberadaan atau ketidakberadaanNya.

Emang ada yang bisa membuktikan?

Orang yg agnostik sebenernya percaya bahwa ada sesuatu di luar pemikiran manusia. Sesuatu yang tidak dapat digambarkan atau dijelaskan dengan pemahaman manusia.

Istilah agnostik pertama kali dicetuskan oleh filsuf-pemikir Thomas Huxley pada tahun 1869. Agnostic berasal dari A + gnostic. Gnsotic sendiri berasal dari kata "gnosis" yang artinya "mengetahui" (to know).

Kok gue ambil kesimpulan, orang agnostik = orang bingung. bener ga?

sikhasep
August 21, 2003, 03:56
Pukulin tuh yok yang udah menghina kaum Agnostic :haha

ayoklah
August 21, 2003, 08:58
Menghina? Bukannya mereka telah menghina diri sendiri? Ngapain pake mengkotak2an kepercayaan sendiri. Bangga lagi...

kepikBIRU
August 22, 2003, 10:31
Originally posted by Petek
Mnrt kesimpulan saintifik yg ada skrg, 6000 tahun yg lalu itu manusia modern udah bisa dibilang menguasai dunia bahkan udah bisa menciptakan peradaban. Setau gua gak ada spesies manusia selain H. sapiens yg ada pada jaman itu yang keberadaannya bisa dikatakan signifikan.


wowww peradaban manusia 6000 tahun yang lalu !!!
mind if I ask peradaban apa yah, perasaan setau kepik sih record peradaban2 besar yang paling tua dan significant itu berpusat di sekitar Timteng tahun 2500 BC (4500 tahun yang lalu)

bukannya bilang ga ada sihh soalnya dulu Kain juga bikin kota (sekitar 6000 thn y.l. juga kira2)

Petek
August 26, 2003, 07:57
Originally posted by kepikBIRU


wowww peradaban manusia 6000 tahun yang lalu !!!
mind if I ask peradaban apa yah, perasaan setau kepik sih record peradaban2 besar yang paling tua dan significant itu berpusat di sekitar Timteng tahun 2500 BC (4500 tahun yang lalu)

bukannya bilang ga ada sihh soalnya dulu Kain juga bikin kota (sekitar 6000 thn y.l. juga kira2)

Ups kayaknya salah milih kata deh :D... maksud gua bukan civilization. Mungkin lebih tepatnya sistem kebudayaan yang cukup lengkap (mencakup kesenian, agama, bahasa, etc etc).

Petek
August 26, 2003, 08:28
Originally posted by ayoklah


Emang ada yang bisa membuktikan?

membuktikan di sini maksudnya meyakini dan berusaha menjelaskan fenomena Tuhan berdasarkan suatu konsep ketuhanan/suatu keyakinan tertentu. Misalnya berusaha menjelaskan Tuhan itu Maha Baik tapi juga pencemburu, berkuasa & berkehendak atas segala ciptaanNYa. Dengan menggambarkan Tuhan ini berarti seseorang udah berusaha membuktikan keberadaan Tuhan sperti apa.





Kok gue ambil kesimpulan, orang agnostik = orang bingung. bener ga?

Heheheh.... yah kayaknya elo belon ngerti aja sih makanya ngomong kayak gitu. Btw, jangan terlalu cepet ngejudge donk kalo belon ngerti :D

Petek
August 26, 2003, 09:38
Originally posted by ayoklah
Menghina? Bukannya mereka telah menghina diri sendiri? Ngapain pake mengkotak2an kepercayaan sendiri. Bangga lagi...

Heheheh... ketemu juga orang yg model beginian :D
Belon ngerti maksud gua tapi udah berprasangka buruk duluan... Udah gitu pake nuduh lagi...

Mengkotak2an kepercayaan?? Elo tau gak apa arti mengkotak2an kepercayaan?? Apa yang gua lakukan kan cuma menjelaskan dan memberi definisi seperti apa keyakinan gua itu. Tokh dari mula kan ada orang yang nanya (si Mondu) ttg itu, makanya gua jawab dan jelasin panjang lebar. ORang bertanya, gua menjawab... itu aja.

Bangga?? Heheheh... penilaian elo, gua bangga yah?? Terserah presumsi/prasangka elo aja deh... I just wanna share something, that's it. Gua juga kagak ada maksud bikin thread ttg agnostik kok... Bukan gua loh yang bikin :D

Kasiaaaaan deh lo, yok…..:p :D

Petek
August 26, 2003, 09:49
Originally posted by kepikBIRU


wowww peradaban manusia 6000 tahun yang lalu !!!
mind if I ask peradaban apa yah, perasaan setau kepik sih record peradaban2 besar yang paling tua dan significant itu berpusat di sekitar Timteng tahun 2500 BC (4500 tahun yang lalu)

bukannya bilang ga ada sihh soalnya dulu Kain juga bikin kota (sekitar 6000 thn y.l. juga kira2)

Mau kasih tambahan lagi,

Benih2 peradaban sebenernya udah ada jauh2 sebelum thn 2500 BC dan itu gak cuma ada di Timteng. Manusia modern berkebudayaan sendiri diperkirakan dimulai puluhan ribu tahun yg lalu.

