View Full Version : Mahasiswa Asing serbu PTN







AlfaOmega
July 09, 2003, 14:57
Mahasiswa Asing Serbu PTN
JAKARTA - Sampai saat ini, jumlah mahasiswa luar negeri yang diterima di
Perguruan Tinggi Negeri (PTN) semakin meningkat. Dari Malaysia saja untuk tahun
ini tercatat 800 mahasiswa baru.
Demikian hasil pengamatan Pembaruan dari beberapa PTN di Indonesia. Menanggapi
hal ini, Anggota Komisi VI DPR RI Ferdiansyah kepada Pembaruan di Jakarta,
Selasa (8/7), mengatakan, bangku kuliah bagi mahasiswa asing tidak boleh
mengurangi jatah mahasiswa Indonesia. Hanya bangku sisa yang boleh ditawarkan
pada mereka.
Artinya, mahasiswa Indonesia harus diutamakan. Apalagi selama ini perguruan
tinggi negeri (PTN) mendapat subsidi dari pemerintah.
Mahasiswa Malaysia mudah masuk PTN karena mereka mampu membiayai dengan harga
mahal.
Menurut Ferdiansyah, para rektor menyatakan bahwa jalur-jalur yang dibuka untuk
menambah keuangan adalah bangku kosong yang ditinggalkan mahasiswa. "Jadi ada
mahasiswa yang lulus, tetapi tidak mendaftar. Itulah yang diisi melalui jalur
mandiri. Jadi, penerimaan mahasiswa asing juga begitu, bukan mengurangi jatah
mahasiswa, tetapi mengisi kekosongan," katanya.
Menurut Sekretaris Eksekutif SPMB Soesmalijah Soewondo, tahun ini ada 152 calon
mahasiswa asing mengikuti Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). Sebanyak
146 calon mahasiswa itu berasal dari Malaysia dan sebagian besar memilih
Fakultas Kedokteran dan Farmasi. Proses seleksi mereka melalui SPMB, tetapi
penerimaan mereka di universitas tergantung rektor.
Sementara itu, Humas UI Diennaryati Tjokrosuprihatono menyatakan bahwa saat ini
tercatat sekitar 400-an mahasiswa asing berkuliah di UI. Jumlah itu tersebar di
dua program, yaitu program reguler dan internasional. Saat ini UI memang
mempunyai program internasional pada fakultas-fakultas psikologi, teknik,
kedokteran, dan ilmu komputer.


Keberadaan mahasiswa asing di UI, menurut Diennaryati, memberikan keuntungan
secara ekonomi karena bayaran yang diperoleh berbeda dengan mahasiswa reguler
lainnya.
"Sama saja bila mahasiswa kita kuliah di universitas di luar negeri, biayanya
bisa 10 kali lipat. Jadi, di UI juga mereka harus membayar ekstra," katanya.
Meski tidak mengetahui secara pasti berapa biaya yang disetor mahasiswa asing,
tetapi Diennaryati meyakini bila jumlah itu di atas rata-rata yang dibayar
mahasiswa Indonesia. Masuknya mahasiswa asing, selain ada kerja sama intern
fakultas, juga karena UI melakukan road show ke luar negeri.
Sebelumnya, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI, Rektor Universitas
Diponegoro Eko Budiharjo menyampaikan bahwa Undip hanya bersedia menerima dua
orang mahasiswa Malaysia melalui program Government to Government (G to G).
Sementara itu, Fakultas Kedokteran (FK) Unair tahun ini menerima 23 mahasiswa
baru asal Malaysia melalui jalur Program Minat dan Kemampuan (PMDK). Padahal,
mahasiswa yang mendapat PMDK hanya berjumlah 48 orang. Mahasiswa Malaysia itu
membayar sumbangan pembangunan US$ 9.000 dan SPP US$ 3.000 per tahun.
Sementara itu, data yang diperoleh Pembaruan dari Kedutaan Malaysia menyatakan
bahwa tahun ini sekitar 800 mahasiswa Malaysia tengah belajar di berbagai
universitas di Indonesia. Sementara setiap tahun, berdasarkan kesepakatan, dua
orang mahasiswa Malaysia dapat kuliah di 11 universitas di Indonesia yang
diakui Pemerintah Malaysia. Kesebelas universitas itu adalah UI, UGM, Unpad,
Undip, Unhas, Unud, USU, Unand, Unair, Unibraw dan Unsri. Mahasiswa itu kuliah
untuk dua bidang, yaitu Kedokteran Umum dan Kedokteran Gigi.
Seperti diketahui, Unair, Unibraw, UGM, Unud, dan Unpad selalu memasang iklan
di beberapa harian di Malaysia. "Hal ini merupakan bentuk komersialisasi PTN,"
ujar sumber Pembaruan. (AS/A-7)

aleks75012
July 09, 2003, 15:36
wah, beritanya cukup membanggakan juga nih :)

