View Full Version : Nurcholish Madjid Bersedia Jadi calon presiden
aleks75012
April 28, 2003, 21:08
Mungkin ini salah satu calon yg paling berkualitas saat ini ?
Kira-kira cukup besar nggak peluangnya?
Nurcholish Madjid Bersedia Jadi Capres
Jakarta, Kompas-Cendekiawan Nurcholish Madjid akhirnya menyatakan menyatakan secara terbuka kesediaannya untuk menjadi calon presiden. Hal itu dikemukakannya secara khusus dalam jumpa pers di Kampus Universitas Paramadina, Jakarta, Senin (28/4). Pada kesempatan yang sama, ia juga sekaligus menjelaskan platformnya."Saya mau bilang, insya Allah bersedia (menjadi calon presiden/capres). Saya capek ditanya, mau atau tidak. Kalau saya bilang iya, itu soft yes. Saya tidak mau memupus harapan," ujar Rektor Universitas Paramadina itu.
Nurcholish menekankan bahwa pendekatan yang ia lakukan adalah platform, bukan dirinya pribadi. Hierarkinya, platform yang didahulukan, bukan orang. "Sehingga saya tetap tulus mengharapkan kalau ada seorang Kennedy itu lebih baik. Artinya, umurnya masih muda, baru 40-an tahun, mempunyai wawasan, mempunyai karisma. Dan kalau bisa, kaya, supaya bisa membiayai sendiri kampanyenya. Sebab, kalau tidak, akan terjerumus ke money politics," tuturnya.
Ia mengatakan tidak akan mendekati kelompok-kelompok tertentu. Ia juga akan menunjukkan platformnya kepada kelompok yang mendekatinya."Setujukah dengan platform ini? Kalau tidak, no way. Kalau tidak, saya lebih suka di sini mengajar mahasiswa-mahasiswa," ucapnya. "Maaf saja, memang angkuh betul. Tapi hanya dengan keangkuhan ini Indonesia bisa beres nanti." Nurcholish mengemukakan, berbagai hal berkaitan dengan pencalonannya masih dalam proses yang sangat lunak dan masih unpredictable (tak bisa diprediksikan).
Hal yang penting, menurut Nurcholish, semua pihak harus mengambil peranan aktif dalam meneruskan atau membangun kembali Indonesia, di luar atau di dalam pemerintahan."Kalau di dalam, harus berani mengambil inisiatif tingkat tinggi. Jadi, memang bukan strong man, tetapi strong governance. Sebab, kalau strong man, nanti mudah sekali tergelincir kepada kediktatoran. Tetapi, kalau di luar, harus berani mengambil kedudukan sebagai oposisi tingkat tinggi," katanya.Karena itu, kata Nurcholish, pihaknya tetap akan maju, bukan semata-mata untuk menang menjadi presiden, melainkan untuk memasarkan dengan kuat platformnya.Dalam jumpa pers itu, Nurcholish Madjid tidak mengungkapkan partai mana saja yang sudah melakukan pendekatan kepada dirinya.
Ketika ditanya Kompas, seusai peluncuran buku Jenderal (Purn) Wiranto tadi malam, Nurcholish mengatakan bahwa hampir semua partai mencalonkan dirinya.Pada jumpa pers itu, Nurcholish Madjid juga mengungkapkan platform yang akan ia tawarkan itu, yang terdiri dari 10 butir dan ia rangkum dengan tema singkat: Membangun Kembali Indonesia.Ia menempatkan upaya mewujudkan good governance pada semua lapisan pengelola negara serta upaya menegakkan supremasi hukum pada posisi utama dalam platformnya itu. (lam/mba/sut)
pokerface
April 29, 2003, 00:02
bicara masalah peluang berarti bicara partai politik yang mendukungnya, parpol mana yang mendukung NM
menurut gw sih, gak cocok NM jadi presiden, terlalu lunak dan akomodatif
saat ini kita butuh presiden yang - meminjam terminologi NM - angkuh dalam arti tegas, dan menurut gw NM kurang memenuhi syarat tersebut
yang gw tangkap NM cenderung menawarkan platform daripada menawarkan dirinya sendiri
Bo Tat
April 29, 2003, 00:26
Setuju dengan gimli!
Indonesia butuh tokoh yang punya karakter... :)
dragz
April 29, 2003, 01:30
indonesia membutuhkan 'tembok' agar bisa belok ...
Evil
April 29, 2003, 11:19
siapakah orang yang dimaksud ?