Kurang lebih tahun 6000 BC, udah ada suatu sistem kebudayaan yg kompleks (bbrp ahli bilang ini suatu peradaban) di lembah sungai Indus, tepatnya di Mehgarh.. Trus tahun 4000 BC, di Harappa juga udah terbentuk peradaban yg lebih maju lagi. Bisa dicek lebih lanjut salah satu linknya di http://emuseum.mnsu.edu/prehistory/india/indus/elements.html

Bahkan sekitar 8000 BC juga udah suatu sistem kebudayaan di daerah Quebec, Canada. Bisa dicek di http://www.vmnf.civilization.ca/cmc/archeo/cvh/quebec/equeb3.htm

hansel
August 27, 2003, 00:04
Officially, human civilization yg dianggap tertoku itu adalah Sumerian civilization yg existed kira-kira 6000 BC

monyetdufan
August 27, 2003, 00:30
Originally posted by Petek


Heheheh... ketemu juga orang yg model beginian :D
Belon ngerti maksud gua tapi udah berprasangka buruk duluan... Udah gitu pake nuduh lagi...

Mengkotak2an kepercayaan?? Elo tau gak apa arti mengkotak2an kepercayaan?? Apa yang gua lakukan kan cuma menjelaskan dan memberi definisi seperti apa keyakinan gua itu. Tokh dari mula kan ada orang yang nanya (si Mondu) ttg itu, makanya gua jawab dan jelasin panjang lebar. ORang bertanya, gua menjawab... itu aja.

Bangga?? Heheheh... penilaian elo, gua bangga yah?? Terserah presumsi/prasangka elo aja deh... I just wanna share something, that's it. Gua juga kagak ada maksud bikin thread ttg agnostik kok... Bukan gua loh yang bikin :D

Kasiaaaaan deh lo, yok…..:p :D

Pete....emang sih gue yg nanya...tpai kok threadnya loe yg mulai yak...??..gue jadi bingung...:bingung:....

nanya lagi aaahhhh.....trus Pete....What base does Agnostic believe in God on..??...apakah krn kebingungan utk mencari jawaban itu membawa Agnostic mengambil kesimpulan singkat bahwa Tuhan itu ada ?......

Petek
August 27, 2003, 09:46
Originally posted by hansel
Officially, human civilization yg dianggap tertoku itu adalah Sumerian civilization yg existed kira-kira 6000 BC

Yah... mungkin itu bener, tapi kan sifatnya temporary... maksud gua sampai saat ini, penelitian historis baru bisa menguak sampai sejauh Sumeria thn 6000 BC. Bisa aja ternyata nantinya diketemukan bukti2 lain misalnya ternyata di Jawa peradaban udah dimulai 10.000 BC. All of them could be just because of inadequate samples.

Wah... kalo emang bener peradaban tertua 6000 BC, gak salah dong kalo seandainya 6000 tahun yang lalu manusia modern udah punya peradaban, Iya gak Kepik??? :p

Petek
August 27, 2003, 10:29
Originally posted by monyetdufan


Pete....emang sih gue yg nanya...tpai kok threadnya loe yg mulai yak...??..gue jadi bingung...:bingung:....

Bingung kan?? gua sendiri dulu juga bingung :p
Sebenernya kan kita tadinya lagi reply di thread "Saran buat forum agama"... Tapi mungkin sama moderator dipecah trus dipikin jadi thread baru yang judulnya "Agnostik itu apa sih?"...
Gitu loh Mon...

nanya lagi aaahhhh.....trus Pete....What base does Agnostic believe in God on..??...apakah krn kebingungan utk mencari jawaban itu membawa Agnostic mengambil kesimpulan singkat bahwa Tuhan itu ada ?......

Moga2 elo termasuk orang2 yg bisa mencerna penjelasan orang lain :p... soalnya ntar gua dituduh yang nggak2 lagi :D heheheh...

Pada dasarnya, gua udah bilang, bagi orang agnostic ada hal2 yang gak bisa dijelaskan secara menyeluruh oleh akal manusia... nah hal ini salah satunya adalah fenomena ttg Tuhan. Jadi fenomena Tuhan itu di luar akal pikiran manusia.

Kaum agnostik bukan berangkat dari kebingungan mereka, tapi justru berangkat dari ketidakpuasan akan bbrp konsep2 ketuhanan yang ada di dunia sekarang (terutama theism). Bagi kaum agnostik, konsep2 ketuhanan tsb hanya menggambarkan Tuhan secara parsial (tdk holistik), dan juga bagi mereka banyak hal yg sifatnya paradoks dlm pemahaman Tuhan tsb..