Tapi ilmu dr Indo diserap baik-baik, nanti ilmu dan teknologinya dikembangin di Malaysia, dan kita yg akhirnya ketinggalan terus :haha

Enche
July 09, 2003, 17:30
PTN jalur khusus katanya sepi peminat dalam negeri
terlalu mahal

sayangnya Doktor+siswa2 yang berpotensi banyak
yang di sedot negeri tetangga (malay-sg)

mungkin ini aksi sedot balik :haha

weiwei
July 10, 2003, 01:17
weleh2, aksi sedot-menyedot bgini...
mungkin memang itulah tujuan dari jalur khusus in the first place kali yeh? :D

bunda naila
July 10, 2003, 01:20
setau gue.. kalo di Fakultas Kedokteran bbrp PTN, khususnya di tahap co-ass, emang banyak mahasiswa Malaysia. di ITB dulu2 jaman taun 60-70an juga banyak.. mereka emang banyak belajar dari kita.
tapi seperti kata pepatah.. guru kencing berdiri, murid kencing berlari. kita baru bisa mengucap sepatah kata, mereka udah bisa bikin prosa ;D

pokerface
July 10, 2003, 01:26
kita ini lemah dalam penyelesaian akhir :hehe

(kayak sepakbola aja) :D

bunda naila
July 10, 2003, 01:31
bukannya lemah di semua lini?

(kayak Persib aja) ;D;D

pokerface
July 10, 2003, 01:34
ibaratnya pemain bola ... biarpun teknik kurang ... tapi fisik lemah .... dan mental pas-pasan :D

dragz
July 10, 2003, 01:39
penonton brutal ;D

bunda naila
July 10, 2003, 01:40
pengurusnya ribut sendiri pulak :D

(Persib banget nih)

dragz
July 10, 2003, 01:42
itulah.. makenya pelatih asing sih :haha

pokerface
July 10, 2003, 01:43
soalnya kebanyakan yang jadi pengurus induk organisasi olahraga kan biasanya dari militer .. buat nakutin pengusaha .... dan notabene pernah belajar intelejen





















lho ini bukan thread intelejennya DeathBrain ya :D

bunda naila
July 10, 2003, 01:48
tapi pengurus pendidikan kita emang sering ribut sendiri ya? hobi ganti2 kurikulum pulak ;D

dragz
July 10, 2003, 01:50
iya.. terus ada proyek pengadaan buku :haha

pokerface
July 10, 2003, 01:51
padahal isi bukunya sama ... cuman yang lama di print pake printer Canon .. yang baru pake printer HP :D

dragz
July 10, 2003, 02:05
habis itu sekolah harus beli, padahal aslinya gratis ;D

uang pembelian bukupun dipotong dulu di Deppen ;D

pokerface
July 10, 2003, 02:09
makanya rata2 oknum yang korup itu kaya-kaya ... dan setelah anak2 mereka besar dan kuliah terus anak2 mereka itu demo di senayan dengan slogan anti KKN :D

weiwei
July 10, 2003, 02:11
iya dulu katanya byk mahasiswa malay yg blajar di indo... skrg malah kebalik :(

Originally posted by naila
bukannya lemah di semua lini?

(kayak Persib aja) ;D;D
waduh gitu2 juga kmren terakhir maen menang 4-0 tuh :P

dragz
July 10, 2003, 02:15
Originally posted by gimli
makanya rata2 oknum yang korup itu kaya-kaya ... dan setelah anak2 mereka besar dan kuliah terus anak2 mereka itu demo di senayan dengan slogan anti KKN :D

itu namanya fajar makan tanaman ya ? :haha

pokerface
July 10, 2003, 02:16
mainnya di kandang sih ... jago kandang ... kayak kebanyakan orang indo :D

bunda naila
July 10, 2003, 02:16
iya.. teu nyangka ;D;D

dragz
July 10, 2003, 02:17
dari dulu urusannya kandang sih ;D

antara kandang dan sawah :haha

orgil
July 10, 2003, 02:28
dan itu proyek enggak transparan ... :D

obyekan DEPDIKBUD !

orgil
July 10, 2003, 02:30
Originally posted by gimli
makanya rata2 oknum yang korup itu kaya-kaya ... dan setelah anak2 mereka besar dan kuliah terus anak2 mereka itu demo di senayan dengan slogan anti KKN :D

tapi setelah anak2 tersebut jadi seperti bapaknya ....