D1zzy
April 29, 2003, 11:50
Soeharto berkarakter
begawan
April 29, 2003, 14:10
gw justru rasa ni org cucok jadi presiden
tapi masalahnya siapa yg mau dukung??
kupluk
April 29, 2003, 14:54
gw juga setuju NM jadi presiden
sekalian nguji, segimana kerasnya ni orang mempertahanin platform-nya :D
begawan
April 29, 2003, 15:18
org yg akomodir bukan nggak keras
lunak? batasannya apa?
dlm hal apa?
MARC GENE
April 29, 2003, 16:19
Cak Nur PResiden :bravo:
wapresnya dari Purnawirawan TNI/ABRI
aja :kabur: :kabur:
:kabur:
takut dihujat ama yg anti militeri
begawan
April 29, 2003, 17:21
wakilnya INUL aja, kan ok tuh :hehe
Enche
April 30, 2003, 01:08
10 Syarat bagi Partai Pelamar
1. Mewujudkan good governance pada semua lapisan pengelolaan negara.
2. Menegakkan supremasi hukum dengan konsisten dan konsekuen.
3. Melaksanakan rekonsiliasi nasional.
4. Merintis reformasi ekonomi dengan mengutamakan pengembangan produktivitas dari bawah.
5. Mengembangkan dan memperkuat pranata-pranata demokrasi, kebebasan pers dan akademik, pembagian tugas dan wewenang yang jelas antara pemerintahaan, legislatif dan yudikatif.
6. Meningkatkan ketahanan dan keamanan nasional dengan membangun harkat dan martabat personel dan pranata TNI/Polri dalam bingkai demokrasi.
7. Memelihara keutuhan wilayah negara melalui pendekatan budaya, peneguhan Bhinneka Tunggal Ika serta pembangunan otonomi.
8. Meratakan dan meningkatkan mutu pendidikan seluruh nusantara.
9. Mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat sebagai tujuan bernegara.
10. Mengambil peran aktif dalam usaha bersama menciptakan perdamaian dunia.
------------------------------------------
Komen : bakal jadi teori doang? :o
dragz
April 30, 2003, 02:57
such excellent theory though :D :D
Bo Tat
April 30, 2003, 09:15
Originally posted by Exxxotica
10 Syarat bagi Partai Pelamar
1. Mewujudkan good governance pada semua lapisan pengelolaan negara.
Nggak usah jauh-jauh deh pak Nurcholish, itu yang nomor 1 aja, gimana pelaksanaannya? ;)
Don Fabio
April 30, 2003, 09:45
one president cannot change one country by himself..
sehebat dan sejago apapun,seorang presiden tetap saja membutuhkan pejabat2 pemerintahan di bawahnya untuk menjalankan pemerintahan yang kuat dan benar
hanya saja, teramat sangat sulit untuk mencari pejabat (calon pejabat) yang benar dan kompeten di Indonesia di saat sekarang ini...
aleks75012
April 30, 2003, 09:46
Originally posted by Don Fabio
one president cannot change one country by himself..
sehebat dan sejago apapun,seorang presiden tetap saja membutuhkan pejabat2 pemerintahan di bawahnya untuk menjalankan pemerintahan yang kuat dan benar
hanya saja, teramat sangat sulit untuk mencari pejabat (calon pejabat) yang benar dan kompeten di Indonesia di saat sekarang ini...
Tepat sekali!
tapi tetap harus dimulai dari "kepala" nya dong :D
malaikatbaru
April 30, 2003, 11:53
golkar yg ngelamar dia yah..soalnya golkar sadar calon murni dari Golkar pasti bakal habis di babat krn kesalahan masa lalu. makanya mereka coba memanfaatkan Cak Nur. Gue pikir Cak Nur gak bakalan cocok dengan 'kelakuan' orang orang Golkar yg masih didominasi sama golongan lama.
Green Star
April 30, 2003, 12:32
cak nur berniat jadi presiden RI ?
hueheuhue
mending suruh dia baik baik ngajar saja deh..... gak usah neko neko.
Siapa sih yg gak mau jadi Presiden ? pertanyaannya......Bisa gak dia jadi presiden yg baik.
begawan
May 01, 2003, 17:30
siapa yang tau apa dia bisa jadi president yg baik kalo nggak coba
pokerface
May 02, 2003, 01:18
masih mau coba-coba juga ya?