Berbeda dgn kaum atheistik yang jelas2 menolak keberadaan Tuhan, kaum agnostik justru mengakui kekurangan akal pikiran manusia untuk menjelaskan fenomena Tuhan. Ini bukan berarti kaum agnostik bingung, tapi justru ini lahir dari sikap yang mau mengakui ketidakberdayaan manusia dalam bbrp hal.

Perlu diingat, kaum agnostik tidak memandang Tuhan seperti kaum theistik. Kaum theistik melihat Tuhan sebagai sosok pencipta yang berkuasa, berkehendak terhadap segala ciptaanNya, menciptakan aturan2 tertentu yg harus dipatuhi oleh manusia, dan ada hukuman bagi manusia2 yg tidak mematuhi peraturannya (mis: neraka). Dalam agnostisme, sifat2 ttg Tuhan dlm theistik tsb dinilai sbg gambaran personifikasi thd fenomena ketuhanan & bersifat antroposentris shg tidak tepat utk menjelaskan Tuhan.

Moga2 yg ini cukup mudah dicerna :)



PS: pa kabar negri Paman Sam, Mon? :D

monyetdufan
August 28, 2003, 01:16
Originally posted by Petek


Bingung kan?? gua sendiri dulu juga bingung :p
Sebenernya kan kita tadinya lagi reply di thread "Saran buat forum agama"... Tapi mungkin sama moderator dipecah trus dipikin jadi thread baru yang judulnya "Agnostik itu apa sih?"...
Gitu loh Mon...



Tapi kayaknya emang gue yg bikin thread deh...emang sih gue inget kalo gue nge-reply di trhead lain....ah..sudahlah....whak-evaa...:o...



Moga2 elo termasuk orang2 yg bisa mencerna penjelasan orang lain :p... soalnya ntar gua dituduh yang nggak2 lagi :D heheheh...


PS: pa kabar negri Paman Sam, Mon? :D

hmm..:hmmm:...maksud gue...berawal darimana Agnostic itu percaya Tuhan..?? apakah stlh mengetahui bbrp agama ato satu agama...mereka tidak puas dgn penjelasan2 dan ajaran2nya..lalu mereka menjadi agnostic..??

Waahh..kayaknya sebentar lagi ogut akan kembali ke tanah air....
Loe udah balik emangnya...??

ayoklah
August 28, 2003, 14:00
Originally posted by Petek
Heheheh.... yah kayaknya elo belon ngerti aja sih makanya ngomong kayak gitu. Btw, jangan terlalu cepet ngejudge donk kalo belon ngerti :D

Ngejudge? Gue kan bertanya pada kalimat terakhir... bener ga?
Apa itu ngejudge?

ayoklah
August 28, 2003, 14:15
Originally posted by Petek
Moga2 elo termasuk orang2 yg bisa mencerna penjelasan orang lain :p... soalnya ntar gua dituduh yang nggak2 lagi :D heheheh...

Gue ga nuduh lo yang nggak2 kok tek. (merasa neh!)
Sori aja deh, kalo elo merasa tersinggung gara2 gue bilang agnostik = bingung. Itu kan kesimpulan sementara. Jangan sewot lagi doooong... Oke?

Pada dasarnya, gua udah bilang, bagi orang agnostic ada hal2 yang gak bisa dijelaskan secara menyeluruh oleh akal manusia... nah hal ini salah satunya adalah fenomena ttg Tuhan. Jadi fenomena Tuhan itu di luar akal pikiran manusia.

Kaum agnostik bukan berangkat dari kebingungan mereka, tapi justru berangkat dari ketidakpuasan akan bbrp konsep2 ketuhanan yang ada di dunia sekarang (terutama theism). Bagi kaum agnostik, konsep2 ketuhanan tsb hanya menggambarkan Tuhan secara parsial (tdk holistik), dan juga bagi mereka banyak hal yg sifatnya paradoks dlm pemahaman Tuhan tsb..

Berbeda dgn kaum atheistik yang jelas2 menolak keberadaan Tuhan, kaum agnostik justru mengakui kekurangan akal pikiran manusia untuk menjelaskan fenomena Tuhan. Ini bukan berarti kaum agnostik bingung, tapi justru ini lahir dari sikap yang mau mengakui ketidakberdayaan manusia dalam bbrp hal.

Apakah ini berarti kaum agnostik hanya menerima pandangan2 ttg tuhan yang bisa dinilai secara logika? apakah kaum agnostik mengharapkan pamrih utk mempercayai adanya tuhan?
Sori nih tek, jangan dianggap gue ngejudge lagi yeee.... ini nanya...

Perlu diingat, kaum agnostik tidak memandang Tuhan seperti kaum theistik. Kaum theistik melihat Tuhan sebagai sosok pencipta yang berkuasa, berkehendak terhadap segala ciptaanNya, menciptakan aturan2 tertentu yg harus dipatuhi oleh manusia, dan ada hukuman bagi manusia2 yg tidak mematuhi peraturannya (mis: neraka). Dalam agnostisme, sifat2 ttg Tuhan dlm theistik tsb dinilai sbg gambaran personifikasi thd fenomena ketuhanan & bersifat antroposentris shg tidak tepat utk menjelaskan Tuhan.