... lingkaran setan berputar kembali :haha

bunda naila
July 10, 2003, 02:33
Originally posted by Zeratul
antara kandang dan sawah :haha

are you saying.. kita2 ini adalah segerombolan kerbau? :toktok:

dragz
July 10, 2003, 02:47
bisa sapi, kerbau atau kambing :haha

mengapa bukan petani ? :toktok:

bunda naila
July 10, 2003, 02:51
OT : petani nggak tinggal di kandang mas.. jelek2, itu namanya rumah :hehe

dragz
July 10, 2003, 02:54
OT juga : tapi ngurusin kandang dan sawah :D

hewan yang sering ke sawah itu malah bebek, bukan kerbau, sapi atau kambing :hehe

bunda naila
July 10, 2003, 02:58
kerbau kan dipake membajak :bingung:

pokerface
July 10, 2003, 03:05
atul kalo mbajak pake bebek :D

dragz
July 10, 2003, 03:07
gw kan bilang sering :D

bajakn kan tiap ganti musim tanam :D

kalo bebek tiap hari apa lagi pas habis panen, bisa tiap pagi dan sore :hehe

surya
July 10, 2003, 03:09
Itu mahasiswa asing ke Indo, belajar di bidang apa? Kalo ke Indo cuman mau belajar mbatik, bahasa Jawa, Gamelan, Angklung, nari, dll - ya podo wae lah. :hehe
Kebanyakan yg ke Indo belajar ilmu sosial kali tuh, soal kebudayaan etnis ini or itu...makanya mau gak mau kudu belajar ke Indo :p
Kecuali kalo ke Indo mereka belajar ilmu-ilmu dasar seperti Science atau Engineering, itu baru membanggakan. :o

dragz
July 10, 2003, 03:11
kita aja yang di jawa juga belajar java ;D

aleks75012
July 10, 2003, 08:22
Originally posted by surya
Itu mahasiswa asing ke Indo, belajar di bidang apa? Kalo ke Indo cuman mau belajar mbatik, bahasa Jawa, Gamelan, Angklung, nari, dll - ya podo wae lah. :hehe
Kebanyakan yg ke Indo belajar ilmu sosial kali tuh, soal kebudayaan etnis ini or itu...makanya mau gak mau kudu belajar ke Indo :p
Kecuali kalo ke Indo mereka belajar ilmu-ilmu dasar seperti Science atau Engineering, itu baru membanggakan. :o

wah, bener juga.
tapi tetep membanggakan toh. nanti mereka bisa bikin batik sendiri, main angklung dan bikin angklungnya sendiri.

Kebudayaan kita yg luhur dan tinggi ternyata banyak diminati dan dihargai oleh orang asing. Pakai bahasa pejabat era Soeharto :haha

begawan
July 10, 2003, 08:26
mhs asing banyak di jogja tuh
tapi blajar gamelan :haha

bunda naila
July 10, 2003, 08:37
Originally posted by surya
Kecuali kalo ke Indo mereka belajar ilmu-ilmu dasar seperti Science atau Engineering, itu baru membanggakan. :o

ya.. kalo belajar ilmu sosial seperti hukum atau ekonomi juga menurut gue udah mencengangkan kok ;D.

tapi yang gue tau persis, sampe detik ini masih banyak yg belajar kedokteran. gue juga gak ngerti kenapa kok mereka minat banget belajar kedokteran ke sini. dari 60-an dokter yg disumpah bareng adek gue, sekitar 10 adalah org Malaysia.

aleks75012
July 10, 2003, 08:41
kedokteran UI kan termasuk bagus sekali, ya?

buktinya bisa misahin bayi dempet di kepala thn 1987, sbg keberhasilan yg sangat langka.

bunda naila
July 10, 2003, 08:45
adek gue dulu di Unpad leks :D.
tapi emang sebetulnya keahlian personalnya bisa bersaing ::up::. kita kan seringnya kalah di peralatan, teknologi, dan mungkin cara memberikan service kpd pasien :(.

bunda naila
July 10, 2003, 08:48
Originally posted by aleks75012
tapi tetep membanggakan toh. nanti mereka bisa bikin batik sendiri, main angklung dan bikin angklungnya sendiri.

