View Full Version : kalimat yg tidak efektif (filsafat bahasa)







kapiten
July 12, 2003, 06:19
Itulah kalimat yg sering diucapkan bapak dan ibu guru ketika memberikan tugas atau ulangan kepada siswa2nya. pernahkah kita mencermati hal tersebut?

Struktur kalimat dalam bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia kita mengenal kalimat aktif dan kalimat pasif. Ciri yg paling mudah diingat dari dua macam kalimat itu ialah dalam kalimat aktif, subyek melakukan pekerjaan dan biasanya predikat berawalan me-. Adapun dalam kalimat pasif, subyek dikenai pekerjaan dan predikatnya biasanya berawalan dengan di-.

Kalimat ''yg sudah selesai dikumpulkan!'', kalau kita analisis menurut fungsinya :
subyek (S) : yg sudah selesai
predikat (P) : dikumpulkan
Subyek kalimat tersebut dikenai pekerjaan, predikatnya berawalan dengan di-, sehingga kalimat diatas termasuk kalimat pasif.

Dilihat dari makna atau maksud yg terkandung dalam kalimat tersebut yg dikumpulkan adalah yg sudah selesai (anak yg mengerjakan). Padahal yg dimaksudkan oleh guru tentulah yg dikumpulakn adalah hasil pekerjaan atau pekerjaan yg telah diselesaikan. dengan demikian, ''yg sudah selesai dikumpulkan!'' termasuk kalimat yg tidak efektif.

Sedikit Pembenaran

Seharusnya kalimat yg diucapkan oleh Guru adalah ''pekerjaan yg sudah selesai dikerjakan boleh dikumpulkan!!'', bisa juga ''yg sudah selesai mengerjakan boleh mengumpulkan hasil pekerjaannya''!.

Sebenarnya masih banyak kalimat senada yg kita jumpai dalam kehidupan sehari2. Ketika kita membaca pengumuman dari polisi ''Bagi semua pengendara motor harus memakai helm standar''. Yang benar adalah ''semua pengendara motor harus memakai helm standar''. Penggunaan kata bagi pada awal kalimat menyebabkan subyek kalimat tidak jelas sehingga kalimat itu tidak efektif.

ketika piknik, dikamar mandi tempat wisata, kita sering menemukan tulisan ''yg kencing harap disiram''. Siapa yg harus disiram? orang yg kencing ata air kencingnya yg disiram.
Ternyata sangat banyak kalimat tidak efektif yg sering kita jumpau dan kita nggak pernah menyadarinya.

Enche
July 12, 2003, 06:46
udah selesai belum? kasi tau ya

kapiten
July 12, 2003, 07:02
udah itu aja
terlalu sedikit yach rique

Enche
July 12, 2003, 07:08
gpp soalnya gue ga tau sih (ga sempet baca lagi haha)
gue takutnya ntar belon selesai gue udah potong/bikin htmlnya
thanks.

DITERIMA

kapiten
July 12, 2003, 07:14
makasih banget deh :maaf: :salut:

Viscount
July 12, 2003, 09:12
udah selesai belum? kasi tau ya

yang sudah selesai kasi tau ya , kalau begini efektif tidak?

Enche
July 12, 2003, 21:59
''yg sudah selesai dikumpulkan!''

menurut gue ini disingkat aja (bahasa yang diucapkan)
kalau dalam bahasa tulisan bisa rancu.

pengunaan Bagi di awal kalimat memang sering
ga usah dipake.

kapiten
July 15, 2003, 12:15
Kalimat ''yg sudah selesai dikumpulkan!'', kalau kita analisis menurut fungsinya :


subyek (S) : yg sudah selesai
predikat (P) : dikumpulkan

Subyek kalimat tersebut dikenai pekerjaan, predikatnya berawalan dengan di-, sehingga kalimat diatas termasuk kalimat pasif.

Dilihat dari makna atau maksud yg terkandung dalam kalimat tersebut yg dikumpulkan adalah yg sudah selesai (anak yg mengerjakan). Padahal yg dimaksudkan oleh guru tentulah yg dikumpulkan adalah hasil pekerjaan atau pekerjaan yg telah diselesaikan. dengan demikian, ''yg sudah selesai dikumpulkan!'' termasuk kalimat yg tidak efektif.

nah, sebenarnya cara penyingkatan yg asal comot ini juga semakin menimbulkan kerancuan itu

*_*
July 18, 2003, 04:34
wah bagus tuh kapiten :bravo:

nambahin dikit:

1. Kalimat efektif sangat penting dalam bahasan tulisan karena kalimat yang efektif akan menyampaikan gagasan atau pokok pikiran dengan jelas. Kalimat efektif biasanya kalimat yang juga mengikuti kaidah bahasa yang baik dan benar.
Tapi dalam bahasa lisan, kalimat efektif adalah kalimat yang bisa langsung dimengerti lawan bicara meski tidak baku menurut kaidah bahasa.

contoh:
bahasa lisan: "kan gue udah bilang, dia tuh gak waras." kalimat ini dimengerti meski tidak baku.
kalau bakunya : "Bukankah sudah saya katakan bahwa dia tidak waras" kan ini tidak enak kalau diucapkan.

2. Kalimat efektif dan kaidah bahasa yang baik dan benar berbeda. Kalimat efektif biasanya akan berhubungan dengan pemilihan kata, penghematan kata, dan isinya langsung dimengerti.

Kalimat pasif dan aktif termasuk masalah kaidah, bukan kalimat efektif.

contoh.
tidak efektif:
Lakukanlah olahraga agar Anda tidak diserang oleh penyakit.
efektif:
Berolahragalah agar Anda tidak diserang penyakit.

tidak efektif:
Tujuan pendidikan agama adalah untuk meningkatkan keimanan anak didik.

efektif:
Pendidikan agama bertujuan meningkatkan keimanan anak didik.

tidak efektif:
Obat pelega dapat digunakan untuk menghilangkan gejala sesak napas.

efektif
Obat pelega dapat menghilangkan gejala sesak napas.


kalo ada yang salah mohon dikasih tahu
terima kasih