Begitukah pandangan kaum theistik? Wadoh? Sekarang saya jadi bingung, apakah saya tidak termasuk kaum theistik? Jangan2 saya ini termasuk agnostik?

Petek
August 29, 2003, 10:23
Originally posted by ayoklah
Ngejudge? Gue kan bertanya pada kalimat terakhir... bener ga?
Apa itu ngejudge?

Well, gua berasumsi kalo elo ngejudge dari reply elo selanjutnya. Di situ kan jelas2 keliatan gimana elo ngejudge kalo orang agnostik menghina dirinya sendiri, trus bilang lah gua mengkotak2an kepercayaan (padahal itu juga keyakinan gua sendiri gitu loh), trus bilang2 gua bangga....
Mencoba berkelit???? :p

Petek
August 29, 2003, 11:01
Originally posted by ayoklah
Gue ga nuduh lo yang nggak2 kok tek. (merasa neh!)
Sori aja deh, kalo elo merasa tersinggung gara2 gue bilang agnostik = bingung. Itu kan kesimpulan sementara. Jangan sewot lagi doooong... Oke?

Yang sewot bukannya elo?? :bingung:
Gua siy nyantai aja man :p
Tolong diinget lagi reply elo yg lalu2... atau sbnrnya sengaja pura2 lupa biar gak dibilang sewot???:p
Keliatan bgt lagi kalo elo yg sewot :D hehehehe...
Atau perlu gua ketik ulang reply milik elo biar "inget"???

Apakah ini berarti kaum agnostik hanya menerima pandangan2 ttg tuhan yang bisa dinilai secara logika? apakah kaum agnostik mengharapkan pamrih utk mempercayai adanya tuhan?

Sebnernya, kaum agnostik berpikir kalo Tuhan itu MAHASEGALA... jadi Tuhan bukan cuman masalah Mahabaik, Mahakuasa, Mahabesar, Maha pengasih, Maha pemurah etc etc.... Intinya, manusia gak punya kemampuan utk menjelaskan Tuhan (bagi kaum agnostik loh). Itu justru di luar logika manusia.

Pamrih gimana maksudnya? Ngarepin surga gitu? Gua pribadi kagak ngarepin apa2 kok dari percaya Tuhan. Emang kalo percaya Tuhan itu ada/bisa dapet imbalan????? Kayaknya agnostisme juga gak kenal tuh istilah 'percaya Tuhan dapet imbalan' atau 'nyembah Tuhan masuk surga'

Sori nih tek, jangan dianggap gue ngejudge lagi yeee.... ini nanya...
Idih idih... r u denying something or what??
Nenek2 juga tau gimana orang murni nanya pengen tau ato nanya dengan maksud tertentu.... :p
It's so obvious man!


Begitukah pandangan kaum theistik? Wadoh? Sekarang saya jadi bingung, apakah saya tidak termasuk kaum theistik? Jangan2 saya ini termasuk agnostik?

Elo mungkin musti membedakan mana yang theisme dan yang mana deisme.... Kalo pandangan theistik emang gitu setau gua. Bisa dicek di banyak sumber kok (kalo mau).

Sebenernya banyak agama/konsep yang bisa dikategorikan atau setidaknya nyerempet2 ama konsep agnostik. Buddha, Taoisme, atau bbrp paham dalam Hindu contohnya.

Petek
August 29, 2003, 11:36
Biar bisa lebih jelas ttg gimana itu agnostik... gua mo kirim nih satu cerita perumpamaan yg moga2 bisa menggambarkan dgn benar apa itu agnostisme dan mengapa para agnostik memilih begitu....

Tapi sori yah kalo kepanjangan... :maaf:

Judulnya: Cerita tentang Empat Orang Buta dan Seekor Gajah

Petek
August 29, 2003, 11:41
Cerita tentang Orang-orang Buta dan Gajah

Alkisah, ada 4 orang buta yang sedang berkumpul bersama. Tiba-tiba terdengar suara aneh seperti terompet, keras sekali, disertai bunyi-bunyian aneh lainnya. Mereka terdiam dan masing-masing bertanya dalam hatinya: Apakah itu? Kemudian salah seorang menyeletuk, “Pada denger gak suara yang tadi?”. Teman-temannya langsung menjawab kompak, “Iya, denger”. “Apa yah kira-kira itu?” seorang lagi berseru.
Adapun benda yang bersuara itu sebenarnya gajah betina dewasa yang sangat jinak. Mereka berempat tidak pernah tahu sebelumnya apa itu gajah dan seperti apa gajah sebenarnya dalam pikiran mereka.