OT : eh sebenernya di Malaysia kan ada batik juga ya? gue pernah liat bbrp motif batik melayu. full colour ::up::

OT lagi : dipikir2, masih berapa banyak ya... orang Indonesa under 30 yg masih bisa membatik? masih berapa banyak ya.. anak Jawa yg bisa main gamelan? :(:(

Bo Tat
July 10, 2003, 08:48
Originally posted by naila


ya.. kalo belajar ilmu sosial seperti hukum atau ekonomi juga menurut gue udah mencengangkan kok ;D.

tapi yang gue tau persis, sampe detik ini masih banyak yg belajar kedokteran. gue juga gak ngerti kenapa kok mereka minat banget belajar kedokteran ke sini. dari 60-an dokter yg disumpah bareng adek gue, sekitar 10 adalah org Malaysia.

Itu bisa jadi karena orang asing pengen tahu, jangan-jangan dalam ilmu kedokteran Indonesia itu dimasukkan pelajaran mistis... :haha

pokerface
July 10, 2003, 08:50
eerr ... tentang kedokteran mungkin berhubungan dengan letak geografis

maksud gw gini .... dalam penanganan penyakit malaria dokter2 indonesia bisa dibilang lebih hebat dan berpengalaman dibanding dokter amerika karena di amerika kasus penyakit malaria jarang terjadi

:D

bunda naila
July 10, 2003, 08:51
mistik emang selalu menarik :haha.

begawan
July 10, 2003, 08:58
yang bisa maen gamelan?
bukannya banyak bulenya?


di jogja sekarang bakal ada international gamelan festival ke 8
ada 8 negara yang ikut :hehe

Bo Tat
July 10, 2003, 09:08
Originally posted by gimli
eerr ... tentang kedokteran mungkin berhubungan dengan letak geografis

maksud gw gini .... dalam penanganan penyakit malaria dokter2 indonesia bisa dibilang lebih hebat dan berpengalaman dibanding dokter amerika karena di amerika kasus penyakit malaria jarang terjadi

:D

Amerika mana?
Amerika Selatan atau di Amerika Latin sana, penyakit malaria juga sering lho! :)

pokerface
July 10, 2003, 09:35
amerika yang ada hollywood nya itu lho ... amerika barat ya :D

dragz
July 10, 2003, 09:46
utara ;D

Bo Tat
July 10, 2003, 10:07
Dekat Pluit? :kakaka:

kamandhani
July 10, 2003, 10:16
Originally posted by gimli
eerr ... tentang kedokteran mungkin berhubungan dengan letak geografis

maksud gw gini .... dalam penanganan penyakit malaria dokter2 indonesia bisa dibilang lebih hebat dan berpengalaman dibanding dokter amerika karena di amerika kasus penyakit malaria jarang terjadi

:D

mmmhhhhh..........mungkin juga tuh :D:D:D

Fox Lake
July 10, 2003, 12:20
Originally posted by surya
Itu mahasiswa asing ke Indo, belajar di bidang apa? Kalo ke Indo cuman mau belajar mbatik, bahasa Jawa, Gamelan, Angklung, nari, dll - ya podo wae lah. :hehe
Kebanyakan yg ke Indo belajar ilmu sosial kali tuh, soal kebudayaan etnis ini or itu...makanya mau gak mau kudu belajar ke Indo :p
Kecuali kalo ke Indo mereka belajar ilmu-ilmu dasar seperti Science atau Engineering, itu baru membanggakan. :o

Gue pernah ketemu ama mahasiswa asing di mesjid UI Salemba. Tampangnya sih kayak bule gitu sih, mungkin org Turki. Pas gue liat dia lagi bawa buku Teknik Sipil gitu.

Kalo dulu di sastra UI banyak lho mahasiswi asingnya, belajar sekalian gaet cowok pribumi.:cool:

aleks75012
July 10, 2003, 12:28
Originally posted by Fox Lake


Gue pernah ketemu ama mahasiswa asing di mesjid UI Salemba. Tampangnya sih kayak bule gitu sih, mungkin org Turki. Pas gue liat dia lagi bawa buku Teknik Sipil gitu.

Kalo dulu di sastra UI banyak lho mahasiswi asingnya, belajar sekalian gaet cowok pribumi.:cool:

dua-duanya cuma asumsi aja.

mahasiwa asing belajar sambil ngejar co atau ce?
lah, apa bedanya dgn mahasiswa/i WNI yg belajar lalu ketemu jodohnya di kampus?
sepertinya asumsi itu nggak kena deh.