Padawan
May 02, 2003, 02:09
kayaknya cak nur capek aja ditanyain truz. biar gak capek lagi, dia buat aja platform yg sulit dipenuhi parpol. dgn dasar ini, kan mudah aja dia kemudian bisa menolak dicalonkan salah satu parpol.
Bo Tat
May 02, 2003, 03:34
Originally posted by malaikatbaru
golkar yg ngelamar dia yah..soalnya golkar sadar calon murni dari Golkar pasti bakal habis di babat krn kesalahan masa lalu. makanya mereka coba memanfaatkan Cak Nur. Gue pikir Cak Nur gak bakalan cocok dengan 'kelakuan' orang orang Golkar yg masih didominasi sama golongan lama.
Ada 11 partai politik yang melamar Cak Nur.
Yang ngetop ya cuma Golkar dan Partai Keadilan...
pokerface
May 02, 2003, 03:48
yang menarik adalah pencalonan NM sebagai capres oleh Golkar akan meredupkan potensi aliansi Golkar dan PDIP karena PDIP tetap mencalonkan Megawati sebagai presiden
gimana menurut kalian kalo Golkar dan PDIP ber aliansi :)
Bo Tat
May 02, 2003, 04:35
Sah-sah aja...
Walau tetap tidak menghilangkan suara ketawa gue... :haha
begawan
May 02, 2003, 04:50
ndak mungkinnnnnnnnnnn
Bo Tat
May 02, 2003, 05:17
Kok nggak mungkin?
Akbar Tanjung dalam beberapa wawancara udah pernah bilang kalo PDIP udah pernah menawarkan koalisi...
Konon, platform dua partai itu kan mirip atau sama...
Kemungkinan ke arah itu besar banget kok, walau sangat tergantung hasil Pemili yang akan datang... :)
begawan
May 02, 2003, 05:23
sama di bagian maneh?
apa golkar mau Mega jadi president?
Don Fabio
May 02, 2003, 05:26
liat2 ajah kondisi entar di pemilu, kalo keduanya (PDIP dan Golkar) saling kepepet dan butuh koalisi, semuanya mungkin mungkin ajah...
mana ada yang heran dan gak mungkin di politik?? :D
pokerface
May 02, 2003, 05:46
Originally posted by begawan
ndak mungkinnnnnnnnnnn
apa yg gak mungkin di indo?
lha wong dalam 4 tahun 4 presiden aja mungkin kok :)
begawan
May 02, 2003, 05:54
kalo patokan kayak gitu nggak perlu ada para analisis donk
wong semua analisis ekonomi yg tukang prediksi sering meleset
pokerface
May 02, 2003, 05:57
pake analisis aja meleset .... gimana gak pake analisis :)
Bo Tat
May 02, 2003, 06:01
:haha
Lha, begawan...
Piye toh kowe iki...
Golkar nggak mau Mega jadi Presiden? :kakaka:
Lha, Mega yang sekarang jadi Presiden, emang sapa promotornya??
GOLKAR, itu jawabannya... ;)
MARC GENE
May 04, 2003, 10:05
GOLKAR ngebet utk menCAPRESKAN
CAK NUR
Wapresnya???
JUSUF KALLA
FAHMI IDRIS???
WIRANTO???
AGUM GUMELAR ??
SRI SULTAN??
SBY ???
begawan
May 04, 2003, 12:11
lah itu kan kala mendesak to mas
sekarang kan mrk lebih mikir kader2nya donk
gimanapun golakr dan pdip itu ada gap
Bo Tat
May 04, 2003, 17:21
Gap?
Apa itu?
Tak ada gap lah...
Sama aja kok mereka itu.
Sama-sama partai politik yang punya pandangan bahwa yang abadi hanyalah kepentingan... :)
pokerface
May 05, 2003, 00:15
dan Golkar maupun PDIP sekarang memiliki kepentingan yang hampir sama yaitu "mempertahankan status quo" :)
dengan platform golkar dan pdip yg caem.. maka 10 tahun lagi indo bakalan jadi negara maju neh ........
Bo Tat
May 05, 2003, 05:25
Maju dalam hal apa? Teknik pelaksanaan korupsi? :haha
kristal
May 05, 2003, 08:09
:angel: dan juga kolusi beserta nepotisme...
yg diambil platformnya doang... orangnya sih kelaut aja :haha
MARC GENE
May 05, 2003, 12:25
KALO seandainya Cak Nur bener2 berhasil jadi RI-1 yg ke 6
ada satu lage calon alternatif utk RI-2
Wapres:
DR.SRIMULYANI INDRAWATI.... :mad:
ekonom prempuan yg punya otak yg encer & kondang pada taun taun 1998 an:D
apakah keduanya dapat bekerjasama ?