Karena terlalu penasaran, mereka datang mendekati sumber suara. Masing-masing berusaha mengenali benda itu dengan caranya masing-masing.
Orang buta pertama (Paijo) berhasil menyentuh benda itu dari posisinya. Kebetulan dia berdiri di depan kepala gajah itu. Kemudian dia berkata, “Hey, benda ini bergerak loh. Dia punya tanduk keras sekali, wah... ujungnya lumayan tajam. Weeeit, tunggu dulu!! Ada dua tanduknya. Eh! Dia juga punya sesuatu yang berdaging, panjang, besar dan kuat, dan itu bergerak-gerak.”

Orang buta kedua (Paimin) juga berhasil menyentuh benda itu, tapi dari posisi yang berbeda. Kali ini dia kedapatan bagian belakang gajah, tepatnya bokongnya. Dia langsung berkata,” Elo bo’ong! Jelas-jelas dia gak punya tanduk. Ada juga sesuatu kayak buntut. Gak terlalu besar kok! Lo salah tuh! Coba dirasain lagi deh!”

Orang buta ketiga (Paiyem) tiba-tiba berujar seraya tak mau kalah,”Lah, kalian berdua yang ngaco banget. Mana ada tanduk atau buntutnya. Semuanya datar, agak-agak keras sih. Berbulu juga loh!” Ternyata dia berdiri di bagian samping gajah dan sedang meraba-raba bagian samping badan gajah itu.

Orang buta pertama menjawab dengan sengit,”Elo berdua yang bego. Coba dong dirasain bener-bener. Tuh, gua yakin banget ada tanduknya dua! Masak elo juga gak bisa ngerasain sih ada yang gede-gede panjang, goyang-goyang! Duh, makanya kalo ngerasain tuh pake perasaan, jangan pake dengkul!”
Orang buta kedua dan ketiga juga tidak mau kalah saling menimpali. Mereka saling berbalasan, sampai sumpah serapah pun bisa didengar keluar dari mulut mereka. Akhir kata, terjadi pertengkaran mulut sengit tanpa ada yang mau mengalah. Mereka tetap kekeh dengan pendapatnya dan mereka juga sama sekali tidak berpindah dari posisinya masing-masing.

Diam-diam, sedari tadi, ternyata orang buta keempat (Paiman) juga mencoba meraba-raba benda itu. Ketika sampai pada posisi di depan gajah, dalam hatinya dia berkata,” Wah, bener juga nih kata si Paijo, ada dua tanduk yang besar sekali. Tapi kok si Paimin bilang ada buntutnya yah?” Karena penasaran dan tidak puas, dia memilih untuk pindah posisi. Ketika sampai di samping gajah, dia meraba-raba seraya berujar dalam hatinya, “ Kok si Paiyem bener juga yah? Datar semua, gak ada tonjolan panjang berarti, agak kasar lagi.” Karena semakin tidak puas, dia memilih pindah posisi lagi. Kali ini pada posisi yang agak ekstrim tepatnya di bawah perut gajah. Setelah meraba-raba di posisi lain, dia berpikir dalam hati,” Wah, ini baru lagi nih. Kok ada banyak tonjolan sih? Tapi lebih kecil.” Semakin lebih tidak puas lagi dan penasaran, dia berpindah tempat lagi. “Hey, kali ini si Paimin yang bener! Ada buntutnya goyang-goyang!” Karena terdorong rasa penasaran dan ketidakpuasannya yang menjadi-jadi, dia terus mencoba merasakan benda itu dari beberapa tempat berbeda.

Pada akhirnya, orang buta keempat itu menyimpulkan kalau benda itu terlalu besar untuk bisa ia gambarkan secara menyeluruh. Ia merasa masih ada begitu banyak bagian dari benda itu yang tidak bisa ia rasakan dan gambarkan dengan pemahamannya. Ia merasa begitu tidak berdaya untuk harus menggambarkan benda itu seperti apa sebenarnya. Ia sadar kalau dia punya banyak kekurangan dan ketidakberdayaan untuk itu. Kesimpulan akhirnya, ia mengakui kalau sampai kapan pun dia tidak bisa menjelaskan benda itu dengan persepsinya. Menurut dia, terpaku dengan satu atau beberapa jenis gambaran dari posisi tertentu tidak akan memecahkan masalah, malahan bisa memperburuk pemahaman akan benda itu.

Setelah berpikir panjang, orang buta keempat itu berujar kepada ketiga teman lainnya,”Semua gambaran kalian tidak bisa dibilang salah. Masing-masing bisa jadi gambaran yang ada benarnya. Tapi gambaran kalian itu tidak menyeluruh alias parsial! Percuma kalau kalian bersikap merasa paling benar, tidak akan ada habisnya . Saya pribadi punya pendapat kalau benda ini terlalu besar dan rumit untuk digambarkan. Saya tidak punya kemampuan untuk menggambarkan atau menjelaskan benda ini.”

“Alaaah, bilang aja situ bingung! Kagak bisa ngerasain, langsung nyerah! Makanya, jadi orang itu harus bisa yakin, punya prinsip!” tiba-tiba orang buta pertama menimpali.