Fox Lake
July 10, 2003, 12:45
Originally posted by aleks75012


dua-duanya cuma asumsi aja.

mahasiwa asing belajar sambil ngejar co atau ce?
lah, apa bedanya dgn mahasiswa/i WNI yg belajar lalu ketemu jodohnya di kampus?
sepertinya asumsi itu nggak kena deh.

serius amir sih, emang maksud gue bukan bilangin kalo mahasiswa asing itu tujuannya belajar sambil gaet co pri, cuma just kidding aja, tapi kalo yg jadian sih ada.

aleks75012
July 10, 2003, 12:52
:D
kalo dibalik, banyak juga mahasiswa indo di luar negeri yg dapet jodoh, atau at least "gebetan" dgn mahasiswa lokal.

Fox Lake
July 10, 2003, 12:58
maunya :)

surya
July 10, 2003, 14:02
Originally posted by naila


ya.. kalo belajar ilmu sosial seperti hukum atau ekonomi juga menurut gue udah mencengangkan kok ;D.

tapi yang gue tau persis, sampe detik ini masih banyak yg belajar kedokteran. gue juga gak ngerti kenapa kok mereka minat banget belajar kedokteran ke sini. dari 60-an dokter yg disumpah bareng adek gue, sekitar 10 adalah org Malaysia.
Mungkiinnn.......karna di Indo penduduknya banyak yg penyakitan...jadi jam terbang calon dokter di Indo dalam hands on experience menangani penyakit sejak masih kuliah udah teruji. Apalagi kan kalo kesalahan treatment medis yg dilakukan dokter, umumnya dibiarkan aja di Indo ( dokter selalu benar :D)...makanya banyak yg ke sini :D
Terus mungkin biayanya relatif lebih murah kali

Hades
July 10, 2003, 16:52
Originally posted by Fox Lake


Gue pernah ketemu ama mahasiswa asing di mesjid UI Salemba. Tampangnya sih kayak bule gitu sih, mungkin org Turki. Pas gue liat dia lagi bawa buku Teknik Sipil gitu.

Kalo dulu di sastra UI banyak lho mahasiswi asingnya, belajar sekalian gaet cowok pribumi.:cool:

sekarang juga masih lumayan banyak kok!
tapi rata-rata orang korea en jepang, kalo dulu lagi malah masih banyak bulenya :D

Oriental`Beauty
July 10, 2003, 18:37
Originally posted by naila

ya.. kalo belajar ilmu sosial seperti hukum atau ekonomi juga menurut gue udah mencengangkan kok ;D.

eh, jadi ingat nih.. ada bule angkatan 95 rasanya.. belajar Hukum di UNPAD..

niat benerr ya.. ;D

surya
July 11, 2003, 00:44
Mungkin mau belajar kenapa sistem hukum dan implementasinya di Indo kok bobrok banget kalle :hehe

bunda naila
July 11, 2003, 01:17
Originally posted by surya
Mungkiinnn.......karna di Indo penduduknya banyak yg penyakitan...jadi jam terbang calon dokter di Indo dalam hands on experience menangani penyakit sejak masih kuliah udah teruji.

yang ini bener banget. bahkan mereka diajarin untuk berusaha memerika pasien dgn kondisi peralatan seminim mungkin. let's say, berusaha ngukur umur kehamilan dari pengukuran tinggi rahim & rabaan pada perut... in case praktek di daerah yg gak ada USG :hehe. bastian kali bisa cerita lebih banyak.. gue sih cuma nguping2 aja dari beberapa orang yg masih punya hubungan darah ama gue :D

Apalagi kan kalo kesalahan treatment medis yg dilakukan dokter, umumnya dibiarkan aja di Indo ( dokter selalu benar :D).

:haha ya percuma dong.. kalaupun elo bener bahwa dokter selama di sini selalu bener, kalo udah balik ke negaranya kan nggak ada lagi privilege kayak gitu ;D

Terus mungkin biayanya relatif lebih murah kali

nyang ini kayaknya iya.. co-ass bayar 750 rebu satu semester.. cingcay lah buat mereka

Gion Franklin
July 11, 2003, 04:27
Di kampus gw dulu ada mahasiswa cowok bule tuh... ntah jurusan apa dan darimana...

surya
July 11, 2003, 06:02
Dosen terbang kali tuh bule?? :D