Bo Tat
May 05, 2003, 16:53
Atas dasar apa, Sri Mulyani bisa bakal bagus jadi wapres??
begawan
May 05, 2003, 17:03
iya tuh
kalo pakar2 gitu mah banyak
toni prasetyantono juga ok
gw wajib dengerin acara dia di radio Geronimo Yogya, joki manis
pokerface
May 06, 2003, 00:11
Originally posted by MARC GENE
KALO seandainya Cak Nur bener2 berhasil jadi RI-1 yg ke 6
ada satu lage calon alternatif utk RI-2
Wapres:
DR.SRIMULYANI INDRAWATI.... :mad:
ekonom prempuan yg punya otak yg encer & kondang pada taun taun 1998 an:D
dan yang sekarang menjadi salah satu pejabat penting IMF di Asia Pasifik...dan otomatis punya kecenderungan tetap mempertahankan peran IMF di Indonesia....sedangkan MPR telah mengamanatkan untuk menghentikan kontrak dengan IMF pada Oktober 2003 :)
Bo Tat
May 06, 2003, 15:51
Bagusan Anggito Abimanyu deh daripada SriMulyani! ;)
MARC GENE
May 06, 2003, 16:22
Originally posted by gimli
dan yang sekarang menjadi salah satu pejabat penting IMF di Asia Pasifik...dan otomatis punya kecenderungan tetap mempertahankan peran IMF di Indonesia....sedangkan MPR telah mengamanatkan untuk menghentikan kontrak dengan IMF pada Oktober 2003 :) Sepanjang Sri Mulyani ga Anasionalis,ga /belom pernah melakukan tindakan KKN dsb dsb dsb
&
sosok Dia sbg Wanita indonesia khan cukup membanggakan ....
reputasi dia khan bagus tuh,dari Asia tenggara klo ga salah cuma dia yg bisa meraih posisi yg cukup strategis di lembaga selevel IMF???
aleks75012
May 07, 2003, 20:37
Justru dlm politik, kita memang harus hati -hati dgn orang terdekat kan :D
Cak Nur Harus Berhati-hati
Jakarta,KCM
Sebagai sesama anggota Gerakan Jalan Lurus, Solahuddin Wahid mengingatkan cendekiawan Nurcholish Madjid agar berhati-hati dan jangan terlalu cepat mematangkan pencalonannya sebagai Presiden. Apalagi Nurcholish belum lama berkecimpung dalam kancah politik.
"Itu memang haknya Cak Nur. Tetapi harus berhati-hati karena beliau belum lama berkecimpung dalam dunia politik. Ini adalah kritikan karena rasa ’ngeman’ dan belum ada calon alternatif yang sebanding dengannya," kata Gus Solah kepada pers di Jakarta, Rabu (7/5).
Menurutnya jalan yang ditempuh Nurcholish sampai ke kursi Presiden masih panjang sekitar satu tahun lagi. Dikhawatirkan, jika tim suksesnya terlalu bersemangat justru akan kontra produktif bagi Cak Nur. Namun ia menolak menjelaskan lebih jauh apa yang dimaksud.
Solahuddin pribadi berpendapat proses pencalonan ini memang terlalu cepat. Oleh karena itu sebaiknya prosesnya jangan terlalu cepat dibikin matang, karena masih sangat panjang.
Ketika dikonfirmasi adanya keluhan dari orang sekitar Cak Nur karena mereka tidak diberitahu masalah pencalonan tersebut, Gus Solah enggan berkomentar. Alasannya, adalah hak Cak Nur untuk mencalonkan dan memilih tim suksesnya.
Kabarnya beberapa anggota Gerakan Jalan Lurus, tempat Cak Nur terlibat di dalamnya, mengajukan kritik karena mereka tidak diberitahu perihal pencalonan tersebut. Di samping itu, tim sukses Cak Nur juga tidak berasal dari orang-orang dekatnya.
Mereka mengkhawatirkan Rektor Universitas Paramadina ini akan terjebak dalam permainan politik kelompok atau partai tertentu. (dna)
vBulletin® v3.8.2, Copyright ©2000-2013, Jelsoft Enterprises Ltd.