“Nih lagi satu, pikirannya ngalor ngidul!” ujar orang buta kedua kepada orang buta keempat.

Orang buta ketiga menambahkan,”Udahlah, kalo gak bisa ngerti apa yang elo rasain, diem aja!”

Orang buta keempat menjawab,” Kenapa musti maksa kasih gambaran, tokh kita semua ini kan buta. Sampai kapan pun benda ini juga gak bakalan bisa dijelaskan dengan pikiran dan kemampuan kita. Terlalu berpegang sama gambaran masing-masing justru menjerumuskan kalian ke pemahaman yang tidak tepat.”

“Elo salah lagi! Kuncinya elo musti yakin sama apa yang elo punya! Jangan terlalu skeptis lah jadi orang!” Balas orang kedua.

Akhir cerita, keempat orang buta itu berpegang pada pendapatnya masing-masing. Mereka pulang ke tempatnya masing-masing dengan persepsinya masing-masing tentang benda yang menghebohkan itu, yang tak lain adalah gajah. Paijo, Paimin, dan Paiyem bercerita ke orang-orang di tempat mereka masing-masing tentang benda yang baru saja mereka temui juga dengan versi mereka masing-masing.

Petek
August 29, 2003, 11:56
Sbenernya cerita tadi cuman perumpamaan yang paling kasar ttg bagaimana agnostik bisa mencapai kesimpulan ttg "Tuhan". Cerita ini sebnrnya terinspirasi oleh cerita salah satu temen gua yg Buddhist

Mungkin perlu diperjelas apa mensimbolisasikan apa di sini.

4 orang buta tidak lain mrp 4 orang yg berbeda.
Gajah betina di sini melambangkan Tuhan (gua berharap yang lain cukup cerdas dan intelek untuk bisa menganggap gua sedang tidak merendahkan Tuhan di sini)
Posisi yg dipilih tiap2 orang buta itu melambangkan agama/konsep keyakinan/konsep ketuhanan tertentu.
Persepsi masing-masing orang buta melambangkan cara pandang ttg Tuhan dr agama/konsep keyakinan/konsep ketuhanan tertentu.
Orang buta keempat alias Paiman tidak lain adalah orang agnostik.

Selanjutnya mungkin masing-masing bisa mengartikan lebih lanjut apa maksud dari cerita ini :)

sikhasep
August 29, 2003, 12:56
Bagus sekali penjabaran Petek :bravo:

Dengan bahasa sederhana Petek mampu menyampaikan pemahaman tentang konsep tuhan. That's why i like u ;)

Btw gue cocok dengan pemahaman orang buta ke-4 :)

hansel
August 30, 2003, 03:18
Btw gue cocok dengan pemahaman orang buta ke-4 :)


Hih hih hih :lol:
Well, pigs fly you know!

ayoklah
August 30, 2003, 11:34
Originally posted by Petek
Yang sewot bukannya elo?? :bingung:
Gua siy nyantai aja man :p
Tolong diinget lagi reply elo yg lalu2... atau sbnrnya sengaja pura2 lupa biar gak dibilang sewot???:p
Keliatan bgt lagi kalo elo yg sewot :D hehehehe...
Atau perlu gua ketik ulang reply milik elo biar "inget"???

Apa iya gue sewot? Kenapa gue mesti sewot? Ya udah deh, kalo lo ga sewot. Ga masalah kok. Kenapa mesti maen tuduh2an sewot2an? Kamu orang buta ke 1,2, ato 3 seh? :hehe
Oke deh.. gue yang salah. Gue yang sewot. Nggak lagi2 deh... Puas...? gimana kalo lanjut diskusinya?

Sebnernya, kaum agnostik berpikir kalo Tuhan itu MAHASEGALA... jadi Tuhan bukan cuman masalah Mahabaik, Mahakuasa, Mahabesar, Maha pengasih, Maha pemurah etc etc.... Intinya, manusia gak punya kemampuan utk menjelaskan Tuhan (bagi kaum agnostik loh). Itu justru di luar logika manusia.

Oke.. sebutlah kaum agnostik percaya Tuhan tapi ga percaya akan kebenaran agama(100%). begitu? Ambil jalan netral? boleh juga lah...

Pamrih gimana maksudnya? Ngarepin surga gitu? Gua pribadi kagak ngarepin apa2 kok dari percaya Tuhan. Emang kalo percaya Tuhan itu ada/bisa dapet imbalan????? Kayaknya agnostisme juga gak kenal tuh istilah 'percaya Tuhan dapet imbalan' atau 'nyembah Tuhan masuk surga'

Hmm... kamu bikin saya yakin kalo saya ini berpemikiran seperti agnostik.
Bukan gitu maksud saya sih. Saya pikir, agnostik agak2 kayak skeptik. Baru percaya kalo udah liat.

Elo mungkin musti membedakan mana yang theisme dan yang mana deisme.... Kalo pandangan theistik emang gitu setau gua. Bisa dicek di banyak sumber kok (kalo mau).

Cerita yang anda ceritakan diatas sepertinya menganggap bahwa orang beragama itu totally buta! Enggak lah men. Orang beragama itu juga bisa memiliki filosofi sendiri2. Jangan anggap orang beragama itu ga bisa mikir. Buku yang disebut kitab suci itu memang pegangan umat beragama, tapi bukannya berpedoman pada satu pandangan begitu2 aja.

Dalam ilmu kedokteran, ada yang namanya buku pegangan/pedoman(bukunya tebel), tapi bukan berarti seorang dokter hanya baca buku pedoman tsb. Ilmu kedokteran berkembang dari jaman ke jaman. Kasus penyakit terus ada saja yang baru. Hanya saja semua patokan dasar, diambil berdasarkan buku tsb. Jelas gak?

Jadi ga semua orang beragama itu spt, orang buta 1, 2 dan 3, tapi juga bisa seperti orang buta 4, yang elo klaim sbg pemikiran kaum agnostik.

Sebenernya banyak agama/konsep yang bisa dikategorikan atau setidaknya nyerempet2 ama konsep agnostik. Buddha, Taoisme, atau bbrp paham dalam Hindu contohnya.

Orang islam juga bisa mempelajari Buddhisme, Taoisme, hinduisme, atopun Judaisme sekalipun. Tapi patokan, tetep aja buku besar orang islam...

Moga2 jelas buat lo. Asli deh.. gue ga sewot lagi2 deh... Oke?

ayoklah
August 30, 2003, 11:37
Originally posted by sikhasep
Btw gue cocok dengan pemahaman orang buta ke-4 :)
[/b]

Alaaa lo sep.. Mo nya jadi yang bagus2 aja seh...! :hehe

ayoklah
August 30, 2003, 11:38
Originally posted by hansel
Hih hih hih :lol:
Well, pigs fly you know!

:lol:
Haih! yang ini langsung nyamberrrr... :hehe

Petek
September 01, 2003, 11:31
Originally posted by ayoklah
Apa iya gue sewot? Kenapa gue mesti sewot? Ya udah deh, kalo lo ga sewot. Ga masalah kok. Kenapa mesti maen tuduh2an sewot2an? Kamu orang buta ke 1,2, ato 3 seh? :hehe
Oke deh.. gue yang salah. Gue yang sewot. Nggak lagi2 deh... Puas...? gimana kalo lanjut diskusinya?

Yah udah lah kalo emang elo merasa gak sewot.... Gak penting lagian debat kusir beginian :p

Oke.. sebutlah kaum agnostik percaya Tuhan tapi ga percaya akan kebenaran agama(100%). begitu? Ambil jalan netral? boleh juga lah...

bukan karena ingin ambil jalan netral seorang agnostik bersikap spt itu, tapi karena ketidakpuasannya. Beda loh.


Hmm... kamu bikin saya yakin kalo saya ini berpemikiran seperti agnostik.
Bukan gitu maksud saya sih. Saya pikir, agnostik agak2 kayak skeptik. Baru percaya kalo udah liat.

Agnostik emang sering disamain sama skeptisme, bahkan identik. Tapi sebenernya, sikap skeptiknya bukan lahir gara2 belon pernah ngeliat. Sekali lagi, sikap skeptis itu justru lahir karena ketidakpuasan/keraguan akan penjelasan bbrp konsep ttg Tuhan.


Cerita yang anda ceritakan diatas sepertinya menganggap bahwa orang beragama itu totally buta! Enggak lah men.

Kayaknya ada yg salah ngerti nih

Buta di sini melambangkan ketidakmampuan/ketidakberdayaan logika/daya pikir manusia ttg hal-hal tertentu. Buta di sini bukannya menggambarkan sesuatu yg lahir dari ketidakinginan berpikir.

Btw, ketidakinginan orang buta 1,2,3 berpindah dari posisinya masing2 bukan mewakili umat beragama keseluruhan. Ada banyak umat beragama yg mau mempelajari konsep2 lainnya, kalo dimisalkan versi cerita di atas: orang buta yang mau pindah posisi.

Orang beragama itu juga bisa memiliki filosofi sendiri2. Jangan anggap orang beragama itu ga bisa mikir. Buku yang disebut kitab suci itu memang pegangan umat beragama, tapi bukannya berpedoman pada satu pandangan begitu2 aja.

Lah sapa yg bilang orang beragama gak bisa mikir????

Isu yang sedang dibahas di sini kan ttg bagaimana cara pandang thd fenomena ketuhanan. Jadi tolong dibatasi ruang lingkup pemikirannya.
Ada hal-hal tertentu dalam suatu agama yang udah pasti saklek dan berbeda dengan agama lainnya dan berpedoman sama satu pandangan aja (tentu aja mnrt kitabnya sendiri). Salah satu hal ttg itu yah udah pasti ttg bagaimana suatu agama itu menjelaskan fenomena ketuhanan. Al Qur'an berbeda dengan Veda, itu udah pasti. Apalagi bagaimana cara Islam menjelaskan Tuhan, yg jelas2 udah pasti berbeda dgn bagaimana Hindu menjelaskan Tuhan.

Pernah denger gak seorang Muslim taat mau berpedoman ke tritunggal versi Kristen?? Enggak kan?!? Itulah kenapa gua bilang, untuk menjelaskan fenomena ketuhanan, masing-masing agama punya pedomannya sendiri2 dan gak mungkinlah umat2nya masing-masing mau berpedoman lebih dari satu. Nah, itulah kenapa seorang agnostik memilih untuk menjadi agnostik, karena dia tidak puas dengan pedoman2 yg dimiliki bbrp agama2.

Dalam ilmu kedokteran, ada yang namanya buku pegangan/pedoman(bukunya tebel), tapi bukan berarti seorang dokter hanya baca buku pedoman tsb. Ilmu kedokteran berkembang dari jaman ke jaman. Kasus penyakit terus ada saja yang baru. Hanya saja semua patokan dasar, diambil berdasarkan buku tsb. Jelas gak?

Gua tau maksud elo tapi elo kayaknya yang gak nyambung deh sama maksud gua sebenernya dan cerita yg di atas.

Pernah denger kan istilah dogma? Kalo udah ngomongin dogma agama, elo gak bisa lagi ngutak-ngatik isinya. Terima apa adanya, take it or just leave it. Elo udah gak bisa nyari2 jawaban lain dari sumber selain dogma itu. Ketika seorang Protestan menerima & mengimani konsep Tritunggal, maka dia gak bisa lagi cari2 penjelasan dari sumber2 lain misalnya Islam. Begitu juga sebaliknya. Ini bukan masalah elo bisa nyari jawaban di tempat lain atau di sumber2 lain ato di buku-buku lain, tapi bagaimana mempercayai dogma/ajaran itu apa adanya.

Jadi ga semua orang beragama itu spt, orang buta 1, 2 dan 3, tapi juga bisa seperti orang buta 4, yang elo klaim sbg pemikiran kaum agnostik.

Lah sapa yang bilang semua orang beragama itu spt orang buta1, 2, 3??? Gua gak pernah bilang gitu kok....

Btw, kalo orang beragama udah jadi spt orang buta keempat, yah bisa diragukan dong keagamaannya. Pernah denger seorang Muslim yg menganut Tritunggal sekaligus Trimuti Hindu dan tetep dianggap seorang Muslim? Gak kan... karena itu orang buta keempat gak bisa dikategorikan ke bbrp agama tertentu.

Orang islam juga bisa mempelajari Buddhisme, Taoisme, hinduisme, atopun Judaisme sekalipun. Tapi patokan, tetep aja buku besar orang islam...

Ya iyalah.... setiap orang juga bisa belajar apa aja kalo dia mau dan dia udah punya akses utk itu.
Kalo enggak gitu, gimana seorang Ahmad Deedat bisa bikin bukunya? Ini bukan masalah bisa atau tidakny seseorang belajar konsep2 lainnya selain yg dia punya, tapi bagaimana melihat kebenaran konsep2 lainnya itu.

Perlu diinget... mungkin aja seorang Muslim udah belajar mati2an sampe hapal luar dalem ttg agama Kristen misalnya... tapi dia belon bisa menerima & melihat dimana kebenaran agama Kristen itu. Begitu juga sebaliknya. Justru banyak orang yg belajar agama orang lain buat cari "kesalahan2" ato "kekurangan2"nya doang.

Perlu diinget lagi, ketika seseorang memilih utk "beriman sepenuhnya" thd suatu konsep... maka udah lazim akan terbentuk suatu mind set yg konseptual berdasarkan konsep yang ia imani itu. Akan sulit sekali untuk merubah mind set ini. Segala sesuatu akan dinilai dan diukur berdasarkan mind set ini.

Misalnya, Muslim akan sulit menerima kebenaran konsep reinkarnasi versi Hindu krn mind set-nya sudah terprogram dan terkonsep ttg surga dan neraka/hari akhirat/hidup sekali. Konsep reinkarnasi akan diukur dan dinilai berdasarkan standar dan pengertian Islam.

Petek
September 01, 2003, 11:58
Eh sori yah Mon lupa dijawab :p

Originally posted by monyetdufan
hmm..:hmmm:...maksud gue...berawal darimana Agnostic itu percaya Tuhan..?? apakah stlh mengetahui bbrp agama ato satu agama...mereka tidak puas dgn penjelasan2 dan ajaran2nya..lalu mereka menjadi agnostic..??

Udah kejawab kan yah ama reply2 gua sblm ini??

Waahh..kayaknya sebentar lagi ogut akan kembali ke tanah air....
Loe udah balik emangnya...??

Wax... seneng campur sedih donk?? Gua sih dulu gitu...
Emangnya misi elo udah selesai di sono??

Gua udah 3 mingguan di tanah air tercinta neh :D... Lagi panas bgt loh